Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3701–3710 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH TOPIKAL GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera) KONSENTRASI 10%,20% TERHADAP KADAR NEUTROFIL, BASOFIL, DAN EOSINOFIL TIKUS GALUR WISTAR (Rattus norvegicus) PADA LUKA BAKAR DERAJAT II

Lihat Detail Karya
Penulis: AJENG RESTIYO RINI
NIM: 1401460055
Program Studi: PRODI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Marsaid, S.Kp., M.Kep. , Joko Pitoyo, S.Kp.,M.Kep.
Subjek: Luka Bakar, Gel Lidah Buaya, neutrofil, basofil, dan eosinofil
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pengaruh Topikal Gel Lidah Buaya (Aloe vera) Konsentrasi 10%,20% terhadap Kadar Neutrofil, Basofil, dan Eodinofil Tikus Galur Wistar (Rattus norvegicus) pada Luka Bakar Derajat II. Ajeng Restiyo Rini (2018). Skripsi. Eksperimental. Program Studi DIV Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dosen Pembimbing: Marsaid, S.Kp., M.Kep. , Joko Pitoyo, S.Kp.,M.Kep. Luka bakar merupakan respon jaringan kulit terhadap trauma suhu yang menyebabkan infeksi, ulkus, morbiditas, dan kematian pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh topikal gel Lidah buaya (Aloe vera) konsentrasi 10%,20% terhadap kadar neutrofil, baofil, dan eosinofil tikus galur wistar (Rattus norvegicus) pada luka bakar derajat II. Penelitian ini menggunakan desain Eksperimental dengan sampel 60 tikus terbagi dalam 4 kelompok; kelompok NaCl 0,9%, kelompok Silver Sulfadiazine 1%, kelompok Aloe vera 10%, dan kelompok Aloe vera 20%. Masing-masing kelompok akan dilakukan pengambilan sampel darah lengkap pada hari ke 4, 8, 12. Semua data diolah dan dianalisis statistik menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian berdasarkan uji Independent T-test dan Paired T-test menunjukkan bahwa hasil perbandingan rerata kadar neutrofil, bsofil, dan eosinofil antara kelompok NaCl 0,9%, Silver Sulfadiazine 1%, Aloe vera 10%, dan Aloe vera 20% tidak terdapat perbedaan yang bermakna (p>0,05). Jadi dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Aloe vera 10% dan 20% memiliki efek yang sama dengan Silver Sulfadiazine 1% dalam hal penyembuhan luka bakar yang dinilai dari kadar neutrofil, basofil, dan eosinofil. Keterbatasan dalam penelitian ini yaitu pengaplikasian gel yang tidak sama pada masing-masing tikus dikarenakan tidak adanya alat untuk menimbang gel. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan variabel yang lebih spesifik seperti kadar albumin. Kata Kunci: Luka Bakar, Gel Lidah Buaya, neutrofil, basofil, dan eosinofil
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH VIDEO LEARNING MULTIMEDIA DAN BUZZ GROUP TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG KESEHATAN ANAK DI KELAS IBU BALITA DUSUN PESANTREN, KEPANJEN

Lihat Detail Karya
Penulis: ANEKE SEKAR FADILA
NIM: 1402450065
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Naimah, SKM., M.Kes. Isman Amin, SKM., M.Kes.
Subjek: Kelas ibu balita, Video learning multimedia dan buzz group, Pengetahuan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Fadila, Aneke Sekar. 2018. Pengaruh Video Learning Multimedia dan Buzz Group terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Kesehatan Anak di Kelas Ibu Balita. Skripsi Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Naimah, SKM., M.Kes. Pembimbing Pendamping: Isman Amin, SKM., M.Kes. Kelas ibu balita merupakan kelas yang para ibu yang mempunyai anak berusia antara 0 sampai 5 tahun secara bersama-sama berdiskusi, tukar pendapat dan pengalaman akan pemenuhan pelayanan kesehatan, gizi dan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak dibimbing oleh fasilitator. Penyampaian informasi yang tepat dan relevan pada kelas ibu balita menjadi faktor penting dalam keberhasilan kelas ibu balita. Salah satu faktor keberhasilan dalam kelas ibu balita adalah pemilihan media dan metode yang tepat. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh video learning multimedia dan buzz group terhadap pengetahuan ibu balita. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Pra-Eksperimental dengan desain penelitian One Group Pretest - Posttest Design. Populasi sebanyak 33 ibu balita dalam cakupan polindes 6 Dusun Pesantren Kecamatan Kepanjen. Besar sampel sebanyak 31 ibu dengan menggunakan Simple Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kelas ibu balita. Sebelum perlakuan 64,5% berpengetahuan cukup dan 35,5% responden berpengetahuan kurang. Setelah perlakuan, seluruh responden berpengetahuan baik. Pada Uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan α 0,05 didapatkan nilai p 0,000, oleh karena p < α maka ada pengaruh video learning multimedia dan buzz group sebagai upaya peningkatan pengetahuan ibu balita tentang kesehatan anak. Kata Kunci : Kelas ibu balita, Video learning multimedia dan buzz group, Pengetahuan
Cover KTI
tidak tersedia
2018

Pengembangan Aplikasi Koding ICD 10 di Puskesmas Pandanwangi

Lihat Detail Karya
Penulis: Elok Mustikaweni
NIM: 1504000049
Program Studi: DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan
Dosen Pembimbing: Gunawan, S. Kp., MMRS
Subjek: rekam medis, ICD 10, waterfall, function point, TAM
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Elok Mustikaweni, 2018. Pengembangan Aplikasi Koding ICD 10 di Puskesmas Pandanwangi. DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Gunawan, S. Kp., MMRS Kegiatan koding pada rekam medis dilakukan berdasarkan buku ICD 10 yang melalui beberapa tahapan. Kegiatan koding seiring majunya teknologi dapat dilakukan secara elektronik sebagai sistem penunjang. Puskesmas Pandanwangi telah menggunakan aplikasi koding bernama Kamus Diagnosa. namun, terdapat permasalahan dalam pengoperasian. Kemudahan pengoperasian aplikasi harus diperhatikan untuk meningkatkan motivasi pengguna dalam kegiatan koding, sehingga diperlukan pengembangan terhadap aplikasi koding. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi koding ICD 10 di Puskesmas Pandanwangi. Metode penelitian menggunakan research and development. Produk ini dikembangkan dengan metode waterfall melalui lima tahap, yaitu communication, planning, modelling, construction, dan deployment. Dalam pengujian sistem aplikasi menggunakan function point dan pengujian user TAM. Uji TAM menggunakan teknik total sampel dari populasi yang tersedia. Hasil uji function point aplikasi Smart Code ICD 10 menunjukkan bahwa aplikasi bernilai fungsi 58.44 pada kegiatan koding. Hasil function point menunjukkan probabilitas aplikasi terstruktur baik dan stabil. Hasil uji user TAM menunjukkan peningkatan disetiap indikator persepsi kemudahan, persepsi kemanfaatan, persepsi sikap, dan persepsi senyatanya. Kenaikan persentase TAM berkisar antara 4%-15%. Perbedaan dari hasil pengembangan aplikasi koding ICD 10 dapat dilihat pada implementasi aplikasi Smart Code ICD 10 berupa kecepatan dan ketepatan pada kodefikasi. Kecepatan koding Smart Code ICD 10 lebih cepat 7 detik dari aplikasi koding sebelum dikembangkan. Ketepatan kodefikasi diagnosa Smart Code ICD 10 lebih spesifik hingga lima karakter, dengan pencarian diagnosa yang lebih spesifik. Kata Kunci: rekam medis, ICD 10, waterfall, function point, TAM
Cover KTI
2018

PENGEMBANGAN MODEL APLIKASI KARTU MENUJU SEHAT (KMS) BALITA BERBASIS ANDROID DI POSYANDU DUSUN JURANG PELEN

Lihat Detail Karya
Penulis: PUTRI NUR MAFTUKHA
NIM: 1504000028
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Gunawan, S.Kp.,MMRS
Subjek: application, KMS-Balita, android, posyandu
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Putri Nur Maftuhah, “Pengembangan Model Aplikasi Kartu Menuju Sehat (KMS) Balita Berbasis Android Di Posyandu Dusun Jurang Pelen”, Pembimbing Gunawan, S.Kp.,MMRS Idealnya setiap kali melakukan kunjungan ke Posyandu orang tua membawa KMS-Balita agar tumbuh kembang balitanya terpantau namun pada kenyataannya masih banyak orang tua yang lupa membawa KMS-Balita saat ke Posyandu. Hal tersebut juga banyak ditemui di dusun Jurang Pelen. Sebanyak 58% KMS-Balita sering tertinggal dan 12% hilang. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan penelitian pengembangan model aplikasi KMS-Balita berbasis android. Tujuan pembuatan aplikasi tersebut adalah sebagai salah satu alternatif penyimpanan data balita agar orang tua balita mudah untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balitanya. Pengembangan mode aplikasi KMS-Balita menggunakan metode waterfall. Sedangakan uji kelayakan aplikasi tersebut dilakukan menggunakan uji black-box. Berdasarkan hasil uji black-box, didapatkan hasil bahwa proses yang ada pada sistem telah berjalan dengan baik sesuai dengan perancangan perangkat lunak yang telah dibuat dengan nilai keberhasilan sebesar 100%. Sedangkan untuk identifikasi penerimaan pengguna terhadap aplikasi tersebut menggunakan uji Technologi Acceptance Model (TAM). Dari hasil uji TAM didapatkan kesimpulan bahwa respon yang diberikan user terhadap model aplikasi KMSTita adalah sangat baik dengan nilai sebesar 83,46%. Kata kunci: aplikasi, KMS-Balita, android, posyandu
Cover KTI
2018

PENGEMBANGAN MODEL APLIKASI PENGINGAT IMUNISASI BERBASIS ANDROID DI POSYANDU RW 05 KELURAHAN KARANGBESUKI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Ririndamas Putri Ayudya
NIM: 1504000076
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Gunawan, S.Kp.,MMRS
Subjek: Application of Immunization Reminder, Android
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ririndamas Putri Ayudya, “Pengembangan Model Aplikasi Pengingat Imunisasi Berbasis Android Di Posyandu Rw 05 Kelurahan Karangbesuki Kota Malang”, Pembimbing Gunawan, S.Kp.,MMRS Android merupakan sebuah sistem operasi yang sangat di gemari masyarakat belakangan ini, sistemnya yang sekarang melekat pada handphone menambah kepraktisan dalam penggunaanya. Dalam kehidupan sehari-hari banyak orang-orang lebih cenderung menggunakan handphone berbasis android untuk mempermudah segala urusannya. Tak hanya anak muda, orang tua pun tak luput dalam perkembangan zaman, biasanya orang tua menggunakan handphone berbasis android sebagai pengatur jadwal kegitan mereka. Aplikasi pengingat imunisasi berbasis android merupakan salah satu produk berbasis android yang digunakan sebagai alarm pengingat jadwal imunsiasi karena diketahui bahwa 59% orang tua balita lupa pada jadwal imunisasi anaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Aplikasi Pengingat Imunisasi Berbasis Android. Rancangan penelitian ini adalah menggunakan metode waterfall dengan uji blackbox hasil uji blackbox seluruh item yaitu 100% valid. Jenis penelitian deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian menggunakan Uji TAM kepada 54 orang tua balita. Total persentase yang didapat sebanyak 69,30% dengan kriteria skor “Baik”. Saran untuk pengembang, agar aplikasi pengingat imunisasi berbasis android ini kedepannya dapat dikembangkan, sehingga menu yang ada di aplikasi semakin lengkap. Kata kunci: Aplikasi Pengingat imunisasi, Android
Cover KTI
2018

PENGEMBANGAN PERMAINAN MONOPOLI GIZI (POLIZI) SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN GIZI ( INTERVENSI GIZI REMAJA DI SMPN 19 KOTA MALANG)

Lihat Detail Karya
Penulis: UMI ANIK ATUR ROFI’AH
NIM: 1503000087
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: I DEWA NYOMAN SUPARIASA
Subjek: media pembelajaran, monopoli, gizi, gizi seimbang
Lihat Abstraksi
ABSTRAK UMI ANIK ATUR ROFI’AH, 2018. Pengambangan Permainan Monopoli Gizi (POLIZI) Sebagai Media Pendidikan Gizi (Intervensi Gizi Remaja di SMPN 19 Kota Malang). Karya Tulis Ilmiah, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : I DEWA NYOMAN SUPARIASA Sangat pentingnya pendidikan gizi bagi remaja mendorong terciptanya metode baru yang inovatif yang mendorong minat dan ketertarikan remaja untuk lebih mengenal pengetahuan gizi seimbang. Oleh karena itu perlu dilakukan metode pembelajaran dengan cara permainan monopoli gizi (polizi). Tujuan penelitian ini adalah membuat media pembelajaran permainan Monopoli Gizi untuk peningkatan pengetahuan remaja di SMPN 19 Kota Malang. Metode Penelitian menggunakan desain penelitian quasi experiment (one group pre and post test) yaitu untuk mencari pengaruh/perbedaan sebelum dan sesudah menerapkan permainan Monopoli Gizi (POLIZI) dalam kondisi yang tidak terkendali. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja kelas VII SMPN 19 Kota Malang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 28 responden yang telah didapatkan dari kelas VII B SMPN 19 Kota Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan atau bermakna pada pengetahuan responden sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) dengan permainan Monopoli Gizi (POLIZI). Hal ini dibuktikan dengan nilai p = 0,013 ( p < 0,05) yang dapat diartikan H0 ditolak dan H1 diterima. Bahwa dengan media permainan Monopoli Gizi (POLIZI) ada perbedaan sebelum dan sesudah pemakaian media dengan rata-rata pre-test 79,32 dan post-test 87,25. Pembuatan Monopoli Gizi dapat meningkatkan pengetahuan yang diterapkan dalam upaya meningkatkan pengetahuan siswa di SMPN 19 Malang tentang gizi seimbang dengan lebih menarik. Kata kunci : media pembelajaran, monopoli, gizi, gizi seimbang
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGETAHUAN DAN SIKAP REMA JA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMP NEGERI 2 NGULING KABUPATEN PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: SYAHDA JUVENIL PROFITAMELA
NIM: 1501100047
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Imam Subekti,SKp,M.Kep Sp.Kom
Subjek: Remaja, Kesehatan Reproduksi, Pendidikan Kesehatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Syahda Juvenil Profitamela (2018). “Pengetahuan dan Sikap Remaja Sebelum dan Sesudah Diberikan Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Nguling Kabupaten Pasuruan”. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing : Imam Subekti,SKp,M.Kep Sp.Kom Kata Kunci : Remaja, Kesehatan Reproduksi, Pendidikan Kesehatan. Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi. Pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja sering dikonotasikan sebagai pendidikan seks dimana sebagian besar masyarakat Indonesia masih mentabukan hal tersebut. Dari Kementrian Kesehatan Indonesia menunjukkan 33,3% remaja perempuan dan 34,5% remaja laki-laki berpacaran sebelum berusia 15 tahun. Pada usia tersebut remaja belum mempunyai keterampilan hidup yang memadai sehingga berisiko memiliki perilaku berpacaran yang tidak sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menggali pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi remaja sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan di SMP Negeri 2 Nguling Kabupaten Pasuruan. Metode penelitian menggunakan studi kasus deskriptif eksploratif. Subyek penelitian satu kelompok remaja putri sebanyak 5 subjek. Pengumpulan data dengan cara wawancara. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan subjek sebelum dilakukan pendidikan tergolong kurang dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan mengalami peningkatan. Peningkatan pengetahuan dilihat dari perubahan tingkatan tahu (know) menjadi memahami (comprehension). Rekomendasi dari hasil studi kasus ini bagi peneliti selanjutnya yaitu untuk memperluas cakupan wilayah penelitian di kota-kota besar dengan metode yang lebih lengkap.
Cover KTI
2018

PENGGUNAAN BUKU PRAKTIS KODEFIKASI DIAGNOSIS PENYAKIT DIKAITKAN DENGAN KECEPATAN DAN KETEPATAN KODEFIKASI DI PUSKESMAS GRIBIG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: HIMA RAHMAWATI
NIM: 1504000058
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Diniyah Kholidah, SST., S.Gz., MPH
Subjek: practical book, diagnosis code
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hima Rahmawati, 2018. “Penggunaan Buku Praktis Kodefikasi Diagnosis Penyakit Dikaitkan dengan Kecepatan dan Ketepatan Kodefikasi di Puskesmas Gribig Kota Malang” D-III Perekan Medis dan Informasi Kesehatan. (Dibawah bimbingan Diniyah Kholidah, SST., S.Gz., MPH). Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh petugas rekam medis yaitu mampu melakukan klasifikasi dan kodefikasi penyakit masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis. Kegiatan klasifikasi dan kodefikasi di Puskesmas Gribig dilakukan oleh dokter dan perawat yang tidak berpedoman pada ICD-10, tetapi berpedoman pada lembaran-lembaran kodefikasi yang dibuat oleh Puskesmas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecepatan dan ketepatan kodefikasi diagnosis penyakit sebelum dan sesudah penggunaan buku praktis kodefikasi diagnosis penyakit di Puskesmas Gribig Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental One Group Pretest-Posttest, dengan membandingkan hasil observasi sebelum dan sesudah penggunaan buku praktis kodefikasi diagnosis penyakit. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar observasi, ICD-10, stopwatch, dan kalkulator. Jumlah sampel sebanyak 70 dokumen rekam medis pasien dengan diagnosis penyakit. Dari hasil uji statistik menggunakan Paired Samples T-Test dan Chi Square didapatkan nilai Sig. kurang dari 0,05 yaitu 0,00 sehingga Ho ditolak dan dapat diartikan bahwa terdapat peningkatan kecepatan dan ketepatan kode diagnosis antara sebelum dan sesudah implementasi buku praktis kodefikasi diagnosis penyakit. Oleh karena itu, buku praktis kodefikasi dapat dijadikan alternatif bantuan dalam melakukan kodefikasi diagnosis penyakit di Puskesmas Gribig Kota Malang. Kata kunci : Buku Praktis, Kodefikasi
Cover KTI
2018

PENILAIAN MUTU FISIK DAN MUTU KIMIA MINYAK PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN DI PUSDIK MILITER SEKOLAH CALON TAMTAMA MAGETAN

Lihat Detail Karya
Penulis: NINDIA KIRANA PUTRI
NIM: 1503000090
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Maryam Razak
Lihat Abstraksi
PENI LA A MUNITFASTSKT ALTI S . 2018. Penilaian Mutu Fisik Dan Mutu Kimia Minyak Sebagai Media Penggorengan Pada Penyelenggaraan Makanan Di Pusdik Militer Sekolah Calon Tamtama Magetan. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : DYGRYOA IYHYCFAENMFADBE1BA A Penggorengan merupakan salah satu proses pengolahan bahan makanan. Ketika bahan pangan digoreng menggunakan minyak panas maka akan banyak reaksi kompleks terjadi di dalam minyak dan pada saat itu minyak mengalami kerusakan (Zahra dkk, 2013). Angka peroksida menunjukkan banyaknya kandungan peroksida di dalam minyak akibat proses oksidasi dan polimerisasi. Asam lemak bebas menunjukkan sejumlah asam lemak bebas yang dikandung oleh minyak yang rusak, terutama karena peristiwa oksidasi dan hidrolisis. Kadar air menunjukkan jumlah air yang dikandung minyak yang dapat menyebabkan terjadinya reaksi hidrolisis (Sudarmaji, 1982). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mutu fisik (titik didih dan titik asap) dan mutu kimia (bilangan peroksida, asam lemak bebas, dan kadar air) miyak yang digunakan sebagai media penggorengan pada penyelenggaraan makanan di Pusdik Militer Sekolah Calon Tamtama Kabupaten Magetan. Desain penelitian ini adalah Survei Analitik dengan Rancangan Survei Cross Sectional. Dalam penelitian dengan desain ini untuk mengidentifikasi mutu fisik dan mutu kimia minyak goreng serta faktor risiko dan faktor efek variable tersebut pada kurun waktu yang sama.. Hasil penelitian ini yaitu titik didih 195ÂşC168ÂşC, titik asap yaitu 206ÂşC-172ÂşC sedangkan untuk mutu kimia bilangan peroksida yaitu 0,9-1,5 mg, kadar asam lemak bebas yaitu 0,3%-0,9%, dan kadar air yaitu 0,2%-0,9%. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah perlu adanya edukasi dari pihak asrama kepada penjamah makanan, adanya SOP tentang batas frekuensi penggunaan minyak goreng dan cara penyimpanan yang benar untuk minyak goreng, serta menggunakan minyak goreng tidak lebih dari 2 kali pemakaian. Kata Kunci: Mutu Fisik, Mutu Kimia, Minyak Goreng
Cover KTI
2018

PENINGKATAN CITA RASA SAYUR BERKUAH DENGAN MODIFIKASI STANDAR BUMBU RASA UMAMI PADA PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FIKI AYU PUSPITASARI
NIM: 1403410043
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri dan Maryam Razak
Subjek: Modifikasi Standar Bumbu Rasa Umami, Uji Kesukaan (Cita Rasa), Sisa Makanan (Waste)
Lihat Abstraksi
ABSTRAK FIKI AYU PUSPITSARI. 2018. Peningkatan Cita Rasa Sayur Berkuah dengan Modifikasi Standar Bumbu Rasa Umami pada Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang. Pembimbing : Bachyar Bakri dan Maryam Razak Pada survey pendahuluan didapatkan data hasil Standar Pelayanan Minimal (SPM) tentang Evaluasi Sisa Makanan bulan maret 2017 di Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang. Data hasil evaluasi sisa makanan tertinggi yaitu hidangan sayur berkuah, terdapat pada siklus menu keempat yang terdiri dari makan pagi (Sup Kaldu Brownie) 50%, siang (Sayur Bening Oyong) 55,77% dan malam (Sup Mutiara Jagung) 63,89%. Oleh sebab itu, maka dilakukan modifikasi standar bumbu untuk meningkatkan cita rasa makanan agar sisa makan pasien tidak melebihi standar ketentuan (<20%). Penelitian dilaksanakan dirumah sakit Universitas Muhammadiyah Malang pada bulan September 2017. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Preeksperimen, dengan desain observasi (Posttest Only Desain) yaitu mengamati standar bumbu dari menu yang memiliki Waste tertinggi, lalu dilakukan modifikasi standar bumbu dengan rasa umami. Sampel penelitian sebanyak 30 responden. Pengambilan data dilakukan dengan cara memberikan form uji kesukan (cita rasa) meliputi penampilan, warna, aroma, rasa, tekstur kepada responden dan menimbang sisa makanan yang disajikan. Penelitian diolah secara deskriptif. Hasil penelitian modifikasi standar bumbu rasa umami pada masakan, Bumbu yang digunakan yaitu bawang putih, tomat, daun bawang, seledri. Dari uji kesukaan (cita rasa) yang paling disukai responden, pada Sup Kaldu Brownie yaitu segi penampilan, sayur Bening Oyong yaitu segi aroma dan Sup Mutiara Jagung yaitu segi aroma. Sisa makanan sayur yang sudah dimodifikasi standar bumbu rasa umami mengalami penurunan waste yaitu Sup Kaldu Brownie sebesar 7%, Sayur Bening Oyong sebesar 9% dan Sup Mutiara Jagung sebesar 24%. Perlu dilakukan upaya pembaruan dimodifikasi resep dan teknik pengolahan untuk menurunkan sisa makanan pasien dirumah sakit Universitas Muhammadiyah Malang. Kata Kunci : Modifikasi Standar Bumbu Rasa Umami, Uji Kesukaan (Cita Rasa), Sisa Makanan (Waste)
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan