Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3611–3620 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2018

PENGARUH ASSOCIATIVE PLAY TERHADAP TINGKAT STRESS PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI KB PAUD PERMATA BUNDA KELURAHAN KARANGBESUKI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: INES RATNI PRAVITASARI
NIM: 1402450062
Program Studi: DIPLOMA IV Kebidanan
Dosen Pembimbing: Didien Ika Setyarini, S.SiT., M.Keb
Subjek: play, associative play, stress, pre-school children
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pravitasari, Ines Ratni. 2018. Pengaruh Associative Play Terhadap Tingkat Stress Pada Anak Usia 3-5 Tahun di KB PAUD Permata Bunda Kelurahan Karangbesuki Kota Malang. Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing I: Didien Ika Setyarini, S.SiT., M.Keb, Pembimbing II: Reni Wahyu Triningsih, S.SiT., M.Kes Fenomena ketakutan lebih banyak dialami anak selama masa pra-sekolah daripada waktu lainnya. Ketakutan yang dialami anak pra sekolah dapat berupa takut berpisah. Rasa takut yang berlangsung terus menerus akan menimbulkan stress. Bermain pada anak merupakan aktivitas yang sangat penting, pemberian aktivitas bermain pada anak akan memberikan nilai terapeutik yang akan sangat berperan dalam pelepasan ketegangan dan stress pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh associative play terhadap tingkat stress pada anak usia 3-5 tahun. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan one grup pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini merupakan anak berusia 3-5 tahun yang tercatat sebagai siswa KB PAUD Permata Bunda sebanyak 27 siswa. Teknik sampling menggunakan random sampling dengan besar sample 25 siswa berusia 3-5 tahun yang tercatat sebagai siswa KB PAUD Permata Bunda dan mengalami stress. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuisioner School Anxiety Scale-Teacher Report (SAS-TR) dengan modifikasi dan alih bahasa. Teknik pengolahan data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan =0,05. Hasil penelitian menunjukkan tingkat stress anak usia 3-5 tahun sebelum associative play mengalami stress sedang sebesar 52% dan setelah associative play mengalami stress ringan sebesar 60%. Hasil analisis menunjukkan nilai  value <  (0,000 < 0,05), maka H0 ditolak yang artinya ada pengaruh associative play terhadap tingkat stress pada anak usia 3-5 tahun. Berdasarkan penelitian tersebut, diharapkan associative play dapat dijadikan salah satu upaya dalam menurunkan tingkat stress pada anak usia 3-5 tahun. Kata Kunci : bermain, associative play, stress, anak pra sekolah
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH BOOKLET MAKANAN SEIMBANG TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN GIZI, ASUPAN MAKANAN (ENERGI DAN PROTEIN), STATUS GIZI (IMT DAN LILA) PADA IBU HAMIL KURANG ENERGI KRONIS (KEK) DI KELURAHAN ARJOWINANGUN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ULFA KRISDIANNINGRUM
NIM: 1403410003
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: I Nengah Tanu Komalyna dan Hasan Aroni
Subjek: Tingkat Pengetahuan Gizi, Asupan Makanan, Status Gizi, Media Booklet
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Krisdianningrum, Ulfa. 2017. Pengaruh Booklet Makanan Seimbang terhadap Tingkat Pengetahuan Gizi, Asupan Makanan (Energi dan Protein), Status Gizi (IMT dan LILA) pada Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK) di Kelurahan Arjowinangun Kota Malang. Skripsi, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : I Nengah Tanu Komalyna dan Hasan Aroni Kekurangan energi kronis (KEK) adalah keadaan kekurangan asupan energi dan protein pada wanita usia subur (WUS) yang berlangsung secara terus menerus dan mengakibatkan gangguan kesehatan. Selain itu, salah satu faktor penyebab KEK adalah konsumsi makan yang tidak cukup mengandung energi dan protein. Kehamilan menyebabkan meningkatnya metabolisme energi, sehingga kebutuhan energi dan zat gizi lainnya meningkat. Di Kota Malang masih banyak ditemukan ibu hamil yang kekurangan energi kronis (KEK). Dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan gizi, asupan makanan dan status gizi ibu hamil dapat dilakukan dengan berbagai metode salah satunya yaitu dengan menggunakan media Booklet. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Arjowinangun Kota Malang. Pengambilan data dilakukan pada Bulan Mei - Agustus 2017. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh booklet makanan seimbang terhadap tingkat pengetahuan gizi, asupan makanan (energi dan protein), status gizi (IMT dan LILA) pada ibu hamil kurang energi kronis (KEK) di Kelurahan Arjowinangun kota Malang. Responden dalam penelitian ini adalah ibu hamil KEK yang memenuhi kriteria inklusi yang berjumlah 16 ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian pre experimental design dengan rancangan One Group Pre-Test dan Post-Test Design. Setelah diberikan booklet makanan seimbang terdapat peningkatan rata-rata skor tigkat pengetahuan sebesar 13,13 % yaitu dari 64,06% menjadi 76,95%. Asupan energi mengalami peningkatan sebesar 8,5% yaitu dari 67,8% menjadi 76,3%. Asupan protein mengalami peningkatan sebesar 10,98% yaitu dari 63,79% menjadi 74,77%. Peningkatan IMT sebesar 1,1 yaitu dari 20,8 menjadi 22,0. Peningkatan LILA sebesar 0,2% dari 21,7% menjadi 21,9%. Peningkatan IMT dan LILA tidak signifikan dikarenakan keterbatasan waktu intervensi gizi yang hanya dilakukan selama 1 bulan sehingga tidak bisa langsung merubah kebiasaan makan responden setiap harinya yang dapat memenuhi kebutuhan gizi pada ibu hamil. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan Gizi, Asupan Makanan, Status Gizi, Media Booklet
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH BUKU SAKU CODING PENYAKIT KULIT TERHADAP KEAKURATAN PEMBERIAN KODE DIAGNOSA PENYAKIT KULIT DI PUSKESMAS MULYOREJO

Lihat Detail Karya
Penulis: ANNISA KURNIA DEWI HARDIYANTI
NIM: 1504000045
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Gunawan
Subjek: Buku Saku, Pengkodean, Keakuratan Kodefikasi Penyakit Kulit di Puskesmas
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Annisa Kurnia Dewi Hardiyanti, 2018. Pengaruh Buku Saku Coding Penyakit Kulit Terhadap Keakuratan Pemberian Kode Diagnosa Penyakit Kulit di Puskesmas Mulyorejo. Dibimbing oleh Gunawan Berdasarkan hasil observasi mengenai pemberian kode diagnosa penyakit kulit di Puskesmas Mulyorejo masih ditemukan pemberian kode dignosa penyakit kulit yang belum akurat. Hal tersebut dibuktikan yaitu dari 40 dokumen rekam medis rawat jalan kasus penyakit kulit hanya terdapat 3 kode diagnosis yang akurat dan yang lainnya masih dinyatakan belum akurat. Untuk meningkatkan keakuratan kodefikasi penyakit kulit tersebut peneliti membuat buku saku coding penyakit kulit. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan desain penelitian Non Equivalent Control Group. Variabel dependen penelitian ini yaitu keakuratan pemberian kode diagnosa terkait penyakit kulit setelah dilakukan implementasi buku saku coding penyakit kulit, sedangkan variabel independen penelitian ini yaitu buku saku coding penyakit kulit. Untuk teknik sampel yang digunakan yaitu menggunakan quota sampling. Jumlah sampel yang diambil pada pretest dan postest yaitu sebanyak 36 dokumen rekam medis kasus penyakit kulit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 36 dokumen rekam medis kasus penyakit kulit sebelum menggunakan buku saku coding penyakit kulit menunujukkan keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit kulit sebesar 13,89%. Sedangkan, keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit kulit sesudah menggunakan buku saku coding penyakit kulit mengalami kenaikan sebesar 63,89% dengan nilai presentase akhir dari keakuratan kodefikasi sesudah penggunaan buku saku coding yaitu sebesar 91,67%. Sedangkan, untuk analisa data penelitian ini menggunakan uji Z Test Independent. Uji Z Test Independent ini diperoleh nilai sig 0,000 dimana nilai tersebut <0,05 dan membuktikan bahwa H0 ditolak yang berarti bahwa terdapat perbedaan keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit kulit sebelum dan sesudah implementasi buku saku coding penyakit kulit. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit kulit sesudah implementasi buku saku coding penyakit kulit. Kata kunci : Buku Saku, Pengkodean, Keakuratan Kodefikasi Penyakit Kulit di Puskesmas
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH EDUKASI ANEMIA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN MA MA’ARIF NU KOTA BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: SALMA INDANA ZULVA
NIM: 1503000071
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Annasari Mustafa.
Subjek: Education Anemia, Knowledge Level, Young Women
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Salma Indana Zulva. 2018. Pengaruh Edukasi Anemia Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri di Pondok Pesantren MA Ma’arif NU Kota Blitar. Karya tulis Ilmiah, progam studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dibawah bimbingan : Annasari Mustafa. Anemia merupakan masalah nutrisi utama pada remaja dan umumnya pola makan salah sebagai penyebabnya disamping infeksi dan menstruasi. Prevalensi anemia defisiensi besi di Indonesia menurut data Depkes RI (2006) pada remaja puteri 28% (Hayati, 2010). Edukasi dilakukan untuk memberikan pemahaman para remaja putri sehingga upaya pencegahan dan penyembuhan anemia dapat di lakukan. Oleh karena itu peneliti ingin meneliti tentang anemia terhadap tingkat pengetahuan remaja putri di Pondok Pesantren MA Ma’arif NU Kota Blitar. Tingkat pengetahuan tentang anemia di Pondok Pesantren MA Ma’arif NU Kota Blitar, Populasi dalam penelitian ini sebanyak 296, yang diambil menjadi 32 responden ditetapkan sebanyak 10% dari total populasi yang digunakan, dalam penelitian ini adalah santri usia 16 – 18 tahun kelas XI-B . Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi anemia terhadap tingkat pengetahuan santri. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian quasy – eksperimen yaitu, menggunakan rancangan One Group Pretest – Posttest. Hasil analisis sebelum edukasi tingkat pengetahuan, dapat diketahui sebanyak 62% memiliki tingkat pengetahuan sedang. Setelah edukasi tingkat pengetahuan, dapat diketahui bahwa sebanyak 78% memiliki tingkat pengetahuan baik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan Paired Sample T-test. Penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan terhadap tingkat pengetahuan tentang anemia sebelum dan sesudah edukasi P-value sebesar 0,000 yang aritinya lebih kecil dari alfa (0,05). Kata Kunci: Edukasi Anemia, Tingkat Pengetahuan, Remaja Putri
Cover KTI
2018

PENGARUH EDUKASI GIZI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU SERTA POLA MAKAN BADUTA STUNTING USIA 7-24 BULAN DENGAN METODE PENDEKATAN KELUARGA DI KELURAHAN PAGENTAN SINGOSARI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: A’ISY PUTRI AKBAR AS’AD
NIM: 1503000012
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: SULISTIASTUTIK
Subjek: Education, Knowledge, Attitude and Diet
Lihat Abstraksi
ABSTRAK A’ISY PUTRI 2018. Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Serta Pola Makan Baduta Stunting Usia 7-24 Bulan dengan Metode Pendekatan Keluarga Di Kelurahan Pagentan Singosari Malang. Karya Tulis Ilmiah, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : SULISTIASTUTIK Kasus status gizi stunting pada baduta di Kelurahan Pagentan Singosari Malang pada tahun 2017 sebesar 25%. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh edukasi gizi dengan metode pendekatan keluarga terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu serta pola makan baduta stunting usia 7-24 bulan. Metode penelitian menggunakan pre experimental design dengan menggunakan pre and posttest one group design. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Pagentan Singosari Malang pada tanggal 8 januari - 10 febuari 2018. Populasi anak baduta usia 7-24 bulan dengan status gizi stunting sejumlah 6 anak. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Hasil penelitian menujukkan bahwa edukasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan (p = 0,002), sikap (p = 0,007) dan pola makan (p = 0,033). Pola makan baduta stunting menujukkan adanya perubahan sebelum dan sesudah edukasi, namun peningkatan pola makan yang terjadi masih belum memenuhi standar. Pemberian edukasi gizi sebaiknya dilakukan dengan waktu yang lebih lama agar memberikan hasil yang maksimal sehingga dapat memperbaiki pola makan yang akan berdampak terhadap status gizi. Kata Kunci : Edukasi, Pengetahuan, Sikap dan Pola Makan
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH EDUKASI GIZI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU SERTA POLA MAKAN BADUTA STUNTING USIA 7-24 BULAN DENGAN METODE PENDEKATAN KELUARGA DI KELURAHAN PAGENTAN SINGOSARI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: A’ISY PUTRI AKBAR AS’AD
NIM: 1503000012
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: SULISTIASTUTIK
Subjek: Edukasi, Pengetahuan, Sikap dan Pola Makan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK A’ISY PUTRI 2018. Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Serta Pola Makan Baduta Stunting Usia 7-24 Bulan dengan Metode Pendekatan Keluarga Di Kelurahan Pagentan Singosari Malang. Karya Tulis Ilmiah, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : SULISTIASTUTIK Kasus status gizi stunting pada baduta di Kelurahan Pagentan Singosari Malang pada tahun 2017 sebesar 25%. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh edukasi gizi dengan metode pendekatan keluarga terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu serta pola makan baduta stunting usia 7-24 bulan. Metode penelitian menggunakan pre experimental design dengan menggunakan pre and posttest one group design. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Pagentan Singosari Malang pada tanggal 8 januari - 10 febuari 2018. Populasi anak baduta usia 7-24 bulan dengan status gizi stunting sejumlah 6 anak. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Hasil penelitian menujukkan bahwa edukasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan (p = 0,002), sikap (p = 0,007) dan pola makan (p = 0,033). Pola makan baduta stunting menujukkan adanya perubahan sebelum dan sesudah edukasi, namun peningkatan pola makan yang terjadi masih belum memenuhi standar. Pemberian edukasi gizi sebaiknya dilakukan dengan waktu yang lebih lama agar memberikan hasil yang maksimal sehingga dapat memperbaiki pola makan yang akan berdampak terhadap status gizi. Kata Kunci : Edukasi, Pengetahuan, Sikap dan Pola Makan
Cover KTI
2018

PENGARUH EDUKASI MPASI DENGAN BUKU SAKU TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP IBU DAN TINGKAT KONSUMSI (ENERGI, PROTEIN DAN ZINC) PADA BADUTA STUNTING USIA 6-24 BULAN DI DESA SUMBERNGEPOH KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SAFIRA CINDRA ARDINA
NIM: 1403410041
Program Studi: DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman Supariasa, MPS.
Subjek: MPASI Education, Pocket Book, Knowledge, Attitude, Energy Consumption Level, Protein, Zinc
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Safira Cindra Ardina (2018), Pengaruh Edukasi MPASI dengan Buku Saku Terhadap Pengetahuan, Sikap Ibu dan Tingkat Konsumsi (Energi, Protein dan Zinc) Pada Baduta Stunting Usia 6-24 Bulan di Desa Sumberngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. (Dibawah bimbingan I Dewa Nyoman Supariasa, MPS dan Hasan Aroni, SKM, MPH) Jumlah prevalensi anak sangat pendek atau stunting di desa Sumberngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang pada tahun 2017 sebesar 39,5%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi dengan media buku saku terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang MP-ASI serta tingkat konsumsi (energi, protein dan zinc) pada baduta usia 6-24 bulan di Desa Sumberngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Metode Penelitian ini menggunakan pre experimental dengan desain penelitian pre dan post test one grup desain. Penelitian ini dilaksanakan di desa Sumberngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang pada bulan November-Desember 2017. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi MPASI dengan buku saku memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dan sikap ibu baduta stunting masing-masing sebesar (p=0,002) dan (p=0,018). Edukasi MPASI dengan buku saku memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat konsumsi energi (p=0,001), tingkat konsumsi protein (p=0,014) dan tingkat konsumsi zinc (p=0,001). Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh edukasi MPASI dan pengembangan media buku saku sebagai alat bantu pembelajaran serta keaktifan Dinas Kesehatan dalam pengembangan program promosi tentang pencegahan stunting di Desa Sumberngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang dan berbagai daerah yang masih banyak terdapat anak dengan status gizi stunting. Kata Kunci : Edukasi MPASI, Buku Saku, Pengetahuan, Sikap, Tingkat Konsumsi Energi, Protein, Zinc.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH EDUTAINMENT TERHADAP SIKAP MELINDUNGI BAGIAN TUBUH PRIBADI ANAK USIA DINI (4-5 TAHUN)

Lihat Detail Karya
Penulis: NINIS AFINDA DEVIANA
NIM: 1402450025
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Isman Amin, S.KM.,M.Kes, Annisa, SST.,M.Kes
Subjek: Edutainment, Anak Usia Dini, Kekerasan Seksual
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Deviana, Ninis Afinda 2018. Pengaruh Edutainment Terhadap Sikap Melindungi Bagian Tubuh Pribadi Anak Usia Dini (4-5 Tahun). Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Isman Amin, S.KM.,M.Kes Pembimbing Pendamping : Annisa, SST.,M.Kes Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) Kota Malang mencatat di bulan April-Juli 2016, kekerasan seksual terhadap anak mencapai urutan pertama yaitu sebanyak 41 kasus. Hal ini nampaknya perlu mendapatkan perhatian khusus dari lingkungan prasekolah, yakni lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD). Dalam hal ini munculnya konsep edutainment yaitu pembelajaran yang dilakukan yaitu diharapkan akan mempengaruhi sikap melindungi bagian tubuh pribadi anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edutainment terhadap sikap melindungi bagian tubuh pribadi anak usia dini (4-5 tahun) di PAUD Permata Bunda Kota Malang. Desain penelitian pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest post test dengan populasi sebanyak 45 anak, sampling menggunakan teknik simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 31 anak yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 02 Juni – 28 juli 2018 dengan instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada orangtua anak. Kemudian data di analisa menggunakan SPSS dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test (α = 0,05) menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,007 < α (0,05). Oleh karena nilai signifikansi < α (0,05) maka Ho ditolak yang artinya ada pengaruh pemberian edutainment terhadap sikap melindungi bagian tubuh pribadi anak usia dini (4-5 tahun) di PAUD Permata Bunda Kota Malang. Kata Kunci : Edutainment, Anak Usia Dini, Kekerasan Seksual
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH FGD (Focus Group Discussion) DAN PGD (Peer Group Discussion) TENTANG INFEKSI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU YANG MEMILIKI BALITA STUNTING DI DESA SIDOLUHUR KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AMALIYA RIZQI
NIM: 1403410024
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: B. Doddy Riyadi dan I Nengah Tanu Komalyna
Subjek: Stunting, FGD, PGD, Infeksi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK AMALIYA RIZQI. 2018. Pengaruh FGD (Focus Group Discussion) dan PGD (Peer Group Discussion) tentang infeksi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu yang memiliki balita stunting di Desa Sidoluhur Kecamatan Lawang Kabupaten Malang, Pembimbing : B. Doddy Riyadi dan I Nengah Tanu Komalyna Masalah balita stunting menggambarkan adanya masalah gizi kronis, yang dipengaruhi dari kondisi ibu atau calon ibu, masa janin, dan masa bayi atau balita, termasuk penyakit yang diderita selama masa balita. Hasil Riskesdas 2013 menunjukkan prevalensi stunting secara Nasional tahun 2013 adalah 37,2 persen, sedangkan prevalensi stunting di Jawa Timur sebesar 27%. FGD dan PGD merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengubah pengetahuan dan sikap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh FGD dan PGD tentang infeksi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu yang memiliki balita stunting di Desa Sidoluhur. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian Quasy Eksperimen dengan menggunakan rancangan Two Group Pretest Posttest Desain. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2017. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh FGD terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang infeksi, hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik yaitu nilai p value < α (0,000 < 0,05). Terdapat peningkatan rerata sikap responden secara bermakna pada α 0,05 setelah diskusi FGD. Adanya pengaruh PGD terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang infeksi, hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik yaitu p value < α (0,000 < 0,05). Terdapat peningkatan rerata sikap responden secara bermakna pada α 0,05 setelah diskusi PGD FGD dan PGD baik jika diaplikasikan di masyarakat mengingat jumlah tenaga gizi di Puskesmas Lawang jumlahnya terbatas. Pemilihan tutor teman sebaya pada diskusi PGD dipilih dikarenakan tutor teman sebaya lebih mengetahui kondisi lingkungan masyarakat secara langsung. Kata kunci : Stunting, FGD, PGD, Infeksi
Cover KTI
2018

PENGARUH FGD (Focus Group Discussion) DAN PGD (Peer Group Discussion) TENTANG PHBS TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU YANG MEMILIKI BALITA STUNTING DI DESA SIDOLUHUR KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: TETA FATMA SARI
NIM: 1403410008
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: I Nengah Tanu K dan B. Doddy Riyadi.
Subjek: FGD, PGD, PHBS, Stunting
Lihat Abstraksi
ABSTRAK TETA FATMA SARI, 2018. Pengaruh FGD (Focus Group Discussion)dan PGD (Peer Group Discussion) tentang PHBS terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu yang Memiliki Balita Stunting di Desa Sidoluhur Kecamatan Lawang Kabupaten Malang”. Pembimbing I Nengah Tanu K dan B. Doddy Riyadi. Stunting tidak hanya disebabkan oleh satu faktor saja, tetapi disebabkan oleh banyak faktor, Dimana faktor-faktor tersebut saling berhubungan. Salah satu faktor yang mempengaruhi stunting yaitu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). FGD dan PGD merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengubah pengetahuan dan sikap. FGD dan PGD dipilih karena dalam pelaksanaannya peserta lebih dapat menyampaikan pendapatnya ataupun menanggapi pertanyaan tanpa rasa khawatir.. Selain itu dalam pelaksanaannya FGD dan PGD mampu menghasilkan informasi atau ide-ide yang lebih luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh FGD dan PGD tentang PHBS terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu yang memiliki balita stunting di Desa Sidoluhur Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Metode penelitian menggunakan penelitian Quasy Eksperimen dengan menggunakan rancangan Two Group Pretest Posttest Desain. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh FGD terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang PHBS, hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik yaitu nilai p value < α (0,000 < 0,05). Selain itu FGD juga berpengaruh terhadap peningkatan sikap ibu tentang PHBS yaitu nilai p value < α (0,005 < 0,05). Adanya pengaruh PGD terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang PHBS, hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik yaitu nilai p value < α (0,000 < 0,05). Selain itu PGD juga berpengaruh terhadap peningkatan sikap ibu tentang PHBS yaitu nilai p value < α (0,000 < 0,05). Ada pengaruh yang signifikan pada tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa FGD maupun PGD. Selain itu FGD dan PGD juga tepat digunakan untuk meningkatkan sikap ibu yang memiliki balita stunting. FGD (Focus Group Discussion) dan PGD (Peer Group Discussion) tepat untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap. Namun dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu yang memiliki balita stunting dapat dilakukan dengan FGD dan PGD secara berkesinambungan. Kata kunci: FGD, PGD, PHBS, Stunting
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan