Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 381–390 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2023

ANALISIS BAKTERI COLIFORM PADA LIMBAH AIR AKHIR INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) KOMUNAL DI JANTI BARAT PEDEPOKAN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FARIZA GILANG SALSABILA
NIM: P17120201010
Program Studi: D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Apt. M. Hasan Wattiheluw, S. Farm., M. Farm.
Subjek: IPAL Komunal, Total Coliform, MPN
Lihat Abstraksi
Usaha pemerintah berbasis masyarakat untuk mengatasi pencemaran limbah rumah tangga dilakukan dengan pendiriaan program Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dipergunakan secara komunal. Air limbah yang berasal dari aktivitas rumah tangga umumnya mengandung bahan-bahan atau zat-zat yang sangat membahayakan kesehatan manusia dan mengganggu lingkungan hidup. Efektifitas kerja IPAL Komunal dapat dilihat salah satunya pada parameter biologi yaitu total Coliform. Menurut Permen LHK No. 68 tahun 2016, kadar maksimum total Coliform pada baku mutu air limbah dosmetik sebesar 3.000/100 ml. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah limbah air akhir hasil pengolahan IPAL Komunal di Janti Barat Padepokan, Kota Malang teridentifikasi mengandung bakteri Coliform dan nilai total Coliform telah memenuhi baku mutu, sehingga air limbah hasil pengolahan aman untuk dialirkan ke badan sungai. Parameter total Coliform pada sampel air dianalisis menggunakan metode Most Probable Number (MPN) dengan 2 tahap pengujian yaitu uji penduga dilakukan untuk mengetahui keberadaan bakteri Coliform dan dilanjutkan dengan uji penegasan atau uji konfirmasi yang berfungsi untuk mengkonfirmasi keberadaan bakteri Coliform dalam tabung yang positif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua sampel limbah air akhir Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di Janti Barat Padepokan, teridentifikasi mengandung bakteri Coliform dengan nilai MPN sebesar >160.000/100 ml untuk S1 dan hasil yang sama diperoleh oleh S2 yaitu dengan nilai MPN >160.000/100 ml yang artinya melewati batas cemaran dan standar baku mutu menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.68 /Menlhk/ Setjen/ Kum.1/8/2016 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik. Kata kunci : IPAL Komunal, Total Coliform, MPN
Cover KTI
tidak tersedia
2023

ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI P-CARE PADA PELAYANAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KENDALKEREP

Lihat Detail Karya
Penulis: VERONIKA SALSABELA ROHADATUL AISY
NIM: P17410203138
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rahmadyo Yudhi P,S.Kom,MT
Subjek: Analysis, Effectiveness, Implementation Primary Care, PIECES method.
Cover KTI
tidak tersedia
2023

ANALISIS FAKTOR 5M DALAM PENGELOLAAN RETENSI DOKUMEN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ANGELS NADAA REGITA
NIM: P17410201020
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Diniyah Kholidah, S.ST., S.Gz., MPH
Subjek: Retensi, Rekam Medis, Misfile, Analisis 5M (Man, Money, Materials, Machine, Method)
Cover KTI
2023

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KESALAHAN PEMBERIAN NOMOR REKAM MEDIS OLEH PETUGAS PENDAFTARAN RAWAT INAP DI UOBK RSUD Dr. MOHAMAD SALEH PROBOLINGGO

Lihat Detail Karya
Penulis: IKA MISBAHATUN NAFISAH
NIM: P17410201042
Program Studi: D-III REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Nurhadi, A.Md.Per.Kes., SKM, M. Kes
Subjek: Penomoran Rekam Medis, Unsur Manajemen, Rumah Sakit
Lihat Abstraksi
UOBK RSUD dr. Mohamad Saleh Probolinggo menggunakan penomoran Unit Numbering System, dilakukan secara manual dan komputerisasi. Petugas pendaftaran di UOBK RSUD dr. Mohamad Saleh Probolinggo sering melakukan kesalahan dalam proses pendaftaran pasien, dan salah memberikan nomor rekam medis dikarenakan kurangnya teliti dan konsentrasi. Hal ini menyebabkan duplikasi nomor rekam medis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab kesalahan pemberian nomor rekam medis oleh petugas pendaftaran rawat inap dan rekomendasi solusinya. Jenis penelitian kualitatif dengan petugas pendaftaran rawat inap sebagai informan. Akibat terjadi duplikasi rekam medis dengan metode wawancara yaitu di sebabkan oleh beberapa faktor yang meliputi unsur 5M diantaranya yaitu : Man (manusia), Material (sarana dan prasarana), Method (cara), Machine (alat), Money (uang/biaya). Faktor man meliputi kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, dan pelatihan petugas. Faktor money aalah ketersediaan anggaran untuk petugas mengikuti pelatihan dan anggaran khusus sarana prasarana. Faktor machine adalah ketersediaan komputer yang terbatas. Faktor material yaitu ketersediaan buku register. Faktor methode yaitu ketersediaan SOP. Rekomendasi sulusi yang dapat dilakukan yaitu pelatihan untuk petugas pendaftaran, pengrekrutan petugas pendaftaran minimal lulusan D3 Rekam Medis, pemeliharaan dan pengecekan terhadap sistem atau komputer secara bertahap, pembagian tugas antar petugas pendaftaran, dan menyatukan isi dokumen rekam medis yang ganda. Kata kunci : Penomoran Rekam Medis, Unsur Manajemen, Rumah Sakit
Cover KTI
tidak tersedia
2023

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETIDAKAKURATAN KODE DIAGNOSIS PADA DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN RAWAT INAP DI RSI MASYITHOH BANGIL

Lihat Detail Karya
Penulis: FITRI EKA SETYAWATI
NIM: P17410201002
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S,M.QIH
Subjek: ketidakakuratan, kode diagnosis, rekam medis, faktor penyebab
Cover KTI
tidak tersedia
2023

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETIDAKLENGKAPAN FORMULIR PENGKAJIAN AWAL PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KENDALSARI

Lihat Detail Karya
Penulis: IHDINA DINAL HAQ
NIM: P17410203075
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Tsalits Maulidah Hariez, SST.,MMRS
Subjek: Ketidaklengkapan, Analisis kuantitatif, Formulir pengkajian awal pasien
Cover KTI
tidak tersedia
2023

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KLAIM PENDING PASIEN RAWAT INAP BPJS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT TENTARA DR. SOEPRAOEN TAHUN 2023

Lihat Detail Karya
Penulis: NATASA ILKA FAHZIZA SALIMA
NIM: P17410203095
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Eiska Rohmanis Zein. S.ST., M.Kes
Subjek: BPJS kesehatan, klaim pending
Lihat Abstraksi
Proses pengajuan klaim dari rumah sakit ke BPJS Kesehatan jika ditemukan tidak lengkap dalam proses verifikasi akan menyebabkan pengembalian berkas oleh BPJS Kesehatan, yang dapat menyebabkan klaim pending. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan Oktober terdapat beberapa kasus klaim pending di Rumah Sakit Tentara Dr. Soepraoen. Tujuan penelitian ini yaitu Menganalisis Faktor Penyebab Terjadinya Klaim Pending Pasien Rawat Inap BPJS Kesehatan Di Rumah Sakit Tentara Dr. Soepraoen Malang Tahun 2023 dengan metode penelitian kuantitaif deskriptif. Sampel penelitian ini sebanyak 60 berkas klaim pending pada bulan Februari - Maret. Hasil penelitian ini didapatkan klaim pending berdasarkan faktor koding sebanyak 26 dokumen atau 43% kode diagnosis tidak sesuai, berdasarkan faktor medis sebanyak 31 dokumen atau 52% tidak lengkap, berdasarkan faktor admistrasi sebanyak 3 dokumen atau 5% tidak sesuai. Hasil wawancara didapatkan bahwa klaim pending dapat dipengaruhi oleh faktor 4M (Man, Method, Material, dan Machine). Faktor 4m yang sangat mempengaruhi klaim pending adalah faktor material dan faktor method, maka perlu melakukan pembaruan ilmu kode diagnosis dan diadakan sosialisasi agar SOP dijalankan dengan baik. Kata kunci : BPJS kesehatan, klaim pending
Cover KTI
tidak tersedia
2023

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 5 KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AWANG ANDRIWIJAYA VICIGITA
NIM: P17110204115
Program Studi: DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Ir. Rr. Endang Sutjiati, M.Kes
Subjek: Anemia, asupan zat gizi, siklus menstruasi, kepatuhan konsumsi tablet Fe.
Lihat Abstraksi
Anemia pada remaja putri berkaitan erat dengan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Secara fisiologi remaja putri mengalami menstruasi setiap bulannya hal inilah yang menyebabkan remaja putri seringkali mengalami defisiensi zat besi. Selain itu, remaja putri yang memiliki asupan zat besi kurang cenderung lebih rentan mengalami anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri khususnya di wilayah Kota Malang terutama pada SMAN 5 Malang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional dengan menggunakan rancangan cross sectional untuk melihat hubungan antara asupan zat gizi, siklus menstruasi dan pemberian tablet tambah darah terhadap faktor kejadian anemia. Pengambilan data dilakukan pada 03 – 10 April 2023. Responden dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas XI sebanyak 23 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 4 responden (17,4%) mengalami anemia dengan rata-rata kadar hemoglobin yang dimiliki sebesar 10,9 g/dl. Siklus menstruasi yang paling banyak dialami oleh responden yaitu siklus pendek (69,6%) dengan lama menstruasi rata-rata sebanyak 8 hari (normal). Hampir keseluruhan responden memiliki skor kepatuhan konsumsi TTD yang masuk ke dalam kategori baik (82,6%) dengan rata-rata skor sebesar 75,2%. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan zat gizi dan siklus menstruasi terhadap kejadian anemia (p > 0,05). Sementara, pada lama menstruasi dan kepatuhan konsumsi TTD menunjukkan adanya hubungan yang bermakna terhadap kejadian anemia (p < 0,05). Kata Kunci: Anemia, asupan zat gizi, siklus menstruasi, kepatuhan konsumsi tablet Fe.
Cover KTI
tidak tersedia
2023

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN MEMBAYAR IURAN JKN KIS SEGMENTASI PBPU DI KELURAHAN TEGAL BESAR

Lihat Detail Karya
Penulis: VINKA ENGELINA PUTRI
NIM: P17430203057
Program Studi: D3 Asuransi Kesehatan
Dosen Pembimbing: Puguh Priyo Widodo, Amd.RMIK.,S.Si.,MMRS
Subjek: Kepatuhan Membayar Iuran JKN, BPJS Kesehatan
Cover KTI
2023

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GASTRITIS PADA REMAJA SISWA SMA NEGERI 1 PARE

Lihat Detail Karya
Penulis: ISWANDI
NIM: P17211193054
Program Studi: STR KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Iswandi, Dr. Tri Anjaswarni, S.Kep.,M.Kep, Tri Cahyo Sepdianto, S.Kep.,Ns.,M.Kep.,Sp.MB
Subjek: Remaja, faktor-faktor, gastritis
Lihat Abstraksi
Latar Belakang: Gastritis menjadi salah satu penyakit tidak menular yang banyak jumlahnya di Indonesia. Gastritis adalah peradangan pada lambung yang dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu gastritis akut dan kronis. Banyak faktor penyebab gastritis, dan biasanya terkait dengan pola makan yang tidak tepat. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan gastritis pada remaja siswa SMA Negeri 1 Pare Kabupaten Kediri. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian menggunakan kuesioner, Sampel penelitian diambil dengan teknik random sederhana, sejumlah 100 responden. Uji statistic menggunakan Chi-square untuk jenis data berskala nominal dan ordinal yang digunakan untuk mengetahui korelasi antar variabel, dan juga uji regresi linear yang digunakan untuk menguji faktor dominan. Hasil: Hasil analisi bivariat terdapat hubungan signifikan antara pola makan (jenis makanan) dengan gastritis pada remaja dengan p-value (0,000) < (p = 0,05) dan terdapat hubungan antara stres dengan gastritis pada remaja dengan p-value (0,024) < (p = 0,05). Hasil analisis multivariabel menggunakan uji regresi linear secara bersama-sama menunjukkan p-value (0,000) < (p = 0,05) dengan koef B 0,716 pada variabel pola makan (jenis makanan dan p-value (0,027) < (p = 0,05) dengan koef B 0,216 pada variabel stres. Faktor dominan yang berhubungan yakni pola makan (jenis makanan) tidak baik sebesar (78%). Kesimpulan: Faktor pola makan (jenis makanan) dan faktor stres berhubungan dengan gastritis pada remaja siswa. Faktor usia, jenis kelamin, pola makan (frekuensi makan, waktu makan), konsumsi kopi, alkohol, merokok, riwayat gastritis keluarga, penggunaan obat anti nyeri, tidak berhubungan dengan gastritis pada remaja. Faktor pola makan (jenis makanan) menjadi faktor dominan yang mempengaruhi terjadinya gastritis pada remaja siswa. Kata Kunci : Remaja, faktor-faktor, gastritis
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan