Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3221–3230 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2019

PERBEDAAN TEKANAN DARAH DAN INDEKS MASSA TUBUH ANTARA AKSEPTOR SUNTIK KOMBINASI DAN IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKEMAS MULYOREJO KOTA MALANG (2022)

Lihat Detail Karya
Penulis: LINSA EVITA
NIM: 1502450061
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Wandi, S.Kep, Ns, M.Pd
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Fenomena yang banyak ditemukan di masyarakat menunjukkan alat kontrasepsi hormonal lebih banyak dipilih oleh wanita usia subur. Kontrasepsi hormonal memiliki efek samping yaitu terjadinya peningkatan tekanan darah dan peningkatan indeks massa tubuh bagi akseptor KB. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa perbedaan tekanan darah dan indeks massa tubuh antara akseptor suntik kombinasi dan implan dengan lama penggunaan KB 1 – 5 tahun. Desain penelitian menggunakan metode Analytic Comparative dengan pendekatan Cross Sectional. Besar populasi sebanyak 64 orang yaitu 41 akseptor suntik Kombinasi dan 23 akseptor implan yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Kota Malang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 55 responden yaitu 35 akseptor suntik kombinasi dan 20 akseptor implan. Analisis data menggunakan uji Mann Whitney U-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan antara kenaikan tekanan darah sistole dan diastole akseptor suntik kombinasi dan akseptor implan, nilai P = 0,441>α 0,05 serta tidak terdapat perbedaan antara kenaikan indeks massa tubuh akseptor suntik kombinasi dan akseptor implan, nilai P= 0,883>α 0,05. Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti berkesimpulan bahwa terjadinya peningkatan tekanan darah dan perubahan indeks massa tubuh tidak mutlak dipengaruhi oleh hormon sintetis di dalam tubuh. Petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan KIE dan konseling tentang manfaat dan efek samping dari penggunaan alat kontrasepsi sehingga akseptor KB dapat memilih dengan tepat yang disesuaikan dengan kondisi tubuhnya. Kata Kunci: Kontrasepsi, Suntik Kombinasi, Implan, Tekanan Darah, Indeks Massa Tubuh
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PERBEDAAN TINGKAT KETEPATAN KODE DIAGNOSA PENYAKIT SEBELUM DAN SESUDAH PENGGUNAAN APLIKASI KODEFIKASI BERBASIS ELEKTRONIK DI PUSKESMAS KEPUNG KAB. KEDIRI

Lihat Detail Karya
Penulis: KRISTIYA SEPTIANI
NIM: 1604000033
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Bernadus Rudy Sunindya, MPH.
Subjek: Ketepatan kodefikasi, Aplikasi Kodefikasi Berbasis Elektronik, Cross Sectional, Chi Square, SPSS 23
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Kristiya Septiani, 2019. Perbedaan Tingkat Ketepatan Kode Diagnosa Penyakit Sebelum Dan Sesudah Penggunaan Aplikasi Kodefikasi Berbasis Elektronik di Puskesmas Kepung Kab. Kediri. DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Di bawah bimbingan Dosen: Bernadus Rudy Sunindya, MPH. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh perekam medis adalah mampu melakukan klasifikasi dan kodefikasi penyakit masalah terkait. Proses klasifikasi dan kodefikasi di Puskesmas Kepung Kabupaten Kediri dilakukan oleh perawat dengan menggunakan buku catatan yang berisikan kode penyakit yang sering muncul di Puskesmas Kepung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan tingkat ketepatan kode diagnosa penyakit antara sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi kodefikasi berbasis elektronik di Puskesmas Kepung. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik dengan desain rancangan Cross Sectional, dengan membandingkan hasil ketepatan kode diagnosa penyakit sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi kodefikasi berbasis elektronik. Instrumen pada penelitian ini adalah ICD-10, berkas rekam medis, PC/ laptop, lembar checklist, alat tulis, aplikasi SPSS 23. Variabel dalam penelitian ini adalah ketepatan kode diagnosa penyakit sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi kodefikasi berbasis penyakit. Jumlah sampel sebanyak 50 dokumen rekam medis rawat jalan. Pada penelitian yang dilakukan sebelum menggunakan aplikasi kodefikasi berbasis elektronik sebanyak 33 dokumen (66%) kode diagnosa tepat. Sedangkan perbedaan proporsi ketepatan kodefikasi sesudah menggunakan aplikasi kodefikasi berbasis elektronik meningkat menjadi 43 dokumen (86%) kode diagnosa tepat. Uji chi square hasil menggunakan aplikasi SPSS 23 menyatakan nilai Asymp.Sig sebesar 0,019. Hal ini menunjukkan bahwa p = 0,019, untuk itu p < α, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat dinyatakan bahwa ada perbedaan tingkat ketepatan kode diagnosa penyakit sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi kodefikasi berbasis elektronik di Puskesmas Kepung Kabupaten Kediri. Kata Kunci : Ketepatan kodefikasi, Aplikasi Kodefikasi Berbasis Elektronik, Cross Sectional, Chi Square, SPSS 23
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PERBEDAAN TINGKAT KONSUMSI (ENERGI DAN PROTEIN), STATUS KESEHATAN, DAN PRESTASI AKADEMIK PADA SISWA SEKOLAH DASAR STUNTING DAN NON STUNTING DI DESA WANDANPURO KECAMATAN BULULAWANG KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: TASYA ADINDA AGUSTINA
NIM: 1503410008
Program Studi: PRODI STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: I Nengah Tanu Komalyna dan Anom Aswin
Subjek: tingkat konsumsi, energi, protein, status kesehatan, prestasi akademik
Lihat Abstraksi
ABSTRAK TASYA ADINDA AGUSTINA. 2019. Perbedaan Tingkat Konsumsi (Energi Dan Protein), Status Kesehatan, Dan Prestasi Akademik Pada Siswa Sekolah Dasar Stunting Dan Non Stunting Di Desa Wandanpuro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Pembimbing : I Nengah Tanu Komalyna dan Anom Aswin. Latar Belakang : Stunting merupakan hasil dari asupan makanan yang tidak adekuat, kualitas makanan yang rendah, peningkatan kesakitan, atau kombinasi dari faktor-faktor tersebut yang terjadi pada periode waktu yang lama.. Pada anak yang stunting akan terjadi perubahan pada metabolisme yang berdampak pada kemampuan kognitif dan kemampuan otak yang mempengaruhi prestasi belajar anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat konsumsi (energi dan protein), status kesehatan dan prestasi akademik pada siswa sekolah dasar stunting dan non stunting di desa wandanpuro kecamatan bululawang kabupaten malang. Tujuan : Mengetahui Perbedaan Tingkat Konsumsi (Energi dan Protein), Status Kesehatan dan Prestasi Akademik Pada Siswa Sekolah Dasar Stunting dan Non Stunting Di Desa Wandanpuro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian obserasional dengan rancangan kasus kontrol. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2018 di SD Negeri 1, 2, dan 4 Wandanpuro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Variable bebas pada penelitian ini adalah tingkat konsumsi, status kesehatan, prestasi akademik. Variabel terikat pada penelitian ini adalah stunting Hasil : Terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat konsumsi energi, tingkat konsumsi protein, status kesehatan, dan prestasi akademik pada siswa sekolah dasar kelompok stunting dengan kelompok normal Saran :Perlu dilakukan pencegahan kejadian tersebut dan diharapkan orang tua dapat memberikan dukungan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan karena stunting merupakan masalah gizi yang dipengaruhi oleh konsumsi kurang dalam jangka waktu lama. Serta pola asuh makan yang tepat guna menciptakan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal sehingga terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas di masa mendatang. Kata kunci : tingkat konsumsi, energi, protein, status kesehatan, prestasi akademik
Cover KTI
2019

PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER II TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENYULUHAN KESEHATAN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL DAN LEAFLET DI DESA KEBONAGUNG WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKISAJI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: VINDY REDINA KITY ANGGI
NIM: 1502450019
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Surachmindari., SST.,M.Pd
Subjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Anggi, Vindy Redina Kity. 2019. Perbedaan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Trimester II Tentang Pencegahan Stunting Dengan Penyuluhan Kesehatan Melalui Media Audio Visual Dan Leaflet Di Desa Kebonagung Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji Kabupaten Malang. Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing Utama : Surachmindari, S.ST., M.Pd, Pembimbing Pendamping : Ika Yudianti, SST., M.Keb Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis dalam waktu yang cukup lama. Salah satu intervensi spesifik stunting adalah berupaya meningkatkan pengetahuan ibu khususnya tentang gizi yaitu melalui promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan yang dilakukan melalui media cetak maupun elektronik berupa leaflet dan audiovisual (video). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan ibu hamil trimester II tentang pencegahan stunting dengan penyuluhan kesehatan melalui media audio visual dan leaflet di Desa Kebonagung wilayah kerja Puskesmas Pakisaji Kabupaten Malang. Metode penelitian menggunakan Quasi Eksperiment Design dengan rancangan Non-Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil usia kehamilan 14-28 minggu pada bulan April-Mei 2019 di Desa Kebonagung wilayah kerja Puskesmas Pakisaji yang memenuhi kriteria inklusi berjumlah 32 orang. Pengambilan sampling menggunakan teknik Total sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan penyuluhan menggunakan media audiovisual dan kelompok kontrol penyuluhan menggunakan media leaflet. Penelitian ini menggunakan uji hipotesis Mann-Whitney dengan hasil p=0,001 < 0,05 bahwa H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan tingkat pengetahuan ibu hamil trimester II tentang pencegahan stunting, dimana media audio visual menunjukkan lebih efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester II tentang pencegahan stunting di Desa Kebonagung wilayah kerja Puskesmas Pakisaji Kabupaten Malang karena nilai mean 21,72 pada kelompok media audiovisual lebih besar dibandingkan nilai mean 11,28 pada kelompok media leaflet. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan menjadi salah satu media tambahan dalam memahami pentingnya pencegahan stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Kata Kunci : audiovisual, leaflet, tingkat pengetahuan.
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER II TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENYULUHAN KESEHATAN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL DAN LEAFLET DI DESA KEBONAGUNG WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKISAJI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: VINDY REDINA KITY ANGGI
NIM: 1402450014
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: IRA TITISARI, NIKA YUDIANTI
Cover KTI
2019

PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA D-III PMIK DALAM MEREKAP SENSUS HARIAN DI RUMAH SAKIT SETELAH MENGGUNAKAN APLIKASI SENSUS HARIAN BERBASIS DESKTOP

Lihat Detail Karya
Penulis: FAILIDA USTANIYAH
NIM: 1604000016
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Tutik Herawati, S.Kp., MM
Subjek: Sensus harian rawat inap, aplikasi berbasis desktop
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Failida Ustaniyah. 2019. “Perbedaan Tingkat Pengetahuan Mahasiswa D-III PMIK dalam Merekap Sensus Harian di Rumah Sakit Setelah Menggunakan Aplikasi Sensus Harian Berbasis Desktop”. Dibimbing Oleh Tutik Herawati, S.Kp., MM Statistik rumah sakit merupakan bagian dari kompetensi Sistem Informasi Kesehatan sehingga Perekam Medis perlu memahaminya. Sistem statistik bertanggung jawab terhadap salah satu diantaranya adalah sensus harian pasien rawat inap. Masalah yang ditemukan saat studi pendahuluan adalah 12 dari 18 mahasiswa menyatakan belum paham mengenai proses rekapitulasi sensus harian rawat inap. Hal ini disebabkan karena kurangnya media pembelajaran untuk melakukan simulasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membuat Aplikasi Sensus Harian Rawat Inap berbasis Desktop guna meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang pelakasanaan sensus harian secara riil. Jenis penelitian menggunakan rancangan quasi experiment yang menggunakan desain one group pre test post test. Pembuatan aplikasi menggunakan model waterfall dan dirancang dengan menggunakan Microsoft Acces dan Visual Basic.NET dengan pengujian blackbox. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa tingkat dua prodi D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang, dengan jumlah sampel 40 mahasiswa yang diambil menggunakan cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesinoner soal pilihan ganda dan lembar rekap sensus harian yang masih belum terisi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pre test adalah 46,43 dan post test 73,89 . Hasil uji paired T-test menunjukkan ada perbedaan rata-rata nilai sebelum dan sesudah sebesar 27.45850 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Kesimpulannya terdapat perbedaan sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi serta mampu meningkatkan pengetahuan mahasiswa. Saran yang diberikan yaitu aplikasi dapat digunakan sebagai media pembelajaran dan dapat dikembangkan lagi untuk materi lain. Kata kunci : Sensus harian rawat inap, aplikasi berbasis desktop
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PERBEDAAN WAKTU KECEPATAN PERHITUNGAN INDIKATOR PELAYANAN PUSKESMAS SEBELUM DAN SESUDAH MENGGUNAKAN APLIKASI BONCALC (BARBER JOHNSON CALCULATOR) DI PUSKESMAS WONODADI BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: Yusri Ihza Noor Roviqoh
NIM: 1604000056
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI
Dosen Pembimbing: Achmad Zani Pitoyo, M. Kes, MMRS
Subjek: Aplikasi Perhitungan Indikator Layanan, Kecepatan Perhitungan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Yusri Ihza Noor Roviqoh, "Perbedaan Waktu Kecepatan Perhitungan Indikator Pelayanan Sebelum Dan Sesudah Menggunakan Aplikasi Boncalc (Barber Johnson Calculator) Di Puskesmas Wonodadi Blitar", Pembimbing Achmad Zani Pitoyo, M. Kes, MMRS Indikator layanan diperlukan untuk menentukan tingkat pemanfaatan, kualitas dan efisiensi layanan rawat inap. Latar belakang penelitian ini adalah petugas sensus harian rawat inap menghitung indikator layanan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama, sehingga dibuatlah aplikasi BONCALC (Barber Johnson Calculator) untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan kecepatan waktu yang dibutuhkan untuk menghitung indikator pelayanan puskesmas sebelum dan sesudah penerapan aplikasi BONCALC (Barber Johnson Calculator) di Puskesmas Wonodadi Blitar. Desain penelitian menggunakan metode penelitian dengan menggunakan desain Pre Eksperimental Pretest- Posttest One Group. Perlakuan penelitian dengan penerapan aplikasi untuk mengetahui perbedaan waktu pada pre-test dan post-test dari 56 sampel. Alat dalam penelitian ini berupa lembar observasi dengan variabel perhitungan waktu dari indikator layanan Puskesmas. Analisis data menggunakan Uji Paired-Sample T-Test jika sig> 0,05 maka H0 diterima. Hasil studi pre-test menunjukkan hasil yang baik dengan rata-rata 18,26 detik. Hasil post-test menunjukkan hasil yang lebih baik dengan rata-rata 13,00 detik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa aplikasi BONCALC (Barber Johnson Calculator) dapat digunakan untuk menghitung indikator pelayanan di puskesmas agar lebih cepat serta tepat dan untuk peneliti yang hendak melakukan penelitian serupa, diharapkan untuk mengembangkan aplikasi agar lebih lengkap dan tidak hanya dipakai di puskesmas saja. Kata kunci: Aplikasi Perhitungan Indikator Layanan, Kecepatan Perhitungan
Cover KTI
2019

PERBEDAAN WAKTU PEMULIHAN PERNAPASAN DAN SATURASI OKSIGEN POST OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM ANTARA PASIEN PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK DI RUANG PEMULIHAN RSUD NGUDI WALUYO WLINGI SKRIPSI NOVIA NUR

Lihat Detail Karya
Penulis: NOVIA NUR LAILA
NIM: 1501460015
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Dra. Goretti Maria Sindarti, M.Kes
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PERENCANAAN MENU PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN UNTUK ANAK USIA DINI DI TPA IT AS SALAM KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CYNTHIA THESCYA LONICA
NIM: 1603000017
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakrie, SKM, M.Kes
Subjek: Perencanaan menu, anak usia dini, TPA/taman penitipan anak
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Perencanaan menu merupakan serangkaian kegiatan menyusun hidangan dalam variasi yang serasi untuk manajemen penyelenggaraan makanan institusi. Dalam melakukan perencanaan menu terdapat faktor-faktor yang harus diperhatikan yaitu faktor konsumen dan faktor manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Perencanaan Menu pada Penyelenggaraan Makanan untuk Anak Usia Dini di TPA IT As Salam Kota Malang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret tahun 2019 di TPA IT As Salam Kota Malang, dengan jenis penelitian deskriptif yang dilakukan selama 5 hari dengan desain cross sectional. Besar sampel yang digunakan sebanyak 29 anak. Data faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan menu diperoleh dengan cara wawancara dan observasi kepada pihak pengelola menggunakan kuesioner, Data ketersediaan energi dan zat gizi diperoleh dengan cara menimbang berat dari menu makan siang yang disajikan oleh TPA selama 5 hari berturut-turut, kemudian dibuat rata-rata, setelah itu dibandingkan dengan angka kecukupan gizi anak usia 4-6 tahun, data karakteristik anak usia dini (jenis kelamin) diperoleh dengan cara wawancara dengan pihak pengelola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik anak rata-rata berjenis kelamin laki-laki (60%), kemudian untuk variabel faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan menu pada penyelenggaraan makanan di TPA menunjukkan skor 70% yang artinya perencanaan menu di TPA tersebut tidak sesuai. Menurut hasil perbandingan antara ketersediaan energi dan zat gizi di TPA dengan standar AKG disimpulkan bahwa rata-rata energi dan zat gizi masih belum sesuai dengan standar yang dianjurkan menurut AKG, hal tersebut ditandai dengan persentase energi (61,1%), lemak (64%) dan karbohidrat (49,4%) termasuk dalam kategori kurang. Sebaiknya pihak pengelola TPA dapat memperhatikan susunan hidangan sesuai dengan gizi seimbang, variasi menu agar tidak terjadi pengulangan, dan porsi makanan yang diberikan pada anak. Kata Kunci : Perencanaan menu, anak usia dini, TPA/taman penitipan anak
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PERILAKU PRAKTEK SELF CARE DIABETISI DALAM PERAWATAN KAKI DIABETIK DI KLINIK GRIYA BROMO MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: LAUNE AISYVA
NIM: 1601100014
Program Studi: PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr Tri Johan AY, SKp, M.Kep
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan