2019
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Menampilkan 3131–3140 dari 5188 KTI mahasiswa
2019
PENGARUH TERMOTERAPI HOT-PACK TERHADAP TINGKAT KENYAMANAN ( NYERI) REMAJA PUTRI PADA SAAT MENGALAMI DYSMENORRHEA DI SMKS PLUS AL-MAARIF SINGOSARI
Lihat Detail KaryaCover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2019
PENGARUH TINDAKAN RAWAT LUKA GANGRENE TERHADAP PENCEGAHAN TINDAKAN AMPUTASI DAN PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KLINIK GRIYA BROMO KOTA MALANG
Lihat Detail KaryaSubjek: ulkus gangrene, rawat luka, kecemasan dan derajat luka
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Afifuddin, Muhammad Faruq (2019) Pengaruh Tindakan Rawat Luka Gangrene
Terhadap Pencegahan Tindakan Amputasi Dan Penurunan Tingkat Kecemasan
Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Klinik Griya Bromo Kota Malang. Karya
Tulis Ilmiah Studi Kasus Deskriptif, Program Studi DIII Keperawatan Malang,
Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing
(Utama )Lenni Saragih, SKM., M.Kes
Ulkus pada kaki (gangrene ) merupakan salah satu komplikasi dari prnyakit
diabetes mellitus. dengan gangren akan lebih beresiko dilakukan amputasi 10-30
kali limpat dari pada orang populasi umum dan bisa dicegah jika terjadi pebaikan
kondisi luka dengan cara rawat luka dan debridemen disamping meminum obat
dan diet sesuai dengan yang dianjurkan. Pasien dengan ulkus gangrene memiliki
kecemasan terutama kecemasan akan amputasi, Kecemasan mempunyai pengaruh
yang kuat terhadap kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus, dimana
jika kecemasan meningkat maka kadar glukosa darah juga akan meningkat,
peningkatan kecemasan ini dapat dicegah dengan tindakan rawat luka sebagai
tindakan untuk mengurangi resiko amputasi (memperbaiki derajat luka ) yang
berpengaruh terhadap penurunan kadar kecemasan. Fokus studi pada penelitian ini
adalah pengaruh tindakan rawat luka gangren terhadap pencegahan tindakan
amputasi dan penurunan tingkat kecemasan pada pasien diabetes mellitus tipe 2, .
Metode penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif dengan subjek 1 orang.
Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara kuisioner dan observasi
berdasarkan Permendikbud No. 137 tahun 2014 selama 2 minggu. hasil dari
penelitian penelitian ini didapatkan bahwa kecemasan pada pertemuan pertama
didapatkan hasil kecemasan sedang dengan skor 26, dengan gula darah 360mg/dl
dan luka dengan derajat 4 , dan pada pertemuan terkahir diapatkan data bahwa
subjek mendapatkan derajat kecemasan ringan dengan skor 8 dan dengan derajat
luka wagner . kesimpulan, rawat luka secara rutin dan tepat dapat munurunkan
tingkat kecemasan yang berdampak pada turunya kadar gula darah, dan penurunan
derajat luka . Disamping rawat luka subjek juga harus melakukan diet dengan tepat
dan memiinum obat serta insulin dengan rutin, dengan hal tersebut gula darah dapat
dikontrol dan luka akan dalam kondisi yang baik.
Kata kunci: ulkus gangrene, rawat luka, kecemasan dan derajat luka
2019
PENGARUH TINDAKAN RAWAT LUKA GANGRENE TERHADAP PENCEGAHAN TINDAKAN AMPUTASI DAN PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KLINIK GRIYA BROMO KOTA MALANG (STUDI KASUS
Lihat Detail KaryaSubjek: KEPERAWATAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Afifuddin, Muhammad Faruq (2019) Pengaruh Tindakan Rawat Luka Gangrene Terhadap Pencegahan Tindakan Amputasi Dan Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Klinik Griya Bromo Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus Deskriptif, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama )Lenni Saragih, SKM., M.Kes
Ulkus pada kaki (gangrene ) merupakan salah satu komplikasi dari prnyakit diabetes mellitus. dengan gangren akan lebih beresiko dilakukan amputasi 10-30 kali limpat dari pada orang populasi umum dan bisa dicegah jika terjadi pebaikan kondisi luka dengan cara rawat luka dan debridemen disamping meminum obat dan diet sesuai dengan yang dianjurkan. Pasien dengan ulkus gangrene memiliki kecemasan terutama kecemasan akan amputasi, Kecemasan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus, dimana jika kecemasan meningkat maka kadar glukosa darah juga akan meningkat, peningkatan kecemasan ini dapat dicegah dengan tindakan rawat luka sebagai tindakan untuk mengurangi resiko amputasi (memperbaiki derajat luka ) yang berpengaruh terhadap penurunan kadar kecemasan. Fokus studi pada penelitian ini adalah pengaruh tindakan rawat luka gangren terhadap pencegahan tindakan amputasi dan penurunan tingkat kecemasan pada pasien diabetes mellitus tipe 2, . Metode penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif dengan subjek 1 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara kuisioner dan observasi berdasarkan Permendikbud No. 137 tahun 2014 selama 2 minggu. hasil dari penelitian penelitian ini didapatkan bahwa kecemasan pada pertemuan pertama didapatkan hasil kecemasan sedang dengan skor 26, dengan gula darah 360mg/dl dan luka dengan derajat 4 , dan pada pertemuan terkahir diapatkan data bahwa subjek mendapatkan derajat kecemasan ringan dengan skor 8 dan dengan derajat luka wagner . kesimpulan, rawat luka secara rutin dan tepat dapat munurunkan tingkat kecemasan yang berdampak pada turunya kadar gula darah, dan penurunan derajat luka . Disamping rawat luka subjek juga harus melakukan diet dengan tepat dan memiinum obat serta insulin dengan rutin, dengan hal tersebut gula darah dapat dikontrol dan luka akan dalam kondisi yang baik.
Kata kunci: ulkus gangrene, rawat luka, kecemasan dan derajat luka
Cover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2019
PENGARUH TINDAKAN RAWAT LUKA GANGRENE TERHADAP PENCEGAHAN TINDAKAN AMPUTASI DAN PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KLINIK GRIYA BROMO KOTA MALANG (STUDI KASUS)
Lihat Detail Karya
2019
PENGARUH YOUTH BRIDGE CARD SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA SISWA KELAS X TENTANG TRIAD KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMK TARUNA BANGSA WAGIR
Lihat Detail KaryaSubjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Amalina, Avita. 2019. Pengaruh Youth Bridge Card Sebagai Media Pembelajaran Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pada Siswa Kelas X Tentang Triad Kesehatan Reproduksi Remaja di SMK Taruna Bangsa Wagir. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan dan Profesi Kebidanan Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Naimah, SKM. M. Kes. Pembimbing Pendamping : Wandi, S. Kep. Ners. M. Pd.
Penyampaian informasi kesehatan reproduksi pada remaja masih belum meluas dan efisien karena semakin tahun belum terlihat peningkatan pengetahuan mengenai triad kesehatan reproduksi. Oleh karena itu peneliti membuat sebuah alat/media pembelajaran yang belum pernah digunakan berupa kartu pasangan yang diberi nama “Youth Bridge Card” dan bukunya “Youth Bridge Book” sangat diperlukan oleh remaja Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang triad kesehatan reproduksi remaja yang meliputi seksualitas, NAPZA, dan HIV/AIDS. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design. Sampel pada penelitian ini sebesar 36 responden dengan menggunakan teknik Sampling asidental. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden menjadi baik setelah diberi youth bridge card (83%) dan sikap responden positif (58%). Uji analisis data dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test pengetahuan menunjukkan nilai Z sebesar -4,599 dengan nilai signifikansi 0,000 artinya ada pengaruh youth bridge card sebagai media pembelajaran terhadap pengetahuan pada siswa kelas X tentang triad kesehatan reproduksi remaja di SMK Taruna Bangsa Wagir. Sedangkan hasil uji analisis Wilcoxon Signed Rank Test sikap menunjukkan nilai Z sebesar -1.910 dengan nilai signifikansi 0,056 artinya tidak ada pengaruh youth bridge card sebagai media pembelajaran terhadap sikap pada siswa kelas X tentang triad kesehatan reproduksi remaja di SMK Taruna Bangsa Wagir. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media youth bridge card dapat meningkatkan pengetahuan responden menjadi baik namun masih belum dapat mengubah sikap responden terhadap kesehatan reproduksi remaja.
Kata Kunci : Youth Bridge Card, Pengetahuan, Sikap Remaja tentang Triad Kesehatan Reproduksi Remaja
Cover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2019
PENGARUH YOUTH BRIDGE CARD SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA SISWA KELAS X TENTANG TRIAD KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMK TARUNA BANGSA WAGIR
Lihat Detail KaryaCover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2019
PENGEMBANGAN APLIKASI ANALISA BEBAN KERJA UNTUK PENGHITUNGAN KEBUTUHAN TENAGA REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT KARSA HUSADA KOTA BATU
Lihat Detail KaryaSubjek: Aplikasi FIBA, Penghitungan Kebutuhan Tenaga Rekam Medis
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Muhammad Hannan Mahdiyyah Fitri. 2019. Pengembangan Aplikasi Analisa Beban Kerja Untuk Penghitungan Kebutuhan Tenaga Rekam Medis Di Rumah Sakit Karsa Husada Kota Batu. Laporan Tugas Akhir, Prodi D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH
Penghitungan kebutuhan tenaga rekam medis menggunakan 2 metode WISN dan ABK, namun pada metode ABK komponen-komponen untuk penghitungan waktu kerja tersedia tidak dapat dirubah sehingga tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya dilapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempermudah perencanaan kebutuhan tenaga rekam medis sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di Rumah Sakit Karsa Husada Kota Batu. Rancangan penelitian ini Research and Development (R&D) dengan menggunakan metode waterfall. Subjek penelitian ini adalah kepala rekam medis. Peneliti merancang aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan CSS. Hasil dari uji fungsi aplikasi menggunakan uji blackbox adalah semua fungsi menu dan item aplikasi dinyatakan valid, sehingga aplikasi layak untuk digunakan. Edukasi telah dilakukan kepada kepala rekam medis dan didapatkan bahwa kepala rekam medis dapat mengoperasikan dengan baik dan benar. Hasil penghitungan kebutuhan tenaga rekam medis menggunakan aplikasi FIBA berbasis web adalah 42 orang. Maka dapat disimpulkan bahwa perhitungan tenaga rekam medis sudah mempertimbangkan kondisi-kondisi yang sebenarnya dilapangan. Saran dalam penelitian ini adalah dapat digunakannya aplikasi FIBA di Rumah Sakit Karsa Husada Kota Batu guna membantu perencanaan kebutuhan tenaga rekam medis.
Kata Kunci : Aplikasi FIBA, Penghitungan Kebutuhan Tenaga Rekam Medis
2019
PENGEMBANGAN APLIKASI REGISTER KOHORT MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS BERBASIS DESKTOP SEBAGAI MEDIA PELAPORAN BIDAN DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB)
Lihat Detail KaryaSubjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Maulidia, Miftakul Fira. 2019. Pengembangan Aplikasi Register Kohort menggunakan Microsoft Access berbasis Dekstop sebagai Media Pelaporan Bidan di Praktik Mandiri Bidan (PMB). Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Didien Ika Setyarini S. ST., M. Keb. Pembimbing Pendamping : Budi Suharno S. Kp., M. Kes
Penggunaan register kohort dewasa ini mengalami banyak kendala, selain menyita waktu bentuk kohort juga dianggap kurang efektif. Upaya untuk manangani masalah terkait sudah dilakukan diantaranya, sudah diadakan pelatihan kepada para bidan tentang penggunaan register kohort, penulisan data kohort, penggunaan buku pedoman sampai dengan merevisi kohort yang ada, tetapi masih belum mendapatkan hasil yang signifikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan Aplikasi Regsiter Kohort menggunakan Microsoft Access berbasis Desktop sebagia media pelaporan bidan di Praktik Mandiri Bidan (PMB). Metode yang digunakan adalah Research and Development (penelitian dan pengembangan). Tahap penelitian diawali dengan adanya potensi dan masalah, menganalisa kebutuhan, membuat daft dan rancangan aplikasi, melakukan uji media dan uji materi ahli pakar, melakukan revisi produk, dan uji kelompok kecil kepada 4 bidan yang mengelola PMB di wilayah Kabupaten Malang. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan cukup layak digunakan sebagai media pelaporan bidan dan memerlukan perbaikan. Hal ini dilihat dari hasil kuesioner validasi ahli media sebesar 79.41% kategori cukup layak, kuesioner ahli materi mendapatkan hasil 76.78% dinyatakan cukup layak. Hasil uji coba kelompok kecil mendapatkan prosentase nilai 82.14% dimana merupakan kategori sangat layak. Diharapkan di era revolusi 4.0 tenaga kesehatan dapat memanfaatkan teknologi sabagai penunjang pelayanan kesehatan.
Kata kunci: Kohort, Pengembangan Aplikasi, Microsoft Access
Cover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2019