Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3661–3670 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2018

PENGARUH PEMBUATAN APLIKASI KODEFIKASI DIAGNOSIS PENYAKIT PADA SISTEM ENDOKRIN, GIZI, DAN METABOLIK BERDASARKAN ICD-10 TERHADAP KEAKURATAN KODEFIKASI DI RUMAH SAKIT BAPTIS BATU

Lihat Detail Karya
Penulis: FITRIYA FEBRIANI
NIM: 1504000071
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Dr. Ganif Djuwandi, SST., S.Pd., M.Kes
Subjek: Application, Codefication of Diseases in Endocrine, Nutritional and Metabolic Systems, Accuracy.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Fitriya Febriani, 2018. “Pengaruh Pembuatan Aplikasi Kodefikasi Diagnosis Penyakit pada Sistem Endokrin, Gizi, dan Metabolik Berdasarkan ICD-10 Terhadap Keakuratan Kodefikasi di Rumah Sakit Baptis Batu”. Dibimbing oleh Dr. Ganif Djuwandi, SST., S.Pd., M.Kes. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh petugas rekam medis yaitu mampu melakukan klasifikasi dan kodefikasi penyakit masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis. Kegiatan kodefikasi di Rumah Sakit Baptis Batu dilakukan oleh petugas rekam medis yang dilakukan secara manual dengan menggunakan ICD-10 volume 1 dan volume 3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keakuratan kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem endokrin, gizi, dan metabolik dengan menggunakan aplikasi kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem endokrin, gizi, dan metabolik. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Pra Eksperimental design dengan One Group Pretest and Posttest, dengan membandingkan hasil keakuratan kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem endokrin, gizi, dan metabolik sebelum dan setelah menggunakan aplikasi kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem endokrin, gizi, dan metabolik. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar checklist, lembar kuesioner, dan kalkulator. Jumlah sampel sebanyak 62 dokumen rekam medis dengan diagnosis penyakit pada sistem endokrin, gizi, dan metabolik. Hasil uji Z-Test Independent didapatkan nilai Zhitung = - 4,64 dengan tingkat kepercayaan 95% maka nilai Zhitung berada diluar area kurva normal. Artinya terdapat perbedaan keakuratan sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem endokrin, gizi, dan metabolik di Rumah Baptis Batu. Diharapkan aplikasi kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem endokrin, gizi, dan metabolik dapat menjadi alternatif untuk menambah keakuratan kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem endokrin, gizi, dan metabolik. Kata Kunci: Aplikasi, Kodefikasi Penyakit pada Sistem Endokrin, Gizi dan Metabolik, Keakuratan
Cover KTI
2018

Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa Oliefera Lam) Terhadap Nilai Energi, Nilai Gizi, Dan Mutu Organoleptik Pengembangan Biskuit Labu Kuning (Cucurbita moschata)

Lihat Detail Karya
Penulis: Leny Ramadhani Permata Sari
NIM: 1503000010
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Theresia Puspita, STP, MP
Subjek: Snack, biskuit penderita anemia, tepunglabu kuning, tepung daun kelor
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Leny Ramadhani Permata Sari, 2018 Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa Oliefera Lam) Terhadap Nilai Energi, NilaiGizi, Dan Mutu Organoleptik Pengembangan Biskuit Labu Kuning(Cucurbita moschata)(Kajian Produk untuk Pencegahan Anemia Defisiensi Besi pada Anak Sekolah) Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing: Theresia Puspita, STP, MP Anak usia 5 – 12 tahun dianggap mengalami anemia apabila kadar hemoglobin <12,0 g/dl. Prevalensi anemia gizi besi menurut karakteristik responden di Indonesia pada kelompok umur 5 – 14 tahun adalah 9,4% (Riskesdas, 2007). Prevalensi anemia gizi besi anak 5 – 12 tahun adalah sebesar 29% (Riskesdas, 2013). . Bahan pangan yang dapat dijadikan sumber zat besi (Fe) adalah daun kelor. Bentuk snack yang dipilih adalah biskuit. Pemberian snack diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi khususnya zat besi (Fe) dalam penanganan masalah anemia pada anak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan formulasi biskuit untuk snack anak usia sekolah penderita anemia besi dengan proporsi yang tepat dan komposisi zat gizi protein dan zat besi yang baik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental rancangan acak lengkap yaitu pembuatan biskuit dengan subtitusi tepung daun kelor dan tepung ubi jalar kuning dengan variasi P0 (0:100:25), P1 (85:25:15), P2 (80:25:20), P3 (75:25:25)Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis jika hasil menunjukkan ada pengaruh dari indikator mutu warna, aroma, rasa, dan tekstur maka di lanjut ke uji Mann-Whitney pada tingkat kepercayaan 95%. Perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berkaitan dengan prosedur pengolahan daun kelor sehingga dapat menghasilkan biskuit labu kuning dan dengan penambahan daun kelor dengan tidak menimbulkan rasa pahit dan tidak merusak nilai gizi. Untuk memperbaiki rasa biskuit yang cenderung pahit maka diperlukan proses secara enzimatis atau fermentasi pada daun kelor sehingga dapat mengurangi rasa pahit. Kata kunci : Snack, biskuit penderita anemia, tepunglabu kuning, tepung daun kelor, zat besi (Fe), protein, mutu organoleptik.
Cover KTI
2018

PENGARUH PENDAMPINGAN IBU HAMIL DENGAN BUKU KIA TERHADAP MOTIVASI IBU UNTUK KUNJUNGAN NIFAS (KF3) DI DESA PANDANMULYO WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAJINAN

Lihat Detail Karya
Penulis: FEBRIANA PUSPITA SARI
NIM: 1402450060
Program Studi: DIPLOMA IV Kebidanan
Dosen Pembimbing: Suprapti, S.ST., M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Sari, Febriana Puspita. 2018. Pengaruh Pendampingan Ibu Hamil Dengan Buku KIA Terhadap Motivasi Ibu Untuk Kunjungan Nifas (KF3). Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Suprapti, S.ST., M.Kes. Pembimbing Pendamping: Tri Mardiyanti, S.ST., M.Mid. Kunjungan nifas adalah pelayanan kesehatan sesuai standar pada ibu mulai 6 jam sampai 42 hari pasca persalinan oleh tenaga kesehatan yang bertujuan mendeteksi dini masalah fisik maupun psikologis yang mungkin dialami ibu pasca melahirkan. Cakupan pelayanan nifas di Indonesia tahun 2016 hanya tercapai 84,41% dari target 95%. Penyebab terjadinya kesenjangan ini karena kurangnya pemahaman masyarakat untuk melakukan kunjungan nifas secara teratur. Oleh karena itu pendidikan kesehatan tentang kunjungan nifas ini sebaiknya diberikan sejak masa kehamilan melalui pendampingan dengan buku KIA. Pendampingan dengan buku KIA ini dilakukan dengan harapan ibu termotivasi untuk melakukan kunjungan nifas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui pengaruh pendampingan ibu hamil dengan buku KIA terhadap motivasi ibu untuk kunjungan nifas. Desain penelitian pre eksperimental dengan rancangan One Group Pre Post Test Design. Perlakuan pendampingan diberikan sebanyak 2 kali pertemuan dengan interval 1 minggu setiap pertemuannya. Penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive sampling dengan jumlah sampel 22 orang ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner modifikasi peneliti. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan nilai motivasi kunjungan nifas setelah diberikan pendampingan dengan buku KIA sebesar 54,64%. Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan taraf signifikansi 0,05 diperoleh nilai ρ value 0,000, dengan demikian 0,000 < α (0,05), penelitian ini menolak H0 yang artinya ada pengaruh yang baik antara pendampingan ibu hamil dengan buku KIA terhadap motivasi ibu untuk kunjungan nifas. Kata Kunci : Pendampingan dengan Buku KIA, Motivasi Kunjungan Nifas
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH PENDAMPINGAN SMS REMINDER TERHADAP KEPATUHAN KONSUMSI TABLET FeSO4 DAN VITAMIN C SERTA OUTCOME KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGKANDANG MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RIZA MAULIDA ROHMAH
NIM: 1402450084
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Wahyu Setyaningsih, SST., M.Kes. Ika Yudianti, SST., M.Keb
Subjek: Anemia, Kadar hemoglobin, Kepatuhan, SMS reminder, Tablet FeSO4, Vitamin C.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rohmah, Riza Maulida. 2018. Pengaruh Pendampingan SMS Reminder terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet FeSO4 Dan Vitamin C serta Outcome Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang Malang. Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan Malang, Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Wahyu Setyaningsih, SST., M.Kes. Pembimbing Pendamping: Ika Yudianti, SST., M.Keb Tingginya prevalensi anemia terutama anemia defisiensi besi (ADB) pada ibu hamil masih menjadi masalah di Indonesia. Anemia seringkali dihubungkan dengan resiko tingginya mortalitas ibu hamil. Rendahnya kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet besi (FeSO4) selama kehamilan menjadi salah satu faktor pemicu. Ketidakpatuhan terjadi karena ibu seringkali merasa malas dan lupa mengkonsumsinya. Diperlukan cara untuk meningkatkan dan memonitor konsumsi tablet FeSO4 dan vitamin C menggunakan SMS reminder sebagai pengingat ibu dalam mengkonsumsi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendampingan SMS reminder terhadap kepatuhan konsumsi tablet FeSO4 dan vitamin C serta outcome kadar hemoglobin ibu hamil. Desain yang digunakan adalah quasy eksperiment dengan rancangan pretest posttest control grup design. Populasi 40 ibu hamil trimester III dengan anemia dan besar sampel 18 responden pada masing-masing kelompok perlakuan dan kontrol, diambil dengan teknik simple random sampling berdasarkan kriteria yang ditentukan. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kedungkandang pada bulan Mei-Juni 2018. Data dikumpulkan menggunakan instrumen lembar observasi dan alat pengukuran Hb EasyTouch. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat peningkatan kepatuhan dan kadar hemoglobin yang bermakna pada kelompok perlakuan setelah diberikan SMS reminder dibandingkan kelompok kontrol dengan p value <0,05. Oleh karena p value < α maka hipotesis diterima atau ada pengaruh. Diharapkan SMS reminder yang diberikan kepada ibu hamil dapat meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet FeSO4 dan vitamin C sehingga kejadian anemia dapat ditekan dan cara ini dapat digunakan sebagai upaya promotif, preventif, dan pengembangan teknologi tepat guna. Kata kunci: Anemia, Kadar hemoglobin, Kepatuhan, SMS reminder, Tablet FeSO4, Vitamin C.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN METODE DEMONSTRASI TENTANG SADARI TERHADAP KEMAMPUAN MELAKUKAN SADARI PADA REMAJA PUTRI SMA DIPONEGORO DAMPIT

Lihat Detail Karya
Penulis: PUPUT INDRYA LESTARI
NIM: 1402450081
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, SST., M.Psi., M.Pd. Wandi, S. Kep. Ners., M.Pd
Subjek: Pendidikan Kesehatan, Kemampuan, SADARI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Lestari, Puput Indrya. 2018. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Metode Demonstrasi tentang SADARI Terhadap Kemampuan Melakukan SADARI Pada Remaja Putri di SMA Diponegoro Dampit, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Skripsi Program Studi Sarjana terapan Kebidanan, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan kemenkes Malang, Pembimbing I: Herawati Mansur, SST., M.Psi., M.Pd. Pembimbing II: Wandi, S. Kep. Ners., M.Pd. Angka kematian penderita kanker di Indonesia masih tinggi. Salah satu penyebabnya adalah kanker payudara. Upaya untuk mencegah keterlambatan penanganan dapat dengan cara pemberian pendidikan kesehatan tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). SADARI merupakan upaya deteksi dini untuk mengetahui kelainan-kelainan pada payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan metode demonstrasi tentang SADARI terhadap kemampuan melakukan SADARI pada remaja putri SMA Diponegoro Dampit. Metode penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Populasinya yaitu remaja putri kelas XI dan XII IPA yang berjumlah 26 orang, menggunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling didapatkan jumlah sampel 24 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan checklist. Uji yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test dengan α=0,05 menggunakan komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p value (0.000)<α (0,05) maka Ho ditolak yang artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan metode demonstrasi tentang SADARI terhadap kemampuan melakukan SADARI pada remaja putri SMA Diponegoro Dampit. Terdapat faktor yang mempengaruhi hasil penelitian diatas yaitu umur, dimana seluruh responden berusia 17-20 tahun. Usia ini termasuk kelompok remaja lanjut, dimana seseorang sudah mulai menuju kedewasaan dan cara berpikir seseorang juga akan menjadi lebih matang. Berdasarkan penelitian tersebut diharapkan pendidikan kesehatan ini dapat dijadikan ilmu sebagai pencegahan dini kanker payudara. Kata kunci : Pendidikan Kesehatan, Kemampuan, SADARI
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PEMERIKSAANs PAYUDARA SENDIRI (SADARI) TERHADAP SIKAP WANITA USIA SUBUR DALAM DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA

Lihat Detail Karya
Penulis: YULIA RAHMA ANGGRAENI SUSANTI
NIM: 1402450091
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Ika Yudianti, SST.,M.Keb. Suprapti, S.ST., M.Kes
Subjek: Payudara, SADARI, Sikap
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Susanti, Yulia Rahma Anggraeni. 2018. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Terhadap Sikap Wanita Usia Subur Dalam Deteksi Dini Kanker Payudara. Skripsi, Pembimbing Utama: Ika Yudianti, SST.,M.Keb. Pembimbing Pendamping: Suprapti, S.ST., M.Kes. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Penyakit kanker payudara merupakan penyakit kanker dengan prevalensi tertinggi di Indonesia pada tahun 2013, yaitu kanker payudara sebesar 0,5%. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pengetahuan wanita dalam deteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) . Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan SADARI terhadap sikap WUS dalam deteksi dini kanker payudara. Desain penelitian ini adalah pre eksperimen dengan One Group Pre Test – Post Test desain. Sampel yang digunakan adalah anggota PKK RT 04/ RW 01 Kelurahan Tulusrejo yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 40 orang dengan teknik total sampling. Pendidikan kesehatan dilakukan dalam tiga kali pertemuan, meliputi pretest, materi SADARI, demonstrasi dan re-demonstrasi, serta posttest. Hasil yang didapatkan pada pretest 55% sampel memiliki sikap negatif dalam deteksi dini kanker payudara dan terjadi penurunan angka sikap negatif menjadi 2,5% setelah mendapat pendidikan kesehatan SADARI. Kemudian hasil yang didapatkan di uji menggunakan uji Mc Nemar Test. Berdasarkan hasil uji Mc Nemar Test menunjukkan hasil nilai p = 0,000 karena nilai p < α (0,05) maka H0 ditolak atau H1 diterima, yang berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan peemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap sikap WUS dalam deteksi dini kanker payudara.. Dengan demikian tenaga kesehatan dan lembaga kemasyarakatan diharapkan dapat menyampaikan informasi kesehatan reproduksi kepada masyarakat terutama wanita tentang deteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Kata kunci: Payudara, SADARI, Sikap
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PRA BEDAH TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN FRAKTUR DALAM MENGHADAPI OPERASI DI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI

Lihat Detail Karya
Penulis: LULUK MAMLUATUL ULUMY
NIM: 1401460035
Program Studi: PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Rudi Hamarno, S.Kep., Ns, M.Kep. , Tri Nataliswati, S.Kep., Ns, M.Kep.
Subjek: pendidikan kesehatan pra bedah, pasien pre operasi fraktur, tingkat kecemasan.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Luluk Mamluatul Ulumy. 2018. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pra Bedah Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Fraktur Dalam Menghadapi Operasi di RSUD Ngudi Waluyo. Program Studi D-IV Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Rudi Hamarno, S.Kep., Ns, M.Kep. Pembimbing II: Tri Nataliswati, S.Kep., Ns, M.Kep. Kata Kunci: pendidikan kesehatan pra bedah, pasien pre operasi fraktur, tingkat kecemasan. Pada pasien pre operasi stress dan kecemasan akan mempengaruhi tingkat ketidakseimbangan cairan dan elektrolit. Klien yang mengalami hipovolemik atau mengalami perubahan elektrolit pre operatif yang serius mempunyai risiko yang signifikan selama dan setelah pembedahan Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan pra bedah terhadap tingkat kecemasan pasien fraktur dalam menghadapi operasi di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre test post test. Sampel berjumlah 16 orang dengan menggunakan accidental sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner tingkat pengetahuan dan tingkat kecemasan HARS. Metode analisa data menggunakan Uji Paired T-test dimana hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan 0,000 yang artinya terdapat pengaruh pendidikan kesehatan pra bedah terhadap tingkat kecemasan. Dari hasil penelitian diharapkan rumah sakit dapat memfasilitasi media promosi kesehatan berupa leaflet persiapan operasi agar pasien dapat ikut serta berpartisipasi dalam perawatannya.
Cover KTI
2018

PENGARUH PENGGUNAAN BUKU SAKU TERHADAP PRESISI DAN AKURASI ASUPAN ENERGI & KARBOHIDRAT DENGAN METODE RECALL PADA BALITA STUNTING USIA 2-5 TAHUN DI DESA KARANGWIDORO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: HESTI WIDYASTUTIK
NIM: 1503000025
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: B. Doddy Riyadi, SKM. MM
Subjek: Buku Saku, Presisi dan Akurasi, Hasil Asupan Energi & Karbohidrat, dan Status Gizi Stunting Balita.
Lihat Abstraksi
Asupan makanan yang tidak seimbang, berkaitan dengan kandungan zat gizi dalam makanan yaitu karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, dan air merupakan salah satu faktor yang dikaitkan dengan terjadinya stunting (UNICEF,2007).Metode recall 24 jam dipilih sebagai metode pengumpulan data konsumsi pangan akan tetapi mempunyai beberapa kelemahan sehingga diperlukan suatu panduan khusus. Penggunaan buku saku pedoman food recall 24 jam digunakan oleh pewawancara dengan panduan bertanya yang disusun secara sistematis sesuai dengan urutan pertanyaan yang berkaitan dengan bahan makanan dan URT yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan buku saku recall 24 jam terhadap hasil asupan energi dan karbohidrat pada balita stunting usia 2–5 tahun di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan desain Cross Sectional Study untuk menguji pengaruh penggunaan buku saku terhadap hasil recall 24 jam pada balita stunting. Penelitian ini dilakukan di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang pada Februari 2018. Jumlah subjek sebanyak 50 balita diambil sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang diambil meliputi asupan konsumsi energi dan karbohidrat, pendidikan ibu balita, pendapatan keluarga, dan status gizi balita. Cara pengumpulan data diperoleh dengan wawancara secara langsung dan recall secara manual serta recall menggunakan buku panduan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil recall secara manual pada konsumsi energi 943,3 kkal, serta karbohidrat 130,5 g dan pada hasil yang menggunakan buku saku adalah 985,6 kkal dan 132,2 g, yang berarti ada perbedaan hasil secara nyata. Hasil uji SPSS dengan Paired Sample T-Test menunjukkan p=0,000 dan p=0,039 dimana p<0,05 yang berarti ada pengaruh penggunaan buku saku recall 24 jam terhadap hasil asupan energi dan karbohidrat. Hasil tingkat akurasi asupan energi dan karbohidrat menggunakan buku saku lebih tinggi yaitu 78,7% dan 76,9% dibandingkan dengan recall manual yaitu 75,7% dan 75,9%. Sedangkan uji presisi energi dan karbohidrat pada recall manual lebih tinggi yaitu 31% dan 35,2% dibandingkan hasil recall dengan buku saku yaitu 28,7% dan 34,8%. Saran dari penelitian ini adalah media buku saku recall dapat digunakan dalam pengumpulan data atau wawancara recall kepada responden yang dilakukan oleh enumerator. Kata Kunci: Buku Saku, Presisi dan Akurasi, Hasil Asupan Energi & Karbohidrat, dan Status Gizi Stunting Balita.
Cover KTI
2018

PENGARUH PENGGUNAAN BUKU SAKU TERHADAP PRESISI DAN AKURASI ASUPAN ENERGI & LEMAK DENGAN METODE RECALL PADA BALITA STUNTING USIA 2-5 TAHUN DI DESA KARANGWIDORO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: YOFI CAHYANTI
NIM: 1503000034
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: B. Doddy Riyadi, SKM. MM
Subjek: Buku Saku, Presisi dan Akurasi, Asupan Energi & Lemak, dan Status Gizi (Stunting) Balita.
Lihat Abstraksi
v ABSTRAK Yofi Cahyanti. 2018. Pengaruh Penggunaan Buku Saku terhadap Presisi dan Akurasi Asupan Energi dan Lemak dengan Metode Recall Pada Balita Stunting Usia 2-5 Tahun di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Karya tulis ilmiah, program studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dibawah bimbingan B. Doddy Riyadi, SKM. MM. Asupan makanan yang tidak seimbang, berkaitan dengan kandungan zat gizi dalam makanan yaitu karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, dan air merupakan salah satu faktor yang dikaitkan dengan terjadinya stunting (UNICEF,2007). Metode recall 24 jam dipilih sebagai metode pengumpulan data konsumsi pangan, tetapi mempunyai beberapa kelemahan sehingga diperlukan suatu panduan khusus. Selain itu fungsi dari kesalahan acak atau random error dalam pengukuran, dan kebanyakan kasusnya memang merupakan variasi dalam pengukuran yang benar-benar terjadi setelah dilakukannya recall dengan dua metode, maka dilakukan uji presisi dan uji akurasi untuk mengetahui sejauh mana hasil pengukuran sesuai dengan nilai standar yang telah diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan buku saku terhadap presisi dan akurasi asupan energi dan lemak dengan metode recall pada balita stunting usia 2-5 tahun di desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan desain Cross Sectional Study untuk menguji perbedaan antara food recall manual dan food recall menggunakan buku saku pada balita stunting.Penelitian ini dilakukan di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang pada Februari 2018. Jumlah subjek sebanyak 50 balita diambil sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang diambil meliputi asupan konsumsi energi & lemak, pendidikan ibu balita, pendapatan keluarga, dan status gizi balita. Cara pengumpulan data diperoleh dengan wawancara secara langsung dan recall secara manual serta recall menggunakan buku panduan. Hasil penelitian menunjukan hasil recall secara manual pada asupan energi 943,3 kkal, dan lemak 31 g, pada hasil yang menggunakan buku saku adalah 985,6 kkal dan 33,6 g, yang berarti ada perbedaan hasil secara nyata. Hasil uji SPSS dengan Paired Sample T-Test menunjukkan p=0,000 dimana p<0,05 yang berarti ada pengaruh penggunaan buku saku recall 24 jam terhadap hasil asupan energi dan lemak. Hasil tingkat akurasi asupan energi dan lemak menggunakan buku saku lebih tinggi yaitu 78,8% dan 68,9% dibandingkan dengan recall manual yaitu 75,7% dan 63,7%. Sedangkan hasil uji presisi energi dan lemak pada recall manual lebih tinggi yaitu 31% dan 35,2% dibandingkan hasil recall dengan buku saku yaitu 28,7% dan 33,7%.Saran dari penelitian ini adalah media buku saku recall dapat digunakan dalam pengumpulan data atau wawancara recall kepada responden yang dilakukan oleh enumerator. Kata Kunci: Buku Saku, , Presisi dan Akurasi, Asupan Energi & Lemak, dan Status Gizi (Stunting) Balita.
Cover KTI
2018

PENGARUH PENGGUNAAN BUKU SAKU TERHADAP PRESISI DAN AKURASI ASUPAN ENERGI & PROTEIN DENGAN METODE RECALL PADA BALITA STUNTING USIA 2-5 TAHUN DI DESA KARANGWIDORO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ANGELISTA DEBBY MAHARANI
NIM: 1503000028
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: B. Doddy Riyadi SKM,MM
Subjek: Buku Saku, Presisi dan Akurasi, Asupan Energi & Protein, dan Status Gizi (Stunting) Balita
Lihat Abstraksi
Asupan makanan yang tidak seimbang, berkaitan dengan kandungan zat gizi dalam makanan yaitu karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, dan air merupakan salah satu faktor yang dikaitkan dengan terjadinya stunting (UNICEF,2007).Metode recall 24 jam dipilih sebagai metode pengumpulan data konsumsi pangan, tetapi mempunyai beberapa kelemahan sehingga diperlukan suatu panduan khusus. Selain itu fungsi dari kesalahan acak atau random error dalam pengukuran, dan kebanyakan kasusnya memang merupakan variasi dalam pengukuran yang benar-benar terjadi setelah dilakukannya recall dengan dua metode, maka dilakukan uji presisi dan uji akurasi untuk mengetahui sejauh mana hasil pengukuran sesuai dengan nilai standar yang telah diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan buku saku terhadap presisi dan akurasi asupan energi dan protein dengan metode recall pada balita stunting usia 2-5 tahun di desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan desain Cross Sectional Study untuk menguji perbedaan antara food recall manual dan food recall menggunakan buku saku pada balita stunting.Penelitian ini dilakukan di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang pada Februari 2018. Jumlah subjek sebanyak 50 balita diambil sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang diambil meliputi asupan konsumsi energi & protein, pendidikan ibu balita, pendapatan keluarga, dan status gizi balita. Cara pengumpulan data diperoleh dengan wawancara secara langsung dan recall secara manual serta recall menggunakan buku panduan. Hasil penelitian menunjukan hasil recall secara manual pada asupan energi 943,3 kkal, dan protein 33,4 g, pada hasil yang menggunakan buku saku adalah 985,6 kkal dan 34 g, yang berarti ada perbedaan hasil secara nyata. Hasil uji SPSS dengan Paired Sample T-Test menunjukkan p=0,000 dimana p<0,05 yang berarti ada pengaruh penggunaan buku saku recall 24 jam terhadap hasil asupan energi dan protein. Hasil tingkat akurasi asupan energi dan protein menggunakan buku saku lebih tinggi yaitu 78,7% dan 119,4% dibandingkan dengan recall manual yaitu 75,7% dan 117,8%. Sedangkan hasil uji presisi energi dan protein pada recall manual lebih tinggi yaitu 31% dan 34% dibandingkan hasil recall dengan buku saku yaitu 28,7% dan 33,8%.Saran dari penelitian ini adalah media buku saku recall dapat digunakan dalam pengumpulan data atau wawancara recall kepada responden yang dilakukan oleh enumerator. Kata Kunci: Buku Saku, Presisi dan Akurasi, Asupan Energi & Protein, dan Status Gizi (Stunting) Balita.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan