Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 3071–3080 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PENGARUH PENDAMPINGAN GIZI TERHADAP PRAKTIK IBU DALAM PEMBERIAN MAKAN DAN TINGKAT KONSUMSI PROTEIN, ZAT BESI, VITAMIN A BALITA STUNTING USIA 6 – 59 BULAN DI DESA KUWOLU KECAMATAN BULULAWANG, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DEWA AYU INTAN SARASWATI
NIM: 1503410033
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman Supariasa, MPS
Subjek: Praktik ibu dalam pemberian makan, tingkat konsumsi zat gizi, stunting
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Pendampingan gizi adalah kegiatan dukungan dan layanan bagi keluarga agar dapat mencegah dan mengatasi masalah gizi anggota keluarganya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendampingan gizi terhadap praktik ibu dalam pemberian makan dan tingkat konsumsi protein, zat besi, vitamin A balita stunting usia 6 – 59 bulan di Desa Kuwolu Kecamatan Bululawang, Kabutapen Malang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis quasi eksperimen dengan rancangan Two Group Pre-test dan Post-test design. Jumlah sampel yaitu 11 orang pada kelompok intervensi dan 11 orang pada kelompok kontrol. Kelompok intervensi adalah ibu balita yang diberi pendampingan gizi sedangkan kelompok kontrol tidak diberi pendampingan gizi. Pendampingan gizi dilakukan sebanyak 9 kali kunjungan dalam waktu 6 minggu. Variabel yang diteliti adalah praktik ibu dalam pemberian makan balita, tingkat konsumsi protein, zat besi dan vitamin A. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara dengan bantuan observation list dan form food recall 24 jam. Analisis data menggunakan Paired t test atau Independent t test dengan sebaran data normal dan Wilcoxon atau U-Mann Whitney dengan sebaran data tidak normal. Pada kelompok pendampingan, terdapat terdapat perbedaan skor praktik ibu, tingkat konsumsi protein, zat besi, vitamin A balita stunting sebelum dan setelah pendampingan gizi. Pada kelompok kontrol, tidak terdapat perbedaan skor praktik ibu, tingkat konsumsi zat besi dan vitamin A sebelum dan setelah pendampingan gizi. Namun, terdapat perbedaan tingkat konsumsi protein sebelum dan setelah pendampingan gizi pada kelompok kontrol. Terdapat perbedaan praktik ibu, tingkat konsumsi zat besi dan vitamin A setelah pendampingan gizi pada kelompok pendampingan dan kelompok kontrol, namun tidak terdapat perbedaan tingkat konsumsi protein setelah pendampingan gizi pada kelompok pendampingan dan kelompok kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pendampingan gizi terhadap praktik ibu dalam pemberian makan balita serta tingkat konsumsi protein, zat besi dan vitamin A balita stunting di Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Kata kunci : Praktik ibu dalam pemberian makan, tingkat konsumsi zat gizi, stunting
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PENGARUH PENDAMPINGAN GIZI TERHADAP SIKAP IBU DALAM PEMBERIAN MAKAN,TINGKAT KONSUMSI LEMAK, TINGKAT KONSUMSI ZAT BESI, DAN TINGKAT KONSUMSI VITAMIN C BALITA STUNTING USIA 6-59 BULAN DI DESA KUWOLU, KECAMATAN BULULAWANG, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: PINASTIKA AULIA PAWESTRI
NIM: 1503410030
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Ibnu Fajar, SKM., M.Kes
Subjek: sikap ibu dalam pemberian makan, tingkat konsumsi lemak, tingkat konsumsi lemak zat besi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh multi-faktorial dan bersifat antar generasi. Berdasarkan prevalensi data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang pada awal tahun 2018 sampai februari 2018 stunting di Desa Kuwolu sebesar 13,3 %. Salah satu faktor penyebab stunting adalah tingkat konsumsi lemak, zat besi, vitamin C, dan sikap ibu dalam pemberian makan. Tujuan penelitian: Mempelajari pengaruh pendampingan gizi terhadap sikap ibu dalam pemberian makan, tingkat konsumsi lemak, tingkat konsumsi zat besi, dan tingkat konsumsi vitamin C balita stunting usia Usia 6-59 Bulan Di Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Metode: Jenis Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis quasi eksperimen dengan rancangan Two Group Pre-test dan Post-test design. Dengan waktu pelaksanaan pada bulan November- Desember 2018 selama 6 minggu. Hasil penelitian: Terdapat perbedaan sikap ibu dalam pemberian makan (p=0,043), tingkat konsumsi lemak (p=0,008), dan tingkat konsumsi zat besi (p=0,041) sebelum dan sesudah pendampingan pada kelompok perlakuan. Tidak terdapat perbedaan tingkat konsumsi vitamin C (p=0,306) sebelum dan sesudah pendampigan pada kelompok perlakuan. Pendampingan memberikan pengaruh yang siginifikan terhadap perbedaan sikap ibu dalam pemberian makan (p=0,026) dan tingkat konsumsi zat besi (p=0,045) pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Namun pendampingan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perbedaan tingkat konsumsi lemak (0,674) dan vitamin C (0,224) pada kelompok kontrol dan perlakuan. Hal ini dipengaruh beberapa faktor yaitu pendidikan, pekerjaan dan pendapatan responden. Kesimpulan: Pendampingan memberikan pengaruh yang siginifikan terhadap perbedaan sikap ibu dalam pemberian makan dan tingkat konsumsi zat besi pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Namun pendampingan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perbedaan tingkat konsumsi lemak dan vitamin C pada kelompok kontrol dan perlakuan. Saran: Pendampingan dapat menjadi salah satu alternative metode edukasi atau pendidikan gizi untuk menanganai masalah gizi bagi petugas gizi maupun pengelola puskesmas dengan mengadakan pelatihan terhadap kader posyandu. Kata Kunci: sikap ibu dalam pemberian makan, tingkat konsumsi lemak, tingkat konsumsi lemak zat besi, tingkat konsumsi lemak vitamin C, pendampingan giz
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PENGARUH PENDAMPINGAN GIZI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN GIZI IBU, TINGKAT KONSUMSI (PROTEIN DAN ZINK) BALITA STUNTING USIA 6-59 BULAN DI DESA KUWOLU, KECAMATAN BULULAWANG, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ALFI RAHMATILLAH NUR FITHRIAH
NIM: 1503410009
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman Supariasa MPS.
Subjek: Pendampingan Gizi, Tingkat Pengetahuan Gizi, Tingkat Konsumsi Protein dan Zink
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Alfi Rahmatillah Nur Fithriah. Judul Skripsi: Pengaruh Pendampingan Gizi Terhadap Tingkat Pengetahuan Gizi Ibu, Tingkat Konsumsi (Protein dan Zink) Balita Stunting Usia 6-59 Bulan di Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Pembimbing Utama: Sugeng Iwan, STP, M. Kes. Pembimbing Pendamping: Bastianus Doddy Riyadi, SKM, MM. Penguji: I Dewa Nyoman Supariasa MPS. Latar belakang : Pemberian pendampingan gizi kepada ibu balita merupakan kegiatan pemberian dukungan berupa pendekatan individu dengan menggunakan media booklet kepada ibu balita stunting. Tingkat pengetahuan dan tingkat konsumsi merupakan faktor yang dapat memengaruhi terjadinya stunting Untuk itu perlu untuk dilakukan evaluasi tentang pemberian pendampigan gizi terhadap tingkat pengetahuan gizi ibu balita, tingkat konsunsumsi protein dan zink. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian jenis quasi eksperimen dengan rancangan Two Group Pre-test dan Post-test design. Penelitian ini dilakukan pada dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok pendampingan. Subjek adalah 22 balita stunting di Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Pemberian pendampingan gizi dilaksanakan selama 6 minggu dengan 9 kali kunjungan. Penelitian ini diuji dengan paired t test untuk sebaran normal (p > 0,05) dan uji Wilcoxon signed rank test untuk sebaran tidak normal (p < 0,05). Data tingkat pengetahuan diukur dengan metode kuesioner dan data tingkat konsumsi dengan metode recall 2x24 jam. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh pendampingan gizi pada kelompok intervensi terhadap tingkat pengetahuan gizi ibu balita sebesar ρ value = 0,000, tingkat konsumsi protein pada balita stunting (ρ value = 0,034), dan tingkat konsumsi zink pada balita stunting (0,041). Simpulan : Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh pendampingan gizi terhadap tingkat pengetahuan gizi ibu balita dan tingkat konsumsi (protein dan zink) balita stunting usia 6-69 bulan di Desa Kuwolu, Kecamatan BUlulawang, Kabupaten Malang. Kata Kunci : Pendampingan Gizi, Tingkat Pengetahuan Gizi, Tingkat Konsumsi Protein dan Zink
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PENGARUH PENDAMPINGAN GIZI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING SERTA TINGKAT KONSUMSI KALSIUM DAN FOSFOR BALITA STUNTING USIA 6-59 BULAN DI DESA KUWOLU, KECAMATAN BULULAWANG, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MARCHIANTI ARINDA PUTRI
NIM: 1503410042
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: B. Doddy Riyadi, SKM., MM dan Sugeng Iwan Setyobudi, STP., M. Kes.
Subjek: Pendampingan gizi, Balita Stunting, Tingkat Pengetahuan Ibu, Tingkat Konsumsi Kalsium
Lihat Abstraksi
ABSTRAK MARCHIANTI ARINDA PUTRI. 2019. Pengaruh Pendampingan Gizi terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Stunting serta Tingkat Konsumsi Kalsium dan Fosfor Balita Stunting Usia 6 – 59 Bulan di Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Pembimbing: B. Doddy Riyadi, SKM., MM dan Sugeng Iwan Setyobudi, STP., M. Kes. Permasalahan gizi di Indonesia yang masih cukup serius dan perlu mendapatkan perhatian khusus adalah stunting/pendek pada balita. Berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017, prevalensi balita stunting di Indonesia adalah sebesar 49,7%, untuk prevalensi stunting di Kabupaten Malang mencapai 28,3%. Faktor-faktor penyebab stunting pada balita terbagi menjadi faktor secara langsung dan secara tidak langsung. Faktor penyebab langsung adalah asupan makanan yang tidak adekuat. Asupan makanan berasal dari zat gizi makro dan zat gizi mikro. Beberapa zat gizi mikro yang sangat penting untuk mencegah terjadinya stunting yaitu vitamin A, zinc, zat besi, dan iodin. Namun, beberapa zat gizi mikro lainnya seperti kalsium dan fosfor juga sangat penting peranannya dalam pertumbuhan linier anak. Faktor tidak langsung salah satunya yaitu pengetahuan gizi orang tua. Sehingga perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh pendampingan gizi terhadap pengetahuan ibu tentang stunting serta tingkat konsumsi kalsium dan fosfor balita stunting usia 6 – 59 bulan di Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan di Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Pengambilan data dilakukan pada bulan November – Desember 2018 selama enam minggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendampingan gizi terhadap pengetahuan ibu tentang stunting serta tingkat konsumsi kalsium dan fosfor balita stunting usia 6-59 bulan. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan Two Group Pre-test dan Post-test design. Penelitian ini dilakukan pada dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Setelah diberikan intervensi pendampingan gizi, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu serta tingkat konsumsi kalsium dan fosfor balita pada kelompok perlakuan setelah pendampingan gizi mengalami perubahan, sedangkan pada kelompok kontrol tidak mengalami perubahan yang signfikan. Peningkatan nilai rata-rata pengetahuan ibu balita pada kelompok perlakuan adalah sebesar 40,91. Peningkatan nilai rata-rata tingkat konsumsi kalsium balita pada kelompok perlakuan adalah sebesar 438,33. Peningkatan nilai rata-rata tingkat konsumsi fosfor balita pada kelompok perlakuan adalah sebesar 121,22. Perlu dilakukan proses pendampingan secara berkelanjutan, agar intervensi yang diberikan benar-benar akuran dan terus berjalan sesuai dengan rencana program yang diberikan sehingga hasil yang nyata dari pendampingan gizi dapat terlihat. Kata kunci: Pendampingan gizi, Balita Stunting, Tingkat Pengetahuan Ibu, Tingkat Konsumsi Kalsium, Tingkat Konsumsi Fosfor.
Cover KTI
2019

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA VIDEO TENTANG KANKER SERVIKS TERHADAP MOTIVASI IBU MENGIKUTI TES IVA DI DESA WANDANPURO RW 01 KECAMATAN BULULAWANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NURUL FARIDA
NIM: P17110174077
Program Studi: Kebidanan
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, S.ST.,M.Pd.M.Psi
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA VIDEO TENTANG KANKER SERVIKS TERHADAP MOTIVASI IBU MENGIKUTI TES IVA DI DESA PANDAANPURO RW 01 KECAMATAN BULULAWANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NURUL FARIDA
NIM: P17311185077
Program Studi: PRODI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: SYSKA ATIK M, ELFIRA NUR AINI
Cover KTI
tidak tersedia
2019

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PREKLAMPSIA DI DESA PAMOTAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAMOTAN

Lihat Detail Karya
Penulis: KHOIROTIN DINDA NOVANTARI
NIM: P17311185082
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: LISA PURBAWANING, NUR EVA ARISTIINA
Cover KTI
2019

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MOBILISASI DINI TERHADAP KEMAMPUAN MOBILISASI PADA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMI DI RSUD MARDI WALUYO BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: AJENG PAMELLA ANGGRAENI
NIM: 1501460031
Program Studi: D-IV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Fiashriel Lundy, S.Kep., Ns.M.Kes
Cover KTI
2019

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KEMAMPUAN KADER DALAM DETEKSI RESIKO KEHAMILAN DI RW 07 KELURAHAN KOTALAMA WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNG KANDANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CITRA BELLA NOVA CHELSIA
NIM: 1502450022
Program Studi: SARJANA TERAPAN DAN PROFESI KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, S.ST.,M.Pd.,M.Psi
Subjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Chelsia, Citra Bella Nova. 2019. Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Kemampuan Kader dalam Deteksi Resiko Kehamilan di RW 07 Kelurahan Kotalama Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang. Skripsi. Program Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing utama: Herawati Mansur,S.ST.,M.Pd.,M.Psi. Pembimbing pendamping: Annisa,S.ST.,M.Kes. Masa kehamilan merupakan masa bertemunya sel sperma dan sel telur yang terus berkembang hingga menjadi janin. Masa kehamilan belangsung cukup lama, sehingga memerlukan pengawasan yang tepat untuk menghindari adanya komplikasi kehamilan. Upaya pencegahan komplikasi kehamilan bisa dilakukan sedini mungkin menggunkan deteksi resiko kehamilan. Tanggung jawab pencegahan komplikasi tidak hanya dipegang oleh tenaga kesehatan saja, namun masyarakat juga ikut andil dalam hal ini, salah satunya kader kesehatan. Kader kesehatan merupakan ujung tombak keberhasilan langkah ini, sebab kader menjadi perpanjangan tangan tenaga kesehatan yang lebih dekat dalam menjangkau masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemampuan kader dalam deteksi resiko kehamilan di RW 07 Kelurahan Kotalama wilayah kerja Puskesmas Kedungkandang. Metode penelitian ini adalah Pre Eksperimen dengan pendekatan One Grup Pre-Post Test. Sampel yang digunakan sebanyak 22 responden dengan teknik total sampling dari seluruh jumlah populasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar KSPR dan lembar ceklis obeservasi. Hasil analisa data menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh nilai signifikan (ρ value) = .000 dengan α 0,05. Kesimpulan : H0 ditolak artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemampuan kader dalam deteksi resiko kehamilan di RW 07 Kelurahan Kotalama wilayah kerja Puskesmas Kedungkandang. Dari hasil penelitian diharapkan pemberian pendidikan kesehatan atau penyegaran kader dilakukan secara periodik untuk peningkatan pengetahuan dan kemampuan kader. Kata kunci : pendidikan kesehatan, kemampuan kader dalam deteksi resiko kehamilan
Cover KTI
2019

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KEMAMPUAN KADER DALAM DETEKSI RESIKO KEHAMILAN DI RW 07 KELURAHAN KOTALAMA WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNG KANDANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CITRA BELLA NOVA CHELSIA
NIM: 502450022
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Annisa,S.ST.,M.Kes
Subjek: pendidikan kesehatan, kemampuan kader dalam deteksi resiko kehamilan
Lihat Abstraksi
Masa kehamilan merupakan masa bertemunya sel sperma dan sel telur yang terus berkembang hingga menjadi janin. Masa kehamilan belangsung cukup lama, sehingga memerlukan pengawasan yang tepat untuk menghindari adanya komplikasi kehamilan. Upaya pencegahan komplikasi kehamilan bisa dilakukan sedini mungkin menggunkan deteksi resiko kehamilan. Tanggung jawab pencegahan komplikasi tidak hanya dipegang oleh tenaga kesehatan saja, namun masyarakat juga ikut andil dalam hal ini, salah satunya kader kesehatan. Kader kesehatan merupakan ujung tombak keberhasilan langkah ini, sebab kader menjadi perpanjangan tangan tenaga kesehatan yang lebih dekat dalam menjangkau masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemampuan kader dalam deteksi resiko kehamilan di RW 07 Kelurahan Kotalama wilayah kerja Puskesmas Kedungkandang. Metode penelitian ini adalah Pre Eksperimen dengan pendekatan One Grup Pre-Post Test. Sampel yang digunakan sebanyak 22 responden dengan teknik total sampling dari seluruh jumlah populasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar KSPR dan lembar ceklis obeservasi. Hasil analisa data menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh nilai signifikan (ρ value) = .000 dengan α 0,05. Kesimpulan : H0 ditolak artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemampuan kader dalam deteksi resiko kehamilan di RW 07 Kelurahan Kotalama wilayah kerja Puskesmas Kedungkandang. Dari hasil penelitian diharapkan pemberian pendidikan kesehatan atau penyegaran kader dilakukan secara periodik untuk peningkatan pengetahuan dan kemampuan kader. Kata kunci : pendidikan kesehatan, kemampuan kader dalam deteksi resiko kehamilan
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan