Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4181–4190 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2016

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN FASILITAS KESEHATAN DALAM MENGATASI PENYAKIT SKABIES DI PONDOK PESANTREN ASY – SYADZILI (Deskriptif Survey)

Lihat Detail Karya
Penulis: CHOIRUN NISA
NIM: 1301100106
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Fiashriel Landy, S.Kep., Ns., M.Kes, Setyo Harsoyo, SKM, M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan fasilitas Kesehatan Dalam Mengatasi Scabies di Pondok Pesantren Asy – Syadzili Pakis. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Choirun Nisa (2016). Pembimbing (Utama) Fiashriel Landy, S.Kep., Ns., M.Kes, Pembimbing (Pendamping) Setyo Harsoyo, SKM, M.Kes. Kata Kunci: Pemanfaatan, Fasilitas Kesehatan, Scabies Scabies adalah penyakit menular yang ditularkan secara langsung dengan bersentuhan dan tak langsung melalui benda. Salah satu cara untuk mengatasi penyakit scabies adalah memanfaatkan fasilitas kesehatan untuk berobat. Faktor – faktor yang mempengaruhi pemanfaatan fasilitas kesehatan antara lain predisposing factor, enabling factor dan reinforcing factor. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi setiap faktor – faktor yang mempengaruhi pemanfaatan fasilitas kesehatan dalam mengatasi scabies. Metode yang digunakan adalah deskriptif survey. Responden penelitian sebanyak 24 orang dengan teknik pengambilan data menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan predisposing factor baik (100%) dengan rincian 96% pengetahuan baik, keyakinan,pemanfaatan fasilitas kesehatan baik, 79% budaya baik, Enabling factor cukup (50%) dengan rincian kurang (62%) pada prasarana, sarana baik (42%), Reinforcing factor baik 46% dengan rincian dukungan pengasuh pondok baik dan dukungan petugas kesehatan cukup. Untuk meningkatkan derajat kesehatan pada santri dan peningkatan pemanfaatan fasilitas kesehatan dalam penanganan penyakit scabies dapat dilakukan dengan pendidikan kesehatan dan peningkatan sarana dan prasarana. Melalui penelitian ini petugas kesehatan dapat melakukan pendidikan kesehatan dan menyediakan sarana dan prasarana yang menunjang dalam mengatasi scabies.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PENOLAKAN KLAIM BPJS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM AMINAH BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: LALITAMUTYA INSANI
NIM: 1304000004
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Gunawan, SKp., MMRS, dr. Endang Sri Dewi H.S., M.QIH
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Lalitamutya Insani, Faktor Penyebab Penolakan Klaim BPJS Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Aminah Blitar, Pembimbing Utama Gunawan, Pembimbing Pendamping Endang Sri Dewi H.S. JKN dilaksanakan melalui sistem asuransi yang dikelola oleh BPJS. Klaim asuransi menjadi hal penting bagi kelangsungan operasional rumah sakit. Masih terjadi penolakan klaim BPJS dalam proses engajuan klaim BPJS di RSU Aminah Blitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab penolakan tersebut. Desain penelitian menggunakan deskriptif. Populasi berkas rekam medis pada bulan Mei 2016 sebanyak 99. Sample penelitian menngunakan purposive sampling dengan meneliti 50 berkas rekam medis yang ditolak. Analisa data dengan prosentase, disajikan dalam bentuk tabel. Hasil didapatkan RSU Aminah belum mempunyai SPO pengajuan klaim tetapi menggunakan PERMENKES No 27 dan No 28, tahun 2014. Penolakan klaim disebabkan: belum lengkapnya SEP, resume medis, autentifikasi DPJP, resep dokter, pemeriksaan penunjang, laporan operasi, dan resume medis. Solusi untuk rumah sakit, sebaiknya rumah sakit harus membuat SPO pengajuan klaim, menyiapkan lembar checklist kecil dalam dokumen rekam medis bagi pasien pengguna BPJS, dan melakukan pengecekan berulang sebelum diajukannya klaim BPJS kesehatan. Kata Kunci : Faktor Penyebab Penolakan Klaim BPJS
Cover KTI
tidak tersedia
2016

FAKTOR-FAKTOR RISIKO DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT TK II DR. SOEPRAOEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FEBRILIA NUGRAHENI
NIM: 1203410033
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Etik Sulistyowati S.Gz, M.Kes, Diniyah Kholidah S.Gz
Lihat Abstraksi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor risiko yang mempengaruhi kejadian diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian kasus kontrol. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Tk II dr. Soepraoen pada bulan Agustus sampai November 2016. Sampel yang digunakan sebanyak 60 orang, terdiri dari kelompok kasus 30 orang dan kontrol 30 orang. Metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi hasil pengukuran dengan alat ukur kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan uji Chi Square test dan Odds Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang menjadi faktor risiko kejadian diabetes mellitus tipe 2 adalah obesitas sentral (p=0,03) dengan nilai OR (3,05) dan pola makan yang terdiri dari konsumsi energi (p=0,037) dengan nilai OR (3,76) dan konsumsi karbohidrat (p=0,032) dengan nilai OR (3,28) sedangkan usia, riwayat keluarga, kadar kolesterol total dan aktivitas fisik bukan merupakan faktor risiko diabetes melitus tipe 2. Kata kunci : Faktor-faktor, Risiko, Diabetes Tipe 2
Cover KTI
tidak tersedia
2016

FAKTOR-FAKTOR RISIKO KANKER PAYUDARA PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT TK II dr. SOEPRAOEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AMELIA EKA FITRIANI
NIM: 1203410015
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, S.TP, MP; Maryam Razak, S.TP, M.Si
Cover KTI
tidak tersedia
2016

FAKTOR-FAKTOR RISIKO KECELAKAAN KERJA PETUGAS DISTRIBUSI BERDASARKAN KONDISI RUANG KERJA REKAM MEDIS RUMAH SAKIT ISLAM SITI AISYAH MADIUN

Lihat Detail Karya
Penulis: MUFARROHAH FAWZYATI
NIM: 1304000013
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI
Dosen Pembimbing: Diniyah Kholidah, SST., SGz., MPH Pembimbing II: drg. Rinawati Basuki, M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Mufarrohah Fawzyati (2016) Faktor-faktor Risiko Kecelakaan Kerja Petugas Distribusi Berdasarkan Kondisi Ruang Kerja Rekam Medis di Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun. Pembimbing I: Diniyah Kholidah, SST., SGz., MPH Pembimbing II: drg. Rinawati Basuki, M.Kes Distribusi rekam medis merupakan kegiatan mengantar/ mendistribusikan dokumen rekam medis dari ruang filing ke poliklinik dan ruang perawatan rawat inap. Dalam menjalankan tugasnya, petugas distribusi kerap kali mengabaikan hal-hal disekitarnya yang dapat menimbulkan risiko dan membahayakan kesehatan, keselamatan serta hal yang tidak diinginkan yang mungkin saja terjadi saat kegiatan pendistribusian dokumen rekam medis. Seperti terpeleset, kelelahan, tersandung, terpapar radiasi, tertular penyakit, bahkan stress dan lain sebaginya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor risiko kecelakaan kerja petugas distribusi di unit rekam medis dilihat dari segi kondisi ruang kerja rekam medis Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional yang dilakukan pada 4 April 2016 sampai 15 April 2016. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa faktor risiko kecelakaan kerja petugas distribusi yang terjadi adalah; terpleset, lantai yang sedikit licin, kertas dan benda-benda kecil yang berceceran dilantai menyebabkan petugas distribusi terpleset; tersandung,model rak filing dorong dengan rel yang terdapat di ujung, tengah dan pinggir rak sering menyebabkan tersandung, hal ini dikarenakan petugas terburu-buru atau kurang memperhatikan rel rak yang terletak dibawah, sehingga terkadang petugas tersandung; Stress, kondisi stress pada petugas rekam medis disebabkan oleh banyak faktor, seperti apabila DRM sulit ditemukan atau hilang, pekerjaan yang dilakukan sejara bergiliran dalam satu waktu pelayanan; Gerah/ kepanasan dan kelelahan, banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan sekaligus, kunjungan pasien yang tinggi, kurangnya tenaga kerja, membuat petugas rekam medis kelelahan dan kepanasan. Serta ergonomi ruang kerja yang kurang baik menimbulkan kelelahan; Tertimpa dokumen rekam medis, ukuran rak filing yang besar dan tinggi sehinga untuk petugas rekam medis perempuan khususnya kesulitan untuk menggapai DRM yang berada di rak paling atas, ketika berusaha menarik, biasanya dokumen akan jatuh menimpa petugas. Kata kunci: Kecelakan kerja, petugas distribusi, ruang kerja rekam medis.
Cover KTI
2016

FAKTOR-FAKTOR YANG MELATARBELAKANGI KOLESTEROL TIDAK TERKONTROL PADA PENDERITA HIPERKOLESTEROLEMIA

Lihat Detail Karya
Penulis: RIZANATUL INDAH MAELA
NIM: 1301100062
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Budi Susatia, S.Kp, M.Kes, Dr. Tri Johan Agus Yuswanto, S.Kp, M.Kep
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Faktor-faktor yang Melatarbelakangi Kolesterol Tidak Terkontrol pada Penderita Hiperkolesterolemia. Rizanatul Indah Maela (2016). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei. Jurusan Keperawatan. Program Studi Diploma III Keperawatan Malang. Pembimbing (Utama) Budi Susatia, S.Kp, M.Kes, Pembimbing (Pendamping) Dr. Tri Johan Agus Yuswanto, S.Kp, M.Kep. Kata Kunci: Faktor-faktor yang Melatarbelakangi, Hiperkolesterolemia Kebiasaan masyarakat saat ini mengkonsumsi makanan yang mengandung makanan yang berlemak dan berminyak mengakibatkan tidak sadarnya bahwa terjadi peningkatan kadar kolesterol. Peningkatan kadar kolesterol dapat berasal dari faktor genetik, faktor makanan, faktor usia, faktor berat badan, faktor merokok serta faktor aktivitas. Tingginya kadar kolesterol (hiperkolesterolemia) dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit yang berhubungan dengan kolesterol. Semakin banyak makanan berlemak yang dikonsumsi, semakin besar peluang kadar kolesterol naik. Di wilayah kerja Puskesmas Rampal Celaket sendiri terdapat 321 penderita hiperkolesterolemia pada tahun 2015. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi kolesterol tidak terkontrol pada penderita hiperkolesterolemia. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif survey dengan dilakukan dengan instrumen kuesioner kepada responden. Subjek pada penelitian ini adalah 32 responden berdasarkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebagian besar 27 responden (84%) melatarbelakangi kolesterol tidak terkontrol oleh faktor makanan, sebagian besar 28 orang responden (88%), dan sebagian besar 27 responden (84%) melatarbelakangi kolesterol tidak terkontrol oleh faktor aktivitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar responden yang melatarbelakangi kolesterol tidak terkontrol pada pederita hiperkolesterolemia berasal dari faktor makanan, usia, dan aktivitas. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu menggunakan intrumen yang lebih lengkap yakni melakukan pemeriksaan kadar kolesterol ulang kepada seluruh responden.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENUHI KECUKUPAN KEBUTUHAN NUTRISI PADA BAYI DENGAN RIWAYAT BBLR DI RUMAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO (STUDI KASUS DESKRIPTIF OBSERVATIF)

Lihat Detail Karya
Penulis: EKA LESTARI HIDAYAT
NIM: 1301100114
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Atti Yudiernawati, S. Kep, M.Pd, Erlina Suci A, S.Kep Ns, M.Kep
Subjek: Faktor-Faktor, Kebutuhan Nutrisi Pada BBLR, Manajemen Laktasi.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hidayat, Eka Lestari. 2016. Faktor-Faktor Yang Memenuhi Kecukupan Kebutuhan Nutrisi Pada Bayi Dengan BBLR Di Rumah Di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus Deskriptif Observatif, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Erlina Suci A, S.Kep, Ns, M.Kep, (Pendamping) Dr. Atti Yudiernawati, S.Kp, M.Pd. Kata Kunci : Faktor-Faktor, Kebutuhan Nutrisi Pada BBLR, Manajemen Laktasi. Nutrisi sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang bayi terutama tumbuh kembang pada bayi BBLR yang memerlukan nutrisi lebih. Faktor-faktor yang memenuhi kecukupan kebutuhan nutrisi pada BBLR di rumah merupakan hal yang sangat penting dalam memenuhi tumbuh kembang bayi yang berat badannya di bawah 2500 gram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk mengetahui faktor-faktor yang memenuhi kecukupan kebutuhan nutrisi pada BBLR di Rumah yang meliputi faktor manajemen laktasi dan kemampuan hisapan bayi. Metode penelitian ini yaitu studi kasus dengan responden ibu yang mempunyai bayi dengan berat badan lahir di bawah 2500 gram. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pada responden 1 dalam manajemen laktasi ibu yang meliputi posisi ibu menyusui sudah baik, dalam teknik menyusui ibu yaitu ibu tidak melakukan langkah awal dan langkah terakhir menyusui. Sedangkan dalam frekuensi ibu menyusui kurang lebih 8 sampai 10 menit dan dilakukan lebih dari 8 kali perhari. Dan kemampuan hisapan bayi sudah cukup baik. Sedangkan pada responden 2 dalam manajemen laktasi ibu yang meliputi posisi ibu menyusui sudah baik, dalam teknik menyusui ibu yaitu ibu tidak melakukan langkah awal menyusui. Sedangkan dalam frekuensi ibu menyusui kurang lebih 8 sampai 15 menit dan dilakukan lebih dari 8 kali perhari dan kemampuan hisapan bayi sudah baik. Saran yang diberikan adalah bagi peneliti selanjutnya adalah untuk lebih menggembangkan penelitian terutama di dalam memberikan motivasi keluarga kepada ibu yang menyusui bayinya.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN IBU KE POSYANDU BALITA DUSUN GONDANG DESA TULUNGREJO KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU

Lihat Detail Karya
Penulis: ANASTASIA INTAN PRADANA
NIM: 1301100056
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: (1) Joko Pitoyo,Skp. M.Kep, (2) Sri Mudayatiningsih. Skp. M.Kes.
Subjek: Kunjungan,Posyandu balita, Ibu
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Ibu Ke Posyandu Balita Dusun Gondang Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji. Anastasia Intan Pradana (2016) Karya Tulis Ilmiah Deskriptive Survei, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: (1) Joko Pitoyo,Skp. M.Kep, (2) Sri Mudayatiningsih. Skp. M.Kes. Kata Kunci : Kunjungan,Posyandu balita, Ibu Peningkatan kemampuan masyarakat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan salah satunya dengan promosi kesehatan melalui posyandu. Posyandu merupakan salah satu pelayanan kesehatan di desa untuk memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan tujuan posyandu adalah memantau peningkatan status gizi masyarakat terutama bagi anak balita dan ibu hamil. Desain penelitian ini mengunakan adalah deskriptif survei dengan populasi sebanyak 47 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik jenuh sampling dengan sampel berjumlah 40 responden. Penelitian dilakukan tanggal 6 dan 8 Februari 2016 menggunakan instrument berupa lembar kuesioner digunakan untuk mengetahui data dari responden mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan ibu ke posyandu balita. Lokasi penelitian di Dusun Gondang Desa Tulungrejo Kota Batu. Data penelitian dianalisis mengunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian faktor presdiposisi meliputi faktor pengetahuan baik mengenai posyandu sebesar 24 orang sebagian besar (60%), faktor pendidikan tingkat SMA sebesar 10 orang sebagian besar (25%) dan faktor pekerjaan ibu petani sebesar 15 orang sebagian besar (63%). Faktor pendukung meliputi faktor jarak sebesar 28 orang (70%) sangat mempengaruhi fasilitas cukup sebesar 20 orang (50%), faktor peran kader sangat berpengaruh sebesar 28 orang (70%) dan faktor tenaga kesehatan 35 orang (87,5%) petugas kesehatan selalu mengikuti kegiatan kesehatan. Faktor penguat meliputi dukungan keluarga sebesar 19 orang (47,5%) kurang mendapat dukungan dari keluarga. Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan ibu ke posyandu balita dengan memberikan variasi kegiatan seperti permainan, perlombaan dan meningkatkan sumber informasi yang diberikan kader posyandu untuk meningkatkan pelayanan posyandu balita.
Cover KTI
tidak tersedia
2016

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI KURANG PADA TODDLER DI DESA JEDONG KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG ( STUDI KASUS )

Lihat Detail Karya
Penulis: DINI PUTRI WIDIASIH
NIM: 1301100066
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi Wahyuni, S. Kep Ns. M. Kes., Erlina Suci Astuti S. Kep Ns. M. Kep
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Widiasih, Dini Putri. 2016. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi Kurang Pada Toddler Di Desa Jedong Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi Diploma III Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing ( Utama ) Tavip Dwi Wahyuni, S. Kep Ns. M. Kes., Pendamping Erlina Suci Astuti S. Kep Ns. M. Kep. Gizi sangat diperlukan untuk tumbuh kembang anak. Pada anak dengan gizi kurang maka tumbuh kembang anak juga akan terganggu, terutama pada massa toddler. Usia toddler termasuk massa golden period pada tumbuh kembang anak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan informasi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi kurang pada usia toddler. Desain penelitian studi kasus, dengan dilakukan wawancara dan mengukur BB, TB terhadap 2 responden. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan, responden 1 mengalami status gizi kurang dengan faktor yang mempengaruhi adalah riwayat penyakit thypoid, tingkat pendidikan ibu tamat sekolah dasar, kurangnya pengetahuan tentang status gizi, tingkat pendapatan yang rendah, ada 6 anggota keluarga. Sedangkan responden 2 mengalami status gizi kurang dengan faktor yang mempengaruhi adalah riwayat penyakit radang paru-paru, tingkat pendidikan ibu yang rendah , kurangnya pengetahuan tentang status gizi, tingkat pendapatan yang rendah, ada 4 anggota keluarga. Dari kedua responden didapatkan kesimpulan bahwa faktor yang mempengaruhi status gizi kurang adalah penyakit yang dialami anak, tingkat pendidikan ibu yang rendah, kurangnya pengetahuan tentang status gizi, tingkat pendapatan yang rendah, dan banyaknya jumlah anggota keluarga. Saran bagi penelitian yang akan datang diharapkan meneliti lebih jauh tentang peran dan pengetahuan ibu untuk meningkatkan status gizi anak usia todder di Puskesmas Wagir Kata Kunci : Status gizi kurang, Anak Usia Toddler
Cover KTI
tidak tersedia
2016

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STUNTING PADA BALITA DI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SIFTI RIZKY PUSPITASARI
NIM: 1203410024
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV
Dosen Pembimbing: Ibnu Fajar dan Sugeng Iwan Setyobudi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi, ditunjukkan dengan nilai z-score TB/U <-2SD. Faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting antara lain status sosial ekonomi keluarga, asupan makanan, penyakit infeksi, lama pemberian ASI, tinggi badan orang tua dan berat dan panjang badan lahir dan faktor ini berbeda-beda karena tiap daerah mempunyai karakteristik yang berbeda, sehingga studi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi stunting di Kota Malang diperlukan. Metode: Penelitian ini adalah penelitian survei analitik Case Control dengan pendekatan retrospective pada balita pada bulan Juli – Oktober 2015. Teknik sampling dilakukan dengan Cluster Random Sampling, 33 sampel pada tiap kelompok. Stunting dikategorikan berdasarkan nilai z-score TB/U. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengukuran tinggi badan. Analisis bivariat menggunakan Chi-Square dengan melihat Odds Ratio (OR) dan multivariat dengan regresi logistik ganda. Hasil: Hasil studi menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi stunting adalah frekuensi sakit, tinggi badan ayah, tinggi badan ibu, berat badan lahir dan berat badan lahir. Tinggi badan Ibu adalah faktor yang paling mempengaruhi stunting di Kota Malang. Peluang terjadinya stunting jika anak mempunyai berat badan lahir rendah, ayah pendek dan ibu pendek adalah sebesar 99,4%. Kesimpulan: Tinggi badan ibu adalah faktor yang paling mempengaruhi stunting pada balita di Kota Malang. Balita dengan ibu yang pendek akan berisiko stunting 20,2 kali dibandingkan balita dengan ibu yang normal. Kata Kunci: Stunting, Balita, Faktor Yang Mempengaruhi
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan