Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4291–4300 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PERBEDAAN WAKTU RECOVERY PASIEN POST OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM YANG DILAKUKAN MOBILISASI DINI DI RECOVERY ROOM UNIT KAMAR OPERASI RUMAH SAKIT LAVALETTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DWI SUNARTO
NIM: 1501410019
Program Studi: PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tanto Haryanto, S.Kep.Ns, M.Biomed, Erlina Suci Astuti, S.Kep Ns, M.Kep.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Perbedaan Waktu Recovery Pasien Post Operasi dengan Anestesi Umum yang Dilakukan Mobilisasi Dini di Recovery Room Unit Kamar Operasi Rumah Sakit Lavalette Malang. Dwi Sunarto (2016) Skripsi Quasy Experiment, Program Studi DIV Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Tanto Haryanto, S.Kep.Ns, M.Biomed, Pembimbing (Pendamping) Erlina Suci Astuti, S.Kep Ns, M.Kep. Kata kunci : Waktu Recovery, Mobilisasi Dini, dan Pasien Post Operasi dengan Anestesi Umum Anestesi umum ialah suatu keadaan yang ditandai dengan hilangnya persepsi terhadap semua sensasi akibat induksi obat. Dalam hal ini, selain hilangnya rasa nyeri, kesadaran juga hilang. Dampak anastesi umum berupa penurunan curah jantung, vasokontriksi pembuluh darah juga terkadang terjadi sensitisasi jantung terhadap katekolamin sehingga memengaruhi proses recovery. Mobilisasi dini berfungsi untuk mencegah dan membatasi kecemasan dan depresi, tromboemboli, menurunkan angka morbiditas dan mortalitas, memperbaiki fungsional kardiovaskuler. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan waktu recovery pasien post operasi dengan anestesi umum yang dilakukan mobilisasi dini di Recovery Room Unit Kamar Operasi Rumah Sakit Lavalette Malang.. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy experiment. Responden penelitian ini adalah pasien post-operasi dengan general anastesi di Unit Kamar Operasi Rumah Sakit Lavalette Malang. Dengan jumlah responden 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling, pengumpulan data menggunakan lembar observasi tekanan darah dan nadi pada masing masing kelompok variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar responden (67%) post operasi dengan anestesi umum yang tidak dilakukan mobilisasi dini memerlukan waktu recovery 120 menit, Hampir seluruh responden (93%) post operasi dengan anestesi umum yang dilakukan mobilisasi dini memerlukan waktu recovery 30 menit, Hasil analisis uji statistik comparative dengan Independent T-Test ditemukan perbedaan yang bermakna waktu recovery responden post operasi dengan anestesi umum yang tidak dilakukan mobilisasi dini dibandingkan dengan responden yang dilakukan mobilisasi dini dengan p value 0,000 (α = < 0,05). Rekomendasi hasil penelitian ini diharapkan perawat sebagai care giver dapat berperan aktif dalam upaya mobilisasi dini pasien post operasi dengan anestesi umum untuk mempercepat proses recovery.
Cover KTI
2016

PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA PASIEN POST TYPHOID DI PUSKESMAS JANTI

Lihat Detail Karya
Penulis: YANIK DIAN ARYANI
NIM: 1301100076
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Budi Susatia, S. Kp, M. Kes, Dr. Susi Milwati, S. Kp, M. Pd.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Pasien Post Typhoid di Puskesmas Janti. Yanik Dian Aryani (2016) Karya Tulis Ilmiah, Program Studi D III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Malang, Pembimbing (Utama) Budi Susatia, S. Kp, M. Kes, (Pendamping) Dr. Susi Milwati, S. Kp, M. Pd. Kata Kunci : PHBS, Typhoid, Pasien Post Typhoid Demam tifoid atau sering disebut tifus abdominalis adalah penyakit infeksi akut pada saluran pencernaan yang berpotensi menjadi penyakit multisistemik yang disebabkan oleh Salmonella typhi. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan terutama di negara berkembang. Di Indonesia, demam typhoid bersifat endemis. Penyakit ini sangat berhubungan erat dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masyarakat.Di Puskesmas Janti sendiri terdapat 818 orang penderita typhoid pada bulan Februari sampai dengan Desember 2015.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Pasien Post Typhoid di Puskesmas Janti. Metode penelitian ini adalah menggunakan derkriptif survey yang dilakukan dengan instrumen kuesioner dan observasi. Subyek penelitian adalah 30 orang pasien post typhoid usia 15-44 tahun yang sudah sembuh dari penyakit typhoid kurang dari 1 bulan. Hasil penelitian menunjukkan kebersihan makanan di dalam rumah 50% baik, kebersihan makanan di luar rumah 53,33% baik, perilaku cuci tangan di dalam rumah 63,33% baik, perilaku cuci tangan di luar rumah 60% baik, hygiene sanitasi baik. Kesimpulan penelitian ini adalah adalah sebagian besar responden post typhoid Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) baik yang meliputi kebersihan makanan, perilaku cuci tangan dan hygiene sanitasi. Saran untuk peneliti selanjutnya agar menggunakan instrumen yang lebih lengkap yakni melakukan observasi terhadap perilaku cuci tangan dan kebersihan makanan meliputi cara pengolahan dan penyajian makanan terhadap responden.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PERILAKU PENCEGAHAN KARIES GIGI SEBELUM DAN SETELAH PENDIDIKAN KESEHATAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN BATURETNO 01 SINGOSARI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DELA OIS KARTIKA
NIM: 1301100086
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi Wahyuni S.Kep, Ns.M.Kes, Joko Pitoyo, S.Kp, M.Kep.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dela Ois Kartika (2016). Perilaku Pencegahan Karies Gigi Sebelum dan Setelah Pendidikan Kesehatan Pada Anak Usia Sekolah di SDN Baturetno 01 Singosari Malang. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Pembimbing (Utama) Tavip Dwi Wahyuni S.Kep, Ns.M.Kes, (Pendamping) Joko Pitoyo, S.Kp, M.Kep. Kata Kunci: Perilaku Pencegahan Karies Gigi, Anak Usia Sekolah Kesehatan gigi menjadi hal yang penting, khususnya bagi perkembangan anak. Karies gigi adalah salah satu gangguan kesehatan gigi yang paling banyak dialami oleh anak-anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perilaku pencegahan karies gigi sebelum dan setelah pendidikan kesehatan pada anak usia sekolah di SDN Baturetno 01 Singosari Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif survey dengan 32 responden sesuai criteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencegahan karies gigi yang meliputi pengetahuan siswa mengenai pencegahan karies gigi sebelum diberikan pendidikan kesehatan hampir setengahnya (43,7%) dalam kategori cukup sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar (59,4%) dalam kategori baik, sikap siswa dalam pencegahan karies gigi sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar (59,4%) memiliki sikap positif dan setelah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar (71,9%) memiliki sikap positif, tindakan menyikat gigi pada test 1 sebagian besar (65,6%) dalam kategori cukup, pada test 2 hampir setengahnya (50%) dalam kategori cukup, pada test 3 hampir seluruhnya (90,6%) dalam kategori baik, dan pada test 4 hampir seluruhnya (96,9%) dalam kategori baik, dan hasil OHI-S didapatkan rata-rata siswa dalam kategori sedang. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah diharapkan pihak sekolah dapat menyelenggarakan program UKGS untuk memantau kebersihan gigi dan mulut siswa guna meningkatkan perilaku pencegahan karies gigi.
Cover KTI
2016

PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT KULIT SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN ASSALAM KABUPATEN BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: MIFTACHUL ISNANDAR
NIM: 1301100084
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Joko Wiyono, S.Kp, M.Kep, SP.Kom, Drs. MZ. Rachman, SST, M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Perilaku pencegahan penularan penyakit kulit sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan pada santri di pondok pesantren Assalam Kabupaten Blitar. Miftachul Isnandar (2016). Karya Tulis Ilmiah Diskriftif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Joko Wiyono, S.Kp, M.Kep, SP.Kom, pembimbing (Pendamping) Drs. MZ. Rachman, SST, M.Kes. Kata Kunci: Pendidikan kesehatan, perilaku, Pencegahan Penyakit kulit Kurangnya informasi kesehatan dapat menimbulkan perilaku kesehatan yang kurang baik. Pendidikan kesehatan sangat dibutuhkan untuk merubah perilaku seseorang terhadap upaya pencegahan penyakit kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pencegahan penyakit kulit sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan pada santri di pondok pesantren Assalam kabupaten Blitar. Desain yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif survei. Subyek penelitian terdiri dari 32 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi. Pengambilan sampel menggunakan Probability sampling dan pengumpulan data menggunakan kuisioner yang berisikan 20 pertanyaan.. Pelaksanaan penelitian dimulai tanggal 31 Januari sampai 30 Mei 2016. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan pendidikan kesehatan perilaku pencegahan penularan penyakit kulit 31 (97%) santri dalam kategori kurang dan 1 (3%) santri dalam kategori cukup dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan perilaku pencegahan penularan penyakit kulit 18 (56%) santri dalam kategori kurang dan 14 (44%) santri dalam kategori cukup. Berdasarkan uji statistik menggunakan t berpasangan p value = 000 (< 0,05) yang artinya ada perbedaan perilaku pencegahan penyakit kulit sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan perlu dilakukan untuk meningkatkan perilaku pencegahan penyakit kulit. Rekomendasi untuk pondok pesantren dapat memberikan informasi pendidikan kesehatan kepada santrinya minimal 1 kali/bulan. Bagi peneliti selanjutnya dapat meggunakan metode lain seperti observasi dan wawancara.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT KULIT SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN ASSALAM KABUPATEN BLITAR (DESKRIPTIF SURVEI)

Lihat Detail Karya
Penulis: MIFTACHUL ISNANDAR
NIM: 1301100084
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Joko Wiyono, S.Kp, M.Kep, SP.Kom, Drs. MZ. Rachman, SST, M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Perilaku pencegahan penularan penyakit kulit sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan pada santri di pondok pesantren Assalam Kabupaten Blitar. Miftachul Isnandar (2016). Karya Tulis Ilmiah Diskriftif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Joko Wiyono, S.Kp, M.Kep, SP.Kom, pembimbing (Pendamping) Drs. MZ. Rachman, SST, M.Kes. Kata Kunci: Pendidikan kesehatan, perilaku, Pencegahan Penyakit kulit Kurangnya informasi kesehatan dapat menimbulkan perilaku kesehatan yang kurang baik. Pendidikan kesehatan sangat dibutuhkan untuk merubah perilaku seseorang terhadap upaya pencegahan penyakit kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pencegahan penyakit kulit sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan pada santri di pondok pesantren Assalam kabupaten Blitar. Desain yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif survei. Subyek penelitian terdiri dari 32 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi. Pengambilan sampel menggunakan Probability sampling dan pengumpulan data menggunakan kuisioner yang berisikan 20 pertanyaan.. Pelaksanaan penelitian dimulai tanggal 31 Januari sampai 30 Mei 2016. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan pendidikan kesehatan perilaku pencegahan penularan penyakit kulit 31 (97%) santri dalam kategori kurang dan 1 (3%) santri dalam kategori cukup dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan perilaku pencegahan penularan penyakit kulit 18 (56%) santri dalam kategori kurang dan 14 (44%) santri dalam kategori cukup. Berdasarkan uji statistik menggunakan t berpasangan p value = 000 (< 0,05) yang artinya ada perbedaan perilaku pencegahan penyakit kulit sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan perlu dilakukan untuk meningkatkan perilaku pencegahan penyakit kulit. Rekomendasi untuk pondok pesantren dapat memberikan informasi pendidikan kesehatan kepada santrinya minimal 1 kali/bulan. Bagi peneliti selanjutnya dapat meggunakan metode lain seperti observasi dan wawancara.
Cover KTI
2016

PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA BALITA USIA 3-5 TAHUN DENGAN GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GONDANGLEGI

Lihat Detail Karya
Penulis: UMMU HABIBAH
NIM: 1301100044
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Rossyana Septyasih, SKp, MPd, Eka Wulandari, SPd, MPd.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Perkembangan Motorik Kasar Balita Usia 3-5 Tahun dengan Gizi Kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Gondanglegi. Ummu Habibah (2016). Karya Tulis Ilmiah. Deskriptif Survey. Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama Rossyana Septyasih, SKp, MPd dan Pembimbing Pendamping Eka Wulandari, SPd, MPd. Kata Kunci : Perkembangan Motorik Kasar, Balita Usia 3-5 Tahun, Gizi Kurang Status gizi merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi perkembangan motorik kasar pada balita. Perkembangan motorik kasar merupakan perkembangan yang melibatkan koordinasi otot-otot dan gerakan tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perkembangan motorik kasar pada balita usia 3-5 tahun dengan gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Gondanglegi. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif survey yang dilakukan dengan menggunakan lembar observasi yang mengacu pada DDST. Subyek penelitian ini adalah 27 balita yang mengalami gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Gondanglegi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 18-26 Februari 2016. Hasil penelitian tentang perkembangan motorik kasar balita gizi kurang menunjukkan 11 anak (41%) dalam kategori cukup. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian tentang peran orang tua dalam menghadapi keterlambatan perkembangan motorik kasar pada balita.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PERUBAHAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN ZAT GIZI (KARBOHIDRAT,PROTEIN,LEMAK) IBU HAMIL SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DI DESA WRINGINANOM KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MIFTAKHUL NIMAS TRIYASTUTI
NIM: 1303000100
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman Supariasa,MPS
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Triyastuti, Miftakhul Nimas, 2016. Perubahan Tingkat Konsumsi Energi dan Zat Gizi (Karbohidrat,Protein,Lemak) Ibu Hamil Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Di Desa Wringinanom Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah.Program Studi DIII Gizi. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : I Dewa Nyoman Supariasa,MPS Masa hamil adalah masa dimana seorang wanita memerlukan berbagai unsur gizi yang jauh lebih banyak dari pada yang diperlukan dalam keadaan biasa. Ibu hamil merupakan salah satu kelompok rawan kekurangan gizi, karena terjadi peningkatan kebutuhan gizi untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin yang dikandung. Oleh karena itu, wanita yang sedang mengandung hendaknya lebih memperhatikan asupan gizi dari makanan agar tumbuh kembang janin berlangsung optimal. Ibu hamil dengan tingkat pengetahuan gizi dan kesehatan yang baik tentunya akan dapat menunjang kualitas kehamilannya terutama yang terkait dengan konsums. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat konsumsi energi dan zat gizi ibu hamil di Desa Wringinanom Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini termasuk Quasi Eksperiment dengan menggunakan rancangan Time Series Desain. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil usia 19-30 tahun berjumlah 20 orang dan diambil sesuai kriteria inklusi.Hasil penelitian ini menunjukan ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat konsumsi dimana ada peningkatan tingkat konsumsi setelah penyuluhan. Disarankan untuk ahligizi,bidan desa maupun kader posyandu yang telah terlatih mengadakan penyuluhan di posyandu atapun pada pengajian rutin setiap minggunya dengan frekuensi penyuluhan sebanyak 4 kali dalam satu bulan. Kata Kunci : Penyuluhan,Tingkat Konsumsi, Ibu Hamil
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PROSEDUR DAN WAKTU PENGEMBALIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: CLAUDHEA MINDA SAFIRA
NIM: 1304000031
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Siti Sundariˡ, Diniyah Kholidah²
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Claudhea Minda Safira, 2016. “Prosedur dan Waktu Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap Di RSUD Ngudi Waluyo WLingi Blitar.” D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. ( Dibawah bimbingan Siti Sundariˡ, Diniyah Kholidah²) Rekam Medis yang baik, lengkap dan benar menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan rumah sakit juga baik. Untuk mendukung pelayanan yang baik, maka prosedur dan waktu pengembalian DRM rawat inap harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur dan waktu pengembalian rekam medis rawat inap ke unit rekam medis di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar. Pengumpulan data dilakukan dengan mengggunakan lembar panduan wawancara dan lembar observasi. Sampel penelitian ini yaitu total populasi yang sejumlah 375 DRM yang kembali pada bulan Januari dan 3 orang dari 8 orang perawat petugas pengembalian. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survey deskriptif dengan pendekatan retrospective study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pengembalian berpengaruh terhadap ketepatan waktu pengembalian DRM. Di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar hanya terdapat SPO Penyimpanan DRM rawat inap yang selesai digunakan rawat inap ulang dengan ketentuan 2 x 24 jam. Berdasarkan hasil penelitian di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar dari 375 DRM yang dikembalikan pada saat penelitian dilakukan,hanya 8,27 DRM RI atau 31 DRM yang dikembalikan tepat waktu dan sebesar 91,73 % atau sebanyak 344 DRM tidak dikembalikan tepat pada waktunya. Perlu adanya pelatihan dan sosialisasi terkait waktu pengembalian DRM kepada perawat khususnya perawat ruangan yang bertugas mengembalikan DRM. Kata kunci : prosedur,waktu pengembalian rekam medis rawat inap
Cover KTI
tidak tersedia
2016

RANCANG BANGUN ALAT ARDUINO DENGAN WEBSITE PADA UNIT RAWAT JALAN DI RSIA PURI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RAKHMAD BUDI SATRIA
NIM: 13040000025
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: (I) Dr. Ganif Djuwadi, SST., S.Pd., M.Kes, (II) Siti Sundari, B.Sc., SE., M. Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Satria, Rakhmad Budi. 2016. Rancang Bangun Alat Arduino dengan Website Pada Unit Rawat Jalan di RSIA Puri Malang. Laporan Tugas Akhir. Jurusan Perekam Medi dan Informasi Kesehatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (I) Dr. Ganif Djuwadi, SST., S.Pd., M.Kes, (II) Siti Sundari, B.Sc., SE., M. Kes Teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi merupakan salah satu teknologi yang berkembang pesat. Berkembangnya teknologi pada sistem informasi dalam sebuah sistem pendaftaran pasien di rumah sakit menjadi salah satu hal penting yang patut diutamakan.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menghasilkan Alat Arduino dan Website yang dapat mempermudah proses pendaftaran pasien lama rawat jalan di RSIA Puri Malang.Penelitian ini menggunakan metodeResearch and Development (R&D) melalui 6 langkah, yaitu: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, dan (6) uji coba produk. Validasi produk dilakukan oleh tiga orang yang ahli dibidangnya, yaitu dosen TI Poltekes Kemenkes Malang, Staff Rekam Medis dan Petugas TPP RSIA Puri Malang.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik observasi, dan kuesioner. Berdasarkan penilaian kuesioner dari validator ahli 1 adalah 94,67%, validator ahli 2 yaitu 92,00%, dan validator ahli 3 sebesar 90,67% yang berarti Alat Arduino dan Website ini sangat layak digunakan. Alat Arduinodan Website ini memiliki beberapa vitur lengkap yang dapat mempermudah petugas TPP dalam melayani pasien yang akan berobat. Oleh karena itu, disarankan petugas TPP di RSIA Puri Malang dapat menggunakan alat ini untuk mempermudah proses pendaftran pasien lama rawat jalan. Kata Kunci : Alat Arduino, Website, Pasien Lama Rawat Jalan
Cover KTI
tidak tersedia
2016

RANCANG BANGUN APLIKASI SISTEM INFORMASI 10 BESAR PENYAKIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE WATERFALL DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PURI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Edi Utomo Putro
NIM: 1304000043
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Siti Sundari, BSc,.SE.,M.Kes, Pratiwi, BSc., S. Pd.,M.Biomed
Lihat Abstraksi
Abstrak Edi Utomo Putro.”Rancang Bangun Aplikasi Sistem Informasi 10 Besar Penyakit dengan Menggunakan Metode Waterfall di Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Malang”, Pembimbing Utama Siti Sundari, Pembimbing Pendamping Pratiwi. Pengelolaan sistem informasi rumah sakit yang baik, perlu didukung oleh sistem pelaporan yang baik dengan melakukan pengendalian mutu pelayanan medis, penilaian produktivitas, analisis pemanfaatan dan perkiraan kebutuhan, perencanaan dan evaluasi program. Dalam proses mempercepat pembuatan pelaporan maka perlu adanya suatu rancangan sistem yang dapat digunakan untuk mempercepat proses pelaporan. Jenis penelitian menggunakan eksperimen. Pengumpulan data dalam penelitian berupa pedoman wawancara untuk menyesuaikan kebutuhan dalam pembuatan aplikasi dan menggunakan dokumen rekam medis untuk dijadikan input data 10 besar penyakit. Subyek pada penelitian ini adalah pelaporan 10 besar penyakit di rawat jalan dan rawat inap. Sistem pelaporan yang ada di RSIA Puri Malang saat ini masih secara manual sehingga dalam pembuatan laporan petugas harus merekap hasil catatan di buku register. Hal ini menimbulkan suatu masalah pada proses pembuatan pelaporan rumah sakit. Hasil pengujian yang dilakukan, disimpulkan bahwa aplikasi pembuatan data 10 besar penyakit telah sesuai dengan apa yang diharapkan. Walaupun masih banyak kekurangan, tetapi secara fungsional aplikasi yang dibuat sudah sesuai dengan kebutuhan yang ada di RSIA Puri Malang. Kata Kunci : Aplikasi Sistem Informasi 10 Besar Penyakit
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan