Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3451–3460 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2018

GAMBARAN KETERLAMBATAN RUJUKAN PADA IBU DI RSUD KANJURUHAN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SINTA DEWANTI
NIM: 1402450046
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tarsikah, S.SiT.,M.Keb, Ari Kusmiwiyati, SST.,M.Keb
Subjek: Keterlambatan Rujukan, Komplikasi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dewanti, Sinta. 2018. Gambaran Keterlambatan Rujukan pada Ibu di RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing I: Tarsikah, S.SiT.,M.Keb. Pembimbing II: Ari Kusmiwiyati, SST.,M.Keb Persalinan dengan sectio caesarea di Indonesia menunjukkan peningkatan, hal ini terjadi akibat dari adanya komplikasi kehamilan sebesar 1,29 dan komplikasi persalinan sebesar 6,63, sedangkan komplikasi pada persalinan dapat terjadi akibat proses rujukan, yaitu ibu bersalin yang tidak dilakukan stabilisasi pada saat rujukan terjadi komplikasi 7,2 kali lebih besar dibandingkan dengan ibu bersalin yang diberikan stabilisasi saat rujukan. Ibu yang mengalami komplikasi kehamilan dan persalinan diawali oleh kondisi ibu serta janin yang tidak optimal, dan sering kali ibu dirujuk sudah pada kondisi yang buruk. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui gambaran keterlambatan rujukan pada ibu di RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang. Desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Populasi ibu dengan kasus rujukan maternal di kamar bersalin, ruang nifas, poli obgyn, kamar operasi, HCU dan IGD dengan jumlah 40 orang. Pengambilan sampel secara accidental sampling dengan jumlah sampel 24 orang dari kamar bersalin, ruang nifas dan poli obgyn yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk mengetahui keterlambatan rujukan. Berdasarkan hasil olah data didapatkan bahwa sebagian dari responden mengalami keterlambatan rujukan (58,3%), dan sebagian yang lain tidak mengalami keterlambatan rujukan (41,7%), dengan keterlambatan tertinggi yaitu dalam mengambil keputusan (62,5%), terlambat kedua dalam mendapatkan transportasi (58%), terlambat ketiga dalam mengenali tanda bahaya dan risiko (54,2%), dan dalam mendapatkan pertolongan di fasilitas rujukan tidak mengalami keterlambatan (25%). Diharapkan ibu dapat meningkatkan pengetahuan dalam mengenali tanda bahaya dan risiko sehingga dapat meminimalkan terjadinya keterlambatan pengambilan keputusan maupun keterlambatan mendapatkan transportasi dan rujukan berjalan dengan baik. Kata Kunci: Keterlambatan Rujukan, Komplikasi
Cover KTI
2018

GAMBARAN KOMPLIKASI KEHAMILAN DAN PERSALINAN PADA USIA REMAJA DI WILAYAH PUSKESMAS JABUNG KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ELISA DANIK KURNIAWATI
NIM: 1402450031
Program Studi: DIPLOMA IV Kebidanan
Dosen Pembimbing: Ardi Panggayuh, S.Kp. M.Kes
Subjek: Pregnancy complications, Childbirth complications, Pregnancy at adolescence
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Kurniawati, Elisa Danik. 2018. Gambaran Komplikasi Kehamilan dan Persalinan pada Usia Remaja di wilayah Puskesmas Jabung Kabupaten Malang. Skripsi. Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Ardi Panggayuh, S.Kp. M.Kes. Pembimbing Pendamping : Ika Yudianti, S.ST, M.Keb. Masa pubertas pada remaja merupakan masa transisi, pertumbuhan, eksplorasi, dan peluang. Pada masa ini, remaja cenderung lebih sering menjalin hubungan yang baru dengan teman sebaya baik sesama jenis maupun lawan jenis. Namun pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada sebagian remaja masih kurang memadai sehingga pergaulan remaja saat ini lebih sering mengarah pada perilaku yang berisiko. Mereka mungkin mengalami kehamilan yang tidak dikehendaki dan risiko kesehatan sehubungan dengan kehamilan terlalu awal. Kehamilan pada usia remaja dapat meningkatkan komplikasi kehamilan dan persalinan dikarenakan organ reproduksi yang belum siap untuk menjalani proses tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran komplikasi kehamilan dan persalinan yang terjadi pada usia remaja di wilayah Puskesmas Jabung Kabupaten Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif, sampel penelitian didapatkan sebanyak 45 orang dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan checklist untuk mengidentifikasi komplikasi kehamilan dan persalinan yang terjadi pada setiap responden. Analisa data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami komplikasi kehamilan (75,6%) dan persalinan (55,6%). Urutan insidens terbanyak pada komplikasi kehamilan antara lain hiperemesis gravidarum (57,4%), anemia (34%), abortus (4,3%) dan pre-eklamsia/eklamsia (4,3%). Sedangkan urutan insidens terbanyak pada komplikasi persalinan antara lain ketuban pecah dini (44,4%), kelahiran preterm (25,9%), partus lama (18,5%), dan perdarahan postpartum (11,1%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut hendaknya menjadi perhatian bagi orang tua yang memiliki anak remaja untuk melakukan penundaan pernikahan dan kehamilan sampai usia reproduksi sehat (20-35 tahun). Kata kunci : Komplikasi kehamilan, Komplikasi persalinan, Kehamilan usia remaja
Cover KTI
2018

GAMBARAN PEMENUHAN ACTIVITY DAILY LIVING PADA LANSIA NY.SU (68 TAHUN) DAN Ny. RU (65 TAHUN)DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BARENG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RAHMAD WIJAYA
NIM: 1501100051
Program Studi: D III Keperawatan
Dosen Pembimbing: Ngesti W.Utami, S. Kp., M. Pd.
Subjek: Activity Daily Living, Elderly,PUKESMAS
Lihat Abstraksi
v ABSTRAK Gambaran Pemenuhan Kebutuhan Activity Daily Living pada Lansia Umur 60 Tahun Keatas di wilayah PUSKESMAS Bareng, Kota Malang. Rahmad Wijaya (2018). Karya Tulis Ilmiyah Studi Kasus Deskriptif. Program Studi DIII Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Ngesti W.Utami, S. Kp., M. Pd. Kata kunci: Activity Daily Living, Lansia, PUSKESMAS Activity Daily Living (ADL) merupakan aktivitas perawatan diri yang harus dilakukan seseorang setiap hari untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan hidup sehari-hari. Kondisi kesehatan pada lanjut usia menunjukkan bahwa umumnya lanjut usia tidak mampu melakukan aktifitas sehari – hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemenuhan Activity Daily Living pada lansia di wilayah kerja PUSKESMAS Bareng kota Malang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif observasional studi kasus, dengan subjek sebanyak 2 lansia. Cara pengumpulan data berupa lembar observasi, lembar wawancara. Hasil studi kasus menunjukan pada subjek 1 dari 6 aktivitas sehari-hari dapat melakukan 4 aktivitas secara mandiri. Untuk subjek 2 dari 6 aktivitas sehari-hari dapat melakukan 5 aktivitas secara mandiri. Dari kedua subjek penelitian menunjukan terjadi penurunan kemampuan dalam pemenuhan Acitivity Daily Living.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

GAMBARAN PENCEGAHAN FRAKTUR PADA KLIEN DENGAN OSTEOPOROSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENDAL KEREP KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: THANTI RHUSDIANA WATI
NIM: 1501100068
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Lenni Saragih, SKM, M.Kes.
Subjek: Osteoporosis, Pencegahan Fraktur
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Thanti Rhusdiana Wati (2018). Gambaran Pencegahan Fraktur Pada Klien Dengan Osteoporosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keprawatan Malang, Jurusan Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang. Pembimbing Lenni Saragih, SKM, M.Kes. Kata Kunci: Osteoporosis, Pencegahan Fraktur Pencegahan fraktur dapat dilakukan seseorang pada usia lanjut dengan ataupun tidak mengalami osteoporosis. Penyebab dari fraktur adalah benturan dengan benda tumpul atau tajam sehingga pencegahan fraktur merupakan cara seseorang untuk menghindari terjatuh. Pencegahan fraktur pada penderita osteoporosis merupakan antisipasi yang dilakukan dalam kehidupan sehari – hari penderita osteoporosis untuk mencegah terjadinya fraktur karena melemahnya kepadatan tulang. Studi kasus ini secara umum bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran pencegahan fraktur pada penderita osteoporosis. Secara khusus bertujuan untuk mendeskripsikan keadaan penerangan ruangan dirumah, keadaan lantai sehari - hari, keadaan pengelihatan, keadaan sandal yang digunakan, kebiasaan mengambil barang dibawah dengan membungkuk atau tidak, dapat menghindari jalan tidak rata saat jalan serta dapat menghindari naik turun tangga yang ada dirumah. Metode penelitian ini adalah Deskriptif Studi Kasus dengan subjek satu orang yaitu Ny. A yang dilakukan tanggal 16, 18, 20 Mei, 6 Juli 2018. Pada subjek Ny. A hasil penelitian 3 dari 7 pencegahan fraktur belum dilakukan dengan benar seperti lantai rumah dipel dengan lap basah dan tidak diperas hingga sedikit kering, masih seringnya naik turun tangga, serta mata subjek mengalami katarak tetapi tidak mau segera dioperasi. Hasil studi yang didapatkan bahwa pencegahan fraktur yang dilakukan subjek masih sering lupa atau tidak sesuai sehingga resiko fraktur mungkin terjadi. Saran dari penelitian ini adalah untuk menambah satu hingga dua buah lampu lagi dengan watt yang sama pada ruangan – ruangan dirumah, tidak menaiki tangga yang ada dirumahnya, mengubah cara kebiasaan mengepel, dan segera melakukan tindakan operasi yang ditunda untuk mengatasi katarak.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU NIFAS DALAM PERAWATAN LUKA PERINEUM DI PMB NGADILLAH DESA ASRIKATON KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NI’MATUL IZZAH
NIM: 1402450090
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Jenny JS Sondakh, S.Si.T., Hupitoyo, S.Kp., M.Kes.
Subjek: Pengetahuan, Sikap, Perawatan Luka Perineum
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Izzah, Ni’matul. 2018. Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Ibu Nifas Dalam Perawatan Luka Perineum Di PMB Ngadillah Desa Asrikaton Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Skripsi Program Studi DIV Kebidanan Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Dr. Jenny JS Sondakh, S.Si.T., M.Clin.Mid. Pembimbing Pendamping : Hupitoyo, S.Kp., M.Kes. Masa nifas atau puerperium adalah masa 1 jam setelah lahir sampai 6 minggu (42 hari) setelah bayi lahir. Perlukaan pasca persalinan dapat terjadi masalah kesehatan diantaranya infeksi masa nifas yang menyebabkan kematian pada ibu nifas untuk mencegah terjadinya infeksi perlu diperhatikan kebersihan perineum khususnya dihari pertama postpartum agar luka perineum tidak dimasuki bakteri dari luar dan terhindar dari infeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu nifas dalam perawatan luka perineum di PMB Ngadillah Desa Arikaton Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian adalah purposive sampling. Subjek penelitian adalah 31 ibu nifas dengan luka perineum. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan 52% memiliki pengetahuan cukup tentang perawatan luka perineum, 42 % memiliki pengetahuan baik, dan 6 % memiliki pengetahuan kurang. Sedangkan sikap ibu nifas dalam perawatan luka perineum sebagian besar memiliki sikap yang cenderung positif atau favorable (mendukung) sebanyak 18 responden (58%) dan 13 responden (42%) bersikap negatif. Kesimpulan dalam penelitian adalah pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum di PMB Ngadillah berada dalam kategori cukup yaitu sebesar 52%. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pendidikan, usia dan pekerjaan. Sedangkan, sikap ibu nifas dalam perawatan luka perineum berada dalam kategori positif sebesar 58%. Sikap yang ditimbulkan oleh ibu nifas dalam penelitian ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu pengalaman pribadi dan pendidikan. Saran bagi masyarakat adalah pentingnya perawatan perineum yang benar setelah melahirkan terutama bagi ibu nifas yang mengalami luka perineum, karena sangat bermanfaat untuk kesehatan ibu setelah persalinan, dapat meningkatkan pengetahuan dan informasi tentang perawatan luka perineum. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perawatan Luka Perineum
Cover KTI
tidak tersedia
2018

GAMBARAN PENGETAHUAN PENGELOLAAN ASI PADA IBU MENYUSUI DI PMB “SR” KEC. JABUNG KAB. MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SYIFA MAULIDA
NIM: 1402450032
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Jenny J.S. Sondakh, S.SiT., M.Clin.Mid. Ika Yudianti, S.ST., M.Keb.
Subjek: Pengetahuan, Pengelolaan ASI, Ibu Menyusui
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Maulida, Syifa. 2018. Gambaran Pengetahuan Pengelolaan ASI pada Ibu Menyusui di PMB “SR” Kec. Jabung Kab. Malang. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Dr. Jenny J.S. Sondakh, S.SiT., M.Clin.Mid. Pembimbing Pendamping: Ika Yudianti, S.ST., M.Keb. Pencapaian ASI eksklusif yang rendah merupakan tanda bahwa kesadaran ibu menyusui dalam memberikan ASI masih perlu ditingkatkan. Dalam pelaksanaannya ditemukan bahwa ibu menyusui yang bekerja maupun tidak bekerja cenderung enggan memberikan ASI kepada bayinya pada awal proses laktasi dan membuang ASI tersebut. Dampak berlanjut apabila payudara tidak dipompa, maka akan menurunkan produksi ASI dan akhirnya produksi ASI tersebut sampai berhenti. Sehingga saat usia bayi bertambah, maka produksi ASI justru berkurang dan tidak ada persediaan ASI pada payudara ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan pengelolaan ASI pada ibu menyusui di PMB “SR” Kec. Jabung Kab. Malang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Populasi yang ada di PMB “SR” Kec. Jabung adalah sebanyak 60 orang dan sampel yang didapatkan sebesar 52 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas untuk mengidentifikasi pengetahuan teknik pengelolaan ASI yang disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Analisa data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang baik sebanyak 40,4%, tingkat pengetahuan cukup baik sebanyak 38,5 % dan tingkat pengetahuan baik sebanyak 21,1%. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar responden belum pernah mendapatkan penyuluhan terkait pengelolaan ASI sehingga pengetahuan akan pengelolaan ASI masih kurang. Kata Kunci: Pengetahuan, Pengelolaan ASI, Ibu Menyusui
Cover KTI
tidak tersedia
2018

GAMBARAN PERAN IBU DALAM TOILET LEARNING PADA ANAK USIA TODDLER (24-36 BULAN ) SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG TOILET LEARNING DI KELURAHAN DINOYO RT 01 RW 07 KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: I MADE DEDI ANTARA
NIM: 1501100003
Program Studi: D-IIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Rossyana Septyasih, S.Kp., M.Pd.
Subjek: peran ibu,toilet learning
Cover KTI
tidak tersedia
2018

GAMBARAN PERAN KELUARGA DALAM KEPATUHAN PENYUNTIKAN INSULIN SECARA MANDIRI PASIEN DIABETES MELITUS DI KLINIK BROMO (DESKRIPTIF SURVEI)

Lihat Detail Karya
Penulis: FAHMI FAIZ ROSYIQIN
NIM: 1301100119
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Roni Yuliwar,S.kep.Ns.M.ked, Maria Diah CT.Skp.M.Kep.Sp.MB.
Subjek: Peran Keluarga, Keluarga, Peran Informal Keluarga
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Peran Keluarga Dalam Kepatuhan Penyuntikan Insulin Pasien Diabetes Melitus di Klinik Bromo. Fahmi Faiz Rosyiqin (2016) Karya TulisI lmiah, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (utama) Roni Yuliwar,S.kep.Ns.M.ked, (Pendamping) Maria DiahCT.Skp.M.Kep.Sp.MB. Kata Kunci :Peran Keluarga, Keluarga, Peran Informal Keluarga Peran keluarga adalah tingkahlaku yang di harapkan oleh seseorang dalam kontek keluarga. Jadi peranan keluarga memggambarkan seperangkat perilaku interpersonal, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan individu dalam posisi dan situasi tertentu.Tujuan dari penelitian i ni adalah untuk mengetahui peran keluarga dalam kepatuhan penyuntikan insulin secara mandiri di rumah di klinik bromo kota malang. Metode penelitian menggunakan deskriptif survey yang dilakukan dengan instrument kuisioner. Responden penelitian ini adalah keluarga yang mendampingi pasien diabetes melitus yang mendapatkan injeksi insulin secara mandiri di rumah dengan jumlah 30 responden yang diambil. Hasil menunjukkan bahwa peran keluarga dalam kepatuhan penyuntikan insulin adalah hamper setengahanya 50% (15 orang) responden memperoleh peran keluarga dalam kategori cukup, dalam aspek peran keluarga pendorong nilai tertinggi 63% dalam kategori cukup, aspek inisiator nilaitertinggi 53% kategori cukup, aspek perawatan kesehatan nilaitertinggi 77% dalam kategori cukup, pengikut dan saksi nilai tertinggi 43% dalam kategori cukup dan pencarinafkah nilai tertinggi 47% dalam kategori cukup. Kesimpulan penelitian, peran keluarga yang baik apabila keluarga dapat menjalani perilaku interpersonal, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan individu dalam posisi dansituasi tertentu salahsatunya melakuan perankeluarga informal yaitu dalam aspek pendorong, inisiator, perawatan keluarga pengikut atau saksi dan pencari nafkah.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

GAMBARAN PERAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK PRASEKOLAH DI TK MUSLIMAT NU 27 KECAMATAN KLOJEN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DINI DAIMATUL HUSNAH
NIM: 1501100026
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PRODI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Lenni Saragih S.KM, M.Kes.
Subjek: Peran Keluarga, Pencegahan Kekerasan Seksual, Anak Usia Prasekolah
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Peran Keluarga Dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Prasekolah Di TK Muslimat NU 27 Kecamatan Klojen Kota Malang. Dini Daimatul Husnah (2018). Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang. Pembimbing (Utama) Lenni Saragih S.KM, M.Kes. Kekerasan seksual adalah segala bentuk kekerasan yang terjadi karena persoalan seks. Di Indonesia sendiri kasus kekerasan seksual setiap tahun tetap terus terjadi. Keluarga sebagai unit yang paling dekat dengan anak sudah seharusnya mengedukasi anak tentang kekerasan seksual sejak dini . Peran keluarga dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak prasekolah sangat diperlukan guna melindungi anak dari perbuatan kejahatan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peran keluarga dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak prasekolah di TK Muslimat NU 27 Kecamatan Klojen Kota malang. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan 2 subjek penelitian. Subjek penelitian adalah keluarga dengan anak usia prasekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara. Teknik analisa data kualitatif dalam bentuk naratif. Hasil studi kasus diperoleh subjek I dan subjek II terdapat beberapa perbedaan dalam menjalankan peran keluarga dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak prasekolah. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah diharapkan dapat dilakukan penelitian serupa akan tetapi dengan jumlah sampel yang lebih besar sehingga dapat digeneralisasi serta dapat meneliti peran-peran formal dan informal lainnya. Kata kunci : Peran Keluarga, Pencegahan Kekerasan Seksual, Anak Usia Prasekolah
Cover KTI
tidak tersedia
2018

GAMBARAN PERAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN DIET PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ALVIN FITRI HENDIKA
NIM: 1501100023
Program Studi: PROGAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Drs. Moh. Zainol Rachman, SST, M.Kes
Subjek: DIET, DIABETES MELITUS
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Peran Keluarga Terhadap Kepatuhan Diet Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Sebelum dan Sesudah Di Berikan Pendidikan Kesehatan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Alvin Fitri Hendika (2018). Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus Deskriptif, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Drs. Moh.Zainol Rachman, S.ST.,M.Kes. Diet merupakan salah satu dari penatalaksanaan diabetes mellitus yang dikenal dengan 5 pilar utama pengelolaan yaitu: penyuluhan, diet, latihan jasmani, obat hipoglikemik, dan pemantauan glukosa darah. Terapi gizi merupakan komponen utama keberhasilan penatalaksanaan diabetes. Kepatuhan pasien terhadap prinsip gizi dan perencanaan makan merupakan salah satu kendala pada pasien diabetes. Oleh karena itu, peran keluarga sangat penting. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran peran keluarga terhadap kepatuhan diet penderita Diabetes Mellitus tipe 2 sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Penelitian ini menggunakan purposive sampling, menggunakan kuisioner dan observasi. Hasil penelitian sebelum dilakukan pendidikan kesehatan pengetahuan dan peran responden dalam kategori cukup, dan setelah diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan dan peran responden meningkat masuk dalam kategori baik. Kesimpulan penelitian ini yaitu peran keluarga meningkat terhadap kepatuhan diet penderita diabetes mellitus setelah diberikan pendidikan kesehatan. Rekomendasi penelitian ini yaitu pendidikan kesehatan tidak hanya dilakukan pada penderita diabetes mellitus, melainkan kepada keluarga juga, karena peran keluarga sangat bergantung dari pengetahuan terhadap pendidikan kesehatan itu sendiri. Kata kunci: Peran Keluarga, Kepatuhan Diet, penderita Diabetes Mellitus, Pendidikan Kesehatan.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan