Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4201–4210 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2016

GAMBARAN KADAR ASAM URAT DAN PELAKSANAAN DIET RENDAH PURIN PADA PENDERITA ASAM URAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENDAL KEREP KOTA MALANG (DESKRIPTIF SURVEY)

Lihat Detail Karya
Penulis: Eva Krisdiana
NIM: 1301100058
Program Studi: PROGRAM STUDI D-3 KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Fiashriel L, SKep Ns. M.Kes, Dr. Tri Johan A.Y, SKp.M.Kep.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Kadar Asam Urat dan Pelaksanaan Diet Rendah Purin Pada Penderita Asam Urat Di Wilayah Kerja Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang. Eva Krisdiana (2016). Karya Tulis ilmiah Deskriptif. Jurusan Keperawatan. Program studi Diploma III Keperawatan Malang. Pembimbing (Utama) Fiashriel L, SKep Ns. M.Kes, Pembimbing (Kedua) Dr. Tri Johan A.Y, SKp.M.Kep. Kata Kunci: Kadar Asam Urat, Diet Rendah Purin Peningkatan kadar asam urat dapat dipengaruhi oleh makanan tinggi purin. Diet rendah purin adalah pola makan dengan tidak mengkonsumsi makanan tinggi purin karena berkaitan dengan peningkatan kadar asam urat. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kadar asam urat dan pelaksanaan diet rendah purin pada penderita asam urat di Wilayah kerja Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang. Metode yang digunakan diskriptif survey, dengan teknik purposive sampling. Jumlah responden 30 orang. Pengambilan data dilakukan pada tangggal 8-26 Februari 2016 di wilayah kerja Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang menggunakan pengukuran kadar asam urat dan wawancara tertutup untuk pelaksanaan dietnya. Hasil penelitian menunjukkan dari 30 responden lebih dari setengah yaitu 16 orang (53,3%) kadar asam uratnya masih tinggi dan 14 orang (46,7%) kadar asam uratnya normal. Untuk pelaksanan diet rendah purin pada makanan tinggi purin yang dilarang setengah responden yaitu 15 orang (50%) cukup dan 15 orang (50%) responden baik. Untuk makanan tinggi purin yang dibatasi sebagian besar yaitu 25 orang (83,3%) cukup, 3 orang (10%) baik, dan 2 orang (6,7%) kurang. Dari hasil penelitian ini, diharapkan kebisaan responden yang masih sering mengkonsumsi makanan tinggi purin yang dilarang dan dibatasi dapat dikurangi. Perawat Puskesmas juga dapat memberikan pendidikan kesehatan dan melakukan visit home care ke rumah penderita asam urat.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN KECEMASAN PADA WANITA PREMENOPOUSE SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN RELAKSASI AUTOGENIK DI KELURAHAN SAMAAN KECAMATAN KLOJEN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: PRISMA ANNISA DEWI
NIM: 1301100096
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Imam Subekti, S.Kp, M.Kep, Sp.Kom, Dra. Gorreti Maria Sindarti, M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Kecemasan pada Wanita Premenopouse Sebelum dan Sesudah Diberikan Relaksasi Autogenik di Kelurahan Samaan Kecamatan Klojen Kota Malang. Prisma Annisa Dewi (2016). Karta Tulis Ilmiah Deskriptif Survey. Jurusan Keperawatan. Program Studi D III Keperawatan Malang. Pembimbing (Utama) Imam Subekti, S.Kp, M.Kep, Sp.Kom, Pembimbing (Pendamping) Dra. Gorreti Maria Sindarti, M.Kes. Kata Kunci: Kecemasan, Wanita Premenopouse, Relaksasi Autogenik. Sebuah riset menunjukkan bahwa perubahan fisik dan psikologi yang dialami wanita Premenopouse mengakibatkan 90% wanita mengalami kecemasan. Perubahan tersebut terjadi karena penurunan kadar hormone estrogen sehingga berpengaruh pada fisik dan psikologinya. Jika kecemasan tidak segera diatasi makan akan timbul efek lebih lanjut yang membahayakan, orang akan semakin depresi bahkan menarik diri. Kecemasan dapat diatasi dengan metodefarmakologi dan nonfarmakologi. Metode nonfarmakologi salah satunya adalah relaksasi autogenic. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kecemasan pada wanita premenopouse sebelum dan sesudah diberikan relaksasi autogenic. Metode penelitian ini adalah deskriptiv survey dengan instrument lembar kuisioner dan lembar observasi. Subjek penelitian ini adalah 31 responden yang sesuai dengan criteria inklusi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa kecemasan pada wanita Premenopouse sebelum diberikan relaksasi autogenic adalah seluruh responden dengan jumlah 31 orang (100%) mengalami kecemasan sedang dan setelah diberikan relaksasi autogenic 12 responden (39%) tidak mengalami kecemasan, 17 responden (55%) mengalami kecemasan ringan dan 2 (6%) responden mengalami kecemasan sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah relaksai autogenic dapa tmenurunkan kecemasan pada sebagian besar wanita Premenopouse. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah menggunakan instrument yang lebih lengkap seperti menambahkan wawancara untuk menggali lebih dalam penyebab kecemasan pada wanita Premenopouse.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN KEMANDIRIAN IBU PRIMIPARA TENTANMEMANDIKAN BAYI DI RUMAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAGIR KELURAHAN SIDORAHAYU

Lihat Detail Karya
Penulis: VIVID IKA FITRIANINGRUM
NIM: 1301100074
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: (1) Tutik Herawati, S.Kp, MM. (2) Erlina Suci A.,S.Kep, Ns, M.Kep.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Kemandirian Ibu Primipara Tentang Memandikan Bayi di Rumah di Wilayah Kerja Puskesmas Wagir Kelurahan Sidorahayu. Vivid Ika Fitrianingrum (2016). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Studi Kasus, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing: (1) Tutik Herawati, S.Kp, MM. (2) Erlina Suci A.,S.Kep, Ns, M.Kep. Kata Kunci: Kemandirian, Primipara, Memandikan Bayi Salah satu kemandirian ibu primipara yang perlu diperhatikan pada bayi baru lahir adalah cara memandikan bayi saat dirumah, karena jika tidak dimandikan secara benar dapat menimbulkan dampak negatif seperti hipotermi, perubahan termoregulasi dan metabolik serta kerusakan integritas kulit. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemandirian ibu primipara dalam memandikan bayi dirumah di wilayah kerja puskesmas Wagir kelurahan Sidorahayu sebanyak 2 subyek penelitian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus, pengambilan data dengan cara observatif partisipatif selama 3 hari dengan cara observasi 2 kali sehari pagi dan sore pada tanggal 24-26 Februari 2016 menggunakan instrument lembar observasi berupa SOP memandikan bayi dan wawancara. Hasil dari penelitian pada observasi subyek I menunjukkan kemandirian yang baik sedangkan subyek II menunjukkan kemandirian yang cukup. Rekomendasi bagi petugas di pelayanan agar memberikan pendidikan dan binaan kepada ibu primipara tentang cara memandikan bayi yang baik dan benar di rumah supaya ibu primipara dapat memandikan bayi secara mandiri.
Cover KTI
2016

GAMBARAN KESEIMBANGAN LANSIA SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN LATIHAN KESEIMBANGAN FISIK DI POSYANDU LANSIA SRIKANDI 2 KELURAHAN GADINGKASRI (STUDI KASUS OBSERVASIONAL)

Lihat Detail Karya
Penulis: ERVITA DINNIS PANGESTI
NIM: 1301100013
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: (1) Sugianto Hadi, SKM, MPH, (2) Isnaeni DTN, SKM, M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Keseimbangan Lansia Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Latihan Keseimbangan Fisik Di Posyandu Lansia Srikandi 2 Kelurahan Gadingkasri. Ervita Dinnis Pangesti (2016) Karya Tulis Ilmiah Deskriptive Studi Kasus Observasional, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: (1) Sugianto Hadi, SKM, MPH, (2) Isnaeni DTN, SKM, M.Kes. Kata Kunci: Keseimbangan Lansia, Latihan Keseimbangan Fisik Keseimbangan lansia adalah kemampuan lansia yang berusia 60-74 tahun dalam mempertahankan posisi tubuh tegak dan dapat menopang tubuhnya. Lansia berusia diatas 80 tahun lebih memiliki gangguan keseimbangan daripada usia 60-79 tahun dan lansia wanita yang kurang melakukan aktivitas fisik lebih memiliki gangguan keseimbangan daripada lansia pria. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keseimbangan lansia sebelum dan sesudah dilakukan latihan keseimbangan fisik di Posyandu Lansia Srikandi 2 Kelurahan Gadingkasri. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus observasional pada 2 subjek dengan memberikan intervensi berupa latihan keseimbangan fisik selama 4 minggu mulai tanggal 06 Februari 2016 – 06 Maret 2016 menggunakan instrument berupa penilaian Tinetti Balance and Gait dan wawancara mendalam terkait keseimbangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan status keseimbangan pada kedua subjek penelitian menjadi keseimbangan baik atau dengan resiko jatuh rendah. Diharapkan institusi tempat penelitian perlu mempertimbangkan adanya latihan keseimbangan fisik dalam program posyandu lansia, bagi subjek penelitian dapat melanjutkan latihan keseimbangan fisik secara teratur supaya dapat meminimalkan adanya gangguan keseimbangan, kemudian untuk peneliti selanjutnya supaya memodifikasi latihan keseimbangan fisik dengan diiringi irama atau musik untuk memperkecil kemungkinan kejenuhan pada lansia.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN KESEIMBANGAN TUBUH PADA LANSIA YANG AKTIF DI POSYANDU LANSIA RW.01 KELURAHAN SIDORAYAHU WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAGIR

Lihat Detail Karya
Penulis: SAIDATUL ARIFAH
NIM: 1301100030
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tanto Hariyanto, S.Kep., Ns., M.Biomed, Lenni Saragih, SKM,. M. Kes.
Subjek: Body Balance
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN KUALITAS DAN KUANTITAS TIDUR PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI YANG MELAKUKAN HIPNOTERAPI DI POSYANDU LANSIA TUMPANG I KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ANDRI RAHMAWATI
NIM: 1301100040
Program Studi: PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Joko Wiyono, S.Kp, M.Kep, Sp.Kom; Sugianto Hadi, SKM, MPH.
Subjek: Kualitas dan Kuantitas Tidur, Lansia, Hipertensi, Terapi Hipnoterapi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Kualitas Dan Kuantitas Tidur Pada Lansia Dengan Hipertensi Yang Melakukan Terapi Hipnoterapi Di Posyandu Tumpang I Kabupaten Malang. Andri Rahmawati (2016). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing : (Utama) Joko Wiyono, S.Kp, M.Kep, Sp.Kom (Pendamping) Sugianto Hadi, SKM, MPH. Kata Kunci: Kualitas dan Kuantitas Tidur, Lansia, Hipertensi, Terapi Hipnoterapi Lansia sering menyampaikan keluhan gangguan tidur, terutama karena hipertensi. Terapi Hipnoterapi adalah terapi relaksasi untuk mengendalikan pikiran dengan menggunakan alat bantu berupa jari yang berisi sugesti/kalimat mempengaruhi. Tujuan penelitian ini untuk mengetehui gambaran kualitas dan kuantitas tidur lansia dengan hipertensi yang melakukan terapi hipnoterapi. Desain penelitian ini adalah deskriptif studi kasus eksploratif menggunakan teknik wawancara dan observasi, dengan pendampingan terapi hipnoterapi sebanyak empat kali. Subjek penelitian ini adalah lansia dengan hipertensi yang mengalami gangguan tidur dengan jumlah dua orang. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 2 Mei-15 Mei 2016 di Posyandu Lansia Tumpang I, Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan kualitas tidur baik dan kuantitas tidur 6 jam/24 jam. Sehingga gambaran kualitas dan kuantitas tidur Tn.S dan Ny.S mengalami peningkatan dan cenderung stabil sesuai kebutuhan lansia. Rekomendasi dari penelitian ini adalah terapi hipnoterapi dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas tidur pada lansia dengan hipertensi dan untuk penelitian selanjutnya agar bisa meneliti kualitas dan kuantitas tidur pada lansia dengan penyakit degeneratif lain menggunakan terapi hipnoterapi.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN KUALITAS HIDUP PADA WANITA MENOPAUSE DI DUSUN BANJARARUM KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ASRI PUTRI NANDA PRATAMA
NIM: 1301100085
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Isnaneni DTN, SKM, M.Kes, Tutik Herawati S.Kp, MM.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Kualitas Hidup Pada Wanita Menopause di Dusun Banjararum. Asri Putri Nanda Pratama (2016). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei. Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Isnaneni DTN, SKM, M.Kes, (Pendamping) Tutik Herawati S.Kp, MM. Kata Kunci : Kualitas Hidup, Wanita Menopause. Proses penuaan merupakan fenomena yang alamiah akibat bertambahnya umur. Salah satu fenomena tersebut adalah menopause, yang akan mengakibatkan perubahan fisik dan psikologis. Perubahan tersebut tentunya akan mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas hidup wanita menopause di Dusun Banjararum. Desain penelitian ini adalah deskriptif survei. Populasi wanita menopause sebanyak 314 orang dan sampelnya yang berumur ≥55 tahun, dimana menggunakan teknik simple random sampling dan diambil 15% dari populasi yaitu 48 wanita menopause. Instrumen yang digunakan peneliti adalah modifikasi dari kuisioner baku WHO dalam bentuk WHOQOL-Bref. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 responden didapatkan sebagian besar (86%) responden dimana ≥6 tahun menopause memiliki kualitas hidup yang baik, dibandingkan ≤5 tahun menopause. Jika ditinjau dari dimensinya, dimensi fisik 96% baik, dan 4% sedang. Dimensi psikologis 92% baik dan 8% sedang. Dimensi hubungan sosial 79% baik dan 21% sedang. Dimensi lingkungan 92% baik dan 8% sedang. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah menghubungkan kualitas hidup dengan penyakit degeneratif pada lansia dengan metode survei analitik.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN LATIHAN ROM (RANGE OF MOTION) PADA KLIEN POST STROKE DENGAN KELEMAHAN OTOT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG (Deskriptif Studi Kasus)

Lihat Detail Karya
Penulis: YELLY PRASTIKA
NIM: 1301100023
Program Studi: PRODI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Iam Subekti, S.Kp, Sp.Kom, Tnto Haryanto, S.Kep, Ns., M.Biomed
Subjek: range of motion,stroke
Lihat Abstraksi
Gambaran Latihan Range Of Motion (ROM) pada Klien Post Stroke dengan Kelemahan Otot di Wilayah Kerja Puskesmas Lawang Kabupaten Malang. Yelly Prastika Rustina (2016). Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Imam Subekti, S.Kp, M.Kep, Sp.Kom, (Pendamping) Tanto Haryanto, S.Kep, Ns, M.Biomed. Stroke adalah gangguan sistem saraf yang mendadak dan disebabkan oleh gangguan peredaran darah di otak. Range Of Motion (ROM) adalah latihan yang dilakukan untuk mempertahankan atau memperbaiki tingkat kemampuan menggerakan persendian secara normal dan lengkap untuk meningkatkan massa otot dan tonus otot. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran latihan ROM pada klien post stroke dengan kelemahan otot di wilayah kerja puskesmas Lawang, Kabupaten Malang. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif studi kasus dengan metode pengumpulan data secara wawancara dan observasi. Subjek penelitian yang digunakan adalah klien post stroke dengan kelemahan otot dimana penelitian dilakukan pada tanggal 15 Februari – 12 Maret 2016. Hasilnya didapatkan bahwa latihan ROM dapat meningkatkan kekuatan otot dan menurunkan derajat kecacatan yang ditimbulkan akibat stroke. Rekomendasi penelitian yang akan datang hendaknya perlu meneliti tentang korelasi antara latihan ROM dan kekuatan otot pada klien post stroke dengan kelemahan otot. Kata Kunci : Stroke, Range Of Motion
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN MANAJEMEN OBSERVASI PEMULIHAN KESADARAN PASIEN POST OPERASI DENGAN GENERAL ANASTESIA DI RUANG POST ANESTHESIA CARE UNIT ( PACU )

Lihat Detail Karya
Penulis: CRISTOFORUS FRUMENSIUS PAY
NIM: 1501410002
Program Studi: PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Imam Subekti S.Kp.M.Kep,Sp.Kom, Roni Yuliwar S.Kep.Ns.M.Ked
Subjek: Manajemen Observasi dan Pemulihan Kesadaran
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Manajemen Observasi Pemulihan Kesadaran Pasien Post Operasi Dengan General Anastesia Di Ruang Post Anasthesia Care Unit (PACU). Cristoforus Frumensius Pay (2016) Skripsi Deskriptif Observatif, Program Studi D IV Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan Politehnik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Imam Subekti S.Kp.M.Kep,Sp.Kom Pembimbing (Pendamping) Roni Yuliwar S.Kep.Ns.M.Ked Kata kunci: Manajemen Observasi dan Pemulihan Kesadaran Peran perawat di ruangan Recovery Room (RR)/PACU sangat di perlukan dalam memberikan bantuan keperawatan dan mengontrol komplikasi serta mengevaluasi kembalinya fungsi – fungsi tubuh yang optimal. Observasi pemulihan yang bagus sangat berperan dalam pencegahan komplikasi tersebut. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif survey dengan populasinya perawat yang bekerja di ruang Recovery Room (RR)/PACU yang berjumlah 14 orang dengan metode total Sampling. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi menggunakan ceklist, dimana setiap responden di observasi 2 kali dan hasil penelitian memberikan penilaian 100% jika semua item dilakukan dan < 100% jika item tersebut tidak dilakukan semua. Dari hasil penelitian yang dilakukan sebanyak 8 responden (57%) melakukan dengan baik dan 6 reponden (43%) melakukan dengan kurang baik dalam melakukan observasi pemulihan pasien pasca operasi dengan general anastesi. Faktor yang mempengaruhi kurang baiknya manajemen observasi pemulihan keterbatasan tenaga.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

GAMBARAN MENU MAKANAN DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI ANAK USIA 10-12 TAHUN DI SD PLUS QURROTA A’YUN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ANISA MAGHFIRO LUTFI LAKSONO
NIM: 1303000089
Program Studi: D-III Gizi
Dosen Pembimbing: Dra. Sulistiastutik M.Kes
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan