Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4091–4100 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2017

PERAN KELUARGA DALAM MENCEGAH KEKAMBUHAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA PASCA HOSPITALISASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMPAL CELAKET KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MARHAMAH
NIM: 1401100052
Program Studi: DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Susi Milwati, S.Kp, M.Pd., Eka Wulandari, S.Pd., M.Pd.
Subjek: Peran Keluarga, Skizofrenia, Kekambuhan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Peran Keluarga Dalam Mencegah Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia Pasca Hospitalisasi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rampal Celaket Kota Malang (Studi Kasus Obsevatif). Marhamah (2017). Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus Observatif, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Dr. Susi Milwati, S.Kp, M.Pd., (Pendamping) Eka Wulandari, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Peran Keluarga, Skizofrenia, Kekambuhan Skizofrenia adalah gangguan jiwa berat dimana penderita jiwanya akan pecah belah sehingga menyebabkan penderita mengalami disorientasi dan gangguan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Peran keluarga adalah perilaku yang terorganisir dan setiap individu memiliki keterbatasan dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran keluarga dalam mencegah kekambuhan pada pasien skizofrenia pasca hospitalisasi di wilayah kerja Puskesma Rampal Celaket Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus observatif. Peneliti melakukan pengambilan data dengan wawancara dan observasi. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 Maret 2017 sampai 18 April 2017. Jumlah subjek penelitian ada dua keluarga. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian peran keluarga dalam perawatan, peran keluarga dalam pemberian obat dan peran keluarga dalam mencegah kekambuhan adalah keluarga telah melaksanakan peran keluarga dalam mencegah kekambuhan pada pasien skizofrenia pasca hospitalisasi namun ada perbedaan kemampuan dalam perawatan dan pemberian obat. Subyek 1 mampu dalam pemberian obat dan subyek 2 mampu dalam perawatan. Namun peran keluarga dalam mencegah kekambuhan harus lebih di tingkatkan lagi oleh kedua subjek.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PERAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN KONTROL LANSIA P HIPERTENSI SEBELUM DAN SESUDAH DIBERI HEALTH EDUCATION (PENYULUHAN) DI PUSKESMAS MOJOLANGU

Lihat Detail Karya
Penulis: NOVAN HARIYANTO
NIM: 1401100069
Program Studi: DIPLOMA III KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Joko Wiyono, S.Kp, M.Kep,Sp.Kom., Sugianto Hadi. S.KM, M.PH.
Subjek: Peran Keluarga, Kontrol, Lansia Hipertensi, Penyuluhan
Lihat Abstraksi
Peran Keluarga Terhadap Kepatuhan Kontrol Lansia Hipertensi Sebelum Dan Sesudah Diberikan Health Education (Penyuluhan) Di Puskesmas Mojolangu. Novan Hariyanto (2017) Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Studi Kasus. Program Studi Diploma III Keperawatan Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (1) Joko Wiyono, S.Kp, M.Kep,Sp.Kom., (2) Sugianto Hadi. S.KM, M.PH. Di Indonesia masih banyak masalah kesehatan pada lansia seperti hipertensi. Peran keluarga merupakan salah satu faktor penting dalam proses kepatuhan kontrol lansia hipertensi. Ketiga peran yang mendukung kepatuhan kontrol: Peran Pendorong, Peran Perawat keluarga dan Peran Penghubung. Pemberian helath education (penyuluhan) tentang dampak hipertensi dapat memotivasi dan membuat keluarga berperan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menjalankan peran keluarga sebagai peran pendorong, peran perawat keluarga dan peran penghubung sehingga lansia hipertensi dapat rutin kontrol ke Puskesmas minimal satu kali dalam sebulan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, dengan mengambil 2 subjek penelitian. Hasil penelitian ini diketahui bahwa sebelum diberikan penyuluhan peran keluarga pada subjek 1 sebenarnya sudah baik terhadap lansia hipertensi dan untuk subjek 2 sebelum dilakukan penyuluhan untuk peran keluarga sebagai peran pendorong, peran perawat kdan peran penghubung masih kurang baik.setelah diberikan penyuluhan subjek keluarga 1 dan 2 sudah memiliki peran yang baik terhadap kepatuhan kontrol lansia hipertensi yaitu mampu mendorong, memotivasi, mengikuti atau melaksanakan anjuran dari tenaga kesehatan dan keluarga mengantarkan serta mendampingi lansia ke Puskesmas ketika kontrol. Pemberian helath education (penyuluhan) dampak hipertensi dapat meningkatkan motivasi dalam keluarga terhadap kepatuhan kontrol lansia hipertensi di Puskesmas Mojolangu. Kata Kunci: Peran Keluarga, Kontrol, Lansia Hipertensi, Penyuluhan
Cover KTI
2017

PERAN KELUARGA TERHADAP PEMENUHAN ADL LANSIA DENGAN DEMENSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGKANDANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ALYN VILQI RUHANA
NIM: 1401100037
Program Studi: D III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Isnaeni DTN, SKM.,M.Kes, Lenni Saragih, SKM., M.Kes
Subjek: Peran, Keluarga, Lansia, Demensia, ADL.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Alyn Vilqi Ruhana (2017) “Peran keluarga terhadap pemenuhan ADL lansia dengan demensia di wilayah kerja Puskesmas Kedungkandang”. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Isnaeni DTN, SKM.,M.Kes, (Pendamping) Lenni Saragih, SKM., M.Kes Memasuki masa tua dan semakin bertambah usia menyebabkan perubahan pada seseorang, yaitu penurunan fisik dan perubahan kognitif. Setelah kemampuan kognitif turun yang kemungkinan terjadi antara lain perubahan emosi dan demensia. Demensia menyebabkan perubahan pada pola perilaku dan pola aktivitas, pola perilaku dan aktivitas yang berubah dapat merubah pola Activity Daily Living (ADL) seseorang juga berubah.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peran keluarga dalam pemenuhan ADL lansia dengan demensia. Penelitian ini termasuk jenis deskripsi studi kasus dengan 2 subyek penelitian yang dilakukan pada bulan Juli 2017, menggunakan metode observasi dan wawancara dalam pengambilan data dengan instrumen yang telah disediakan sebelumnya. Data disajikan dalam bentuk table dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek keluarga Ny. Sr berperan dalam pemenuhan ADL lansia, begitupun dengan subyek keluarga Ny.Rm. Karena peran keluarga sangat dibutuhkan dalam hal ini, diharapkan keluarga lebih mendukung dan membantu mencukupi kebutuhan lansia, sehingga lansia merasa nyaman menjalani masa tua, dan memiliki kualitas hidup yang baik. Kata Kunci :Peran, Keluarga, Lansia, Demensia, ADL.
Cover KTI
2017

PERAN ORANG TUA PADA PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK PRA SEKOLAH DI TK ISLAM KARANGSONO KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ENDAH AYU PUSPITASARI
NIM: 1401100014
Program Studi: KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Rossyana Septyasih, S.Kp., M.Pd, Wahyuningsri, S.Pd., M.Kes.
Subjek: Peran Orang Tua, Perkembangan Sosial, Anak Usia Pra Sekolah
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Endah Ayu Puspitasari (2017). Peran Orang Tua Pada Perkembangan Sosial Anak Pra Sekolah Di TK Islam Karangsono Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Rossyana Septyasih, S.Kp., M.Pd, (Pendamping) Wahyuningsri, S.Pd., M.Kes. Perkembangan sosial adalah proses belajar untuk menyesuaikan diri terhadap norma, moral, dan tradisi, meleburkan diri menjadi suatu kesatuan yang saling berkomunikasi dan bekerjasama. Anak usia pra sekolah mengalami masalah gangguan perkembangan sosial, seperti anak kurang ceria, kurang percaya diri, takut dan kurang kreatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orangtua pada perkembangan sosial anak pra sekolah di TK Islam Karangsono Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Penelitian ini adalah deskriptif studi kasus dengan 2 subyek peneltian dan dilakukan pada tanggal 17-24 April 2017. Alat pengumpulan data dalam peneitian ini adalah kuesioner dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan perang ibu dari An. A dan An. K sama-sama kurang, sedangkan perkembangan sosial An. A kategori cukup dan An. K dalam kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan bahwa penelitian yang akan datang meneliti tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan sosial anak. Kata Kunci: Peran Orang Tua, Perkembangan Sosial, Anak Usia Pra Sekolah
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PERANCANGAN ELEKTRONISASI SISTEM PELAPORAN SURVEILANS EPIDEMIOLOGI BERDASARKAN LAPORAN W2 DI PUSKESMAS ARJUNO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ADISTI RISKA SAFFIRA
NIM: 1404000005
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S., M.QIH, Bernadus Rudy Sunindya, MPH
Subjek: elektronisasi, sistem pelaporan, laporan W2, response time
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Adisti Riska Saffira, 2017. “Perancangan Elektronisasi Sistem Pelaporan Surveilans Epidemiologi Berdasarkan Laporan W2 di Puskesmas Arjuno Kota Malang” DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (Dibawah bimbingan Bernadus Rudy Sunindya, MPH). Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Arjuno bahwa Sistem Pencatatan dan Pelaporan pada laporan wabah (W2) yang dilakukan petugas masih dilakukan secara manual yang menjadi suatu hambatan dalam melakukan suatu pekerjaan, khususnya dalam hal keefisiensian melakukan pelaporan secara internal dan kepada Dinas terkait. Dalam hal ini, perlu suatu adanya program secara elektronik yang dapat membantu dan memberikan dampak positif kepada petugas terkait keefisiensian dalam mengerjakan suatu pekerjaan petugas. Penelitian ini menggunakan observasi langsung dan perhitungan terhadap response time entri data laporan secara manual (sebelum) dan entri data secara elektronik (sesudah). Rata-rata response time entri data secara manual sebelum dilakukan elektronisasi adalah 89.39 detik atau 1,49 menit. Sedangkan rata-rata response time entri data secara sesudah diadakan elektronisasi adalah 30.83 detik atau 0,5 menit. Terdapat perbedaan yang signifikan setelah dilakukan perhitungan dengan uji paired t test antara response time entri data secara manual dan response time entri data secara elektronik. Disimpulkan bahwa dari perhitungan jumlah dan rata-rata data tersebut, waktu entri data laporan W2 sesudah dilakukan elektronisasi lebih cepat dan lebih efisien dari waktu entri data laporan W2 yang dilakukan secara manual. Kata Kunci : elektronisasi, sistem pelaporan, laporan W2, response time
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PERANCANGAN FORMULIR ASUHAN KEPERAWATAN RAWAT INAP DI PUSKESMAS KENDALKEREP KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: WINIE AYU DEA
NIM: 1404000059
Program Studi: DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Diniyah Kholidah,S.ST,S.Gz.,MPH
Subjek: Desain Formulir Asuhan Keperawatan Puskesmas
Lihat Abstraksi
Winie Ayu Dea, 2017. “Perancangan Formulir Asuhan Keperawatan Rawat Inap di Puskesmas Kendalkerep Kota Malang”. DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Dibimbing oleh Diniyah Kholidah,S.ST,S.Gz.,MPH Dalam memberikan pelayanan, perawat mengalami hambatan pada saat pengisian Formulir Asuhan Keperawatan, hambatan yang dialami diantaranya adalah belum terdapat halaman formulir dan nomor rekam medis pasien, tidak adanya instruksi check box pengisian pada body formulir saat mengisi formulir, tidak adanya kolom yang menjelaskan tentang keadaan pasien masuk, tidak ada keadaan pasien saat keluar dan saran atau nasihat untuk pasien saat keluar, tidak terdapat tanda tangan dan nama terang perawat yang bertanggung jawab menangani pasien yang mana hal ini seharusnya penting untuk dicantumkan pada formulir asuhan keperawatan di bagian rawat inap Puskesmas Kendalkerep Kecamatan Blimbing Kota Malang serta menambahkan item-item atau memperbaiki sistem rancangan formulir asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis apakah semua pelayanan sudah ada dan terisi lengkap pada formulir asuhan keperawatan rawat inap di Puskesmas Kendalkerep. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini adalah Formulir Asuhan Keperawatan Rawat Inap di Puskesmas Kendalkerep Kota Malang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi berupa checklist. Cara pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan menggunakan lembar checklist. Cara analisa data adalah deskriptif yaitu melihat objek penelitian berdasarkan keadaan nyata yang diamati. Berdasarkan dari hasil penelitian pada Formulir Asuhan Keperawatan dilihat dari aspek fisik yaitu bahan yang digunakan adalah kertas HVS A4 70 gram, bentuk persegi panjang, ukuran panjang 29,5 cm dan lebar 21,5 cm, warna kertas putih dengan tinta hitam. Aspek anatomik yaitu heading meliputi judul formulir terletak pada tengah atas, tidak terdapat identitas puskesmas, tidak terdapat nomor revisi. Tidak terdapat instruction cara pengisian. Bagian body adalah margin yang digunakan yaitu margin kiri 1,8 cm, margin atas 2 cm, margin kanan 1,8 cm, margin bawah 3,5 cm. Pada aspek isi kelengkapan butir data terdiri dari data identitas pasien dan data medis pasien. Digunakan terminologi pada formulir. Dari hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa dari aspek fisik yaitu bahan yang digunakan tidak perlu diganti karena tidak diabadikan, warna kertas putih dengan tinta hitam. Aspek anatomik yaitu heading letak judul di bagian tengah atas dan ukuran font lebih besar dan jelas agar mudah dibaca oleh petugas, identitas formulir diletakkan kanan atas agar petugas lebih cepat mengenali formulir, ditambahkannya instruction. Bagian body perlu penambahan garis miring pada kolom tanggal, menambahkan garis bantu dan pada bagian close perlu adanya tanggal pengisian dan tanda tangan, nama terang perawat. Aspek isi perlu ditambahkan butir data keadaan pasien saat masuk, keluar, saran atau nasihat untuk pasien saat keluar. Kata kunci : Desain Formulir Asuhan Keperawatan Puskesmas
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PERANCANGAN FORMULIR REKAM MEDIS DAN PEMBERIAN EDUKASI TERKAIT PENINGKATAN KELENGKAPAN PENGISIANNYA DI DRG. INDRA SURJONO DAN DRG. APRIS DIAN ANGGRAINI

Lihat Detail Karya
Penulis: MASLAKHATUL UMMAH
NIM: 1404000017
Program Studi: DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Achmad Zani Pitoyo, M.Kes, MMRS
Subjek: Kelengkapan pengisian formulir, perancangan formulir, rekam medis gigi
Lihat Abstraksi
Maslakhatul Ummah, 2017. Perancangan Formulir Rekam Medis dan Pemberian Edukasi Terkait Peningkatan Kelengkapan Pengisiannya di drg. Indra Surjono dan drg. Apris Dian Anggraini. Dibimbing oleh Achmad Zani Pitoyo, M.Kes, MMRS. Setiap dokter atau dokter gigi dalam menjalankan praktik kedokteran wajib membuat rekam medis. Pada studi pendahuluan pada kedua tempat praktik tersebut diketahui belum menggunakan formulir rekam medis sesuai Standar Nasional Rekam Medik Kedokteran Gigi, maka peneliti ingin membuat rancangan formulir rekam medis dan menerapkannya dengan cara memberikan intervensi berupa edukasi kepada salah satu tempat praktik. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan kelengkapan dan tingkat keterisian pengisian formulir rekam medis dengan ada atau tidaknya pemberian edukasi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan pendekatan quasi experimental design, dengan model posttest-only equivalent-group design. Cara pengumpulan data menggunakan check list kemudian diolah dengan menggunakan SPSS. Hasil analisa uji T-Test Independent menunjukkan bahwa dari keempat kriteria dalam metode analisis kuantitatif menunjukkan rata-rata tingkat keterisian formulir rekam medis ditempat praktik drg. Apris Dian Anggraini (diberi edukasi) lebih tinggi dibandingkan ditempat praktik drg. Indra Surjono (tidak diberi edukasi). Secara analitik statistik terbukti adanya hasil yang bermakna, untuk butir identitas sosial pasien (p=0,000 < 0,05), butir bukti rekaman (p=0,000 < 0,05), butir keabsahan rekaman (p=0,000 < 0,05), sedangkan butir tata cara mencatat (p=0,015 < 0,05). Sehingga hipotesis yang digunakan adalah ada perbedaan nilai rata-rata pengisian item-item formulir rekam medis dengan ada atau tidaknya pemberian edukasi ditempat praktik drg. Indra Surjono dan drg. Apris Dian Anggraini. Jadi kesimpulan dalam penelitian ini bahwa edukasi dapat memberikan pengaruh terhadap pengisian formulir rekam medis. Diharapkan formulir rekam medis rancangan baru bisa diimplementasikan pada kedua tempat praktik sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan. Kata Kunci : Kelengkapan pengisian formulir, perancangan formulir, rekam medis gigi
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PERANCANGAN OTOMATISASI SENSUS HARIAN TERINTEGRASI GRAFIK BARBER JOHNSON DI RSIA PURI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NIKITA NASTITI FADILA
NIM: 1404000008
Program Studi: DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Achmad Zani Pitoyo M. Kes, MMRS
Subjek: Sensus harian, Grafik Barber Johnson, Waterfall
Lihat Abstraksi
Nikita Nastiti Fadila. “Perancangan Otomatisasi Sensus Harian Terintegrasi Grafik Barber Johnson di RSIA Puri Malang”. Pembimbing Achmad Zani Pitoyo M. Kes, MMRS. Sistem rekapitulasi sensus harian di RSIA Puri Malang dilakukan secara manual. Permasalahan yang sering terjadi yaitu keterlambatan pembuatan laporan bulanan, ketidakvalidan data, serta penambahan beban kerja petugas rekam medis di RSIA Puri Malang. Oleh karena itu diperlukan aplikasi otomatisasi sensus harian terintegrasi Grafik Barber Johnson untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah waterfall. Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu aplikasi otomatisasi sensus harian terintegrasi Grafik Barber Johnson. Sensus harian di RSIA Puri Malang dilakukan oleh perawat pada lembar sensus secara manual dan direkapitulasi oleh petugas rekam medis dengan Microsoft Excel. Hasil rekapitulasi menjadi laporan bulanan diolah sebagai indikator penilaian pelayanan kesehatan dan Grafik Barber Johnson. Perancangan sistem dengan MySQL sebagai database , Dreamweaver sebagai desain aplikasi, dan XAMPP sebagai server. Menu yang dirancang ada 3 yaitu menu awal untuk input data, menu rekapitulasi untuk menampilkan hasil rekapitulasi, dan menu grafik untuk menampilkan grafik barber johnson. Kesimpulan dari penelitian ini aplikasi yang dibuat memiliki manfaat bagi pelaporan sensus harian di RSIA Puri Malang. Kata kunci : Sensus harian, Grafik Barber Johnson, Waterfall
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PUSKESMAS PENGELOLAAN PELAPORAN KODE A09 (DIARE) DI PUSKESMAS KEDUNGKANDANG MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AFRIZAL NANDA PRATAMA
NIM: 1404000056
Program Studi: D III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: drg. Rinawati Basuki, M.Kes
Subjek: Sistem, Pengelolaan, Pelaporan, Kode A09
Lihat Abstraksi
Afrizal Nanda Pratama, 2017. “Perancangan Sistem Informasi Puskesmas Pengelolaan Pelaporan Kode A09 (Diare) Di Puskesmas Kedungkandang Malang” D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. (Drg. Rinawati Basuki, M.Kes) Tenaga kesehatan memegang peran penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Beberapa permasalahan yang sering terjadi adalah pencatatan rekam medik masih dilakukan secara manual, sehingga terjadi human error, terjadi kesulitan dalam pencarian data pasien, proses pencatatan laporan penyakit belum berorientasi masalah (Problem Oriented Record / POR). Dengan adanya sistem informasi (komputerisasi) diharapkan pencatatan pelaporan dapat dipermudah dengan dilakukan proses pencarian dan pemilahan data pasien yang berkunjung ke puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan sistem terkait SIMPUS pelaporan di Puskesmas Kedungkandang Malang. Subjek penelitian ini adalah pelaporan bulanan pasien A09 (Diare) di Puskesmas Kedungkandang. Instrumen penelitian menggunakan perangkat lunak berupa MySQL, Xampp, dan Browser serta perangkat keras yang berupa Personal Computer. Jumlah sampel penelitian ini adalah data pasien dengan diagnosis A09 (Diare) dalam periode satu bulan. Rancangan penelitian ini menggunakan metode Research and Development, yaitu merupakan strategi penelitian untuk dapat menghasilkan produk tertentu bersifat analisis kebutuhan dan untuk menguji keefektifan produk tersebut supaya dapat berfungsi di masyarakat luas. Perancangan sistem dengan MySQL sebagai database dan Dreamweaver sebagai desain aplikasi. Pengujian aplikasi menggunakan metode Blackbox Testing. Berdasarkan hasil pengujian Blackbox dapat ditarik kesimpulan bahwa perangkat lunak dapat mengetahui fungsi – fungsi yang tidak benar atau hilang. Secara fungsionalitas dapat mengeluarkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan dan sistem dapat berjalan dengan baik. Kata Kunci : Sistem, Pengelolaan, Pelaporan, Kode A09
Cover KTI
2017

PERAWATAN IBU POST PARTUM METODE BONDING ATTACHMENT TERHADAP PROSES INVOLUSI DI WILAYAH PUSKESMAS GRIBIG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CHAMIDA MASRUROH
NIM: 1401100053
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dra. Goretti Maria Sindarti, M.Kes, Srimudayatiningsih, S.Kp,M.Kes.
Subjek: Ibu Postpartum, Bonding Attachment, Proses Involusi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Chamida Masruroh (2017). Perawatan Ibu Post Partum Metode Bonding Attachment Terhadap Proses Involusi di Wilayah Puskesmas Gribig Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi D III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Dra. Goretti Maria Sindarti, M.Kes, (Pendamping) Srimudayatiningsih, S.Kp,M.Kes. Masa nifas (puerperium) dimulai sejak dua jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan enam minggu (42 hari) setelah melahirkan. Beberapa perubahan terjadi secara fisiologis, salah satunya adalah adanya perubahan pada sistem reproduksi, yaitu proses involusi. Proses involusi uterus sangat penting untuk membantu menghentikan perdarahan. Akibat dari perdarahan sebanyak 28% bisa menyebabkan kematian ibu setelah melahirkan. Untuk mencegah terjadinya perdarahan postpartum salah satunya dengan menggunakan bonding attachment. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perawatan ibu postpartum dengan metode bonding attachment terhadap proses involusi. Metodelogi penelitian menggunakan deskriptif studi kasus dengan dua subyek penelitian. Dilakukan wawancara dan observasi menggunakan instrument berupa lembar checklist. Penelitian dilakukan selama satu bulan dari tanggal 10 Juni sampai 10 Juli 2017. Pengolahan data menggunakan kuantitatif. Data disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian studi kasus diperoleh data bahwa subyek 1 (Ny. E) dan subyek 2 (Ny. D) proses involusi dalam kondisi normal ditandai dengan tinggi fundus uteri turun satu sampai dua sentimeter sampai pada hari ke-10 sudah tidak teraba. Kesimpulan proses involusi kedua subyek dalam keadaan normal, tinggi fundus uteri tidak teraba pada hari ke10. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah dengan memperhatikan tentang factor-faktor yang memengaruhi proses involusi. Kata Kunci: Ibu Postpartum, Bonding Attachment, Proses Involusi
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan