Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3601–3610 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PEMBUATAN APLIKASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BIDAN (SIMBID) DI KLINIK BIDAN PRAKTIK MANDIRI (BPM)

Lihat Detail Karya
Penulis: HANIFA RUSTANTI
NIM: 1504000082
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Gunawan, S.Kp, MMRS.
Subjek: Aplikasi SIMBID, Bidan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hanifa Rustanti. 2018.Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Bidan (SIMBID) di Klinik Bidan Praktik Mandiri (BPM). Laporan Tugas Akhir, Prodi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Gunawan, S.Kp, MMRS. Praktik bidan adalah serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh bidan kepada pasien. Salah satunya penyelenggaraan rekam medis. Pembuatan rekam medis 5 Klinik Bidan Praktik Mandiri di Singosari Malang menggunakan sistem manual. Tercatat dalam sebuah buku register yang memuat data sosial pasien, data medis, serta tarif pelayanan. Kelemahan sistem tersebut antara lain : kesulitan dan waktu yang lama untuk mencari data pasien. Selain itu, meningkatkan terjadinya duplikasi data pasien. Tujuan penelitian ini adalah membuat aplikasi Sistem Informasi Manajemen Bidan (SIMBID) di Klinik Bidan Mandiri (BPM). Menggunakan metode pengembangan waterfalldengan uji blackbox. Hasiluji blackboxseluruh itemadalah 100%. Jenis penelitian deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan FGD (Focus Discussion Grup) dan kuesioner. Kuesioner menggunakan metode TAM kepada 5 bidan yang membuka Klinik BPM di wilayah Puskesmas Singosari Malang. Kesimpulan dari kuesioner pembuatan aplikasi SIMBID adalah 86,94% dengan kriteria sangat baik.Saran yang diajukan oleh peneliti bahwa aplikasi SIMBID dapat diimplementasikan sehingga pelayanan bidan menjadi efektif dan efisien. Bagi peneliti lain yang hendak melakukan penelitian yang serupa diharapkan mampu mengembangkan aplikasi SIMBID ini agar menu yang ada semakin baik dan lengkap. Kata Kunci :Aplikasi SIMBID, Bidan
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PEMBUATAN APLIKASI TRACER ELEKTRONIK BERBASIS WEB GUNA MENGURANGI TINGKAT KEJADIAN HILANGNYA DOKUMEN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS KENDALSARI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FARAH TIFANNY AISYAH ANINDYA PUTRI
NIM: 1504000048
Program Studi: D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan
Dosen Pembimbing: drg. Rinawati Basuki, M.Kes
Subjek: aplikasi tracer elektronik berbasis web, dokumen rekam medis
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Farah Tifanny Aisyah Anindya Putri. 2018. ”Pembuatan Aplikasi Tracer Elektronik Berbasis Web Guna Mengurangi Tingkat Kejadian Hilangnya Dokumen Rekam Medis di Puskesmas Kendalsari Malang”. Laporan Tugas Akhir D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Politeknik Kesehtan Kemenkes Malang. Pembimbing: drg. Rinawati Basuki, M.Kes Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan aspek prefentif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Berdasarkan hasil studi praktik kerja lapangan II, Puskesmas Kendalsari Malang kurang maksimal dalam penggunaan Tracer untuk pengambilan dokumen rekam medis, sehingga dokumen rekam medis tidak ada di rak filing atau hilang pada saat pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengendalian dokumen rekam medis dengan menggunakan aplikasi tracer elektronik berbasis web di Puskesmas Kendalsari Malang. Penelitian ini mengggunakan metode Independent Samples. Teknik analisa data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan Independent Samples Test yang digunakan untuk menguji hipotesis pada 2 kelompok yang tidak saling berhubungan dan memiliki tipe data interval dan rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi telah berjalan 100% sesuai fungsinya. Jumlah dokumen rekam medis yang hilang sebelum menggunakan aplikasi adalah 37 dokumen rekam medis dan jumlah dokumen rekam medis yang hilang setelah menggunakan aplikasi adalah 19 dokumen rekam medis. Dari hasil tersebut dilakukan analisa menggunakan SPSS24 dan didapatkan bahwa nilai sig (2-tailed) sejumlah 0,000, hasil ini kurang dari 0,05 yang artinya H0 ditolak H1 diterima. Hal ini dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan jumlah dokumen rekam medis yang hilang sebelum dan sesudah penggunaan Aplikasi Tracer Elektronik berbasis Web. Kata kunci : aplikasi tracer elektronik berbasis web, dokumen rekam medis
Cover KTI
2018

PEMBUATAN BUKU SAKU PENGKODEAN DIAGNOSA PENYAKIT PADA KELOMPOK INFEKSI DAN PARASIT DI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SINTYAWATI
NIM: 1504000011
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH.
Subjek: Pocket book, Encoding, Diagnosis of disease in the group of infections and parasites.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Sintyawati, 2018. Pembuatan Buku Saku Pengkodean Diagnosa Penyakit pada Kelompok Infeksi dan Parasit di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Dibimbing oleh dr. Endang Sri Dewi H. S., M.QIH. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh petugas rekam medis yaitu mampu melakukan klasifikasi dan kodefikasi penyakit masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis. Kegiatan klasifikasi dan kodefikasi di Puskesmas Dinoyo dilakukan oleh dokter dan perawat yang tidak berpedoman pada ICD-10, tetapi berpedoman pada daftar koding dari Data Kesakitan Dinas Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit pada kelompok infeksi dan parasit sebelum dan sesudah penggunaan buku saku pengkodean diagnosa penyakit pada kelompok infeksi dan parasit di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Rancangan penelitian menggunakan eksperimen semu (quasi experiment) non equivalent control group dengan membandingkan hasil observasi sebelum dan sesudah penggunaan buku saku pengkodean diagnosa penyakit pada kelompok infeksi dan parasit. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar checklist, ICD-10, dorland, kalkulator dan kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 36 dokumen rekam medis pasien dengan diagnosis penyakit pada kelompok infeksi dan parasit. Dari hasil uji statistik menggunakan Uji Independent Z-Test didapatkan nilai -4,385 sehingga Ho ditolak yang berarti terdapat peningkatan prosentase keakuratan diagnosis penyakit pada kelompok infeksi dan parasit antara sebelum dan sesudah mengaplikasikan buku saku pengkodean diagnosis penyakit pada kelompok infeksi dan parasit. Oleh karena itu, buku saku pengkodean dapat dijadikan alternatif sebagai pedoman dalam melakukan kodefikasi diagnosa penyakit pada kelompok infeksi dan parasit di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Kata Kunci : Buku Saku, Pengkodean, Diagnosa Penyakit pada kelompok Infeksi dan Parasit
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PEMBUATAN ICD-10 ELEKTRONIK CHAPTER XV BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN KEAKURATAN KODEFIKASI DI RSU AMINAH BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: ANNA AZIZATUN NIKMAH
NIM: 1504000069
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Bernadus Rudy Sunindya, MPH.
Subjek: Aplikasi ICD-10, Keakuratan Kodefikasi, Kodefikasi Kasus Kehamilan, melahirkan dan nifas.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Anna Azizatun Nikmah, 2018. Pembuatan ICD-10 Elektronik Berbasis Web Untuk Meningkatkan Keakuratan Kodefikasi Pada Kasus Kehamilan, Melahirkan dan Nifas Di RSU Aminah Blitar. Dibimbing oleh Bernadus Rudy Sunindya, MPH. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang petugas rekam medis adalah mampu melakukan klasifikasi dan kodefikasi penyakit masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis. Kegiatan klasifikasi dan kodefikasi di RSU Aminah Blitar masih banyak ditemukan penggunaan kodefikasi unspecified. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit pada kasus kehamilan, melahirkan dan nifas sebelum dan sesudah pengguanaan aplikasi ICD-10 berbasis web pada kasus kehamilan, melahirkan dan nifas di RSU Aminah Blitar. Dalam penelitian ini pretest dilaksanakan terhadap 38 dokumen rekam medis sebelum penggunaan aplikasi ICD-10 berbasis web pada kasus kehamilan, melahirkan dan nifas selanjutnya posttest dilaksanakan terhadap 38 dokumen rekam medis sesudah penggunaan aplikasi ICD-10 berbasis web pada kasus kehamilan, melahirkan dan nifas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk 38 dokumen rekam medis yang dilakukan kodefikasi sebelum menggunakan aplikasi ICD-10 berbasis web pada kasus kehamilan, melahirkan dan nifas sebesar 47% kodefikasi akurat. Untuk 38 dokumen rekam medis yang dilakukan kodefikasi menggunakan aplikasi ICD-10 berbasis web pada kasus kehamilan, melahirkan dan nifas yang mengacu pada ICD-10 sebesar 82% kodefikasi akurat. Dari hasil perbedaan presentasi keakuratan dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit pada kasus kehamilan melahirkan dan nifas sesudah penggunaan aplikasi ICD-10 berbasis web pada kasus kehamilan, melahirkan dan nifas di RSU Aminah Blitar. Kata Kunci : Aplikasi ICD-10, Keakuratan Kodefikasi, Kodefikasi Kasus Kehamilan, melahirkan dan nifas.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PEMBUATAN TAHU PUTIH DENGAN KOAGULAN DAN PENGAWET ALAMI TERHADAP MUTU FISIK DAN MUTU ORGANOLEPTIK SEBAGAI PENCEGAHAN PEMBUATAN TAHU BERFORMALIN

Lihat Detail Karya
Penulis: GEVA AJENG ARDIANTY
NIM: 1503000042
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: I Komang Suwita, S.ST. MP.
Subjek: sari jeruk nipis, sari belimbing wuluh, koagulan, tahu putih
Lihat Abstraksi
ABSTRAK GEVA AJENG ARDIANTY, 2018. Pembuatan Tahu Putih dengan Koagulan dan Pengawet Alami terhadap Mutu Fisik dan Mutu Organoleptik sebagai Pencegahan Pembuatan Tahu Berformalin. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dibawah bimbingan I Komang Suwita, S.ST. MP. Tahu merupakan makanan berbahan dasar kacang kedelai yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Namun tahu merupakan bahan pangan yang high perishable atau cepat rusak, hal ini sebagai salah satu alasan banyak tahu yang ditemukan beredar dipasaran menggandung formalin guna memperpanjang umur simpan. Salah satu cara pengawetan tahu yang dianjurkan adalah dengan mengaplikasikan bahan alamai seperti sari jeruk nipis dan sari belimbing wuluh sebagai koagulan, yang merupakan bahan pengawet alami dan aman di cerna oleh tubuh. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan solusi atas penggunaan bahan pengawet berbahaya yang sudah menjadi budaya dalam produksi tahu, mengetahui tingkat ketahanan tahu dan tingkat penerimaannya di masyarakat. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 taraf perlakuan yaitu P0 (control); P1 (Formula Tahu Putih 1); P2 (Formula Tahu Putih 2); P3 (Formula Tahu Putih 3) dengan variabel proporsi sari jeruk nipis dan belimbing wuluh, waktu penyimpanan, dan suhu penyimpanan pada suhu ruang 20 – 25°C. Uji organoleptik tingkat kesukaan yang dilakukan warna, aroma, rasa, dan tekstur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - Mei 2018. Hasil analtik statistik Kruskal Wallis pada tingkat kepercayaan 95 % menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan (p<0,05) terhadap warna tahu. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa secara keseluruhan panelis lebih menyukai produk tahu taraf perlakuan P3 dengan koagulan sari jeruk nipis dan sari belimbing wuluh sebagai bahan pengawet alami dapat mempertahankan waktu simpan produk tahu putih selama 3 hari dengan suhu ruang 20 – 25°C. Sedangkan umur simpan produk paling baik ada pada taraf perlakuan P1 dan P2 dengan umur simpan selama 4 hari. Saran penelitian ini adalah perlu adanya uji kadar zat gizi mikro yang berpengaruh terhadap tahu putih dengan koagulan alami sari jeruk nipis dan sari belimbing wuluh, serta peneliti selanjutnya dapat mengembangkan kemasan untuk tahu guna memperpanjang umur simpan lebih lama. Kata kunci : sari jeruk nipis, sari belimbing wuluh, koagulan, tahu putih
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENAMBAHAN EKSTRAK BOTANIKAL TAKOKAK (Solanum torvum swartz) dan BROKOLI (Brassica oleracea var. italica) PADA ES KRIM TINGGI ANTIOKSIDAN

Lihat Detail Karya
Penulis: YUNDA DINA AGUSTIN
NIM: 1403410040
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Nur Rahman dan I Komang Suwita
Subjek: Es Krim Botanika, Ekstrak Takokak, Ekatrak Brokoli
Lihat Abstraksi
ABSTRAK YUNDA DINA AGUSTIN. 2018. Penambahan Ekstrak Botanikal Takokak (Solanum Torvum Swartz) Dan Brokoli (Brassica Oleracea Var. Italica) Pada Es Krim, sebagai Pengembangan Snack Berbahan Baku Pangan Lokal Bagi Penderita Kanker. Pembimbing : Nur Rahman dan I Komang Suwita Selama ini yang dilakukan untuk penanganan kanker adalah dengan cara menghilangkan radikal bebas, olahraga, perencanaan diet antioksidan, dan operasi. Ada kecenderungan bahwa pemakaian tanaman obat terus meningkat dikarenakan masyarakat mempunyai salah satu informasi tentang terapi farmasi, mengurangi resiko dari obat sintetik dan mengurangi biaya perawatan, keanekaragaman hayati tanaman obat yang dimiliki Indonesia melimpah, obat sintetis mahal dengan efek samping yang cukup besar. Berbagai jenis inovasi es krim terus berkembang baik, es krim berbahan dasar susu (dairy product) maupun non-dairy product seperti velva atau es krim berbahan dasar santan, tetapi es krim dengan penambahan antioksidan yang bersumber dari ekstrak takokak dan brokoli belum pernah dikembangkan sebelumnya. Es krim dengan penambahan botanikal dengan kandungan antioksidan, vitamin C, dan proksimat menjadi alternatif bagi penderita kanker, serta untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak botanikal takokak dan brokoli terhadap kandungan antioksidan, vitamin C, proksimat, mutu fisik dan mutu organoleptik pada es krim tinggi antioksidan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 taraf perlakuan. Proporsi ekstrak takokak, ekstrak brokoli, bahan es krim pada P0 (100 : 0 : 0), P1 (100 : 50 : 0), P2 (100 : 0 : 50), P3 (100 : 25 : 25). Penentapan proporsi didasarkan pada kempuan bahan dalam membentuk es krim dengan karakteristik fisik dan komposisi zat gizi yang baik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penambahan ekstrak takokak dan brokoli yang signifikan terhadap aktivitas antioksidan, vitamin C, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat, kecepatan meleleh, dan overrun, sedangkan tidak ada pengaruh penambahan tersebut dengan kadar air dan kadar abu. Tingkat kesukaan panelis terhadap mutu organoleptik cenderung tinggi. Perlakuan terbaik dari segi mutu kimia, mutu fisik dan mutu organoleptik di peroleh pada taraf perlakuan P2 dengan proporsi penambahan ekstrak brokoli 50%, dengan karakteristik aktivitas antioksidan 8,18%, kadar vitamin C 1,04%, kadar air 37,92%, kadar abu 1,68%, kadar lemak 4,91%, kadar protein 3,62%, dan kadar karbohidrat 51,85%. Kata Kunci: Es Krim Botanika, Ekstrak Takokak, Ekatrak Brokoli
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENERAPAN APLIKASI PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN BERBASIS WEB TERHADAP KEPUASAN DAN KEMUDAHAN PETUGASDI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NONA LUTFIAH FIRDAUS
NIM: 1504000074
Program Studi: PRODI D III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Gunawan, S.Kp, MMRS.
Subjek: perancangan, aplikasi, pendafataran, petugas, rawat jalan, website, puskesmas
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nona Lutfiah Firdaus. 2018. “Penerapan Aplikasi Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Berbasis Web Terhadap Kepuasan dan Kemudahan Petugas di Puskesmas Dinoyo Kota Malang”. Pembimbing Gunawan, S.Kp, MMRS. Pelayanan pokok di Puskesmas salah satunya yaitu memberikan pelayanan kesehatan rawat jalan, dimana pasien yang datang perlu mendaftar pada loket pendaftaran pasien.Dalam hal ini dibutuhkan pelayanan yang optimal, karena pendaftaran pasien merupakan awal proses pelayanan kesehatan.Pendaftaran pasien dengan sistem komputerisasi banyak dijumpai di Puskesmas Kota Malang.Seperti halnya di Puskesmas Dinoyo Kota Malang, sistem pendaftaran yang sudah terkomputerisasi membuat pekerjaan petugas cukup terbantu.Namun pada istem komputerisasi ini belum bisa meningkatkan kepuasan dan kemudahan petugas dengan baik. Sedangkan sebuah sistem akan terus berjalan apabila memberikan kemudahan dan kepuasan dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk memberi kemudahan dan kepuasan dengan model aplikasi pendaftaran rawat jalan berbasis website di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Dalam pembuatan sistem aplikasi, peneliti menggunakan metode pengembangan sistem waterfall.Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian yaitu kualitatif. Variabel yang akan diteliti yaitu kemudahan dan kepuasan petugas. Cara pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil identifikasi sebelum penerapan cenderung memiliki angka yang rendah daripada hasil identifikasi sesudah diterapkannya aplikasi pendaftaran berbasis web.Dari hasil tersebut aplikasi pendaftaran pasien warat jalan berbasis web dapat digunakan untuk mempermudah dan meningkatkan kepuasan petugas pendaftaran. Saran dalam penelitian ini adalah Jika aplikasi pendaftaran rawat jalan digunakan oleh pihak Puskesmas Dinoyo Kota Malang, maka diperlukan penggabungan sitem yang telah dibuat dengan sistem yang apa pada tiap tiap poli yang ada di Puskesmas Dinoyo Kota malang agar semua sistem terhubung dengan baik dan kebutuhan semua data tercukupi dengan baik. Kata Kunci : perancangan, aplikasi, pendafataran, petugas, rawat jalan, website, puskesmas
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENERAPAN BUKU SAKU KODE R PASIEN RAWAT JALAN SESUAI ICD-10 DI PUSKESMAS KEDUNGWARU TULUNGAGUNG

Lihat Detail Karya
Penulis: ARINI MIFTA SHABRINA
NIM: 1504000061
Program Studi: POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
Dosen Pembimbing: Achmad Zani Pitoyo, M.Kes, MMRS
Subjek: buku saku, kesesuaian, kodefikasi, penyakit pada kode R
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Arini Mifta Shabrina, 2018. “Penerapan Buku Saku Kode R Pasien Rawat Jalan Sesuai ICD-10 di Puskesmas Kedungwaru Tulungagung Tahun 2018”. D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Pembimbing : Achmad Zani Pitoyo, M.Kes, MMRS Kegiatan kodefikasi diagnosis penyakit sudah dilakukan oleh puskesmas yang ada di Kabupaten Tulungagung, namun sebagian besar petugas yang melakukan proses kodefikasi diagnosis penyakit tidak berlatar belakang pendidikan rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian kodefikasi diagnosis penyakit sebelum dan sesudah penerapan buku saku coding mengenai symptoms, sign and abnormal clinical and laboratory findings (Kode R) di Puskesmas Kedungwaru Tulungagung. Metode penelitian menggunakan One Group Pretest Posttest dengan mengukur kesesuaian hasil kodefikasi kodefikasi diagnosis penyakit sebelum dan sesudah penerapan buku saku coding kode R yang kemudian dibandingkan dengan klasifikasi di buku ICD-10. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi/ lembar checklist (untuk mencatat jumlah kodefikasi diagnosis penyakit pada kode R yang sesuai dengan ICD-10 maupun tidak sesuai), lembar kuesioner (untuk memperoleh feedback dari responden mengenai penggunaan buku saku coding. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 50 berkas rekam medis pasien rawat jalan di poli umum dengan diagnosis symptoms, sign and abnormal clinical and laboratory findings. Uji analisis data menggunakan Uji Chi-Square didapatkan nilai 13,74 dengan tingkat signifikan menggunakan angka 0,05 sehingga didapatkan daerah krisis penolakan yaitu X2 ≥ 3,84. Hal tersebut berarti H0 ditolak sehingga ada perbedaan prosentase kesesuaian kodefikasi diagnosis penyakit pada kode R sebelum dan sesudah penerapan buku saku coding. Buku saku coding kode R ini dapat dijadikan sebagai panduan dalam melakukan kodefikasi diagnosis penyakit symptoms, sign and abnormal clinical and laboratory findings di Puskesmas Kedungwaru Tulungagung. Kata kunci : buku saku, kesesuaian, kodefikasi, penyakit pada kode R
Cover KTI
2018

PENERAPAN SPO PENGGUNAAN TRACER TERHADAP KELENGKAPAN PENGISIAN ITEM PADA PEMINJAMAN DRM PASIEN BEROBAT ULANG DI PUSKESMAS PANDANWANGI

Lihat Detail Karya
Penulis: NI MADE INDAH KUSUMASARI
NIM: 1504000029
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Achmad Zani Pitoyo, M.Kes., MMRS
Subjek: Completeness, Item in tracer, SOP
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Kusumasari, Ni Made Indah, 2018. “Penerapan SPO Penggunaan Tracer Terhadap Kelengkapan Pengisian Item Pada Peminjaman DRM Pasien Berobat Ulang Di Puskesmas Pandanwangi” DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Pembimbing Achmad Zani Pitoyo, M.Kes., MMRS. Pengisian semua item tracer pada peminjaman DRM pasien berobat ulang yang lengkap dapat mempengaruhi mutu pelayanan dan pengendalian rekam medis. Hasil observasi di Puskesmas Pandanwangi menunjukkan adanya ketidaklengkapan dalam pengisian item pada tracer dan kertas yang digunakan tidak memuat design untuk pengisiannya. Selain itu Puskesmas Pandanwangi belum mempunyai SPO dan belum ada kebijakan tentang penggunaan tracer untuk menunjang kelengkapan pengisian tracer. Oleh sebab itu diperlukan adanya SPO untuk mengatur kegiatan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan membuat SPO yang dapat diterapkan di puskesmas, untuk mengukur tingkat kelengkapan pengisian item pada tracer sebelum dan sesudah penerapan SPO dan untuk menganalisa perbedaan tingkat kelengkapan pengisian item pada tracer. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non equivalent control group, yaitu rancangan penelitian yang memungkinkan untuk membandingkan hasil intervensi suatu kelompok kontrol serupa, tetapi tidak perlu kelompok yang benar-benar sama, yang dilakukan dengan alat bantu lembar checklist untuk menghitung kelengkapan pengisian pada komponen di dalam kertas tracer. Pengambilan data dilakukan pada sebelum dan sesudah penerapan SPO. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada kelengkapan pengisian item pada tracer yaitu dari 18% sebelum adanya SPO menjadi 75% sesudah adanya penerapan SPO. Hasil uji chi-kuadrat (x2) menunjukkan hasil hitung 69,54 dan ketentuan nilai chi-kuadrat tabel yaitu 3,841 yang menunjukkan bahwa nilai chi-kuadrat hitung lebih besar dari nilai chi-kuadrat tabel, sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kelengkapan pengisian item pada tracer sebelum dan sesudah penerapan SPO. Rekomendasi penelitian kepada peneliti lain, diharapkan dapat melakukan penelitian dengan cakupan lebih luas yaitu mengidentifikasi faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian item selain tidak adanya SPO. Kata kunci : Kelengkapan, Item pada tracer, SPO
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENERAPAN TINDAKAN TERAPI OKUPASI MENJAHIT PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJ DR. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG (Studi Kasus)

Lihat Detail Karya
Penulis: NANDA FASICHATUL IMANIA
NIM: 1501100043
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dyah Widodo, S.Kp.M.Kes
Subjek: Skizofrenia, Terapi okupasi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Penerapan Tindakan Terapi Okupasi Menjahit Pada Pasien Skizofrenia di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Nanda Fasichatul Imania (2018). Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus Deskriptif. Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dosen Pembimbing: Dyah Widodo, S.Kp.M.Kes Kata Kunci: Skizofrenia, Terapi okupasi Kemampuan kognitif pada pasien skizofrenia umumnya menurun dikarenakan oleh segi pemikirannya, sehingga diperlukan tindakan terapi okupasi. Tujuan dari karya tulis ini adalah untuk mengetahui penerapan tindakan terapi okupasi menjahit pada pasien skizofrenia di RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Jenis penelitian studi kasus deskriptif, jumlah subjek penelitian ada dua orang pasien skizofrenia yang mengikuti terapi okupasi menjahit di ruangan rehabilitasi. Pengambilan data pada tanggal 2 sampai 15 Mei 2018, dengan cara wawancara dan observasi baik di ruang rehabilitasi dan ruang rawat inap. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian adalah proses terapi meliputi tahap seleksi, pengarahan, dan percobaan, kegiatan terapi dapat diikuti dengan baik, namun masih membutuhkan bimbingan dari petugas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah subjek penelitian dapat mengikuti kegiatan terapi dengan skore 17 dalam kategori baik, namun masih membutuhkan bimbingan dari petugas. Saran dari peneliti kepada subjek penelitian adalah jika subjek penelitian sudah dirumah diharapkan tetap menerapkan kegiatan menjahit untuk mengisi waktu luang sehingga dapat mengurangi kekambuhan.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan