Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3341–3350 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2018

ANALISIS KEAMANAN TERASI DI PASAR WAGIR, PASAR PAKISAJI DAN PASAR BULULAWANG KABUPATEN MALANG (KARAKTERISTIK FISIK, KANDUNGAN FORMALIN, BORAKS DAN RHODAMIN B).

Lihat Detail Karya
Penulis: NURHAYATI
NIM: 1503000101
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dra. Sulistiastutik, M.Kes
Subjek: Mutu Kimia, Formalin, Boraks, Rhodamin B, Terasi.
Lihat Abstraksi
v ABSTRAK NURHAYATI, 2018. Analisis Keamanan Terasi Di Pasar Wagir, Pasar Pakisaji Dan Pasar Bululawang Kabupaten Malang (Karakteristik Fisik, Kandungan Formalin, Boraks Dan Rhodamin B). Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing: Dra. Sulistiastutik, M.Kes Jaminan akan keamanan pangan merupakan hak asasi setiap manusia yang harus diperhatikan. Pangan yang tidak aman disebabkan proses pengolahan maupun penyajian oleh cemaran fisik, kimia dan mikrobiologi. Seperti penambahan bahan tambahan pangan kimia berbahaya pada terasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemanan terasi di Pasar Wagir, Pasar Pakisaji dan Pasar Bululawang Kabupaten Malang (karakteristik fisik, kandungan formalin, boraks dan Rhodamin b). Penelitian bersifat observasional eksploratif. Sampel penelitian adalah terasi udang yang didapatkan dari Pasar Wagir,Pasar Pakisaji dan Pasar Bululawang Kabupaten Malang. Data penelitian diperoleh dengan melakukan uji kualitatif formalin, boraks dan Rhodamin b. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari enam sampel terasi sebanyak 67% positif mengandung formalin , 83% positif mengandung boraks dan 50% yang positif mengandung Rhodamin B dengan ciri-ciri . Disarankan perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat agar mampu mengenali ciri-ciri makanan yang mengandung bahan tambahan pangan yang berbahaya seperti formalin, boraks dan Rhodamin B Kata kunci : Mutu Kimia, Formalin, Boraks, Rhodamin B, Terasi.
Cover KTI
2018

ANALISIS KELENGKAPAN PENGISIAN DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KENDALKEREP KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: APLONIKA ASMOROM
NIM: 1504000077
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Diniyah Kholidah. SST.,S.Gz.MPH
Subjek: Completeness of Completing Medical Record Documents
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Aplonika Asmorom. 2018. “Analisis Kelengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Kendalkerep Kota Malang”. (Dibawah bimbingan Ibu Diniyah Kholidah. SST.,S.Gz.MPH). Dokumen rekam medis adalah berkas yang berisi catatan tentang identitas, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Catatan adalah tulisan yang dibuat oleh dokter atau dokter gigi tentang segala tindakan yang dilakukan pasien dalam rangka pemberian pelayanan kesehatan. Kelengkapan pengisian dokumen rekam medis merupakan hal yang penting untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang baik di puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan pengisian dokumen rekam di Puskesmas Kendalkerep Kota Malang. Instrument pada penelitian ini adalah lembar Checklist dengan skala yang digunakan adalah nominal. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 316 dokumen rekam medis yang keluar dari rak penyimpanan. Penelitian deskriptif yang digunakan adalah cross sectional yaitu dengan cara penelitian melakukan observasi data berupa Checklist untuk mengetahui kelengkapan pengisian dokumen rekam medis. Hasil analisis yang didapatkan pada identitas pasien yang lengkap adalah 54 dokumen rekam medis dengan jumlah persentase 17,08%, dan 262 dokumen rekam medis yang tidak lengkap dengan jumlah persentase 82,91% , bukti rekaman pasien yang lengkap 65 dokumen rekam medis dengan jumlah 20,56% dan 251 yang tidak lengkap dengan jumlah persentase 79,43%, keabsahan rekaman yang lengkap 99 dokumen rekam medis dengan jumlah persentas 31,32% dan 217 dokumen rekam yang tidak lengkap dengan jumlah persentase 68,67%, dan tata cara mencatat yang lengkap 167 dokumen rekam medis dengan jumlah persentase 52,84% sedangkan 149 dokumen rekam medis dengan jumlah persentase 47,15%. Kata Kunci : Kelengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis
Cover KTI
2018

ANALISIS MUTU KIMIA BAKSO, SAOS TOMAT, IKAN ASIN, IKAN PINDANG DAN KERUPUK PULI DI KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG (Kandungan Formalin, Boraks dan Rhodamin B)

Lihat Detail Karya
Penulis: SITI BINTI MURROCHMADIYATI
NIM: 1503000056
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Sulistiastutik
Subjek: Meatballs, Tomato Sauce, Salted Fish, Pindang Fish, Puli Crackers, Formalin
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Siti Binti Murrochmadiyati 1503000056. Analisis Mutu Kimia Bakso, Saos Tomat, Ikan Asin, Ikan Pindang dan Kerupuk Puli Di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang (Kandungan Formalin, Boraks dan Rhodamin B). Program Studi Diploma III Gizi Malang Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. 2018. (Dibawah bimbingan: Sulistiastutik). Kecamatan Jabung secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Malang. Dari hasil observasi sebelum penelitian pada sampel bakso, saos tomat, ikan asin, ikan pindang dan kerupuk puli yang diambil dari beberapa pedagang yang ada di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Setelah dibiarkan dua hari dalam suhu ruang ikan pindang tidak membusuk dan tekstur ikan masih padat, sedangkan untuk sampel kerupuk puli teksturnya masih renyah meskipun tidak dimasukkan kedalam wadah tertutup rapat. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis mutu kimia bakso, saos tomat, ikan asin, ikan pindang dan kerupuk puli di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang berdasarkan kandungan formalin, boraks dan rhodamin B. Hasil uji kimia terhadap formalin menunjukkan 2 sampel ikan pindang mengandung formalin dan 4 sampel tidak mengandung formalin yaitu 2 sampel bakso dan 2 sampel ikan asin. Hasil uji kimia terhadap borak menunjukkan 2 sampel kerupuk puli mengandung boraks dan 2 sampel bakso tidak mengandung boraks. Hasil uji kimia terhadap rhodamin B pada saos tomat menunjukkan 1 sampel mengandung rhodamin B dan 1 sampel tidak mengandung rhodamin B. Disarankan perlu adanya pengawasan dan sosialisasi dari BPOM dan Dinas Kesehatan kepada produsen makanan untuk tidak menggunakan/menambahkan bahan tambahan makanan yang berbahaya dan dilarang penggunaannya untuk makanan. Serta perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat agar mampu mengenali ciri-ciri makanan yang mengandung bahan tambahan pangan yang berbahaya seperti formalin, boraks dan rhodamin B. Kata kunci : Bakso, Saos Tomat, Ikan Asin, Ikan Pindang, Kerupuk Puli, Formalin, Boraks, Rhodamin B
Cover KTI
tidak tersedia
2018

ANALISIS MUTU MIKROBIOLOGI DAN MUTU KIMIA PADA JAJANAN KUE TOK DAN KUE MUTIARA DI PASAR TRADISIONAL KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RIZKA HANIF RAHMADILLAH
NIM: 1503000097
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: I Komang Suwita
Subjek: Kue Tok, Kue Mutiara, Rhodamin B, Total Cemaran Mikroba
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rizka Hanif. “Analisis Mutu Mikrobiologi Dan Mutu Kimia Pada Jajanan Kue Tok Dan Kue Mutiara Di Pasar Tradisional Kota Malang”. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Program Studi Diploma III Gizi, Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing : I Komang Suwita. Hasil penelitian sampel kue mutiara dari beberapa pasar yang telah diambil dinyatakan aman karena setelah di uji total mikroba tidak terdapat mikroba yang tumbuh. Pada sampel kue mutiara dari pasar besar masih ditumbuhi oleh mikroba pada pengenceran pertama namun hal ini masih aman karena pengenceran utama hasilnya adalah normal dan aman dikonsumsi. Pada jajanan kue tok masih ditemukan mikrooganisme yang melebihi standar angka lempeng total menurut Pedoman Kriteria Cemaran Pada Makanan Siap Saji Dan Pangan Industri Rumah Tangga tahun 2012 yaitu 1x105 koloni. Sampel jajanan kue tok dan kue mutiara dinyatakan negatif dari kandungan Rhodamin B. Dengan warna yang cukup mencolok kue tok dan kue mutiara di beberapa pasar tradisional kota Malang yaitu pasar Blimbing, pasar Kasin, dan pasar Besar tidak terbukti menggunakan pewarna makanan Rhodamin B pewarna yang digunakan merupakan pewarna yang memang digunakan sebagai pewarna makanan. Kata Kunci : Kue Tok, Kue Mutiara, Rhodamin B, Total Cemaran Mikroba
Cover KTI
tidak tersedia
2018

ANALISIS MUTU MIKROBIOLOGI, FORMALIN DAN BORAKS PADA JAJANAN DI KANTIN KAMPUS POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: YASHINTA ALMIRA YASMIN
NIM: 1503000082
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III GIZI
Dosen Pembimbing: I Komang Suwita, SST., MP
Subjek: Mutu Mikrobiologi, Formalin, Boraks, Jajanan, Kantin.
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Yashinta Almira Yasmin. 1503000082. Analisis Mutu Mikrobiologi, Formalin dan Boraks Pada Jajanan di Kantin Kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi Diploma III Gizi. Jurusan Gizi. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. 2018. Pembimbing: I Komang Suwita, SST., MP. Masalah keamanan pangan merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Ketidakamanan pangan dapat terjadi pada proses pengolahan maupun penyajian. Seperti penambahan bahan tambahan pangan berbahaya dan terkontaminasinya makanan dengan mikroba. Kontaminasi mikroba berkaitan dengan hygine sanitasi lingkungan dan penjamah makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu mikrobiologi, formalin dan boraks pada jajanan di Kantin Kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Penelitian bersifat observasional deskriptif. Sample penelitian adalah jajanan berupa tahu bakso, tahu fantasi, dan sosis yang dijual di Kantin Kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Data penelitian diperoleh dengan melakukan uji laboratorium total cemaran mikroba dan uji kualitatif formalin dan boraks. Hasil penelitian ini menunjukkan uji total cemaran mikroba sample sosis (1 x 104 koloni/gram) dikategorikan aman sesuai standar BPOM Nomor HK.00.06.1.52.4011 Tahun 2009. Untuk sample tahu bakso (1,6 x 105 koloni/gram) dan tahu fantasi (3,7 x 105 koloni/gram) dikategorikan tidak aman yakni memiliki nilai total cemaran mikroba diatas standar yaitu 1 x 105 koloni/gram untuk produk olahan daging dan 1 x 104 koloni/gram untuk produk pangan olahan lainya. Hasil uji kualitatif formalin dan boraks menunjukkan bahwa ketiga sample aman yakni tidak mengandung formalin dan boraks. Disarankan bagi pengelola kantin untuk memperbaiki fasilitas sanitasi dan mengadakan penyuluhan hygine sanitasi bagi pedagang di kantin. Kata Kunci: Mutu Mikrobiologi, Formalin, Boraks, Jajanan, Kantin.
Cover KTI
tidak tersedia
2018

APLIKASI CALC FILING UNTUK PERHITUNGAN KEBUTUHAN RAK PENYIMPANAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT LAVALETTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FATMA APRIANI
NIM: 1504000054
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Dr. Ganif Djuwadi, SST, S.Pd, M.Kes
Subjek: aplikasi, calc filing, perhitungan rak rawat jalan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Fatma Apriani, 2018. “Aplikasi Calc Filing untuk Perhitungan Kebutuhan Rak Penyimpanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Lavalette Malang”. Jurusan Kesehatan Terapan Program Studi DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (Dibawah bimbingan Dr. Ganif Djuwadi, SST, S.Pd, M.Kes) Aplikasi Calc Filing untuk perhitungan kebutuhan rak penyimpanan rawat jalan merupakan pengembangan dari sistem perhitungan kebutuhan rak penyimpanan rawat jalan yang masih dilakukan secara manual, yaitu dengan alat hitung biasa tanpa adanya alat bantu yang lebih memudahkan dalam melakukan kegiatan perhitungan dan penyimpanan hasil perhitungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi calc filing untuk perhitungan kebutuhan rak penyimpanan rawat jalan di Rumah Sakit Lavalette Malang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu research and development dengan pendekatan penelitian yaitu cross sectional. Variabel yang akan diteliti yaitu aplikasi calc filing untuk perhitungan kebutuhan rak penyimpanan. Populasi penelitian adalah dokumen rekam medis dan rak penyimpanan rawat jalan dengan jumlah sampel 100 dokumen rekam medis rawat jalan. Cara pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan jumlah kebutuhan rak penyimpanan rawat jalan dalam 5 tahun kedepan sejumlah 57 rak dan 16 rak untuk kebutuhan rak yang diperlukan sekarang. Pengolahan data menggunakan aplikasi calc filing dengan uji aplikasi menggunakan uji blackbox ETL (Exstrac Transfer Load data). Kesimpulan dari uji tersebut aplikasi ini telah sesuai dengan apa yang diharapkan dan berjalan sesuai spesifikasinya. Kata kunci : aplikasi, calc filing, perhitungan rak rawat jalan
Cover KTI
tidak tersedia
2018

APLIKASI ELECTRONIC MEDICAL RECORD RETENTION (E-MRR) TERHADAP WAKTU PELAYANAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT LAVALETTE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FARAH DILA EKA RAHMADIAN
NIM: 1504000034
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Dr. Ganif Djuwadi., SST., S.Pd., M.Kes
Subjek: aplikasi E-MRR, dokumen rekam medis, waktu pelayanan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Farah Dila Eka Rahmadian. “Aplikasi Electronic Medical Record Retention (E-MRR) Terhadap Waktu Pelayanan Rekam Medis di Rumah Sakit Lavalette Malang”. Di bawah bimbingan Dr. Ganif Djuwadi., SST., S.Pd., M.Kes. Aplikasi Electronic Medical Record Retention (E-MRR) Terhadap Waktu Pelayanan Rekam Medis di Rumah Sakit Lavalette Malang merupakan pengembangan dari sistem penyimpanan dokumen rekam medis yang tidak dimusnahkan secara manual atau memindahkan satu persatu ke dalam folder penyimpanan, sehingga petugas bekerja dua kali dalam proses penyimpanan dokumen rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses penyimpanan agar dapat dilakukan dengan lebih cepat, aman, efektif dan efisien. Rancangan penelitian menggunakan Pre Experimental Designs One Group Pretest Posttest dan pendekatan kuantitatif. Variabel yang diteliti adalah aplikasi Electronic Medical Record Retention (E-MRR) dan waktu penyimpanan dokumen rekam medis. Populasi penelitian adalah dokumen rekam medis inaktif tahun 2009 yang berjumlah 8341 dokumen, dengan sampel 99 dokumen rekam medis inaktif diambil menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan observasi. Wawancara bertujuan untuk identifikasi kebutuhan perancangan aplikasi. Observasi bertujuan untuk mengamati waktu yang dibutuhkan petugas dalam melakukan kegiatan penyimpanan dokumen rekam medis. Dari hasil penelitian menunjukkan rata-rata waktu penyimpanan pre test 4,06 menit per dokumen dan post test 2,32 menit per dokumen. Hasil uji paired t-test didapatkan didapatkan nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti ada perbedaan waktu antara sebelum dan sesudah penerapan aplikasi. Maka dapat disimpulkan aplikasi ini membantu proses pelayanan rekam medis lebih cepat, aman, dan efisien. Kata Kunci: aplikasi E-MRR, dokumen rekam medis, waktu pelayanan
Cover KTI
tidak tersedia
2018

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN ASMA BRONKHIALE DENGAN GANGGUAN OKSIGENASI DI PUSKESMAS LEKOK - KABUPATEN PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: KRISTIN NINGRUM
NIM: P17210176027
Program Studi: PRODI DIII KEPERAWATAN PROGRAM RPL
Dosen Pembimbing: Drs. H.M.Z. Rachman, M.Kes, Jokowi,S.Kep,Sp.Kom.
Subjek: Asma Brobkhiale, Oksigenasi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Asuhan Keperawatan pada subjek Asma Bronkhiale di UPTD Kesehatan Puskesmas Lekok – Pasuruan. Kristin Ningrum (2018). Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Keperawatan Malang Program RPL, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Drs. H.M.Z. Rachman, M.Kes, Pembimbing (Pendamping) Jokowi,S.Kep,Sp.Kom. Kata Kunci : Asma Brobkhiale, Oksigenasi Asma adalah suatu kelainan berupa inflamasi (peradangan) kronis saluran pernafasan yang menyebabkan hipereaktifis bronkus terhadap berbagai rangsangan. Komplikasi pada Asma seperti Pneumothorax, Empisema, Aspirasi, Kegagalan irama jantung/gangguan irama jantung, Sumbatan saluran nafas yang meluas/gagal nafas. Tujuan dari penelitian ini adalah melaksanakan asuhan keperawatan pada subjek asma bronchiale dengan gangguan oksigenasi di UPTD Kesehatan Puskesmas Lekok. Metode penelitian ini aalah deskriptif studi kasus untuk mengekplorasi masalah asuhan keperawatan subjek asma bronkhiale dengan metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Subjek penelitian yang digunakan adalag 2 orang subjek yang asma bronkhiale dengan klasidikasi gangguan oksigenasi yang dilakukan pada bulan mei – juli 2018. Data utama yang didapat dari kedua subjek adalah adanya gangguan oksigenasi yaitu akibat dari spasme jalan nafas dan mucus yang berlebih. Hal inilah yang meyebabkan kedua subjek sesak nafas. Sedangkan pada ke-2 subjek didapatkan diagnose keperawatan yang sama yaitu bersihan jalan nafas tidak efekti berhubungan dengan spasme jalan nafas dan banyaknya mucus pada bronkus dab ketidak efektifan pola nafas berhubungan dengan ventilasi. Dari data yang ada kemudian dilakukan perencanaan dan tindakan keperawatan yang mengacu pada Diagnosa, NIC-NOC(2015) yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan oksigen. Hasil yang didapat yaitu pada subjek 1 dan subjek 2 masalah dalam diagnose yang ditemukan menunjukan hasil semuanya teratasi namun pada subjek 2 lebih cepat teratasinya, karena subjek lebih patuh dan melakukan latihan-latihan yang diajarkan dengan terus menerus. Saran peneliti bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk melaksanakan asuahan keperawatan baik pengkajian, penentuan diagnose, penyusunan rencana keperawatan, pemberian tindakan keperawatan dan evaluasi dilakukan dengan tepat dan berkesinambungan. Sedangkan saran untuk perawat UGD, hendaknya melakukan tindakan dengan prinsip umum pengobatan asma bronchiale antara lain : menghilangkan obstruksi jalan nafas dengan segera, memberikan penerangna bkepada klien dan keluarga mengenai penyakit asma baik pengobatan dan perjalanan penyakitnya.
Cover KTI
2018

ASUHAN GIZI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DENGAN HIPERTENSI DI RSUD dr. R SOEDARSONO KOTA PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: NUR LAILATUL BADRIYAH
NIM: 1503000072
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Annasari Mustafa
Subjek: Care Nutrition, Diabetes Mellitus , Hypertension
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nur Lailatul Badriyah, 2018. Asuhan Gizi Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II dengan Hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. R Soedarsono Kota Pasuruan Jawa timur. Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing : Annasari Mustafa Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (Gula Sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidka dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis asuhan gizi pada pasien Diabetes Mellitus (DM) Tipe II dengan Hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain studi kasus yaitu dengan melakukan pengamatan terhadap pasien Diabetes Mellitus dengan Hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. R Soedarsono Kota Pasuruan. Masalah gizi yang ditemukan pada penelitian ini adalah peningkatan kadar glukosa darah, tekanan darah, kadar leukosit dalam darah, kekurangan intake makanan oral, dan belum siap untuk diet. Diagnosa gizi yang diberikan adalah Nutrition Intake (NI) meliputi: NI.5.8.3, NI.2.1, NI.1.4 dan Nutrition Clinical (NC) meliputi: NC.2.2, serta Nutrition Behavoiur (NB) meliputi: NB..1.4, dan NB.1.1. Terapi diet yang diberikan ketiga pasien selama 3 hari pengamatan yaitu diet DM B Rendah Garam III dengan energi sebesar 1400 – 1800 kalori, protein sebesar 42 – 54 gram, lemak sebesar 31 – 40 gram, karbohidrat sebesar 238 – 306 gram, dan natrium sebesar 1200 mg. Terapi diet dilakukan dengan pemberian konseling dan motivasi mengenai diet pasien Diabetes Mellitus Tipe II dengan Hipertensi. Hasil monitoring dan evaluasi selama 3 hari pengamatan didapatkan rata-rata tingkat konsumsi energi, protein, lemak, dan karbohidrat termasuk dalam kategori deficit tingkat berat serta natrium termasuk dalam kategori deficit tingkat ringan. Berdasarkan data antropometri status gizi kedua pasien dalam kategori normal sedangkan satu pasien dalam kategori kurang. Hasil akhir pemeriksaan laboratorium kadar glukosa darah mengalami penurunan mendekati nilai normal. Hasil perkembangan fisik/klinis mengalami penurunan dan perubahan tekanan darah ke angka normal, serta hasil terapi edukasi mengalami peningkatan pengetahuan terkait diet yang harus dijalankan pasien beserta bahan makanan yang dianjurkan, dibatasi, dan tidak dianjurkan. Saran yang diberikan dalam penelitian ini yaitu ketiga pasien diharapkan setelah keluar rumah sakit dapat menerapkan diet yang telah diberikan pada saat konseling seperti bahan makanan yang dianjurkan, dibatasi, dan tidak dianjurkan agar kadar glukosa dapat terkontrol serta rutin memeriksakan kesehatan sehingga dapat terpantau dan teratasi sedini mungkin. Kata Kunci : Asuhan Gizi, Diabetes Mellitus, Hipertensi
Cover KTI
2018

ASUHAN GIZI PADA PASIEN KANKER REKTUM RUMAH SAKIT PANTI NIRMALA

Lihat Detail Karya
Penulis: DINDA DWI GITA FITRI
NIM: 1503000051
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, STP. MP.
Subjek: Nutritional Care, Rectal Cancer
Lihat Abstraksi
ABSTRAKS DINDA DWI GITA FITRI, 2018. Asuhan Gizi pada Pasien Kanker Rektum RS Panti Nirmala Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Dr. Nur Rahman, STP. MP. Kanker rektum merupakan keganasan yang berasal dari rectum. Gejala kanker rektum yaitu perdarahan pada usus besar, sering kelelahan dan rasa sakit di perut atau bagian belakang. Tujuan penelitian ini yaitu mampu memahami dan melaksanakan Asuhan Gizi pada Pasien Kanker Rektum. Jenis penelitian ini adalah penelitianobservasional dengan desain studi kasus yang mengamati dan melakukan asuhan gizi selama 5 hari pada tanggal 25-29 Juni 2018. Data yang dikumpulkan yaitu data karakteristik pasien, data antropometri, data biokimia, data fisik/klinis, data riwayat gizi pasien, data diagnosis gizi, data intervensi gizi dan data monitoring dan evaluasi. Pasien berjumlah dua orang, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan berusia >40 tahun, memiliki status gizi normal dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi diet yang diberikan pada kedua pasien adalah Diet TKTP (Tinggi Kalori Tinggi Protein) yang bertujuan untuk membantu meningkatkan berat badan pasien dengan memberikan makanan yang sesuai dengan kebutuhan pasien. Tingkat konsumsi energi dan zat gizi lainnya tergolong defisit yang disebabkan karena pasien mengalami penurunan nafsu makan dan mual sehingga asupan makan pasien kurang memenuhi kebutuhan zat gizinya. Kata Kunci : Asuhan Gizi, Kanker Rektum
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan