Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3841–3850 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2018

Tingkat Konsumsi Energi dan Zat Gizi Kaitannya dengan Perubahan Berat Badan dan Status Gizi pada Pasien HIV/AIDS di Ruang Rawat Inap Cempaka Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: FITRIA ULFA MASFUFAH
NIM: 1403410015
Program Studi: FITRIA ULFA MASFUFAH
Dosen Pembimbing: Endang Widajati dan Annasari Mustafa.
Subjek: Tingkat konsumsi energi dan zat gizi, Berat badan, Status Gizi.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK FITRIA ULFA MASFUFAH. 2018. Tingkat Konsumsi Energi dan Zat Gizi Kaitannya dengan Perubahan Berat Badan dan Status Gizi pada Pasien HIV/AIDS di Ruang Rawat Inap Cempaka Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen Malang. Pembimbing: Endang Widajati dan Annasari Mustafa. HIV/AIDS mempengaruhi status gizi melalui pengeluaran energi, penurunan asupan makanan, menurunnya penyerapan makanan, dan perubahan metabolik yang kompleks akan menyebabkan penurunan berat badan dan sindrom wasting terjadi pada penderita HIV/AIDS. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis tingkat konsumsi energi dan zat gizi, perubahan berat badan, dan perubahan status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kaitan tingkat konsumsi energi dan zat gizi dengan perubahan berat badan dan status gizi pada pasien HIV/AIDS di Ruang Rawat Inap Cempaka Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen Malang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien memiliki tingkat konsumsi energi cukup, dimana tingkat konsumsi energi paling rendah 66,77% dan paling tinggi 75,33%. Tingkat konsumsi vitamin A seluruh pasien termasuk kriteria baik. Tingkat konsumsi vitamin C, vitamin E, dan asam folat seluruh pasien termasuk kriteria tidak baik. Tingkat konsumsi Fe 2 pasien termasuk kriteria tidak baik dan 1 pasien termasuk kriteria baik. Tingkat konsumsi Zink 2 pasien termasuk kriteria cukup dan 1 pasien termasuk kriteria tidak baik. 2 dari 3 pasien mengalami penurunan berat badan, sedangkan 1 pasien lainnya mengalami peningkatan berat badan. Semua pasien tidak mengalami perubahan status gizi berdasarkan IMT, semua pasien mengalami anemia. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang berkaitan dengan tingkat konsumsi energi dan zat gizi pasien HIV/AIDS. Pengambilan data sebaiknya dilakukan dalam jangka waktu yang lebih lama supaya dapat diamati perubahan status gizinya. Kata Kunci: Tingkat konsumsi energi dan zat gizi, Berat badan, Status Gizi.
Cover KTI
2018

TINGKAT KONSUMSI ENERGI, PROTEIN, ZAT BESI DAN KADAR HEMOGLOBIN PASIEN POST OP APPENDIK DI RUANG BEDAH DAHLIA RUMAH SAKIT TK. II dr. SOEPRAOEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CICI WAHYUNI SHAFITRI
NIM: 1503000080
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Annasari Mustafa, SKM., M.Sc.
Subjek: Tingkat Konsumsi Energi, Protein, Zat Besi dengan Kadar Hemoglobin
Lihat Abstraksi
Appendiktomy merupakan suatu tindakan pembedahan membuang appendiks. Tindakan pembedahan merupakan salah satu pilihan untuk mengatasi masalah penyakit atau kesehatan pada praktik kedokteran modern. Pasien Post Op Apendik membutuhkan prioritas untuk mengurangi terjadinya kehilangan zat gizi sumber energi, protein, zan zat besi untuk mendukung dalam proses penyembuhan serta pemulihan yang optimal. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat konsumsi energi, protein, dan zat besi terhadap kadar hemoglobin pasien post op appendik di Rumah Sakit Tentara Soepraoen Malang. Metode penelitian ini adalah Observasional dengan desain studi kasus, yang dilaksanakan pada bulan Mei 2018 di Rumah Sakit Soepraoen Malang, subyek penelitian ini adalah pasien rawat inap sampai pasien menjalani rawat jalan di ruang bedah Dahlia sebanyak 4 pasien dengan diagnosis Post Op Appendik yang mendapatkan terapi diet dan bersedia menjadi subyek penelitian. Data yang dikumpulkan identitas pasien, tingkat konsumsi energi, protein, dan zat besi dengan kadar hemoglobin pasien post op Appendik. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel dan grafik serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsumsi energi, protein, dan zat gizi tergollong kategori defisit sebanyak 4 pasien rawat inap maupun rawat jalan, sedangkan hasil pemeriksaan kadar hemoglobin pasien sebelum operasi dibandingkan dengan hasil pasca operasi sampai pasien menjalani rawat jalan sebanyak 3 pasien mengalami penurunan dari yang sebelumnya, sedangkan 1 pasien mengalami sedikit peningkatan. Mengingat adanya gangguan dalam konsumsi makanan yaitu mual, dan alergi makanan maka perlu adanya edukasi tentang makanan pengganti untuk memenuhi kebutuhan pasien. Kata Kunci : Tingkat Konsumsi Energi, Protein, Zat Besi dengan Kadar Hemoglobin
Cover KTI
2018

TINGKAT NYERI PUNGGUNG PADA SOPIR ANGKUTAN KOTA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN LATIHAN WILLIAM FLEXION DI TERMINAL LANDUNGSARI MALANG (

Lihat Detail Karya
Penulis: ANISA NURKHOLIFAH
NIM: 1501100065
Program Studi: D III Keperawatan
Dosen Pembimbing: Lenni Saragih, SKM, M.Kes.
Subjek: Back Pain, William flexion Exercise
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Anisa Nurkholifah (2018). Tingkat Nyeri Punggung Pada Sopir Angkutan Kota Sebelum dan Sesudah Diberikan Latihan William Flexion di Terminal Landungsari Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keprawatan Malang, Jurusan Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang. Pembimbing Lenni Saragih, SKM, M.Kes. Kata Kunci: Nyeri Punggung, Latihan William flexion Nyeri punggung bawah karena duduk lama dalam posisi statis akan menyebabkan kontraksi otot yang terus menerus dan terjadi penyempitan pembuluh darah. Pada penyempitan pembuluh darah aliran darah terhambat dan terjadi sistemik, sehingga jaringan kekurangan oksigen dan nutrisi. Sedangkan kontraksi otot yang lama akan menyebabkan penumpukan asam laktat, yang mana kedua hal tersebut menyebabkan nyeri punggung. Salah satu tindakan nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri punggung adalah latihan William flexion. Sampai saat ini belum ada data penelitian tentang nyeri punggung pada sopir angkot di Indonesia khususnya di Malang, tetapi riset sudah banyak meneliti mengenai keluhan nyeri punggung pada pekerja lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat nyeri punggung pada sopir angkutan kota sebelum dan sesudah dilakukan latihan William Flexion. Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Studi Kasus dengan subyek satu orang yaitu Tn A. Penelitian dilakukan dalam 6 kali pertemuan selama 2 minggu pada tanggal 31 Mei- 13 Juni 2018. Hasil penelitian pada subyek didapatkan tingkat skala nyeri punggung sebelum dilakukan latihan William Flexion adalah 6 (sedang) dan setelah dilakukan latihan William Flexion menurun menjadi 2 (ringan), terjadinya penurunan nyeri punggung karena subyek melakukan latihan William Flexion sesuai SOP yang dilakukan 1 kali sehari secara rutin selama 2 minggu. Peneliti menyimpulkan bahwa nyeri punggung dapat berkurang dengan melakukan latihan wilillam flexion pada sopir angkutan kota dari nyeri sedang menjadi nyeri ringan. Direkomendasikan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian tentang tingkat nyeri punggung dengan metode korelasi antara latihan William Flexion dengan tingkat nyeri.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

TINGKAT PENGETAHUAN DAN ASUPAN GIZI PADA PENDERITA KANKER PAYUDARA DENGAN PENDAMPINGAN DI RUMAH SAKIT TK II Dr. SOEPRAOEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: IVANA NIRA RENGGANIS
NIM: 1503000048
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, S.TP., MP dan Dr. Annasari Mustafa, SKM., M.Sc
Subjek: kemoterapi, pendampingan, tingkat konsumsi zat gizi.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ivana Nira Rengganis. 2018. Tingkat Pengetahuan dan Asupan Gizi pada Penderita Kanker Payudara dengan Pendampingan di Rumah Sakit Tk. II Dr. Soepraoen Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang. Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing: Dr. Nur Rahman, S.TP., MP dan Dr. Annasari Mustafa, SKM., M.Sc Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker terbanyak di Indonesia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar menunjukkan bahwa prevalensi kanker di Indonesia sebesar 1,4 per 1000 penduduk. Bila dilihat dari karakteristik jenis kelamin penderita kanker di Indonesia, perempuan sebesar 2,2 per 1000 penduduk dan laki-laki sebesar 0,6 per 1000 penduduk. Menurut Infodatin provinsi Jawa Timur merupakan provinsi dengan estimasi penderita kanker terbanyak, yaitu sekitar 61.230 orang. Berdasarkan studi pendahuluan peneliti di ruang kemoterapi RS dr. Soepraoen Malang, prevalensi kanker terbanyak adalah kanker payudara pada tahun 2017 adalah sejumlah 204 kasus. Pada bulan Januari 2018 sebanyak 15 kasus dan pada bulan Februari 2018 sebanyak 20 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan asupan gizi pada penderita kanker payudara dengan pendampingan di rumah sakit Tk II Dr. Soepraoen Malang. Jenis penelitian observasional. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Pengumpulan data dilakukan di Poli Kemoterapi Rumah Sakit Tk. II Dr. Soepraoen Malang pada bulan Februari 2018. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 4 responden yang terbagi atas 2 kelompok tanpa pendampingan dan 2 kelompok pendampingan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pendampingan pada pasien kanker payudara dengan kemoterapi memberikan pengaruh terhadap perbaikan tingkat asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat responden pada kelompok perlakuan. Menurut penelitian ini dapat disarankan bahwa bagi tenaga gizi untuk memberikan pendampingan atau konseling gizi sesuai dengan keluhan dan gangguan makan yang dialami oleh pasien kanker dengan kemoterapi. Disarankan bagi keluarga pasien dapat memberikan motivasi bagi penderita kanker payudara, agar penderita memperbaiki asupan makanan dan dapat memperhatikan pola makan penderita kanker payudara. Kata kunci : kemoterapi, pendampingan, tingkat konsumsi zat gizi.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

Tingkat Pengetahuan dan Asupan Gizi pada Penderita Kanker Payudara dengan Pendampingan di Rumah Sakit Tk. II Dr. Soepraoen Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: IVANA NIRA RENGGANIS
NIM: 1503000048
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, S.TP., MP dan Dr. Annasari Mustafa, SKM., M.Sc
Subjek: kemoterapi, pendampingan, tingkat konsumsi zat gizi.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ivana Nira Rengganis. 2018. Tingkat Pengetahuan dan Asupan Gizi pada Penderita Kanker Payudara dengan Pendampingan di Rumah Sakit Tk. II Dr. Soepraoen Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang. Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing: Dr. Nur Rahman, S.TP., MP dan Dr. Annasari Mustafa, SKM., M.Sc Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker terbanyak di Indonesia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar menunjukkan bahwa prevalensi kanker di Indonesia sebesar 1,4 per 1000 penduduk. Bila dilihat dari karakteristik jenis kelamin penderita kanker di Indonesia, perempuan sebesar 2,2 per 1000 penduduk dan laki-laki sebesar 0,6 per 1000 penduduk. Menurut Infodatin provinsi Jawa Timur merupakan provinsi dengan estimasi penderita kanker terbanyak, yaitu sekitar 61.230 orang. Berdasarkan studi pendahuluan peneliti di ruang kemoterapi RS dr. Soepraoen Malang, prevalensi kanker terbanyak adalah kanker payudara pada tahun 2017 adalah sejumlah 204 kasus. Pada bulan Januari 2018 sebanyak 15 kasus dan pada bulan Februari 2018 sebanyak 20 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan asupan gizi pada penderita kanker payudara dengan pendampingan di rumah sakit Tk II Dr. Soepraoen Malang. Jenis penelitian observasional. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Pengumpulan data dilakukan di Poli Kemoterapi Rumah Sakit Tk. II Dr. Soepraoen Malang pada bulan Februari 2018. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 4 responden yang terbagi atas 2 kelompok tanpa pendampingan dan 2 kelompok pendampingan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pendampingan pada pasien kanker payudara dengan kemoterapi memberikan pengaruh terhadap perbaikan tingkat asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat responden pada kelompok perlakuan. Menurut penelitian ini dapat disarankan bahwa bagi tenaga gizi untuk memberikan pendampingan atau konseling gizi sesuai dengan keluhan dan gangguan makan yang dialami oleh pasien kanker dengan kemoterapi. Disarankan bagi keluarga pasien dapat memberikan motivasi bagi penderita kanker payudara, agar penderita memperbaiki asupan makanan dan dapat memperhatikan pola makan penderita kanker payudara. Kata kunci : kemoterapi, pendampingan, tingkat konsumsi zat gizi.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

UPAYA MENGATASI MASALAH HIPERAKTIF MELALUI TERAPI BERMAIN PUZZLE PADA ANAK USIA SEKOLAH DI LEMBAGA LAYANAN PSIKOLOGI ANAK DAN KELUARGA BELOVED KANTI KEC. DINOYO, KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Dwiki Maulana Abdullah
NIM: 1501100022
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Rossyana Septyasih, S.Kp., M.Pd.
Subjek: Masalah Hiperaktif, Terapi Bermain (puzzle), Anak Usia Sekolah
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Upaya Mengatasi Masalah Hiperaktif Melalui Terapi Bermain Puzzle Pada Anak Usia Sekolah. Dwiki Maulana Abdullah (2018). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif dengan Desain Studi Kasus Observasi Partisipasif. Program Studi D-III Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Rossyana Septyasih, S.Kp., M.Pd. Kata Kunci: Masalah Hiperaktif, Terapi Bermain (puzzle), Anak Usia Sekolah Perkembangan perilaku tercermin dari kondisi fisik dan psikososial, yang dipengaruhi oleh lingkungan, budaya, norma yang berlaku dalam keluarga dan masyarakat. Pada masa perkembangan anak usia sekolah terdapat masalah klinis yang dapat terjadi. Salah satu masalah klinis yaitu perilaku hiperaktif. Untuk mengoptimalkan perkembangan perilaku yang normal dan mengurangi perilaku hiperaktif pada anak dibutuhkan sebuah stimulasi yang sesuai. Terapi bermain (Puzzle) merupakan stimulasi yang tepat bagi anak. Tujuan studi kasus ini adalah mengetahui upaya mengatasi masalah hiperaktif pada anak usia sekolah setelah diberikan terapi bermain (Puzzle) pada anak dengan Attention Deficit Hiperaktif Disorder (ADHD). Subjek penelitian adalah satu orang anak sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian dilakukan pada tanggal 05 Maret – 09 April 2018 dengan menggunakan metode studi kasus deskriptif observatif partisipasif. Hasil studi kasus setelah dilakukan terapi bermain (Puzzle), An. A mengalami perkembangan perilaku di poin ke 1,6 dan 9 pada lembar observasi Abreviated Conners Rating Scale yaitu subjek dapat mengurangi gerakan-gerakan yang berlebihan atau aktivitas yang berlebihan, lebih lama dalam berkonsentrasi dan tidak mudah teralihkan dan suasana hatinya tidak mudah berubah dengan cepat dan drastic. Dapat disimpulkan bahwa subjek mengalami perkembangan perilaku yang normal dan penurunan pada perilaku hiperakktif, ditandai dengan dapat berkonsentrasi setelah dilakukan terapi bermain (Puzzle). Rekomendasi: disarankan untuk peneliti selanjutnya perlu menambah waktu stimulasi yang lebih lama dan memilih permainan (Puzzle) sebagai bahan terapi dan dilakukan secara optimal dan berkesinambungan.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

Upaya Meningkatkan Kualitas Tidur Pada Remaja dengan Insomnia Setelah Dilakukan Sleep Hygiene di SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM) Kota Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: Reni Setia Gustina
NIM: 1501100059
Program Studi: Program Studi DIII Keperawatan Malang
Dosen Pembimbing: Tutik Herawati, MM. S.Kp.
Subjek: Kualitas Tidur, Remaja, Insomnia, Sleep Hygiene
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Upaya Meningkatkan Kualitas Tidur Pada Remaja dengan Insomnia Setelah Dilakukan Sleep Hygiene di SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM) Kota Malang. Reni Setia Gustina (2018). Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi DIII Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan Malang. Politeknik Kesehatan kemenkes Malang. Pembimbing Tutik Herawati, MM. S.Kp. Kata kunci: Kualitas Tidur, Remaja, Insomnia, Sleep Hygiene Penyebab insomnia adalah kondisi fisik, kecemasan, ketegangan otot, tempat tidur yang tidak nyaman, dan lingkungan yang bising. Sleep Hygiene adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kebiasaan tidur yang baik, yang memberikan kesempatan terbaik untuk tidur malam yang nyenyak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas tidur pada remaja dengan insomnia yang melakukan sleep hygiene. Desain penelitian adalah studi kasus dengan wawancara dan observasi dengan 2 responden remaja yang mengalami gangguan insomnia. Data dikumpulkan pada 11-26 Februari 2018. Hasilnya menunjukkan kualitas tidur yang baik dan kuantitas tidur adalah 7 jam/24 jam pada Nn. P dan Nn. Z setelah dilakukan sleep hygiene. Rekomendasi dari penelitian ini adalah sleep hygiene yang diterapkan dengan benar dapat meningkatkan kualitas tidur dan peneliti selanjutnya dapat menerapkan sleep hygiene pada responden seperti orang dewasa dan lanjut usia.
Cover KTI
2018

UPAYA PENINGKATAN PERAN KADER KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN KANKER SERVIKS MELALUI DETEKSI DINI PEMERIKSAAN METODE IVA ( INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT ) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBERPUCUNG

Lihat Detail Karya
Penulis: WAHYU NUR HIDAYAH
NIM: 1501100005
Program Studi: D III Keperawatan
Dosen Pembimbing: Tutik Herawati, S.Kp.,M.M
Subjek: Role of Cadre, Examination of IVA Method, Prevention of Cervical Cancer.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Wahyu Nur Hidayah (2018), Upaya Peningkatan Peran Kader Kesehatan dalam Pencegahan Kanker Serviks Melalui Deteksi Dini Pemeriksaan Metode IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberpucung. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Tutik Herawati, S.Kp.,M.M Pencegahan kanker serviks dapat dilakukan dengan cara melakukan deteksi dini pemeriksaan metode IVA. Dalam Upaya Kesehatan Reproduksi diperlukan peran aktif masyarakat baik secara perseorangan maupun terorganisasi, peran aktif masyarakat dapat dilakukan melalui kader kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui upaya peningkatan peran kader kesehatan dalam pencegahan kanker serviks melalui deteksi dini pemeriksaan metode IVA. Penelitian ini adalah deskriptif studi kasus dengan 2 subjek studi kasus dan dilakukan pada tanggal 8 Juni5 Juli 2018. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuisioner, wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan pendidikan kesehatan subjek 1 dan 2 mengalami peningkatan pengetahuan dan peran sebagai kader. Pengetahuan dalam kategori baik ditunjukkan dengan kader mampu memahami dan menyampaikan informasi tentang kanker serviks. Peran dalam kategori baik kader mampu menyampaikan informasi, mengajak dan memotivasi, serta mendampingi masyarakat untuk melakukan deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan metode IVA. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah dapat melakukan penelitian tentang pengaruh peran kader kesehatan terhadap menurunkan angka kejadian kanker serviks. Kata Kunci : Peran Kader, Pemeriksaan Metode IVA, Pencegahan Kanker serviks
Cover KTI
tidak tersedia
2018

UPAYA PENURUNAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN LATIHAN SENAM HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DEWI SOFIYAH
NIM: 1501100029
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tutik Herawati, S.Kp, MM
Subjek: Ibu Hamil Trimester III, Senam Hamil, Nyeri Punggung Bawah
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Upaya Penurunan Nyeri Punggung Bawah pada Ibu Hamil Trimester III dengan Latihan Senam Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang Kota Malang (Studi Kasus) Dewi Sofiyah (2018) Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing Tutik Herawati, S.Kp, MM. Kata Kunci: Ibu Hamil Trimester III, Senam Hamil, Nyeri Punggung Bawah Ibu hamil trimester III sering mengalami banyak keluhan diantaranya adalah nyeri punggung bawah karena perubahan fisiologis kehamilan. Efeknya menyebabkan gangguan punggung jangka panjang apabila tidak segera ditangani. Senam hamil salah satu upaya latihan fisik dan relaksasi untuk mengurangi keluhan fisiologis dan psikologis. Tujuan penelitian untuk mengetahui penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah senam hamil. Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan metode observasi partisipatif. Teknik pengambilan data dengan wawancara dan observasi, peneliti sebagai tutor dalam pemberian senam hamil. Instrumen penelitian menggunakan panduan wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian sebelum senam hamil nyeri punggung bawah subjek I memiliki skala 6 sedangkan subjek II memiliki skala 5 termasuk kategori sedang dan setelah senam hamil enam kali pertemuan selama tiga minggu dengan hasil observasi rata-rata gerakan senam hamil kategori baik kedua subjek mengalami penurunan nyeri punggung bawah subjek I menjadi skala 3 sedangkan subjek II menjadi skala 1 termasuk kategori ringan. Senam hamil pada kedua subjek dapat menurunkan skala dan kategori nyeri punggung bawah jika dilakukan sesuai ketentuan. Rekomendasi penelitian lebih lanjut membahas alternatif upaya non farmakologi lain untuk dapat memberikan hasil yang maksimal dalam menurunkan nyeri punggung bawah ibu hamil trimester III.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

UPAYA SUPPORT KELUARGA DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI ASI DENGAN PIJAT OKSITOSIN DI PUSKESMAS MULYOREJO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ATH - THARIQ
NIM: 1501100041
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tutik Herawati, S.Kp., MM
Subjek: Dukungan Keluarga, Pijat Oksitosin, Produksi ASI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Upaya Support Keluarga Dalam Meningkatkan Produksi ASI Dengan Pijat Oksitosin di Puskesmas Mulyorejo Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus oleh Ath – Thariq, NIM 1501100041, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesahatan Kemenkes Malang. Pembimbing Tutik Herawati, S.Kp., MM. Kata kunci: Dukungan Keluarga, Pijat Oksitosin, Produksi ASI. Salah satu cara untuk merangsang pengeluaran ASI dengan melakukan pijat oksitosin. Pelaksanaan pijat oksitosin tidak dapat dilakukan oleh ibu sendiri, sehingga ibu membutuhkan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya support keluarga dalam meningkatkan produksi ASI dengan pijat oksitosin. Desian Penelitian ini adalah studi kasus dengan wawancara dan observasi pada 2 keluarga untuk meningkatkan produksi ASI. Data dikumpulkan pada 7 Mei – 20 Mei 2018. Hasilnya menunjukkan support keluarga baik setelah dilakukan pijat oksitosin sesuai 21 langkah pada keluarga subjek I frekuensi menyusui dari 6 kali menjadi 8 kali dan ada kenaikan berat badan bayi 1100 gram, keluarga subjek II support keluarga baik setelah dilakukan pijat oksitosin hasilnya sesuai 21 langkah, frekuensi menyusui ibu dari 7 kali menjadi 8 kali dan ada kenaikan berat badan bayi 800 gram. Kesimpulan: upaya support keluarga menjadi baik dan dampak terhadap perkembangan bayi juga meningkat. Rekomendasi penelitian yang akan datang adalah faktor pengaruh support keluarga terhadap tumbuh kembang bayi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan