Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3851–3860 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2018

VIDEO ANIMASI “BIASAKAN MAKAN PAGI” UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMPN 19 KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ACHMAD IRFAN EFFENDI
NIM: 1503000081
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Hasan Aroni,SKM,.MPH
Subjek: counseling, breakfast, media, video animation
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Achmad Irfan Effendi. Video Animasi “Biasakan Makan Pagi” Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Siswa SMPN 19 Kota Malang. Dibawah bimbingan. Hasan Aroni, SKM, MPH Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pembuatan video animasi “Biasakan Makan Pagi” untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa SMPN 19 Kota Malang melalui pembelajaran makan pagi yang menggunakan media video animasi. Penelitian ini termasuk penelitian Quasi Eksperimen dengan rancangan Equivalent Control Group. Hasil penelitian ini yaitu: 1) tingkat pengetahuan responden tentang makan pagi sebelum mendapatkan perlakuan pada kelompok tanpa menggunakan video animasi dalam kategori kurang dengan rata-rata skor 42%, 2) tingkat pengetahuan responden tentang makan pagi sesudah perlakuan pada kelompok tanpa menggunakan video animasi dalam kategori baik dengan rata-rata skor 75%, 3) terdapat perbedaan yang signifikan pada skor rata-rata pengetahuan responden pada kelompok tanpa menggunakan video animasi α 0,000, 4) tingkat pengetahuan responden tentang makan pagi sebelum mendapatkan perlakuan pada kelompok dengan menggunakan video animasi dalam kategori kurang dengan rata-rata skor 50%, 5) tingkat pengetahuan responden tentang makan pagi sesudah perlakuan pada kelompok dengan menggunakan video animasi dalam kategori baik dengan rata-rata skor 88%, 6) terdapat perbedaan yang signifikan pada skor rata-rata pengetahuan responden pada kelompok dengan menggunakan video animasi α 0,000, 7) terdapat perbedaan yang signifikan pada skor rata-rata pengetahuan responden setelah penyuluhan pada kelompok tanpa menggunkan videoanimasi dan kelompok dengan menggunakan video animasi α 0,000, 8) tingkat sikap responden tentang makan pagi sebelum mendapatkan perlakuan pada kelompok tanpa menggunakan video animasi dalam kategori sedang dengan rata-rata skor 54%, 9) tingkat pengetahuan responden tentang makan pagi sesudah mendapatkan perlakuan pada kelompok tanpa menggunakan video animasi dalam kategori baik dengan rata-rata skor 83%, 10) terdapat perbedaan yang signifikan pada skor rata-rata sikap responden pada kelompok tanpa menggunakan video animasi α 0,000, 11) tingkat sikap responden tentang makan pagi sebelum mendapatkan perlakuan pada kelompok dengan menggunakan video animasi dalam kategori baik dengan rata-rata skor 58%, 12) tingkat pengetahuan responden tentang makan pagi sebelum mendapatkan perlakuan pada kelompok dengan menggunakan video animasi dalam kategori baik dengan rata-rata skor 88%, 13) terdapat persamaan yang signifikan pada skor rata-rata sikap responden setelah penyuluhan pada kelompok tanpa menggunkan video animasi dan kelompok dengan menggunakan video animasi α 0,098. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat mengetahui pengaruh penyuluhan makan pagi dengan media video animasi terhadap pengetahuan dan sikap pada siswa di SMPN 19 Kota Malang. Kata Kunci: penyuluhan, makan pagi, media, video animasi
Cover KTI
tidak tersedia
2017

ANALISIS BIAYA, POLA MENU, KETERSEDIAAN ENERGI DAN ZAT GIZI PADA PENYELENGGARAAN MAKAN SIANG DI MADRASAH IBTIDAIYAH KHADIJAH KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: VENISA CHAESARA
NIM: 1403000074
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dwie Soelistyorini
Subjek: Biaya, Pola Menu, Standar Porsi, Ketersediaan Energi dan Zat Gizi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Venisa Chaesara. 2017. Analisis Biaya, Pola Menu, Ketersediaan Energi dan Zat Gizi pada Penyelenggaraan Makan Siang di Madrasah Ibtidaiyah Khadijah Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. (Dibawah bimbingan: Dwie Soelistyorini). Madrasah Ibtidaiyah Kota Malang menyelenggarakan makan siang bagi anak didiknya yang berjumlah 402 siswa dengan rentang anak usia sekolah 7-12 tahun yang baru dijalankan 1 tahun sehingga belum direncanakan dengan baik. menu yang disajikan setiap hari belum memenuhi pola menu yang seimbang karena keterbatasan dana sehingga hanya menyediakan makanan pokok dan lauk hewani, sedangkan untuk lauk nabati dan sayur jarang. Menu dibuat hanya untuk 1 minggu dan belum mempunyai siklus menu. Pelayanan makanan dengan menggunakan sistem lunch box service dengan porsi penyajian untuk semua jenis hidangan masih dibawah standar porsi yang dianjurkan. Jenis penelitian ini adalah observasional dan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di MI Khadijah Kota Malang yang dilaksanakan pada tanggal 27 Maret-1 April 2017. Sampel penelitian adalah menu yang disajikan sebanyak 5 menu makan siang. Jenis data yang dikumpulkan meliputi biaya makan, pola menu, porsi penyajian, dan ketersediaan energi dan zat gizi (protein, lemak, karbohidrat, zat besi, vitamin C, dan serat). Pengumpulan data dengan cara wawancara dan menimbang lansgung makanan yang disajikan. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif kemudian disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya bahan makanan yang dibelanjakan untuk makan siang adalah 76,74%. Untuk pola menu dari 5 menu yang disajikan hanya ada 1 (20%) menu yang seimbang. Pada pengamatan porsi makanan yang disajikan pada 5 menu diperoleh hasil rata-rata penyajian makanan belum sesuai dengan standar yang dianjurkan. ketersediaan energi dan zat gizi untuk anak usia sekolah belum memenuhi angka kecukupan energi dan zat gizi berdasarkan Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan sesuai golongan umur dan masih dalam kategori defisit. Disarankan kepada pihak penyelenggara makanan untuk menambah anggaran biaya makan untuk setiap anak Rp 4.000,00 – Rp 5.000,00 dan lebih memperhatikan pola menu seimbang, porsi penyajian yaitu untuk lauk hewani dan nabati ditambah menjadi 50 gram, sayur 100 gram dan buah diharapkan ada setiap minggunya untuk menambah ketersediaan energi dan zat gizi pada menu yang disajikan. Kata kunci : Biaya, Pola Menu, Standar Porsi, Ketersediaan Energi dan Zat Gizi
Cover KTI
tidak tersedia
2017

ANALISIS KEAMANAN PANGAN (FORMALIN, BORAKS, RHODAMIN B DAN MIKROORGANISME) MAKANAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DI MI HIDAYATUL MUBTADIN DESA SIPRING KECAMATAN PAGELARAN, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DWI PRASETYO
NIM: 1403000054
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Maryam Razak
Subjek: makanan jajanan, formalin, keamanan pangan, Escherichia coli
Lihat Abstraksi
ABSTRAK DWI PRASETYO, 2017. ANALISIS KEAMANAN PANGAN (FORMALIN, BORAKS, RHODAMIN B DAN MIKROORGANISME) MAKANAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DI MI HIDAYATUL MUBTADIN DESA SIPRING KECAMATAN PAGELARAN, KABUPATEN MALANG. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Maryam Razak ________________________________________________________________ Tingginya konsumsi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) oleh anak sekolah yang tidak diikuti dengan penerapan cara produksi pangan yang baik oleh para penjaja pangan berpotensi menyebabkan masalah keamanan pangan berupa bahaya fisik, bahaya kimia, maupun bahaya mikrobiologi. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui apakah makanan jajanan bakso, mie, dan sosis di MI Hidayatul Mubtadin Desa Sipring, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang sesuai dengan standart mutu keamanan pangan. Melalui kajian ini diperlukan analisis lebih lanjut terhadap keamanan pangan berupa formalin, boraks dan rhodamin B, cemaran mikroba serta cemaran bakteri Escherichia coli yang terkandung dalam jajanan tersebut. Sampel makanan berasal dari penjaja makanan yang berdagang disekitar sekolah MI Hidayatul Mubtadin Sipring. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Deskriptif dengan desain penelitian Observasional. Penelitian ini terdiri dari satu variabel bebas yakni analisis keamanan pangan dan lima variabel terikat yakni kandungan formalin, kandungan boraks, kandungan rhodamin B, cemaran mikroba, dan cemaran bakteri Escherichia coli. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang di ambil secara sengaja oleh peneliti. Penelitian dilakukan dengan menggunakan lima metode pengujian yaitu, uji pemeriksaan kandungan formalin menggunakan Formalin Main Reagent (FMR), uji pemeriksaan kandungan boraks menggunakan Boraks Main Reagent (BMR), uji pemeriksaan kandungan rhodamin B menggunakan Rhodamin B Main Reagent (RBMR), uji pemeriksaan total cemaran mikroba menggunakan metode hitungan cawan, dan uji pemeriksaan bakteri Escherichia coli menggunakan Petrifilm 3M E. coli. Data yang diperoleh menunjukkan hasil yang positif terhadap adanya kandungan formalin pada semua sampel makanan jajanan, hasil negatif terhadap adanya kandungan boraks pada semua sampel makanan, hasil negatif terhadapadanya kandungan rhodamin B pada sampel makanan sosis, hasil total cemaran mikroba yang sesuai standar karena berada dibawah standar mutu keamanan pangan oleh BPOM tahun 2009, serta hasil negatif terhadap adanya cemaran bakteri Escherichia coli pada sampel kuah bakso dan kuah mie. Berdasarkan data hasil penelitian perlu diadakan penyuluhan danpembinaan pada pedagang kaki lima disekolah - sekolah mengenai keamanan pangan yang meliputi dampak penggunaan bahan-bahan berbahaya, khususnya pada makanan jajanan oleh Dinkes Kabupaten Malang serta pembentukan kantin sekolah oleh pihak sekolah. Keywords : makanan jajanan, formalin, keamanan pangan, Escherichia coli
Cover KTI
tidak tersedia
2017

Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Menggunakan Metode Importance-Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) di Rumah Makan “Warung Ijen” Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: Dika Nisfatul Frisdiyani
NIM: 1403000007
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Theresia Puspita STP, MP
Subjek: Tingkat Kepuasan Konsumen, Tingkat Kepentingan, Tingkat Kinerja
Lihat Abstraksi
Dika Nisfatul Frisdiyani. 2017. Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Menggunakan Metode Importance-Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) di Rumah Makan “Warung Ijen” Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang di bawah bimbingan Theresia Puspita STP, MP. Berdasarkan data Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang pada tahun 2013 pertumbuhan rumah makan mencapai 466 usaha dan meningkat menjadi 549 usaha di tahun 2014. Warung Ijen merupakan rumah makan keluarga yang menawarkan menu oriental sebagai pilihan menu utama. Tingginya jumlah rumah makan atau restoran di Kota Malang yang memiliki konsep serupa mendorong Warung Ijen agar mampu bersaing dengan mempertahankan dan meningkatkan pelayanan untuk mendapatkan kepuasan konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan konsumen di Rumah Makan “Warung Ijen” menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Penelitian ini menggunakan obeservasi deskriptif dengan desain Cross Sectional Study. Subjek Penelitian adalah konsumen yang datang minimal sebanyak satu kali di Rumah Makan “Warung Ijen” Malang dengan jumlah 72 orang. Pengambilan data karakteristik konsumen, tingkat kepentingan konsumen, tingkat kinerja rumah makan dan tingkat kepuasan konsumen diperoleh menggunakan alat bantu kuesioner yang diberikan kepada konsumen. Data diolah dan dianalisis secara deskriptif kemuadian disajikan dalam bentuk gambar dan tabel. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2017. Hasil penelitian diperoleh karakteristik konsumen yang berkunjung ke rumah makan Warung Ijen sebagaian besar adalah perempuan, berumur 25-34 tahun, memiliki pendidikan terakhir Sarjana, sebanyak 53% konsumen berpenghasilan sebesar > Rp5.000.000,- serta sebanyak 49% konsumen Warung Ijen memiliki status menikah dan 71% konsumen berdomisili di kota Malang dan sekitarnya. Tingkat kinerja tertinggi terdapat pada atribut rasa makanan dan minuman dengan rata-rata 3,24. Nilai Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 0,77 berada pada rentang 0,66-0,80 yang berarti secara keseluruhan konsumen puas dengan kinerja Rumah Makan “Warung Ijen”. Pihak rumah makan Warung Ijen sebaiknya segera melakukan upaya-upaya perbaikan terutama untuk atribut mutu yang menjadi prioritas utama yakni menambah karyawan yang bertugas melayani konsumen, dan memperhatikan kebersihan peralatan makan dan minum dengan menyimpan peralatan makan dan minum yang sudah bersih pada tempat yang lebih terlindung dari debu atau kotoran dan berada dalam rak tertutup. Kata kunci : Tingkat Kepuasan Konsumen, Tingkat Kepentingan, Tingkat Kinerja, Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI).
Cover KTI
tidak tersedia
2017

APLIKASI ASSEMBLING REKAM MEDIS RAWAT INAP KASUS OBGYN BERBASIS WEB DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PURI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SILVIANA BRILLIAN MUMAYIZAH
NIM: 1404000032
Program Studi: DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Gunawan, S.Kp, MMRS
Subjek: Aplikasi assembling, waterfall, kemudahan, kegunaan
Lihat Abstraksi
Silviana Brillian Mumayizah. 2017. Aplikasi Assembling Rekam Medis Rawat Inap Kasus Obgyn Berbasis Web di Rumah Sakit Ibu dan Anak PURI Malang. Pembimbing: Gunawan, S.Kp, MMRS ABSTRAK Kegiatan assembling di Rumah Sakit Ibu dan Anak PURI Malang khususnya dalam pengecekkan kelengkapan pengisian dokumen rekam medis dilakukan dengan cara manual yaitu mengecek satu persatu formulir. Apabila terdapat formulir yang tidak lengkap maka ditulis dalam lembar checklist ketidaklengkapan DRM kemudian ditempel pada map dokumen rekam medis. Proses pembuatan laporan ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis masih dilakukan secara manual dan membutuhkan waktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah membuat aplikasi assembling rekam medis rawat inap kasus obgyn berbasis web. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan metode pengembangan sistem waterfall. Populasi dalam penelitian ini adalah empat orang petugas rekam medis pengguna aplikasi assembling rekam medis rawat inap kasus obgyn berbasis web. Teknik sampling menggunakan total sampling sehingga sampel dalam penelitian ini adalah empat orang petugas rekam medis pengguna aplikasi assembling rekam medis rawat inap kasus obgyn berbasis web. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara untuk menganalisa kebutuhan sistem dan kuesioner untuk mengevaluasi aplikasi. Hasil evaluasi aplikasi dari aspek kemudahan yaitu 87,5% dan aspek kegunaan yaitu 95,26%. Hal itu menunjukkan bahwa aplikasi mudah dalam penggunaannya dan memiliki manfaat dalam proses pembuatan laporan. Dengan demikian sebaiknya unit rekam medis Rumah Sakit Ibu dan Anak PURI Malang dapat menggunakan aplikasi yang telah dibuat agar dapat mempermudah dan mempercepat proses pembuatan laporan ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis. Kata Kunci: Aplikasi assembling, waterfall, kemudahan, kegunaan.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

APLIKASI ELEKTRONIK PROSEDUR TINDAKAN OPERATIF BERDASARKAN ICD 9 CM PADA KASUS BEDAH UMUM DI RSI MALANG UNISMA TAHUN 2016

Lihat Detail Karya
Penulis: Rizky Krisna Guslimantanti
NIM: 1404000042
Program Studi: DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Pratiwi, Bsc., S.Pd., M.Biomed
Subjek: Waktu dan Keakuratan Kodefikasi Tindakan, ICD 9 CM, Aplikasi Elektronik
Lihat Abstraksi
Rizky Krisna Guslimantanti, 2017 “Aplikasi Elektronik Prosedur Tindakan Operatif Berdasarkan ICD 9 CM Pada Kasus Bedah Umum di RSI Malang UNISMA Tahun 2016” Jurusan Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. (Bimbingan Pratiwi, Bsc., S.Pd., M.Biomed.) Kodefikasi tindakan kasus bedah umum di RSI Malang UNISMA masih secara manual dengan menggunakan Ms. Excel dan ICD 9 CM. Oleh sebab itu peneliti menerapkan aplikasi elektronik prosedur tindakan operatif yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecepatan dan keakuratan kodefikasi tindakan di RSI Malang UNISMA secara manual dan aplikasi elektronik. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental dengan menggunakan desain One Group Pretest-Posttest di RSI Malang UNISMA dengan jumlah sampel 21 dokumen rekam medis kasus bedah umum periode Desember 2016. Prosentase tingkat kecepatan kodefikasi manual mencapai angka 23.8%, sedangkan tingkat kecepatan kodefikasi dengan aplikasi elektronik mencapai angka 100%. Hasil perhitungan tingkat keakuratan kodefikasi baik secara manual maupun aplikasi elektronik keduanya mencapai prosentase angka yang sama yaitu 100%. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Paired T-test dan diolah menggunakan SPSS 16.0 dengan hasil rata-rata waktu kodefikasi tindakan secara manual 112.19 detik dan menggunakan aplikasi elektronik 12.14 detik. Berdasarkan hasil observasi dapat disimpulkan bahwa terdapat selisih waktu kodefikasi tindakan antara manual dan aplikasi elektronik sebesar 100.05 detik dengan tingkat keakuratan yang sama antara keduanya. Nilai signifikan hasil output SPSS 16.0 menunjukkan angka 0.000 yang artinya <0.05, maka hipotesa dalam penelitian ini diterima. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa aplikasi elektronik terbukti lebih cepat dengan tingkat keakuratan yang sama dibandingkan secara manual. Saran yang dapat diajukan oleh peneliti bahwasannya aplikasi elektronik dapat diimplementasikan sebagai salah satu solusi untuk memudahkan kerja petugas rekam medis dan lebih menghemat waktu. Untuk peneliti lain yang hendak melakukan penelitian yang serupa diharapkan mampu mengembangkan aplikasi elektronik ini agar tidak hanya dapat dipergunakan untuk kodefikasi kasus bedah umum saja. Kata kunci : Waktu dan Keakuratan Kodefikasi Tindakan, ICD 9 CM, Aplikasi Elektronik.
Cover KTI
tidak tersedia
2017

APLIKASI KODING PENYAKIT DAN TINDAKAN PADA ORGAN MATA DI RUMAH SAKIT ISLAM MALANG UNISMA

Lihat Detail Karya
Penulis: AGUNG SUTRISNO
NIM: 1404000019
Program Studi: DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Pratiwi, Bsc, S.Pd., M.Biomed
Subjek: Aplikasi, koding, penyakit, tindakan, mata
Lihat Abstraksi
Agung Sutrisno, 2017. ”Aplikasi Koding Penyakit dan Tindakan pada Organ Mata di Rumah Sakit Islam Malang UNISMA”. D III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Dibimbing oleh Pratiwi, Bsc, S.Pd., M.Biomed. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada RSI Malang UNISMA pencarian kode diagnosa dan tindakan medis masih semi elektronik dengan ICD – 10 elektronik dari WHO dan manual book ICD-9 CM sehingga pencarian kode kurang efektif. Sehingga dalam hal ini perlu adanya sebuah aplikasi yang dapat membantu pencarian kode diagnosis dan tindakan yang sudah sesuai dengan diagnosis penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah membuat aplikasi koding penyakit beserta tindakan terkait masalah kesehatan organ mata di RSI Malang UNISMA. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode waterfall. Sumber data di dapatkan dari laporan kodefikasi penyakit dan tindaka medis untuk menyesuaikan kebutuhan aplikasi dan kesesuaian diagnosa serta tindakan medis dengan cara pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi. Teknik pengolahan serta analisis data mengguanakn analys content. Untuk pengujian serta evaluasi aplikasi menggunakan ujia function Point dengan hasil pengujian sebesar 53,94 dimana termasuk aplikasi menejemen tingkat menengah sederhana dan alpha Testing dengan menggunakan kuisioner untuk mengetahui respon petugas terhadap aplikasi dengan hasil kepuasan petugas terhadap aplikasi koding 81,9%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aplikasi sudah layak untuk digunakan pada rumah sakit untuk membantu proses pencarian kode diagnosa dan tindakan medis pada organ mata serta respon petugas terhadap aplikasi baik dan sesuai dengan harapan serta untuk saran diharapkan aplikasi koding ini tidak hanya untuk organ mata tapi untuk semua organ yang lain. Kata kunci : Aplikasi, koding, penyakit, tindakan, mata
Cover KTI
tidak tersedia
2017

ASSESSMENT GIZI DAN DIAGNOSIS GIZI PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RUANG RAWAT INAP RSUD KANJURUHAN KEPANJEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SELLY NINGTYAS MEGASARI
NIM: 1303410019
Program Studi: DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Annasari Mustafa, SKM, M.Sc. dan Sutomo Rum Teguh Kaswari, SKM, M. Kes
Subjek: assessment gizi, diagnosis gizi, penyakit ginjal kronik
Lihat Abstraksi
SELLY NINGTYAS MEGASARI, 2017. Assessment Gizi dan Diagnosis Gizi Pasien Penyakit Ginjal Kronik di Ruang Rawat Inap RSUD Kanjuruhan Kepanjen Malang. Pembimbing : Annasari Mustafa dan Sutomo Rum Teguh Kaswari. Penyakit ginjal kronik merupakan suatu penyakit yang perlu diberikan asuhan gizi secara optimal melalui assessment gizi dan diagnosis gizi yang tepat. Asupan zat gizi yang tidak sesuai dengan kebutuhan, baik kelebihan maupun kekurangan erat kaitannya dengan peningkatan risiko penyakit maupun komplikasinya (PERSAGI & AsDI, 2011). Tujuan penatalaksanaan assessment gizi dan diagnosis gizi yang tepat perlu dilakukan untuk mencapai tujuan asuhan gizi yang optimal. Karena pemberian asuhan gizi yang tepat pada pasien penyakit ginjal kronik adalah untuk memperbaiki kualitas hidup, menurunkan morbiditas dan mortalitas, memperlambat progresivitas penyakit ginjal, meminimalkan toksisitas uremik, mengendalikan terjadinya komplikasi serta mempertahankan status gizi yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji hasil assesment gizi dan diagnosis gizi yang dilakukan pada pasien penyakit ginjal kronik di ruang rawat inap RSUD Kanjuruhan Kepanjen Malang disesuaikan dengan standar. Jenis penelitian ini adalah studi kasus yang mengamati assessment gizi dan diagnosis gizi pada pasien penyakit ginjal kronik. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 7 November sampai 3 Desember 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa assessment gizi yang dilakukan pada pasien penyakit ginjal kronik di ruang rawat inap RSUD Kanjuruhan Kepanjen Malang pada pengukuran antropometri sebagai penilaian status gizi pasien, 90,5% menggunakan pengukuran LLA. Pemeriksaan biokimia pada pasien penyakit ginjal kronik menunjukkan bahwa 100% memiliki kadar ureum dan kreatinin tinggi, 42,8% memiliki kadar kalium tinggi, 19,0% memiliki kadar albumin rendah, dan 95,3% memiliki kadar hemoglobin rendah. Pemeriksaan fisik klinis menunjukkan bahwa 61,9% pasien mengalami edema dan ascites, 52,3% pasien mengalami mual dan nafsu makan menurun, serta 85,7% pasien memiliki tekanan darah di atas normal. Riwayat personal pasien penyakit ginjal kronik menunjukkan bahwa 47,6% pasien memiliki riwayat penyakit hipertensi. Riwayat gizi dahulu pasien penyakit ginjal kronik 52,3% pasien sering mengonsumsi minuman berenergi dan berkarbonasi, sedangkan pada riwayat gizi sekarang pasien memiliki asupan lemak dalam kategori kurang, asupan energi dan karbohidrat dalam kategori sedang dan asupan protein dalam kategori baik. Hasil diagnosis gizi pasien penyakit ginjal kronik di ruang rawat inap RSUD Kanjuruhan Kepanjen Malang menunjukkan bahwa 100% pasien diberikan diagnosis peningkatan kebutuhan energi (NI-1.2) dan penurunan kebutuhan zat gizi tertentu (NI-5.4) pada domain asupan atau nutrition intake (NI), sedangkan pada doman perilaku atau nutrition behavior (NB) 67% pasien diberikan diagnosis pengetahuan yang kurang (NB-1.1) dan 24% pasien diberikan diagnosis kekeliruan pola makan (NB-1.5). Perlunya peningkatan pengisian skrining gizi awal untuk mengetahui adanya pasien yang berisiko malnutrisi dan tidak berisiko malnutrisi, pengukuran antropometri dengan memperhitungkan berat badan kering, dan perlunya peningkatan penentuan diagnosis gizi pada pasien penyakit ginjal kronik. Kata kunci : assessment gizi, diagnosis gizi, penyakit ginjal kronik
Cover KTI
tidak tersedia
2017

ASUHAN GIZI DAN PERUBAHAN BERAT BADAN INTERDIALISIS PADA PASIEN NEFROPATI DIABETIK DI POLI HEMODIALISA RSUD Dr.SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: VIKTI MAY PUTRI
NIM: 1403000050
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: S.Rum Teguh Kaswari., SKM., Mkes
Subjek: Nefropati Diabetik, Asuhan Gizi, Berat Badan Interdialitik
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Putri, Vikti, 2017. Asuhan Gizi dan Berat Badan Interdialitik Pada Pasien Nefropati Diabetik di Poli Hemodialisa RSUD Dr.Saiful Anwar Malang. KTI, Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing : S.Rum Teguh Kaswari., SKM., Mkes Nefropati Diabetika adalah komplikasi Diabetes mellitus pada ginjal yang dapat berakhir sebagai gagal ginjal. Keadaan ini akan dijumpai pada 35-45% penderita diabetes mellitus terutama pada DM tipe I. Pada tahun 1981 Nefropati diabetika ini merupakan penyebab kematian urutan ke-6 di Negara barat dan saat ini 25% penderita gagal ginjal yang menjalani dialisis disebabkan oleh karena Diabetes mellitus teritama DM tipe II oleh karena DM tipe ini lebih sering dijumpai.Dibandingkan DM tipe II maka Nefropati Diabetika pada DM tipe I jauh lebih progresif dan dramatis.Dengan meremehkan penyakit DM maka bisa berkomplikasi ke Nefropati diabetika.Jenis penelitian yang akan digunakan pada penelitian ini adalah observasional dengan desain penelitian studi kasus. Pada studi kasus ini dilakukan untuk mengetahui asuhan gizi pasien nefropati diabetik + gagal ginjal kronik dengan hemodialisis rawat jalan yang menjalani hemodialisa di RS Dr.Saiful Anwar Malang.Berdasarkan data yang didapat dalam penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa diagnosa pasien adalah nefropati diabetik serta menjalani hemodialisa dengan stadium gagal ginjal terminal. Masalah gizi yang dialami adalah status gizi pasien yang kurang, kekeliruan pola makan pasien berkaitan dengan penyakit yang diderita pasien. Terapi diet yang diberikan adalah diet gagal ginjal kronik dengan hemodialisis. Pada hasil pemeriksaan fisik klinis pasien sudah cukup kecuali pada tingkat konsumsi pasien yang masih defisitt diakrenakan pasien kurang mematuhi diet yang diberikan. Untuk penambahan berat badan interdialitik berat badan pasien masih daam klasifikasi sedang yang artinya tidak terlalu membahayakan bagi pasien. Kata Kunci : Nefropati Diabetik, Asuhan Gizi, Berat Badan Interdialitik
Cover KTI
tidak tersedia
2017

Asuhan Gizi Pada Pasien Diabetes Melitus dengan Gangren di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya

Lihat Detail Karya
Penulis: JUNIARI ARUM
NIM: 1403000065
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Sutomo Rum Teguh K. SKM, M.Kes.
Subjek: Asuhan Gizi, Gangren, Tingkat Konsumsi
Lihat Abstraksi
ABSTRACT Juniari Arum Only, 2017. Asuhan Gizi Pada Pasien Diabetes Melitus dengan Gangren di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang. Politeknik Kesehatan Malang. Pembiming : Sutomo Rum Teguh K. SKM, M.Kes. Latar Belakang : Diabetes melitus merupakan suatu penyakit menahun yang merupakan problem kesehatan masyarakat di Indonesia terutama di kota-kota besar, yang meningkat menyertai adanya perubahan pola hidup di masyarakat, penyakit Diabetes Melitus prevalensinya terus bertambah setiap tahun, Diabetes melitus merupakan penyakit yang bersifat kronik dan tidak dapat disembuhkan, ditandai dengan beberapa kondisi yang serius salah satu diantaranya adalah gangren, gangren disebabkan karena terjadinya penurunan sirkulasi darah pada daerah kaki yang akan menghambat proses penyembuhan luka yang berakibat kuman masuk ke dalam luka dan terjadi infeksi. Tujuan Umum : Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui asuhan gizi pada pasien Diabetes Melitus dengan Gangren di Rumah Sakit Haji Surabaya. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan menggunakan desain studi kasus RSU Haji Surabaya pada bulan Maret hingga April 2017, subyek penelitian ini adalah pasien yang menderita Diabetes Melitus dengan Gangren yang dirawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Haji Surabaya, data yang dikumpulkan meliputi karakteristik pasien, terapi diet, tingkat konsumsi, antropometri, biokimia dan fisik klinis pasien, data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel dan grafik serta dianlisis secara deskriptif Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi diet yang diberikan adalah Diet DM VI B3 2100 kkal ; energi 2100 kkal, protein 45,76 gram, lemak 58,33 gram, karbohidrat 346,5 g, rata-rata tingkat konsumsi energi, protein, lemak, dan karbohidrat pasien tergolong kurang. Kesimpulan dan Saran : Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola makan pasien yang salah dengan pola makan dua kali sehari, dan intake makan pasien kurang karena nafsu makan yang kurang, pasien sudah mematuhi diet yang diberikan dengan tidak mengkonsumsi makanan dari luar, saran untuk memperhatikan menu makanan pasien yang kurang bervariasi dan mempertimbangkan pemilihan makanan sumber protein untuk pasien. Kata Kunci : Asuhan Gizi, Gangren, Tingkat Konsumsi
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan