Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4041–4050 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP WAKTU PULIH SADAR PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM DI RECOVERY ROOM RUMAH SAKIT LAVALETTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CANDRA DERMAWAN
NIM: 1601410032
Program Studi: PROGRAM STUDI D-IV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep. Ns, M.Kes. Rossyana Septyasih, S.Kp, M.Pd.
Subjek: Waktu pulih sadar, Mobilisasi Dini, dan Pasien Post Operasi dengan Anestesi Umum
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Candra Dermawan (2017), Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Waktu Pulih Sadar Pada Pasien Post Operasi dengan Anestesi Umum di Recovery Room Unit Rumah Sakit Lavalette Malang. Skripsi, Program Studi D-IV Keperawatan Minat Perioperatif, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep. Ns, M.Kes. Pembimbing (Pendamping) Rossyana Septyasih, S.Kp, M.Pd. Kata kunci : Waktu pulih sadar, Mobilisasi Dini, dan Pasien Post Operasi dengan Anestesi Umum Dampak anastesi umum berupa penurunan curah jantung, vasokontriksi pembuluh darah juga terkadang terjadi sensitisasi jantung terhadap katekolamin sehingga memengaruhi proses pulih sadar. Salah satu fungsi Mobilisasi dini adalah memperbaiki fungsional kardiovaskuler. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap waktu pulih sadar pasien post operasi dengan anestesi umum di Recovery Room Rumah Sakit Lavalette Malang. Desain penelitian adalah quasy experiment. Responden penelitian adalah pasien post-operasi dengan general anastesi. Jumlah responden 20 orang. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, pengumpulan data menggunakan lembar observasi Alderet Score masing-masing kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setengah dari responden (50%) post operasi dengan anestesi umum yang dilakukan mobilisasi dini memerlukan waktu pulih sadar 60 menit, Hampir setengah dari responden (30%) post operasi dengan anestesi umum yang tidak dilakukan mobilisasi dini memerlukan waktu pulih sadar 120 menit, Hasil analisis uji statistik comparative dengan Paired T-Test ditemukan perbedaan bermakna waktu pulih sadar responden post operasi dengan anestesi umum yang dilakukan mobilisasi dini dibandingkan dengan responden tidak dilakukan mobilisasi dini dengan p value 0,026 (α = < 0,05). Rekomendasi hasil penelitian ini diharapkan perawat sebagai care giver dapat berperan aktif dalam upaya mobilisasi dini pasien post operasi dengan anestesi umum untuk mempercepat proses pulih sadar.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PENGARUH MOBILISASI TERHADAP JUMLAH PRODUKSI SEROMA PADA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMI DI RUMAH SAKIT LAVALETTE KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AGUS IMAN SANTOSO
NIM: 1601410027
Program Studi: PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Ibu Dr. Susi Milwati, S.Kp, M.Pd,Roni Yuliwar, S.Kep.Ns, M.Ked.
Subjek: Mobilisasi, Produksi Seroma, Post Opeasi Laparatomi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Agus Iman Santoso (2017), Pengaruh Mobilisasi Terhadap Jumlah Produksi Seroma Pada Pasien Post Operasi Laparatomi Di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang. Skripsi Quasy Experiment, Program Studi DIV Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Ibu Dr. Susi Milwati, S.Kp, M.Pd, (Pendamping) Roni Yuliwar, S.Kep.Ns, M.Ked. Kata kunci : Mobilisasi, Produksi Seroma, Post Opeasi Laparatomi Salah satu dampak dari tindakan post operasi laparatomi terbentuknya seroma. Seroma post operasi laparatomi dapat dikontrol dengan pemasangan drainase. Mobilisasi merupakan faktor utama dalam mempercepat pemulihan dan pencegahan terjadinya komplikasi pasca bedah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan jumlah produksi seroma sebelum dan setelah dilakukan mobilisasi. Populasi penilitian adalah pasien post operasi laparatomi yang terpasang drainase. Jenis penilitian Quasi experimental design dengan rancangan Time Series Design, teknik pengambilan sampel menggunakan Non probability sampling dengan teknik purposive sampling sebanyak 22 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi jumlah produksi seroma sebelum mobilisasi, setalah mobilisasi sampai 24 jam, dihitung jumlah produksi seroma menjadi jumlah produksi seroma hari pertama dan perlakukan ini dilakukan sampai hari ke empat, sebanyak 3 kali sehari, rata rata jumlah produksi seroma hari pertama dibandingkan dengan hasil rata rata hari ke empat, lalu hasilnya ditabulasi dan dilakukan uji paired t-test dengan program SPSS, didapatkan hasil signifikan besar 0,012 dengan tingkat signifikansi 0,05. Karena p value <0,05 maka H0 ditolak atau ada pengaruh mobilisasi terhadap jumlah produksi seroma sebelum dan sesudah dilakukan mobilisasi. Diharapkan pasien post operasi laparatomi melakukan mobilisasi secara rutin untuk mempercepat proses penyembuhan dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan meneliti pengaruh mobilisasi terhadap jumlah produksi seroma dengan kelompok kontrol.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PENGARUH PELAKSANAAN CUCI TANGAN BEDAH TERHADAP JUMLAH KUMAN PADA TANGAN PERAWAT INTRUMENTATOR DI RUMAH SAKIT LAVALETTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Muhammad Amin
NIM: 1601410039
Program Studi: PRODI DIV KEPERAWATAN PERIOPERATIF
Dosen Pembimbing: Roni Yuliwar, S.Kep. Ns M. Ked
Subjek: Cuci Tangan Bedah, Jumlah Kuman, Tangan Perawat Instrumentator
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Muhammad Amin (2017), Pengaruh Pelaksanaan Cuci Tangan Bedah Terhadap Jumlah Kuman Pada Tangan Perawat Intrumentator di Rumah Sakit Lavalette Malang., Skripsi, Program Studi D-IV Keperawatan Minat Perioperatif, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Roni Yuliwar, S.Kep. Ns M. Ked, (Pendamping) Fiashriel Lundy S.Kep. Ns M.Kes Kata Kunci : Cuci Tangan Bedah, Jumlah Kuman, Tangan Perawat Instrumentator Dampak infeksi luka operasi dapat memperlama masa rawat inap pasien di rumah sakit (Legth Of Stay), dirawat inap kembali (Re Admission), menambah biaya perawatan di rumah sakit, dan menimbulkan komplikasi yang berat. Pada umumnya infeksi luka operasi dapat di cegah melalui perawatan yang baik pada pra operatif, intra operatif dan pasca operatif. Peluang terjadinya infeksi akan menurun seiring dengan kepatuhan terhadap prinsip aseptik selama prosedur pembedahan salah satunya dengan cuci tangan bedah dengan benar. Tujuan Peniltian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan cuci tangan bedah terhadap jumah kuman pada tangan perawat instrumentator di Rumah Sakit Lavalette Malang. Populasi dalam penilitian ini adalah perawat instrumentator yang akan melakukan tindakan pembedahan. Jenis penilitian quasi experiment dengan jenis rancangan pre-test and post-test design teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 11 oang. Pengumpulan data dilakukan dengan mengobservasi terlebih dahulu jumlah kuman dengan swab setelah itu melakukan cuci tangan bedah dan kembali di observasi jumlah kuman, kemudian data yang didapatkan ditabulasi dan dilakukan uji Wilcoxon. Sebelum dilakukan cuci tangan bedah didapatkan jumlah kuman rata-rata 105 setelah dilakukan cuci tangan bedah didapatkan hasil rata-rata sejumlah 12 kuman. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata jumlah kuman sebelum dan sesudah cuci tangan bedah. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon didapatkan hasil yang signifikan, yaitu 0.021 dengan tingkat signifikasi 0,05. Dengan hasil p value<0,05, maka H1 diterima atau ada perbedaan hasil antara sebelum dan sesudah dilakukan cuci tangan bedah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cuci tangan bedah berpengaruh terhadap jumlah kuman pada tangan perawat instrumentator. Diharapkan perawat instrumentator melakukan cuci tangan bedah dengan benar untuk mengurangi jumlah kuman di tangan perawat tim instrument untuk mengurangi komplikasi yang ditimbulkan seperti infeksi luka operasi. Bagi peniliti selanjutnya diharapkan melakukan penelitian lanjutan dengan menganalisa kualitas air yang di gunakan rumah sakit terkait dan meneliti hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan pelaksanaan cuci tangan bedah.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON (Citrus Limon) TERHADAP FREKUENSI EMESIS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI BPM SITI RUGAYAH Amd.Keb

Lihat Detail Karya
Penulis: FIRDAUS DELISTA JIHAN AGNES
NIM: 1602420016
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Didien Ika Setyarini, SSi.T.,M.Keb., Pembimbing II: Budi Suharno, S.Kp.,M.Kes.
Subjek: Aromaterapi lemon, emesis gravidarum, aromaterapi lemon
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Jihan A,Firdaus Delista.2017. Pengaruh pemberian aromaterapi lemon (Citrus Limon) terhadap frekuensi emesis pada ibu hamil trimester I di BPM Siti Rugayah Amd.Keb. Skripsi, Program Studi DIV Alih Jenjang Kebidanan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing I : Didien Ika Setyarini, SSi.T.,M.Keb., Pembimbing II: Budi Suharno, S.Kp.,M.Kes. Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang menyertai kehamilan, apabila berlebihan menjadi hyperemesis akan berdampak buruk pada ibu maupun bayi. Penangan emesis gravidarum dapat dilakukan secara komplementer salah satu nya menggunakan aromaterapi lemon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon (citrus limon) terhadap frekuensi emesis pada ibu hamil trimester I. Desain penelitian menggunakan Pre Experiment dengan rancangan One Group Pretest-Postest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester 1 di wilayah kerja BPM Siti Rugayah sebanyak 21 orang. Teknik sampling menggunakan simple random sampling dengan besar sample sebanyak 20 orang ibu hamil trimester I yang mengalami emesis. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan lembar kuesioner INVR . Teknik pengolahan data menggunakan analisa statistic Wilcoxon Signed Rank Test dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengalami penurunan frekuensi emesis setelah pemberian aromaterapi lemon adalah 60% responden. Hasil analisis menunjukkan thitung < ttabel (3,549>52) dan ρ value < α = 0,05 (0,001<0,05) maka H0 ditolak yang berarti ada pengaruh pemberian aromaterapi lemon (citrus limon) terhadap frekuensi emesis pada ibu hamil trimester I. Diharapkan bagi ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum dapat menjadikan aromaterapi lemon sebagai terapi komplementer untuk mengurangi frekuensi emesis. Kata Kunci : Aromaterapi lemon, emesis gravidarum, aromaterapi lemon
Cover KTI
2017

PENGARUH PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA. L) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA GRAVIDARUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DITA RATNASARI
NIM: 1401100018
Program Studi: DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dra. Gorreti Maria Sindarti M.Kes, Tutik Herawati S.Kp., MM.
Subjek: Jus Jambu Biji, Kadar Hemoglobin, Anemia gravidarum
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji (Psidium Guajava L) Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Anemia Gravidarum di Wilayah Kerja Puskesmas Kepanjen Kabupaten Malang. Dita Ratnasari (2017). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Dra. Gorreti Maria Sindarti M.Kes, Pembimbing (Pendamping) Tutik Herawati S.Kp., MM. Ibu hamil mengalami peningkatan kebutuhan zat besi sampai 200-300 persen sekitar 1000 mg selama hamil. Dampak yang ditimbulkan apabila kekurangan zat besi adalah anemia deficiency. Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 ibu hamil yang mengalami anemia sebesar 37,1 persen. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia gravidarum setelah diberikan jus jambu biji (Psidium Guajava L) di Wilayah Kerja Puskesmas Kepanjen Kabupaten Malang. Metode atau desain penelitian deskriptif studi kasus dengan metode observasi partisipatif. Hasil yang diperoleh penelitian ini membuktikan bahwa dengan mengkonsumsi suplementasi tablet Fe bersamaan dengan pemberian 200 gram jus jambu biji (Psidium Guajava L) perhari secara teratur selama kurang lebih 1 bulan dapat meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia. Pada subjek studi kasus 1 kadar hemoglobin sebelum dilakukan intervensi pemberian jus jambu biji (Psidium Guajava L) adalah 8 gr/dL (anemia sedang) setelah 1 bulan dilakukan intervensi pemberian jus jambu biji (Psidium Guajava L) adalah 10,6 gr/dL (normal). Peningkatan kadar hemoglobin subjek studi kasus 1 setelah satu bulan dilakukan intervensi yaitu 2,6 gr/dL. Kadar hemoglobin subjek studi kasus 2 sebelum dilakukan intervensi pemberian jus jambu biji (Psidium Guajava L) adalah 8 gr/dL (anemia sedang) setelah 1 bulan dilakukan intervensi pemberian jus jambu biji (Psidium Guajava L) adalah 9,2 gr/dL. Sedangkan peningkatan kadar hemoglobin subjek studi kasus 2 setelah satu bulan dilakukan intervensi yaitu 1,2 gr/dL. Dari kedua subjek studi kasus ada peningkatan kadar hemoglobin. Rekomendasi dari penelitian semua ibu hamil yang sedang mengkonsumsi tablet zat besi Fe sebaiknya diberikan jus jambu biji (Psidium Guajava L). Kata kunci : Jus Jambu Biji, Kadar Hemoglobin, Anemia gravidarum
Cover KTI
2017

PENGARUH PEMBERIAN KONSELING GIZI MENGGUNAKAN MEDIA LEMBAR BALIK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA PRA-LANSIA HIPERTENSI DI PUSKESMAS MOJOLANGU KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ANGGIE FITRIANI
NIM: 1603400019
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan Setyobudi, STP, M. Kes dan Tapriadi SKM, M. Pd
Subjek: Konseling Gizi, Media Lembar Balik, Penyakit Hipertensi.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK ANGGIE FITRIANI, 2017. Pengaruh Pemberian Konseling Gizi Menggunakan Media Lembar Balik Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pada Pra-Lansia Hipertensi Di Puskesmas Mojolangu Kota Malang. Skripsi, Program Studi DIV Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing : Sugeng Iwan Setyobudi, STP, M. Kes dan Tapriadi SKM, M. Pd Kejadian penyakit hipertensi diketahui semakin tinggi sejalan dengan meningkatnya umur. Pendidikan kesehatan merupakan upaya untuk meminimalkan perbedaan derajat kesehatan akibat ketidaktahuan atau ketidakmampuan dengan pemberdayaan masyarakat agar mampu memelihara dan meningkatkan kesehatannya, salah satunya adalah dengan konseling gizi. Penggunaan media konseling perlu diperhatikan agar dapat meningkatkan tingkat pengetahuan dan sikap responden pra-lansia hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap responden pra-lansia hipertensi dengan media konseling gizi lembar balik di Puskesmas Mojolangu Kota Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian quasy-experiment dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Desain. Penelitian ini dilakukan pada 1 kelompok perlakuan dengan intervensi yang diberikan berupa konseling gizi menggunakan media lembar balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian intervensi konseling gizi menggunakan media lembar balik dapat memberikan pengaruh pada tingkat pengetahuan dan sikap responden pra-lansia hipertensi. Dari hasil uji paired T-test ρ-value 0.000, disimpulkan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan responden pra-lansia hipertensi yang diberi konseling gizi menggunakan media lembar balik. Serta hasil uji paired T-test ρ-value 0.000, disimpulkan terdapat perbedaan sikap responden pra-lansia hipertensi yang diberi konseling gizi menggunakan media lembar balik. Sehingga disarankan kepada petugas kesehatan untuk mempertimbangkan penggunaan media konseling agar konseling gizi bisa lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap responden. Kata Kunci: Konseling Gizi, Media Lembar Balik, Penyakit Hipertensi.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PENGARUH PEMBERIAN PENYULUHAN DENGAN MEDIA LEAFLET, BUKU SAKU DAN POSTER TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KADER POSYANDU BALITA TENTANG GANGGUAN AKIBAT KEKURANGAN IODIUM (GAKI) DI DESA SUMBERSEKAR KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RAFIDA ALIYAH MAS’UF
NIM: 1403000040
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: B. Doddy Riyadi, SKM. MM.
Subjek: Penyuluhan, Lefalet, Buku Saku, Poster, Kader Posyandu Balita, Pengetahuan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rafida Aliyah Mas’Uf. 2017. Pengaruh Pemberian Penyuluhan dengan Media Leaflet, Buku Saku dan Poster Terhadap Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu Balita Tentang Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang di bawah bimbingan B. Doddy Riyadi, SKM. MM. Berdasarkan hasil baseline data tahun 2016 di desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang yang dilakukan oleh mahasiswa tingkat III program studi diploma 3 jurusan gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang menunjukkan bahwa prosentase pengetahuan kader posyandu balita tentang GAKI sebesar 17% termasuk dalam kategori kurang. Hal ini dibuktikan dari skor yang diperoleh pada kuisioner tentang pengetahuan posyandu kurang dari 60. Tujuan umum dalam penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian penyuluhan dengan media leaflet, buku saku dan poster terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu balita tentang Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang pada tanggal 16 januari 2017 sampai dengan 18 februari 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi eksperiment dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Angket data personal kader, Soal pretest-posttest pengetahuan kader, Soal pretest-posttest untuk media poster, leaflet dan buku saku, Alat tulis, Poster, Leaflet dan Buku Saku. Sampel yang digunakan adalah 23 kader posyandu balita di Desa Sumbersekar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan dengan media leaflet, buku saku dan poster terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu balita tentang GAKI. Terdapat pengaruh pemberian media (leaflet, buku saku dan poster) terhadap pengetahuan kader posyandu balita tentang GAKI, dan media yang paling berpengaruh dalam merubah pengetahuan kader posyandu balita adalah buku saku. Hasil penelitian ini, disarankan bagi kader posyandu balita dapat meningkatkan penggunaan media leaflet, buku saku dan poster dalam rangka memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Kata Kunci : Penyuluhan, Lefalet, Buku Saku, Poster, Kader Posyandu Balita, Pengetahuan
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PENGARUH PEMBERIAN PENYULUHAN DENGAN MEDIA LEAFLET, BUKU SAKU DAN POSTER TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KADER POSYANDU BALITA TENTANG PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA DI DESA SUMBERSEKAR KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ETIK KOESMINA MEIYANI
NIM: 1403000010
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: B. Doddy Riyadi, SKM. MM.
Subjek: Penyuluhan, Lefalet, Buku Saku, Poster, Kader Posyandu Balita, Pengetahuan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Etik Koesmina Meiyani. 2017. Pengaruh Pemberian Penyuluhan dengan Media Leaflet, Buku Saku dan Poster Terhadap Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu Balita Tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Balita di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang di bawah bimbingan B. Doddy Riyadi, SKM. MM. Berdasarkan hasil baseline data tahun 2016 di desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang yang dilakukan oleh mahasiswa tingkat III program studi diploma 3 jurusan gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang menunjukkan bahwa prosentase pengetahuan kader posyandu balita tentang Pengetahuan Pertumbuhan dan Perkembangan Balita sebesar 39% termasuk dalam kategori kurang. Hal ini dibuktikan dari skor yang diperoleh pada kuisioner tentang pengetahuan posyandu kurang dari 60. tujuan umum dalam penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian penyuluhan dengan media leaflet, buku saku dan poster terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu balita tentang Posyandu di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang pada tanggal 16 januari 2017 sampai dengan 18 februari 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi eksperiment dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Angket data personal kader, Soal pretest-posttest pengetahuan kader, Soal pretest-posttest untuk media poster, leaflet dan buku saku, Alat tulis, Poster, Leaflet dan Buku Saku. Sampel yang digunakan adalah 23 kader posyandu balita di Desa Sumbersekar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan dengan media leaflet, buku saku dan poster terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu balita tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Balita. Terdapat pengaruh pemberian media (leaflet, buku saku dan poster) terhadap pengetahuan kader posyandu balita tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Balita, dan media yang paling berpengaruh dalam merubah pengetahuan kader posyandu balita adalah buku saku. Hasil penelitian ini, disarankan bagi kader posyandu balita dapat meningkatkan penggunaan media leaflet, buku saku dan poster dalam rangka memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Kata Kunci : Penyuluhan, Lefalet, Buku Saku, Poster, Kader Posyandu Balita, Pengetahuan
Cover KTI
tidak tersedia
2017

Pengaruh Pemberian Penyuluhan dengan Media Leaflet, Buku saku dan Poster Terhadap Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu Balita Tentang Posyandu di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: Rifqoh Qurrota A’yun
NIM: 1403000016
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: B. Doddy Riyadi, SKM. MM.
Subjek: Penyuluhan, Lefalet, Buku Saku, Poster, Kader Posyandu Balita, Pengetahuan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rifqoh Qurrota A’yun. 2017. Pengaruh Pemberian Penyuluhan dengan Media Leaflet, Buku Saku dan Poster Terhadap Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu Balita Tentang Posyandu di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang di bawah bimbingan B. Doddy Riyadi, SKM. MM. Berdasarkan hasil baseline data tahun 2016 di desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang yang dilakukan oleh mahasiswa tingkat III program studi diploma 3 jurusan gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang menunjukkan bahwa prosentase pengetahuan kader posyandu balita tentang Pengetahuan Posyandu sebesar 43% termasuk dalam kategori kurang. Hal ini dibuktikan dari skor yang diperoleh pada kuisioner tentang pengetahuan posyandu kurang dari 60. tujuan umum dalam penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian penyuluhan dengan media leaflet, buku saku dan poster terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu balita tentang Posyandu di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang pada tanggal 16 januari 2017 sampai dengan 18 februari 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi eksperiment dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Angket data personal kader, Soal pretest-posttest pengetahuan kader, Soal pretest-posttest untuk media poster, leaflet dan buku saku, Alat tulis, Poster, Leaflet dan Buku Saku. Sampel yang digunakan adalah 23 kader posyandu balita di Desa Sumbersekar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan dengan media leaflet, buku saku dan poster terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu balita tentang posyandu. Terdapat pengaruh pemberian media (leaflet, buku saku dan poster) terhadap pengetahuan kader posyandu balita tentang posyandu, dan media yang paling berpengaruh dalam merubah pengetahuan kader posyandu balita adalah buku saku. Hasil penelitian ini, disarankan bagi kader posyandu balita dapat meningkatkan penggunaan media leaflet, buku saku dan poster dalam rangka memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Kata Kunci : Penyuluhan, Lefalet, Buku Saku, Poster, Kader Posyandu Balita, Pengetahuan
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PENGARUH PEMBERIAN PENYULUHAN DENGAN MEDIA LEAFLET, BUKU SAKU DAN POSTER TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KADER POSYANDU BALITA TENTANG UPAYA PERBAIKAN GIZI KELUARGA (UPGK) DI DESA SUMBERSEKAR KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MITSA WINISAIFI HAZRINA
NIM: 1403000005
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: B. Doddy Riyadi, SKM. MM.
Subjek: Penyuluhan, Lefalet, Buku Saku, Poster, Kader Posyandu Balita, Pengetahuan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Mitsa Winisaifi hazrina. 2017. Pengaruh Pemberian Penyuluhan dengan Media Leaflet, Buku Saku dan Poster Terhadap Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu Balita Tentang Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang di bawah bimbingan B. Doddy Riyadi, SKM. MM. Berdasarkan hasil baseline data tahun 2016 di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang yang dilakukan oleh mahasiswa tingkat 3 program studi Diploma 3 jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang menunjukkan bahwa prosentase pengetahuan kader posyandu balita tentang Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) sebesar 48% termasuk dalam kategori kurang. Hal ini dibuktikan dari skor yang diperoleh pada kuesioner tentang Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) kurang dari 60. Tujuan umum dalam penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian penyuluhan dengan media leaflet, buku saku dan poster terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu balita tentang Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16 Januari 2017 sampai dengan 18 Februaru 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi eksperiment dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Angket data personal kader, Soal pretest-posttest pengetahuan kader, Soal pretest-posttest untuk media poster, leaflet dan buku saku, Alat tulis, Poster, Leaflet dan Buku Saku. Sampel yang digunakan adalah 23 kader posyandu balita di Desa Sumbersekar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan dengan media leaflet, buku saku dan poster terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu balita tentang Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK). Terdapat pengaruh pemberian media (leaflet, buku saku dan poster) terhadap pengetahuan kader posyandu balita tentang Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK), dan media yang paling berpengaruh dalam merubah pengetahuan kader posyandu balita adalah leaflet. Hasil penelitian ini, disarankan bagi kader posyandu balita dapat meningkatkan penggunaan media leaflet, buku saku dan poster dalam rangka memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Kata Kunci : Penyuluhan, Lefalet, Buku Saku, Poster, Kader Posyandu Balita, Pengetahuan
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan