Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3231–3240 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PERILAKU PRAKTEK SELF CARE DIABETISI DALAM PERAWATAN KAKI DIABETIK DI KLINIK GRIYA BROMO MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: LAUNE AISYVA
NIM: 1601100014
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr.Ekowati Retnaningtyas S.Kep, M.Kes
Subjek: Perilaku, Self Care, Perawatan Kaki Diabetik
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Perilaku Praktek Self Care Diabetisi dalam Perawatan Kaki Diabetik di Klinik 24 jam Jam Griya Bromo (2019).Karya Tulis Ilmiah, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang,Pembimbing : Dr.Ekowati Retnaningtyas S.Kep, M.Kes Self care merupakan suatu perilaku yang digunakan untuk mempertahankan situasional hidup secara langsung oleh individu secara mandiri atau lingkungan untuk mangatur dan mengelola faktor-faktor yang berpengaruh pada pengembangan pribadi dan fungsional tubuh untuk mencapai kepuasan peneliti mengobservasi perkembangan perilaku self care responden. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang perilaku self care diabetisi dalam perawatan kaki diabetik.Metode penelitian : Observasi partisipatif : Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi untuk mengetahui perkembangan perilaku self care dengan dua subyek penelitian, dilaksanakan di rumah responden yang merupakan pasien klinik Griya Bromo selama 2 hari untuk masing-masing responden.Hasil dari studi kasus ini menunjukkan perkembangan perilaku self care yaitu dari partial care (dilakukan bersama-sama dengan perawat) menjadi self care (dilakukan sendiri ).Untuk peneliti selanjutnya diharapkan bisa mengambil responden lebih banyak lagi sehingga dapat mewakili seluruh responden. Kata Kunci : Perilaku, Self Care, Perawatan Kaki Diabetik
Cover KTI
2019

PERUBAHAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI PADA ANAK USIA MENARCHE SEBELUM DAN SESUDAH MENGIKUTI EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DI SDN KAUMAN 1

Lihat Detail Karya
Penulis: DEWI RATNASARI
NIM: P17311185079
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Wahyu Setyaningsih,SST.,M.Kes
Subjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ratnasari , Dewi. 2019. Perubahan tingkat pengetahuan tentang manajemen kebersihan menstruasi anak usia menarche sebelum dan sesudah mengikuti edukasi mengunakan media video di SD Kauman 1 Malang. Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing utama: Jupriyono, S.Kp.,M.Kes. Pembimbing pendamping: Annisa, SST., M.Kes Pengetahuan remaja tentang manajemen kebersihan menstruasi masih rendah, oleh karena itu perlu adanya edukasi yang dapat mempercepat pemahaman pesan secara efektif melalui media audiovisual dengan menggunakan video. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan tentamg manajemen kebersihan menstruasi pada anak usia menarche sebelum dan sesudah edukasi menggunakan media video. Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimental dengan pendekatan one grup pretest posttest design dengan jumlah sempel sebanyak 36 responden yang dipilih secara total sampling di SDN Kauman 1, penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2019. Instrumen penelitian ini mengunakan kuisioner untuk mengkaji data tentang karakteristik manajemen kebersihan menstruasi, data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Singned rank test. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan responden dalam kategori baik meningkat dari 86% sebelum perlakuan menjadi 97%, sedangkan pengetahuan responden dalam kategori cukup mengalami penurunan dari 14% sebelum perlakuan menjadi 3% setelah perlakuan. Hasil analisis data menunjukan ada perubahan tingkat pengetahuan managemen kebersihan menstruasi anak usia menarche sebelum dan sesudah mengikuti edukasi menggunakan media video (p value 0,028). Media video dapat digunakan untuk media edukasi tentang manajemen kebersihan menstruasi karena merupakan media audiovisual yang efektif untuk menyampaikan pesan. Kata Kunci: Manajemen kebersihan menstruasi, Edukasi mengunakan Media Video, Pengetahuan
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PERUBAHAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI PADA ANAK USIA MENARCHE SEBELUM DAN SESUDAH MENGIKUTI EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DI SDN KAUMAN 1

Lihat Detail Karya
Penulis: DEWI RATNASARI
NIM: P17311185079
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: RIZA UMAMI, ELFIRA NUR AINI
Cover KTI
tidak tersedia
2019

POLA MAKAN, ASUPAN MAGNESIUM, DAN KROMIUM TERHADAP KADAR GULA DARAH DAN KADAR HBA1C PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT Tk II Dr. SOEPRAOEN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CRYSTY LOURENA
NIM: 1503410026
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Endang Widajati dan Nur Rahman
Subjek: Pola Makan, Asupan Magnesium, Asupan Kromium, Kadar Gula Darah, Kadar HbA1c
Lihat Abstraksi
ABSTRAK CRYSTY LOURENA. 2019. Pola Makan, Asupan Magnesium dan Kromium terhadap Kadar Gula Darah dan Kadar HbA1c Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Rumah Sakit Tk II Dr. Soepraoen Kota Malang. Pembimbing: Endang Widajati dan Nur Rahman Diabetes mellitus merupakan penyakit kronik yang disebabkan oleh kurangnya produksi insulin atau tidak efektifnya insulin dihasilkan oleh pankreas. Kurangnya kadar insulin dalam darah dapat menyebabkan tingginya konsentrasi gula di dalam darah hingga munculnya kerusakan didalam beberapa sistem tubuh. Pola makan merupakan salah satu hal yang mempengaruhi kadar gula darah diabetes mellitus, terutama jika sering mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan dengan kadar gula darah dan kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus. Kecukupan mineral, khususnya magnesium dan kromium juga dapat membantu keseimbangan kadar glukosa dalam darah. Kromium merupakan zat mikromineral yang memiliki fungsi dalam meningkatkan respon insulin. Transformasi kromium sendiri di dalam tubuh yang disebut Glucose Tolerance Factor (GTF) akan memberi kontribusi dalam peningkatan efektifitas kerja insulin. Magnesium merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan untuk homeostatis glukosa. Fungsi magnesium yang paling dikenal adalah berasosiasi dengan ATP4- dan memfasilitasi lanjutan reaksi transfosforilasi yang penting untuk aktivasi atau deaktivasi sel. Jenis penelitian yang digunakan adalah observational analitik yaitu menganalisis hubungan antar variabel, yaitu dengan melakukan suatu analisis terhadap data yang dikumpulkan. Desain penelitian yang digunakan dengan desain cross sectional yang artinya subjek diobservasi atau dikumpulkan datanya sekaligus hanya satu kali dengan pengukuran variabel independen dalam kurun waktu yang sama. Waktu yang digunakan untuk penelitian ini adalah pada bulan 20 Oktober- 21 Januari 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penderita diabetes masih lebih sering mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi. Kecukupan mineral magnesium dan kromium pada penderita juga masih dalam kategori deficit rendah. Disarankan supaya penderita diabetes mellitus memperhatikan pemilihan bahan makan berdasarkan indeks gikemik serta meningkatkan asupan kromium dan magnesium sesuai kebutuhan untuk membantu menyeimbangakn glukosa dalam darah. Kata Kunci: Pola Makan, Asupan Magnesium, Asupan Kromium, Kadar Gula Darah, Kadar HbA1c
Cover KTI
tidak tersedia
2019

POLA MENU, STANDAR PORSI SERTA KETERSEDIAAN ENERGI DAN ZAT GIZI MAKRO (P, L, KH) PADA MENU MAKAN SIANG ANAK USIA 1-9 TAHUN DI TEMPAT PENITIPAN ANAK SAMUPHAHITA KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Alfia Hardi Ningseh
NIM: 1603000014
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI MALANG
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakrie, SKM, M.Kes
Subjek: Pola Menu, Standar Porsi, Ketersediaan Energi dan Zat Gizi Makro.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Alfia Hardi Ningseh (2019) : Pola Menu, Standar Porsi Serta Ketersediaan Energi dan Zat Gizi Pada Menu Makan Siang Anak Usia 1-9 Tahun Di Tempat Penitipan Anak Samuphahita Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Bachyar Bakrie, SKM, M.Kes Pola menu yang seimbang jika susunan bahan makanan minimal terdiri dari 4 komponen sesuai dengan kebutuhan gizi bagi konsumen. Dengan demikian, maka hidangan yang disusun harus terdiri dari makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah. Standar porsi adalah banyaknya jumlah makanan yang disajikan dan ukuran berat porsi pada setiap individu, dan suatu penyelenggaraan makanan, sangatlah penting dalam menentukan standar porsi yang tepat karena ini sangat berkaitan dengan perhitungan kebutuhan bahan makanan dan perencanaan standar porsi, hal ini tentu akan mempengaruhi terpenuhinya kebutuhan gizi seseorang pada setiap hidangan. Penelitian ini dilakukan di TPA Samuphahita pada tanggal 19-30 Maret 2019 dengan jenis penelitian yang dilakukan adalah observasional dengan desain cross sectional studies. Besar sampel yang digunakan sebanyak 25 anak. Data pola menu diperoleh melalui pengisian form pola menu, data standar porsi dan ketersediaan energi dan zat gizi makro (P, L, KH) diperoleh melalui hasil penimbangan. Hasil peneltian menunjukkan bahwa pola menu yang disajikan sebagian besar kurang seimbang dan tidak seimbang masing-masing 3 menu. Standar porsi makanan yang disajikan selama 8 hari belum sesuai dengan standar porsi yang dianjurkan. Ketersediaan energi dan zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) termasuk dalam kategori defisit. Sebaiknya tenaga pengolah makanan memperhatikan pola menu seimbang yang disajikan pada menu makan siang serta memperhatikan standar porsi yang dianjurkan agar ketersediaan energi dan zat gizi makro (P, L, KH) pada menu makan siang anak usia 1-9 tahun di TPA Samuphahita tercukupi. Diharapkan kepada tenaga pengolah untuk membuat standar bumbu yang benar agar menghasilkan cita rasa pada menu makan siang tersebut. Kata Kunci : Pola Menu, Standar Porsi, Ketersediaan Energi dan Zat Gizi Makro.
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PORSI PENYAJIAN DAN KETERSEDIAAN ENERGI DAN ZAT GIZI PADA PENYELENGGARAAN MAKAN SIANG DI PANTI WERDHA PANGESTI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: TITIT APRISKA RAMELIDIYA
NIM: 1603000068
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: BACHYAR BAKRI
Subjek: Porsi Penyajian dan Ketersediaan Energi dan Zat gizi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Titit Apriska Ramelidiya, 2019. Porsi Penyajian dan Ketersediaan Energi dan Zat Gizi pada Penyelenggaraan Makan Siang di Panti Werdha Pangesti Lawang, dibawah bimbingan : BACHYAR BAKRI Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui porsi penyajian dan ketersediaan energi dan zat gizi (protein, lemak, karbohidrat) pada penyelenggaraan makan siang di Panti Werdha Pangesti Lawang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dilakukan di Panti Werdha Pangesti Malang yang terletak di Jl. Argotirto No. 24, Kerajan, Ketidan, Lawang, Malang pada bulan Mei 2019. Populasi penelitian ini adalah 3 menu makan siang yang disajikan untuk lansia. Teknik Sampling yang dilakukan adalah accidental sampling. Pengumpulan data porsi penyajian diperoleh dengan cara menimbang makan siang dengan timbangan secara langsung selama 3 hari, dan data ketersediaan energi dan zat gizi (protein, lemak, dan karbohidrat) diperoleh dengan cara menghitung jumlah berat makanan siang yang disajikan. Data porsi yang disajikan diolah dengan membandingkan rata-rata porsi makanan siang yang disajikan dengan standar porsi yang dianjurkan untuk lansia. Data kemudian disajikan dalam bentuk table dan dianalisa secara deskiptif kemudian dikatagorikan sebagai berikut: Sesuai : 90-119% dari standar dan tidak sesuai: <90% atau >120% dari standar. Data tentang ketersediaan energi dan zat gizi (protein, lemak, dan karbohidrat) menu makan siang diolah dengan mentabulasi hasil penimbangan makanan yang disajikan lalu hasilnya dibandingkan dengan angka kecukupan gizi sesuai dengan golongan umur dan dikatagorikan sebagai berikut baik : 90-110% dan tidak baik : 90 <x> 110%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar porsi yang di sajikan tidak sesuai dengan standar, sedangkan untuk ketersediaan energi dan zat gizi di panti werdha pangesti malang belum sesuai dengan kebutuhan gizi lansia. Ratarata tingkat kecukupan energi laki-laki dalam katagori baik (100%), sedangkan untuk energi perempuan dalam katagori tidak baik (115%), protein lansia laki-laki dalam katagori tidak baik (112%), untuk protein lansia perempuan dalam katagori baik (101%), lemak pada lansia laki-laki dalam katagori tidak baik (130%) dan lemak perempuan dalam katagori tidak baik (134%), sedangkan untuk karbohidrat lansia laki-laki dan permpuan dalam katagoti tidak baik (112%). Kata kunci : Porsi Penyajian dan Ketersediaan Energi dan Zat gizi
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PROFIL KARAKTERISTIK STATUS GIZI BALITA (6-59 BULAN) DI DESA PANDANAJENG KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: HIKMA ALIF RINA CAHYANI
NIM: 1603000111
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan S., STP., M. Kes
Subjek: Berat Badan Lahir, ASI Eksklusif, Status Gizi (Antropometri), Karakteristik Status Gizi.
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Hikma Alif Rina Cahyani, 2019. Profil Karakteristik Status Gizi Balita (6-59 Bulan) di Desa Pandanajeng Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang. Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Sugeng Iwan S., STP., M. Kes. Status gizi adalah suatu ukuran mengenai kondisi tubuh sesorang yang dapat dilihat dari makanan yang dikonsumsi dan penggunaan zat-zat gizi di dalam tubuh. Penilaian status gizi secara langsung dengan antropometri dengan tiga indeks yaitu berat badab menurut umur (BB/U), tinggi badan menurut umur (TB/U), dan berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) serta karakteristik status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil karakteristik status gizi balita di Desa Pandanajeng. Desain penelitian ini adalah penelitian survey atau non eksperimental yang bersifat deskriptif dan analitik. Sampel dalam penelitian adalah balita usia 6-59 bulan berjumlah 60 responden dengan metode wawancara dan pengukuran antropometri secara langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan status gizi balita di Desa Pandanajeng berdasarkan BB/U yaitu gizi baik sebesar 85%, gizi kurang 13%, dan gizi lebih 2%. Sedangkan berdasarkan TB/U yaitu normal sebesar 70%, pendek 23%, dan sangat pendek 7% serta berdasarkan BB/TB yaitu normal sebesar 93%, kurus 4%, dan gemuk 3%. Menurut hasil penelitian, karakteristik status gizi yang terjadi di Desa Pandanajeng adalah kronis karena masalah status gizi tertinggi berdasarkan indeks TB/U. Kata kunci : Berat Badan Lahir, ASI Eksklusif, Status Gizi (Antropometri), Karakteristik Status Gizi.
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PROFIL KARAKTERISTIK STATUS GIZI BALITA USIA 6-59 BULAN DESA NGAJUM KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AZZURA YENADIA
NIM: 1603000045
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III GIZI MALANG
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan S, STP., M.Kes
Subjek: Status Gizi, Karakteristik Status Gizi, 6 – 59 bulan
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Azzura Yenadia (2019). Profil Status Gizi Balita Desa Ngajum Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dibawah bimbingan Sugeng Iwan S, STP., M.Kes Status gizi adalah suatu ukuran mengenai kondisi tubuh seseorang yang dapat dilihat dai makanan yang dikonsumsi dan penggunaan zat-zat gizi di dalam tubuh. Penilaian status gizi secara langsung dengan antropometri dengan tiga indeks yaitu berat badan menurut umur BB/U, tinggi badan menurut umur TB/U, dan berat badan menurut tinggi badan BB/TB serta karakteristik status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil status gizi balita di Desa Ngajum. Desain penelitian ini adalah penelitian survey atau non eksperimental yang bersifat deskriptif dan analitik. Sampel dalam penelitian ini adalah balita usia 6 – 59 bulan sejumlah 60 balita dengan metode wawancara dan pengukuran antropometri. Hasil penelitian ini menunjukkan status gizi balita di Desa Ngajum berdasarkan BB/U yaitu gizi buruk 5%, gizi kurang 10%, gizi lebih 5% sedangkan berdasarkan TB/U yaitu sangat pendek sebesar 23% dan pendek sebesar 17% serta menurut BB/TB yaitu gemuk 10% dan kurus 2%. Menurut hasil penelitian karakteristik status gizi yang terjadi di Desa Ngajum adalah kronis karena masalah status gizi tertinggi berdasarkan indeks TB/U. Kata Kunci : Status Gizi, Karakteristik Status Gizi, 6 – 59 bulan
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PROFIL KARAKTERISTIK STATUS GIZI BALITA USIA 6-59 BULAN DI DESA SUMBERSUKO KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: BETA LUSTIA ISLAMIATI
NIM: 1603000044
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan Setyobudi, STP. M.Kes
Subjek: Balita, Status Gizi, Karakteristik
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Beta Lustia Islamiati (2019). Profil Status Gizi Balita Usia 6-59 Bulan di Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi Diploma III Gizi Malang. Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dibawah bimbingan Sugeng Iwan Setyobudi, STP. M.Kes Status gizi merupakan keadaan kesehatan sekelompok atau individu yang ditentukan dengan derajat kebutuhan fisik akan energi dan zat gizi yang diperoleh dari pangan dan makanan, yang dampak fisiknya dapat diukur secara antropometri. Antropometri merupakan salah satu metode penilaian status gizi dengan tiga indeks yaitu berat badan menurut umur (BB/U), tinggi badan menurut umur (TB/U), dan berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) dengan ketiga indeks tersebut dapat pula diketahui karakteristik status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil status gizi balita usia 6-59 bulan di Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Desain penelitian ini adalah survey atau non eksperimental yang bersifat deskriptif dan analitik. Sampel dalam penelitian ini adalah balita usia 6-59 bulan berjumlah 60 balita dengan metode wawancara dan pengukuran antropometri. Hasil penelitian ini menunjukkan status gizi balita di Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir berdasarkan indeks BB/U terdiri dari 82% gizi baik, 15% gizi kurang dan 3% gizi buruk. Sedangkan berdasarkan indeks TB/U, status gizi balita terdiri dari 60% normal, 32% pendek, dan 8% sangat pendek. Kemudian berdasarkan indeks BB/TB diperoleh status gizi balita 85% normal, 7% kurus, 3% sangat kurus dan 5% gemuk. Karakteristik status gizi masyarakat pada kelompok balita diperoleh dengan mengumpulkan ketiga indeks antropometri (BB/U, TB/U, dan BB/TB) yang kemudian dibandingkan dengan cut of point permasalahan gizi masyarakat standar WHO (1997), terdiri dari 40% balita pendek dan 10% balita kurus, sehingga status gizi masyarakat (kelompok balita) di Desa Sumbersuko memiliki karakteristik akut dan kronis. Kata Kunci: Balita, Status Gizi, Karakteristik
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SYAVIRA MAULIDA YULIANINGTYAS
NIM: 1603000050
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI MALANG
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri, SKM, M. Kes
Subjek: Kualitas Makanan, Standar Porsi, Sisa Makanan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Syavira Maulida Yulianingtyas (2019) : Analisis Kualitas Makanan, Standar Porsi Dan Sisa Makanan Pada Penyelenggaraan Makan Siang Anak Usia 12-36 Bulan Di Arjuna Daycare Malang. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Bachyar Bakri, SKM, M. Kes Kualitas makanan adalah tingkat baik buruknya sesuatu dengan makna yang berbeda-beda. Kualitas makanan adalah konsistensi dari terciptanya kualitas menu yang dihasilkan. Standar porsi adalah banyaknya makanan yang disajikan dan ukuran untuk setiap individu. Standar porsi berkaitan dengan perhitungan kebutuhan bahan makanan dan perencanaan standar porsi, sehingga terpenuhinya kebutuhan gizi seseorang Sisa makanan adalah jumlah atau persentase makanan yang tidak habis termakan yang mampu mencerminkan daya terima terhadap makanan itu sendiri. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas makanan, standar porsi dan sisa makanan. Penelitian ini dilakukan di Arjuna Daycare pada tanggal 19-30 Maret 2019 dengan jenis penelitian yang dilakukan adalah observasional dengan desain penelitian cross sectional. Besar sampel yang digunakan sebanyak 25 anak. Data kualitas makanan diperoleh melalui pengisian form peniaian kualitas makanan, data standar porsi dan sisa makanan diperoleh melalui hasil penimbangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar porsi makanan yang disajikan pada penyelenggaraan makan Arjuna Daycare tidak sesuai dengan standar porsi anjuran. Kualitas makanan di Arjuna Daycare sebesar 62,5% termasuk dalam kategori cukup. Semua porsi makanan yang disajikan belum sesuai dengan standar porsi anjuran. Tidak ada sisa makanan yang dihasilkan. Sebaiknya tenaga pengolah makanan memperhatikan standar porsi makanan yang disajikan dan diusahakan untuk disesuaikan dengan standar porsi anjuran serta memperhatikan kualitas makanan yang disajikan meliputi penampilan dan rasa makanan. Kata Kunci : Kualitas Makanan, Standar Porsi, Sisa Makanan
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan