Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3491–3500 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU BALITA, POLA ASUH GIZI, KUALITAS MP-ASI, SERTA TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA KAMBINGAN KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Alifah Putri Islamiyah
NIM: 1503000106
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan Setyobudi, STP., M.Kes
Subjek: Pengetahuan Ibu Balita, Pola Asuh Gizi, Kualitas MP-ASI, Tingkat Konsumsi Energi
Lihat Abstraksi
ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU BALITA, POLA ASUH GIZI, KUALITAS MP-ASI, SERTA TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA KAMBINGAN KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG Alifah Putri Islamiyah Program Studi D-III Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Email : alifahputri09@gmail.com ABSTRAK LATAR BELAKANG :Masa balita adalah periode perkembangan fisik dan mental yang pesat. Pada masa ini berlangsung proses tumbuh kembang yang sangat pesat yaitu pertumbuhan fisik dan perkembangan psikomotorik, mental, dan sosial. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan masalah gizi pada balita adalah penyakit infeksi yang pernah atau sering diderita oleh balita. Berdasarkan hasil kegiatan Riskesdas tahun 2013, prevalensi gizi buruk dan gizi kurang pada balita di Kabupaten Malang sebesar 14,9%, balita pendek dan sangat pendek 27,3%, sedangkan balita kurus dan sangat kurus sebesar 8,8% dan ada kecenderungan meningkat dari data tahun 2010. Penelitian dilakukan di 3 kecamatan yaitu di Kecamatan Wagir, Pagak, dan Pujon dengan prevalensi gizi buruk masing-masing sebesar 0,95%, 0,86%, dan 0,30%. Berdasarkan data tersebut, maka diperlukan penelitian mengenai hubungan antara tingkat pengetahuan ibu balita, pola asuh gizi, kualitas MP-ASI, serta tingkat konsumsi energi dan protein dengan status gizi balita di Desa Kambingan Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Tujuan :Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu balita, pola asuh gizi, kualitas MP-ASI, serta tingkat konsumsi energi dan protein balita denganstatus gizi balita di Desa Kambingan Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 50 responden. Pengumpulan data diperoleh dengan cara wawancara melalui kuesioner. Cara pengolahan data akan diolah dan dianalisis secara deskriptif dengan uji kendall tau. Hasil dan Kesimpulan :Tingkat pengetahuan ibu balita di Desa Kambingan tergolong cukup baik dengan rata-rata 62%. Untuk pola asuh gizi ASI balita sudah baik dengan rata-rata 79% sedangkan untuk MP-ASI termasuk dalamk ategori cukup baikdengan rata-rata 55% . Sedangkan untuk tingkat konsumsi energi masih termasuk kedalam deficit tingkat sedang dan untuk tingkat konsumsi protein termasuk ke dalam deficit tingkat berat.Status Gizi balita di Desa Kambingan rata-rata dalam kategori normal. Hasil analisis uji kendall taupada tingkat kepercayaan 95% menununjukkan bahwa tidak ada factor yang berhubungan dengan status gizi balita. Kata Kunci : Pengetahuan Ibu Balita, Pola Asuh Gizi, Kualitas MP-ASI, Tingkat Konsumsi Energi, Tingkat Konsumsi Protein, Status Gizi.
Cover KTI
2018

HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN ZAT GIZI MAKRO, SERTA AKTIFITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI LANSIA OVERWEIGHT DI RSIA PURI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SHINTA WULANDARI
NIM: 1403410029
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Sutomo Rum Teguh Kaswari dan Diniyah Kholidah.
Subjek: Status Gizi berdasarkan IMT, Asupan Energi, Asupan Karbohidrat, Asupan Protein, Asupan Lemak
Lihat Abstraksi
ABSTRAK SHINTA WULANDARI, 2018. Hubungan Asupan Energi dan Zat Gizi Makro, serta Aktifitas Fisik dengan Status Gizi Lansia Overweight di RSIA Puri Malang. Pembimbing Sutomo Rum Teguh Kaswari dan Diniyah Kholidah. Gizi lebih (overweight dan obesitas) merupakan faktor risiko terjadinya penyakit degeneratif. Proses metabolisme yang menurun pada lanjut usia, bila tidak diimbangi dengan peningkatan aktifitas fisik atau penurunan jumlah makanan maka jumlah kalori yang berlebih akan diubah menjadi lemak sehingga mengakibatkan kegemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, asupan energi dan zat gizi makro, serta aktifitas fisik pada lansia overweight di RSIA Puri Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan survey cross sectional. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling, didapatkan sampel penelitian sebanyak 46 responden. Penelitian ini menunjukkan hasil uji statistik menggunakan Spearman Correlation test antara status gizi berdasarkan IMT terhadap aktifitas fisik diperoleh nilai p-value > 0,05 yaitu 0,135 dan rs < 0,036 yaitu 0,224. Spearman Correlation test antara status gizi berdasarkan IMT terhadap asupan energi diperoleh nilai p-value < 0,05 yaitu 0,017 dan rs > 0,036 yaitu 0,350. Spearman Correlation test antara status gizi berdasarkan IMT terhadap asupan karbohidrat diperoleh nilai p-value < 0,05 yaitu 0,014 dan rs > 0,036 yaitu 0,360. Spearman Correlation test antara status gizi berdasarkan IMT terhadap asupan protein diperoleh nilai p-value < 0,05 yaitu 0,001 dan rs > 0,036 yaitu 0,461. Spearman Correlation test antara status gizi berdasarkan IMT terhadap asupan lemak diperoleh nilai p-value < 0,05 yaitu 0,018 dan rs > 0,036 yaitu 0,346. Adanya hubungan antara status gizi berdasarkan IMT dengan asupan energi, karbohidrat, protein, dan lemak. Penyuluhan secara berkala merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk merubah pengetahuan pasien rawat jalan lansia overweight mengenai pentingnya aktifitas fisik dan pengaturan asupan makanan untuk mencegah meningkatnya risiko obesitas. Kata kunci: Status Gizi berdasarkan IMT, Asupan Energi, Asupan Karbohidrat, Asupan Protein, Asupan Lemak, Aktifitas Fisik, Overweight pada Lansia
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN BERMAIN GAME ONLINE DOTA 2 TERHADAP POLA MAKAN DAN STATUS GIZI PADA ORANG DEWASA DI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RENALDO DEVAN SEPTIAN
NIM: 1503000057
Program Studi: PROGAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Ir. Astutik Pudjirahaju., M.Si
Subjek: Hubungan, Video Game, Pola Makan, Status Gizi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Renaldo D. Septian. Hubungan Bermain Game Online Dota2 Terhadap Pola Makan dan Status Gizi Pada Orang Dewasa di Kota Malang. Dibawah bimbingan. Ir. Astutik Pudjirahaju., M.Si Dilatar belakangi semakin majunya era digital sekarang, game online merupakan sebuah trend dan hobi baru di kalangan anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Hal ini dibuktikan banyaknya jumlah pemain game online di tingkat global maupun nasional. Seseorang yang gemar bermain dan sudah masuk kategori addicted dapat mempengaruhi pola makan dan berdampak pada status gizi seseorang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bermain video game online Dota 2 terhadap pola makan dan status gizi orang dewasa di Kota Malang.penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan mengambil sample sebanyak 57 sampel. Analisa data yang di gunakan adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian kategori bermain Video Game Online Dota 2 kategori terbanyak adalah problembatic yang mencapai 58%. Rata-rata kebutuhan energy, protein, lemak, kalsium, natrium, kalium, kolin pada nilai lebih kecil dari 70%, sedangkan untuk zat gizi karbohidrat, fosfor, besi, vitamin C, dan serat memiliki tingkat pemenuhan kebutuhan 70-80%. Rata - rata skor PPH kelompok usia dewasa 19-29 tahun diperoleh rata-rata skor PPH sebesar 72.29 ± 12.67. Rata-rata skor PPH tertinggi terdapat pada kelompok pangan padi-padian (22.13 ± 3.05) dan skor PPH namun masih belum mencapai skor maksimal. Skor PPH terkecil terdapat pada kelompok pangan umbi-umbian (1.28 ± 0.29), gula (1.59 ± 0.32) dan minyak/lemak (3.2 ± 3.9). Dari hasil analisis uji statistic menunjukan tidak adanya hubungan antara bermain video game online Dota 2 terhadap pola makan dan status gizi responden. Nilai signifikasi korelasi antara variable bermain video game online Dota 2 dengan pola makan responden yaitu p= 0.295. Sedangkan pada variable bermain video game online Dota 2 dengan status gizi responden yaitu p= 0.232 Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara bermain video game online Dota 2 terhadap pola makan dan status gizi pada orang dewasa di Kota Malang. Kata kunci : Hubungan, Video Game, Pola Makan, Status Gizi
Cover KTI
tidak tersedia
2018

Hubungan Body Image dengan Tingkat Konsumsi Energi dan Zat Gizi (Protein, Karbohidrat Dan Lemak) dan Status Gizi Remaja di SMP Negeri 3 Kota Malang.

Lihat Detail Karya
Penulis: SERLI DWI NURHAYATI
NIM: P17111175008
Program Studi: PROGRAM STUDI ALIH JENJANG DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Tapriadi dan I Dewa Nyoman Supariasa.
Subjek: body image, tingkat konsumsi energi, protein, lemak karbohidrat, status gizi.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK SERLI DWI NURHAYATI, 2018. Hubungan Body Image dengan Tingkat Konsumsi Energi dan Zat Gizi (Protein, Karbohidrat Dan Lemak) dan Status Gizi Remaja di SMP Negeri 3 Kota Malang. Pembimbing : Tapriadi dan I Dewa Nyoman Supariasa. Ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh pada remaja dengan menganggap tubuhnya terlalu gemuk membuat remaja melakukan upaya penurunan berat badan dengan cara yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip gizi, Sehingga hal tersebut akan mempengaruhi status gizi, menimbulkan masalah gizi kurang atau masalah gizi lebih. Berdasarkan hasil analisis Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, secara nasional prevalensi kurus pada remaja umur 13-15 tahun adalah 11,1% terdiri dari 3,3% sangat kurus dan 7,8% kurus. Prevalensi gemuk pada remaja adalah 10,8% yang terdiri dari 8,3% gemuk dan 2,5% sangat gemuk. Permasalahan lain yang dihadapi anak usia sekolah adalah masih rendahnya konsumsi energi dan protein dibawah kebutuhan minimal, yaitu sebesar 44,4% dan 30,6%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan body image dengan tingkat konsumsi energi dan zat gizi (protein, karbohidrat dan lemak) dan status gizi remaja di SMP Negeri 3 Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitianan survey analitik dengan rancangan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april 2018 Hasil penelitian menunjukan sebanyak 73,5% responden memiliki body image positif sedangkan 26,5% responden dengan body image negatif. Tingkat konsumsi energi responden, 91,2% termasuk kategori defisit tingkat berat dan 8,8% responden termasuk kategori defisit tingkat sedang. Responden yang memiliki tingkat konsumsi protein defisit tingkat berat sebesar 91,2% responden, tingkat konsumsi defisit tingkat sedang sebesar 5,9% responden dan hanya 2,9% responden termasuk defisit tingkat ringan. Seluruh responden memiliki tingkat konsumsi karbohidrat dengan kategori defisit tingkat berat. Sebesar 85,3% responden dengan tingkat konsumsi lemak defisit tingkat berat dan 11,8% responden defisit tingkat sedang. Status gizi responden yaitu rata-rata sebesar 64,7% adalah normal, sedangkan 12 responden (35,3%) tergolong dalam kategori malnutrisi dengan 2,9% responden sangat kurus, 8,8% responden kurus dan untuk status gizi gemuk dan obesitas masing-masing sebesar 11,8%.. Diharapkan pihak sekolah untuk memberikan edukasi tentang pentingnya gizi remaja sesuai dengan tingkatan sekolah dengan cara memberikan pendidikan gizi oleh guru yang telah mendapat pelatihan pendidikan gizi atau diberikan langsung petugas gizi selain itu juga perlu dipasang poster agar siswa lebih mudah mengingat materi edukasi gizi. Kata kunci : body image, tingkat konsumsi energi, protein, lemak karbohidrat, status gizi.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN BODY MEKANIKA DENGAN KEJADIAN NYERI PUNGGUNG SELAMA KEHAMILAN DI PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RINA FARDIANA
NIM: 1602420029
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Ari Kusmiwiyati, SST., M.Keb.
Subjek: Body Mekanika, Nyeri Punggung, Kehamilan.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Fardiana, Rina. 2017. Hubungan Body Mekanika dengan Kejadian Nyeri Punggung selama Kehamilan. Skripsi. Program Studi D IV Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang.Pembimbing Utama: Jupriyono, S.Kp. M.Kes. Pembimbing Pendamping: Ari Kusmiwiyati, SST., M.Keb. Berdasarkan data Puskesmas Janti Kota Malang terdapat angka cakupan ibu hamil sebanyak 1.134 orang, mulai dari bulan Januari sampai dengan Desember 2016 yang tersebar di dalam 4 wilayah , kunjungan ANC di Puskesmas Janti tercatat sebayak 360 orang dengan berbagai macam ketidaknyamanan, salah satunya yaitu nyeri punggung yang menjadi permasalahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan body mekanika dengan kejadian nyeri punggung selama kehamilan trimester III. Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi ibu hamil trimester III yang ANC di Puskesmas Janti Kota Malang pada bulan Juli 2017 sejumlah 63 orang. Pengambilan sampel secara purposive dengan jumlah sampel 30 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian meggunakan cheklist untuk menilai body mekanika dengan baik dan kuesioner untuk nyeri yang dialami ibu. Berdasarkan uji statistik analisis data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikasi (α = 0,05) didapatkan hasil p value (0,372) > α (0,05) sehingga H0 diterima , artinya tidak terdapat hubungan yang bermakna antara body mekanika dengan nyeri punggung kehamilan. Hal tersebut terjadi karena adanya faktor- faktor di luar penelitan yang lebih mempengaruhi kondisi ibu hamil.Sehingga didarapkan ibu hamil Trimester III yang mengalami nyeri punggung memperhatikan keadaannya secara keseluruhan pada pola kebiasaan keseharian yang dilakukan. Kata Kunci: Body Mekanika, Nyeri Punggung, Kehamilan.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KEBOSANAN KERJA PADA PERAWAT PERIOPERATIF DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MARDI WALUYO BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: Maria Anindyta Widiasti
NIM: 1401460010
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Tri Johan A. Y,S.Kp.,M.Kep.
Subjek: Budaya Organisasi, Kebosanan Kerja, Perawat Perioperatif
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Budaya Organisasi dengan Kebosanan Kerja pada Perawat Perioperatif di IBS RSUD Mardi Waluyo Blitar, Maria Anindyta Widiasti (2018), Skripsi, Program Studi D-IV Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing 1: Dr. Tri Johan A. Y,S.Kp.,M.Kep., Pembimbing 2: Imam Subekti, S.Kp., M.Kep., Sp.Kom. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Kebosanan Kerja, Perawat Perioperatif Kebosanan kerja adalah suatu bagian dari stress kerja yang mungkin saja dapat dialami oleh setiap pekerja karena berbagai faktor. Faktor-faktor yang seringkali dapat menimbulkan kejenuhan yaitu jika hal tersebut dilakukan setiap hari dan menjadi rutinitas atau kebiasaan dalam lingkup kerja. Dalam hal ini, budaya organisasi adalah salah satu faktor yang dipilih untuk menilai adakah terjadinya kebosanan kerja pada perawat perioperatif yang bekerja di ruang operasi. Penelitian ini memiliki rumusan masalah yaitu apa terdapat hubungan antara budaya organisasi dengan kebosanan kerja pada perawat perioperatif di IBS RSUD Mardi Waluyo Blitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara budaya organisasi dengan kebosanan kerja pada perawat perioperatif di IBS RSUD Mardi Waluyo Blitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasi. Adapun data diperoleh dari penyebaran kuesioner selama bulan April kepada 16 responden. Analisa data dari penelitian ini menggunakan analisis SPSS Pearson Product Moment dengan hasil 0.057 ( > 0.050). Berdasarkan hasil tersebut, maka didapat kesimpulan tidak terdapat hubungan antara budaya organisasi dengan kebosanan kerja pada perawat perioperatif di IBS RSUD Mardi Waluyo Blitar. Saran penelitian selanjutnya yaitu faktor-faktor kebosanan kerja yang lain untuk dikembangkan.
Cover KTI
2018

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN IBU POSTPARTUM DALAM MERAWAT BAYI BARU LAHIR DI PUSKESMAS JABUNG

Lihat Detail Karya
Penulis: KINANGGUN SAENGTYASA
NIM: 1402450047
Program Studi: DIPLOMA IV Kebidanan
Dosen Pembimbing: Hupitoyo, S.Kp.,M.Kes
Subjek: Family support, The Mother's ability of newborn caring
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Saengtyasa, Kinanggun. 2018. Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kemampuan Ibu Postpartum dalam Merawat BBL. Skripsi Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Hupitoyo, S.Kp.,M.Kes. Pembimbing Pendamping: Didien Ika Setyarini, S.SiT.,M.Keb Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ibu primipara pada umumnya mempunyai kesulitan dalam melakukan perawatan bayi baru lahir karena belum mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang memadai. Pengetahuan ibu yang rendah berdampak pula pada kemampuan yang dimiliki ibu, hal ini beresiko tinggi terjadinya masalah kesehatan pada bayi baru lahir. Hal yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan pribadi seorang ibu untuk merawat bayinya, hal yang dibutuhkan adalah rasa percaya diri, rasa tenang sebagai orang tua, serta dukungan keluarga. Komponen tersebut dapat diperoleh melalui interaksi ibu dan keluarga serta dapat diperoleh pula melalui adanya sebuah pemberdayaan yang diberikan kepada ibu. Desain penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan prospektif, pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling dalam waktu satu bulan, besar sampel 14 responden. Analisa data menggunakan instrument dukungan keluarga dan instrument kemampuan ibu postpartum dalam merawat BBL. Hasil perhitungan statistic menggunakan uji Spearman Rank diperoleh p hitung sebesar 0,874, dan p tabel sebesar 0,648 pada α 0,005, yang artinya adalah ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kemampuan ibu postpartum dalam merawat BBL. Kesimpulan pada penelitian ini hubungan antara dukungan keluarga dengan kemampuan merawat BBL di Puskesmas Jabung, Kabupaten Malang signifikan p hitung sebesar 0,874 (p hitung > p tabel). Kata Kunci : Dukungan keluarga, Kemampuan ibu merawat BBL
Cover KTI
2018

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN BONDING ATTACHMENT PADA IBU POST PARTUM DI PMB “N” KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NUROTUL NA’IMAH
NIM: 1402450054
Program Studi: DIPLOMA IV Kebidanan
Dosen Pembimbing: Tarsikah, S.SiT.,M.Keb
Subjek: Social Support, Bonding Attachment
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Na’imah, Nurotul. 2018. Hubungan Dukungan Sosial Dengan Bonding Attachment Pada Ibu Post Partum di PMB “N” Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Tarsikah, S.SiT.,M.Keb. Pembimbing Pendamping : Hupitoyo, S.Kp.,M.Kes Angka Inisiasi Menyusui Dini (IMD) pada 1 jam pertama setelah bayi lahir di PMB “N” yaitu 30%, hal ini terbilang masih rendah jika dibandingkan dengan target IMD nasional, sehingga proses bonding attachment pada ibu post partum masih belum berjalan dengan baik. Dalam proses bonding attachment dibutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat, kurangnya dukungan sosial menyebabkan bonding attachment tidak terbentuk dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan bonding attachment pada ibu post partum. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas primipara yang periksa di PMB “N” pada bulan Juli 2018 sejumlah 18 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling yaitu sebanyak 18 responden. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode pengumpulan data dibagi menjadi 2 yaitu persiapan dan pelaksanaan. Persiapan dilakukan dengan menyerahkan surat ijin penelitian, kemudian pelaksanaan dilakukan di PMB “N” dengan membagikan kuesioner kepada ibu nifas primipara yang periksa. Hasil penelitian menunjukkan dukungan sosial cukup sebanyak 50%, dukungan sosial baik sebanyak 27,7%, dukungan sosial kurang sebanyak 22,3%. Bonding attachment baik sebanyak 72,3%, bonding attachment tidak baik sebanyak 27,7%. Dengan uji spearman rank didapatkan P value = 0,878, oleh karena P value > α (0,878 > 0,05), maka disimpulkan tidak ada hubungan antara dukungan sosial dengan bonding attachment pada ibu post partum di PMB “N” Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Kesimpulan tidak ada hubungan antara dukungan sosial dengan bonding attachment pada ibu post partum. Kata Kunci : Dukungan Sosial, Bonding Attachment
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL SUAMI DENGAN PEMAKAIAN METODE KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) RESIKO TINGGI DI RW 03, DESA WONOREJO, KECAMATAN SINGOSARI, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: REMA DWI HERDIANA
NIM: 1402450001
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: (1): Rita Yulifah, S.Kp., M.Kes. (2): Wandi, S.Kep.Ners., M.Pd
Subjek: Dukungan Sosial, Metode Kontrasepsi, Resiko Tinggi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Herdiana, Rema Dwi. 2018. Hubungan Dukungan Sosial Suami dengan Pemakaian Metode Kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) Resiko Tinggi di RW 03, Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (1): Rita Yulifah, S.Kp., M.Kes. Pembimbing (2): Wandi, S.Kep.Ners., M.Pd Pertumbuhan penduduk di Indonesia selalu mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Jika dibiarkan terus menerus maka akan mengalami banyak masalah terutama pada masalah kependudukan. Program keluarga berencana (KB) yang diupayakan dari pemerintah juga belum bisa menurunkan AKI dan AKB. Dalam pemakaian metode kontrasepsi banyak wanita kesulitan menentukan metode kontrasepsi yang tepat untuk dirinya, khususnya pasangan usia subur yang memiliki resiko tinggi. Salah satu hal yang mempengaruhi pemakaian metode kontrasepsi adalah dukungan dari keluarga atau pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial suami dengan pemakaian metode kontrasepsi pada pasangan usia subur resiko tinggi. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 68 orang dan sampel sebesar 58 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner dukungan sosial. Analisa data menggunakan uji chi square. Berdasarkan teknik analisa uji chi square diperoleh nilai p value adalah 0,026 sedangkan α adalah 0,05, karena nilai p value < α, maka H0 ditolak yang artinya ada hubungan antara dukungan sosial suami dengan pemakaian metode kontrasepsi pada pasangan usia subur (PUS) resiko tinggi. Dukungan yang diberikan oleh suami dapat mempengaruhi ibu dalam menggunakan KB. Oleh karena itu, dengan adanya hubungan antara dukungan sosial suami dengan pemakaian metode kontrasepsi, maka petugas kesehatan diharapkan selain memberikan KIE kepada pasangan usia subur resiko tinggi juga disarankan untuk memberikan KIE kepada suami agar suami juga mendapat pengetahuan mengenai pemakaian metode kontrasepsi yang tepat. Kata Kunci: Dukungan Sosial, Metode Kontrasepsi, Resiko Tinggi
Cover KTI
tidak tersedia
2018

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU BEKERJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARJUNO

Lihat Detail Karya
Penulis: LIES TANTIYA MUHARAMI
NIM: 17311175005
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Isman Amin, S.KM., M.Kes. Tri Mardiyanti, M. Mid
Subjek: ASI Eksklusif, Dukungan Suami, Ibu Bekerja
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Muharami, Lies Tantiya. 2018. Hubungan Dukungan Suami Dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Bekerja Di Wilayah Kerja Puskesmas Arjuno. Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Isman Amin, S.KM., M.Kes. Pembimbing Pendamping: Tri Mardiyanti, M. Mid Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik dan lengkap bagi bayi, ibu yang setelah melahirkan disarankan menyusui anaknya dengan ASI saja selama 6 bulan pertama dan meneruskannya hingga anak berumur 2 tahun. Masih rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor ekternal dan internal diantaranya dukungan suami dan pekerjaan ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif pada ibu yang bekerja di wilayah kerja Puskesmas Arjuno. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu bekerja beserta suami yang mempunyai bayi usia 6-9, teknik sampling menggunakan purposive sampling dan didapatkan sampel 45 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (55,6%) suami memberikan dukungan baik dalam pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja dan sebagian besar (60%) ibu bekerja tidak memberikan ASI eksklusif. Analisis data dengan menggunakan chi square dengan nilai α=0,05 didapatkan nilai signifikasi =0,014 (ρ value > 0,05) yang berarti ada hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif pada ibu bekerja. Saran dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan masukan untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang ASI Eksklusif agar lebih mengikutsertakan suami dalam pemberian penyuluhan atau pendidikan kesehatan khususnya pada ibu yang bekerja. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Dukungan Suami, Ibu Bekerja
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan