Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3561–3570 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2018

IMPLEMENTASI PETUNJUK KELUAR (OUTGUIDE) GUNA MENURUNKAN TINGKAT KEJADIAN MISFILE BERKAS REKAM MEDIS DI RUANG FILING PUSKESMAS ARJOWINANGUN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DIKSIDISTI AJI ICKSANTI
NIM: 1504000024
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: drg. Rinawati Basuki, M.Kes.
Subjek: Implementation of outguides, incidence rate of medical record file misfile
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Icksanti, Diksidisti Aji, 2018. “Implementasi Petunjuk Keluar (Outguide) Guna Menurunkan Tingkat Kejadian Misfile Berkas Rekam Medis di Ruang Filing Puskesmas Arjowinangun Malang”. Laporan Tugas Akhir DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dosen Pembimbing : drg. Rinawati Basuki, M.Kes. Salah satu kegiatan yang ada di Puskesmas yaitu penyiapan berkas rekam medis pasien. Bekas rekam medis disiapkan secara lengkap untuk kepentingan berobat pasien baik untuk rawat jalan maupun rawat inap. Hasil survei pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti dalam penyiapan berkas ditemukan kendala berupa berkas rekam medis yang misfile, yaitu adalah berkas yang hilang dan salah letak. Untuk menurunkan tingkat kejadian misfile berkas rekam medis kemudian dibuatlah petunjuk keluar (outguide). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pra-eksperimen One Group Pretest Posttest dengan pendekatan kuantitatif, peneliti mengukur tingkat kejadian misfile berkas rekam medis sebelum dan sesudah implementasi outguide, kemudian dilakukan uji statistik menggunakan Uji T untuk dua sampel tidak berhubungan (Independent sample T Test) dengan SPSS, didapatkan bahwa nilai Sig. kurang dari 0.05 yaitu 0,000 yang berarti Ho ditolak dengan kata lain ada penurunan tingkat kejadian misfile berkas rekam medis sebelum dan sesudah implementasi petunjuk keluar (outguide). Oleh karena itu produk outguide dapat menjadi alat untuk pengendalian berkas rekam medis di ruang filing Puskesmas Arjowinangun Malang. Kata Kunci : Implementasi petunjuk keluar (outguide), Tingkat kejadian misfile berkas rekam medis, One group pretest posttest
Cover KTI
tidak tersedia
2018

IMPLEMENTASI PROGRAM APLIKASI ELEKTRONIK REGISTRASI DAN PELAPORAN PASIEN RAWAT DARURAT MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS PADA PUSKESMAS KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AHMAD ZAINUL MUTTAQIN
NIM: 1504000002
Program Studi: POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
Dosen Pembimbing: Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH
Subjek: Aplikasi Registrasi dan Pelaporan, Rawat Darurat, Microsoft Acces
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ahmad Zainul Muttaqin. 2018. Implementasi Program Aplikasi Elektronik Registrasi Dan Pelaporan Pasien Rawat Darurat Menggunakan Microsoft Access Pada Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Laporan Tugas Akhir, Prodi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH Pada rawat darurat, pelayanan kesehatan harus segera diberikan kepada pasien guna menyelamatkan nyawa pasien. Registrasi pada rawat darurat harus dilayani dengan cepat agar pasien dapat segera mendapatkan pelayanan kesehatan lebih lanjut maupun dirujuk. Pelaporan pasien harus di kirim ke dinas kesehatan pada tanggal 5 bulan berikutnya. Tujuan penelitian ini adalah mengimplementasikan aplikasi elektronik registrasi dan pelaporan menggunakan Microsoft Acces pada Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Pre Experimental dengan desain rancangan One Grup Pretest-Postest. Hasil waktu rata – rata kegiatan registrasi dan pelaporan dengan menggunakan buku register adalah 7,89 menit dengan waktu rata – rata kegiatan registrasi 5,23 menit dan waktu rata – rata kegiatan laporan adalah 2,66 menit. Hasil waktu rata – rata kegiatan registrasi dan pelaporan dengan menggunakan aplikasi elektronik Microsoft Acces adalah 3,05 menit dengan waktu rata – rata kegiatan registrasi 1,95 menit dan waktu rata – rata kegiatan laporan adalah 1,11 menit. Hasil uji Paired T-test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 yang berarti ada perbedaan waktu registrasi dan pelaporan dengan menggunakan buku register dan aplikasi elektronik Microsoft Acces. Dari perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi registrasi dan pelaporan menggunakan Microsoft Acces dapat mempercepat kegiatan petugas dalam melakukan registrasi dan pelaporaan. Saran dalam penellitian ini adalah dapat digunakannya aplikasi di Puskesmas Kedungkandang Kota Malang guna mempercepat kegiatan registrasi dan pelaporan. Kata Kunci : Aplikasi Registrasi dan Pelaporan, Rawat Darurat, Microsoft Acces
Cover KTI
tidak tersedia
2018

IMPLEMENTASI PROGRAM APLIKASI ELEKTRONIK REGISTRASI DAN PELAPORAN PASIEN RAWAT DARURAT MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS PADA PUSKESMAS KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AHMAD ZAINUL MUTTAQIN
NIM: 1504000002
Program Studi: POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
Dosen Pembimbing: Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH
Subjek: Aplikasi Registrasi dan Pelaporan, Rawat Darurat, Microsoft Acces
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ahmad Zainul Muttaqin. 2018. Implementasi Program Aplikasi Elektronik Registrasi Dan Pelaporan Pasien Rawat Darurat Menggunakan Microsoft Access Pada Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Laporan Tugas Akhir, Prodi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH Pada rawat darurat, pelayanan kesehatan harus segera diberikan kepada pasien guna menyelamatkan nyawa pasien. Registrasi pada rawat darurat harus dilayani dengan cepat agar pasien dapat segera mendapatkan pelayanan kesehatan lebih lanjut maupun dirujuk. Pelaporan pasien harus di kirim ke dinas kesehatan pada tanggal 5 bulan berikutnya. Tujuan penelitian ini adalah mengimplementasikan aplikasi elektronik registrasi dan pelaporan menggunakan Microsoft Acces pada Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Pre Experimental dengan desain rancangan One Grup Pretest-Postest. Hasil waktu rata – rata kegiatan registrasi dan pelaporan dengan menggunakan buku register adalah 7,89 menit dengan waktu rata – rata kegiatan registrasi 5,23 menit dan waktu rata – rata kegiatan laporan adalah 2,66 menit. Hasil waktu rata – rata kegiatan registrasi dan pelaporan dengan menggunakan aplikasi elektronik Microsoft Acces adalah 3,05 menit dengan waktu rata – rata kegiatan registrasi 1,95 menit dan waktu rata – rata kegiatan laporan adalah 1,11 menit. Hasil uji Paired T-test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 yang berarti ada perbedaan waktu registrasi dan pelaporan dengan menggunakan buku register dan aplikasi elektronik Microsoft Acces. Dari perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi registrasi dan pelaporan menggunakan Microsoft Acces dapat mempercepat kegiatan petugas dalam melakukan registrasi dan pelaporaan. Saran dalam penellitian ini adalah dapat digunakannya aplikasi di Puskesmas Kedungkandang Kota Malang guna mempercepat kegiatan registrasi dan pelaporan. Kata Kunci : Aplikasi Registrasi dan Pelaporan, Rawat Darurat, Microsoft Acces
Cover KTI
2018

IMPLEMENTASI SISTEM PENDAFTARAN ELEKTRONIK BERBASIS DESKTOP UNTUK ENTRI DATA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS BARENG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ELMA NADIN AUFADILA
NIM: 1504000053
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Achmad Zani Pitoyo, M. Kes, MMRS and Pratiwi, B.Sc., S.Pd.,Biomed).
Subjek: implementation, application, patient registration, data entry time
Lihat Abstraksi
IABSTRAK Elma Nadin Aufadila, 2018. “Implementasi Sistem Pendaftaran Elektronik Berbasis Desktop Untuk Entri Data Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Bareng Kota Malang”. (pembimbing Achmad Zani Pitoyo, M.Kes., MMRS dan Pratiwi, B.Sc.,S.Pd.,Biomed). Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama. Pelayanan utama yaitu pelayanan kesehatan rawat jalan. Pada pendaftaran rawat jalan yang ada di puskesmas bareng menggunakan sistem komputerisasi dengan Ms. Excel, hal ini akan memperhambat proses pendaftaran dan memperlama waktu pelayanan serta sangat mempengaruhi waktu tunggu pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem pendaftaran elektronik berbasis desktop untuk entri data pasien rawat jalan. Pembuatan aplikasi menggunakan metode pengembangan sistem waterfall dan rancangan penelitian praeksperimen Pretest dan Posttest Group. Variabel yang diteliti yaitu waktu entri data pasien rawat jalan. Pretest menggunakan Ms. Excel berjumlah 46 kunjungan pasien dan Posttest menggunakan aplikasi desktop berjumlah 46 kunjungan pasien. Hasil penelitian menunjukan jumlah waktu Pretest sebesar 10,48 menit 0,60 detik dan jumlah waktu Posttest sebesar 6,38 menit 0,63 detik. Hasil uji blackbox testing menunjukan 100% dengan tingkat kegunaan 84,6% serta kemudahan 85,8% dengan cara memberikan kuesioner kepada petugas pendaftaran rekam medis rawat jalan. Hasil Uji Chi Square didapatkan nilai sig (0,1) X² ≥ 2,706 sehingga H0 ditolak. Berdasarkan hasil diatas, disimpulkan bahwa waktu entri data menggunakan aplikasi desktop lebih cepat dari pada menggunakan Ms. Excel. Diharapkan aplikasi ini dapat diterapkan di Puskesmas Bareng Kota Malang sehingga entri data pasien dilakukan tepat waktu dan mempermudah petugas dalam pengerjaan tersebut. Kata kunci : implementasi, aplikasi, pendaftaran pasien,waktu entri data
Cover KTI
2018

IMPLEMENTASI SISTEM PENDAFTARAN ELEKTRONIK BERBASIS DESKTOP UNTUK ENTRI DATA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS BARENG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ELMA NADIN AUFADILA
NIM: 1504000053
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Achmad Zani Pitoyo, M. Kes, MMRS and Pratiwi, B.Sc., S.Pd.,Biomed).
Subjek: implementation, application, patient registration, data entry time
Lihat Abstraksi
IABSTRAK Elma Nadin Aufadila, 2018. “Implementasi Sistem Pendaftaran Elektronik Berbasis Desktop Untuk Entri Data Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Bareng Kota Malang”. (pembimbing Achmad Zani Pitoyo, M.Kes., MMRS dan Pratiwi, B.Sc.,S.Pd.,Biomed). Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama. Pelayanan utama yaitu pelayanan kesehatan rawat jalan. Pada pendaftaran rawat jalan yang ada di puskesmas bareng menggunakan sistem komputerisasi dengan Ms. Excel, hal ini akan memperhambat proses pendaftaran dan memperlama waktu pelayanan serta sangat mempengaruhi waktu tunggu pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem pendaftaran elektronik berbasis desktop untuk entri data pasien rawat jalan. Pembuatan aplikasi menggunakan metode pengembangan sistem waterfall dan rancangan penelitian praeksperimen Pretest dan Posttest Group. Variabel yang diteliti yaitu waktu entri data pasien rawat jalan. Pretest menggunakan Ms. Excel berjumlah 46 kunjungan pasien dan Posttest menggunakan aplikasi desktop berjumlah 46 kunjungan pasien. Hasil penelitian menunjukan jumlah waktu Pretest sebesar 10,48 menit 0,60 detik dan jumlah waktu Posttest sebesar 6,38 menit 0,63 detik. Hasil uji blackbox testing menunjukan 100% dengan tingkat kegunaan 84,6% serta kemudahan 85,8% dengan cara memberikan kuesioner kepada petugas pendaftaran rekam medis rawat jalan. Hasil Uji Chi Square didapatkan nilai sig (0,1) X² ≥ 2,706 sehingga H0 ditolak. Berdasarkan hasil diatas, disimpulkan bahwa waktu entri data menggunakan aplikasi desktop lebih cepat dari pada menggunakan Ms. Excel. Diharapkan aplikasi ini dapat diterapkan di Puskesmas Bareng Kota Malang sehingga entri data pasien dilakukan tepat waktu dan mempermudah petugas dalam pengerjaan tersebut. Kata kunci : implementasi, aplikasi, pendaftaran pasien,waktu entri data
Cover KTI
tidak tersedia
2018

IMPLEMENTASI SMART BOOK FOR CLASSIFICATION AND CODEFICATION INPATIENT DIAGNOSIS TERHADAP AKURASI KODEFIKASI DIAGNOSIS DI UNIT RAWAT INAP BERDASARKAN ICD-10 DI RUMAH SAKIT DR. M. MUNIR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Dian Putri Amalia
NIM: 1404000050
Program Studi: Perekam Medis dan Informasi Kesehatan
Dosen Pembimbing: drg. Rinawati Basuki, M.Kes
Subjek: Smart Book for Classification and Codefication Inpatient Diagnosis, Pengkodean
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dian Putri Amalia, 2018. “Implementasi Smart Book for Classification and Codefication Inpatien Diagnosis Terhadap Akurasi Kodefikasi Diagnosis di Unit Rawat Inap Berdasarkan ICD-10 di RSAU dr. M. Munir Malang” D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. (Dibawah bimbingan drg. Rinawati Basuki, M.Kes) Klasifikasi dan kodefikasi penyakit masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan merupakan salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki oleh lulusan perekam medis. Kegiatan klasifikasi dan kodefikasi di RSAU dr. M. Munir Malang dilakukan oleh seorang petugas rekam medis yang dalam menentukan kode diagnosa berkas rawat inap masih jarang menggunakan ICD-10, namun menggunakan internet sebagai pedoman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keakuratan kodefikasi sebelum dan sesudah menggunakan Smart Book for Classification and Codefication Inpatien Diagnosis di RSAU dr. M. Munir Malang. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi experiment) non equivalent pretest and posttest dengan membandingkan hasil observasi sebelum dan sesudah menggunakan Smart Book for Classification and Codefication Inpatien Diagnosis di RSAU dr. M. Munir Malang. Instrument yang digunakan adalah lembar checklist, kalkulator, dan ICD-10. Jumlah sampel yang digunakan adalah 71 berkas rekam medis rawat inap. Dari hasil uji statistik menggunakan Uji Z Independen didapatkan nilai Sig. kurang dari 0,05 yaitu 0,000 sehingga H0 ditolak dan dapat diartikan bahwa terdapat peningkatan prosentase keakuratan koding diagnosis berkas rawat inap antara sebelum dan sesudah implementasi Smart Book for Classification and Codefication Inpatient Diagnosis yaitu sebesar 69%. Oleh karena itu, Smart Book for Classification and Codefication Inpatient Diagnosis dapat dijadikan alternatif bantuan dalam melakukan kodefikasi diagnosa berkas rawat inap di RSAU dr. M. Munir Malang. Kata kunci : Smart Book for Classification and Codefication Inpatient Diagnosis, Pengkodean, Diagnosis Rawat Inap.
Cover KTI
2018

IMPLEMENTASI TRACER ELEKTRONIK DI PUSKESMAS KEDUNGKANDANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FARIA NOVITA INDRIANA
NIM: 1504000006
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Dr.Ganif djuwadi, SST.,S.pd., M.Kes
Subjek: Electronic Tracer, MRD Preparation, Time
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Faria Novita Indriana. 2018. Implementasi Tracer elektronik Pada Puskesmas Kedungkandang. Laporan Tugas Akhir D – III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Dr.Ganif djuwadi, SST.,S.pd., M.Kes Kegiatan yang dilakukan pada bagian penyiapan berkas yaitu menyiapkan dokumen rekam medis untuk pasien baru maupun pasien lama, dari mulai pasien mendaftar ke loket pendaftaran sampai pasien mendapat dokumen.Pada saat PKL di Puskesmas Kedungkandang dalam penyiapan DRM membutuhkan waktu yang lama dengan rata – rata 14,0 menit di karenakan prosesnya yang masih manual. Untuk mempercepat pelayanan dalam penyiapan DRMkemudian dibuatlah aplikasitracer elektronik untuk mempercepat pelayanan. Penelitian ini menggunakan rancangan rancangan pra-eskperimen menggunakan desain pretest and post-test dengan pendekatan kuantitatif,. peneliti membandingkan kecepatan penyiapan dokumen rekam medis sebelum menggunakan aplikasi tracer elektronik dan sesudah menggunakan aplikasi tracer elektronik. Teknik analisis data adalah analisis data kuantitatif dengna menggunakan uji T untuk dua sampel berpasangan (Paired T-Test) dengan SPSS23.0 Hasil Penelitian menunjukkan bahwa waktu selisih total sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi adalah adalah 6,17 menit. Dari hasil tersebut dilakukan analisis data dan didapatkan bahwa nilai T-hitung > T-tabel serta nilai signikansi sejumlah p = 0,000, hal ini membuktikan bahwa adanya hubungan sebelum dan sesudah adanya aplikasi. Kata Kunci: Tracer elektronik, penyiapan DRM, kecepatan
Cover KTI
tidak tersedia
2018

JUS BERBASIS BIT MERAH (Beta vulgaris) DENGAN PENAMBAHAN NANAS SMOOTH CAYENNE (Ananas comosus (L) merr.) SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL BAGI PENDERITA HIPERTENSI

Lihat Detail Karya
Penulis: SAFAROTUL MAGFIROH
NIM: 1503000003
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Maryam Razak STP, M.Si
Subjek: Jus bit merah (Beta vulgaris), Nanas Smooth Cayenne (Ananas comosus (L) Merr.), Mutu Organoleptik
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Safarotul Magfiroh, 2018 Jus Berbasis Bit Merah (Beta Vulgaris) dengan Penambahan Nanas Smooth Cayenne (Ananas Comosus (L) merr.) sebagai Pangn Fungsional bagi Penderita Hipertensi (Dibawah bimbingan Maryam Razak STP, M.Si) Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistol, yang tingginya tergantung umur individu yang terkena. Bit merah (Beta vulgaris) merupakan salah satu sayuran kaya akan nitrat anorganik, senyawa antioksidan betalain yang tinggi, asam folat, riboflavin, kaya akan mineral, salah satunya kalium. Kadar kalium dan asam folat didalam bit memiliki peran penting dalam proses mengatur tekanan darah. Penambahan nanas bertujuan untuk mengurangi tanah pada bit merah. Nanas umumnya memiiki rasa manis dan segar. Selain itu, nanas juga mengandung kalium dan vitamin C yang mampu membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu organoleptik, kandungan kandungan kalium, aktivitas antioksidan, serta kadar nitrat pada perlakuan terbaik jus bit merah (Beta vulgaris) dengan penambahan nanas smooth cayenne (Ananas comosus (L) merr.) sebagai pangan fungsional bagi penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan tiga taraf perlakuan, dengan perbandingan bit merah : nanas, P1 (100:37.5), P2 (100:50) dan P3 (100:62.5). Uji kalium menggunakan uji Spektometri dan Uji aktivitas antioksidan menggunakan Spektometri DPPH dan dikonversikan ke IC50. Uji nitrat menggunakan spektrofotometer UV reduksi kadmium. Hasil data organoleptik akan dioleh secara dekriptif dan analisis statistika Kruskal Wallis dengan uji lanjut Mann Whitney untuk mutu organoleptik. Analisis statistika mutu kimia dengan menggunakan One-way ANOVA dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test. Hasil produk menunjukkan bahwa penambahan proporsi nanas smooth cayenne memberikan pengaruh signifikan pada mutu organoleptik jus. Aroma langu pada bit merah tertutupi dengan penambahan nanas. Rasa jus semakin manis, serta warna jus yang cenderung merah keunguan. Daya terima panelis terhadap mutu organoleptik jus (aroma, rasa dan warna) cenderung disukai. Kadar kalium jus meningkat disetiap perlakuan dengan rata-rata 468-1128 mg/100ml. Hasil uji aktivitas antioksidan jus rata-rata berkekuatan lemah-sedang (166.9-101.4 µg/ml). Taraf perlakuan P3 merupakan taraf perlakuan terbaik dengan karakteristik rasa manis sedikit asam, warna merah keunguan, aroma normal khas nanas, kandungan kalium 906 mg/100ml dan aktivitas antioksidan sedang. Kadar nitrat pada perlakuan terbaik sebesar 555 mg/100 ml. Diperlukan penelitian lebih lanjut terhadap penggunan bonggol nanas, karena memiliki aktivitas antioksidan. Diperlukan penelitian lebih lanjut terkait penambahan proporsi nanas dalam jus, serta penambahan bahan pangan lain yang memiliki rasa segar untuk menambah daya terima mutu organoleptik jus. Kata Kunci: Jus bit merah (Beta vulgaris), Nanas Smooth Cayenne (Ananas comosus (L) Merr.), Mutu Organoleptik, Kadar Kalium, Aktivitas Antioksidan, Taraf perlakuan terbaik, Nitrat.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

JUS JERUK MANIS (Citrus sinensis.) DENGAN PENAMBAHAN NANAS SMOOTH CAYENNE (Ananas Comosus (L) Merr.) TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK, KANDUNGAN KALIUM DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL UNTUK MENINGKATKAN VO2 MAX ATLET

Lihat Detail Karya
Penulis: HASAN PRIYA ATMAJA
NIM: 1503000002
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Maryam Razak STP, M.Si
Subjek: Jus Jeruk Manis (Citrus Sinensis.), Nanas Smooth Cayenne, Mutu Organoleptik, Kadar Kalium
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hasan Priya Atmaja,2018 Jus Jeruk Manis (Citrus Sinensis.)dengan Penambahan Nanas Smooth Cayenne (Ananas Comosus (L) merr.) Terhadap Mutu Organoleptik, Kandungan Kalium dan Aktivitas Antioksidan Sebagai Minuman Fungsional Untuk meningkatkan VO2 Max Atlet (Dibawah bimbingan Maryam Razak STP, M.Si) Daya tahan tubuh dalah kemampuan kondisi tubuh untuk melakukan aktivitas atau kerja dalam waktu yang lama tanpa mengalami kelelahan. Berdasarkan penggunaan sistem energi ketahanan dibedakan menjadi ketahanan aerob dan anaerob. Pengukuran ketahanan aerobik dilakuakan dengan cara mengukur volume oksigen maksimal VO2 Max. Dayatahan aerobik didukung oleh asupan makan salah satunya asupan mineral dan antioksidan. Pemberian 300 mg kalium untuk satu sampai dua jam latihan berguna untuk mengurangi kelelahan dan resiko hypokalemia yang dapat menyebabkan kram dan kelelahan. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui uji mutu organoleptik, kandungan kandungan kalium dan aktivitas antioksidan jus Jeruk Manis (Citrus sinensis.) dengan penambahan nanas smooth cayenne (Ananas comosus (L) merr.) sebagai minuman fungsional bagi olahragawan/ atlet. Penelitian ini merupakan penelitian RAL (Rancangan Acak Lengkap). Jumlah responden mutu organoleptik sebanyak 20 orang dan taraf perlakuan terbaik sebanyak 10 orang. Uji kalium menggunakan uji Spektometri dengan Panjang gelombang 765.5 nm dan Uji aktivitas antioksidan menggunakan Spektometri DPPH dan dikonversikan ke IC50 untuk mengetahui kekuatan aktivitas antioksidan Hasil data akan dioleh secara dekriptif dan analisis statistika Kruskal Wallis dengan uji lanjut Mann Whitney untuk mutu organoleptik. Analisis statistika dengan menggunakan One-way ANOVA dengan uji lanjut Tukey HSD. Hasil produk berupa jus jeruk dengan penambahan nanas smooth cayenne mempunyai rasa manis ber after taste pahit,berwarna kuning keruh, dan beraroma segar khas jeruk manis. Daya terima mutu organoleptik disukai oleh panelis. Kadar kalium meningkat disetiap perlakuan dengan kadar kalium tertinggi adalah 295 mg/100ml. Aktivitas antioksidan dengan menggunakan indickator IC50 dengan rata rata hasil aktivitas antioksidan berkekuatan sedang. Perlakuan 2 merupakan taraf perlakuan terbaik dengan karakteristik rasa manis (++) rasa pahit (+) , warna kuning keruh (++), aroma segar khas jeruk (++), kandungan kalium 272.25 mg/100ml dan aktivitas antioksidan sedang. Diperlukan uji lanjutan berupa interfensi kepada atlit dan perlu berhati-hati terhadap teknik pemrosesan jus jeruk agar tidak menimbulkan rasa pahit. Penelitian ini juga memerlukan uji osmolaritas untuk mengetahui tingkat osmolaritas minuman. Kata Kunci: Jus Jeruk Manis (Citrus Sinensis.), Nanas Smooth Cayenne, Mutu Organoleptik, Kadar Kalium, Aktivitas Antioksidan, Taraf perlakuan terbaik.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

Kajian Dukungan Keluarga, Tingkat Kepatuhan Diet dan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan Yang Pernah Mendapatkan Konseling Gizi Di Puskesmas Cisadea Kota Malang.

Lihat Detail Karya
Penulis: PRIZKI DEANTI KURNIA PUTRI
NIM: 1503000005
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Endang Widajati
Subjek: diabetes mellitus tipe 2, dukungan keluarga, tingkat kepatuhan diet, kadar gula darah
Lihat Abstraksi
Prizki Deanti Kurnia Putri, 2018. Kajian Dukungan Keluarga, Tingkat Kepatuhan Diet dan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan Yang Pernah Mendapatkan Konseling Gizi Di Puskesmas Cisadea Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkkes Malang. Pembimbing : Endang Widajati Keberhasilan suatu pengobatan baik secara primer maupun sekunder sangat dipengaruhi oleh kepatuhan penderita Diabetes Melitus untuk menjaga kesehatannya. Selain kepatuhan diet kesembuhan penderita diabetes melitus tipe 2 juga dipengaruhi oleh adanya dukungan keluarga. Jika keluarga mendukung penderita diabetes mellitus untuk tetap konsisten dalam mematuhi aturan diet yang diberikan melalui konseling gizi oleh ahli gizi di puskesmas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dukungan keluarga, tingkat kepatuhan diet dan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 rawat jalan yang pernah mendapatkan konseling gizi di Puskesmas Cisadea Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Variabel yang diteliti meliputi dukungan keluarga, tingkat kepatuhan diet dan kadar gula darah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan yaitu sebesar 80 %, usia responden berada pada rentang 56-65 tahun sebesar 60 %, pendidikan terakhir responden yaitu SD sebesar 60 %, sebagian besar responden bekerja sebagai pedagang dan ibu rumah tangga sebesar 80 %, sebesar 60 % responden menderita diabetes mellitus tipe 2 lebih dari 5 tahun, responden yang tidak mempunyai riwayat penyakit keluarga sebesar 80 %, dukungan keluarga responden dalam kategori baik sebesar 60 % , sebesar 40 % menunjukkan dukungan keluarga responden dalam kategori tidak baik., tingkat kepatuhan diet responden dalam kategori patuh sebesar 20 %, responden dalam kategori tidak patuh sebesar 80 % serta seluruh responden memiliki kadar gula darah diatas normal. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk mengembangkan penelitian yang sejenis dengan menambahkan sampel yang lebih banyak dan menambah variable kualitas hidup sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan diet. Kata kunci : diabetes mellitus tipe 2, dukungan keluarga, tingkat kepatuhan diet, kadar gula darah
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan