Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4221–4230 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN PERILAKU AUTISTIK PADA ANAK AUTIS SETELAH MENGIKUTI TERAPI DI PUSAT TERAPI TERPADU A-PLUS MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AISA DITA FAADHILAH
NIM: 1301100104
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Rossyana Septyasih, SKp, Mpd., Dyah Widodo, SKp, M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran perilaku autistik pada anak autis setelah mengikuti terapi di Pusat Terapi Terpadu A-Plus di Malang. Aisa Dita Faadhilah (2016). Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Rossyana Septyasih, SKp, Mpd., (Pendamping) Dyah Widodo, SKp, M.Kes. Istilah autisme baru diperkenalkan sejak tahun 1913 oleh Leo Kanner, sekalipun kelainan itu sudah ada sejak berabad – abad yang lampauAutisme merupakan sindroma yang sangat kompleks. Ditandai dengan ciri – ciri kurangnya kemampuan interaksi sosial dan emosional, sulit dalam komunikasi timbal balik, minat terbatas, dan perilaku tak wajar disertai gerakan berulang tanpa tujuan (stereotypic). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku autistik pada anak autis setelah mengikuti Terapi di Pusat Terapi Terpadu A-Plus Malang. Penelitian dilakukan pada tanggal 23-24 Februari 2016. Subjek penelitian yaitu 2 anak autis yang mengikuti terapi di Pusat Terapi Terpadu A-Plus Malang. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus yang dilakukan dengan observasi. Observasi menggunakan lembar observasi ATEC dengan mengobservasi 4 aspek yaitu Aspek berbicara dan berkomunikasi, Aspek interaksi sosial. Aspek kewaspadaan sensoris dan Aspek Kesehatan fisik dan kebiasaan. Hasil dari penelitian akan didapatkan pada subjek penelitian, bila 4 aspek yang diobservasi telah mendapat skor lebih dari 50% yang berarti perilaku autistik subjek sudah dapat terkendali. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah untuk pihak terapu memberikan motivasi dan pengetahuan pada orang tua anak agar memberikan support dan latihan saat dirumah karena hal tersebut juga berpengaruh dalam perkembangan anak autis. Kata Kunci : Perilaku Autistik, Autis.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN PERILAKU JAJAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI CEPOKOMULYO 2 KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ARINI NURUL AUFIYA
NIM: 1301100029
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Atti Yudiernawati, S.Kp. M.Pd. Rossyana Septyasih, S.Kp. M.Pd.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Perilaku Jajan Pada Anak Usia Sekolah Di Sekolah Dasar Negeri Cepokomulyo 2 Kabupaten Malang, Arini Nurul Aufiya (2016) Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi Diploma III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Dr. Atti Yudiernawati, S.Kp. M.Pd. (Pendamping) Rossyana Septyasih, S.Kp. M.Pd. Kata Kunci : Anak Usia Sekolah, Jajan, Perilaku Kebiasaan jajan sangat digemari anak pada usia sekolah. Makanan jajanan yang dikonsumsi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Banyak panganan jajanan yang tidak sehat dan sangat berbahaya dijual bebas di pasaran. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku jajan siswa di SDN Cepokomulyo 2 Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif survey menggunakan teknik sampling stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan melakukan observasi secara langsung terhadap siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 36 siswa yang di teliti, Perilaku jajan responden menunjukkan bahwa lebih dari setengah 27 siswa (75%) memiliki perilaku jajan yang cukup dan sebagian kecil 5 siswa (14%) memiliki perilaku jajan yang baik serta sebagian kecil 4 siswa (11%) memiliki perilaku jajan kurang baik. Untuk merubah perilaku anak menjadi baik dibutuhkan dukungan yang kuat dari lingkungannya terutama orang tua untuk menyediakan jajanan sehat yang bisa dibawa ke sekolah ataupun pihak sekolah yang menyediakan kantin sehat dan menyeleksi jajanan yang dapat dijual di sekolah Peneliti lain diharapkan dapat meneliti lagi tentang hubungan antara perilaku jajan pada siswa terhadap prestasi yang diraih anak di sekolah.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN PERILAKU PENCEGAHAN CACINGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN TAMAN HARJO 3 SINGOSARI - MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DYAH AYU RACHMAWATI
NIM: 1301100059
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Erlina Suci Astuti, S.Kep, Ns, M.Kep, Drs MZ Rachman , SST . M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Perilaku Pencegahan Cacingan Pada Anak Usia Sekolah di SDN Taman Harjo 3 Singosari - Malang. Dyah Ayu Rachmawati (2016) Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Malang, Pembimbing (Utama) Erlina Suci Astuti, S.Kep, Ns, M.Kep, (Pendamping) Drs MZ Rachman , SST . M.Kes. Kata Kunci :Pencegahan, Cacingan, Anak Usia Sekolah Cacingan merupakan penyakit di dareh tropis yang banyak menyerang anak usia sekolah dan bisa ditularkan melalui tanah yang akhirnya akan menyebabkan infeksi di rongga usus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Gambaran Perilaku Pencegahan Cacingan Pada Anak Usia Sekolah di SDN Taman Harjo 3 Singosari - Malang. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif survey yang dilakukan dengan instrument kuesioner dan observasi. Subyek penelitian ini adalah 27 siswa kelas 5 berusia 11-13 tahun yang hadir saat pengambilan data pada tanggal 13 Februari 2016. Hasil penelitian perilaku pencegahan cacingan bahwa untuk penyuluhan dan pendidikan kesehatan 96% kurang, perilaku cuci tangan 86% baik, memakai alas kaki 63% baik, menggunakan jamban sehat 98% baik, tidak menggunakan tinja sebagai pupuk 100% baik, tidak makan sayuran mentah 67% kurang dan menjaga kebersihan pribadi 59% baik. Hal ini menunjukkan perilaku pencegahan cacingan pada siswa kelas 5 di SDN Taman Harjo 3 cukup dengan rata – rata (69,7%). Peneliti menyarankan peneliti selanjutnya untuk dilakukan penelitian pada seluruh siswa mulai dari kelas 1-6 yang akan lebih menggambarkan bagaimana perilaku pencegahan cacingan secara keseluruhan.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN PERILAKU PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA KLIEN DENGAN RIWAYAT GENETIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMPAL CELAKET KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: PUSPITA PURWA KRASTANTI
NIM: 1301100071
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Joko Pitoyo S.Kp.M.Kep, Setyo Harsoyo, SKM, M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Krastanti, Puspita Purwa (2016). Gambaran Perilaku Pencegahan Hipertensi Pada Klien Dengan Riwayat Genetik Di Wilayah Kerja Puskesmas Rampal Celaket Kota Malang. Karya Tulis Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Joko Pitoyo S.Kp.M.Kep, Pembimbing (Pendamping) Setyo Harsoyo, SKM, M.Kes Kata Kunci: Perilaku Pencegahan Hipertensi, Riwayat Genetik. Perilaku pencegahan hipertensi merupakan suatu penanganan non medis untuk klien dengan riwayat genetik hipertensi dalam mencegah/ mendeteksi diniagar tidak terjadi hipertensi dalam waktu singkat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku pencegahan hipertensi pada klien dengan riwayat genetik di wilayah kerja Puskesmas Rampal Celaket Kota Malang. Desain penelitian ini deskriptif survey dengan 30 orang sebagai responden sesuai kriteria inklusi. Pengambilan data ini dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencegahan hipertensi dalam melakukan olahraga sebagian besar (83%) responden dalam kategori kurang, mengontrol diet makanan lebih dari setengahnya (70%) responden dalam kategori kurang, kontrol rutin tekanan darah kurang dari setengahnya (47%) responden dalam kategori cukup, mengelola hidup sehat lebih dari setengahnya (67%) responden dalam kategori baik, dan melakukan manajemen stress lebih dari setengahnya (60%) responden dalam kategori cukup serta hasil perilaku pencegahan hipertensi secara keseluruhan didapatkan lebih dari setengahnya (59.6%) responden dalam kategori cukup. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah terus mengadakan program yang berkaitan dengan perilaku pencegahan hipertensi seperti penyuluhan, KIE pasien dan keluarga pasien agar memberikan dukungan dalam peningkatan perilaku pencegahan hipertensi pada klien dengan riwayat genetik. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah dapat meneliti gambaran dukungan keluarga dalam meningkatkan upaya pencegahan hipertensi pada klien dengan riwayat genetik.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN PERILAKU SOSIAL PASIEN MENARIK DIRI SETELAH DILAKUKAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI DI RUMAH SAKIT RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG (STUDI KASUS DESKRIPTIF)

Lihat Detail Karya
Penulis: AKHMAD ZACH EVANSYAH KURNIAWAN
NIM: 1301100094
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dyah Widodo, S.Kp. M.Kes, Tri Anjaswarni, S.Kp, M.Kep.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Perilaku Sosial Pasien Menarik Diri Setelah Dilakukan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS) Di Ruang Garuda Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (Studi Kasus Deskritif Observasional). Akhmad Zach Evansyah Kurniawan (2016) Karya Tulis Ilmiah, Progam Studi Diploma III, Jurusan Keperawatan Poltekkes Malang. Pembimbing (Utama) Dyah Widodo, S.Kp. M.Kes, Pembimbing (Pendamping) Tri Anjaswarni, S.Kp, M.Kep. Kata Kunci : Perilaku Sosial, Terapi Aktivitas Kelompok Sosial Perilaku Sosial adalah suatu perilaku yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah, lingkungan, dan di tempat umum yang dapat menjadi hubungan timbal balik. Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi adalah suatu terapi yang diberikan kepada suatu kelompok dengan mengajarkan kelompok untuk bersosialisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan perilaku sosialisasi sesudah dilakukan Terapi Aktivitas Kelompok Sosial pada pasien menarik diri di RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 06 – 18 Juni 2016 bertempat di RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Desain penelitian ini menggunakan Deskritif Observasional dengan menggunakan lembar TAKS dari sesi 1 sampai sesi 7 dan menggunakan lembar observasi untuk mengukur perilaku sosialisasi subjek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan perilaku sosialisasi pada 3 subjek dari sesi 1 sampai 7 yang semula tidak bisa bersosialisasi menjadi mampu bersosialisasi. Rekomendasi untuk RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang khususnya ruang Garuda diharapkan tetap memberikan TAKS bagi subjek menarik diri agar dapat bersosialisasi dengan baik.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA PRA SEKOLAH SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN AKTIVITAS BERMAIN DI TK PKK DESA TAMANKUNCARAN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FEBBI VINDAWATI TAMBUNAN
NIM: 1301100093
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Atti Yudiernawati, S. Kep, M.Pd, Erlina Suci A, S.Kep Ns, M.Kep
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Tambunan, Febbi Vindawati. 2016. Gambaran Perkembangan Sosial Anak Usia Pra Sekolah Sebelum dan Sesudah Diberikan Aktivitas Bermain di TK PKK Desa Tamankuncaran Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi Diploma III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (utama) Dr. Atti Yudiernawati, S. Kep, M.Pd, Pendamping Erlina Suci A, S.Kep Ns, M.Kep. Kata Kunci : Perkembangan Sosial, Anak Usia Pra Sekolah, Bermain. Perkembangan sosial pada anak usia pra sekolah berperan penting dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Perkembangan sosial dari setiap anak memiliki tahapan yang tidak sama, ada beberapa anak yang mengalami perlambatan bahkan mengakibatkan anak gagal mengembangkan kompetensi sosial. Untuk mengoptimalkan perkembangan sosial pada anak usia pra sekolah perlu dilakukan simulasi berupa aktivitas bermain. Terapi bermain merupakan simulasi yang tepat bagi anak usia pra sekolah. Tujuan dari studi kasus ini untuk menggambarkan perkembangan sosial anak usia pra sekolah sebelum dan sesudah diberikan aktivitas bermain di TK PKK Desa Tamankuncaran Kabupaten Malang. Metode penelitian menggunakan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari dua orang anak usia pra sekolah sesuai kriteria inklusi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara yang dilakukan tanggal 15 Februari- 23 Februari 2016 pada subjek I dan subjek II. Data disajikan dalam bentuk tabel untuk mengidentifikasi perkembangan sosial setelah diberikan aktivitas bermain. Hasil studi kasus diperoleh setelah diberikan aktivitas bermain dan diobservasi selama empat kali pada An.R dan An.F, perkembangan sosial kedua subjek mengalami peningkatan, yang ditandai dengan anak mampu mengerjakan sesuai dengan lembar observasi. Diharapkan untuk guru pendidik mampu memahami tahapan sekaligus tugas perkembangan anak usia pra sekolah dan apa saja simulasi yang dapat meningkatkan perkembangan sosial anak usia pra sekolah.
Cover KTI
2016

GAMBARAN PERKEMBANGAN WICARA DAN BAHASA PADA ANAK TODDLER SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN STIMULASI DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) CENDEKIA KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FARADILAH SATRIANDANI
NIM: 1301100048
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Atti Yudiernawati, SKP, Mpd. Drs. MZ.Rachman,SST,M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Perkembangan Wicara Dan Bahasa Pada Anak Toddler Sebelum Dan Sesudah Diberikan Stimulasi Di PAUD Cendekia Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Studi Kasus Oleh Faradilah Satriandani. NIM: 1301100048. Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama Dr. Atti Yudiernawati, SKP, Mpd. Pembimbing Pendamping Drs. MZ.Rachman,SST,M.Kes. Tiga tahun pertama kehidupan anak merupakan periode emas kehidupan. Dari beberapa sector perkembangan, perkembangan wicara dan bahasa adalah perkembangan yang sangat penting. Dalam tumbuh kembangnya ternyata tidak semua anak toddler dapat melewati tahap tugas perkembangannya, seperti gangguan perkembangan wicara dan bahasa. Dalam mengoptimalkan perkembangan wicara dan bahasa diperlukan peran serta orangtua dalam memberikan stimulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan wicara dan bahasa pada anak toddler sebelum dan sesudah diberikan stimulasi di PAUD Cendekia Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah dua responden usia 1-3 tahun yang mengalami keterlambatan wicara. Pengambilan data dilakukan dilakukan pada tanggal 30 Januari 2016 sampai 13 Februari 2016 di PAUD Cendekia dengan menggunakan lembar observasi berupa checklist KPSP yang dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada subjek 1 perkembangan wicara dan bahasa sebelum diberikan stimulasi adalah kategori kurang (28%), sesudah diberikan stimulasi hasilnya perkembangan wicara dan bahasa dalam kategori baik (86%). Sedangkan pada subjek 2 perkembangan wicara dan bahasa sebelum diberikan stimulasi adalah kategori kurang (42%) dan sesudah diberikan stimulasi hasil yang didapatkan perkembangan wicara dan bahasa adalah kategori baik (86%). Rekomendasi yang diberikan kepada keluarga khususnya ibu untuk selalu memberikan stimulasi setiap hari agar tugas perkembangan anak dapat berkembang optimal. Kata Kunci : Perkembangan Wicara Dan Bahasa, Anak Toddler, Stimulasi
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN PERSONAL HYGIENE (RAMBUT DAN KULIT) PADA ANAK USIA SEKOLAH SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN DI SDN BATURETNO 01 SINGOSARI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MAPITA FEBRI KRIS CAHYANINGTYAS
NIM: 1301100112
Program Studi: POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep. Ns, M.Kes, Isnaeni DTN, SKM, M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Personal Hygiene (Rambut dan Kulit) Pada Anak Usia Sekolah Sebelum dan Sesudah Diberikan Pendidikan Kesehatan di SDN Baturetno 01 Singosari Malang. Mapita Febri Kris Cahyaningtyas (2016). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, pembimbing (Utama) Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep. Ns, M.Kes, (Pendamping) Isnaeni DTN, SKM, M.Kes. Kata kunci : Personal hygiene, pendidikan kesehatan, dan anak usia sekolah. Personal hygiene rambut dan kulit adalah hal yang perlu diperhatikan pada anak usia sekolah karena hal ini bisa menyebabkan masalah kesehatan pada anak, biasanya anak kurang memperhatikan kebersihan rambut dan kulit apabila terus dibiarkan dalam kondisi yang tidak bersih maka anak bisa terkena gangguan pada rambut dan infeksi pada kulit. Penelitian ini dilaksanakan pada 20 Februari sampai 05 Maret 2016 bertempat di SDN Baturetno 01 Singosari Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui personal hygiene (rambut dan kulit) pada anak usia sekolah sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Desain penelitian ini adalah deskriptif menggunakan jenis survei dengan 24 anak sebagai responden. Pengambilan data menggunakan angket cheklist. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan pada personal hygiene rambut dan kulit siswa, dapat diketahui bahwa tingkat personal hygiene rambut sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan mengalami peningkatan pada tingkat hygiene dari 17% menjadi 71%. Tingkat personal hygiene kulit sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan mengalami peningkatan pada responden yang hygiene dari 42% menjadi 79%. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah meneliti tentang sikap dan perilaku anak usia sekolah terhadap hygiene pribadinya.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN PERUBAHAN MENSTRUASI PADA AKSEPTOR KONTRASEPSI SUNTIK KOMBINASI (SATU BULAN SEKALI) DI BPS WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKIS KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DHIO NANDA PRATAMA
NIM: 1301100022
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dra. Goretti Maria Sindharti, M.Kes, Tutik Herawati, S.Kp, MM
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Perubahan Menstruasi Pada Akseptor Kontrasepsi Suntik Satu Bulan Sekali di BPS Wilayah Kerja Puskesmas Pakis Kabupaten Malang. Dhio Nanda Pratama (2016). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing : (Utama) Dra. Goretti Maria Sindharti, M.Kes, (Pendamping) Tutik Herawati, S.Kp, MM Kata Kunci : Kontrasepsi Suntik, Menstruasi Kontrasepsi suntik satu bulanan ini mempunyai kerugian salah satunya gangguan menstruasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran perubahan menstruasi pada pemakai KB suntik satu bulan. Desain penelitian ini deskriptif survei dengan populasi sebanyak 300 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling, dengan sampel berjumlah 30 responden. Penelitian dilakukan dua minggu dari tanggal 2-16 Februari 2016 menggunakan instrumen kuesioner untuk mengetahui data responden mengenai gangguan menstruasi. Data penelitian dianalisis dengan analisis univariate yang menghasilkan data prosentase. Hasil penelitian menyatakan bahwa sebagian besar yaitu 57% (17 responden) mengalami amenorea, sebagian kecil 3% (1 responden) mengalami perdarahan diluar siklus, sebagian kecil 7% (2 responden) mengalami perdarahan yang banyak saat menstruasi, hampir setengahnya 37% (11 responden) mengalami siklus haid memanjang, dan sebagian kecil 3% (1 responden) mengalami siklus haid memendek. Rekomendasi penelitian yang akan datang diharapkan dapat memberikan gambaran pengaruh umur pemakai KB suntik satu bulanan terhadap gangguan menstruasi.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN POLA HIDUP SEHAT PADA PASIEN DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER di RUMAH SAKIT TENTARA Dr. SOEPRAOEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MAY ROSALINA RAHAYU
NIM: 1301100101
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Joko Pitoyo S.Kp.M.Kep, Rudi Hamarno S.Kep.Ns, M.Kep.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rahayu, May Rosalina (2016). Gambaran Pola Hidup Sehat Pada Pasien Dengan Penyakit Jantung Koroner di Rumah Sakit Tentara Dr. Soepraoen Malang. Karya Tulis Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Joko Pitoyo S.Kp.M.Kep, Pembimbing (Pendamping) Rudi Hamarno S.Kep.Ns, M.Kep. Kata Kunci: Pola Hidup Sehat, Penyakit Jantung Koroner. Pola hidup sehat merupakan salah satu penatalaksanaan non medis untuk penderita jantung koroner dalam mencegah terjadinya serangan jantung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran pola hidup sehat pada pasien dengan penyakit jantung koroner di Poli Jantung Rumah Sakit Tentara Dr. Soepraoen Malang. Desain penelitian ini deskriptif survey dengan 30 orang sebagai responden sesuai kriteria inklusi. Pengambilan data ini dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola hidup dalam mengelola stress setengahnya (50%) responden dalam kategori baik, mengontrol berat badan setengahnya (50%) responden dalam kategori baik, menghindari asap rokok sebagian besar (53%) responden dalam kategori baik, mengontrol diet sebagian besar (57%) responden dalam kategori baik, dan melakukan aktivitas fisik hampir setengahnya (47%) responden dalam kategori cukup serta hasil pola hidup sehat secara keseluruhan didapatkan sebagian besar (63%) responden dalam kategori cukup baik. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah terus mengadakan program yang berkaitan dengan pola hidup sehat seperti penyuluhan, KIE pasien dan keluarga pasien agar memberikan dukungan dalam peningkatan pola hidup sehat penderita jantung koroner. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah dapat meneliti gambaran dukungan keluarga dalam meningkatkan pola hidup sehat penderita jantung koroner.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan