Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3941–3950 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2017

GAMBARAN TINGKAT NYERI SENDI SETELAH DILAKUKAN SENAM ERGONOMIK PADA LANSIA DENGAN HIPERURIC ACID DI WILAYAH PUSKESMAS KENDAL KEREP KOTA MALANG (Studi Kasus)

Lihat Detail Karya
Penulis: DITA ERLINE KURNIA
NIM: 1401100002
Program Studi: DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Imam Subekti, S.Kp, M.Kep, Sp.Kom,Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep, Ns, M.Kes.
Subjek: Hyperuric acid, Nyeri Sendi, Senam Ergonomik.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dita Erline Kurnia (2017). Gambaran Tingkat Nyeri Sendi Setelah Dilakukan Senam Ergonomik Pada Lansia Dengan Hiperuric Acid Di Wilayah Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Imam Subekti, S.Kp, M.Kep, Sp.Kom, (Pendamping) Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep, Ns, M.Kes. Penyakit yang biasa menyerang manusia lanjut usia antara lain asam urat dan nyeri pada sendi. Nyeri sendi tersebut dapat diintervensi dengan senam ergonomik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam ergonomik terhadap nyeri sendi pada lansia dengan hiperuric acid di wilayah puskesmas Kendal Kerep Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian pada studi kasus ini sebanyak 2 yaitu Ny. S dan Ny. S Penelitian ini dilakukan pada 15 Mei – 9 Juni 2017. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan intervensi senam ergonomik, Skala nyeri Ny. S dan Ny. M turun sebanyak 5 yang awalnya skala nyeri 6 menjadi skala nyeri 1 setelah 8 kali pertemuan selama 1 bulan. Selain itu juga terdapat peningkatan kemampuan senam ergonomik pada Ny. S dan Ny. M. Diharapkan subjek penelitian dapat tetap melaksanakan senam ergonomik sesuai dengan yang sudah diajarkan agar nyeri sendi yang diderita tidak bertambah bahkan cenderung berkurang. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah membuat penelitian tentang senam ergonomik ini dengan sampel yang lebih banyak dan intervensi tujuan yang berbeda, misalnya untuk diabetes, kolesterol, dan lain – lain. Kata Kunci: Hyperuric acid, Nyeri Sendi, Senam Ergonomik.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN, PERILAKU HIGIENE SANITASI DAN PEMBERIAN PENYULUHAN BAGI TENAGA PENJAMAH MAKANAN DI SD ISLAM NAHDLATUL ULAMA KABUPATEN KEDIRI

Lihat Detail Karya
Penulis: Cahyo Mulyo Hadi
NIM: 1403000066
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dwie Soelistyorini. S.ST. M. Kes
Subjek: Pengetahuan Tenaga Penjamah Makanan, Perilaku Tenaga Penjamah Makanan
Lihat Abstraksi
Cahyo Mulyo Hadi 1403000066. Gambaran Tingkat Pengetahuan, Perilaku Higiene Sanitasi dan Pemberian Penyuluhan Bagi Tenaga Penjamah Makanan di SD Islam Nahdlatul Ulama Kabupaten Kediri. Program Studi Diploma III Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. 2017. (Dibawah bimbingan : Dwi Soelistyorini, SST., M.Kes). Penyelenggaraan makanan di sekolah merupakan penyelenggaraan makanan non komersial, penyelenggaraan makanan yang higiene dan sehat menjadi prinsip dasar penyelenggaraan makanan institusi. Prosedur yang penting bagi pengelolah makanan adalah mencuci tangan, kebersihan dan kesehatan diri. SD Islam Nahdlatul Ulama merupakan penyelenggara makanan dalam jumlah besar yaitu sekitar 500 porsi dalam sehari. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan pada penyelenggaraan makanan di SD Islam Nahdlatul Ulama Kabupaten Kediri pada tanggal 14 Januari 2017 didapatkan data bahwa jumlah tenaga penjamah makanan yang ada di SD Nahdlatul Ulama Kabupaten Kediri berjumlah 8 orang. Berdasarkan pengamatan dalam satu hari pada tanggal 14 Januari 2017 didapatkan perilaku higiene sanitasi yang masih kurang, 5 dari tenaga penjamah makanan tidak menggunakan APD saat mengolah makanan, 3 diantaranya masih menggunakan perhiasan (cincin dan gelang) saat pengolah makanan dan seluruh nya sejumlah 8 penjamah makanan tidak pernah sama sekali memeriksa kesehatan dan mengikuti pelatihan. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain penelitian Cross Sectional yaitu mengetahui tingkat pengetahuan tenaga penjamah makanan dan perilaku higiene sanitasi tenaga penjamah makanan. Tempat penelitian dilakukan di dapur SD Islam Nahdlatul Ulama Kabupaten Kediri. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner pengetahuan higiene sanitasi dan form checklist perilaku higiene sanitasi penjamah makanan di SD Islam Nahdlatul Ulama Kabupaten Kediri. Cara pengolahan data yaitu dengan cara dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabulasi diagram batang Hasil penelitian berdasarkan pengolahan data yang dilakukan, maka telah didapatkan hasil tingkat pendidikan tenaga penjamah makanan 62% SD, 25% SMP dan 13% SMA. Seluruh tenaga penjamah makanan masuk dalam kategori usia produktif dalam bekerja yaitu usia antara 15 – 64 tahun, seluruh tenaga penjamah makanan berjenis kelamin perempuan, Tingkat Pengetahuan Higiene Sanitasi 63% baik dan Perilaku Tenaga Penjamah Makanan 62% cukup. Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Higiene Sanitasi Tenaga Penjamah Makanan pada SD Islam Nahdlatul Ulama sudah baik, namun masih perlu dilakukan peningkatan dan perubahan terhadap ketersediaan fasilitas dan perilaku tenaga penjamah makanan, serta perlu adanya pemeriksaan kesehatan secara berkala pada tenaga penjamah makanan, supaya tenaga penjamah makanan memiliki tubuh yang sehat. Kata Kunci : Pengetahuan Tenaga Penjamah Makanan, Perilaku Tenaga Penjamah Makanan
Cover KTI
2017

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN, TINGKAT KONSUMSI ENERGI & PROTEIN, DAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI DESA PRINGU, KECAMATAN BULULAWANG, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DEBBIE ANANDA
NIM: 1403000075
Program Studi: D III GIZI
Dosen Pembimbing: Tapriadi, SKM, MPd.
Subjek: Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsumsi Energi, Tingkat Konsumsi Protein, Status GizI
Lihat Abstraksi
Debbie Ananda. Gambaran Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsumsi Energi & Protein, dan Status Gizi Ibu Hamil di Desa Pringu Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Dibawah bimbingan Tapriadi, SKM, MPd. Secara nasional, prevalensi Kurang Energi Kronis (KEK) sebesar 24,2% (Riskesdas, 2013). Pada tahun 2015 prevalensi KEK pada ibu hamil di Desa Pringu Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang sebesar 42,5% (Laporan Gizi Puskesmas Bululawang 2015). Penyebab langsung terjadinya Kurang Energi Kronis (KEK) antara lain karena kurangnya asupan makanan dan adanya penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk bertujuan untuk mempelajari gambaran tingkat pengetahuan, tingkat konsumsi energi & protein, dan status gizi ibu hamil di Desa Pringu Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Penelitian observasional analitik ini dilakukan pada 12 ibu hamil. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel yang diteliti pada penelitian ini adalah tingkat pengetahuan, tingkat konsumsi energi & protein, dan status gizi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat konsumsi energi ibu hamil yang berkategori defisit sebagian besar (33,33%) terdapat pada ibu hamil yang tingkat pengetahuannya tergolong dalam kategori kurang, tingkat konsumsi protein ibu hamil yang berkategori defisit sebagian besar (50%) terdapat pada ibu hamil yang tingkat pengetahuannya tergolong dalam kategori kurang, tingkat pengetahuan ibu hamil Non KEK masih ada yang memiliki tingkat pengetahuan kurang (41,67%), sebagian besar (50%) ibu hamil Non KEK tingkat konsumsinya tergolong dalam kategori normal, sebagian besar Ibu hamil Non KEK maupun KEK memiliki tingkat konsumsi protein defisit. Berdasarkan penelitian ini disarankan agar diberikan sosialisasi atau penyuluhan mengenai gizi untuk kehamilan khususnya diversifikasi makanan pada ibu hamil untuk lebih memperhatikan asupan makannya agar seimbang antara konsumsi sumber karbohidrat, protein, dan lemak serta diperlukan adanya peningkatan dalam kegiatan pemantauan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada ibu hamil KEK, sehingga dapat mengurangi jumlah ibu hamil KEK Kata kunci : Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsumsi Energi, Tingkat Konsumsi Protein, Status GizI
Cover KTI
2017

HAND HYGIENE PADA ANAK POST TYPHOID SEBELUM dan SESUDAH DILAKUKAN PENDIDIKAN KESEHATAN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DELVA ADRE MEI PUSPITA SARI
NIM: 1401100082
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Ibu Tavip Dwi Wahyuni,S.Kep.Ns.M.Kes. Bapak Joko Wiyono,S.Kp,M.Kep,Sp.Kom
Subjek: Hand Hygiene, Pendidikan Kesehatan, Perilaku Anak usia 7 sampai 11 tahun.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hand Hygiene Pada Anak Post Typhoid Sebelum dan Sesudah Dilakukan Pendidikan Kesehatan Diwilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus oleh Delva Adre Mei Puspita Sari, NIM 1401100082, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Ibu Tavip Dwi Wahyuni,S.Kep.Ns.M.Kes. Pembimbing (Pendamping) Bapak Joko Wiyono,S.Kp,M.Kep,Sp.Kom Kata Kunci : Hand Hygiene, Pendidikan Kesehatan, Perilaku Anak usia 7 sampai 11 tahun. Hand Hygiene atau kebersihan tangan adalah upaya seseorang dalam memelihara kebersihan pada bagian tangan untuk memperoleh kesejahteraan fisik yang meliputi cuci tangan dan perawatan kuku. Kebiasaan atau perilaku dapat di pengaruhi oleh faktor pengetahuan sikap, ataupun praktik yang dapat di ubah melalui pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kebiasaan cuci tangan dan perawatan kuku pada anak (6-11 tahun) sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. desain penelitian ini adalah studi kasus dan dilakukan pada tanggal 16-22 Juni 2017. Subjek penelitian berjumlah 2 orang yaitu An.V (11 tahun) dan An.J (8 tahun). Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Instrument penelitian menggunakan pedoman wawancara, lembar observasi, satuan acara penyuluhan, standart operasional prosedur, leaflet. Hasil penelitian kebiasaan hand hygiene pada kedua responden sebelum dilakukan pendidikan kesehatan masih kurang, responden hanya melakukan dua momen cuci tangan, melakukan satu langkah cuci tangan dan melakukan dua langkah potong kuku. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan kedua responden tersebut. Sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan dan dilakukan demonstrasi cuci tangan dan potong kuku kedua responden menunjukkan adanya perubahan perilaku dari kurang menjadi cukup. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pada Tingkat Pendidikan Orangtua Terhadap Perilaku Hand Hygiene Anak Post Typhoid.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

HUBUNGAN AMBULASI DINI TERHADAP PEMULIHAN PERISTALTIK USUS PASIEN PASCA OPERASI DENGAN ANASTESI UMUM DI RS LAVALETTE

Lihat Detail Karya
Penulis: LALU RIAN SETIAWAN
NIM: 1601410019
Program Studi: PRODI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Drs. Moh Zainol Rachman,S.ST.,M.Kes, Joko Wiyono, S.Kp,M.Kep,SP.Kom
Subjek: Ambulasi Dini, Peristaltik Usus, Anastesi umum
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Ambulasi Dini Terhadap Pemulihan Peristaltik Usus Pasien Pasca Operasi Dengan Anastesi umum Di Ruang Bedah Rumah Sakit Lavalette Malang.Lalu Rian Setiawan (2017), Skripsi, Program Studi D-IV Keperawatan Minat Perioperatif, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Drs. Moh Zainol Rachman,S.ST.,M.Kes, (Pendamping) Joko Wiyono, S.Kp,M.Kep,SP.Kom Kata Kunci :Ambulasi Dini, Peristaltik Usus, Anastesi umum Anastesi umum adalah tindakan menghilangkan rasa nyeri secara sentral yang disertai hilangnya kesadaran dan dapat pulih kembali (reversibel). Salah satu dampaknya adalah menurunkan peristaltikusus. Untuk meningkatkan peristaltik usus adalah dengan ambulasi dini. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan Ambulasi dini terhadap fungsi peristaltik usus pada pasien post operasi dengan anastesi umum. Populasi penelitian ini adalah pasien post operasi dengan anastesi umum. Jenis penelitian Quasi eksperimen tdengan rancangan post test only control design, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 30 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan mengobservasi perubahan peristaltik usus pasien sesudah di berikan ambulasi dini pada kelompok eksperimen dan pada kelompok kontrol pada lembar observasi, kemudian data yang didapatkan ditabulasi dan dilakukan ujiChi Square program SPSS. Dari hasil penelitian responden pascaoperasi dengan anastesi umum pada kelompok eksperimen di dapatkan 12 orang (80%) mengalami pemulihan peristaltik usus dan 3 orang (20%) tidak mengalami pemulihan peristaltik usus. Sedangkan dari kelompok kontrol sebanyak 6 orang responden (40%) mengalami pemulihan peristaltik usus dan 9 orang responden (60%) tidak mengalami pemulihan peristaltik usus. Hasil uji statistic Chi-Square didapatkan nilai (p-value) = 0,025 yang lebih kecil dari alpha 0,05. Sehingga di simpulkan terdapat hubungan yang signifikan (bermakna) antara pemberian ambulasi dini dengan frekuensi peristaltik usus, karena nilai tersebut < taraf signifikan (α = 0,05) maka Ho ditolak, artinya ada hubungan pemberian ambulasi dini terhadap pemulihan peristaltik usus pasien dengan anastesi umum. Disimpulkan ambulasi dini dapat diterapkan sebagai perencanaan tindakan keperawatan mandiri non farmakolagis dalam membantu mempercepat pemulihan peristaltik usus pasien pascaoperasi dengan anastesi umum.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

HUBUNGAN ANEMIA PADA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PURI BUNDA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SITI DWI PURYANTI
NIM: 1302450055
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Erni Dwi Widyana, SST.,M.Kes. Jenny JS Sondakh, SSiT.,M.Clin.Mid
Subjek: Anemia, Kejadian BBLR
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Puryanti, Siti Dwi. 2017. Hubungan Anemia pada Kehamilan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSIA Puri Bunda Malang. Skripsi, Program Studi D-IV Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan Malang, Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Erni Dwi Widyana, SST.,M.Kes., dan Pembimbing Pendamping : Jenny JS Sondakh, SSiT.,M.Clin.Mid Anemia kehamilan adalah penurunan kadar hemoglobin kurang dari 11 gr/dL selama kehamilan trimester I dan trimester III, kurang dari 10,5 gr/dL kehamilan trimester II dan masa post partum. Kejadian anemia pada kehamilan dan berlangsung hingga kepersalinan merupakan masalah kesehatan yang dialami seluruh wanita. Masalah bayi dengan berat badan lahir rendah sering mengalami gangguan sistem pernafasan, susunan saraf pusat, kardiovaskuler, hematologi, gastrointestinal, ginjal, termoregulasi. Penelitian ini menggunakan desain retrospektif dengan mengumpulkan data rekam medik ibu hamil yang melahirkan bayi BBLR di RSIA Puri Bunda Malang periode 1 Januari 2017 s/d 31 Mei 2017. Populasi semua ibu yang melahirkan bayi BBLR, pengambilan sampel secara total sampling berjumlah 64. Instrumen penelitian menggunakan data rekam medik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang melahirkan bayi BBLR berjumlah 13 yang mengalami anemia dan 51 ibu tidak mengalami anemia serta melahirkan bayi dengan berat antara 1000-2500 gram berjumlah 61. Hasil analisa menggunakan uji Spearman Rank didapatkan nilai ρ = 0,109 (ρ > 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa Ho diterima yaitu tidak ada hubungan anemia pada kehamilan dengan kejadian berat badan lahir rendah di Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda Malang periode 1 Januari 2017 s/d 31 Mei 2017. Kata Kunci : Anemia, Kejadian BBLR
Cover KTI
tidak tersedia
2017

HUBUNGAN ANTARA FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOBILISASI DINI DENGAN PELAKSANAAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMI DENGAN GENERAL ANASTESI DI RUMAH SAKIT LAVALETTE KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: TEGUH APRYANTHO
NIM: 1601410037
Program Studi: PRODI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Susi Milwati, S.Kp. M.Pd, Tanto Hariyanto, S.Kep. Ns. M.Biomed.
Subjek: Mobilisasi Dini, Tingkat Kecemasan, Pengetahuan, Dukungan Sosial
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Antara Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mobilisasi Dini Dengan Pelaksanaan Mobilisasi Dini Pada Pasien Post Operasi Laparatomi Dengan General Anestesi Di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang. Teguh Apryantho (2017). Skripsi, Program Studi D-IV Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Ibu Dr. Susi Milwati, S.Kp. M.Pd, (Pendamping) Bapak Tanto Hariyanto, S.Kep. Ns. M.Biomed. Mobilisasi dini merupakan hal penting yang harus segera dilakukan oleh pasien post operasi laparatomi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi mobilisasi dini termasuk diantaranya tingkat kecemasan, dukungan sosial dan tingkat pengetahuan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi mobilisasi dini dengan pelaksanaan mobilisasi dini pada pasien post operasi laparatomi dengan general anestesi di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang. Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien post operasi laparatomi dengan general anestesi dengan jumlah sampel 31 responden yang diambil menggunakan teknik insidental sampling. Pengumpulan data faktor-faktor yang mempengaruhi mobilisasi dini menggunakan kuesioner dan pelaksanaan mobilisasi diobservasi selama 3 hari post operasi menggunakan lembar observasi (check list) kemudian data ditabulasi dan dilakukan uji Spearman Rank program SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji signifikansi Spearman Rank didapatkan nilai p value faktor tingkat kecemasan sebesar 0.029, faktor dukungan sosial 0.000 dan faktor tingkat pengetahuan 0,000 dengan signifikansi α 0,05. Karena p value <0,05, maka H1 diterima atau ada hubungan faktor pengetahuan, dukungan sosial dan tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan mobilisasi dini. Kata Kunci : Mobilisasi Dini, Tingkat Kecemasan, Pengetahuan, Dukungan Sosial, Post Operasi Laparatomi, General Anestesi.
Cover KTI
2017

HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN TIM BEDAH DENGAN PELAKSANAAN TIME OUT DI KAMAR OPERASI RSUD Dr.HARYOTO KABUPATEN LUMAJANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ADHARATNA DWI MAYASARI
NIM: 1301460038
Program Studi: PROGRAM STUDI D IV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Atti Yudiernawati, S.Kp., M. Pd., dan Eka Wulandari, S.Pd.M.Pd
Subjek: Kepatuhan, Pelaksanaan Time Out, SSC
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Antara Kepatuhan Tim Bedah Dengan Pelaksanaan Time Out Di Kamar Operasi RSUD Dr.Haryoto Kabupaten Lumajang. Adharatna Dwi Mayasari (2017). Skripsi. Program Studi DIV Keperawatan Malang, jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, pembimbing (utama) Dr. Atti Yudiernawati, S.Kp., M. Pd., pembimbing (pendamping) Eka Wulandari, S.Pd.M.Pd. Kata Kunci: Kepatuhan, Pelaksanaan Time Out, SSC Kepatuhan tim bedah dalam melaksanakan Surgical Safety Checklist (SSC) utamanya fase time out merupakan bagian yang sangat penting demi tercapainya patient safety saat dilakukan tindakan operatif. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara kepatuhan tim bedah dengan pelaksanaan time out di kamar operasi. Desain yang digunakan dalam peneitian ini adalah cross sectional dengan besar sampel penelitian yaitu 32 responden yang dilakukan dua kali observasi menggunakan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Metode pengambilan data dilakukan secara observatif terhadap kepatuhan tim bedah menggunakan pedoman WHO 2009 dan pelaksanaan time out menggunaakan pedoman NPSG 2015. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi koefisien korelasi. Hasil observasi dari kepatuhan tim bedah menunjukkan sebagian besar responden memiliki kepatuhan yang baik (64%), sedangkan sebagian besar pelaksanaan time out adalah cukup (60%). Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan bisa meneliti hubungan antara pelaksanaan time out dengan beban kerja perawat.
Cover KTI
2017

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN KETEPATAN PEMBERIAN POSISI BEDAH DI RUANG OPERASI RSUD KABUPATEN KEDIRI.

Lihat Detail Karya
Penulis: ADILA ALIF NUGRAHAENI
NIM: 1301460008
Program Studi: PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN PERIOPERATIF MALANG
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi Wahyuni, Skep, Ns,. M.Kes,dan Wahyuningsri, S.Pd, M.Kes
Subjek: Pengetahuan, Sikap, Posisi Bedah
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Dengan Pemberian Posisi Bedah Di Kamar Operasi RSUD Kabupaten Kediri. Adila Alif Nugrahaeni (2017) 1301460008. Skripsi Korelasi. Program Studi DIV Keperawatan Perioperatif Malang, Jurusan Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Tavip Dwi Wahyuni, Skep, Ns,. M.Kes, Pembimbing (Pendamping) Wahyuningsri, S.Pd, M.Kes. Pemberian posisi bedah dengan tepat dan benar merupakan salah satu penentu dari keberhasilan dalam melakukan tindakan pembedahan, sehingga diperlukannya sebuah pengetahuan, sikap serta ketrampilan perawat perioperatif tentang pemberian posisi bedah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap Perawat dengan ketepatan pemberian posisi bedah di kamar operasi di RSUD Kabupaten Kediri. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian ini korelasi dengan jumlah 20 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk data pengetahuan, menggunakan chek list untuk data sikap, dan lembar observasi untuk data pemberian posisi bedah. Analisa bivariate menggunakan uji Spearman Rank , Koefisiensi Kontingensi serta uji Person. Penyajian data menggunakan diagram pie, tabel serta narasi. Dari hasil penelitian didapatkan responden berpengetahuan kurang, sikap positif, serta ketidak tepatan dalam pemberian posisi bedah. Hasil uji statistik didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemberian posisi bedah dengan nilai p >  (0,127 > 0,05). Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan antara sikap dengan pemberian posisi bedah dengan nilai p <  (0,029 < 0,05). Hasil uji statistik didapatkan hasil tidak ada hubungan antara pengetahuan dan sikap Perawat dengan ketepatan pemberian posisi bedah. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya yaitu pengaruh pemberian posisi bedah terhadap resiko cidera dikamar operasi Rumah Sakit yang lain. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Posisi Bedah
Cover KTI
tidak tersedia
2017

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT INSTRUMENT TERHADAP PELAKSANAAN INSTRUMENTASI PADA OPERASI SECTIO CESAREA DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD NGUDI WALUYO WLINGI

Lihat Detail Karya
Penulis: Yuda Febtri Jaya Abednego
NIM: 1301460027
Program Studi: PRGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Utama Roni Yuliwar, S.Kep, Ns, M. Ked, Drs.M.Zainol Rachman, M.Kes
Subjek: Pengetahuan, Sikap, Instrumentasi Sectio Cesarea
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat Instrument terhadap Pelaksanaan Instrumentasi pada Operasi Sectio Cesarea di Instalasi Bedah Sentral RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Yuda Febtri Jaya Abednego(2017), Program Studi D-IV Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, pembimbing Utama Roni Yuliwar, S.Kep, Ns, M. Ked, Pembimbing Kedua Drs.M.Zainol Rachman, M.Kes Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Instrumentasi Sectio Cesarea Tindakan operasi Sectio Cesarea dilakukan secara tim. Tim bedah yang professional khususnya perawat nstrument yang bertugas di rumah sakit semakin hari semakin diakui eksistensinya dalam pelayanan kesehatan. Kualitas pelaksanaan Instrumentasi oleh perawat dapat dinlai melalui beberapa indikator yang salah satunya adalah pengetahuan dan sikap dalam bekerja dikamar operasi. dengan pengetahuan yang baik dan sikap perawat instrument yang lebih berhati-hati akan meminimalisir resiko terjadinya cedera antar petugas kamar operasi. Tujuan penelitian Mengetahui adanya Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat Instrument terhadap Pelaksanaan Instrumentasi pada Operasi Sectio Cesarea di Instalasi Bedah Sentral RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Metode penelitian adalah korelasonal. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh. Subjek penelitian adalah 19 perawat yang melakukan instrumentasi pada operasi Sectio Cesarea. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuisioner dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat dengan pelaksanaan instrumentasi yang diuji menggunakan uji koefisien Pearson Product Moment dengan nilai P-Value 0,008 yang berarti kurang dari α(0,05). Saran bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti faktor lan yang mempengaruhi pengetahuan, sikap dan juga pelaksanaan instrumentasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan