Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4281–4290 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PENGARUH TEKNIK PENGOLAHAN NASI BERAS MERAH DAN BERAS HITAM ORGANIK TERHADAP KADAR GULA REDUKSI, KADAR SERAT KASAR, DAN MUTU ORGANOLEPTIK UNTUK PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2

Lihat Detail Karya
Penulis: CHRISTINA ARUM PUTRI PAMUNGKAS
NIM: 1303000113
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI MALANG
Dosen Pembimbing: Dra. Sulistiastutik, M.Kes
Cover KTI
2016

PENGETAHUAN DAN SIKAP KADER UKS TENTANG DBD SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENYULUHAN 3M PLUS DI SDN KECAMATAN PAKISAJI

Lihat Detail Karya
Penulis: OLIVIA MAULINA
NIM: 1301100055
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Sugianto Hadi, SKM, MPH, Ngesti W utami, SKp, M.Pd
Subjek: pengetahuan,sikap,DBD
Lihat Abstraksi
Pengetahuan dan Sikap kader UKS tentang DBDSebelum dan sesudah diberikan penyuluhan 3M PlusDi SDN Kecamatan Pakisaji. Olivia Maulina (2016) Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing Utama Sugianto Hadi,SKM, MPH. (Pendamping) Ngesti W Utami, S.Kp, MPd Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, DBD, Penyuluhan 3M Plus Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang banyak ditemukan di daerah yang beriklim tropis seperti Indonesia. Pencegahan DBD di lingkup Sekolah Dasar dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan dan sikap kader UKS tentang DBD melalui penyuluhan 3M Plus. Tujuan penelitian untuk Mengetahui Pengetahuan dan Sikap Kader UKS tentang DBD Sebelum dan Sesudah diberikan Penyuluhan 3M Plus di SDN Kecamatan Pakisaji. Metode Penelitian menggunakan deskriptif survey. Populasi dalam penelitian ini kelompok Kader UKS tingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Pakisaji. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian adalah purposive sampling. Subjek penelitian adalah 38 Kader UKS dari SDN Karangduren 3 dan SDN Sutojayan Kecamatan Pakisaji Malang. Instrument penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap. Analisis data pengetahuan menggunakkan rumus pengetahuan, hasil Baik 76-100%, Cukup 56-75%, dan Kurang <55%. Analisis data sikap menggunakan rumus Skor T, hasil skore Sikap positif ( favorable) jika skor T sikap lebih besar sama dengan rata-rata, Sikap negatif ( unfavorable) jika skor T kurang dari rata-rata. Hasil Penelitian menunjukkan Pengetahuan Kader UKS Tentang DBD Sebelum diberikan Penyuluhan 3M Plus, didapatkan setengahnya (50%) memiliki pengetahuan yang baik. Setelah diberikan penyuluhan, Pengetahuan Kader UKS meningkat menjadi hampir seluruhnya (87%) memiliki pengetahuan yang baik. Sikap Kader UKS Tentang DBD Sebelum diberikan penyuluhan 3M Plus didapatkan sebagian besar (58%) memiliki sikap yang cenderung negatif atau unfavorable. Setelah diberikan penyuluhan berubah menjadi sebagian besar (58%) memiliki sikap cenderung positif atau favorable. Rekomendasi Bagi Peneliti Selanjunya diharapkan dapat melakukan penelitian mengenai perilaku siswa tingkat SD dalam melakukan pencegahan DBD melalui kegiatan 3M Plus.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PENYULUHAN DENGAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG SARAPAN PAGI PADA SISWA KELAS IV SDN 01 MANGUHARJO KOTA MADIUN

Lihat Detail Karya
Penulis: DWIKY ROHMANA SIWI
NIM: 1203410008
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Hasan Aroni, SKM, MPH, Tapriadi SKM.MPd
Subjek: Komik,pengetahuan,sarapan pagi
Lihat Abstraksi
Siwi, Dwiky Rohmana. 2016. Penyuluhan Dengan Media Komik Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Sarapan Pagi Pada Siswa Kelas IV SDN 01 Manguharjo Kota Madiun. Skripsi, Program Studi Diploma IV Gizi, Jurusan Gizi Polteknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (1) Hasan Aroni, SKM, MPH (2) Tapriadi SKM, MPd. Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan sebelum dan sesudah penyuluhan dengan media komik tentang sarapan pagi terhadap peningkatan pengetahuan gizipada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 01 Manguharjo Kota Madiun. Metode Penelitian : berdasarkan tujuan penelitian yang ingin dicapai, jenis penelitian ini adalah penelitian dalam bidang masyarakat dengan menggunakan pendekatan desain/ rancangan penelitian Pra-eksperimentaldengan One - Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 01 Manguharjo Kota Madiun sebanyak 37 siswa. Besarnya sampel yang digunakan adalah seluruh siswa kelas IV SDN 01 Manguharjo Kota Madiun sebanyak 36 siswa. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil Penelitian : Hasil analisis uji statistik menunjukan terdapat perbedaan penyuluhan dengan media komik terhadap tingkat pengetahuan siswa sebelum dan setelah penyuluhan tentang sarapan pagi. Simpulan Penelitian : penyuluhan dengan media komik dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang sarapan pagi. Media komik efektif dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan siswa. Kata Kunci : pengetahuan gizi, komik sarapan pagi, siswa sekolah dasar
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PERAN IBU DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN CAIRAN PADA ANAK USIA TODDLER DENGAN DIARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGOSARI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RIKE RADIAN NOVITA
NIM: 1301100121
Program Studi: PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Erlina Suci Astuti, S. Kep Ns. M.Kep., Rossyana Septyasih, S. Kp, MPd
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Novita, Rike Radian. 2016. Peran Ibu Dalam Pemenuhan Kebutuhan Cairan Pada Anak Usia Toddler Dengan Diare Di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Erlina Suci Astuti, S. Kep Ns. M.Kep., Pendamping Rossyana Septyasih, S. Kp, MPd. Peran seorang ibu terhadap keluarga sangat penting terutama untuk merawat suami dan anak-anaknya. Peran ibu saat merawat keluarganya sangat dominan terutama bila didalam keluarga terdapat seorang bayi atau anak usia toddler yang sedang sakit. Anak usia toddler sangat rawan terkena penyakit. Hal ini dikarenakan anak usia toddler mempunyai rasa keingintahuan akan benda disekelilingnya yang dapat membuat anak dengan mudah terkena penyakit. Benda-benda yang berada disekelilingnya lebih mudah untuk dimasukkan ke dalam mulutnya, sehingga menyebabkan anak lebih mudah terkena diare. Diare pada anak memerlukan penanganan khusus terutama pada rehidrasi cairan untuk menghindari dehidrasi pada anak. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui peran ibu dalam pemenuhan kebutuhan cairan pada anak usia toddler dengan diare dengan desain penelitian studi kasus deskriptif observasional, dengan dilakukan wawancara dan observasi tehadap 2 subyek. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan, kedua subyek cukup baik dalam menangani masalah diare pada anak usia toddler dimana kedua subyek melakukan penanganan yang tepat. Disarankan bagi Puskesmas Singosari dapat meningkatkan penyediaan informasi mengenai penanganan pada anak sakit, sehingga masyarakat dapat melakukan upaya penanganan awal yang tepat bila ada anak yang sakit. Kata Kunci : Peran Ibu, Anak Usia Toddler, Diare
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PERANCANGAN DAN PELAKSANAAN SENSUS HARIAN RAWAT INAP DI RSIA IPHI BATU

Lihat Detail Karya
Penulis: ELDHA NUR FADHILA PUTRI MAHARDIKA
NIM: 1304000036
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Dr. Ganif Djuwadi, SST., S.Pd., M.Kes, Diniyah Kholidah, SST., S.Gz., MPH,
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Eldha Nur Fadhila Putri Mahardika, 2016. Perancangan dan Pelaksanaan Sensus Harian Rawat Inap di RSIA IPHI Batu. Pembimbing utama Dr. Ganif Djuwadi, SST., S.Pd., M.Kes. Pembimbing pendamping Diniyah Kholidah, SST., S.Gz., MPH Pelaksanaan sensus harian rawat inap (SHRI) sangat penting yang bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai pasien yang masuk dan keluar selama 24 jam. RSIA IPHI Batu belum melaksanakan SHRI, sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Perancangan dan Pelaksanaan Sensus Harian Rawat Inap di RSIA IPHI Batu. Tujuan penelitian ini untuk membuat rancangan dan pelaksanaan SHRI di RSIA IPHI Batu. Metode penelitian deskriptif, dengan metode pengambilan data observasi terhadap perancangan dan pelaksanaan SHRI Perancangan SHRI berupa pembuatan formulir dan SPO (Standar Prosedur Operasional). Rancangan formulir berupa Formulir Sensus Harian Rawat Inap dan Formulir Rekapitulasi Sensus Harian Rawat Inap. SPO berupa SPO Petugas Sensus Harian Ruang Rawat Inap di RSIA IPHI Batu dan SPO Petugas Sensus Harian di Seksi Rekam Medik di RSIA IPHI Batu. Setelah dilakukan observasi pelaksaan SHRI didapatkan bahwa SHRI sudah terlaksana tetapi No Rekam Medis, jenis kelamin, umur dan diagnosa tidak terisi pada semua Formulir Sensus Harian Rawat Inap yang ada, belum sesuainya waktu penyetoran SHRI, dan terbatasnya SDM/petugas untuk melakukan SHRI setiap harinya. Sehingga diperlukan sosialisasi berjenjang untuk pengisian data SHRI, melakukan perhitungan kebutuhan tenaga pelaksana SHRI, dan melakukan monitoring dan evaluasi pada pelaksanaan SHRI. Kata kunci: Sensus Harian, Rawat Inap
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PERBANDINGAN RESPONTIME PENYEDIAAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN SEBELUM DENGAN SESUDAH MENGGUNAKAN APLIKASI PENDAFTARAN

Lihat Detail Karya
Penulis: ZAHROTUL IMANDINI
NIM: 1304000002
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Bernadus Rudy Sunindya, MPH, Gunawan, S.Kp.,MMRS.
Lihat Abstraksi
Abstrak Zahrotul Imandini, Perbandingan Respontime Penyediaan Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan Sebelum Dengan Sesudah Menggunakan Aplikasi Pendaftaran Di Puskesmas Turen, Pembimbing Utama Bernadus Rudy Sunindya, MPH, Pembimbing Pendamping Gunawan, S.Kp.,MMRS. Kecepatan pelayanan merupakan salah satu yang menunjukan kualitas pelayanan yang baik, dan akan berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien. Kecepatan penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan merupakan salah satu gambaran mutu pelayanan di Puskesmas. Peraturan Menteri Kesehatan No. 129 tahun 2008 menyebutkan penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan adalah kurang dari 10 menit. Sistem pendaftaran yang belum terintegrasi menjadi penghambat dalam proses pendaftaran pasien, seperti di puskesmas turen penyediaan dokumen rekam medis dengan melalui proses registrasi berulang yang dapat menjadikan penghambat pelayanan pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan rata-rata Respontime waktu penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi pendaftaran di puskesmas Turen. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Populasi penelitian ini adalah dokumen rekam medis rawat jalan, dengan sampel 28 dokumen rekam medis rawat jalan sebelum dengan sesudah menggunakan aplikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata–rata waktu penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan sebelum menggunakan aplikasi pendaftaran adalah 840,29 detik (14 menit) dan rata – rata waktu sesudah menggunakan aplikasi pendaftaran adalah 411.82 detik (6,8 menit). Kata Kunci : Respontime, penyediaan dokumen rekam medis, rekam medis rawat jalan
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PERBEDAAN EFISIENSI PELAYANAN RAWAT INAP SEBELUM DAN SESUDAH IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI RUMAH SAKIT UMUM AMINAH BLITAR TAHUN 2013 – 2014

Lihat Detail Karya
Penulis: CEA DWI PIERERA
NIM: 1304000030
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rinawati Basuki, Ganif Djuwadi.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Cea Dwi Pierera, Perbedaan Efisiensi Pelayanan Rawat Inap Sebelum dan Sesudah Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Di Rumah Sakit Umum Aminah Blitar Tahun 2013 -2014, Pembimbing Utama Rinawati Basuki, Pembimbing Pendamping Ganif Djuwadi. JKN mempermudah masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan dengan sistem rujukan berjenjang. RSU Aminah faskes tingkat dua dalam sistem rujukan JKN. Peningkatan jumlah pasien JKN yang berobat ke RSU Aminah menyebabkan perubahan nilai indikator grafik Barber Johnson yang mencerminkan efisiensi pelayanan rawat inap, sehingga perlu diteliti pengaruh efisiensi pelayanan rawat inap sebelum dan sesudah JKN. Desain penelitian Static Group Comparison kuantitatif. Populasi laporan grafik Barber Johnson periode 2013-2014 sebanyak 24. Sampel penelitian laporan grafik Barber Johnson 3 bulan sebelum dan 3 bulan sesudah JKN. Hasil didapatkan terdapat perubahan nilai indikator grafik Barber Johnson dengan kenaikan BOR dan ALOS serta penurunan TOI dan BTO. Pada uji statistik Independent Sample T Test, didapatkan hasil bahwa tidak ada perbedaan efisiensi pelayanan rawat inap sebelum dan sesudah JKN. Hal tersebut disebabkan oleh penambahan jumlah tempat tidur sebanyak 5 buah pada awal implementasi JKN serta jenis penyakit yang diderita pasien. Saran, mengawasi nilai indikator grafik Barber Johnson apabila BOR dan BTO tinggi serta TOI rendah dilakukan penambahan tempat tidur. Kata Kunci : JKN, indikator nilai grafik Barber Johnson, Efisiensi pelayanan rawat inap
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PERBEDAAN KEMAMPUAN PELAKSANAAN BATUK EFEKTIF ANTARA YANG DIBERI CERAMAH, DEMONSTRASI, REDEMONSTRASI DAN CERAMAH PADA PASIEN POST OP LAPAROTOMY DI RS LAVALETTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: VIVIN RETNO KORDYASANTI
NIM: 1501410022
Program Studi: D-IV Keperawatan
Dosen Pembimbing: Tarsikah
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PERBEDAAN RESIKO MENGALAMI KURANG GIZI PADA BALITA DI KECAMATAN MOJOWARNO KABUPATEN JOMBANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ADELIA HERINE FOFID
NIM: 1203410002
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: I Nengah Tanu K, DCN, SE, M.Kes, Bernadus Rudy Sunindya, MPH
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Fofid, Adelia Herine. 2016. Perbedaan Resiko Mengalami Kurang Gizi pada Balita di Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang (Studi pada Kelompok Kurang Gizi dan Gizi Baik berdasarkan Tingkat Pengetahuan Gizi Ibu, Tingkat Konsumsi Energi dan Protein, serta Mutu Protein Makanan). Skripsi, Program Studi Diploma IV Gizi, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : (1) I Nengah Tanu Komalyna (2) Bernadus Rudy Sunindya. Kata Kunci : Kurang Gizi, Gizi Baik, Tingkat Pengetahuan Gizi Ibu, Tingkat Konsumsi Energi dan Protein dan Mutu Protein Makanan Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan resiko mengalami kurang gizi pada balita di Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang yang dilakukan dengan studi kelompok kurang gizi dan gizi baik berdasarkan tingkat pengetahuan gizi ibu, tingkat konsumsi energi dan protein, serta mutu protein makanan. Metode Penelitian : Berdasarkan tujuan penelitian yang ingin dicapai, jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian observasional dengan rancangan kasus kontrol. Dimana kelompok kasus adalah balita kurang gizi (gizi kurang dan gizi buruk) dan kelompok kontrol adalah balita dengan status gizi baik berdasarkan indeks BB/U di Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang dan masing-masing kelompok terdiri dari 30 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan gizi ibu dari masing-masing kelompok, formulir recall 2 x 24 jam untuk memperoleh data tingkat konsumsi energi dan protein serta mutu protein makanan (SAA dan MCT). Data dianalisis menggunakan uji Odds Ratio dan Independent T-Test serta perhitungan mutu protein dengan cara teoritis yaitu Skor Asam Amino (SAA) dan Mutu Cerna Teoritis (MCT). Hasil Penelitian : Hasil analisis data statistik menunjukkan terdapat perbedaan OR yang signifikan pada tingkat pengetahuan gizi ibu dan tingkat konsumsi energi-protein antara balita kurang gizi dan gizi baik. Tidak terdapat perbedaan OR yang signifikan pada tingkat konsumsi energi dan protein berdasarkan tingkat pengetahuan gizi ibu dan tidak terdapat perbedaan signifikan rata-rata mutu protein (SAA dan MCT) antara balita kurang gizi dan gizi baik di Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Akan tetapi secara deskriptif terdapat selisih antara kelompok balita gizi baik dan kurang gizi yang disebabkan adanya sedikit perbedaan penganekaragaman bahan makanan sumber protein yang dikonsumsi. Simpulan Penelitian : Tingkat pengetahuan gizi ibu, tingkat konsumsi energi dan protein yang kurang beresiko terhadap balita mengalami kurang gizi dibanding balita dengan tingkat pengetahuan gizi, tingkat konsumsi energi dan protein yang cukup. Anekaragam bahan makanan yang dikonsumsi menentukan nilai mutu protein makanan yang dikonsumsi.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KEAMANAN MAKANAN JAJANAN SEBELUM DAN SETELAH PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI BUNULREJO 02 KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SRI IDHA UTAMININGTYAS
NIM: 1503400022
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Ir. AAG. Anom Aswin, MPS, Tapriyadi, SKM, M.Pd
Subjek: tingkat pengetahuan,keamanan makanan jajanan,media permainan ular tangga
Lihat Abstraksi
SRI IDHA UTAMININGTYAS, 2016. Perbedaan Tingkat Pengetahuan Keamanan Makanan Jajanan Sebelum dan Setelah Penyuluhan Menggunakan Media Permainan Ular Tangga Pada Siswa Kelas IV SDN 02 Bunulrejo Kota Malang. Pembimbing : AAG Anom Aswin dan Tapriadi. Pengetahuan keamanan makanan jajanan diperlukan siswa supaya mereka dapat memilih mana makanan yang baik untuk dikonsumsi. Maka untuk mencapai tahapan perubahan pengetahuan perlu dilakukan intervensi yaitu dengan pemberian pendidikan gizi untuk anak sekolah dasar . Salah satu cara pemberian pendidikan gizi adalah dengan menggunakan media permainan ular tangga. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan tentang keamanan makanan jajanan sebelum dan setelah penyuluhan menggunakan media permainan ular tangga pada siswa kelas IV SD Negeri Bunulrejo 02 Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah pre experimental design dengan desain One group pre-test post-test. Penelitian dilakukan pada bulan April 2016. Hasil penelitian ini adalah tingkat pengetahuan tentang keamanan makanan jajanan siswa kelas IV SDN Bunulrejo 02 Kota Malang sebelum dilakukan penyuluhan menggunakan media permainan ular tangga dalam kategori baik yaitu sebanyak 27 orang (93,1%) dan kurang yaitu sebanyak 2 orang (6,9%). Tingkat pengetahuan tentang keamanan makanan jajanan siswa kelas IV SDN Bunulrejo 02 Kota Malang setelah dilakukan penyuluhan menggunakan media permainan ular tangga dalam kategori baik yaitu sebanyak 29 orang (100%). Tingkat kelayakan media permainan ular tangga adalah 96,5%. Terdapat perbedaan yang bermakna pada tingkat pengetahuan siswa setelah penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan siswa sebelum penyuluhan pada α = 0,05. Mengingat bahwa penyuluhan telah bisa memberi perubahan pada tingkat pengetahuan secara bermakna dan siswa mau mengaplikasikannya maka diharapkan pihak sekolah dapat mengaplikasikan media ular tangga ini ke kelas yang lain. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Keamanan Makanan Jajanan, Media Permainan Ular Tangga
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan