2024
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Menampilkan 301–310 dari 5188 KTI mahasiswa
2024
PENGARUH PENYULUHAN GIZI DENGAN MEDIA MAJALAH DIGITAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA STUNTING DI PUSKESMAS WONOSARI KABUPATEN BONDOWOSO
Lihat Detail Karya
2024
PENGARUH PENYULUHAN GIZI MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, ASUPAN MAKAN SERTA TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI PUSKESMAS WONOSARI KABUPATEN BONDOWOSO
Lihat Detail Karya
2024
PENGARUH PENYULUHAN HIGIENE SANITASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP KELAIKAN FISIK SERTA PENGETAHUAN DAN SIKAP PENJAMAH MAKANAN DI RUMAH MAKAN D JOGJA 89 MERR SURABAYA
Lihat Detail KaryaLihat Abstraksi
Rumah makan penting sekali dipandang dari sudut kesehatan karena di rumah makan dimungkinkan dapat menimbulkan berbagai macam masalah, diantaranya terjadi keracunan makanan dan wabah penyakit perut yang diakibatkan karena kelalaian dari proses pengolahan makanan yang kurang bersih dan sehat. Higiene sanitasi di rumah makan diperlukan untuk menghindari terjadinya masalah tersebut. Selain pengetahuan, sikap penjamah makanan saat pengolahan makanan juga berpengaruh menimbulkan kontaminasi makanan atau penyakit bawaan. Media yang digunakan dalam penyuluhan yaitu media video, hal ini didasarkan oleh peneliti sebelumnya bahwa pengetahuan manusia disalurkan ke dalam otak melalui indra penglihatan yaitu mata sebesar 75% sampai 87%, sedangkan 13% sampai 25% lainnya melalui indra yang lain. Desain penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Metode pengambilan sampel menggunakan “total sampling” dengan 10 penjamah makanan. Penentuan responden berdasarkan kriteria inklusi penjamah makanan terlibat dalam penyelenggaraan makanan, sehat, jasmani, dan rohani. Uji analisis data menggunakan analisis univariat untuk mengetahui karakteristik responden. Analisa bivariat menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui pengaruh antara penyuluhan media video dengan pengetahuan dan sikap penjamah makanan. Uji bivariat tingkat pengetahuan setelah penyuluhan dengan hasil p-value 0,007, sikap setelah penyuluhan dengan p-value 0,011. Terdapat peningkatan pengetahuan dan peningkatan sikap tenaga penjamah makanan.
2024
PENGARUH PENYULUHAN HIGIENE SANITASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PENJAMAH MAKANAN SERTA KELAIKAN FISIK JASABOGA DI KATERING SENJANI KITCHEN MALANG
Lihat Detail KaryaLihat Abstraksi
Dalam meningkatkan penerapan higiene sanitasi jasaboga, salah satu upaya yang
dapat dilakukan adalah dengan pemberian penyuluhan. Faktor personal menjadi
salah satu penentu kualitas, faktor ini terdiri dari karakteristik, pengetahuan, dan
sikap penjamah makanan. Faktor fisik dalam higiene sanitasi digunakan sebagai
acuan dalam penerapannya dengan memeriksa sarana prasarana katering
jasaboga di Senjani Kitchen Kota Malang, yang mana sesuai dengan Permenkes
RI nomor 1096/Menkes/PER/VI/2011 tentang higiene sanitasi jasaboga.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-eksperimental dengan desain one
group pretest-posttest. Penelitian ini memberikan test di awal sebelum diberikan
penyuluhan dan setelah penyuluhan akan diberikan test akhir dengan penjamah
makanan sebagai sampel yang berjumlah 6 orang. Penelitian ini dilaksanakan
pada bulan Desember 2023 hingga Januari 2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pengetahuan dan
sikap tenaga penjamah makanan saat sebelum diberikan penyuluhan dan setelah
diberikan penyuluhan. Terdapat peningkatan pengetahuan responden ditandai
dengan sebelumnya kategori baik 33,33% dan kurang 66,66% menjadi baik 100%.
Peningkatan sikap responden ditandai dengan sebelumnya kategori baik 50% dan
kurang 50% menjadi baik 100%. Senjani Kitchen Kota Malang tergolong dalam
jasaboga golongan A2. Pada saat sebelum penyuluhan didapatkan skor 63 dan
saat setelah diberikan penyuluhan skor meningkat menjadi 70. Kriteria jasaboga
A2 yang masih perlu ditingkatkan lagi yaitu pintu dibuat menutup sendiri dengan
membuka kedua arah dan dipasang alat menahan lalat dan bau-bauan serta
pintu dapur yang berhubungan keluar membuka ke arah luar, ruangan bersih
dari barang yang tidak berguna dan disimpan di gudang, dan fasilitas bak pencuci
ditambah menjadi 3 bak pencuci.
2024
PENGARUH PENYULUHAN MENGGUNAKAN VIDEO TENTANG PENGOLAHAN KROKET TEMPE BAYAM SEBAGAI PMT TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL PENDERITA KEK
Lihat Detail KaryaLihat Abstraksi
Prevalensi anemia pada ibu hamil 7,29% dan prevalensi anemia tertinggi terjadi di Puskesmas Wajak sebesar 29,1%. Tingginya KEK pada ibu hamil dapat diberikan inovasi produk makanan tambahan seperti kroket tempe bayam yang lebih sehat dan bergizi serta dapat dinikmati oleh semua kalangan dengan harga yang terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuan pengaruh tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan pengolahan PMT kroket tempe bayam. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian Pre Exprerimental design. Populasi yang diambil 10 ibu hamil KEK. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Pengolahan data menggunakan uji deskriptif dan wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan ada pengaruh pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan pengolahan kroket tempe bayam sebagai PMT ibu hamil penderita KEK. Hasil analisis pengetahuan dengan uji wilcoxon di dapatkan p-value = 0,004 (<0,05), sedangkan hasil analisis keterampilan dengan uji wilcoxon di dapatkan p-value = 0,005 (=0,05). Menyatakan hasil pengetahuan dan keterampilan dalam kategori baik.
2024
PENGARUH PENYULUHAN PEMBUATAN KROKET IKAN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG KEDELAI TERHADAP PENGETAHUAN KADER POSYANDU DI DESA ORO-ORO OMBO DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Lihat Detail KaryaLihat Abstraksi
Prevalensi stunting di Kota Batu sebesar 14,34% tahun 2022. Dengan angka target prevalensi stunting sebesar 14%. Salah satu cara pencegahan stunting adalah dengan pemberian makanan tambahan (PMT) yang dapat memenuhi kebutuhan gizi harian anak. Tepung kedelai dan ikan merupakan sumber protein yang dapat mencegah terjadinya stunting. Ikan lele merupakan komoditas pangan lokal di desa Oro-oro Ombo untuk itu dalam penelitian ini bermanfaat untuk pencegahan stunting dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah didapatkan dan murah.
Tujuan dari penelitian : Meningkatkan pengetahuan tentang stunting dan PMT pada pangan lokal di Desa Oro-oro Ombo.
Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre Eksperimental dengan desain penelitian One Group Pre-test Post-test. Variabel yang diukur dalam penelitian ini ialah pengetahuan kader sebelum dan sesudah penyuluhan.
Hasil : Hasil Analisis uji Paired sample T-test menunjukkan hasil Uji Paired Sample T-Test yaitu p value 0.000 (<0.05) dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap pengetahuan kader posyandu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Pengolahan PMT dengan memanfaatkan bahan pangan lokal tidak hanya membantu mencegah terjadinya stunting, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat
2024
PENGARUH PENYULUHAN POLA MENU DAN STANDAR PORSI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA TERHADAP PENGETAHUAN PENJAMAH MAKANAN DI PONDOK PESANTREN MINHAJURROSYIDIN KABUPATEN GRESIK
Lihat Detail Karya
2024
PENGARUH PERAWATAN LUKA BERBASIS TEORI FLORENCE TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA FASE INFLAMASI PASIEN POST OPERASI LAPARATOMY DI RS LAVALETTE MALANG
Lihat Detail KaryaCover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2024