Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3771–3780 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2018

PREVALENCE RATE BALITA STUNTING USIA 0-59 BULAN DI DESA BAKALAN KECAMATAN BULULAWANG KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ALFIAH HIDAYATURROHMAH
NIM: 1503000011
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman Supariasa, MPS
Subjek: stunting, faktor resiko, balita usia 0-59 bulan
Lihat Abstraksi
Stunting menggambarkan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Keadaan ini dipresentasikan dengan nilai z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari -2 standar deviasi (SD) berdasarkan standar pertumbuhan menurut WHO (WHO, 2010). Balita pendek. Masalah Balita pendek di Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat masuk dalam kategori masalah kronis (Kemenkes RI, 2016). Presentase ini menurun dibandingkan hasil Riskesdas 2013 yaitu 37,2%, sedangkan untuk Provinsi Jawa Timur pada tahun 2013 prevalensi stunting yaitu sebesar 35,8%. Jenis Penelitian ini adalah penelitian observasi dengan desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif. Desain deskriptif menjawab atas pertanyaan-pertanyaan tentang siapa, apa, kapan, dimana, dan bagaimana keterkaitan dengan penelitian tertentu. Sampel penelitin terdiri dari 36 responden balita dengan status gizi stunting yang berumur 0-59 bulan di Desa Bakalan. Sebanyak 17,0% balita tergolong sangat pendek serta 83,0% pendek. Stunting lebih banyak ditemukan pada balita dengan usia 25-40 bulan dengan jenis kelamin terbanyak laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor yang memepengaruhi kejadian stunting pada balita yaitu faktor langsung meliputi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) asupan makan (tingkat konsumsi energi dan protein). Serta terdapat faktor tidak langsung yaitu; status penyakit infeksi responden, sanitasi lingkungan, tingkat pendidikan ibu, pekerjaan orang tua, serta pendapatan keluarga. Saran dari penelitian ini yaitu diharapkan ibu balita lebih memperhatikan asupan makanan yang diberikan kepada anak hendaknya yang bergizi dan seimbang sehingga kebutuhan energi dan zat gizinya dapat terpenuhi serta tingkat konsumsi energi dan protein dapat kembali normal. Kata Kunci: stunting, faktor resiko, balita usia 0-59 bulan
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PROFIL TEKANAN DARAH DAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PADA PASIEN GGK (GAGAL GINJAL KRONIK) YANG MENJALANI HEMODIALISA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN KIE TENTANG CARA PENCEGAHAN HIPERTENSI DI RUMKIT TK.II dr. SOEPRAOEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: WINDI SEPTRIANINGSIH
NIM: 1501100071
Program Studi: PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Fiashriel Lundy, S.kep Ns., M.Kes.
Subjek: Tekanan Darah, Faktor-faktor, Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa, Pendidikan Kesehatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Profil Tekanan Darah dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pada Pasien GGK (Gagal Ginjal Kronik) Yang Menjalani Hemodialisa Sebelum dan Sesudah Diberikan KIE Cara Pencegahan Hipertensi Berulang di Rumkit Tk.2 dr Soepraoen Malang. Windi Septrianingsih (2018). Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi DIII Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan Malang. Politeknik Kesehatan kemenkes Malang. Pembimbing Fiashriel Lundy, S.kep Ns., M.Kes. Kata kunci: Tekanan Darah, Faktor-faktor, Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa, Pendidikan Kesehatan Banyak penderita GGK (Gagal Ginjal Kronik) setelah menjalani hemodialisa tekanan darah masih dalam kategori hipertensi. Hal itu bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kondisi psikologis, sistem kerja renin angiotensin yang telah terganggu, cairan tubuh, penyakit penyerta. Pendidikan kesehatan diberikan agar pasien yang mengalami hipertensi post dialisis berulang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Profil tekanan darah pada pasien GGK (Gagal Ginjal Kronik) yang menjalani hemodialisa sebelum dan sesudah diberikan KIE tentang cara pencegahan hipertensi berulang. Desain penelitian adalah studi kasus dengan wawancara dan observasi dengan 2 responden pasien GGK (Gagal Ginjal Kronik) yang menjalani hemodialisa dan pernah mengalami hipertensi post dialisis. Data dikumpulkan pada 6-13 Juli 2018. Hasilnya menunjukkan masih terjadi hipertensi post dialisis dengan nilai tekanan darah 160/80 mmHg pada Tn. T, sedangkan pada Ny. R hasil menunjukkan tidak terjadi hipertensi post dialisis berulang dengan nilai tekanan darah 130/70 mmHg setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Rekomendasi dari penelitian ini untuk peneliti selanjutnya diharapkan bisa meneliti faktor lain penyebab hipertensi post dialisis sebagai upaya pencegahan hipertensi berulang misalnya faktor psikologis, cairan saat hemodialisa, obat hipertensi, dll
Cover KTI
2018

RANCANG BANGUN POCKET GUIDE RESELEKSI MORBIDITAS UNTUK MENINGKATKAN KEAKURATAN KODEFIKASI DIAGNOSA PENYAKIT RAWAT JALAN BERDASARKAN ICD-10 DI PUSKESMAS GRIBIG

Lihat Detail Karya
Penulis: TUTUT ALVIKA NURRODIAH
NIM: 1504000038
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Achmad Zani Pitoyo, M.Kes., MMRS
Subjek: accuracy codefication diagnosis of disease
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nurrodiah, Tutut Alvika, 2018. “Rancang Bangun Pocket Guide Reseleksi Morbiditas Untuk Meningkatkan Keakuratan Kodefikasi Diagnosa Penyakit Berdasarkan Icd-10” Di Puskesmas Gribig Tahun 2018. Laporan Tugas Akhir DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dosen Pembimbing : Achmad Zani Pitoyo, M.Kes., MMRS Salah satu kegiatan yang ada di Puskesmas yaitu pemberian kode diagnosa penyakit kepada pasien. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui prosentase keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit sebelum dan sesudah implementasi penggunaan pocket guide reseleksi morbiditas di Puskesmas Gribig. Instrumen penelitian mengggunakan lembar observasi dan buku ICD-10. Jumlah sampel sebanyak 72 berkas rekam medis pasien rawat jalan. Rancangan penelitian adalah pra-eksperimen One Group Pretest Posttest dengan mengukur akurasi prosentase kodefikasi diagnosa penyakit sebelum dan sesudah implementasi pocket guide reseleksi morbiditas, kemudian dilakukan uji statistik menggunakan Uji Komogorov-Smirnov Z didapatkan bahwa nilai Sig. kurang dari 0.05 yaitu 0,000 yang berarti Ho ditolak dengan kata lain adanya perbedaan proporsi keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit sebelum dan sesudahnya implementasi penggunaan pocket guide reseleksi morbiditas. Oleh karena itu pocket guide reseleksi morbiditas di Puskesmas Gribig dapat menjadi alternatif bantuan dalam melakukan kodefikasi diagnosa penyakit. Saran untuk selanjutnya pembuatan pocket guide reseleksi morbiditas lebih diperbanyak lagi contoh penerapannya. Kata Kunci : keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit, implementasi pocket guide reseleksi morbiditas
Cover KTI
tidak tersedia
2018

RASIO ASUPAN KALSIUM DAN ASUPAN FOSFOR SERTA AKTIVITAS FISIK TERKAIT NILAI BONE MASS DENSITY (BMD) PADA LANSIA OSTEOPOROSIS

Lihat Detail Karya
Penulis: ARDIANI LISTIANINGRUM
NIM: 1403410026
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Diniyah Kholidah dan Sutomo Rum Teguh K.
Subjek: Osteoporosis, Rasio Kalsium dan Fosfor, Aktivitas Fisik, Nilai Bone Mass Density
Lihat Abstraksi
ABSTRAK ARDIANI LISTIANINGRUM. 2018. Rasio Asupan Kalsium dan Asupan Fosfor serta Aktivitas Fisik terkait Nilai Bone Mass Density (BMD) pada Lansia Osteoporosis. Pembimbing : Diniyah Kholidah dan Sutomo Rum Teguh K. Provinsi Jawa Timur memiliki risiko osteoporosis tertinggi sebesar 21,42% (Prasetya dkk, 2015). Kepadatan tulang dipengaruhi faktor genetik, jenis kelamin, status gizi, asupan zat gizi (kalsium dan fosfor) dan gaya hidup seperti aktivitas fisik, merokok, konsumsi kafein dan alkohol yang berlebihan. (Janice LT, 2008). Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya rasio asupan kalsium dan asupan fosfor serta aktivitas fisik terkait nilai bone mass density (BMD) pada lansia osteoporosis. Desain penelitian yang digunakan yaitu descriptive observasional dengan variabel bebas rasio asupan kalsium dan asupan fosfor serta aktivitas fisik, dan variabel terikat nilai bone mass density (BMD). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2018 di Poli Lansia RSIA Puri Malang dengan 32 subyek penelitian. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis didapatkan asupan kalsium pada lansia terdapat 32 responden (100%) termasuk kategori defisit tingkat berat. Rata-rata asupan kalsium responden yaitu 474,8 mg. Sedangkan asupan fosfor pada lansia terdapat 16 responden (50%) termasuk kategori diatas AKG. Rata-rata asupan fosfor responden yaitu 890,6 mg. Kesesuaian rasio asupan kalsium dan fosfor terdapat 2 responden (6,25%) dengan kesesuaian rasio ≤ 1,5. Pada aktivitas fisik terdapat 16 responden (50%) memiliki kategori aktifitas fisik sedang dan 16 responden (50%) kategori aktifitas fisik ringan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin rendah nilai Bone Mass Density (BMD) yaitu <-3,0 maka aktivitas fisik yang dilakukan oleh responden semakin ringan. Sedangkan semakin rendahnya nilai Bone Mass Density (BMD) yaitu <3,0 maka rasio asupan kalsium dan fosfor responden semakin tinggi. Perlu dilakukan upaya pencegahan terjadinya osteoporosis pada pasien lansia yaitu dengan pemberian edukasi untuk merubah pengetahuan pasien mengenai pentingnya pengaturan asupan makanan terutama asupan kalsium dan fosfor serta aktivitas fisik. Kata Kunci: Osteoporosis, Rasio Kalsium dan Fosfor, Aktivitas Fisik, Nilai Bone Mass Density
Cover KTI
tidak tersedia
2018

SIKAP IBU HAMIL TERHADAP KONSUMSI TABLET FE SEBELUM DAN SETELAH DIBERIKAN PENYULUHAN DENGAN METODE AUDIO-VISUAL

Lihat Detail Karya
Penulis: NUR RATNAWATI MUSDJALIFAH
NIM: 1402450049
Program Studi: PRODI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Ari Kusmiwiyati, SST.,M.Keb. Dr. Jenny JS Sondakh, S.SiT.,M.Clin.Mid
Subjek: Sikap sebelum, Sikap Setelah, Penyuluhan dengan metode audio – visual.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Musdjalifah, Nur Ratnawati. 2018. Sikap Ibu Hamil Terhadap Konsumsi Tablet Fe Sebelum dan Setelah Diberikan Penyuluhan Dengan Metode Audio Visual Di Wilayah Kerja Puskesmas Wagir Kabupaten Malang. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Ari Kusmiwiyati, SST.,M.Keb. Pembimbing II: Dr. Jenny JS Sondakh, S.SiT.,M.Clin.Mid Kehamilan trimester II dan III beresiko mengalami anemia karena proses hemodelusi. Sehingga membutuhkan zat besi lebih banyak. Untuk mencegahnya, pemerintah mendistribusikan minimal 90 tablet Fe selama kehamilan. Efektifitas program ini dapat tercapai jika semua ibu hamil menjaga kepatuhan dalam mengkonsumsinya. Selain pengetahuan, faktor yang memegang peranan penting dalam kepatuhan adalah sikap ibu hamil. Upaya yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan sikap positif pada ibu hamil dengan diberikan penyuluhan menggunakan metode audio-visual sejak trimester I. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan sikap ibu hamil terhadap konsumsi tablet Fe sebelum dan setelah diberikan penyuluhan dengan metode audio-visual di wilayah kerja puskesmas Wagir Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pra-post test design, jumlah populasi 23 responden, sampling menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 23 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan bahwa setelah diberikan penyuluhan, ibu hamil yang bersikap negatif (56,5%) menjadi (26,1%). Berdasarkan hasil uji menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh probabitilas 0,000 < α (0,05). Karena probabilitas < α maka H0 ditolak artinya terjadi peningkatan sikap ibu hamil terhadap konsumsi tablet Fe setelah diberikan penyuluhan dengan metode audio-visual. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan ibu hamil meminum tablet Fe dengan benar dan rutin. Kata Kunci : Sikap sebelum, Sikap Setelah, Penyuluhan dengan metode audio – visual.
Cover KTI
2018

SIKAP IBU NIFAS TERHADAP PERAWATAN LUKA PERINEUM SEBELUM DAN SETELAH DIBERIKAN EDUKASI TENTANG PERAWATAN LUKA PERINEUM

Lihat Detail Karya
Penulis: ELLSA SOSPA CITRA SARI
NIM: 1402450072
Program Studi: DIPLOMA IV Kebidanan
Dosen Pembimbing: Jupriyono, S.Kp., M.Kes
Subjek: Wound Care perineum, Attitudes, Education
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Sari, Ellsa Sospa Citra, 2018. Sikap Ibu Nifas Terhadap Perawatan Luka Perineum Sebelum Dan Setelah Diberikan Edukasi Tentang Perawatan Luka Perineum. Skripsi Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbig Utama: Jupriyono, S.Kp., M.Kes. Pembimbing Pendamping: Dr. Jenny JS Sondakh, S.Si.T., M.Clin.Mid. Masa nifas merupakan masa peralihan yang secara alami dilalui oleh seorang ibu pascamelahirkan. Pada masa transisi ini, adanya luka perineum menjadi salah satu predisposisi terjadinya komplikasi pada masa nifas, jika dalam perawatannya dilakukan secara tidak tepat Untuk menciptakan perilaku atau kebiasaan yang tepat dalam melakukan perawatan luka perineum, maka diperlukan pengetahuan dan sikap yang baik untuk membentuk perilaku tersebut. Salah satu upaya preventif tenaga kesehatan dalam perubahan sikap dan mencegah komplikasi masa nifas ialah dengan adanya edukasi. Edukasi dapat memberikan pengetahuan baru yang diharapkan mampu merubah sikap ibu nifas ke arah yang positif mengenai perawatan luka perineum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan sikap ibu nifas terhadap perawatan luka perineum sebelum dan setelah diberikan edukasi tentang perawatan luka perineum. Desain penelitian pra-eksperimen dengan rancangan one group prapost test design. Populasi penelitian ini adalah ibu nifas dengan luka jahitan perineum sejumlah 28 ibu nifas dengan teknik pengambilan data total sampling maka sampel yang digunakan sejumlah 28 ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan skala likert terdiri atas 25 pernyataan. Melalui uji hipotesis wilcoxon signed rank test dengan ρ value (0,00) < α (0,05), maka H0 ditolak, artinya terdapat perubahan yang bermakna sikap ibu nifas terhadap perawatan luka perineum sebelum dan setelah diberikan edukasi tentang perawatan luka perineum. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan sikap ibu nifas tentang perawatan luka perineum setelah diberikan edukasi seluruhnya bersikap positif sehingga diharapkan ibu nifas dengan luka perineum dapat menjaga dan merawat kesehatan dirinya khususnya bagian luka perineum secara tepat dan benar. Kata Kunci : Perawatan Luka Perineum, Sikap, Edukasi
Cover KTI
tidak tersedia
2018

SNACK BAR SUBSTITUSI TEPUNG UBI JALAR (Ipomoea batatas) CILEMBU DAN KEDELAI HITAM UNTUK SNACK PENDERITA DIABETES MELLITUS

Lihat Detail Karya
Penulis: DIPTA MARINKA
NIM: 1503000085
Program Studi: Program Studi DIII Gizi Malang
Dosen Pembimbing: Theresia Puspita, STP, MP
Subjek: Diabetes Mellitus, Tepung Ubi Jalar Cilembu, Kedelai Hitam, Snack bar
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dipta Marinka, 2018. Snack Bar Substitusi Tepung Ubi Jalar (Ipomoea Batatas) Cilembu dan Kedelai Hitam Untuk Snack Penderita Diabetes Mellitus (Analisis Mutu Kimia dan Mutu Organoleptik). Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing: Theresia Puspita, STP, MP Menurut laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi DM di Indonesia sebesar 1,5%. Menurut laporan Riskesdas tahun 2013, Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu wilayah di Indonesia dengan prevalensi penderita DM sebesar 2,1% (Riskesdas 2013). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ubi jalar cilembu dan kedelai hitam pada snack bar terhadap mutu kimia (energi, protein, karbohidrat, lemak, dan serat) dan mutu organoleptik (rasa, warna, aroma, dan tekstur) untuk penderita diabetes melitus. Jenis penelitian ini adalah Experimental yakni True Experimental dengan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Metode penelitian dengan menggunakan perhitungan empiris dan eksperimental laboratorium dengan desain percobaan formulasi. Hasil analisis kadar protein snack bar substitusi tepung ubi jalar cilembu dan kedelai hitam berkisar antara 10,4-13,1 gram/100 gram bahan. Hasil analisis kadar lemak snack bar substitusi tepung ubi jalar cilembu dan kedelai hitam berkisar antara 11,7-13,2 gram/100 gram bahan. Hasil analisis kadar karbohidrat snack bar substitusi tepung ubi jalar cilembu dan kedelai hitam berkisar antara 42,8-50,7 gram/100 gram bahan. Hasil analisis kadar serat snack bar substitusi tepung ubi jalar cilembu dan kedelai hitam berkisar antara 4,9-6,3 gram/100 gram bahan. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap metode pengolahan untuk memperbaiki tekstur snack bar. Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Tepung Ubi Jalar Cilembu, Kedelai Hitam, Snack bar
Cover KTI
tidak tersedia
2018

STANDAR PORSI, POLA MENU, KUALITAS MENU DAN SISA MAKANAN PADA PENYELENGGARAAN MAKAN SIANG SISWA SD DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM AL – FARABY TUREN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Dwi Listyowati
NIM: 1303410048
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Dwie Soelistyorini dan Maryam Razak
Subjek: Standar Porsi, Pola Menu, Kualitas Menu, Sisa Makanan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dwi Listyowati, 2018. Standar Porsi, Pola Menu, Kualitas Menu Dan Sisa Makanan Pada Penyelenggaraan Makan Siang Siswa SD Di Lembaga Pendidikan Islam Al-Faraby Turen Kabupaten Malang. Skripsi, Program Studi DIV Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. (Pembimbing : Dwie Soelistyorini dan Maryam Razak) Penyelenggaraan makanan anak sekolah adalah penyelenggaraan makanan di sekolah yang diolah berdasarkan standar yang ada, tetapi dalam pelaksanaannya sering dijumpai adanya keterbatasan sehingga dalam susunan hidangan tidak seimbang dan porsi makanan tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen yang akhirnya mempengaruhi kualitas menu serta mengakibatkan adanya sisa makanan. Salah satu institusi pendidikan yang melakukan penyelenggaraan makan siang untuk siswanya yaitu SDI Al – Faraby. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis standar porsi, pola menu, kualitas menu dan sisa makanan pada penyelenggaraan makan siang di SDI Al – Faraby. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survei menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 44 siswa dan menu makan siang yang disajikan selama 8 hari. Pengumpulan data dilakukan dengan menimbang menu makanan, melakukan pengamatan dan melalui pengisian kuisioner. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam tabel atau diagram dan diberi penjelasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar porsi yang disajikan tidak sesuai, hanya sayur yang sesuai dengan standar porsi yang dianjurkan, rata – rata porsi yang disajikan untuk umur 7-9 yaitu nasi hanya 106 gram, lauk hewani 23 gram, lauk nabati 23 gram, dan sayur 46 gram. Untuk anak umur 10-12 yaitu nasi hanya 107 gram, lauk hewani 24 gram, lauk nabati 24 gram, dan sayur 47 gram. Pola menu yang disajikan belum seimbang karena hanya terdiri 2 atau 3 jenis makanan saja. Kualitas menu dinilai dari aspek penampilan dan rasa makanan, hasilnya rata – rata siswa menilai suka terhadap kualitas menu dari makanan yang disajikan, tetapi sebagian siswa kurang suka dengan cara penyajian makanan. Sisa makanan terbanyak yaitu dari makanan pokok dan lauk nabati. Penelitian ini menyarankan kepada pihak penyelenggara makanan untuk lebih memperhatikan lagi standar porsi, meningkatkan porsi makanan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Pola menu sebaiknya lebih bervariasi lagi baik dari bahan maupun jenis olahan hingga menjadi pola menu seimbang. Dihadirkan menu buah untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin dan mineral. Untuk mengurangi sisa makanan, sebaiknya jarak waktu pemberian snack dengan makan siang seharusnya tidak berdekatan dan perlu dilakukan kajian tentang hiegene dan sanitasi untuk mencegah terjadinya kontaminasi. Sebaiknya ditingkatkan lagi ketrampilan tenaga pengolah makanan agar dapat melayani dengan lebih baik lagi. Kata kunci : Standar Porsi, Pola Menu, Kualitas Menu, Sisa Makanan
Cover KTI
2018

STRATEGI PENDIDIKA DOWN SYNDROME DENGAN MASALAH PENGATURAN POLA MAKAN

Lihat Detail Karya
Penulis: YOBEL PRAYOGI HERMANTO
NIM: 1501100040
Program Studi: D III Keperawatan
Dosen Pembimbing: Imam Subekti S. Kep, M. Kep, Sp. Kom
Subjek: Health education strategy, down syndrome, family, diet
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Strategi Pendidikan Kesehatan Pada Keluarga Anak Down Syndrome Dengan Permasalahan Pencegahan Obesitas Melalui Pengaturan Pola Makan. YoBbel Prayogi Hermanto (2018). Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Imam Subekti S. Kep, M. Kep, Sp. Kom, Kata Kunci : Strategi pendidikan kesehatan, down syndrome, keluarga, pola makan Down syndrome adalah kelainan genetik yang terjadi saat pembentukan janin dalam rahim yang mana bukan merupakan penyakit turunan, yang memiliki ciri – ciri berwajah mongoloid, perawakan pendek, obesitas, memiliki mulut yang kecil dan memiliki kecerdasaan intelektual dibawah rata – rata. Anak Down syndrome tidak mampu untuk menjaga kesehatannya sehingga memerlukan orang lain dalam hal ini adalah pengaturan pola makan. Diperlukan strategi pendidikan yang tepat untuk memberikan pendidikan kesehatan bagi keluarga yang memiliki anak down syndrome. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui strategi pendidikan kesehatan pada keluarga anak down syndrome dengan permasalahan pencegahan obesitas melalui pengaturan pola makan. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus, dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Subyek penelitian adalah 1 anak down syndrome dan 1 anggota keluarga yang memiliki anak down syndrome yang bersekolah di SLB Idayu 1 Malang. Hasil penelitian didapatkan pendidikan kesehatan guide and counseling mampu merubah perilaku dan pengetahuan keluarga tentang menghadapi permasalahan dalam memberikan nutrisi kepada anak down syndrome. Kesimpulan penelitian ini yaitu guide and counseling mampu merubah perilaku dan pengetahuan keluarga dalam memberikan nutrisi kepada anak down syndrome. Rekomendasi: perlu diterapkan guide and counseling sebagai bentuk pendidikan kesehatan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi keluarga dalam memberikan kebutuhan nutrisi kepada anak down syndrome
Cover KTI
tidak tersedia
2018

STRATEGI PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM MERUBAH POLA MAKAN PADA PENDERITA DM TIPE 2 YANG MENGALAMI KETIDAKPATUHAN

Lihat Detail Karya
Penulis: NOVIA CHUSNARTI
NIM: 1501100008
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Lenni Saragih, SKM., M.Kes.
Subjek: Pola Makan, Ketidakpatuhan, Pendidikan Kesehatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Novia Chusnarti (2018). Strategi Pendidikan Kesehatan dalam Merubah Pola Makan pada Penderita DM Tipe 2 yang Mengalami Ketidakpatuhan. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang. Pembimbing Lenni Saragih, SKM., M.Kes. Pengaturan pola makan merupakan salah satu komponen keberhasilan penatalaksanaan diabetes meliitus tipe 2 yaitu dengan cara menjalankan prinsip diet DM 3J. Ketidakpatuhan dalam menerapkan pola makan dapat menyebabkan kenaikan kadar glukosa darah diatas normal. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui strategi pendidikan kesehatan dalam merubah pola makan pada penderita DM tipe 2 yang mengalami ketidakpatuhan. Metode penelitian ini adalah studi kasus dengan satu subjek penelitian sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan wawancara, memberikan pendidikan kesehatan, memberikan lembar foodrecord, melakukan observasi, dan melakukan pemeriksaan glukosa darah. Hasil menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan responden mengalami ketidakpatuhan dalam penerapan diet DM 3J (jadwal, jenis, dan jumlah). setelah diberikan pendidikan kesehatan perilaku responden telah mengalami perubahan berupa peningkatan dalam menerapkan diet DM 3J. Responden mengalami penurunan kadar glukosa darah, tetapi juga mengalami peningkatan glukosa darah. Pengambilan data dilakukan peneliti dengan tanpa melibatkan anggota keluarga. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah dapat mengembangkan penelitian ini dengan melibatkan keluarga dalam pengaturan pola makan selama proses pengambilan data. Kata Kunci: Pola Makan, Ketidakpatuhan, Pendidikan Kesehatan
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan