Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4341–4350 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2016

UPAYA PENCEGAHAN OSTEOPOROSIS MELALUI SENAM OSTEOPOROSIS PADA WANITA PREMENOPOUSE DI DUSUN BORO SEKARAN DESA ASRIKATON KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FARCHIA YUNITASARI
NIM: 1301100050
Program Studi: PRODI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: (1) Drs.MZ.Rachman,SST,M.Kes (2) Sri Mudayatiningsih,SKP,M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Upaya Pencegahan Osteoporosis Melalui Senam Osteoporosis Pada Wanita Premenopouse di Dusun Boro Sekaran Desa Asrikaton Kecamatan Pakis Kabupaten Malang . Farchia Yunitasari (2016) Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.Pembimbing: (1) Drs.MZ.Rachman,SST,M.Kes (2) Sri Mudayatiningsih,SKP,M.Kes Kata Kunci : Pencegahan Osteoporosis, Senam Osteoporosis,Wanita Premenopouse Angka kejadian osteoporosis di indonesia sering terjadi pada wanita usia lanjut, diperkirakan wanita usia lanjut akan naik 414% dalam waktu 1990-2025 sehingga banyak wanita usia lanjut terancam osteoporosis maka dapat dilakukan pencegahan salah satunya melalui senam osteoporosis untuk mencegah dan membantu meningkatkan kepadatan massa tulang,memelihara kondisi punggung dan tulang. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tanda dan gejala osteoporosis sebelum dan sesudah senam osteoporosis pada wanita premenopouse di Dusun Boro Sekaran Desa Asrikaton Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Desain penelitian menggunakan deskriptif survei dengan populasi sebanyak 30 responden, serta pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling didapatkan 15 responden. Penelitian dilakukan selama enam kali dalam tiga minggu pada tanggal 16 februari sampai 4 Maret. Pengambilan data pada penelitian ini mengunakan instrumen kuesioner. Data penelitian ini dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentasi Hasil penelitian sebelum dilakukan senam osteoporosis 12 responden (80%) mempunyai tanda dan gejala osteoporosis kategori sedang dan 3 responden (20%) mempunyai tanda dan gejala osteoporosis kategori ringan sedangkan setelah dilakukan senam osteoporosis terjadi perubahan tanda dan gejala osteoporosis yaitu 5 responden (33%) mempunyai tanda dan gejala osteoporosis kategori sedang dan 10 responden (67%) mempunyai tanda dan gejala osteoporosis kategori ringan. Rekomendasi bagi lahan penelitian kelompok Senam Sekar Raga dapat menggunakan terapi senam osteoporosis dan juga melakukan pemeriksaan test osteoporosis secara berkala untuk pencegahan osteoporosis
Cover KTI
tidak tersedia
2016

Waktu Input Data 10 Besar Penyakit Rawat Jalan Sebelum dan Sesudah Menggunakan Web Browser di Rumah Sakit dr. M. Munir Lanud Abdulrachman Saleh Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: Fatimatul Maula
NIM: 1304000005
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Siti Sundari, B. Sc., SE., M. Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK FATIMATUL MAULA 1304000005 “Waktu Input Data 10 Besar Penyakit Rawat Jalan Sebelum dan Sesudah Menggunakan Web Browser di Rumah Sakit dr. M. Munir Lanud Abdulrachman Saleh Malang” Pemerintah bertanggung jawab melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit menular dan tidak menular. Jika rumah sakit terlambat melaporkan 10 besar penyakit maka akan berdampak pada masyarakat, seperti akan menjadi wabah penyakit, dan menjadi kejadian luar biasa pada masyarakat tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengukur perbedaan waktu input data rekam medis untuk laporan 10 besar penyakit rawat jalan sebelum dan sesudah menggunakan Web Browser, desain penelitian eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Pengambilan data dengan cara observasi langsung dengan mengukur waktu input data rekam medis untuk laporan 10 besar penyakit rawat jalan sebelum dan sesudah menggunakan Web Browser. Rata- rata input data rekam medis untuk laporan 10 besar penyakit rawat jalan sebelum menggunakan Web Browser 61.94 detik, dan sesudah menggunakan Web Browser 43.63 detik. Input data rekam medis untuk laporan 10 besar penyakit rawat jalan menggunakan Web Browser terbukti lebih cepat, sehingga rumah sakit dapat menggunakan Web Browser untuk mempercepat input data 10 besar penyakit rawat jalan. Kata Kunci : Waktu input data 10 besar penyakit rawat jalan
Cover KTI
tidak tersedia
2016

WAKTU PENDISTRIBUSIAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN DITINJAU DARI SUMBER DAYA di RS TK.II dr.SOEPRAOEN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MUHAJIROTUL QUDSIAH
NIM: 1304000037
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Diniyah kholidah1, Rinawati Basuki2
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Muhajirotul Qudsiah, 2016 “Waktu Pendistribusian Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Ditinjau dari Sumber Daya di RS TK.II dr.Soepraoen Kota Malang” Jurusan Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. (Dibawah bimbingan Diniyah kholidah1, Rinawati Basuki2) Rekam medis yang lengkap, akurat dan tepat waktu berpengaruh terhadap mutu pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh rekam medis. Kategori pendekatan mutu di rumah sakit terdiri dari struktur, proses dan keluaran. Struktur meliputi sumber daya material, sumber daya manusia, struktur organisasi dan prosedur operasional baku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah lama waktu pendistribusian berkas rekam medis rawat jalan ditinjau dari sumber daya di RS TK.II dr.Soepraoen. Jenis penelitian ini menggunakan survey deskriptif. Sampel dari penelitian ini adalah berkas rekam medis berjumlah 96 berkas Convenience Sampling. Penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pendistribusian yang di lakukan di RS TK.II dr.Soepraoen terdapat waktu pendistribusian yang terlambat dengan lama waktu 47 menit, hal ini dikarenakan kurangnya sumber daya material yang memadai, terdapat lokasi poli yang berbeda lantai dengan ruang penyimpanan dan pendistribusian, sehingga menyebabkan keterlambatan pendistribusian rekam medis ke poli tujuan. Kata Kunci : Distribusi, berkas rekam medis, rawat jalan
Cover KTI
tidak tersedia
2015

Gambaran Pengetahuan Petugas Keamanan: SATPAM Tentang Penanganan Gawat Darurat di Pusat Perbelanjaan Kota Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: Nur Muhammad Amin Arif
NIM: 1201100088
Program Studi: Program Studi D-III Keperawatan Malang
Dosen Pembimbing: Rudi Hamarno, S.kep, Ns, M.Kep dan Roni Yuliwar, Skep, Ns, M.Ked.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Arif, Nur Muhammad Amin (2015). Gambaran Pengetahuan Petugas Keamanan: SATPAM Tentang Penanganan Gawat Darurat di Pusat Perbelanjaan Kota Malang. Deskriptif Survei, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing Utama Rudi Hamarno, S.kep, Ns, M.Kep dan Pembimbing Pendamping Roni Yuliwar, Skep, Ns, M.Ked. Kata Kunci : Petugas Keamanan (SATPAM), Pengetahuan, Gawat Darurat Satpam sebagai orang awam yang bekerja di mall semestinya mengetahui bagaimana cara melakukan pertolongan pertama untuk penanganan masalah kegawatdaruratan serta transportasi dalam kedaruratan secara benar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi pengetahuan petugas keamanan (satpam) tentang penanganan gawat darurat di mall olympic garden kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan jenis deskriptif survey dengan 85 orang responden sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 5 Maret 2015 – 25 April 2015 yang bertempat di Mall Olympic Garden kota Malang. Pengambilan data ini dilakukan dengan menggunakan lembar soal kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69 orang (81%) memiliki pengetahuan cukup, dan sebanyak 16 orang (19%) memiliki pengetahuan baik. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah memberikan kesempatan anggota satpamnya untuk mengikuti pelatihan penanganan gawat darurat yang dilakukan (BHD) apabila terjadi kasus kegawatdaruratan medis yang terjadi di pusat perbelanjaan. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah dapat mejadi bahan acuan dalam megembangkan dan melakukan penelitian lain yang berkaitan dengan gawat darurat di pusat perbelanjaan.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY “I” DI BPM YULIDA TI’ANI, S.ST, SINGOSARI

Lihat Detail Karya
Penulis: DESY TIA RACHMAWATI
NIM: 1202100085
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: (I) Afnani Thoyibah, A.Per.Pen., M.Pd, (II) Isman Amin, SKM, M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rachmawati, Desy Tia. 2015. Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny “I” Di Bidan Praktik Mandiri Yulida Ti’ani, SST Singosari Kabupaten Malang. Laporan Tugas Akhir Kualitatif Studi Kasus, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Afnani Thoyibah, A.Per.Pen., M.Pd, Pembimbing (II) Isman Amin, SKM, M.Kes Tugas perkembangan wanita bersifat fisiologis, bertentangan dengan tingginya AKI di Indonesia. Perlu peran bidan dalam penyelesaian masalah menggunakan pendekatan upaya kesehatan berkelanjutan atau continuity of care mulai dari kehamilan, persalinan, nifas hingga KB beserta neonatus. Pendampingan oleh bidan ini bertujuan mencegah komplikasi dan mengurangi angka kematian ibu maupun bayi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada ibu hamil usia kehamilan 36-37minggu yang mengalami serangkaian peristiwa hamil, melahirkan, nifas, KB serta bayi yang dilahirkannya sampai usia 28 hari. Pendokumentasian hasil asuhan menerapkan pendekatan manajemen kebidanan menurut metode varney, dilanjutkan menggunakan catatan perkembangan meliputi subjektif, objektif, analisa dan penatalaksanaan (SOAP). Asuhan kebidanan dilakukan dengan frekuensi 8 kali yaitu 3 kali saat kehamilan trimester III, nifas/neonatus 3 kali dan KB 2 kali. Selama pelaksanaan asuhan kebidanan, ibu dan bayi dalam keadaan baik tidak mengalami komplikasi. Pada kehamilan ibu mengalami keluhan nyeri punggung dan kecemasan mendekati persalinan, masalah ini dapat diatasi dengan penatalaksanaan sesuai teori yang berkaitan. Pada kunjungan nifas dan neonatus tidak ada keluhan yang serius, ibu berangsur pulih dan mengalami adaptasi psikologis sesuai fasenya. Asuhan pada penggunaan alat kontrasepsi, dihasilkan keputusan ibu untuk menggunakan KB kondom. Upaya pendampingan ini dinilai berhasil mencegah komplikasi dan kematian ibu maupun bayi sehingga peneliti merekomendasikan agar asuhan kebidanan berkelanjutan bagi ibu hamil hingga penggunaan kontrasepsi beserta bayinya ini dapat diterapkan oleh semua bidan untuk semua ibu hamil. Kata Kunci: Asuhan, Kebidanan, Ibu, Bayi
Cover KTI
tidak tersedia
2015

Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny. I di Polindes Tunjungtirto Singosari

Lihat Detail Karya
Penulis: Murni Sariati
NIM: 1202100103
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: (I) Heny Astutik, S.Kep, Ns, M.Kes, (II) Erni Dwi Widyana, SST, M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Sariati, Murni. 2015. Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny. I di Polindes Tunjungtirto Singosari, Studi Kasus. Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Heny Astutik, S.Kep, Ns, M.Kes, Pembimbing (II) Erni Dwi Widyana, SST, M.Kes. Kata Kunci : Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Keluarga Berencana. Masalah kesehatan ibu dan anak (KIA) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Hal ini dikarenakan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi yang ada di Indonesia. Tujuan dilaksakan studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan kebidanan secara berkesinambungan pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus, dan KB. Desain penelitian yang digunakan adalah dekriptif kualitatif dengan bentuk studi kasus. Pendekatan dalam penelitian ini berupa studi kasus yang diambil secara prospektif dengan metode observasional. Subyek penelitian dalam studi kasus ini adalah Ny. I yang berada pada wilayah kerja Polindes Tunjungtirto. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah buku KIA, KSPR, penapisan ibu bersalin, lembar partograf. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Metode pengolahan data yang dilakukan yaitu setelah dilakukan pengkajian data, data dikumpulkan kemudian dilakukan analisis, selanjutnya dilakukan perencanaan asuhan dengan standar asuhan kebidanan, mengimplementasikan perencanaan asuhan secara continuity of care yaitu dengan memberikan asuhan pada masa hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir sampai penggunaan KB. Hasil asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny. I didapatkan bahwa selama asuhan yang diberikan ibu mengalami keluhan-keluhan yang bersifat fisiologis, dilakukan penatalaksanaan sesuai dengan konsep teori dan manajemen yang terkait sehingga permasalahan yang dihadapi ibu dapat teratasi. Kesimpulan pada studi kasus ini adalah asuhan kebidanan secara berkesinambungan yang dilakukan selama masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, dan KB dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadi komplikasi. Diharapkan bagi ibu untuk meningkatkan pengetahuan tentang perubahan normal yang terjadi selama mengalami masa perinatal sehingga ibu dapat mengatasi dan beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang bersifat normal tersebut.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, KANDUNGAN VITAMIN C, DAN MUTU ORGANOLEPTIK MINUMAN FUNGSIONAL EKSTRAK TAKOKAK (Solanum torvum)

Lihat Detail Karya
Penulis: LYA VERA NIKA
NIM: 120300055
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Nur Rahman
Subjek: Minuman Fungsional, Minuman Ekstrak Takokak, Mutu Organoleptik
Lihat Abstraksi
LYA VERA NIKA. AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, KANDUNGAN VITAMIN C, DAN MUTU ORGANOLEPTIK MINUMAN FUNGSIONAL EKSTRAK TAKOKAK (SOLANUM TORVUM). (dibawah bimbingan Nur Rahman) Pada tahun 2020 diperkirakan terdapat sekitar 15 juta kasus kanker baru akan terdiagnosis, dan 12 juta pasien kanker akan meninggal. Kanker merupakan suatu pertumbuhan sel-sel abnormal yang cenderung menginvasi jaringan disekitarnya dan menyebar ke tempat-tempat jauh. Salah satu faktor penyebab kanker adalah diet. Masalah tersebut dapat diatasi dengan mengubah perilaku hidup terutama dalam memilih makanan sehari-hari salah satunya adalah minuman fungsional. Ekstrak takokak dan bahan pendukung madu, ekstrak jeruk nipis, dan ekstrak jeruk adalah bahan pangan yang memiliki antioksidan yang peran dalam menghambat radikal bebas. Keempat bahan tersebut memiliki antioksidan yang dapat saling mengisi dalam pencegahan kanker. Tujuan penelitian, Pengembangan formulasi minuman ekstrak takokak untuk mencegah kanker yang memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dan mutu organoleptik yang dapat diterima, terbuat dari ekstrak takokak (Solanum torvum). Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen laboratorium dengan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 taraf perlakuan yaitu P1 (formula pengembangan 1), P2 (formula pengembangan 2), P3 (formula pengembangan 3), dan P4 (formula pengembangan 4). Hasil anlisis statistik Oneway Anova pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak takokak memberikan pengaruh yang signifikan (p = 0.000) terhadap aktivitas antioksidan, memberikqn pengaruh yang signifikan (p = 0.036) terhadap kandungan vitamin C minuman ekstrak takokak. Hasil analisis statistik Kruskal Wallis pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak takokak memberikan pengaruh yang signifikan (p = 0.000) terhadap rasa minuman ekstrak takokak , begitu pula memberikan pengaruh yang signifikan (p = 0.003) terhadap aroma, dan memberikan pengaruh yang signifikan (p = 0.003) terhadap warna minuman ekstrak takokak. Formula pengembangan P1 dengan konsentrasi ekstrak takokak 2.5% merupakan taraf perlakuan terbaik dari segi mutu kimia (aktivitas antioksidan dan vitamin C) dan mutu organoleptik (rasa, aroma, warna, dan konsistensi). Kata Kunci : Minuman Fungsional, Minuman Ekstrak Takokak, Mutu Organoleptik.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

ANALISIS FORMALIN DAN MUTU MIKROBIOLOGI JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR (NUGGET AYAM) DI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CLAUDIA AYU KELANA
NIM: 1203000125
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: I Komang Suwita, S. ST. MP.
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Claudia Ayu Kelana (2015). Analisis Formalin dan Mutu Mikrobiologi Jajanan Anak SDN (Nugget Ayam) di Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : I Komang Suwita, S. ST. MP. Nugget ayam merupakan saSlah satu makanan jajanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya anak sekolah dasar dengan harga yang terjangkau. Nugget ayam adalah suatu bentuk produk olahan daging yang terbuat dari daging giling yang dicetak dalam bentuk potongan empat persegi dan dilapisi dengan tepung berbumbu (battered dan breaded). Nugget dikonsumsi setelah proses penggorengan rendam (deep fat frying). Berdasarakan pengamatan dari media cetak maupun elektronik masih saja ditemukan informasi bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan pembuatan nugget ayam, yaitu formalin. Berdasakan observasi, tidak banyak penjual maupun pembeli nugget ayam yang memperhatikan aspek kesehatan dan juga kebersihannya sehingga ada kemungkinan terkontaminasi mikroorganisme. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kandungan formalin dan total cemaran mikroba jajanan anak SDN (nugget ayam) di Kota Malang. desain penelitian ini adalah observational analitik yaitu menggali data tentang keamanan jajanan anak SDN (nugget ayam) yang meliputi uji bahan kimia berbahaya yaitu formalin secara kualitatif, serta uji total cemaran mikroba secara kuantitatif dengan menggunakan metode Total Plate Count (TPC). Dari hasil penelitian diketahui bahwa ditemukan adanya kandungan formalin pada keenam sampel, dimana formalin merupakan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Selain itu, ditinjau dari mutu mikrobiologi, masalah cemaran mikroorganisme ditemukan pada nugget ayam dengan nilai cemaran > 5 x 104. Hal tersebut disebabkan karena kondisi berjualan yang terletak di pinggir jalan raya, tempat penyimpanan dalam keadaan terbuka, dan faktor lain yang mempengaruhi yaitu dapat terjadi pada saat proses pengolahan. Oleh karena itu, perlu adanya suatu pembinaan bagi penjamah makanan tentang masalah higiene pada pedagang kaki lima, khususnya pedagang makanan jajanan nugget ayam tentang keamanan makanan jajanan. Kata kunci : Nugget Ayam, Bahan Kimia Berbahaya, Mutu Mikrobiologi
Cover KTI
tidak tersedia
2015

ANALISIS PELABELAN DAN KLAIM PADA PRODUK MAKANAN MP-ASI BUBUR BAYI USIA 6 BULAN KEATAS

Lihat Detail Karya
Penulis: Noor Hidayati Ashari
NIM: 1203000110
Program Studi: Polkesma Gizi
Dosen Pembimbing: Yohanes Kristianto, GradDipFoodSci,MFT.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Noor Hidayati Ashari, 2015. Analisis Pelabelan Dan Klaim Pada Produk Makanan MP-ASI Bubur Bayi Usia 6 Bulan Keatas. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi D III Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan, Kemenkes Malang. Pembimbing : Yohanes Kristianto, GradDipFoodSci,MFT. Berdasarkan data dari BPOM sampai tahun 2012 diindikasikan masih banyak ditemukan produk pangan olahan dalam negeri yang tidak berizin. Produk-produk pangan ilegal tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata tidak terdaftar dan tidak memiliki izin edar. Selain itu, pelabelan dan klaim pada produk makanan juga sangat penting untuk diperhatikan. Survei yang dilakukan dengan cara metode wawancara secara langsung pada 10 ibu dari jumlah total 100 ibu yang mempunyai bayi di Desa Jetis diketahui bahwa 80% ibu-ibu yang mempunyai bayi dalam pemilihan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) kurang memperhatikan informasi yang tertera pada kemasan produk (Purwani dkk, 2011). Hasil kajian BPOM tahun 2011 tentang Pengawasan Klaim dalam Label dan Iklan Pangan Olahan yakni komponen baru dan/atau klaim sebagai salah satu komponen yang dapat dicantumkan pada label dan iklan, terlebih dahulu harus melalui pengkajian oleh para ahli yang relevan dan tidak memihak serta didasarkan atas bukti ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Tetapi pada kenyataannya produsen seringkali mengelabuhi konsumen agar membeli produk tersebut dengan memberikan opini-opini tentang produknya yang belum tentu kejelasannya atau belum teruji kebenarannya. Tujuan Umum adalah menganalisis Pelabelan dan Klaim pada produk makanan MP-ASI bubur bayi usia 6 bulan keatas. Tujuan Khusus adalah mengidentifikasi penggunaan label pada MP-ASI, mengidentifikasi penggunaan klaim pada MP-ASI, menganalisis kesesuaian pelabelan dan penggunaan klaim MP-ASI dengan ketentuan yang berlaku. Jenis penelitian ini adalah Observational Non Partisipan Study. Data yang diambil meliputi label pangan, klaim kesehatan dan gizi. Cara pengumpulan data melalui observasi ke lapangan. Hasil penelitian beberapa komponen dari pelabelan tidak sesuai dengan ketentuan dari SNI, BPOM, CODEX, PP. Pemberian label produk dan klaim secara jelas sangat penting dilakukan untuk mengetahui kualitas dan keamanan pangan pada produk yang dipasarkan serta keterangan yang tercantum tidak menyesatkan. Kata Kunci : Pelabelan Gizi, Klaim Gizi, Klaim Kesehatan
Cover KTI
tidak tersedia
2015

ANALISIS TINGKAT KEBERHASILAN (EFEKTIVITAS) PROGRAM PENINGKATAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BAYI 0 – 6 BULAN TAHUN 2014 DI PUSKESMAS DAU KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Dhora Violeta Firda
NIM: 1203000120
Program Studi: Polkesma Gizi
Dosen Pembimbing: Tapriadi
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI DHORA VIOLETA FIRDA, 2015.ANALISIS TINGKAT KEBERHASILAN (EFEKTIVITAS) PROGRAM PENINGKATAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BAYI 0 – 6 BULAN TAHUN 2014 DI PUSKESMAS DAU KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG.Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (dibawah bimbingan Tapriadi) Indikator utama derajat kesehatan masyarakat adalah angka kematian bayi (AKB) atau Infant Mortality Rate (IMR). Dari hasil penelitian yang ada, angka kematian bayi ini tidak berdiri sendiri, melainkan terkait dengan faktor – faktor lain, terutama gizi. Status gizi ibu waktu melahirkan, dan gizi bayi itu sendiri sebagai faktor tidak langsung maupun langsung sebagai penyebab kematian bayi. United Nations Children’s Fund (UNICEF), menyatakan sekitar 30 ribu kematian anak di Indonesia setiap tahunnya dapat dicegah melalui pemberian Air Susu Ibu (ASI) selama 6 bulan sejak kelahiran bayi. Permasalahan rendahnya cakupan pemberian ASI ekslusif seharusnya tidak ditemui apabila dari awal kegiatan sudah menerapkan manajemen yang benar, didasarkan pada fungsi-fungsi manajemen yang terdiri dari planning, organizing, actuating dan controling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Tingkat Keberhasilan (Efektivitas) Program Peningkatan Pemberian ASI Eksklusif Bayi 0 – 6 Bulan di Puskesmas Dau Kecamatan Dau Kabupaten Malang Tahun 2014. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Dari hasil data yang dihasilkan didapatkan hasil program peningkatan pemberian ASI eksklusif bayi 0 – 6 bulan tahun 2014 Puskesmas Dau belum efektiv dengan persentase efektivitas program 67,77%. Kata Kunci : Program Peningkatan Pemberian ASI Eksklusif Bayi 0 – 6 bulan, Cakupan Pemberian ASI Eksklusif, Efektivitas
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan