2019
PERBEDAAN DISFUNGSI SEKSUAL PADA AKSEPTOR KB SUNTIK DMPA DAN KB SUNTIK KOMBINASI DI DESA WATUGEDE WILAYAH PUSKESMAS SINGOSARI KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG
Lihat Detail KaryaSubjek: Disfungsi Seksual, Kontrasepsi, KB suntik DMPA dan KB suntik Kombinasi
Lihat Abstraksi
Disfungsi seksual merupakan salah satu gangguan kesehatan yang bisa muncul
pada setiap wanita. Disfungsi seksual juga merupakan salah satu efek samping
yang timbul akibat penggunaan alat kontrasepsi yang bersifat hormonal yang erat
hubungannya dengan kualitas hidup wanita dan juga keharmonisan hubungan
suami istri. Menurut data dari BKKBN pengguna alat kontrasepsi setiap tahun
bertambah. Salah satu faktor resiko penyebab disfungsi seksual adalah
penggunaan KB suntik DMPA dan Kombinasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui perbedaan angka kejadian disfungsi seksual menurut skoring FSFI
pada akseptor KB suntik DMPA dan Kombinasi. Desain penelitian analitik
komparatif dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah sampel sebanyak
50 responden yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling
yang telah memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah kuasioner
FSFI untuk mengetahui indeks sex sebagai indikator adanya disfungsi seksual,
kemudian analisa data menggunakan Mann Whitney dengan p-value <0,05
sehingga hasilnya bahwa ada perbedaan disfungsi seksual pada akseptor KB
suntik DMPA dan Kombinasi. Berdasarkan penelitian tersebut, hendaknya
menjadi bahan pertimbangan bagi Akseptor KB suntik DMPA dan Kombinasi
dalam mencegah adanya komplikasi penggunaan kontrasepsi hormonal dalam
jangka panjang.
Kata Kunci: Disfungsi Seksual, Kontrasepsi, KB suntik DMPA dan KB
suntik Kombinasi