2019
HUBUNGAN STATUS KESEIMBANGAN CAIRAN TERHADAP WAKTU PULIH SADAR PADA PASIEN PASCA OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM DI RUANG PEMULIHAN RUMAH SAKIT NGUDI WALUYO WLINGI
Lihat Detail KaryaSubjek: Keseimbangan cairan, Waktu pulih sadar, anestesi umum.
Lihat Abstraksi
Waktu pulih sadar tertunda adalah komplikasi yang tidak diinginkan dalam
anestesi. Komplikasi ini disebabkan oleh beberapa factor antara lain usia, faktor
genetic, jenis kelamin, komorbiditas, obat anestesi, durasi dan jenis anestesi, serta
masalah metabolik (suhu, masalah pernafasan, komplikasi neurologis,
keseimbangan cairan dan elektrolit). Klien bedah beresiko mengalami
ketidakseimbangan cairan yang dapat mengakibatkan komplikasi pasca operasi.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status keseimbangan cairan
terhadap waktu pulih sadar pada pasien pasca operasi dengan anestesi umum
diruang pemulihan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar. Desain penelitian yang
digunakan adalah korelasi observasional dengan pendekatan cross-sectional.
Sampel berjumlah 30 pasien dengan menggunakan teknik purposive sampling.
Analisis data secara univariat dengan tabel distribusi frekuensi dan analisis Bivariat
dengan uji statistik korelasi dari Pearson dengan taraf signifikansi < 0,05. Hasil
pengukuran keseimbangan cairan 80% kurang dari 0 mL dan 20% lebih dari 0 mL.
Hasil waktu pulih sadar cepat 3%, normal 90%, memanjang 7% dengan rata-rata
waktu 40,50 menit. Hasil analisis pvalue = 0,141 atau pvalue > 0,05. Kesimpulan: tidak
ada hubungan yang signifikan antara status keseimbangan cairan terhadap waktu
pulih sadar pada pasien dengan anestesi umum. Diharapkan peneliti selanjutnya
melakukan penelitian waktu pulih sadar dengan variabel faktor yang lain.
Kata kunci: Keseimbangan cairan, Waktu pulih sadar, anestesi umum.