Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2951–2960 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2019

KESEIMBANGAN TUBUH LANSIA SEBELUM DAN SESUDAH MENGIKUTI SENAM LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GONDANGLEGI

Lihat Detail Karya
Penulis: DHEA AYU KUSUMA PUTRI
NIM: 1601100049
Program Studi: PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tri Nataliswati, S.Kep Ns M.Kep
Cover KTI
tidak tersedia
2019

KOMPARASI SUHU BAYI HIPOTERMI DENGAN PERAWATAN METODE KANGURU (pmk) DAN INFANT WARMER DI RSIA PURI BUNDA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ATIK KOLISATUN
NIM: P17311185056
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: TRIATMI ANDRI Y, ELFIRA NUR AINI
Cover KTI
2019

KONSELING GIZI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, TINGKAT KONSUMSI (ENERGI, PROTEIN, DAN LEMAK) DAN ASUPAN (KALIUM DAN NATRIUM) PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS CISADEA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NUR’AIN LADYA OKTAVIA
NIM: 1603410015
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Dr. Ir. Rr. Endang Sutjiati, M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK NUR’AIN LADYA OKTAVIA, 2020. Konseling Gizi Terhadap Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsumsi (Energi, Protein, dan Lemak) dan Asupan (Kalium dan Natrium) pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Cisadea Malang. Pembimbing : Endang Sutjiati dan Annasari Mustafa. Abstrak : Prevalensi hipertensi di Indonesia pada penduduk umur >18 tahun mengalami peningkatan dari 25,8% pada tahun 2013 menjadi 34,1% di tahun 2018. Kebiasaan makan, aktifitas fisik, dan tingkat pendidikan menjadi faktor risiko hipertensi berkaitan dengan gaya hidup tidak sehat akibat kurangnya pengetahuan gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling gizi terhadap tingkat pengetahuan, tingkat konsumsi (energi, protein, dan lemak) dan asupan (kalium dan natrium) pada pasien hipertensi rawat jalan di Puskesmas Cisadea Malang. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental (intervensi) dengan menggunakan desain One Group Pretest Posttest tanpa kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan peningkatan tingkat pengetahuan, perubahan tingkat konsumsi (energi, protein, dan lemak) dan asupan (kalium dan natrium) pada pasien hipertensi sebelum dan setelah konseling gizi. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian konseling terhadap tingkat pengetahuan, tingkat konsumsi (energi, protein, dan lemak) dan asupan (kalium dan natrium) pada pasien hipertensi. Pemberian konseling gizi secara rutin perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan sehingga dapat merubah perilaku hidup sehat dan kepatuhan pasien dalam melaksanakan diet hipertensi. Kata kunci : konseling gizi, tingkat pengetahuan, tingkat konsumsi, asupan
Cover KTI
tidak tersedia
2019

LAMA PEMANASAN TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA BAWANG PUTIH TUNGGAL (Allium sativum L)

Lihat Detail Karya
Penulis: YUNIAR NUR AZIZAH
NIM: 1603000039
Dosen Pembimbing: Maryam Razak, STP., M.Si.
Subjek: Bawang putih tunggal, lama pemanasan, aktivitas antioksidan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Yuniar Nur Azizah. 2019. Lama Pemanasan Terhadap Aktivitas Antioksidan Pada Bawang Putih Tunggal (Allium sativum L) dibawah bimbingan Maryam Razak, STP., M.Si. Kanker adalah penyebab utama kematian kedua secara global, dan bertanggungjawab atas sekitar 9,6 juta kematian pada 2018. Konsumsi antioksidan dalam jumlah memadai dilaporkan dapat menurunkan kejadian penyakit degeneratif, seperti kardiovaskuler, kanker, aterosklerosis, osteoporosis, dan lain-lain. Bawang putih tunggal memiliki senyawa aktif berupa allicin yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama pemanasan terhadap aktivitas antioksidan pada bawang putih tunggal (Allium sativum L). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan penelitian adalah pemanasan pada bawang putih tunggal dengan 4 taraf perlakuan, yaitu pemanasan 0 hari, pemanasan 5 hari, pemanasan 10 hari, dan pemanasan 15 hari. Setiap taraf perlakuan dilakukan 3 kali replikasi sehingga terdapat 12 unit penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan aktivitas antioksidan dari masing-masing perlakuan. Rata-rata %inhibisi pada P1 mengalami penurunan dari P0 (78,62%). Kemudian pada perlakuan berikutnya aktivitas antioksidan pada awang putih tunggal mengalami peningkatan yaitu pada P1 sebesar 41,15%, pada P2 sebesar 42,81%, dan pada P3 sebesar 81,51%. Kata kunci: Bawang putih tunggal, lama pemanasan, aktivitas antioksidan
Cover KTI
2019

LAMA WAKTU TUNGGU (HOLDING TIME) DAN SUHU MAKANAN TERHADAP DAYA TERIMA MAKANAN DI MARGA JAYA CATERING KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NURUL AULIA
NIM: 1603410035
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri, SKM., M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK NURUL AULIA. 2020. Lama Waktu Tunggu (Holding Time) dan Suhu Makanan terhadap Daya Terima Makanan di Marga Jaya Catering Kota Malang. Pembimbing : Bachyar Bakri dan Theresia Puspita. Penelitian tentang daya terima makanan sangat diperlukan untuk memperbaiki pelayanan dan penyajian makanan pada penyelenggaraan makanan komersial. Lamanya waktu tunggu dan suhu makanan sering diabaikan padahal berpengaruh terhadap daya terima makanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama waktu tunggu (holding time) dan suhu makanan terhadap daya terima makanan di Marga Jaya Catering Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan rancangan penelitian study cross sectional atau penelitian yang hanya melakukan observasi sekali saja. Cara pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner yang dibagikan kepada konsumen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2019. Hasil penelitian menunjukkan waktu tunggu makanan yang disajikan Marga Jaya Catering telah sesuai dengan anjuran Sudarmaji (2009) yaitu antara 120 menit sampai 240 menit dan sesuai dengan peraturan Kemenkes RI yaitu kurang dari 4 jam. Suhu makanan tidak berkuah juga sudah memenuhi syarat penyajian makanan hangat dengan suhu 25°C-30°C, namun suhu makanan berkuah masih belum memenuhi syarat penyajian makanan panas dengan suhu ≥60°C. Tingkat kesukaan konsumen tertinggi pada aspek penampilan, warna, rasa dan aroma (flavor). Tingkat ketidaksukaan konsumen tertinggi pada suhu. Diharapkan pihak catering dapat menyajikan makanan dalam waktu kurang dari 50 menit agar suhu makanan tidak mengalami penurunan yang drastis, mikroba tidak berkembangbiak pada makanan dan makanan dapat diterima oleh konsumen. Pihak catering juga dapat mencegah penurunan suhu makanan dengan memasak makanan sampai mendidih atau dengan suhu >100°C dan dapat mempertahankan suhu dengan menyimpan makanan pada panci tertutup atau pada termos lalu memorsi setelah semua makanan matang. Kata kunci : waktu tunggu, suhu makanan, daya terima, makanan hangat, makanan panas
Cover KTI
tidak tersedia
2019

LAYANAN HOME CARE PADA KLIEN HIPERTENSIDENGAN GANGGUAN POLA MAKAN DI PUSKESMAS JANTI KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ENDAH WULANDARI
NIM: P17210186001
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PRODI D III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: (I) DRS. MZ. Rachman, SST, M.Kes, (II) Joko Wiyono, S.Kep, M.Kep, Sp.Kom.
Subjek: layanan home care, hipertensi, gangguan pola makan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Layanan home care pada klien hipertensi dengan gangguan pola makan di puskesmas janti kecamatan sukun kota malang. Endah Wulandari (2019). Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (I) DRS. MZ. Rachman, SST, M.Kes, Pembimbing (II) Joko Wiyono, S.Kep, M.Kep, Sp.Kom. Home care adalah pelayanan yang berkesinambungan dan komprehensip yang diberikan pada individu dan keluarga di tempat tinggal mereka, bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan dan memulihkan kesehatan atau memaksimalkan tingkat kemandirian keluarga. Hipertensi dapat menyerang hampir seluruh golongan masyarakat di seluruh dunia dan jumlahnya terus bertambah setiap tahunnya. bisa menyerang siapa saja tanpa memandang apakah ada riwayat genetik atau tidak dan menyerang pada usia relatif lebih muda, perlu adanya pengelolaan atau penanganan kasus hipertensi. Edukasi perawat berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada lansia, tujuan yang ingin dicapai adalah mampu menerapkan layanan home care pada klien hipertensi dengan gangguan pola makan. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang. Subjek penelitian 1 orang penderita hipertensi dengan gangguan pola makan yang melibatkan keluarga. Desain penelitian adalah deskriptif studi kasus dengan pengumpulan data observasi langsung, wawancara dan tes atau pengukuran. Analisis data kualitatif bersifat induktif untuk menganalisa pelaksanaan dan hasil proses layanan home care. Penelitian dilaksanakan tanggal 1-10 April setiap 2 hari sekali sebanyak 5 kali kunjungan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa sebelum dilakukan pendidikan kesehatan tidak melakukan tatalaksana diet trendah garam dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan terjadi perubahan melakukan pola makan dengan diet rendah garam. Pendidikan kesehatan hipertensi pada layanan home care dengan melibatkan dan dukungan keluarga berpengaruh terhadap perubahan pola makan dengan diet rendah garam. Saran untuk klien dan keluarga diharapkan keluarga mampu memberikan dukungan dalam menyediakan diet rendah garam bagi klien, agar lebih mendukung dalam pengendalian hipertensinya. Kata Kunci: layanan home care, hipertensi, gangguan pola makan
Cover KTI
tidak tersedia
2019

LUARAN BAYI BARU LAHIR PADA KEHAMILAN USIA REMAJA DI RSUD KANJURUHAN KABUPATEN MALANG TAHUN 2017-2018

Lihat Detail Karya
Penulis: DIAH AYU AMIRA DIBA
NIM: 1502450027
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: IRA TITISARI, ANNISA
Cover KTI
tidak tersedia
2019

MASALAH PADA LANSIA DENGAN OSTEOARTRITIS DI KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CISADEA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DWI NURFIYANTO
NIM: 1601100083
Program Studi: PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Sumirah Budi Pertami, S.Kp. M.Kep
Cover KTI
tidak tersedia
2019

MASALAH PADA LANSIA DENGAN OSTEOARTRITIS DI KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CISADEA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DWI NURFIYANTO
NIM: 1601100083
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Joko Wiyono, S.Kp, M.Kep, Sp.Kom.
Subjek: Masalah Lansia, Osteoarthritis, Lansia di Keluarga
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dwi Nurfiyanto (2019). Masalah Pada Lansia Dengan Osteoartritis Di Keluarga Di Wilayah Kerja Puskesmas Cisadea Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama Joko Wiyono, S.Kp, M.Kep, Sp.Kom. Kata Kunci : Masalah Lansia, Osteoarthritis, Lansia di Keluarga Osteoarthritis (OA) adalah kerusakan kartilago di persendian pada usia lanjut bersifat kronik dan progresif dengan faktor penyebab diantaranya obesitas, penuaan, trauma, genetik dan pekerjaan. Tapi penyebab pastinya belum diketahui, keluhan nyeri saat, akan dan ketika bergerak yang berpengaruh pada lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Karena itu perlu ada peranan khusus dalam perawatan lansia untuk menjaga atau merawat lansia, mempertahankan dan meningkatkan status mental, mengantisipasi perubahan sosial ekonomi, serta memberikan motivasi dan memfasilitasi kebutuhan spiritual bagi lansia. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Studi kasus ini adalah untuk mengeksplorasi masalah pada lansia yang mengalami Osteoarthritis di keluarga di wilayah kerja Puskesmas Cisadea Malang. Subjek dalam penelitian adalah lansia dengan usia lebih dari 60 tahun, berada dalam keluarga, dalam proses pengobatan dibuktikan dengan adanya diagnosa osteoarthritis dan minimal terdapat 3 dari 6 kriteria yang ditentukan. Hasil penelitian didapatkan subjek memiliki masalah pada fisik terutama dalam berjalan, jongkok dan mengangka beban berat. Tidak ada masalah mental karena klien memiliki pengalaman merawat selama suaminya selama 12 tahun, serta harapa yang dimiliki sehingga masih berjuang mengatasi keluhannya. Pada psikososial subjek tidak ada hambatan karena masih bisa bersosialisasi dengan lingkungan, tanpa merasa dikucilkan, tetapi keluarga kurang mampu menjadi faktor pendukung dalam mengembalikan fungsi yang terhambat.
Cover KTI
tidak tersedia
2019

MEDIA PEMBELAJARAN RETENSI DAN PEMUSNAHAN DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN BERBASIS ANDROID PADA MAHASISWA PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DHEA ERFIANTI
NIM: 1604000027
Program Studi: PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Achmad Zani Pitoyo.
Subjek: Pengetahuan, Media Pembelajaran, Retensi, Android.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dhea Erfianti. 2019. “Media Pembelajaran Retensi dan Pemusnahan Dokumen Rekam Medis berbasis Android di Poltekkes Kemenkes Malang”. Pembimbing : Achmad Zani Pitoyo. Retensi dan Pemusnahan Dokumen Rekam Medis adalah salah satu kegiatan yang rutin dilakukan pada unit rekam medis, baik rekam medis di puskesmas ataupun rekam medis di rumah sakit. Berdasarkan studi pendahuluan pada 20 mahasiswa menemukan permasalahan pada kurangnya pengetahuan mahasiswa mengenai retensi dan pemusnahan dokumen rekam medis, yaitu mengenai kurangnya minat mahasiswa dikarenakan media pembelajaran masih bersifat konvesional. Tujuan penelitian ini adalah mengukur perbedaan pengetahuan mahasiswa program studi DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan tentang Retensi dan Pemusnahan Dokumen Rekam Medis setelah dan sebelum menerapan media pembelajaran berbasis elektronik. Jenis penelitian ini menggunakan pra-eksperiment one group pre-test post-test dengan metode Waterfall. Populasi dalam penelitian berjumlah 152 mahasiswa aktif tingkat satu di Prodi DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan dengan sampel sebanyak 40 orang. Aplikasi dibuat menggunakan software Cordova dan desain interface menggunakan aplikasi Canva dan Cordova. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah penerapan media pembelajaran menunjukkan peningkatan rata-rata nilai yaitu dari 35.375 menjadi 77.875. hasil uji statistik menggunakan paired t-test menunjukkan bahwa adanya perbedaan rata-rata nilai sebelum 35.375 dan sesudah 77.875 dengan nilai sig 0,000 < nilai sig 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Retensi dan Pemusnahan Dokumen Rekam Medis berbasis Android dapat membantu mahasiswa dalam menambah pengetahuan mengenai hal tersebu. Untuk peneliti lain yang hendak melakukan penelitian serupa diharapkan mampu mengembangkan media pembelajaran ini dengan menambahkan item yang belum terdapat pada aplikasi yang telah dibuat. Kata Kunci : Pengetahuan, Media Pembelajaran, Retensi, Android.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan