Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3971–3980 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2017

HUBUNGAN PENATALAKSANAAN LUKA DENGAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT LAVALETTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SRI HANDAYANI
NIM: 1601410026
Program Studi: PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: (1) Maria Diah C.T., S.Kep.,Ns.,M.Kep, Sp.MB, (2) Edy Suyanto, SST., M.PH.
Subjek: Penatalaksanaan Luka, Proses Penyembuhan Luka, Post Operasi Sectio Caesarea
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Penatalaksanaan Luka Dengan Proses Penyembuhan Luka Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Lavalette Malang. Sri Handayani (2017) Pembimbing: (1) Maria Diah C.T., S.Kep.,Ns.,M.Kep, Sp.MB, (2) Edy Suyanto, SST., M.PH. Kata Kunci: Penatalaksanaan Luka, Proses Penyembuhan Luka, Post Operasi Sectio Caesarea Proses fisiologis penyembuhan luka ada beberapa fase dan dipengaruhi beberapa faktor salah satunya adalah penatalaksanaan luka. Dengan meningkatnya tindakan sectio caesarea petugas kesehatan perlu memperhatikan faktor yang dapat mempengaruhi proses penyembuhan luka. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan penatalaksanaan luka yang berkontribusi dengan proses penyembuhan luka. Metode penelitian menggunakan desain correlational dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Teknik sampling yang digunakan adalah Insidental Sampling. Besar sampel 20 responden. Penelitian dilaksanakan di RS Lavalette Malang tanggal 26 Juli hingga 15 Agustus 2017. Melalui uji Uji Statistik Rank Spearman dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Didapatkan nilai signifikan sebesar P value  0,005 yang berarti H1 diterima artinya ada hubungan yang signifikan antara penatalaksanaan luka dengan proses penyembuhan luka pada pasien post operasi sectio caesarea di Rumah Sakit Lavalette Malang. Nilai rho (Rasio Odds) sebesar 0,675 yang artinya tingkat hubungan (koefisiensi korelasi) antara variabel tinggi (korelasi tinggi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penatalaksanaan luka berkontribusi pada proses penyembuhan luka. Diharapkan agar tenaga kesehatan mengoptimalkan penatalaksanaan luka.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

HUBUNGAN PENGETAHUAN BIDAN TENTANG KELAS IBU HAMIL DENGAN PELAKSANAAN KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: WAHYU NUR SAFITRI
NIM: 1602420013
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Sri Rahayu, S.Kep.Ns., M.Kes. Hupitoyo, S.Kp., M.Kes.
Subjek: pengetahuan, kelas ibu hamil, bidan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Safitri, Wahyu Nur. 2017. Hubungan Pengetahuan Bidan Tentang Kelas Ibu Hamil dengan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Wilayah Puskesmas Kota Malang. Skripsi Progam Studi DIV Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Sri Rahayu, S.Kep.Ns., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Hupitoyo, S.Kp., M.Kes. AKI selama tahun 2014 di Kota Malang adalah sebesar 97,97 per 100.000 kelahiran dan angka kematian bayi 209 per 1.000 kelahiran hidup. Penyebab terjadinya kasus kematian bisa dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. Bidan harus menguasai pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam deteksi dini faktor resiko baik dalam kehamilan maupun tanda bahaya neonatus/bayi. Salah satu upayanya melalui Kelas Ibu Hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan bidan tentang kelas ibu hamil dengan pelaksanaan kelas ibu hamil di wilayah Puskesmas Kota Malang. Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan csoss sectional, sampel penelitian sebanyak 33 bidan yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner dan data sekunder. Berdasarkan uji statistik analisis data menggunakan Spearman Rank didapatkan ρhitung = 0,454 dan ρtabel = 0,506. Maka dapat disimpulkan bahwa ρhitung < ρtabel dengan demikian Ho diterima atau tidak terdapat hubungan antara pengetahuan bidan tentang kelas ibu hamil dengan pelaksanaan kelas ibu hamil di Wilayah Puskesmas Kota Malang. Diharapkan pelaksanaan kelas ibu hamil dapat lebih ditingkatkan dengan kerjasama dari berbagai pihak diantaranya fasilitator, motivasi peserta kelas ibu hamil, suami, kader, peran dari Provinsi, Kabupaten dan Puskesmas. Kata kunci : pengetahuan, kelas ibu hamil, bidan
Cover KTI
tidak tersedia
2017

HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN KEPATUHAN MELAKSANAKAN STERILISASI INSTRUMENT SET SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT LAVALATTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SRI ROHAYU
NIM: 1601410033
Program Studi: PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Atti Yudiernawati, S.Kp,.M.Pd, Wahyuningsri, S.Pd, M.Kes.
Subjek: Pengetahuan, Kepatuhan-Instrumen, Sterilisasi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Pengetahuan Perawat dengan Kepatuhan Melaksanakan Sterilisasi Instrumen Set sectio Caesarea Di Rumah Sakit Lavalatte Kota malang. Sri Rohayu ( 2017 ) Pembimbing ( Utama ) Dr. Atti Yudiernawati, S.Kp,.M.Pd, Pembimbing ( Pendamping ) Wahyuningsri, S.Pd, M.Kes. Kata Kunci : Pengetahuan, Kepatuhan-Instrumen, Sterilisasi Sterilisasi pada instrument merupakan upaya yang sangatmempengaruhi terjadinya infeksi nosokomial, untuk itu dibutuhkan pengetahuan dan kepatuhan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan kepatuhan melaksanakan sterilisasi set instrument sectio caesarea di rumah sakit Lavalatte Kota Malang. Desain yang digunakan penelitian ini adalah Deskritif Korelatif. Responden penelitian terdiri dari perawat yang melakukan tindakan sterilisasi post operasi sectio caesarea dari 21 responden yang susuai dengan kriteria inklusi. Pengambilan sampel yaitu perawat OK di kamar operasi rumah sakit Lavalatte Kota Malang dan sampling menggunakan Total Sampling dengan kuesioner untuk pengetahuan dan mengobservasi kepatuhan perawat. Pelaksanaan penelitian dimulai tanggal 22 Juni sampai 22 Juli 2017. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan perawat hampir setengah dari jumlah responden dikatagorikan baik ( 64 % ). Kemudian kepatuhan perawat melaksanakan sterilisasi hampir sebagian besar dari jumlah responden dikatagorikan patuh dengan prosedur ( 81 % ). Kemudian hasil uji sperman rank di dapatkan hubungan signifikan antara pengetahuan perawat dan kepatuhan melaksanakan sterilisasi instrument (p-value = 0,004 < 0,05 ). Kepatuhan yang sesuai dengan prosedur dalam pelaksanaan sterilisasi sehingga patuh dengan prosedur. Dan bagi penelitian selanjutnya diharapkan meneliti dapat pengetahuan perawat tentang infeksi nosokomial dengan kepatuhan melaksanakan sterilisasi instrument di kamar operasi.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

HUBUNGAN PENGETAHUAN, PERILAKU GIZI IBU, POLA ASUH DAN ASUPAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA LUMBANGSARI KECAMATAN BULULAWANG KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ARMA DENINTA RAHMASARI
NIM: 1403000043
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Hasan Aroni.
Subjek: pengetahuan ibu, perilaku ibu, pola asuh, asupan, status gizi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Deninta, Arma (2017) Hubungan Antara Pengetahuan, Perilaku Gizi Ibu, Pola Asuh Dan Asupan, Dengan Status Gizi Balita Di Desa Lumbangsari, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Stidi D III Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Hasan Aroni. Status gizi yang baik dapat membantu proses pertumbuhan dan perkembangan anak untuk mencapai kematangan yang optimal. Pemantauan status gizi dapat digunakan sebagai bentuk antisipasi dalam merencanakan perbaikan status kesehatan anak (Hidayat, 2008:3). Faktor yang mempengaruhi status gizi diantaranya adalah asupan zat gizi, pola pengasuhan anak, dan pendapatan keluarga. Salah satu hal yang menentukan status gizi anak balita adalah besarnya asupan makanan dan pola pengasuhan anak (Depkes RI, 2001). Dalam suatu penelitian dikemukakan bahwa peran ibu dalam keluarga khususnya untuk balita sangatlah penting. Pengetahuan, sikap serta perilaku ibu erat kaitannya dengan status gizi balita. Kurangnya pengetahuan gizi dan kesehatan orang tua, khususnya ibu merupakan salah satu penyebab terjadinya kekurangan gizi pada balita. (Laraeni, dkk , 2015). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, perilaku gizi ibu, pola asuh dan asupan, dengan status gizi balita di Desa Lumbangsari, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan metode survey dan pendekatan Cross Sectional. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian pengetahuan gizi ibu sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 28 orang (59,6%). Perilaku gizi ibu sebagian besar memiliki perilaku yang baik sebanyak 34 orang (72,3%). Sebagian besar ibu memiliki pola asuh yang baik yaitu sebanyak 45 orang (95.7%). Sebagian besar asupan energi responden adalah normal yaitu 38 orang (80,8%). Status gizi balita sebagian besar adalah baik yaitu sebanyak (85,2%). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi ibu dengan pola asuh ibu. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku gizi ibu dengan pola asuh ibu. Tidak terdapat hubungan yang signiifikan antara pola asuh ibu dengan asupan gizi balita. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan gizi dengan status gizi balita. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan status gizi balita. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku gizi ibu dan status gizi balita. Kata kunci : pengetahuan ibu, perilaku ibu, pola asuh, asupan, status gizi
Cover KTI
tidak tersedia
2017

HUBUNGAN PERAN KADER TERHADAP PELAKSANAAN KELUARGA BALITA MENUJU KADARZI (KELUARGA SADAR GIZI) DI DESA WONOAYU KECAMATAN WAJAK KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NUZULA IRFA NURIANA
NIM: 1602420021
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Hupitoyo, S.Kp.,M.Kes., Suprapti, SST., M.Kes.
Subjek: Peran Kader, Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi)
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nuriana, Nuzula Irfa. 2017. Hubungan Peran Kader terhadap Pelaksanaan Keluarga Balita Menuju Kadarzi (Keluarga Sadar Gizi) di Desa Wonoayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Skripsi. Pembimbing I Hupitoyo, S.Kp.,M.Kes., Pembimbing II Suprapti, SST., M.Kes. Keadaan gizi yang baik dimulai dari lingkungan keluarga yang memahami pentingnya gizi bagi kesehatan dan memahami pentingnya keluarga sadar gizi (Kadarzi). Upaya untuk meningkatkan cakupan Kadarzi yang perlu dilakukan adalah upaya keras melalui upaya promosi, peningkatan kualitas petugas kesehatan dan pemberdayaan masyarakat serta peran tokoh masyarakat. Pemberdayaan masyarakat yang dimaksudkan adalah peran kader. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran kader terhadap pelaksanaan keluarga balita menuju Kadarzi. Desain penelitian analitik dengan populasi 22 responden, menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen yaitu dokumentasi dan check list. Hasil penelitian: tidak ada hubungan peran kader sebagai motivator terhadap pelaksanaan Kadarzi (ρ-value 0,998), tidak ada hubungan peran kader sebagai administrator terhadap pelaksanaan Kadarzi (ρ-value 0,998), tidak ada hubungan peran kader sebagai edukator terhadap pelaksanaan Kadarzi (ρ-value 0,998). Kata Kunci: Peran Kader, Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi)
Cover KTI
tidak tersedia
2017

HUBUNGAN PERAN KELUARGA DALAM PERAWATAN POST OPERASI DENGAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA DI POLI RUMAH SAKIT LAVALETTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RUT EKA SEPTYAWATI
NIM: 1601410013
Program Studi: PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Ngesti W. Utami, S.KP, M.Pd, Lenni Saragih, S.KM, M.Kes
Subjek: Peran Keluarga, Proses Penyembuhan Luka
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Peran Keluarga Dalam Perawatan Post Operasi Dengan Proses Penyembuhan Luka Pada Paisen Post Sectio Caesarea Di Poli Rumah Sakit Lavalette Malang. Rut Eka Septyawati (2017). Skripsi. Program Studi DIV Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Ngesti W. Utami, S.KP, M.Pd, (Pendamping) Lenni Saragih, S.KM, M.Kes Kata Kunci: Peran Keluarga, Proses Penyembuhan Luka Sayatan luka yang dibuat dalam proses pembedahan menimbulkan luka yang cukup besar dan membutuhkan waktu penyembuhan cukup lama, sehingga tidak cukup mendapatkan perawatan di rumah sakit saja, saat di rumah keluargalah yang berperan dalam perawatan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan peran keluarga dalam perawatan post operasi dengan proses penyembuhan luka pada pasien post sectio caesarea di poli Rumah Sakit Lavalette Malang. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik cross sectional. Dengan teknik Accidental Sampling besar sampel 15 responden, dengan metode pengumpulan data secara wawancara dan observasi dan uji statistik menggunakan uji Spearman Rank dengan α= 0,005. Hasilnya didapatkan nilai p= 0,009 dan r=0,650 yang artinya ada hubungan yang kuat antara peran keluarga dalam perawatan post operasi dengan proses penyembuhan luka pada pasien post sectio caesarea di poli Rumah Sakit Lavalette Malang. Rekomendasi penelitian yang akan datang hendaknya lebih mengembangkan penelitian dengan besar sampel yang lebih banyak, serta mengembangkan aspek lain tentang peran keluarga dalam membantu proses penyembuhan.
Cover KTI
2017

HUBUNGAN POLA MAKAN DAN MOBILISASI DENGAN KEJADIAN KONSTIPASI PADA PASIEN SETELAH OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM DI RS LAVALETTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DEVI MELIANA TOBING
NIM: 1601410025
Program Studi: PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Rudi Hamarno,S.Kep Ns, M.Kep, Dr. Susi Milwati, S.Kp, M.Pd.
Subjek: Konstipasi, Mobilisasi, Pola Makan Pola makan yang tidak teratur dapat merusak fungsi sistem
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Pola Makan Dan Mobilisasi Dengan Kejadian Konstipasi Pada Pasien Setelah Operasi Dengan Anestesi Umum Di RS Lavalette Malang, Devi Meliana Tobing (2017), Skripsi, Program Studi D-IV Keperawatan Minat Perioperatif, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Rudi Hamarno,S.Kep Ns, M.Kep, (Pendamping) Dr. Susi Milwati, S.Kp, M.Pd. Kata Kunci: Konstipasi, Mobilisasi, Pola Makan Pola makan yang tidak teratur dapat merusak fungsi sistem pencernaan dan susah untuk membuang air besar. Perubahan mobilisasi juga mengakibatkan penurunan motilitas saluran gastrointestinal. Sehingga apabila ada upaya untuk mengeluarkan feses dapat menyebabkan jahitan terpisah dan luka terbuka kembali. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis adanya hubungan antara pola makan dan mobilisasi dengan kejadian konstipasi pada pasien setelah operasi dengan anestesi umum. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan metode cross sectional. Sampel berjumlah 29 responden menggunakan Purposive Sampling yang dilakukan wawancara dan observasi. Dari hasil penelitian didapatkan responden berumur 46-65 tahun sebanyak 38%, berpendidikan SD sebanyak 31%, pola makan dalam kategori cukup sebanyak 48%, melakukan mobilisasi penuh sebanyak 76% dan yang tidak BAB setelah 3 hari dirawat sebanyak 52%. Sedangkan hasil uji chi square pola makan didapat nilai p=0,003 < 0,05, dan mobilisasi didapat nilai p=0,003 < 0,05, yang berarti ada hubungan pola makan dan mobilisasi dengan kejadian konstipasi. Saran yaitu pola makan dan mobilisasi pasien setelah operasi dengan anestesi umum penting diperhatikan untuk mencegah terjadinya konstipasi.
Cover KTI
2017

HUBUNGAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL DENGAN KETERATURAN KUNJUNGAN ANTENATAL DI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DESHINTA PUTRI WARDANI
NIM: 1602420002
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, SST., Jupriyono, S.Kp., M.Kes
Subjek: Sikap, Kualitas Pelayanan Antenatal, Kunjungan Antenatal
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Wardani, Deshinta Putri. 2017. Hubungan Sikap Ibu Hamil tentang Kualitas Pelayanan Antenatal dengan Keteraturan Kunjungan Antenatal di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Skripsi. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Jurusan Kebidanan. Program Studi Diploma IV Kebidanan Malang. Pembimbing Utama : Herawati Mansur, SST., M.Pd., M.Psi. Pembimbing Pendamping : Jupriyono, S.Kp., M.Kes Pemanfaatan pelayanan antenatal oleh seorang ibu hamil dapat dilihat dari cakupan pelayanan antenatal. Berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2015, cakupan K1 sebesar 95,75% dan cakupan K4 sebesar 87,48% dengan target cakupan pelayanan antenatal sebesar 95%. Data Dinas Kesehatan Kota Malang tahun 2015, cakupan kunjungan ibu hamil K4 mengalami penurunan yaitu 11.846 (87,67%). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan sikap ibu tentang kualitas pelayanan antenatal dengan keteraturan kunjungan antenatal di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi 52 ibu hamil trimester III, teknik sampling dengan purposive sampling, jumlah sampel 34 ibu hamil. Pengumpulan data sikap ibu hamil tentang kualitas pelayanan antenatal menggunakan kuesioner dan keteraturan kunjungan antenatal dengan dokumentasi buku KIA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai keteraturan kunjungan dengan sikap negatif 16 ibu hamil dan sikap positif 7 ibu hamil. Uji korelasi Fisher’s Exact Test didapatkan p value >  (1,00 > 0,05) demikian penelitian ini menerima H0 artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu hamil tentang kualitas pelayanan antenatal dengan keteraturan kunjungan antenatal. Diharapkan kualitas pelayanan antenatal lebih ditingkatkan dari fasilitas pelayanan, kinerja, keterampilan, dan sikap petugas kesehatan sehingga menghasilkan sikap ibu hamil yang baik. Kata Kunci : Sikap, Kualitas Pelayanan Antenatal, Kunjungan Antenatal
Cover KTI
tidak tersedia
2017

HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KADAR HEMOGLOBIN TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA DAN LAMA RAWAT INAP POST OPERASI KISTOMA OVARI DI RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NIKEN DAMAYANTI
NIM: 1603400034
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Endang Widajati, SST.,M.Kes. dan Diniyah Kholidah, SST., SGz.,MPH
Subjek: status gizi, kadar hemoglobin, penyembuhan luka, lama rawat inap.
Lihat Abstraksi
Niken Damayanti, 2017. Hubungan Status Gizi dan Kadar Hemoglobin Terhadap Proses Penyembuhan Luka dan Lama Rawat Inap Post Operasi Kistoma Ovari di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Skripsi, Program Studi Diploma IVJurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing : Endang Widajati, SST.,M.Kes. dan Diniyah Kholidah, SST., SGz.,MPH ABSTRAK Latar Belakang : Pasien dengan status gizi baik akan berespon lebih baik cepat pulih dari penyakit dan pembedahan dibanding pasien dengan status gizi buruk. Status gizi pasien bedah mayor preoperasi berpengaruh terhadap penyembuhan luka dan lama rawat inap pascaoperasi. Kesembuhan luka operasi sangat dipengaruhi oleh suplai oksigen dan zat gizi ke dalam jaringan. salah satu kondisi yang berhubungan dengan peningkatan resiko penyembuhan luka pada tindakan bedah laparatomi adalah anemia (kadar Hb rendah), anemia dapat memperlambat proses penyembuhan luka karena perbaikan sel memerlukan kadar protein yang cukup. Oksigen ini berfungsi selain untuk oksidasi biologi juga oksigenasi jaringan. Keadaan malnutrisi pada pasien masuk rumah sakit mengakibatkan pasien tersebut memiliki length of stay (LOS) yang lebih panjang. Lama hari rawat akan semakin pendek dengan status gizi yang lebih baik. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan kohort prospektif pada pasien post operasi kistoma ovary di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang sejak bulan Juni s/d Juli 2017. Responden penelitian berumlah 15 orang. Status gizi diukur berdasarkan LLA, penyembuhan luka dengan observasi, kadar hemoglobin dan lama rawat inap dilihat dari catatan medis pasien. Hasil : Responden dengan status gizi kurang 10 orang (66,7%), berstatus gizi baik/lebih 5 orang (15,3%). Responden yang tidak anemia 11 orang (73,3%), yang anemia 4 orang (26,7%). Responden dengan penyembuhan luka baik 10 orang (66,7%) dan penyembuhan luka tidak baik 5 orang (33,3%). Responden dengan lama rawat pendek (<5 hari) 9 orang (60%), dengan lama rawat inap panjang (>5 hari) 6 orang (40%). Hasil uji statistic Spearman rho menunjukkan ada hubungan status gizi dengan penyembuhan luka (p=0,031), tidak ada hubungan antara status gizi dengan lama rawat inap (p=0,128). Hasil uji statistic Chi-Square ada hubungan antara kadar hemoglobin dengan penyembuhan luka (p=0,039), tidak ada hubugan antara kadar hemoglobin dengan lama rawat inap (p=0,634). Kesimpulan : Ada hubungan antara status gizi dan kadar hemoglobin dengan penyembuhan luka. Tidak ada hubungan antara status gizi dan kadar hemoglobin dengan lama rawat inap Kata Kunci : status gizi, kadar hemoglobin, penyembuhan luka, lama rawat inap.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN IBU, PENDAPATAN KELUARGA, DAN SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN ASI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI DESA BANJARARUM KECAMATAN SINGOSARI

Lihat Detail Karya
Penulis: INDYWATI OCTAVIA PUTRI
NIM: 1403000061
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Hasan Aroni, SKM., MPH.
Subjek: Pemberian ASI, Status Pekerjaan Ibu, Pendapatan Keluarga, Sikap Ibu
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Indywati Octavia Putri. 2017. Hubungan Status Pekerjaan Ibu, Tingkat Pendapatan Keluarga, dan Sikap Ibu dengan Pemberian ASI pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Desa Banjararum Kecamatan Singosari. Karya Tulis Ilmiah, Program DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dibawah bimbingan Hasan Aroni, SKM., MPH. Pemberian ASI Eksklusif merupakan salah satu upaya untuk memperoleh tumbuh kembang bayi yang baik Karena ASI mengandung semua nutrisi penting yang diperlukan bayi untuk tumbuh kembangnya dan mengandung zat antibodi untuk kekebalan bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status pekerjaan ibu, tingkat pendapatan keluarga, dan sikap ibu dengan pemberian ASI di desa Banjararum tahun 2017. Metode penelitian bersifat observational analitik dengan besar sampel sebesar 30 orang yang diambil dengan purposive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2017. Data yang diambil meliputi status pekerjaan ibu, pendapatan keluarga, sikap ibu, dan pemberian ASI. Cara pengumpulan data diperoleh dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20 responden (66,7%) ibu memberikan ASI eksklusif, tingkat pendapatan keluarga sebagian besar tergolong rendah (76,7%), status pekerjaan ibu sebagian besar tidak bekerja (86,7%), dan sikap ibu sebagian besar positif terhadap pemberian ASI (93,3%). Setelah dilakukan uji analisa statistik dengan menggunakan uji chi square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara status pekerjaan ibu dengan pemberian ASI (p= 0,584), tidak ada hubungan antara pendapatan keluarga dengan pemberian ASI (p= 1), dan tidak ada hubungan antara sikap ibu dengan pemberian ASI (p= 1). Dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi ibu menyusui, peneliti, dan Puskesmas sehingga dapat meningkatkan dan memberikan penyuluhan tentang manfaat pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci: Pemberian ASI, Status Pekerjaan Ibu, Pendapatan Keluarga, Sikap Ibu
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan