Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3591–3600 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PEMBERIAN KONSELING GIZI ONLINE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI KLINIK GRIYA BROMO MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: STEFANIE WIDYAWATI
NIM: P17111175005
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Endang Widajati dan Annasari Mustafa.
Subjek: Diabetes mellitus tipe II, konsultasi online, tingkat pengetahuan, pola makan.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK STEFANIE WIDYAWATI, 2018. Pemberian Konseling Gizi Online Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Pola Makan pada Pasien Diabetes Melitus di Klinik Griya Bromo Malang. Pembimbing : Endang Widajati dan Annasari Mustafa. Salah satu alternatif “penyembuhan” gizi untuk pasien diabetes melitus yaitu pelayanan konseling. Konseling merupakan bentuk pemberian edukasi untuk meningkatkan pengetahuan pasien agar dapat merubah sikap dan perilaku hidup sehat. Proses konseling saat ini dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, khususnya teknologi informatika. Konseling tidak hanya diberikan secara tatap muka tetapi dapat menggunakan teknologi informatika seperti internet. Dalam proses konseling gizi diperlukan alat peraga sebagai sarana penting dalam proses pendidikan dan konsultasi gizi. Sebagai media perantara konseling pada era digital ini, maka dibuatlah aplikasi konseling gizi secara online yang bernama “KODILINE”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling gizi online terhadap tingkat pengetahuan, dan pola makan pada pasien DM di Klinik Griya Bromo Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitianan quasy eksperimen dengan rancangan one group pretest – posttest. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang bermakna antara konseling gizi terhadap tingkat pengetahuan, tidak ada pengaruh yang bermakna antara konseling gizi terhadap jumlah makan dan tidak ada pengaruh yang bermakna antara konseling gizi terhadap jadwal makan, tetapi ada pengaruh yang bermakna antara konseling gizi terhadap jenis makanan. Disarankan perlu diadakannya pembaharuan aplikasi berkala sehingga aplikasi dapat lebih efektif digunakan dalam konseling gizi dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan variabel pengganggu, serta program konseling online ini sebaiknya digunakan untuk pasien atau responden yang memiliki usia lebih muda sekitar <40 tahun sehingga dapat lebih mudah menjalankan aplikasi tersebut. Kata kunci: Diabetes mellitus tipe II, konsultasi online, tingkat pengetahuan, pola makan.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

Pembuatan Aplikasi Electronic Code of Infection (ECI) Untuk Menunjang Ketepatan Kodefikasi Diagnosis Penyakit Infeksi di Puskesmas Arjuno Kota Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: Dina Ari Wijayanti
NIM: 1504000035
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH.
Subjek: Aplikasi, Pengkodean, Diagnosis Penyakit Yang Berhubungan Dengan Penyakit Infeksi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dina Ari Wijayanti, 2018. Pembuatan Aplikasi Electronic Code of Infection (ECI) Untuk Menunjang Ketepatan Kodefikasi Diagnosis Penyakit Infeksi di Puskesmas Arjuno Kota Malang. Dibimbing oleh dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH. Standar klasifikasi dan kodefikasi diagnosis penyakit berpedoman pada ICD-10 volume 1, 2, dan 3. Kegiatan klasifikasi dan kodefikasi di Puskesmas Arjuno Kota Malang masih berpedoman pada informasi yang ada di internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan kodefikasi diagnosis penyakit infeksi sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi Electronic Code of Infection (ECI) di Puskesmas Arjuno Kota Malang. Rancangan penelitian terbagi menjadi dua yaitu metode waterfall dan eksperimen semu (quasy experiment design) non equivalent control group dengan membandingkan hasil observasi sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi Electronic Code of Infection (ECI). Instrumen pada penelitian ini adalah lembar check list, ICD-10, kamus Dorland, komputer, kalkulator, dan kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 54 dokumen rekam medis dengan diagnosis penyakit infeksi. Ketepatan kodefikasi sebelum penggunaan aplikasi Electronic Code of Infection (ECI) sebesar 16,67% dan setelah penggunaan aplikasi Electronic Code of Infection (ECI) sebesar 98,15%. Hasil uji Z-Test Independent didapatkan nilai Zhitung = - 8,578 dengan tingkat kepercayaan 95% maka nilai Zhitung berada diluar area kurva normal. Artinya terdapat perbedaan persentase ketepatan kodefikasi diagnosis penyakit infeksi antara sebelum dan sesudah implementasi aplikasi Electronic Code of Infection (ECI). Oleh karena itu, aplikasi Electronic Code of Infection (ECI) dapat dijadikan alternatif sebagai pedoman didalam melakukan kegiatan pengkodean diagnosis penyakit infeksi di Puskesmas Arjuno Kota Malang. Kata Kunci : Aplikasi, Pengkodean, Diagnosis Penyakit Yang Berhubungan Dengan Penyakit Infeksi
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PEMBUATAN APLIKASI FILING MENGGUNAKAN QR CODE BERBASIS WEBSITE DI RSI MALANG UNISMA

Lihat Detail Karya
Penulis: FINDI OKTAFIANI
NIM: 1504000019
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Achmad Zani Pitoyo, M. Kes., MMRS.
Subjek: Filing, QR Code, waktu penyediaan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Findi Oktafiani, 2018. “Pembuatan Aplikasi Filing Menggunakan QR Code Berbasis Website di RSI Malang Unisma”. Prodi D-III PMIK Poltekkes Malang. Pembimbing: Achmad Zani Pitoyo, M. Kes., MMRS. Filing merupakan kegiatan penyimpanan dokumen rekam medis rawat jalan, rawat inap, atau rawat darurat. Buku ekspedisi adalah alat untuk mencatat peminjaman dan pengembalian dokumen rekam medis. Ketidaktersediaan buku ekspedisi mendorong peneliti untuk membuat aplikasi filing menggunakan QR Code. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem, membuat aplikasi, menghitung, membandingkan, dan menganalisa waktu penyediaan dokumen rekam medis sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi. Rancangan penelitian menggunakan rancangan praeksperimen One Group Pretest Posttest. Variabel independent : aplikasi filing menggunakan QR Code, variabel dependent : waktu penyediaan dokumen rekam medis sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi. Populasi: dokumen rekam medis rawat jalan. Jumlah sampel menggunakan rumus Slovin adalah 84. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Merancang aplikasi dilakukan dengan menganalisa kebutuhan pengguna. Membuat aplikasi dilakukan dengan membuat desain interface dan tabel database. Hasil dari penelitian pada saat pretest dari 42 sampel terdapat 24 dokumen rekam medis dengan waktu penyediaan < 10 menit dan 18 dokumen > 10 menit. Hasil posttest menunjukkan 35 dokumen rekam medis dengan waktu penyediaan < 10 menit dan 7 dokumen >10 menit. Kesimpulannya adalah terdapat perbedaan proporsi dokumen rekam medis yang tepat waktu antara sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi filing menggunakan QR Code. Oleh karena itu, aplikasi ini dapat dijadikan sebagai media dokumentasi yang dapat menunjang tercapainya standar pelayanan minimal waktu penyediaan dokumen rekam medis. Kata kunci : Filing, QR Code, waktu penyediaan
Cover KTI
2018

PEMBUATAN APLIKASI KODEFIKASI DIAGNOSIS PENYAKIT PADA SISTEM JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH BERDASARKAN ICD 10 DI RUMAHSAKIT BAPTIS BATU

Lihat Detail Karya
Penulis: Rizky Nur Apriyanti Kartika Sari
NIM: 1504000025
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH.
Subjek: ICD-10 Application Dekstop with JAVA
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rizky Nur Apriyanti Kartika Sari, 2018. Pembuatan Aplikasi Kodefikasi Diagnosis Penyakit pada Sistem Jantung dan Pembuluh Darah Berdasarkan ICD 10 di Rumah Sakit Baptis Batu. Dibimbing oleh dr. Endang Sri Dewi H.S.,M.QIH. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang petugas rekam medis adalah mampu melakukan klasifikasi dan kodefikasi penyakit dengan akurat. Kegiatan klasifikasi dan kodefikasi di Rumah Sakit Baptis Batu belum dilaksanakan secara optimal karena petugas koding kurang memperhatikan kategori ke 3 dan catatan dalam ICD 10 volume 1 saat menentukan diagnosis penyakit jantung dan pembuluh darah sehingga kode penyakit yang diberikan tidak akurat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keakuratan kodefikasi diagnosis penyakit pada sistem jantung dan pembuluh darah sebelum dan sesudah penggunaan Aplikasi Kodefikasi Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah di Rumah Sakit Baptis Batu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Pra Eksperimen One Group Pretest and Posttest. Jumlah sampel dalam penelitian inisebanyak 60 dokumen rekam medis dengan diagnosis jantung dan pembuluh darah yaitu masing-masing 30 dokumen rekam medisuntuk pretest dan posttest. Dari hasil pretest didapatkan tingkat keakuratan sebesar 37%, sedangkan dari hasil protest didapatkan tingkat keakuratan sebesar 83%. Analisis statistik uji independent Z-testdengan perhitungan manual dengan tingkat kepercayaan 95% didapatkan nilai -3,83 yang berada diluar kurva distribusi normal yang berarti H1diterima sehingga terdapat perbedaan keakuratan sebelum dan sesudah menggunakan Aplikasi Kodefikasi Diagnosis Penyakit pada Sistem Jantung dan Pembuluh Darah di Rumah Baptis Batu. Diharapkan Aplikasi Kodefikasi Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah dapat menjadi alternatif untuk menambah keakuratan kodefikasi penyakit jantung dan pembuluh darah. Kata Kunci : Aplikasi Dekstop ICD-10 dengan Java, Keakuratan Kodefikasi Jantung dan Pembuluh Darah, Rumah Sakit Baptis Batu.
Cover KTI
2018

PEMBUATAN APLIKASI KODEFIKASI DIAGNOSIS PENYAKIT TELINGA, HIDUNG, TENGGOROK DI RSUD Dr.R.SOEDARSONO PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: Nanthyan Khampa Usada
NIM: 1504000013
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S., MQIH.
Subjek: application, codefication, accuracy, ENT disease
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nanthyan Khampa Usada, 2018. “Pembuatan Aplikasi Kodefikasi Diagnosis Penyakit Telinga, Hidung, Tenggorok di RSUD.Dr. R. Soedarsono Pasuruan Tahun 2018.” D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Pembimbing : dr. Endang Sri Dewi H.S., MQIH. Salah satu pemrosesan data rekam medis yang penting yaitu proses coding. Di RSUD Dr. R. Soedarsono Pasuruan kegiatan pengkodean diagnosis dilakukan dengan menggunakan ICD-10 volume 1 dan buku catatan kode yang dibuat oleh petugas coding, sehingga masih ditemukan kodefikasi diagnosis penyakit yang belum sesuai dengan ICD-10. Penyakit telinga, hidung dan tenggorok (THT) merupakan penyakit yang masih banyak di temukan di RSUD Dr. R. Soedarsono Pasuruan, dengan jumlah rata-rata kunjungan pasien poli THT sebanyak 3.807 pasien per tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase keakuratan kodefikasi diagnosis penyakit sebelum dan sesudah pengimplementasian aplikasi kodefikasi diagnosis penyakit THT di RSUD.Dr. R. Soedarsono Pasuruan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment Design dengan jenis desain Non Equivalent Control Group. Variabel bebas pada penelitian ini adalah aplikasi kodefikasi, sendangkan variabel terikatnya adalah keakuratan kodefikasi diagnosis penyakit THT. Observasi akan dilakukan sebanyak dua kali, yaitu sebelum (Pre-test) dan sesudah (Post-test) pengimplementasian aplikasi kodefikasi. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar checklist, kuesioner, ICD-10 volume 1, 2, 3 dan kalkulator. Jumlah sampel sebanyak 50 dokumen rekam medis rawat jalan dengan diagnosis penyakit THT. Keakuratan kodefikasi diagnosis sebelum pengimplementasian aplikasi sebesar 62% dan setelah pengimplementasian aplikasi sebesar 92%. Berdasarkan hasil uji analsis statistik menggunakan Independent Z-Test, didapatkan hasil nilai Zhitung sebesar 3,61 berada di luar kurva normal yang artinya ada perbedaan keakuratan kodefikasi diagnosis penyakit THT sebelum dan sesudah pengimplementasian aplikasi kodefikasi, sehingga disarankan bahwa aplikasi kodefikasi diagnosis penyakit THT dapat menjadi pedoman atau alat bantu dalam melakukan kegiatan kodefikasi diagnosis penyakit THT di RSUD Dr. R. Soedarsono Pasuruan. Kata kunci : aplikasi, kodefikasi, keakuratan, penyakit THT
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PEMBUATAN APLIKASI KODEFIKASI ELEKTRONIK UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT PADA KASUS PENCERNAAN BERDASARKAN ICD-10 DI RUMAH SAKIT BRAWIJAYA LAWANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MELODI LIESMA PUTRI
NIM: 1504000015
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi. H.S., M.QIH.
Subjek: Ketepatan kodefikasi, Aplikasi ICD-10, Diagnosis Penyakit Pencernaan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Melodi Liesma Putri, 2018. “Pembuatan Aplikasi Kodefikasi Elektronik Untuk Diagnosis Penyakit Pada Kasus Pencernaan Berdasarkan ICD-10 di Rumah Sakit Brawijaya Lawang”. D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Dibawah bimbingan Dosen dr. Endang Sri Dewi. H.S., M.QIH. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh petugas rekam medis yaitu mampu melakukan klasifikasi dan kodefikasi penyakit masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis. Kegiatan klasifikasi dan kodefikasi di Rumah Sakit Brawijaya Lawang dilakukan oleh petugas rekam medis yang dilakukan secara manual dengan menggunakan ICD volume 3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan ketepatan kodefikasi diagnosis penyakit pencernaan sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi kodefikasi elektronik sistem pencernaan. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Non Equivalen Control Group, dengan membandingkan hasil ketepatan kodefikasi diagnosis penyakit pencernaan sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi kodefikasi elektronik sistem pencernaan. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar checklist, buku ICD-10, kalkulator, Laptop spekcore duo, RAM 2 GB, dan OS Windows 7 Pro, Visual Basic 6.0, dan Microsoft Access. Variabel dalam penelitian ini adalah ketepatan kodefikasi diagnosis penyakit pencernaan sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi kodefikasi elektronik sistem pencernaan. Jumlah sampel sebanyak 74 dokumen rekam medis dengan diagnosis penyakit pencernaan. Dari hasil uji statistik menggunakan uji Z-Test Independent didapatkan nilai -4,78 artinya H0 ditolak, sehingga ada perbedaan prosentase ketepatan kodefikasi penyakit pencernaan sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi kodefikasi elektronik sistem pencernaan. Dengan demikian aplikasi kodefikasi elektronik sistem pencernaan dapat dijadikan alternatif dalam melakukan kodefikasi khususnya penyakit pencernaan di Rumah Sakit Brawijaya Lawang. Kata Kunci : Ketepatan kodefikasi, Aplikasi ICD-10, Diagnosis Penyakit Pencernaan
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PEMBUATAN APLIKASI MODUL PEMBELAJARAN STATISTIK RUMAH SAKIT BERBASIS ANDROID DI POLTEKKES KEMENKES MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: LINDA NAFIS SAFITRI
NIM: 1504000020
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Dr. Ganif Djuwadi., SST., S.Pd., M.Kes.
Subjek: Statistik rumah sakit, aplikasi, pemahaman.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Linda Nafis Safitri. “Pembuatan Aplikasi Modul Pembelajaran Statistik Rumah Sakit Berbasis Android di Poltekkes Kemenkes Malang”. Di bawah bimbingan Dr. Ganif Djuwadi., SST., S.Pd., M.Kes. Statistik rumah sakit merupakan bagian dari kompetensi Sistem Informasi Kesehatan sehingga Perekam Medis perlu memahaminya. Masalah yang ditemukan saat studi pendahuluan adalah 59,5% dari 42 mahasiswa menyatakan kesulitan dalam pembelajaran statistik rumah sakit karena 71,4% kurang latihan, 52,4% belum memahami materi, dan 21,4% mengatakan pembelajaran kurang menarik. Penelitian bertujuan untuk membuat aplikasi modul pembelajaran statistik rumah sakit berbasis android guna meningkatkan pemahaman tentang materi statistik rumah sakit. Jenis penelitian menggunakan rancangan pra-eksperimen one group pretest posttest dan pendekatan kuantitatif. Pembuatan aplikasi menggunakan model waterfall dengan pengujian blackbox. Hasil uji blackbox menunjukkan tidak terjadi kesalahan dengan nilai 43 (diterima). Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa tingkat dua prodi DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Poltekkes Malang, dengan jumlah sampel 71 mahasiswa diambil menggunakan teknik simple random. Pengumpulan data menggunakan kuesioner soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest adalah 51,24 dan posttest 67,21. Hasil uji paired t-test menunjukkan ada perbedaan rata-rata nilai sebelum dan sesudah sebesar -15,972 dengan nilai signifikan 0,000<0,05. Kesimpulannya terdapat perbedaan sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi serta mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa. Saran yang diberikan yaitu aplikasi dapat digunakan sebagai media pembelajaran dan dapat dikembangkan lagi untuk materi lain. Kata Kunci: Statistik rumah sakit, aplikasi, pemahaman.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PEMBUATAN APLIKASI MPCE (MATERNAL PERINATAL CODE ELECTRONIC) DALAM MENUNJANG KEAKURATAN KODEFIKASI PENYAKIT MATERNAL PERINATAL PADA PASIEN RAWAT INAP di RSUD Dr.R.SOEDARSONO PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: AULIA PALUPI PAMBAYUN
NIM: 1504000017
Program Studi: JURUSAN KESEHATAN TERAPAN
Dosen Pembimbing: dr.Endang Sri Dewi H.S., M.QIH
Subjek: Keakuratan kodefikasi diagnosis maternal perinatal.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Aulia Palupi Pambayun, 2018. “Pembuatan Aplikasi MPCE (Maternal Perinatal Code Electronic) dalam Menunjang Keakuratan Kodefikasi Penyakit Maternal Perinatal pada Pasien Rawat Inap di RSUD Dr.R.Soedarsono Pasuruan”. D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. (Dibawah bimbingan dr.Endang Sri Dewi H.S., M.QIH). Ketepatan dalam pemberian kode diagnosis merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh tenaga perekam medis. Di RSUD Dr.R.Soedarsono Pasuruan petugas koding tidak melakukan kodefikasi dengan lengkap, untuk kasus obstetri contohnya yaitu tidak menyertakan kode outcome of delivery dan cesarean (diagnosis proses melahirkan). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keakuratan kodefikasi diagnosis penyakit maternal perinatal pasien rawat inap di RSUD Dr.R.Soedarsono Pasuruan sebelum dan sesudah penggunaan Aplikasi MPCE (Maternal Perinatal Code Electronic). Rancangan penelitian menggunakan Quasi Experiment Design (Rancangan Eksperimen Semu) dengan rancangan Non Equivalent Control Group dengan membandingkan hasil kodefikasi sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi MPCE. Variabel dalam penelitian ini adalah Aplikasi MPCE (Maternal Perinatal Code Electronic) dan keakuratan kodefikasi diagnosis kelompok penyakit marternal perinatal pada pasien rawat inap di RSUD Dr.R.Soedarsono Pasuruan. Instrumen dalam penelitian ini berupa checklist, ICD-10 Volume 1,2 dan 3, Kalkulator, dan Dorland. Sampel penelitian sebesar 60 berkas rekam medis rawat inap ( 30 maternal dan 30 perinatal) dan didapatkan nilai keakuratan kode diagnosis maternal perinatal sebesar 86,66% atau 52 berkas rekam medis akurat dan ketidakakuratan kode diagnosis maternal perinatal sebesar 13,33% atau 8 berkas rekam medis tidak akurat rawat inap kelompok penyakit maternal perinatal. Uji Analisis data menggunakan Uji Z-Independen didapatkan nilai Zhitung -7,88 artinya terdapat perbedaan prosentase keakuratan kodefikasi diagnosis penyakit maternal perinatal sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi MPCE. Aplikasi MPCE (Maternal Perinatal Code Electronic) ini dapat dijadikan alat bantu petugas koding dalam melakukan kodefikasi penyakit kelompok maternal perintal pasien rawat inap di RSUD Dr.R.Soedarsono Pasuruan. Kata Kunci: Aplikasi MPCE (Maternal Perinatal Code Electronic), Keakuratan kodefikasi diagnosis maternal perinatal.
Cover KTI
2018

PEMBUATAN APLIKASI PENDAFTARAN RAWAT JALAN UNTUK MEMPERCEPAT WAKTU PENDAFTARAN PASIEN DAN LAPORAN KUNJUNGAN DI KLINIK GRIYA BROMO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: IGNASTHASIA TANJUNG RINI
NIM: 1504000073
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S, M.QIH
Subjek: Application, Admission of Outpatient, Reports of Visit, Time
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ignasthasia Tanjung Rini. 2018. Pembuatan Aplikasi Pendaftaran Rawat JalanDalam Mempercepat Waktu Pendaftaran Pasien dan Laporan Kunjungan Di Klinik Griya Bromo Kota Malang. Laporan Tugas Akhir DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S, M.QIH Proses sistem pendaftaran dan pembuatan laporan kunjungan di Klinik Griya Bromo masih dilakukan secara manual yaitu menulis register pasien dan menghitung jumlah kunjungan pasien secara satu per satu, sehingga proses pendaftaran dan laporan kunjungan menjadi lebih panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat waktu pendaftaran dan pembuatan laporan kunjungan . Rancangan penelitian ini menggunakan Pretest-Posttest Control Group Desain dan pendekatan kuantitatif. Variabel independent penelitian ini adalah aplikasi pendaftaran rawat jalan dan laporan kunjungan di Klinik Griya Bromo Kota Malang. Sedangkan, variabel dependent penelitian ini yaitu waktu pendaftaran pasien dan waktu pembuatan laporan. Populasi dari penelitian ini adalah kunjungan pasien rawat jalan pada bulan Desember tahun 2017 sebanyak 1686 pasien. Dalam penelitian ini jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Taro dan Yamane dan diketahui jumlah sampel sebanyak 94 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan memberikan kuisioner kepada petugas. Dari hasil penelitian menunjukkan total waktu pendaftaran hingga pembuatan laporan kunjungan sebelum menggunakan aplikasi adalah 3 jam 55 menit. Sedangkan, setelah diterapkan aplikasi total waktu pada sistem pendaftaran hingga laporan kunjungan adalah 1 jam 1 menit. Dari hasil uji Paired Sample T-Test didapatkan nilai Sig 0.000 ≤ 0.05 yang berarti ada perubahan waktu antara sebelum dan sesudah aplikasi pendaftaran dan pembuatan laporan kunjungan. Maka dapat disimpulkan aplikasi pendaftaran rawat jalan dan laporan kunjungan dapat mempercepat waktu pada sistem pendaftaran dan pembuatan laporan kunjungan. Kata Kunci: Aplikasi, Pendaftaran Rawat Jalan, Pelaporan Kunjungan, Waktu
Cover KTI
2018

PEMBUATAN APLIKASI PENGKODEAN DIAGNOSA PENYAKIT PADA SISTEM PERIODE PERINATAL BERBASIS WEB BERDASARKAN ICD-10 DI RSU AMINAH KOTA BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: HUSNA HANIFA DYAH PURNAMAWATI
NIM: 1504000067
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Gunawan, s. Kp., MMRS.
Subjek: Aplikasi ICD-10, Pengkodean , Sistem Periode Perinatal.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Husna Hanifa Dyah Purnamawati, 2018. Pembuatan Aplikasi Pengkodean Diagnosa Penyakit pada Sistem Periode Perinatal Berbasis WEB Berdasarkan ICD- 10 di RSU Aminah Kota Blitar. Dibimbing oleh Gunawan, S.Kp.,MMRS. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang petugas rekam medis adalah mampu melakukan klasifikasi dan kodefikasi penyakit masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis. Kegiatan klasifikasi dan kodefikasi di RSU Aminah Kota Blitar belum dilaksanakan secara optimal karena petugas kodefikasi kurang teliti untuk melakukan penelusuran riwayat penyakit pasien dalam melihat diagnosa sehingga kode diagnosa tidak akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit pada sistem periode perinatal sebelum dan sesudah pengguanaan aplikasi ICD-10 berbasis web pada sistem periode perinatal di RSU Aminah Kota Blitar. Rancangan penelitian pada laporan ini membandingkan hasil intervensi program kesehatan dengan suatu kelompok kontrol yang serupa, tetapi tidak perlu kelompok yang benar-benar sama. Dalam penelitian ini pretest dan postest dilaksanakan terhadap 27 dokumen rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk 27 dokumen rekam medis yang dilakukan kodefikasi sebelum menggunakan aplikasi ICD-10 berbasis web pada sistem periode perinatal sebesar 41% kodefikasi akurat. Untuk 27 dokumen rekam medis yang dilakukan kodefikasi menggunakan aplikasi ICD-10 berbasis web pada sistem periode perinatal yang mengacu pada ICD-10 sebesar 88% kodefikasi akurat. Dari hasil perbedaan presentasi keakuratan dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan keakuratan kodefikasi diagnosa penyakit pada sistem periode perinatal setelah penggunaan aplikasi ICD-10 berbasis web, dan sebagai saran pada aplikasi ICD-10 perlu pengembangan database aplikasi kodefikasi diagnosa lain. Kata Kunci : Aplikasi ICD-10, Pengkodean , Sistem Periode Perinatal.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan