Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2931–2940 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2019

KAJIAN ANALISIS KANDUNGAN FORMALIN (PENGAWET) DAN METHANYL YELLOW (PEWARNA KUNING) PADA MI KUNING BASAH DI PASAR KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Aina Sofiana
NIM: 1603000042
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Maryam Razak, STP., M.Si.
Subjek: Formalin, Methanyl yellow, lama perebusan, kadar formalin
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Aina Sofiana, 2019. Kajian Analisis Kandungan Formalin (Pengawet) dan Methanyl Yellow (Pewarna Kuning) pada Mi Kuning Basah di Pasar Kota Malang dibawah bimbingan Maryam Razak, STP., M.Si. Kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan yang terjadi di Indonesia salah satunya akibat cemaran kimiawi berupa penyalahgunaan bahan berbahaya yang bukan diperuntukkan untuk pangan. Penyalahgunaan formalin dan Methanyl yellow yang tidak diperuntukkan bagi makanan sering ditemukan pada mi kuning basah yang sengaja ditambahkan oleh produsen untuk menekan biaya produksi dan mendapatkan profit sebanyak mungkin. Formalin dan Methanyl yellow yang terakumulasi pada tubuh dapat menyebabkan kerusakan sel, kanker, bahkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan formalin dan Methanyl yellow secara kualitatif, kuantitatif, dan mengetahui lama perebusan terhadap penurunan kadar formalin dan Methanyl yellow.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan penelitian adalah perebusan pada mi kuning basah dengan 3 taraf perlakuan, yaitu perebusan 0 menit, 15 menit, dan 30 menit dengan pengulangan dua kali (duplo). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 (60%) sampel mi kuning basah mengandung formalin dengan hasil uji tertinggi didapatkan pada PB3 (1040 ppm), 5 (100%) mi kuning basah tidak mengandung Methanyl yellow, dan terdapat pengaruh antara lama perebusan terhadap penurunan kadar formalin dengan PB2 15 menit (5.9%), 30 menit (14.1%), PB3 15 menit (7.7%), 30 menit (11.4%), PG5 15menit (3.2%), 30 menit (10.6%) disbanding dengan control (0 menit). Kata kunci: Formalin, Methanyl yellow, lama perebusan, kadar formalin
Cover KTI
tidak tersedia
2019

KAJIAN PERILAKU BERSIH DAN SEHAT PADA PENDERITA SIROSIS HEPATIS PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD KANJURUHAN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Estya Filmanda
NIM: 1603000120
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Sutomo Rum Teguh Kaswari.
Subjek: PHBS, Sirosis Hepatis.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK ESTYA FILMANDA, 2019. Kajian Perilaku Bersih dan Sehat pada Penderita Sirosis Hepatis Pasien Rawat Jalan Di RSUD Kanjuruhan Malang. Pembimbing : SUTOMO RUM TEGUH K. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah perilaku yang dilakukan atas kesadaran dan keinginan untuk memonitoring kesehatan diri sendiri dan keluarga. PHBS pada tatanan rumah tangga berdasarkan 16 indikator yang meliputi 9 indikator perilaku (hygiene) dan 7 indikator lingkungan (sanitasi). Sembilan indikator perilaku ini adalah (1) perilaku tidak merokok, (2) persalinan oleh nakes, (3) immunisasi, (4) penimbangan balita, (5) sarapan pagi, (6) menjadi peserta dana sehat, (7) kebersihan mencuci tangan, (8) kebersihan menggosok gigi, (9) olahraga. Sedangkan indikator lingkungan adalah (1) sarana air bersih, (2) jamban, (3) tempat sampah, (4) sarana pembuangan air limbah, (5) ventilasi rumah, (6) kepadatan rumah, (7) lantai rumah. Manfaat perilaku besih sehat ialah setiap anggota keluarga tidak mudah sakit, anak tumbuh sehat dan cerdas, serta membuat suasana rumah menjadi bersih dan nyaman. Selain itu menurut KEMENKES RI tahun 2019 hidup bersih sehat dijelaskan dalam 4 prinsip gizi seimbang yang meliputi konsumsi makan beranekaragam, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menjaga berat badan ideal, pentingnya pola hidup aktif dan berolahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku bersih dan sehat pada penderita sirosis hepatis pasien rawat jalan di RSUD Kanjuruhan Malang. Penelitian dilakukan secara observasional agar dapat mendeskripsikan fenomena yang ditemukan, namun tanpa memberi perlakuan dan hipotesis. Metode yang digunakan yaitu studi kasus (study case) dengan cara melakukan pengamatan, pengumpulan data, analisis informasi, dan pelaporan hasil terhadap PHBS serta konsumsi makan. Besar sampel penelitian berjumlah 3 responden serta memenuhi ketentuan syarat inklusi dan eksklusi. Data didapatkan dengan cara pengkajian awal di poli rawat jalan kemudian home visite ke rumah responden untuk observasi. Hasil penelitian memaparkan bahwa (1) karakteristik kedua responden berumur >50 tahun dan berjenis kelamin laki-laki, (2) penerapan PHBS responden 1 masih kurang dan responden 2 sudah cukup baik, (3) konsumsi kedua responden masih kurang dari kebutuhan, (4) penerapan aplikasi pengolahan makanan kedua responden masih kurang. Kata kunci: PHBS, Sirosis Hepatis.
Cover KTI
2019

Karya Tulis Ilmiah Studi Literatur ini diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Sarjana Terapan Kebidanan

Lihat Detail Karya
Penulis: NARITA AYU WULANSARI
NIM: 1602450074
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Sri Rahayu, S.Kep. Ns., M.Kes
Subjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Wulansari, Narita Ayu, 2020. Studi Literatur Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentag Perawatan Kehamilan Sehari-hari. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Pembimbing Utama : Sri Rahayu, S.Kep. Ns., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Dr. Heny Astutik, S.Kep. Ns., M.Kes. Pendahuluan: Rendahnya pengetahuan ibu hamil dapat berdampak pada perawatan kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan gambaran pengetahuan pada ibu hamil tentang perawatan kehamian. Metode: Desain penelitian mengunakan studi literatur. Pencarian literatur penelitian diperoleh dari 4 database yaitu Pubmed, google scholar, research gate, PortalGaruda.org Pubmed, google scholar, research gate, PortalGaruda.org yang diterbitkan dari 2015 hingga 2020. Hasil dan analisis: didapatkan 9 jurnal yang menjelaskan bahwa pengetahuan ibu hamil akan menjadi penentu ibu hamil dalam melakukan perawatan kehamilan faktor tersebut antara lain pendidikan, usia, lingkugan. Diskusi dan kesimpulan: Usia merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi pengetahuan ibu hamil, sehingga ibu hamil dengan usia ideal akan mempermudah peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam melakukan perawatan kehamilan Kata Kunci : pengetahuan, ibu hamil, perawatan kehamilan
Cover KTI
2019

KEAKURASIAN ANALISA KELENGKAPAN RESUME MEDIS DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PURI BUNDA KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AZAZANI KRIS HANAWATI
NIM: 1604000091
Program Studi: POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
Dosen Pembimbing: Diniyah Kholidah, S.ST.,S.Gz.,MPH.
Subjek: Aplikasi analisa keakuratan, tujuh kriteria, resume medis
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Azazani Kris Hanawati, 2019. “Keakurasi Analisa Kelengkapan Resume Medis Dengan Menggunakan Aplikasi di Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda Kota Malang”. Laporan Tugas Akhir. Program Studi D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Pembimbing: Diniyah Kholidah, S.ST.,S.Gz.,MPH. Resume medis merupakan ringkasan pulang pasien yang harus dibuat oleh dokter atau dokter gigi yang bertanggung jawab merawat pasien. Keakuratan resume medis berdampak pada mutu pelayanan kesehatan. Kriteria keakuratan untuk pendokumentasian klinis ada 7 (tujuh) kriteria yaitu legible (dapat dibaca), reliable (dapat dipercaya), precise (tepat), complete (lengkap), consistant (konsisten), clear (jelas), dan timely (tepat waktu). Tujuan peneliti ini adalah untuk mengetahui keakuratan resume medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda Kota Malang. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 588 formulir resume medis. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 85 formulir resume medis. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi check list, wawancara, dan memeberikan kuesioner kepada petugas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keakuratan identitas pasien menurut 7 (tujuh) kriteria yaitu sebesar 82.74%, keakuratan pelaporan menurut 7 (tujuh) kriteria yaitu sebesar 78.32%, keakuratan pencatatan menurut 7 (tujuh) kriteria yaitu sebesar 82.18%, keakuratan autentifikasi menurut 7 (tujuh) kriteria yaitu sebesar 82.35% untuk 5 kriteria (legible, reliable, precise, complete, consistant), sebesar 80.39% untuk kriteria clear, 64,71% untuk kriteria timely, dan keakuratan resume medis menurut 7 (tujuh) kriteria sebesar 18,66%. Manfaat penelitian ini adalah menunjang kegiatan analisa mencapai standar pelayanan minimal 100% sehingga meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit. Kata Kunci : Aplikasi analisa keakuratan, tujuh kriteria, resume medis
Cover KTI
tidak tersedia
2019

KEAMANAN PANGAN MIE BASAH DI KOTA MALANG (ANALISIS FORMALIN DAN BORAKS)

Lihat Detail Karya
Penulis: CICHA KUSUMA CRISDENTINA
NIM: 1603000071
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Theresia Puspita,STP.,MP
Subjek: Keamanan Pangan, Mie basah, Formalin, Boraks
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Cicha Kusuma Crisdentina (2019), Keamanan Pangan Mie Basah di Kota Malang (Analisis Formalin dan Boraks), Karya Tulis Ilmiah Program Studi D III Gizi Malang. Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Theresia Puspita,STP.,MP Masalah keamanan pangan di Indonesia salah satunya yaitu pada proses produksi pangan, seringkali produsen pangan menggunakan bahan tambahan pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan. Mie saat ini sudah menjadi makanan pengganti nasi. Selain memiliki cita rasa yang enak dan praktis dalam mengolahnya harga dari mie juga tergolong relatif murah.Pada tahun 2017 Indonesia merupakan negara dengan konsumsi mie terbesar yaitu sebanyak 12,6 Miliar bungkus/tahun. Berdasarkan kadar air dan umur simpan yang pendek mie basah paling cepat mengalami kerusakan, oleh karena itu banyak pedagang menyiasatinya dengan menambahkan bahan tambahan agar mie tetap awet. Bahan tambahan yang digunakan pedagang cenderung kepada bahan tambahan yang di larang seperti boraks dan formalin agar daya simpan mie basah lebih lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan bahan tambahan berbahaya (formalin dan boraks) pada mie basah di Kota Malang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2019 di Laboratorium Kimia Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang untuk analisis kandungan formalin dan boraks secara kualitatif. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa dari 4 sampel mie basah secara keseluruhan sampe negatif mengandung formalin dan 1 sampel mie basah positif mengandung boraks. Kata Kunci: Keamanan Pangan, Mie basah, Formalin, Boraks
Cover KTI
tidak tersedia
2019

KEAMANAN PANGAN MIE BASAH KUNING DI KECAMATAN TUREN KABUPATEN MALANG (ANALISIS FORMALIN DAN METHANIL YELLOW)

Lihat Detail Karya
Penulis: Rr. Kumala Latifia Nur
NIM: 1603000010
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: I Komang Suwita, SST., MP.
Subjek: keamanan pangan, formalin, methanil yellow, mie basah kuning
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Rr. Kumala Latifia Nur, 2019. Keamanan Pangan Mie Basah Kuning Di Kecamatan Turen Kabupaten Malang (Analisis Formalin dan Methanil Yellow), dibawah bimbingan I Komang Suwita, SST., MP. Banyaknya kasus penggunaan formalin dan methanil yellow pada produk pangan, khususnya mie basah kuning. Pada tahun 2012 di Bogor terdapat 7 dari 10 sampel positif mengandung formalin pada mie basah kuning dan kasus terbaru pada tahun 2018 di Malang berdasarkan 7 sampel mie basah yang diambil di pasar tradisional Kota Malang 100% positif mengandung formalin dan methanil yellow. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan penelitian Keamanan Pangan Mie Basah Kuning Di Kecamatan Turen Kabupaten Malang (Analisis Formalin dan Methanil Yellow). Jenis penelitian ini deskriptif dengan desain observasional. Pengambilan sampel dengan mengambil semua penjual bakso yang menetap di Kecamatan Turen dengan jumlah 5 Sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 sampel semua positif mengandung formalin dan methanil yellow. Dengan demikian mie basah kuning di Kecamatan Turen tidak aman dikonsumsi dari segi fo formalin dan methanil yellow. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak produsen yang menggunakan bahan tambahan yang dilarang ditambahkan dalam pangan, contohnya formalin dan methanil yellow pada mie basah kuning. Saran dari peneliti untuk BPOM lebih intensif pada pembinaan penjual makanan khususnya produsen mie basah kuning. Kata kunci: keamanan pangan, formalin, methanil yellow, mie basah kuning
Cover KTI
tidak tersedia
2019

KEAMANAN PANGAN PADA CINCAU HITAM DI PASAR INDUK DAN SWALAYAN KOTA MALANG (Karakteristik Fisik, Angka Lempeng Total, Adanya Escherichia coli, dan Uji Kualitatif Boraks)

Lihat Detail Karya
Penulis: ALVINA NURUL IZZA
NIM: 1603000040
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dra. Sulistiastutik, M.Kes.
Subjek: Cincau hitam, karakteristik fisik, angka lempeng total, Escherichia coli, boraks.
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Alvina Nurul Izza. 1603000040. Keamanan Pangan pada Cincau Hitam di Pasar Induk dan Swalayan di Kota Malang (Karakteristik Fisik, Angka Lempeng Total, Adanya Escherichia coli, dan Uji Kualitatif Boraks). Karya Tulis Ilmiah. Program Studi Diploma III Gizi. Jurusan Gizi. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. 2019. Pembimbing: Dra. Sulistiastutik, M.Kes. Kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan di Indonesia berdasarkan laporan tahunan Badan POM tahun 2017 ditemukan 58,49% disebabkan oleh mikroorganisme dan sebesar 1,89% keracunan pangan tersebut disebabkan oleh bakteri Escherichia coli dan salah satu jenis pangan yang mengandung Escherichia coli adalah cincau. Selain disebabkan oleh mikroorganisme, ditemukan 13,21% keracunan pangan disebabkan oleh bahaya kimia, dari total sampel yang diuji boraks ditemukan 183 sampel (3,16%) mengandung boraks, salah satu jenis pangan yang ditemukan mengandung boraks adalah cincau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keamanan pangan pada cincau hitam di pasar induk dan swalayan Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain observasional. Penelitian dilakukan pada bulan April 2019. Sampel dalam penelitian ini adalah cincau hitam yang dijual di Pasar Induk Gadang Kota Malang, Giant Swalayan Mall Olympic Garden, dan Super Indo Langsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 4 sampel cincau hitam, angka lempeng total seluruh sampel melebihi batas maksimal, seluruh sampel mengandung Escherichia coli, dan seluruh sampel positif mengandung boraks. Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa seluruh seluruh sampel cincau hitam dalam kategori tidak aman. Diharapkan pada penelitian selanjutnya, dilakukan penelitian pada sampel dengan waktu produksi yang sama sehingga hasil penelitian yang didapatkan dapat dibandingkan antara satu sampel dengan sampel lainnya. Kata kunci: Cincau hitam, karakteristik fisik, angka lempeng total, Escherichia coli, boraks.
Cover KTI
tidak tersedia
2019

KEAMANAN PANGAN PADA PRODUK SUSU PASTEURISASI DI WILAYAH PONCOKUSUMO (ANALISIS MUTU MIKROBIOLOGI DAN KADAR METHANIL YELLOW)

Lihat Detail Karya
Penulis: Fatha Mufidatul Aziziah
NIM: 1603000065
Program Studi: D-III GIZI MALANG
Dosen Pembimbing: I Komang Suwita, SST., MP
Subjek: Susu pasteurisasi, total cemaran mikroba, Escherichia coli, methanil yellow
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Fatha Mufidatul Aziziah, 2019. Keamanan Pangan Pada Produk Susu Pasteurisasi di Wilayah Poncokusumo (Analisis Mikrobiologi Pangan dan Kandungan Methanil Yellow). Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : I Komang Suwita, SST., MP. Susu segar merupakan bahan makanan yang bergizi tinggi karena mengandung zat-zat makanan yang lengkap. Sedangkan kasus keracunan susu di Indonesia masih cukup tinggi dari pada keracunan bahan makanan yang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya total cemaran mikroba, bakteri Escherichia coli dan kandungan methanil yellow. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain penelitian observasional. Teknik pengambilan data diperoleh dengan cara survey. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan cara editing, coding, entering data, dan tabulating, dan analisis data dilakukan secara deskriptif. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah susu pasteurisasi dari peternakan di wilayah Poncokusumo. Metode yan digunakan dalam penelitian ini adalah Total Plate Count (TPC), hitung cawan dan test kit pewarna. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa susu pasteurisasi dari peternakan di wilayah Poncokusumo dengan sampel susu pasteurisasi rasa durian, melon dan stroberi masing-masing mengandung total cemaran mikroba sebanyak 2,8 x 105 koloni/ml, 3,3 x 105 koloni/ml, dan 0,9 x 105 koloni/ml, yang berarti masih memenuhi syarat sesuai dengan BPOM RI No. 16 Tahun 2016 tentang Kriteria Mikrobiologi Dalam Pangan Olahan, yaitu > 5x105 koloni/ml. Hasil uji bakteri Escherichia coli dalam masing-masing sampel adalah negative, sesuai dengan SNI 01-6366-2000 tentang Batas Maksimum Cemaran Mikroba dan Maksimum Residu Dalam Bahan Makanan Asal Hewan, yaitu harus negative. Hasil uji kandungan methanil yellow pada sampel susu pasteurisasi rasa durian adalah negative, sesuai dengan BPOM RI No. 37 Tahun 2013 Tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pewarna, yaitu negative. Kata kunci : Susu pasteurisasi, total cemaran mikroba, Escherichia coli, methanil yellow
Cover KTI
tidak tersedia
2019

KEAMANAN PANGAN PADA SAYUR LALAPAN KEMANGI (Ocimum Bassilicum), dan KUBIS (Brassicae Capitatae Folium), PADA PENJUAL LALAPAN DI DESA MANGLIAWAN KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Rendy Herwianto Izzano
NIM: 1603000060
Program Studi: PROGAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Ir. Astutik Pudjirahaju., M.Si
Subjek: Keamanan Pangan, Sayur Lalapan7
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rendy Herwianto I. Keamanan Pangan pada Sayur Lalapan Kemangi (Ocimum Bassilicum), dan Kubis (Brassicae Capitatae Folium), pada Penjual Lalapan di Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang (Uji Kandungan Mutu Mikrobiologi/ Biologi dan Mutu Fisik). Dibawah bimbingan Ir. Astutik Pudjirahaju., M.Si Dilatar belakangi konsumsi sayur lalapan yang sudah menjadi kebiasaan dan dianggap salah satu menu makanan bergizi yang lengkap karena anggapan sayur lalapan tidak mengalami perubahan zat gizi. Tetapi dibalik itu ada bahaya dari mikroorganisme yang menginfeksi sayur lalapan melalui kontak penjamah makanan, lingkungan, dan kebersihan lapak pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keamanan pangan mutu mikrobiologis dan mutu fisik pada kemangi dan kubis sebagai menu lalapan pada penjual lalapan di Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain Observasional dengan mengambil sampel sebanyak 10 sampel dari 5 tempat. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif. Hasil penelitian ini adalah terdapat 8 sampel yang tidak memenuhi syarat batas maksimal Angka Lempeng Total yang telah ditetapkan oleh BPOM yaitu 1 x 105 dan hanya ada 2 sampel yang memenuhi syarat yang ditetapkan oleh BPOM. Dari pengmatan keberadaan telur cacing nematoda usus didapatkan 2 sampel terinfeksi telur cacing Ascaris Lumbricoides. Mutu fisik dari 10 sampel didapatkan 4 sampel memiliki mutu fisik yang kurang segar dan dalam keadaan layu. Kata kunci : Keamanan Pangan, Sayur Lalapan
Cover KTI
2019

KELENGKAPAN PENGISIAN CATATAN KESEHATAN IBU HAMIL RISIKO TINGGI PADA BUKU KIA DI PUSKESMAS WAGIR KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FINDIANA MEDA ARYANTI
NIM: P17311175044
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Tarsikah, S.Si. T.,M.Keb
Subjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Aryanti, Findiana Meda. 2019. Kelengkapan Pengisian Catatan Kesehatan Ibu Hamil Risiko Tinggi Pada Buku KIA di Puskesmas Wagir Kabupaten Malang. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Malang Pembimbing Utama : Naimah, SKM.,M.Kes Pembimbing Pendamping : Asworoningrum, SST.,M.Keb Buku Kesehatan Ibu dan Anak sebagai alat edukasi kesehatan berisi tentang berbagai informasi dan penyuluhan mengenai kesehatan ibu dan anak termasuk gizi. Kelengkapan pengisian pada buku KIA, catatan kesehatan ibu hamil akan mendeteksi lebih dini apabila ada hasil pemeriksaan yang kurang baik, konseling akan lebih tepat sesuai dengan kebutuhan. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan kelengkapan pengisian catatan kesehatan ibu hamil risiko tinggi pada buku kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Wagir Kabupaten Malang. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah Buku KIA Ibu hamil trimester III risiko tinggi dengan factor risiko II dan/atau III yaitu sebanyak 46 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara Total sampling. Data di analisis menggunakan Persentase. Hasil penelitian menunjukkan Buku KIA ibu hamil risiko tinggi yang terisi lengkap (52,1 %) dan yang terisi tidak lengkap (47,9%). Faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian lembar catatan kesehatan ibu hamil yaitu kurang sabar dan kurang teliti. Kata kunci : Kelengkapan, Ibu Hamil Resiko Tinggi, Buku Kesehatan Ibu dan Anak
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan