Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
šŸ‡®šŸ‡© ID | šŸ‡¬šŸ‡§ EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3541–3550 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN SELF EFFICACY IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI PMB NGADILLAH DESA ASRIKATON, PAKIS

Lihat Detail Karya
Penulis: NURUL HIKMAH
NIM: 1402450097
Program Studi: Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Dosen Pembimbing: Naimah, SKM., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Ita Yuliani, SST., M.Keb.
Subjek: Self Efficacy, Ibu Hamil Trimester III, Tingkat Kecemasan.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hikmah, Nurul. 2018. Hubungan Self Efficacy Ibu Hamil Trimester III dengan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Persalinan di PMB Ngadillah Desa Asrikaton, Pakis. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Naimah, SKM., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Ita Yuliani, SST., M.Keb. Kehamilan merupakan proses fisiologis yang memberikan perubahan pada ibu dari segi fisik maupun psikologis. Perubahan psikologis yang terjadi pada ibu hamil trimester III salah satunya disebabkan karena rasa cemas menjelang persalinan. Perasaan cemas yang berkepanjangan dapat membuat ibu hamil tidak bisa berkonsentrasi dengan baik dan hilangnya rasa kepercayaan diri. Self efficacy pada ibu hamil adalah salah satu faktor psikologis yang memprediksi perilaku ibu dan meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan selama kehamilan. Ibu hamil yang memiliki efikasi diri tinggi dapat menurunkan tingkat kecemasan yang dialaminya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy ibu hamil trimester III dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan. Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh ibu hamil trimester III sejumlah 52 orang dengan teknik sampling purposive sampling. Sampel penelitian sebesar 30 orang ibu hamil trimester III sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa angket skala kepercayaan diri dan Pregnancy Related Anxiety Questionnaire-Revised (PRAQ-R2). Hasil penelitian tentang self efficacy didapatkan 73,33% dengan self efficacy sedang, sedangkan untuk tingkat kecemasan didapatkan 63,33% dengan kecemasan ringan. Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman Rank didapatkan nilai ρ value = 0,000 < α (0,05) dengan nilai r=0,651 maka H0 ditolak yang artinya ada hubungan self efficacy ibu hamil trimester III dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan dengan koefisien korelasi kuat. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan self efficacy ibu hamil khususnya trimester III sehingga menurunkan kecemasan menjelang persalinan. Kata Kunci: Self Efficacy, Ibu Hamil Trimester III, Tingkat Kecemasan.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN SELF EFFICACY IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI PMB NGADILLAH DESA ASRIKATON, PAKIS

Lihat Detail Karya
Penulis: NURUL HIKMAH
NIM: 1402450097
Program Studi: Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Dosen Pembimbing: Naimah, SKM., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Ita Yuliani, SST., M.Keb.
Subjek: Self Efficacy, Ibu Hamil Trimester III, Tingkat Kecemasan.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hikmah, Nurul. 2018. Hubungan Self Efficacy Ibu Hamil Trimester III dengan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Persalinan di PMB Ngadillah Desa Asrikaton, Pakis. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Naimah, SKM., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Ita Yuliani, SST., M.Keb. Kehamilan merupakan proses fisiologis yang memberikan perubahan pada ibu dari segi fisik maupun psikologis. Perubahan psikologis yang terjadi pada ibu hamil trimester III salah satunya disebabkan karena rasa cemas menjelang persalinan. Perasaan cemas yang berkepanjangan dapat membuat ibu hamil tidak bisa berkonsentrasi dengan baik dan hilangnya rasa kepercayaan diri. Self efficacy pada ibu hamil adalah salah satu faktor psikologis yang memprediksi perilaku ibu dan meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan selama kehamilan. Ibu hamil yang memiliki efikasi diri tinggi dapat menurunkan tingkat kecemasan yang dialaminya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy ibu hamil trimester III dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan. Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh ibu hamil trimester III sejumlah 52 orang dengan teknik sampling purposive sampling. Sampel penelitian sebesar 30 orang ibu hamil trimester III sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa angket skala kepercayaan diri dan Pregnancy Related Anxiety Questionnaire-Revised (PRAQ-R2). Hasil penelitian tentang self efficacy didapatkan 73,33% dengan self efficacy sedang, sedangkan untuk tingkat kecemasan didapatkan 63,33% dengan kecemasan ringan. Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman Rank didapatkan nilai ρ value = 0,000 < α (0,05) dengan nilai r=0,651 maka H0 ditolak yang artinya ada hubungan self efficacy ibu hamil trimester III dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan dengan koefisien korelasi kuat. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan self efficacy ibu hamil khususnya trimester III sehingga menurunkan kecemasan menjelang persalinan. Kata Kunci: Self Efficacy, Ibu Hamil Trimester III, Tingkat Kecemasan.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN SIKAP DENGAN KESIAPAN SUAMI TENTANG RUJUKAN PADA IBU HAMIL BERESIKO TINGGI DI WILAYAH PUSKESMAS WAGIR KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SHELA DESY SARTIKA
NIM: 1402450045
Program Studi: Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang
Dosen Pembimbing: Naimah, S.KM,.M.Kes. Ita Yuliani, S.ST,.M.Keb
Subjek: Ibu Hamil Beresiko Tinggi, Kesiapan Suami, Rujukan, Sikap
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Sartika, Shela Desy. 2018. Hubungan Sikap dengan Kesiapan Suami tentang Rujukan pada Ibu Hamil Beresiko Tinggi Di Wilayah Puskesmas Wagir Kabupaten Malang. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Naimah, S.KM,.M.Kes. Pembimbing II: Ita Yuliani, S.ST,.M.Keb Banyak faktor yang mempengaruhi tingginya angka kematian ibu, salah satunya dikenal dengan 4 terlambat. Di berbagai wilayah di Indonesia, derajat kaum lelaki lebih tinggi dibandingkan dengan kaum perempuan. Anggapan seperti ini mempengaruhi perlakuan suami terhadap kesehatan reproduksi perempuan. Suami siaga merupakan bentuk pendampingan yang diberikan kepada ibu, karena salah satu orang terdekat ibu adalah suami. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan sikap dengan kesiapan suami tentang rujukan pada ibu hamil beresiko tinggi di Wilayah Puskesmas Wagir Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 126 responden, dengan teknik purposive sampling, Responden pada penelitian ini adalah suami ibu hamil beresiko tinggi dengan besar sampel 38 responden pada bulan Juli 2018. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner , pengambilan data dilakukan dengan door to door. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata (53%) suami memiliki sikap positif dan sebagian besar (61%) memiliki kesiapan tentang rujukan pada ibu hamil beresiko tinggi. Berdasarkan teknik analisa data menggunakan uji Spearman Rank Test diperoleh signifikansi 0,025 < α (0,05). Karena signifikansi < α maka H0 ditolak artinya ada hubungan sikap dengan kesiapan suami tentang rujukan pada ibu hamil beresiko tinggi.. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan suami lebih siaga dalam menjaga kehamilan istri. Kata Kunci : Ibu Hamil Beresiko Tinggi, Kesiapan Suami, Rujukan, Sikap
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN STRES KERJA PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN SURGICAL SAFETY CHECKLIST (SSC) DI KAMAR BEDAH RSUD MARDI WALUYO BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: AGUSTINNA LAILI RACHMAWATI
NIM: 1401460030
Program Studi: PROGRAM STUDI D-IV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Rudi Hamarno, S.Kep., Ns, M.Kep. , Sumirah Budi Pertami, S.Kp., M.Kep.
Subjek: Stres Kerja Perawat, Kepatuhan Perawat, SSC.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Stres Kerja Perawat dengan Kepatuhan Perawat dalam Pelaksanaan Surgical Safety Checklist (SSC) di Kamar Bedah RSUD Mardi Waluyo Blitar. Agustinna Laili Rachmawati (2018). Skripsi, Program Studi D IV Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I Rudi Hamarno, S.Kep., Ns, M.Kep. Pembimbing II Sumirah Budi Pertami, S.Kp., M.Kep. Kata Kunci: Stres Kerja Perawat, Kepatuhan Perawat, SSC. Stres kerja memberikan dampak negatif apabila kemampuan seseorang dalam menghadapi stres rendah. Stres yang berlebihan mengakibatkan penurunan kinerja. Salah satu kinerja perawat kamar bedah yaitu pelaksanaan SSC. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan stres kerja perawat dengan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan SSC di kamar bedah RSUD Mardi Waluyo Blitar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya adalah seluruh perawat di kamar bedah RSUD Mardi Waluyo Blitar sejumlah 23 orang, dengan menggunakan teknik purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 16 orang (perawat sirkuler). Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tentang stres kerja dan lembar observasi tentang SSC. Hasil analisis univariat didapatkan hampir seluruhnya perawat kamar bedah RSUD Mardi Waluyo Blitar mengalami stres ringan yaitu 13 orang (81%). Kemudian, sebagian besar perawat kamar bedah RSUD Mardi Waluyo Blitar tidak patuh melaksanakan seluruh poin dalam SSC yaitu 10 orang (63%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman didapatkan hasil p = 0,039, artinya ada hubungan antara stres kerja perawat dengan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan SSC di kamar bedah RSUD Mardi Waluyo Blitar. Rekomendasi dari hasil penelitian ini yaitu peneliti selanjutnya diharapkan dapat mencari faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kepatuhan perawat dalam pelaksanaan surgical safety checklist (SSC) selain dari faktor stres kerja
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER I DI BPM SUMIDYAH IPUNG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MIKRA LATISFIAN
NIM: 1402450082
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Erni Dwi Widyana, SST., M.Kes. Sri Rahayu, S.Kep., Ners., M.Kes
Subjek: Tingkat Kecemasan, Emesis Gavidarum
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Emesis Gravidarum Pada Ibu Primigravida Trimester I Di Bpm Sumidyah Ipung, Kota Malang. Skripsi Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Erni Dwi Widyana, SST., M.Kes. pembimbing Pendamping: Sri Rahayu, S.Kep., Ners., M.Kes Bagi primigravida kehamilan merupakan pengalaman pertama kali dan adanya perubahan fisik merupakan faktor penunjang kecemasan trimester I. Seorang primigravida akan mendapatkan kesulitan dalam mengenali perubahan-perubahan yang terjadi dalam dirinya dan tubuhnya yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti emesis gravidarum pada awal kehamilan. Hal ini menimbulkan konflik psikologi dalam diri ibu yaitu keragu-raguan, ketidakpastian, kegelisahan, dan kecemasan menjadi semakin bertambah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian emesis gravidarum pada ibu primigravida. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampling menggunakan teknik kuota sampling dengan sampel 33 ibu hamil primigravida trimester I, instrument penelitian menggunakan kuesioner ZSAS yang telah dimodifikasi, kemudian dianalisa menggunakan uji Spearmean Rank didapatkan bahwa r hitung -0,553. Nilai tersebut lebih kecil dari < α 0,05, maka terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian emesis gravidarum pada ibu primigravida trimester I. Berdasarkan hasil penelitian tersebut hendaknya menjadi bahan pertimbangan untuk lebih memberikan support pada ibu primigravida trimester I. Kata Kunci : Tingkat Kecemasan, Emesis Gavidarum
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGA DENGAN KEIKUTSERTAAN PASANGAN USIA SUBUR (PUS) BER-KB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOJOLANGU KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: IRMA RAUDATUL JANNAH
NIM: P17311175033
Program Studi: Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, SST., M.Pd. M.Psi, Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes
Subjek: Kesejahteraan Keluarga, Keikutsertaan KB
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Jannah, Irma Raudatul. 2018. Hubungan Tingkat Kesejahteraan Keluarga dengan Keikutsertaan Pasangan Usia Subur (PUS) ber-KB di Wilayah Kerja Puskesmas Mojolangu. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang. Pembimbing Utama: Herawati Mansur, SST., M.Pd. M.Psi Pembimbing pendamping: Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes Tingkat kesejahteraan keluarga merupakan indikator yang penting dalam menentukan kualitas penduduk suatu negara. Fenomena di Indonesia saat ini menunjukkan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir masalah ledakan penduduk menjadi masalah terbesar yang dihadapi oleh indonesia. Berbagai program pembangunan telah, sedang dan akan dilaksanakan untuk mengatasi masalah kependudukan tersebut yaitu melalui program Keluarga Berencana (KB) dan pembangunan keluarga sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kesejahteraan keluarga dengan keikutsertaan PUS ber-KB di wilayah kerja Puskesmas Mojolangu Kota Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh PUS di RW 5 Kelurahan Mojolangu Wilayah Kerja Puskesmas Mojolangu sebanyak 94 pasangan usia subur. Sampel yang digunakan sebanyak 76 pasangan usia subur yang dipilih menggunkan teknik Purposive Sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner dan analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (43,4%) tingkat kesejahteraan keluarga pasangan usia subur tergolong sejahtera I dan Keikutsertaan pasangan usia subur ber-KB sebagian besar (59,2%) mengikuti KB. adapaun dari hasil uji statistik menggunakan Chi Square didapatkan nilai ρ value= 0,028 (ρ value <0,05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan tingkat kesejahteraan keluarga dengan keikutsertaan pasangan usia subur ber-KB. Hasil ini disebabkan karena tingkat kesejahteraan keluarga pasangan usia subur sangat mempengaruhi pasangan usia subur untuk ber-KB. Kata kunci : Kesejahteraan Keluarga, Keikutsertaan KB
Cover KTI
2018

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN,PENGETAHUAN SERTA SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN STATUS GIZI BAYI USIA 6-12 BULAN DI DESA JUNREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU JAWA TIMUR

Lihat Detail Karya
Penulis: YUSHITA NELLVIANAWATI
NIM: 1503000093
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Hasan Aroni,SKM,.MPH
Subjek: tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan, sikap, ASI Eksklusif, status Gizi
Lihat Abstraksi
Abstrak Yushita Nellvianawati.2018 ā€œHUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN,PENGETAHUAN SERTA SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN STATUS GIZI BAYI USIA 6-12 BULAN DI DESA JUNREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU JAWA TIMURā€. Tugas Akhir Program Studi DIII Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dibawah bimbingan Hasan Aroni,SKM,.MPH Latar Belakang : Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu-Anak (GKIA) Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono menyatakan bahwa pihaknya fokus pada empat masalah gizi di 2017 yakni pada cakupan ASI eksklusif, stunting pada balita dua tahun (baduta), anemia pada ibu hamil, dan pemantauan pertumbuhan pada balita. untuk cakupan ASI, pemerintah berharap jumlah tersebut mencapai 80 persen pada 2019. Saat ini cakupan ASI baru mencapai 63 persen. Dari hasil Data dan Informasi Kesehatan 2016 pada wilayah Jawa Timur berdasarkan data dari Kabupaten/Kota diketahui bahwa cakupan bayi yang mendapat ASI Eksklusif di Jawa Timur tahun 2016 sebesar 74%. Sedangkan berdasarkan hasil data Laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) manajemen program intervensi gizi masyarakat Program Studi D-IV Gizi di Dinas Kesehatan Kota Batu cangkupan ASI Eksklusif pada tahun 2016 sebesar 76,91% Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pendidikan,Pengetahuan Serta Sikap Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif dan Status Gizi Bayi Usia 6-12 Bulan Di Desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu Jawa Timur. Metode Penelitan : Desain penelitian menggunakan cross sectional. Jumlah responden penelitian sebanyak 36 ibu yang memiliki bayi suia 6-12 bulan dengan menggunakan systematic random sampling. untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pendidikan,Pengetahuan Serta Sikap Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif dan Status Gizi Bayi Usia 6-12 Bulan Di Desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu Jawa Timur yang menggunakan uji chi – square Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p = 0,016 yang menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Dan p = 0,048 yang menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian ASI ekslusif. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara antara tingkat pendidikan ibu dengan sikap pemberian ASI ekslusif dan tingkat pengetahuan dengan pemberian ASI Eksklusif di Desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu Jawa Timur Kata Kunci : tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan, sikap, ASI Eksklusif, status Gizi
Cover KTI
2018

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PEMANFAATAN POSYANDU DALAM MENUNJANG STATUS GIZI LANSIA DI DESA GONDOWANGI KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: TIA LINDA SARI
NIM: 1503000107
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Ir. AAG Anom Aswin, MPS
Subjek: Level of Knowledge, Attitude, Utilization of Posyandu
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Tia Linda Sari. 1503000107 ā€œHUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PEMANFAATAN POSYANDU DALAM MENUNJANG STATUS GIZI LANSIA DI DESA GONDOWANGI KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANGā€. Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.2018. Pembimbing : Ir. AAG Anom Aswin, MPS Salah satu upaya Pemerintah dalam menyediakan fasilitas kesehatan dan penyelenggaraan upaya kesehatan antara lain adalah dengan mengadakan Posyandu. Posyandu merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang diselenggarakan untuk dan oleh masyarakat dengan dukungan teknis dari petugas kesehatan dalam rangka pencapaian di Desa Gondowangi dari hasil wawancara 30 lansia, peneliti menemukan 17 lansia (57%) di antaranya mengatakan tidak pernah datang ke posyandu, dan 13 orang (43%) lainnya selalu datang ke posyandu untuk memantau status gizi lansia. Penelitian ini adalah studi deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 1482 lansia berumur 50 sampai ≄ 80 tahun. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 18 orang. Teknik pengambilan sampel secara proporsional random sampling. Data diolah dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square menggunakan program pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,6% lansia tidak memanfaatkan posyandu, 66,6% lansia memiliki pengetahuan yang rendah, 50% lansia memiliki sikap tidak baik, 66,6% lansia memiliki dukungan keluarga yang kurang, 11,1% lansia menyatakan peran kader tidak baik. Faktor yang memiliki hubungan bermakna dengan pemanfaatan posyandu lansia adalah sikap lansia. Sedangkan faktor yang tidak memiliki hubungan dengan pemanfaatan posyandu lansia adalah tingkat pengetahuan. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Sikap, Pemanfaatan Posyandu
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINGKAT KONSUMSI (Energi, Protein, FE, dan Vitamin C) DENGAN KADAR HEMOGLOBIN TERHADAP KEJADIAN ANEMIA REMAJA PUTRI DI MTs AL-MA’ARIF 01 SINGOSARI

Lihat Detail Karya
Penulis: Lili Nuryani
NIM: 1203410041
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: I Nengah Tanu Komalyna., DCN.SE., M.Kes dan Tapriadi., SKM., MPd
Subjek: Anemia, Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsumsi Energi, Protein, Zat Besi dan Vitamin C
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Lili Nuryani, 2017 : ā€œHUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINGKAT KONSUMSI (Energi, Protein, FE, dan Vitamin C) DENGAN KADAR HEMOGLOBIN TERHADAP KEJADIAN ANEMIA REMAJA PUTRI DI MTs AL-MA’ARIF 01 SINGOSARIā€. Dibawah Bimbingan : I Nengah Tanu Komalyna., DCN.SE., M.Kes dan Tapriadi., SKM., MPd Menurut Data Depkes RI (2005), prevalensi anemia pada remaja wanita (usia15-19 tahun) adalah 26,5 % dan pada wanita usia subur 26,9%. Hasil analisis (2005) tentang prevalensi anemia remaja (usia 10-19 tahun) adalah 25,5% dengan anemia pada remaja pria sebesar 21% dan pada remaja wanita 30%. Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia yang berakibat buruk bagi penderita terutama golongan rawan gizi yaitu anak balita, anak sekolah, remaja, ibu hamil dan menyusui serta pekerja terutama yang berpenghasilan rendah (Suharno, 1993). Mengetahui apakah terdapat Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Tingkat Konsumsi ( Energi, Protein, Fe, dan Vitamin c) Dengan Kadar Hemoglobin Terhadap Kejadian Anemia Remaja Putri Di MTS al-ma’arif 01 Singosari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji stsatistik Chi Square terhadap tingkat pengetahuan dengan tingkat konsumsi energi pada tingkat kepercayaan 95% didapatkan p value lebih besar dari alfa (0,342 > 0,05). Sehingga H0 diterima dan H1 ditolak yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat konsumsi energi responden. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa hasil uji statistik Chi Square terhadap tingkat pengetahuan dengan tingkat konsumsi protein pada tingkat kepercayaan 95% didapatkan p value lebih besar dari alfa (0,043 > 0,05). Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat konsumsi protein responden. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa hasil uji statistik Chi Square terhadap tingkat pengetahuan dengan tingkat konsumsi zat besi pada tingkat kepercayaan 95% didapatkan p value lebih besar dari alfa (0,640 > 0,05). Sehingga H0 diterima dan H1 ditolak yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat konsumsi Zat besi. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% dengan p value lebih besar dari pada alfa (0,314 > 0,05). Sehingga H0 diterima H1 ditolak, yang menyatakan tidak hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan vitamin c. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa hasil uji statistik dengan mengunakan Chi-Square pada tingkat kepercyaan 95% dengan P value lebih besar dari alfa (0,173 >0.05) Sehingga H0 diterima H1 ditolak, yang menyatakan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat konsumsi energi responden dengan status anemia, karena peran energi disini bukan sebagai factor resiko terhadap kejadian anemia. Dengan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan memiliki hubungan yang sangat kuat dengan tingkat konsumsi protein kaitannya dengan kejadian anemia pada remaja putri di MTs 01 Al-Ma’arif Singosari. Kata Kunci : Anemia, Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsumsi Energi, Protein, Zat Besi dan Vitamin C
Cover KTI
2018

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PELAKSANAAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMI DENGAN GENERAL ANASTESI DI RUANG BEDAH RUMAH SAKIT LAVALETTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MAWARDIN
NIM: P17211175012
Program Studi: D IV Keperawatan
Dosen Pembimbing: Dr. Ekowati Retnaningtyas, S.Kep M.Kes,
Subjek: Knowledge Level, Early Mobilization, Post Laparatomi Operation
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Pelaksanaan Mobilisasi Dini Pada Pasien Post Operasi Laparatomi Dengan General Anastesi Di Ruang Bedah Rumah Sakit Lavalette Malang. Mawardin (2017). Skripsi, Program Studi D-IV Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (utama) Ibu Dr. Ekowati Retnaningtyas, S.Kep M.Kes, (pendamping) Bapak Joko Wiyono, S.Kp M.Kep Sp.Kom. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Mobilisasi Dini, Post Operasi Laparatomi Mobilisasi dini sebagai suatu usaha untuk mempercepat penyembuhan dari suatu penyakit tertentu yang telah merubah cara hidupnya yang normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan mobilisasi dini pada pasien post operasi laparatomi dengan general anastesi di Ruang Bedah RS. Lavalette Malang. Penelitian ini menggunakan desain studi korelasional dengan pendekatan crosssectional yang menggunakan instrumen berupa kuesioner. Subyek penelitian adalah pasien yang post operasi laparatomi yaitu 30 responden. Uji statistik menggunakan Spearman Rank untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan mobilisasi dini pada pasien post operasi laparatomi dengan general anastesi di ruang Bedah RS. Lavalette Malang. Hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan baik yaitu 23 pasien (77%). Sedangkan responden yang melaksanaan mobilisasi dini post operasi laparatomi dengan kategori cukup yaitu 14 pasien (47%). Berdasarkan hasil analisa statistik uji korelasi Spearman Rank didapatkan nilai ρ value 0,017. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa ρ value lebih kecil dari α (0,05) atau 0,017 < 0,05. Dengan demikian, maka kesimpulan yang diambil adalah Ho ditolak, yang berarti ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan mobilisasi dini pada pasien post operasi laparatomi dengan general anastesi di Ruang Bedah RS. Lavalette Malang.
Chatbot Perpustakaan
šŸ“š

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo šŸ‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan