Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3581–3590 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2018

KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DAN PRODUK DI RESTORAN TOMOO STEAK x GRILL MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: OLA ISMI IASHA
NIM: 1403410027
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Maryam Razak dan Dwie Soelistyorini.
Subjek: Kepuasan Konsumen, Kualitas Pelayanan dan Produk, Importance Performance Analysis (IPA)
Lihat Abstraksi
ABSTRAK OLA ISMI IASHA. 2018. Kepuasan Konsumen terhadap Kualitas Pelayanan dan Produk di Restoran Tomoo Steak x Grill Malang. Pembimbing: Maryam Razak dan Dwie Soelistyorini. Di Kota Malang mempunyai banyak sekali rumah makan yang menggunakan konsep Japanese. Restoran Tomoo Steak x Grill yang tergolong masih baru tersebut harus mampu bersaing serta memberikan pelayanan dan produk yang terbaik agar dapat mempertahankan dan meningkatkan penjualan. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 28 Agustus-17 September didapatkan data bahwa dari 100 konsumen yang mengunjungi restoran Tomoo Steak x Grill, ada 22% konsumen tidak puas dan 27% kurang puas sedangkan 30% sudah puas dan 21% merasa sangat puas. Berdasarkan hasil tersebut, perlu diadakan penelitian tentang penerapan Importance Peformance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) di restoran Tomoo Steak x Grill agar pihak restoran dapat mengetahui sejauh mana atribut-atribut perusahaan memiliki kinerja yang memuaskan dan yang harus diperbaiki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan dan produk dengan metode Importance Peformance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) di restoran Tomoo Steak x Grill. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan desain cross sectional study dengan jumlah sampel sebesar 80 konsumen yang memenuhi kriteria selama satu minggu dengan hari dan waktu yang bervariasi. Pengambilan data karakteristik konsumen, tingkat kepentingan/harapan, dan kinerja penyelenggara makanan diperoleh menggunakan alat bantu kuesioner. Data diolah menggunakan metode IPA dan CSI kemudian disajikan dalam bentuk gambar dan tabel serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh karakteristik konsumen yang berkunjung ke restoran Tomoo Steak x Grill sebagian besar adalah usia 17-25 tahun, jenis kelamin perempuan, pekerja swasta dan total pengeluaran/bulan Rp 1.500.000-Rp 2.500.000. Penilaian konsumen terhadap tingkat kepentingan/harapan dan tingkat kinerja penyelenggara makanan di restoran Tomoo Steak x Grill dengan metode Importance Peformance Analysis (IPA), didapat nilai tingkat kepentingan tertinggi terdapat pada atribut kebersihan restoran yaitu sebesar 3.55 sedangkan untuk tingkat kinerja tertinggi terdapat pada atribut pengaturan tempat duduk saat restoran full costumer sebesar 3,34. Tingkat kepuasan konsumen didapat dari nilai Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 0,79 berada pada rentang 0,66-0,80 yang berarti secara keseluruhan konsumen puas dengan kinerja restoran Tomoo Steak x Grill. Pihak restoran Tomoo Steak x Grill sebaiknya segera melakukan upaya-upaya perbaikan terutama untuk atribut mutu yang menjadi prioritas utama. Menambah tenaga kerja (pramusaji) pada saat akhir pekan atau hari libur nasional untuk meningkatkan kinerja dan memaksimalkan pelayanan, memberikan pengarahan/briefing mengenai kebersihan restoran dan alat makan, koordinasi antar karyawan mengenai menu yang kosong/habis, serta keluhan-keluhan lain yang dapat mempengaruhi kenyamanan konsumen. Kata kunci: Kepuasan Konsumen, Kualitas Pelayanan dan Produk, Importance Performance Analysis (IPA), Customer Satisfaction Index (CSI)
Cover KTI
tidak tersedia
2018

KONSELING GIZI TERHADAP KEPATUHAN DIET DAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI RUANG RAWAT INAP INTERNE RSUD dr. R. SOEDARSONO KOTA PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: Riris Widiya Wahyuningtiyas
NIM: P17111175009
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Annasari Mustafa, SKM., M.Sc. Dr. Nur Rahman, STP., MP
Subjek: Konseling Gizi, Kepatuhan Diet, Tekanan Darah
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Widiya Wahyuningtiyas, Riris. 2018. Konseling Gizi Terhadap Kepatuhan Diet dan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Ruang Rawat Inap Interne RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan. Skripsi tidak diterbitkan, Program Studi Diploma IV Gizi Malang. Pembimbing (I) : Dr. Annasari Mustafa, SKM., M.Sc. Pembimbing (II) : Dr. Nur Rahman, STP., MP Besarnya sisa makanan yang tinggi pada pasien hipertensi di ruang rawat inap Interne RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan dipengaruhi oleh kepatuhan diet pasien dan kurangnya pengetahuan atau pemahaman terhadap diet rendah garam yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan diet dan tekanan darah pasien hipertensi setelah diberikan konseling gizi di ruang rawat inap Interne RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasai aksperimen (intervensi) kepada pasien berupa konseling gizi dengan menggunakan media leaflet. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret – april 2018. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kepatuhan diet pasien hipertensi, sebelum dan sesudah diberikan konseling gizi. Setelah diberikan konseling gizi terdapat penurunan sisa makanan dari makanan yang disajikan dan adanya penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Adanya peningkatan pengetahuan tentang pemahaman diet Rendah Garam setelah diberikan konseling gizi.Perlu diberikan konseling gizi pada pasien hipertensi secara teratur mengenai bahan makanan yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan dalam diet Rendah Garam bagi pasien hipertensi agar tekanan darah pasien terkontrol dalam batas normal. Kata Kunci:Konseling Gizi, Kepatuhan Diet, Tekanan Darah
Cover KTI
2018

KONTRIBUSI MAKAN SIANG TERHADAP KECUKUPAN ENERGI DAN ZAT GIZI DITINJAU DARI STANDAR PORSI DAN TINGKAT KONSUMSI PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN DI SD ISLAM ASWAJA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AULIA SABHITA
NIM: 1403410016
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Dwie Soelistyorini dan Bachyar Bakri
Subjek: Kontribusi Makan Siang, Kecukupan Energi dan Zat Gizi, Standar Porsi, dan Tingkat Konsumsi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Aulia Sabhita. 2018. Kontribusi Makan Siang terhadap Kecukupan Energi dan Zat Gizi ditinjau dari Standar Porsi dan Tingkat Konsumsi pada Penyelenggaraan Makanan di SD Islam Aswaja Malang. Pembimbing : Dwie Soelistyorini dan Bachyar Bakri Penyelenggaraan makan siang di sekolah telah diterapkan disebagian besar negara maju, hal ini merupakan salah satu upaya perbaikan gizi anak sekolah yang berupa program makan siang di sekolah. Berdasarkan hasil survey pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 13 Juni 2017 bahwa penyelenggaraan makanan di SD Islam Aswaja menyediakan makan siang dengan jumlah siswa sebanyak 86 murid. Pada penyelenggaraan makanan di SD Islam Aswaja dilihat dari mulai kelas 1 hingga kelas 6 porsi makan yang diberikan sama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi makan siang terhadap kecukupan energi dan zat gizi ditinjau dari standar porsi dan tingkat konsumsi pada penyelenggaraan makanan di SD Islam Aswaja Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan desain cross sectional study dengan jumlah sampel sebesar 40 siswa yang memenuhi kriteria. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2017 di SD Islam Aswaja Malang. Data diperoleh dengan metode wawancara dan food weighing, kemudian diolah dan disajikan dalam bentuk tabel serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh karakteristik responden pada siswa kelas 4, 5, dan 6 sebagian besar adalah usia 10 - 12 tahun, jenis kelamin perempuan 55% dan laki-laki 45%, dan berat badan berkisar 22-61 kg. Standar porsi makanan yang disajikan belum sesuai dengan standar porsi yang dianjurkan yaitu porsi makanan pokok 44%, lauk hewani 31%, lauk nabati 53%, sayur 19% dan buah 0%. Tingkat konsumsi energi dan zat gizi sebagian besar tergolong defisit tingkat berat. Kontribusi makan siang terhadap kecukupan energi dan zat gizi termasuk kategori kurang yaitu masih dibawah 100% dari kebutuhan makan siang yaitu energi 55,6%, protein 39,8%, lemak 58,9%, karbohidrat 60%, zat besi (Fe) 45,9%, vitamin C 39%, dan serat 19,7%. Untuk pihak penyelenggaraan makanan sekolah sebaiknya perlu diadakan edukasi atau penyuluhan pada tenaga pengolah, perlu adanya kenaikan biaya makan siang, serta perlu penambahan porsi makan yang sesuai dengan standar porsi yang dianjurkan. Kata Kunci : Kontribusi Makan Siang, Kecukupan Energi dan Zat Gizi, Standar Porsi, dan Tingkat Konsumsi
Cover KTI
2018

MEDIA PEMBELAJARAN PENDAFTARAN PASIEN BERBASIS ANDROID PADA MAHASISWA D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: HESTY MUKTININGRUM
NIM: 1504000026
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Dr. Ganif Djuwadi, SST., S.Pd., M.Kes.
Subjek: Learning media, patient registration, Android,SPSS
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hesty Muktiningrum, 2018 “Media Pembelajaran Pendaftaran Pasien berbasis Android pada Mahasiswa D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang”. Di bawah bimbingan Dr. Ganif Djuwadi, SST., S.Pd., M.Kes. Pendaftaran pasien merupakan salah satu kompetensi seorang perekam medis, namun berdasarkan wawancara kepada 40 mahasiswa tingkat tiga dan dua yang dilakukan oleh peneliti pada bulan September 2017 di D-III Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang didapatkan hasil 57.5% mahasiswa mengalami kesulitan. Untuk menanggulangi permasalahan kemudian dibuatlah media pembelajaran berbasis Android. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode One Group Pretest Posttest Design yaitu memberikan dua perlakuan pre-test (sebelum) dn post-test (sesudah) pada satu kelompok. Sampel yang diteliti adalah mahasiswa tingkat satu yang terbagi menjadi dua kelas sejumlah 65 orang dengan cara pengumpulan data kuisioner. Isi media pembelajaran berupa materi didasarkan pada materi di kampus, buku rekam medis, SPO, dan pengalaman peneliti, sedangkan pembuatan media berbasis Android menggunakan metode waterfall. Penelitian dilakukan bulan Maret 2018 dengan hasil pre-test 49,78 dan post-test 84,31. Hasil tersebut kemudian diuji statistik menggunakan aplikasi SPSS Paired Samples Test. Hasil uji statistik menunjukan nilai 0,000 (kurang dari 0.05) sehingga disimpulkan terdapat perbedaan antara pre-test dan post-test. Kesimpulan tersebut menunjukan bahwa tujuan penelitian tercapai ditunjukan adanya perbedaan antara sebelum dan sesudah penerapan Media Pembelajaran Pendaftaran Pasien berbasis Android pada Mahasiswa di D-III Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang. Kata Kunci : Media pembelajaran, pendaftaran pasien, Android,SPSS
Cover KTI
2018

MINI REPORTING” BERBASIS WEB UNTUK PELAPORAN LB 1 PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS ARDIMULYO

Lihat Detail Karya
Penulis: NUR AZIZAH ESKA NOVITA
NIM: 1504000036
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH.
Subjek: aplikasi “Mini Reporting”, waktu, laporan LB1, Puskesmas
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nur Azizah Eska Novita. 2018. Penerapan Aplikasi “Mini Reporting” Berbasis Web untuk Pelaporan LB1 pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Ardimulyo. Laporan Tugas Akhir D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehtan Kemenkes Malang. Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH. Pembuatan laporan LB1 di Puskesmas Ardimulyo masih dilakukan secara manual dengan menggunakan buku register dan metode melidi. Oleh sebab itu peneliti menerapkan Aplikasi “Mini Reporting” bertujuan untuk mengukur waktu pembuatan Laporan LB 1 secara manual dengan menggunakan buku register dan dan waktu pada saat menggunakan aplikasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian metode pengembangan waterfall. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Variabel yang akan diteliti yaitu aplikasi “Mini Reporting” berbasis web pada pasien rawat jalan di Puskesmas Ardimulyo dan waktu Pembuatan laporan LB 1 dengan jumlah sampel sebanyak 96 dokumen. Hasil penelitian ini berupa Aplikasi “Mini Reporting” berbasis web yang diuji fungsinya menggunakan metode blackbox testing dan diuji user dengan metode TAM (Technology Acceptance Model) menggunakan kuisioner, dan disertai dengan Buku Pedoman Penggunaan Aplikasi. “Mini Reporting”. Hasil perhitungan waktu pembuatan laporan LB 1 menggunakan buku register selama 71.67 menit dan saat menggunakan aplikasi 50.23 menit. Dapat disimpulkan pula bahwa penggunaan aplikasi “Mini Reporting” dapat mempercepat petugas dalam membuat laporan LB1. Saran yang dapat diajukan oleh peneliti yaitu untuk Puskesmas diharapkan Aplikasi “Mini Reporting” berbasis web dapat diterapkan di Puskesmas Ardimulyo terkait dengan keberhasilan dalam meningkatkan kecepatan pembuatan Laporan LB1. Kata kunci : aplikasi “Mini Reporting”, waktu, laporan LB1, Puskesmas
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PELAKSANAAN PENCEGAHAN PENULARAN SKABIES PADA SANTRIWAN DI PONDOK PESANTREN SHOLAHUL HUDA AL-MUJAHIDIN KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AYU SUKMA IMANIA ISLAM
NIM: 1501100045
Program Studi: PRODI D-3 KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Sri Mudayatiningsih, S.Kp, M.Kes.
Subjek: Skabies, Pencegahan Skabies, Pondok Pesantren
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pelaksanaan Pencegahan Penularan Skabies pada Santriawan di Pondok Pesantren Sholahul Huda Al-Mujahidin Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Ayu Sukma Imania Islam (2018). Karya Tulis Ilmiah Studi Kaus. Jurusan Keperawatan. Program studi Diploma III Keperawatan Malang. Pembimbing Sri Mudayatiningsih, S.Kp, M.Kes. Kata Kunci : Skabies, Pencegahan Skabies, Pondok Pesantren Skabies merupakan infeksi kulit yang biasanya terdapat pada populasi yang padat. Pondok pesantren adalah salah satu komunitas yang beresiko terjadi skabies. Pelaksanaan pencegahan penularan skabies dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan diri, membiasakan cuci tangan dengan benar, kebersihan pakaian, kebersihan lingkungan dan pengobatan skabies pada penderita yang terinfeksi skabies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pencegahan penularan skabies pada santriawan di pondok pesantren . Metode penelitian ini adalah studi kasus dengan empat subjek penelitian yang di lakukan pada tanggal 22 Februari - 4 Maret 2018 di pondok pesantren Sholahul Huda Al-Mujahidin Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan teknik kuesioner dan observasi dalam pengambilan data. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan pencegahan skabies dalam hal kebersihan badan, Subjek 1, Subjek 2 dan Subjek 4 mampu melakukan dan menerapkan dengan baik, namun Subjek 3 belum mampu melakukan dengan baik. Pelaksanaan pencegahan penularan skabies dalam hal kebiasaan mencuci tangan dengan benar, seluruh subjek belum mampu menerapkan dengan baik. Pelaksanaan pencegahan penularan skabies dalam hal kebersihan pakaian, Subjek 1 sudah mampu melakukan dengan baik sedangkan Subjek 2, Subjek 3 dan Subjek 4 belum mampu melakukan dengan baik. Pelaksanaan pencegahan penularan skabies dalam hal kebersihan lingkungan masih belum mampu dilakukan dengan baik oleh seeluruh subjek. Pelaksanaan pencegahan penularan skabies dalam hal pengobatan skabies belum mampu dilakukan dengan baik oleh seluruh subjek.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PELAKSANAAN SENAM KAKI SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SENAM KAKI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: HENNY ROSA ROSYIDA
NIM: 1501100064
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi Wahyuni, S. Kep, Ns. M. Kes.
Subjek: Diabetes Melitus, Kaki Diabetik, Senam Kaki.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Henny Rosa Rosyida (2018). Pelaksanaan Senam Kaki Sebelum dan Sesudah Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Senam Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Tavip Dwi Wahyuni, S. Kep, Ns. M. Kes. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Kaki Diabetik, Senam Kaki. Diabetes Melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karateristik hiperglikemia yang dapat mengakibatkan komplikasi jangka panjang. Salah satunya adalah kaki diabetik (diabetic foot) yang ditandai dengan adanya kelainan pada tungkai bagian bawah. Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan pendidikan kesehatan tentang senam kaki. Senam kaki adalah suatu kegiatan atau latihan yang dilakukan oleh penderita diabetes melitus dengan menggerakkan kedua kaki secara bergantian atau bersamaan untuk membantu melancarkan peredaran darah bagian kaki. Senam kaki ini dapat dilakukan 3-4 kali seminggu. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan senam kaki sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang senam kaki pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Metode penelitian ini adalah deskriptif studi kasus dengan 2 subjek penelitian yang dilakukan pada 27 Maret-6 April 2018. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan observasi dalam pengambilan data. Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan senam kaki sebelum diberikan pendidikan kesehatan kedua subjek tidak mengetahui tentang senam kaki dan setelah diberikan pendidikan kesehatan berupa penjelasan, demonstrasi melalui leaflet dan video tentang senam kaki serta latihan senam kaki selama 2 minggu, kedua subjek penelitian dapat mengetahui tentang senam kaki dan dapat melakukan senam kaki sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Rekomendasi dari penelitian ini adalah senam kaki dilakukan secara rutin (3-4 seminggu) di rumah untuk mencegah terjadinya komplikasi dari penyakit diabetes melitus khususnya diabetic foot atau kaki diabetik
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN PENULARAN TBC PADA ANGGOTA KELUARGA SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN KIE (STUDI KASUS WILAYAH KERJA PUSKESMAS MULYOREJO)”

Lihat Detail Karya
Penulis: RISFIA AYU ZAKARIA
NIM: 1501100069
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Joko Wiyono, SKp,M.Kep Sp.Kom
Subjek: Pemberdayaan, Keluarga, Kesadaran, Kemauan, Kemampuan, Pencegahan, Penularan, TBC, KIE.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Risfia Ayu Zakaria (2018). Pemberdayaan Keluarga Dalam Pencegahan Penularan TBC Pada Anggota Keluarga Sebelum Dan Sesudah Dilakukan KIE Di Wilayah Kerja Puskesmas Mulyorejo. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperwatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Joko Wiyono, SKp,M.Kep Sp.Kom. Indonesia menempati rangking kedua dengan jumlah kasus tuberkulosis terbanyak di dunia, dan terjadi peningkatan kasus baru penderita TBC setiap tahunnya. Peningkatan kasus baru ini disebabkan karena kurang dalam mencegah penularan TBC terutama dalam lingkungan keluarga. Penyembuhan TBC membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini kerapkali menjadi salah satu penyebab pentingnya support keluarga dalam proses penyembuhan dan pencegahan TBC.Anggota keluarga perlu diberdayakan untuk dapat melaksanakan tugas kesehatan keluarga dalam perawatan dan pencegahan TBC. Tujuan penelitian karya tulis ilmiah ini adalah untuk mengidentifikasi pemberdayaan keluarga dalam pencegahan penularan TBC pada anggota keluarga sebelum dan sesudah dilakukakn KIE di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Malang. Penelitian ini adalah deskriptif studi kasus dengan lima subyek penelitian dan dilakukan pada bulan Januari sampai bulan Februari 2018. Penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi dalam pengambilan data dengan instrumen yang telah dipersiapkan sebelumnya. Data disajikan dalam bentuk narasi dan tabel. Hasil penelitian menunjukkn bahwa adanya peningkatan kesadaran, kemauan, dan kemampuan dalam memberdayakan keluarga menggunakan metode KIE. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah diharapkan dapat melakukan penelitian mengenai faktor yang mempengaruhi Pemberdayaan Keluarga dalam pencegahan penularan TBC sebelum dan sesudah dilakukan KIE. Kata Kunci : Pemberdayaan, Keluarga, Kesadaran, Kemauan, Kemampuan, Pencegahan, Penularan, TBC, KIE.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PEMBERIAN EDUKASI MELALUI WHATSAPP DIKAITKAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINGKAT KONSUMSI PROTEIN, ZAT BESI (Fe) dan ASAM FOLAT (B9) DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK AISYIYAH MUHAMMADIYAH KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: LAILATUL ROHMAH
NIM: 1503000004
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III GIZI
Dosen Pembimbing: Diniyah Kholidah, S.ST,S.GZ,MPH
Subjek: Edukasi , Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsumsi Protein, Zat Besi (Fe) dan Asam Folat (B9)
Lihat Abstraksi
ABSTRAK LAILATUL ROHMAH. 2018. “Pemberian Edukasi Melalui Whatsapp Dikaitkan Dengan Tingkat Pengetahuan Dan Tingkat Konsumsi Protein, Zat Besi (Fe) Dan Asam Folat (B9) Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Aisyiyah Muhammadiyah Kota Malang”. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Diniyah Kholidah, S.ST,S.GZ,MPH Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu faktor penyebab tidak langsung kematian ibu dalam kehamilan. Penyebab anemia pada kehamilan adalah kekurangan zat besi, vitamin B9 atau asam folat, penghancuran sel darah merah yang terlalu cepat, kerusakan pada sumsum tulang, kehilangan darah akibat pendarahan (Syafrudin dalam Sulistyaningsih, 2017). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan tingkat konsumsi protein, zat besi (Fe) dan asam folat (B9) ibu hamil. Desain Penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan crossectional yaitu peneliti melakukan pengukuran terhadap variabel bebas dan variabel terikat yang pengumpulan datanya dilakukan pada satu periode tertentu dan pengamatan hanya dilakukan satu kali selama penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan Usia responden berkisar antara 21-35 tahun. Usia kehamilan ibu hamil paling banyak pada trimester 3 atau 28-40 minggu.60% Ibu hamil dalam status gizi normal. Edukasi dapat medorong perubahan perilaku positif bagi ibu hamil terkait dengan tingkat pengetahuan tentang masalah gizi dan kesehatan serta tingkat konsumsi protein, zat besi, serta asam folat. Tingkat konsumsi ibu hamil sebelum dan sesudah diberi edukasi terdapat perubahan pada tingkat konsumsi protein yang awalnya kategori defisit tingkat berat menjadi normal. Hal ini menunjukkan manfaat edukasi gizi terkait dengan tingkat konsumsi protein. Sedangkan untuk tingkat konsumsi zat besi dan asam folat tidak mengalami perubahan kategori, hal tersebut di karenakan kebutuhan akan zat besi dan asam folat yang meningkat dan tidak hanya di dapat dari makanan saja. Tingkat Pengetahuan ibu hamil tentang masalah gizi dan kesehatan terjadi peningkatan setelah di bri edukasi tergolong dalam kategori baik. Kata Kunci : Edukasi , Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsumsi Protein, Zat Besi (Fe) dan Asam Folat (B9)
Cover KTI
2018

Pemberian Konseling Gizi dan Ekstra Putih Telur Terhadap Pengetahuan dan Kadar Albumin Pasien Tuberkulosis (TB) Paru di Ruang IRNA RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan

Lihat Detail Karya
Penulis: Putri Merina
NIM: P17111175006
Program Studi: Program Studi Diploma IV Gizi Malang
Dosen Pembimbing: Nur Rahman dan Sutomo Rum Teguh Kaswari
Subjek: nutritional counseling, extra egg white, knowledge, albumin
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Putri Merina. 2018. Pemberian Konseling Gizi dan Ekstra Putih Telur Terhadap Pengetahuan dan Kadar Albumin Pasien Tuberkulosis (TB) Paru di Ruang IRNA RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Skripsi. Program Studi Diploma IV Gizi Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Nur Rahman dan Sutomo Rum Teguh Kaswari Abstrak: Tuberkulosis (TB) merupakan infeksi paru-paru yang ditandai oleh infiltrat paru dan pembentukan granuloma kaseosa, fibrosis dan kavitas. Pemberian ekstra putih telur dapat meningkatkan kadar albumin dalam serum dengan rata-rata 1,13 g/dL. Konseling gizi sangat penting diberikan untuk meningktakan pengetahuan dan merubah sikap atau perilaku penderita TB paru. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling gizi dan ekstra putih telur terhadap pengetahuan dan kadar albumin pasien tuberkulosis (TB) paru di ruang IRNA RSUD dr. R. Soedarsono kota Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen (quasi experimental) dengan desain penelitian yang digunakan adalah Pretest- Posttest Control Grup Desaign. Dari uji statistik Wilcoxon didapatkan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, maka Ho diterima dengan artian ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah mendapatkan konseling gizi dan didapatkan pula nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, maka Ho diterima dengan artian ada perbedaan kadar albumin pada kelompok perlakuan. Simpulan: Ada pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan responden kontrol maupun perlakuan sebelum dan sesudah diberikan konseling gizi. Ada perbedaan (peningkatan) kadar albumin pre dan post diberikan ektra putih telur pada kelompok perlakuan dengan rerata peningkatan sebesar 0,21 g/dl. Kata kunci: konseling gizi, ekstra putih telur, pengetahuan, albumin Abstract: Tuberculosis (TB) is a lung infection characterized by pulmonary infiltrates and caseous granuloma formation, fibrosis and cavity. Extra egg white administration can increase serum albumin levels by an average of 1.13 g / dL. Nutrition counseling is very important given to increase knowledge and change attitudes or behaviors of pulmonary TB patients. The purpose of this study was to determine the effect of giving nutritional counseling and extra egg white to the knowledge and levels of albumin in pulmonary tuberculosis (TB) patients in the IRNA room of the RSUD dr. R. Soedarsono, Pasuruan city. This research is a quasi-experimental study (quasi experimental) with the research design used is the Desaign Group Pretest-Posttest Control. From the Wilcoxon statistical test the Asymp. Sig value is obtained. (2-tailed) of 0.001 <0.05, so Ho is accepted as meaning there are differences in the level of knowledge before and after obtaining nutritional counseling and the value of Asymp.Sig is also obtained. (2-tailed) of 0.001 <0.05, then Ho is accepted by means of differences in albumin levels in the treatment group. Conclusion: There is an effect of nutritional counseling on the knowledge of control and treatment respondents before and after being given nutritional counseling. There was a difference (increase) in pre and post albumin levels given extra white egg in the treatment group with an average increase of 0.21 g / dl. Keywords: nutritional counseling, extra egg white, knowledge, albumin
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan