Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4011–4020 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PEMBERIAN KOMPRES DINGIN UNTUK MENGURANGI TINGKAT NYERI PADA PASIEN OTITIS MEDIA AKUT (OMA) DI PUKESMAS DINOYO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: YESSI LUCKY
NIM: 1401100106
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Maria Diah CT, S.Kep, Ns. M.Kep,Joko Wiyono S.Kep, M.Kep, Sp.Kom.
Subjek: Otitis Media Akut, Tingkat Nyeri, Kompres Dingin
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pemberian Kompres Dingin Untuk Mengurangi Tingkat Nyeri Pada Pasien Otitis Media Akut Di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Yessi Lucky (2017). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Maria Diah CT, S.Kep, Ns. M.Kep, (Pendamping) Joko Wiyono S.Kep, M.Kep, Sp.Kom. Kata Kunci : Otitis Media Akut, Tingkat Nyeri, Kompres Dingin Otitis Media Akut merupakan inflamasi telinga bagian tengah dan salah satu penyakit dengan prevalensi paling tinggi pada masa kanak-kanak. Nyeri telinga (otalgia) adalah salah satu gejala klasik Otitis Media Akut yang paling sering dirasakan oleh anak. Intervensi keperawatan utama untuk mengurangi rasa nyeri salah satunya dengan menggunakan teknik nonfarmakologis yaitu kompres dingin. Kompres dingin dapat memberikan efek fisiologis yakni menurunkan respon inflamasi, menurunkan aliran darah dan mengurangi edema, mengurangi rasa nyeri lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pemberian kompres dingin untuk mengurangi tingkat nyeri pada pasien otitis media akut. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan jenis studi kasus dengan 2 anak sebagai responden sesuai dengan kriteria subjek penelitian. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2017 bertempat di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Pengambilan data ini dilakukan dengan cara melakukan wawancara kepada orangtua responden tentang tingkat nyeri dan melakukan observasi skala nyeri pada masing - masing responden selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skala nyeri responden pertama setelah diberikan terapi kompres dingin selama 14 hari mengalami penurunan skala nyeri pada hari-1 skala nyeri 7 dan hari ke-9 skala nyeri turun menjadi 2, sedangkan skala nyeri responden kedua setelah diberikan terapi kompres dingin selama 14 hari juga mengalami penurunan skala nyeri pada hari-1 skala nyeri 6 dan hari-7 skala nyeri turun menjadi 2. Rata - rata skala nyeri kedua responden mengalami penurunan 1 tingkat untuk setiap pertemuannya setelah diberikan terapi kompres dingin. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan memperhatikan metode pendekatan kepada subjek penelitan dan melakukan pengkajian nyeri secara tepat meliputi PQRST untuk mengetahui respon nyeri dari subjek penelitian
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PEMBERIAN KONSELING TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN GIZI, ASUPAN ENERGI DAN ZAT GIZI SERTA KADAR HEMOGLOBIN PADA PASIEN CA. REKTI DENGAN KEMOTERAPI DI IRNA II RSUD DR. SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: INA WAHYURETNANINGTIAS
NIM: 1603400040
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, SPT, MP dan Endang Widajati, SST, M.Kes.
Subjek: Konseling, Tingkat Pengetahuan Gizi, Asupan Zat Gizi, Kadar Hemoglobin
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ina Wahyuretnaningtias, 2017. Pemberian Konseling Terhadap Tingkat Pengetahuan Gizi, Asupan Zat Gizi serta Kadar Hemoglobin Pada Pasien Ca. Rekti dengan Kemoterapi Di Irna II RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Skripsi Program Studi Diploma IV Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing : Dr. Nur Rahman, SPT, MP dan Endang Widajati, SST, M.Kes. Karsinoma kolorektal (KKR) merupakan keganasan ketiga terbanyak didunia dan penyebab kematian kedua terbanyak. Prevalensi pasien kanker di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang tiap tahunnya semakin meningkat. Perbandingan laporan tahunan 2014 dan 2015 RSUD Dr. Saiful Anwar Malang terjadi peningkatan untuk kasus Neoplasma ganas esophagus, lambung, kolon, daerah rektosigmoid, rektum & anus pada pasien rawat inap. Pasien kanker kolorektal, prevalensi anemia sebesar 51% dan jenis anemianya adalah anemia defisiensi besi. Indeks eritrosit menggambarkan morfologi dari sel darah merah (Hu CH, 2008). Biasanya daging dianggap sebagai makanan yang tidak dianjurkan bahkan dilarang untuk dikonsumsi oleh penderita kanker. Pengetahuan yang kurang tentang pentingnya mengkonsumsi makanan sumber protein dan anggapan yang salah tentang konsumsi daging merah yang dapat memperburuk kanker. Tingkat pengetahuan gizi juga mempengaruhi tingkat asupan pasien, Asupan turun, kadar hemoglobin pasien turun maka lama kelamaan kondisi pasien menurun dan pengobatan kemoterapi juga akan terhambat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Pengaruh Pemberian Konseling Terhadap Tingkat Pengetahuan Gizi, Asupan Zat Gizi Serta Kadar Hemoglobin Pada Pasien Ca. Rekti Dengan Kemoterapi Di Irna II RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan menggunakan desain Pretes – Postes dengan Kelompok Kontrol (Pretest – Postest with Control Grup). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan bulan Agustus 2017 bertempat di Ruang Rawat Inap II di RSUD dr, Saiful Anwar Malang. Hasil Penelitian menunjukkan adanya perbedaan tingkat Pengetahuan Gizi, Asupan Zat Gizi Serta Kadar Hemoglobin Pada Pasien Ca. Rekti Dengan Kemoterapi Di Irna II RSUD Dr. Saiful Anwar Malang antara kelompok control dengan perlakuan (diberikan konseling). Dari penelitian ini didapatkan bahwa terdapat pengaruh atau hubungan antara pemberian konseling dengan tingkat Pengetahuan Gizi, Asupan Zat Gizi Serta Kadar Hemoglobin. Kata Kunci: Konseling, Tingkat Pengetahuan Gizi, Asupan Zat Gizi, Kadar Hemoglobin, Pasien Ca. Rekti dengan Kemoterapi
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PEMBUATAN APLIKASI PENDAFTARAN RAWAT JALAN DAN LAPORAN BULANAN 1 DI PUSKESMAS RAMPAL CELAKET BERBASIS WEB

Lihat Detail Karya
Penulis: Rista Okta Winahyu
NIM: 1404000014
Program Studi: DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Dr. Ganif Djuwadi, SST.,S.Pd.,M.Kes
Subjek: Aplikasi, Rawat Jalan, Laporan Bulanan
Lihat Abstraksi
Rista Okta Wianhyu, 2017. ”Pembuatan Aplikasi Pendaftaran Rawat Jalan dan Laporan Bulanan 1 di Puskesmas Rampal Celaket Berbasis Web”. D III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Pembimbing Dr. Ganif Djuwadi, SST.,S.Pd.,M.Kes Puskesmas Rampal Celaket yang menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan di Kecamatan Klojen merupakan salah satu instansi kesehatan di Kota Malang. Jumlah pasien rawat jalan tiap harinya kurang lebih 100 orang. Selain itu sistem penginputan untuk 10 besar penyakit masih menggunakan sistem manual. Penginputkan satu persatu penyakit, umur, serta jenis kelamin sehingga membutuhkan proses yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan suatu aplikasi berbasis web pendaftaran pasien di Puskesmas Rampal Celaket Malang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan atau Research and Development (R&D) serta ujicoba sistem blackbox. Hasil penelitian ini adalah aplikasi yang dibuat sudah dapat beroprasi sesuai dengan yang diinginkan oleh petugas, dengan sarana dan prasarana yang telah mencukupi. Dengan menggunakan apache 2.2.2 sebagai web server, PHP 5.2.8 sebagai bahas pemrograman dan mysql 5.0.21 sebagai database untuk pembuatan aplikasi pendaftaran dan laporan bulanan 1. Hasil pengujian sistem menggunakan uji blackbox mencapai persentasi 100% sesuai dengan butir uji yang telah diujikan. Presentase tersebut sudah membuktikan bahwa aplikasi ini dapat berjalan dengan baik. Akan tetapi dibutuhkan pengembangan dalam aplikasi tersebut akan semua komponen dalam puskesmas dapat terintegrasi keseluruhan dalam satu aplikasi. Kata kunci : Aplikasi, Rawat Jalan, Laporan Bulanan
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PEMBUATAN APLIKASI “E-EDC” BERBASIS DESKTOP PADA KEGIATAN ENTRI DATA AKHIR DAN PENGKODINGAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KENDALKEREP MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Dian Eka Savitri
NIM: 1504000052
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH.
Subjek: Aplikasi “E-EDC”, Laporan Bulanan, Waktu Entri Data, Puskesmas
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dian Eka Savitri. 2018. Pembuatan Aplikasi “E-EDC” Berbasis Desktop Pada Kegiatan Entri Data Akhir dan Pengkodingan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Kendalkerep Malang. Laporan Tugas Akhir, Prodi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH. Pelayanan Kesehatan di Puskesmas mencakup seluruh kegiatan yang berhubungan dengan pasien, salah satunya adalah penyelenggaraan rekam medis. Perekam medis di Puskesmas harus mampu mengelola data untuk penyusunan laporan bulanan, laporan 10 besar penyakit dan laporan rekapitulasi penyakit spesifik tertentu guna dilaporkan ke Dinas Kesehatan sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan aplikasi “E-EDC” berbasis desktop pada kegiatan entri data akhir dan pengkodingan pasien rawat jalan diPuskesmas Kendalkerep Malang. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Pre Experimental dengan desain rancangan One Grup Pretest-Posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu kegiatan entri data akhir dan pengkodingan pasien rawat jalan secara manual adalah 1.98 menit atau 2 menit 38 detik.Sedangkan rata-rata waktu kegiatan entri data akhir dan pengkodingan pasien rawat jalan menggunakan aplikasi “E-EDC” adalah 1 menit 11 detik. Hasil uji Independent-T test menunjunkan nilai sign p adalah 0,000 yang berarti ada perbedaan waktu kegiatan entri data akhir dan pengkodingan pasien rawat jalan secara manual dan menggunakan aplikasi “E-EDC”. Dari perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi “E-EDC”dapat mempercepat kegiatan petugas dalam melakukan entri data akhir dan pengkodingan pasien rawat jalan serta pembuatan laporan bulanan. Saran dalam penelitian ini adalah dapat digunakannya aplikasi di Puskesmas Kendalkerep Malang guna mempercepat kegiatan entri data akhir dan pengkodingan serta pelaporan. Kata kunci : Aplikasi “E-EDC”, Laporan Bulanan, Waktu Entri Data, Puskesmas
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PEMBUATAN BUKU PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR RAWAT JALAN TERKAIT ANALISA KUANTITATIF DI RUMAH SAKIT Dr. R. SOEDARSONO PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: MOCH. RIZKY WIDODO
NIM: 1404000060
Program Studi: DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S., MQIH
Subjek: Buku Pedoman, Kelengkapan Pengisian Formulir
Lihat Abstraksi
Rizky Widodo, Muhammad. 1404000060 2017. Pembuatan Buku Pedoman Pengisian Formulir Rekam Medis Rawat Jalan di RSUD Dr. R Soedarsono Pasuruan. Laporan Tugas Akhir D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing : dr. Endang Sri Dewi H.S., MQIH Pencatatan rekam medis haruslah lengkap dan akurat. Ketidaklengkapan dan ketidaktepatan pengisian dokumen rekam medis dapat mempengaruhi ketepatan pengodean diagnosa pada dokumen rekam medis, yang tentunya juga akan berpengaruh pada mutu pelayanan kesehatan. Di RSUD Dr. R. Soedarsono Pasuruan masih terdapat beberapa formlir rekam medis rawat jalan yang pencatatannya belum lengkap. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kelengkapan pengisian formulir pendaftaran rawat jalan sebelum dan sesudah petugas menggunakan buku pedoman pengisian formulir rekam medis rawat jalan di RSUD Dr. Soedarsono. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan preeksperimen dengan desain rancangan one group pretest posttest. Variabel dalam penelitian ini adalah kelengkapan pengisian formulir rawat jalan sebelum dan sesudah implementasi penggunaan buku pedoman pengisian formulir rawat jalan. Populasi dari penelitian ini adalah berkas rekam medis rawat jalan di RS dr. R. Soedarsono Pasuruan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian berkas rekam medis rawat jalan di RS dr. R. Soedarsono Pasuruan. Uji statistik data pada penelitian ini adalah menggunakan t test independen yang bertujuan untuk membandingkan nilai rata – rata kelengkapan formulir rawat jalan sebelum dan sesudah penggunaan buku pedoman pengisian formulir rawat jalan. Angka kelengkapan pengisian formulir rekam medis rawat jalan sebelum penggunaan buku pedoman pengisian formulir rawat jalan sebesar 0%. Pembuatan buku pedoman pengisian formulir rekam medis rawatjalan berdasarkan hasil wawancara sederhana dengan petugas yang berkaitan dan mengacu pada pedoman Dirjen Yanmed Tahun 2006. Kata kunci : Buku Pedoman, Kelengkapan Pengisian Formulir
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PEMBUATAN BUKU PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RSUD dr.R.SOEDARSONO PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: IRTIFA’UL FIKRI AL IQBAL
NIM: 1404000058
Program Studi: D III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Achmad Zani Pitoyo, M.Kes, MMRS
Subjek: Buku Petunjuk, Kelengkapan Pengisian, Rekam Medis
Lihat Abstraksi
Irtifa’ul Fikri Al Iqbal, 2017. “Pembuatan Buku Petunjuk Pengisian Formulir rekam medis rawat inap di RSUD dr.R.Soedarsoso Pasuruan” D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. (Achmad Zani Pitoyo, M.Kes, MMRS) Salah satu bagian terpenting dari suatu instansi pelayanan kesehatan adalah manajemen pengolahan arsip-arsip dokumennya. Arsip pasien disimpan dalam suatu berkas yang dinamakan berkas rekam medis. Rekam medis dikatakan lengkap apabila seluruh item yang ada di formulir tersebut terisi sesuai dengan instruksi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran perbedaan kelengkapan pengisian dokumen rekam medis rawat inap di RSUD dr.R.Soedarsono Pasuruan. Instrumen penelitian menggunakan lembar checklist. Jumlah sampel sebanyak 40 berkas rekam medis rawat inap yang diambil selama 3 hari. Desain penelitian yang digunakan adalah cros sectional, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach), dengan mengukur kelangkapan formulir rekam medis sebelum dan sesudah adanya buku petunjuk pengisian formulir rekam medis rawat inap. Uji statistik menggunakan uji Uji T Test untuk melihat perbedaan kelengkapan formulir sebelum dan sesudah adanya buku petunjuk pengisian formulir rekam medis. Hasil perhitungan menunjukan hasil 0.000, artinya nilai sig. lebih kecil dari nilai tingkat signifikasi yaitu 0.05 sehingga Ho ditolak dengan kata lain ada perbedaan kelengkapan pengisian formulir sebelum dan sesudah menggunakan buku petunjuk pengisian formulir rawat inap di RS dr. Soedarsono Pasuruan. Oleh karena Buku Petunjuk Pengisian Form rawat Inap dapat dijadikan pedoman dalam proses pengisian formulir rekam medis rawat inap di RSUD dr.R.Soedarsoso Pasuruan dengan harapan tingkat kelengkapan formulir rekam medis rawat inap menjadi meningkat. Kata Kunci : Buku Petunjuk, Kelengkapan Pengisian, Rekam Medis
Cover KTI
2017

PEMBUATAN BUKU PRAKTIS KODEFIKASI DIAGNOSIS PENYAKIT PADA SISTEM PERNAFASAN BERDASARKAN ICD-10 DI PUSKESMAS PANDANWANGI KOTA MALANG TAHUN 2017

Lihat Detail Karya
Penulis: KAMILA ANNASA
NIM: 1404000045
Program Studi: DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S., MQIH
Subjek: buku praktis, keakuratan, kodefikasi, penyakit sistem pernafasan
Lihat Abstraksi
Kamila Annasa, 2017. “Pembuatan Buku Praktis Kodefikasi Diagnosis Penyakit pada Sistem Pernafasan berdasarkan ICD-10 di Puskesmas Pandanwangi Kota Malang Tahun 2017”. D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Pembimbing : dr. Endang Sri Dewi H.S., MQIH. Salah satu kegiatan yang ada di puskesmas adalah kegiatan kodefikasi diagnosis penyakit pada dokumen rekam medis pasien. Kegiatan kodefikasi diagnosis penyakit sudah dilakukan oleh puskesmas yang ada di Kota Malang, namun yang melaksanakan kegiaan ini bukan seseorang dengan latar belakang pendidikan rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase keakuratan kodefikasi diagnosis penyakit sebelum dan sesudah penggunaan buku praktis kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem pernafasan di Puskesmas Pandanwangi Kota Malang. Metode penelitian menggunakan One Group Pre-test and Post-test dengan mengukur akurasi persentase kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem pernafasan sebelum dan sesudah penggunaan buku praktis kodefikasi, yang kemudian dibandingkan dengan klasifikasi didalam buku ICD-10. Alat ukur penelitian ini menggunakan lembar observasi (Untuk mencatat jumlah kodefikasi diagnosis penyakit sistem pernafasan yang akurat maupun tidak akurat), kuesioner (Untuk meperoleh feedback dari responden mengenai penggunaan buku praktis kodefikasi), buku ICD-10 dan kalkulator. Jumlah sampel sebanyak 50 dokumen rekam medis pasien rawat jalan dengan diagnosis penyakit pada sistem pernafasan. Uji analisis data menggunakan Uji Beda Proporsi atau Z-test Independent dan didapatkan hasil bahwa nilai Sig. kurang dari 0,05 yaitu 0,000 yang berarti lain adanya perbedaan persentase keakuratan kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem pernafasan sebelum dan sesudah implementasi buku praktis kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem pernafasan berdasarkan ICD-10. Buku praktis kodefikasi ini dapat dijadikan panduan dalam melakukan kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem pernafasan di Puskesmas Pandanwangi Kota Malang. Kata kunci : buku praktis, keakuratan, kodefikasi, penyakit sistem pernafasan
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PEMBUATAN BUKU PRAKTIS PENGKODEAN DIAGNOSA PENYAKIT PADA SISTEM MUSKULOSKELETAL DI PUSKESMAS GRIBIG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DIAN RENY AUDITIA SOFA
NIM: 1404000051
Program Studi: DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S. M.QIH
Subjek: Buku Praktis, Pengkodean, Sistem Muskuloskeletal
Lihat Abstraksi
Dian Reny Auditia Sofa, 2017. “Pembuatan Buku Praktis Pengkodean Diagnosa Penyakit pada Sistem Muskuloskeletal di Puskesmas Gribig Kota Malang” D-III Perekan Medis dan Informasi Kesehatan. (Dibawah bimbingan dr. Endang Sri Dewi H.S. M.QIH). Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh petugas rekam medis yaitu mampu melakukan klasifikasi dan kodefikasi penyakit masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis. Kegiatan klasifikasi dan kodefikasi di Puskesmas Gribig dilakukan oleh dokter dan perawat yang tidak berpedoman pada ICD-10, tetapi berpedoman pada lembaran-lembaran kodefikasi yang dibuat oleh Puskesmas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit pada sistem muskuloskeletal sebelum dan sesudah penggunaan buku praktis pengkodean diagnosa penyakit pada sistem muskuloskeletal di Puskesmas Gribig Kota Malang. Rancangan penelitian menggunakan eksperimen semu (quasi experiment) non equivalent pretest posttest dengan membandingkan hasil observasi sebelum dan sesudah penggunaan buku praktis pengkodean diagnosa penyakit pada sistem muskuloskeletal. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar checklist, ICD-10 dan kalkulator. Jumlah sampel sebanyak 40 dokumen rekam medis pasien dengan diagnosis penyakit pada sistem muskuloskeletal. Dari hasil uji statistik menggunakan Uji Z Independen didapatkan nilai Sig. kurang dari 0,05 yaitu 0,000 sehingga Ho ditolak dan dapat diartikan bahwa terdapat peningkatan prosentase keakuratan diagnosis penyakit pada sistem muskuloskeletal antara sebelum dan sesudah implementasi buku praktis pengkodean diagnosis penyakit sistem muskuloskeletal yaitu sebesar 57%. Oleh karena itu, buku praktis pengkodean dapat dijadikan alternatif bantuan dalam melakukan kodefikasi diagnosa penyakit pada sistem muskuloskeletal di Puskesmas Gribig Kota Malang. Kata kunci : Buku Praktis, Pengkodean, Sistem Muskuloskeletal
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PEMBUATAN KEEP IT APPLICATION PENYIMPANAN DATA REKAM MEDIS INAKTIF BERNILAI GUNA MENGGUNAKAN DELPHI 7.0 DI RSI MALANG UNISMA

Lihat Detail Karya
Penulis: DIARTI SAPA YUNASIKI
NIM: 1404000003
Program Studi: D III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: drg. Rinawati Basuki, M.Kes
Subjek: RM inaktif bernilai guna, Application berbasis Delphi 7.0
Lihat Abstraksi
Diarti Sapa Yunasiki, 2017. “Pembuatan Keep It Application Penyimpanan Data Rekam Medis Inaktif Bernilai Guna Menggunakan Delphi 7.0 di RSI Malang UNISMA”. Prodi D-III PMIK Poltekkes Malang. Pembimbing: drg. Rinawati Basuki, M.Kes. Rekam medis harus disimpan dan dijaga kerahasiaan oleh dokter, dokter gigi dan pimpinan sarana kesehatan. Digitalisasi dokumen/arsip adalah salah satu cara proses mengubah dokumen/arsip konvensional ke dalam berbagai bentuk dan media menjadi dokumen/arsip elektronik/digital. Aplikasi Microsoft Access telah digunakan utnuk mendata tetapi tidak selesai. Kendala sehingga belum selesai dalam melakukan pendataan yaitu kurangnya SDM yang mendata karena keterbatasan waktu staf. Tujuan penelitian adalah untuk merancang, membuat, menguji, dan menghitung waktu. Rancangan penelitian menggunakan One Group Pretest Posttest . Variabel independent: aplikasi berbasis Ms. Access dan Delphi, sedangkan variabel dependent: waktu pengisian data menggunakan aplikasi. Populasi: seluruh berkas rekam medis inaktif bernilai guna kunjungan terakhir tahun 2011 ke belakang. Jumlah sampel dari rumus Lemeshow sejumlah 96. Pengumpulan data dengan cara observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, merancang aplikasi dilakukan dengan menganalisa kebutuhan pengguna. Membuat aplikasi dilakukan dengan membuat desain interface dan database yang berisi tabel-tabel. Pengujian aplikasi menggunakan Black Box mengalami permasalahan dalam prosedur Print tidak dapat menampilkan halaman cetak. Waktu yang dihasilkan dengan aplikasi Access tercepat 70 detik dan terlama 151 detik dengan rata-rata 99,54 detik. Menggunakan aplikasi Delphi waktu tercepat 47 detik dan terlama 61 detik dengan rata-rata 54 detik . setelah ditambahkan tiga form rata-rata menjadi 100,07 detik. Aplikasi Delphi 7.0 lebih cepat digunakan dan lebih lengkap. Kata kunci: RM inaktif bernilai guna, Application berbasis Delphi 7.0
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PEMBUATAN MANUAL BOOK TENTANG TATA CARA PEMBERIAN KODE PENYAKIT BERDASARKAN VOLUME 2 ICD-10 UNTUK PUSKESMAS KENDALSARI

Lihat Detail Karya
Penulis: ITTAQILLAH HAITSUMA KUNTA
NIM: 1404000034
Program Studi: DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Pratiwi Bsc.,S.Pd.,M.Biomed
Subjek: kode diagnosa, manual book
Lihat Abstraksi
Ittaqillah Haitsuma Kunta, 2017. “Pembuatan Manual Book tentang Tata Cara Pemberian Kode Penyakit Berdasarkan Volume 2 ICD-10 untuk Puskesmas Kendalsari” D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. (Bimbingan Pratiwi Bsc.,S.Pd.,M.Biomed) Salah satu kegiatan yang ada di puskesmas yaitu pemberian kode diagnosa penyakit pada berkas rekam medis. Koder di Puskesmas Kendalsari dalam menetapkan kode diagnosa penyakit belum menerapkan langkah – langkah dalam mengkoding yang merupakan salah satu penyebab ketidakakuratan kode diagnosa penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan manual book tentang tata cara pemberian kode penyakit berdasarkan volume 2 ICD-10 untuk Puskesmas Kendalsari. Instrumen penelitian menggunakan lembar checklist, ICD10 serta pedoman wawancara. Jumlah sampel sebanyak 50 berkas rekam medis rawat jalan. Rancangan penelitian adalah pra-eksperimen One Group Pretest Postest dengan mengukur akurasi prosentase kodefikasi diagnosa penyakit sebelum dan sesudah implementasi manual book. Prosentase keakuratan kode diagnosa penyakit sebelum implementasi manual book sebesar 42% dan prosentase keakuratan diagnosa penyakit sesudah implementasi manual book sebesar 82%. Kemudian dilakukan uji statistik menggunakan Uji Z Independent didapatkan nilai Sig. kurang dari 0,05 yaitu 0,000 yang berarti Ho ditolak, artinya ada perbedaan proporsi keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit sebelum dan sesudah implementasi manual book. Oleh karena itu manual book dapat disarankan menjadi pedoman dalam menentukan kode diagnosa penyakit di Puskesmas Kendalsari. Kata kunci : kode diagnosa, manual book
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan