Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4261–4270 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2016

KEPATUHAN SCRUB NURSE DALAM PENGELOLAAN INSTRUMEN BEDAH SESUAI SOP PADA PASCA OPERASI SECTIO CESAREA DI RS.LAVALETTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ALDIA PALMA YUDASTA
NIM: 1501410039
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PRODI D-IV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Setyo Harsoyo, SKM., M.Kes., Tutik Herawati S.kp., MM.
Subjek: Kepatuhan, Pengelolaan Instrumen Bedah.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Kepatuhan Scrub Nurse dalam Pengelolaan Instrumen Bedah sesuai SOP pada Pasca Operasi Sectio Cesarea di RS. Lavalette Kota Malang. Aldia Palma Yudasta (2016). Skripsi Deskriptif Observatif. Program DIV Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan Perioperatif, Politeknik Kesehatan Malang, Pembimbing (Utama) Setyo Harsoyo, SKM., M.Kes., (Pendamping) Tutik Herawati S.kp., MM. Kata Kunci : Kepatuhan, Pengelolaan Instrumen Bedah. Pengelolaan instrumen merupakan tahap – tahap yang dilakukan scrub nurse dalam upaya untuk membersihkan dan membunuh kuman dan bakteri dari alat bedah yang digunakan pada saat operasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kepatuhan scrub nurse dalam pengelolaan instrumen sesuai SOP pada pasca operasi sectio cesarea. Desain penelitian ini adalah deskriptif observatif survey dengan subjek penetilitiannya adalah 12 instrumentator kamar operasi di RS. Lavalette yang melakukan pengelolaan insrumen bedah pada pasca operasi sectio cesarea. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 17 mei sampai 8 juni 2016 dengan mengisi lembar observasi dengan mengamati 12 reponden. Dalam penelitian ini, pengelolaan instrumen yang telah dilakukan oleh 12 responden, meliputi tahap batasi dan tahan dengan rata – rata 81%, tahap dekontaminasi dengan rata – rata 94%, tahap lubrikasi dengan rata – rata 58%, tahap pemasangan kembali dan penyimpanan dengan rata – rata 100%, tahap sterilisasi dengan rata – rata 99% dan tahap penyimpanan dengan rata – rata 69%. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah diharapkan seluruh responden dapat mempertahankan dan meningkatkan kedisplinan dalam melakukan pengelolaan instrumen bedah yang masih belum dilakukan.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

KETEPATAN PENGEMBALIAN DAN KELENGKAPAN PENGISIAN RESUME MEDIS PASIEN RAWAT INAP DI RSUD BANGIL

Lihat Detail Karya
Penulis: ARFI SUSIAN FARIKHTA
NIM: 1304000020
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing 1 Pratiwi, Pembimbing 2 Gunawan.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Arfi Susian Farikhta, Studi Kuantitatif Resume Medis Pasien Rawat Inap Di RSUD Bangil Tahun 2016, Pembimbing 1 Pratiwi, Pembimbing 2 Gunawan. Pembuatan resume medis merupakan cerminan mutu rekam medis. Hasil praktik kerja lapangan di RSUD Bangil, ditemukan tidak tepatnya pengembalian rekam medis 2x24 jam dan tidak lengkapnya keterisian resume medis. Hal tersebut dapat mengganggu pengajuan klaim BPJS. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ketepatan waktu pengembalian dan kelengkapan resume medis pasien rawat inap di RSUD Bangil. Metode penelitian deskriptif kuantitatif, desain retrospektif, populasi 4796 dokumen rekam medis, sampel 98 dokumen dengan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan prosentase. Penyajian data dalam bentuk tabel. Hasil didapatkan (76,53%) berkas dikembalikan lebih dari 2x24 jam,disebabkan karena dokter terlambat mengisi DRM. Kelengkapan pengisian resume medis yang terisi (91,29%). Pengembalian berkas sebagian besar tidak tepat waktu, sedangkan kelengkapan keterisian item rata-rata tidak lengkap. Hal tersebut harus diatasi dengan cara petugas rekam medis khususnya petugas assembling perlu adanya kedisiplinan kepada petugas terkait dengan pengumpulan dokumen rekam medis dan kelengkapan resume medis dengan cara sosialisasi. Kata kunci : ketepatan pengembalian dan kelengkapan pengisian resume medis
Cover KTI
tidak tersedia
2016

KETEPATAN WAKTU PENGEMBALIAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RSI AISYIYAH MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: BINTA DWI PUSPITASARI
NIM: 1304000011
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S, M.QiH. Diniyah Kholidah, S.ST., S.Gz., MPH. ABSTRAK
Lihat Abstraksi
Binta, Puspitasari. 2016 Ketepatan Waktu Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap Di RSIAisyiyah Malang. Laporan Tugas Akhir. Program Studi PMIK Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing Utam dr. Endang Sri Dewi H.S, M.QiH. Pembimbing Pendamping Diniyah Kholidah, S.ST., S.Gz., MPH. ABSTRAK Waktu pengembalian berkas rekam medis rawat inap adalah waktu yang diperlukan untuk mengembalikan berkas rekam medis ke Unit rekam medis. Standar waktu pengembalian berkas rekam medis rawat inap diatur dalam Depkes RI Revisi II Tahun 2006 yaitu dikembalikan paling lambat 1x24jam setelah pasien keluar dari rumah sakit, secara lengkap dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketepatan waktu pengembalian berkas rekam medis rawat inap di RSI Aisyiyah Malang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional yaitu mengambarkan ketepatan waktu pengembalian berkas rekam medis rawat inap dengan cara observasi atau pengumpulan data dengan menggunakan logbook. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat pengembalian berkas rekam medis rawat inap ke Unit rekam medis sudah cukup baik, yaitu dari 92 berkas yang diambil sebagai sampel pada periode 13 April s/d 15 April 2016, 54 berkas (58,70%) diantaranya sudah dikembalikan tepat waktu dan 38 berkas lainnya (41,30%) tidak kembali tepat waktu. Disarankan agar Unit rekam medis membuat SOP dan memberikan sosialisasi kepada tenaga medis agar tertib dalam melakukan pengisian berkas rekam medis. Kata kunci : rekam medis, ketepatan waktu pengembalian berkas rekam medis rawat inap
Cover KTI
tidak tersedia
2016

KETEPATAN WAKTU PENGEMBALIAN REKAM MEDIS PASIEN POST OPNAME DAN RESPON TIME PELAYANAN PASIEN KONTROL DI RS Tk. II dr. SOEPRAOEN MALANG TAHUN 2016

Lihat Detail Karya
Penulis: ALIF MUFIDAH
NIM: 1304000023
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rinawati Basuki1, Diniyah Kholidah2
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Alif Mufidah, 2016. “Ketepatan Waktu Pengembalian Rekam Medis Pasien Post Opname Dan Respon Time Pelayanan Pasien Kontrol di RS Tk. II dr. Soepraoen Malang Tahun 2016.” Jurusan Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (Di bawah bimbingan Rinawati Basuki1, Diniyah Kholidah2) Ketepatan pengembalian rekam medis berpengaruh pada pelayanan pasien selanjutnya, diantaranya penyediaan rekam medis pasien kontrol. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa ketepatan waktu pengembalian rekam medis pasien post opname dan respon time pelayanan pasien kontrol. Jenis penelitian adalah penelitian analitik. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 66% yaitu 63 dokumen terlambat pengembaliannya, dikatakan terlambat yaitu >2x24 jam setelah pasien pulang. Sedangkan rekam medis pasien kontrol dengan penyediaan >10 menit sebesar 67% yaitu 64 dokumen. Hal ini disebabkan karena saat pasien kontrol dokumen rekam medis masih ada di ruang rawat inap. Hasil korelasi chi square diperoleh nilai p=0,011 (α<0,05) yang menunjukkan ada hubungan ketepatan waktu pengembalian rekam medis pasien post opname dan respon time pelayanan pasien kontrol di RS Tk. II dr. Soepraoen Malang. Pemberi pelayanan seharusnya mengisi rekam medis tepat waktu agar petugas pengembali mengantar ke rekam medis juga tepat waktu. Kata kunci : Pengembalian rekam medis, penyediaan rekam medis
Cover KTI
tidak tersedia
2016

MODIFIKASI SNACK BAR DENGAN PENAMBAHAN KULIT BUAH APEL (Malus Domestica) MALANG DAN TEPUNG JAGUNG (Zea Mays) UNTUK MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG KORONER

Lihat Detail Karya
Penulis: RIZKA NIZAR KURNIAWATI
NIM: 1303000055
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Nur Rahman
Lihat Abstraksi
ABSTRAK RIZKA NIZAR KURNIAWATI (2016). Modifikasi Snack bar dengan Penambahan Tepung Jagung (Zea Mays) dan Kulit Apel (Malus Domestica) untuk Mencegah Penyakit Jantung Koroner. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dibimbing oleh : Nur Rahman). Prevalensi penyakit jantung semakin meningkat dari tahun ke tahun. Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Pada tahun 2005 sedikitnya 17,5 juta atau setara dengan 30,0 % kematian di seluruh dunia disebabkan oleh penyakit jantung. Tata laksana diet pada penyakit jantung koroner dilakukan dengan memberikan diet tinggi serat dan rendah lemak. Salah satu upaya pengembangan produk makanan yang tinggi serat dan rendah lemak adalah snack bar dengan penambahan tepung jagung dan kulit apel. Tepung jagung dan kulit apel merupakan bahan yang baik diberikan kepada penderita penyakit jantung koroner ataupin untuk mencegah penyakit jantung karena memiliki kandungan serat tinggi yang jika dikonsumsi secara rutin akan membantu menurunkan resiko penyakit jantung koroner. Penelitian ini menganalisis kadar serat dan mutu organoleptic adri pembuatan produk snack bar. Jenis penelitian eksperimen laboratorium dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Taraf perlakuan adalah perbandingan tepung terigu, tepung jagung, dan kulit apel yaitu P0 = (100 : 0 : 0), P1 = (80 : 15 : 5), P2 = (60 : 25 : 15), P3 = (40 : 35 : 25). Hasil analisis statistic menunjukkan bahwa tepung jagung dan kulit apel memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar serat dan daya terima terhadap warna, rasa, dan tekstur. Sanack bar dengan penambahan tepung jagung dan kulit apel pada taraf perlakuan P1 (tepung terigu 80%, tepung jagung 15%, dan kulit apel 5%) merupakan taraf perlakuan terbaik dalam produk snack bar dengan penambahan tepung jagung dan kulit apel untuk mencegah penyakit jantung koroner, dengan nilai energi 228,4 Kkal, protein 7,9 gram, lemak 6,85 gram,karbohidrat 34,87 gram, dan serat 1,59 gram. Snack bar dengan penambahan tepung jagung dan kulit apel pada perlakuan P2 (tepung terigu 80%, tepung jagung 15%, dan kulit apel 5%) belum memenuhi nilai kandungan serat yang cukup. Saran dalam penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mendapatkan formula yang agar memenuhi kebutuhan serat yang tinggi dan untuk memperbaiki tekstur snack bar dengan penambahan tepung jagung dan kulit apel agar dapat diterima oleh konsumen. Kata Kunci : Penyakit Jantung Koroner, Snack Bar, Tepung Jagung, Kulit Apel
Cover KTI
tidak tersedia
2016

MUTU KIMIA, FISIK, ORGANOLEPTIK DAN DAYA CERNA PROTEIN F-100 DENGAN FORMULASI TEPUNG KOMPOSIT TEMPE KEDELAI DAN BERAS PUTIH SEBAGAI FORMULA ENTERAL GIZI BURUK FASE TRANSISI

Lihat Detail Karya
Penulis: SISKA LAVIONITA
NIM: 1203410018
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Theresia Puspita, STP., MP, Dra.Sulistiastutik, M.Kes
Subjek: Gizi buruk,tempe,beras
Lihat Abstraksi
SISKA LAVIONITA. 2016. Mutu Kimia, Fisik, Organoleptik dan Daya Cerna Protein F-100 dengan Formulasi Tepung Komposit Tempe Kedelai dan Beras Putih Sebagai Terapi Gizi Buruk Fase Transisi. Pembimbing : Theresia Puspita dan Sulistiastutik Gizi buruk pada balita masih menjadi masalah gizi dan kesehatan masyarakat di Indonesia. Balita gizi buruk mengalami beberapa perubahan pada organ diantaranya lambung, pankreas dan usus halus.Perubahan morfologi terjadi di jejunum dan atrofi pada mukosa usus halus sehingga terjadi penurunan enzim yang menyebabkan terjadinya penurunan kemampuan dalam pencernaan protein. Selain itu, dalam proses pembuatan susu skim, susu diberikan perlakuan pemanasan dalam waktu yang lama yang megakibatkan terbentuknya lisinoalanin. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh formulasi tepung komposit tempe dan beras terhadap mutu F-100 modifikasi Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel yang diteliti meliputi mutu kimia (air, abu, protein, lemak, karbohidrat, energi), mutu fisik (osmolaritas, viskositas), mutu organoleptik, mutu protein. Penelitian dilaksanakan pada bulan September hingga November 2015 Hasil penelitian menunjukkan formulasi tepung komposit tempe kedelai dan tepung beras memberikan pengaruh yang tidak siginifikan terhadap nilai energi, kadar karbohidrat, lemak, protein dan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar air serta abu, viskositas dan osmolaritas. Atribut mutu F-100 modifikasi yang berbeda nyata dengan F-100 yaitu aroma dan rasa tempe, rasa langu, rasa mentah, endapan, kekentalan sedangkan yang sedikit berbeda adalah warna dan rasa manis. Mutu cerna protein >85% sehingga F-100 modfikasi memiliki mutu cerna yang tinggi Pada penelitian selanjutnya diperlukan penambahan stabilizer seperti maltodekstrin agar bahan penyusun lebih homogen dan pengukuran taraf perlakuan terbaik serta analisis asam amino F-100 modifikasi Kata kunci : gizi buruk, F-100, tempe, beras
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PELAKSANAAN INFORMED CONSENT PADA KASUS PASIEN BEDAH DI RUMAH SAKIT Tk.II dr.SOEPRAOEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CITRA SA’DATUL M
NIM: 1304000014
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Siti Sundari, B.Sc,.SE.,M.Kes, Dr.Ganif Djuwadi, SST.,S.Pd.,M.kes,
Lihat Abstraksi
Citra, Mahromi. 2016. Pelaksanaan Informed Consent Pada Kasus Pasien Bedah Di Rumah Sakit Tk II dr.Soepraoen Malang. Laporan Tugas Akhir. Program Studi DIII PMIK Poltekkes Kemenkes Malang. ABSTRAK Formulir informed consent merupakan formulir yang berisi persetujuan atau penolakan tindakan medis yang akan dilakukan oleh dokter. Standar kelengkapan pengisian formulir informed diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 129 tahun 2008, dimana standar kelengkapan informed consent setelah mendapatakan informasi yang jelas sebelum dilakukan tindakan adalah 100%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan informed consent pada kasus pasien bedah di Rumah Sakit Tk II dr.Soepraoen, meliputi pelaksanaan kegiatan pemberian informasi sebelum dilakukan tindakan, SPO informed consent, formulir informed consent dan kelengkapan informed consent. Jenis penelitian ini menggunakan survei deskriptif pendekatan cross sectional dengan cara observasi menggunakan instrumen lembar observasi dan panduan wawancara. Populasi pada penelitian ini adalah formulir informed consent dengan kasus pasien bedah sejumlah 327 formulir. Sedangkan teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling sehingga diperoleh sampel sejumlah 180 formulir. Di Rumah Sakit Tk II dr.Soepraoen Malang telah dilaksanakan pemberian informasi sebelum dilakukan tindakan medis, sudah terdapat SPO informed consent dan formulir informed consent namun kurang sesuai dengan standar SPO dan formulir. Sedangkan kelengkapan informed consent masih rendah yaitu 48,33%. Sehingga perlu dilakukan perbaikan SPO pengisian formulir informed consent dan perbaikan formulir informed consent untuk meningkatkan angka kelengkapan pengisian formulir informed consent. Kata kunci : Informed consent, pelaksanaan pemberian informasi sebelum dilakukan tindakan medis, SPO informed consent, formulir informed consent, kelengkapan informed consent
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PELAKSANAAN PRAOPERATIF PASIEN BEDAH MAYOR OLEH PERAWAT RUANGAN BEDAH DI RUMAH SAKIT LAVALETTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MUHDIN
NIM: 1501410015
Program Studi: PROGRAM STUDI D-IV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Joko Pitoyo, S.Kp., M.Kep, Sri Mudayatiningsih, S.Kp., M.Kes.
Subjek: praoperatif, persiapan fisik, mental, penunjang, informed consent.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pelaksanaan Praoperatif Pasien Bedah Mayor Oleh Perawat Ruangan Bedah Di Rumah Sakit Lavalette Malang. Muhdin (2016) Skripsi Deskriptif Observasi, Program Studi DIV Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatn Malang, Pembimbing Utama Joko Pitoyo, S.Kp., M.Kep, Pembimbing Pendamping Sri Mudayatiningsih, S.Kp., M.Kes. Kata kunci : praoperatif, persiapan fisik, mental, penunjang, informed consent. Proses pembedahan perioperatif yang mencakup tiga fase yaitu praoperatif, intraoperatif dan pascaoperatif. persiapan praoperatif meliputi persiapan fisik, persiapan mental, persiapan penunjang dan persiapan informed consent. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan praoperatif pasien bedah mayor oleh perawat ruangan bedah di Rumah Sakit Lavalet Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang melaksanakan persiapan praoperatif di ruang bedah sebanyak 12 responden.Tekhnik sampel yg digunakan secara total sampling, jumlah sampel 10 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi.Data dikumpulkan melalui alat bantu kuesioner dan masing-masing responden dilakukan tiga kali observasi, data kemudian diolah dengan analisa deskriptif, di sajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, diagram dan narasi. Pengolahan data menggunakan rumus presentasi kategori lengkap 100% dan tidak lengkap <100%. Hasil penelitian didapatkan observasi tahap tahap ketiga persiapan fisik kategori persiapan lengkap 10 responden (100%), persiapan mental 10 responden (100%), persiapan pemeriksaan penunjang 10 responden (100%), persiapan informed consent 10 responden (100%). Saran bagi rumah sakit untuk Persiapan praopratif pada pasien bedah mayor perlu di tingkatkan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, dan perlu dilakukan evaluas/supervisi yang terus menerus untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta bila memungkinkan menambah tenaga untuk mengurangi beban kerja perawat.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

PENCEGAHAN DIABETES MELITUS PADA KELUARGA YANG MEMILIKI RIWAYAT DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS PAKISAJI KABUPATEN MALANG (Studi Kasus)

Lihat Detail Karya
Penulis: LAZUARDI ASRURULLAH AL-LATIF
NIM: 1301100057
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: , Joko Wiyono, S.Kep, M.Kep, Sp.Kom, Maria Diah C, S.Kep. Ns. M. Kep. Sp.KMB.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Perilaku Keluarga Dalam Melakukan Pencegahan Diabetes Mellitus Pada Keluarga yang Memiliki Riwayat Diabetes Mellitus di Puskesmas Pakisaji Kabupaten Malang. Lazuardi Asrurullah Al-latif (2016). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Studi Kasus dengan Desain Penelitian Deskriptif Studi Kasus Observatif, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing utama, Joko Wiyono, S.Kep, M.Kep, Sp.Kom, Pembimbing Kedua Maria Diah C, S.Kep. Ns. M. Kep. Sp.KMB. Kata kunci: perilaku keluarga, pencegahan diabetes melitus, riwayat keturunan diabetes melitus Banyaknya angka penderita diabetes mellitus yang disebabkan kurang pengetahuan tentang pencegahan diabetes melitus. Perilaku pencegahan penyakit diabetes mellitus pada keluarga yang memiliki riwayat keturunan diabetes melitus sangat berperan penting untuk mencegah terjadinya diabetes mellitus pada keturunan selanjutnya. Tujuan dari pelitian ini adalah mengetahui bagaimana perilaku keluarga dalam melakukan pencegahan diabetes mellitus pada keluarga yang memiliki riwayat diabetes mellitus. Penelitian ini diambil di wilayah kerja Puskesmas Pakisaji dengan metode diskriptif studi kasus observatif. Dalam pengambilan data, peneliti melakukan observasi dan wawancara terhadap sebuah keluarga yang memiliki 3 anggota keluarga yang sesuai dengan instrumen yang ada. Dengan menggunakan teknik wawancara bebas terpimpin dan observasi. Kemudian didapatkan hasil Perilaku pencegahan diabetes mellitus yang ditunjukkan pada responden meliputi berolahraga secara rutin yang dilakukan sebagian anggota keluarga, pengaturan pola makan dan minum yang sudah baik, dan manajemen stress dan kepatuhan ibadah pada keluarga yang efektif. Didapatkan juga perilaku yang kurang mendukung dalam pencegahan diabetes mellitus pada responden seperti masih kurangnya kesadaran keluarga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, selain itu juga masih ada anggota keluarga yang tidak rutin dalam melakukan olahraga dan memiliki kebiasan merokok. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan observasi lebih intensif agar data yang di dapatkan lebih akurat.
Cover KTI
2016

PENCEGAHAN KOMPARTEMESINDROM PADA PASIEN FRAKTUR YANG TERPASANG GIPS DI RSUD KANJURUHAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: LILIS NUR AIDA
NIM: 1301100002
Program Studi: PRODI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: (1) Budi Susatia,S.Kp.,M. Kes (2)Tavip Dwi Wahyuni,S.Kep,Ns,M.Kes.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan