Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2861–2870 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2019

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN ADAPTASI IBU SELAMA KEHAMILAN DI PMB YULIS INDRIANA

Lihat Detail Karya
Penulis: WULANDARI AYUNINGSIH
NIM: 1502450003
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: NUR EVA ARISITINA, ASWORONINGRUM
Cover KTI
2019

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KETERATURAN IBU HAMIL DALAM KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) TRIMESTER III DI PUSKESMAS KEDUNGKANDANG MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AINUR ROSYIDAH
NIM: 1502450020
Program Studi: D4 Reguler Kebidanan
Dosen Pembimbing: Didien Ika Setyarini SSiT., M. Keb
Subjek: Kebidanan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rosyidah, Ainur. 2019. Hubungan Dukungan Suami dengan Keteraturan Ibu Hamil dalam Kunjungan Antenatal Care (ANC) Trimester III di Puskesmas Kedungkandang Malang. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Erni Dwi Widyana, SST., M. Kes. Pembimbing Pendamping: Annisa, SST., M. Kes. ANC adalah salah satu indikator penting untuk ibu hamil dalam masa kehamilan. Keteraturan dalam kunjungan ANC dapat mendeteksi dini komplikasi-komplikasi pada masa kehamilan, sehingga akan tertangani lebih awal. Dukungan suami dalam keteraturan ANC sangat penting untuk mendorong ibu hamil rutin dalam melakukakan kunjungan ANC secara teratur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan keteraturan ibu hamil dalam kunjungan ANC trimester III di Puskesmas Kedungkandang Malang. Metode penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 43 responden dengan teknik Purposive Sampling dari seluruh jumlah populasi. Instrumen penelitian untuk dukungan suami berupa kuesioner yang diisi oleh ibu hamil dan untuk keteraturan ibu hamil dalam kunjungan ANC melihat dari buku KIA ibu hamil. Hasil penelitian diperoleh dukungan suami sebagian besar dengan dukungan sedang, sebanyak 33 responden (77 %). Keteraturan ibu hamil sebagian besar teratur sebanyak 36 responden (84 %). Hasil analisa data menggunakan spearman rho didapatkan 0,557, nilai signifikan (ρ value) = 0,000 dengan α 0,05. Kesimpulan: ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan keteraturan ibu hamil dalam kunjungan ANC trimester III di Puskesmas Kedungkandang Malang. Diharapkan keluarga terutama suami perlu meningkatkan dukungan untuk memotivasi ibu hamil dalam kunjungan ANC. Kata kunci : dukungan suami, keteraturan kunjungan antenatal care, ibu hamil
Cover KTI
2019

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KETERATURAN IBU HAMIL DALAM KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) TRIMESTER III DI PUSKESMAS KEDUNGKANDANG MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AINUR ROSYIDAH
NIM: 1502450020
Program Studi: S1 TERAPAN DAN PROFESI KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Erni Dwi Widyana SST., M.Kes
Subjek: KEBIDANAN
Cover KTI
2019

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KETERATURAN IBU HAMIL DALAM KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) TRIMESTER III DI PUSKESMAS KEDUNGKANDANG MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AINUR ROSYIDAH
NIM: 1502450020
Program Studi: SARJANA TERAPAN DAN PROFESI KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Erni Dwi Widyana SST.,M.Kes
Subjek: dukungan suami, keteraturan kunjungan antenatal care, ibu hamil
Lihat Abstraksi
ANC adalah salah satu indikator penting untuk ibu hamil dalam masa kehamilan. Keteraturan dalam kunjungan ANC dapat mendeteksi dini komplikasikomplikasi pada masa kehamilan, sehingga akan tertangani lebih awal. Dukungan suami dalam keteraturan ANC sangat penting untuk mendorong ibu hamil rutin dalam melakukakan kunjungan ANC secara teratur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan keteraturan ibu hamil dalam kunjungan ANC trimester III di Puskesmas Kedungkandang Malang. Metode penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 43 responden dengan teknik Purposive Sampling dari seluruh jumlah populasi. Instrumen penelitian untuk dukungan suami berupa kuesioner yang diisi oleh ibu hamil dan untuk keteraturan ibu hamil dalam kunjungan ANC melihat dari buku KIA ibu hamil. Hasil penelitian diperoleh dukungan suami sebagian besar dengan dukungan sedang, sebanyak 33 responden (77 %). Keteraturan ibu hamil sebagian besar teratur sebanyak 36 responden (84 %). Hasil analisa data menggunakan spearman rho didapatkan 0,557, nilai signifikan (ρ value) = 0,000 dengan α 0,05. Kesimpulan: ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan keteraturan ibu hamil dalam kunjungan ANC trimester III di Puskesmas Kedungkandang Malang. Diharapkan keluarga terutama suami perlu meningkatkan dukungan untuk memotivasi ibu hamil dalam kunjungan ANC. Kata kunci : dukungan suami, keteraturan kunjungan antenatal care, ibu hamil
Cover KTI
tidak tersedia
2019

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI KADER DALAM MINAT PEMERIKSAAN IVA (VISUAL ASAM ASETAT) PADA KADER POSYANDU DI POSYANDU FATMAWATI DESA PAKISAJI KAB MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DESSI TETI PRATIWI
NIM: P17311185095
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: ENDAH KAMILAH, TRI MARDIYANTI
Cover KTI
2019

HUBUNGAN FAKTOR EKSTERNAL DAN INTERNAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI KANKER PAYUDARA DI RSUD dr. SOEDONO MADIUN

Lihat Detail Karya
Penulis: AZIZAH FADHILAH NUHA
NIM: 1501460014
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Dr. Tri Johan Agus Yuswanto, S.Kp., M.Kep
Cover KTI
tidak tersedia
2019

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN JENIS OPERASI DENGAN WAKTU PULIH SADAR PADA PASIEN POST OPERASI GENERAL ANESTESIA DI RECOVERY ROOM RSUD BANGIL

Lihat Detail Karya
Penulis: DEVI AFINA AZMI
NIM: 1501460004
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Isnaeni DTN., SKM., M.Kes.
Subjek: Indeks Massa Tubuh, Jenis Operasi, Waktu Pulih Sadar, Post Operasi, General Anestesia
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Jenis Operasi dengan Waktu Pulih Sadar Pada Pasien Post Operasi Dengan General Anestesia di Recovery Room RSUD Bangil. Devi Afina Azmi (2019). Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Joko Wiyono, S.Kp., M.Kep, Sp.Kom. Pembimbing Pendamping: Isnaeni DTN., SKM., M.Kes. Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh, Jenis Operasi, Waktu Pulih Sadar, Post Operasi, General Anestesia Penatalaksanaan pada pasien post operasi dengan general anestesia sangatlah perlu diperhatikan. Pasien post operasi dengan general anestesia yang tidak dikelola dengan tepat dapat mengalami keterlambatan pulih sadar. Keterlambatan pulih sadar pada pasien post operasi dengan general anestesia dapat disebabkan oleh pemberian dosis yang tidak tepat sesuai kondisi pasien berdasarkan indeks massa tubuh dan jenis operasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh (IMT) dan jenis operasi dengan waktu pulih sadar pada pasien post operasi dengan general anestesia di Recovery Room RSUD Bangil. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi. Sampel berjumlah 37 orang dengan menggunakan quota sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi indeks massa tubuh, jenis operasi dan waktu pulih sadar. Metode analisa data menggunakan Uji Pearson dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks massa tubuh dan jenis operasi dengan waktu pulih sadar responden sebagian kecil (10,8%) yaitu 4 orang mengalami keterlambatan pulih sadar dengan nilai signifikan 0,000 dan 0,020 yang artinya terdapat hubungan indeks massa tubuh dan jenis operasi dengan waktu pulih sadar pada pasien post operasi dengan general anestesia di Recovery Room RSUD Bangil. Dari hasil penelitian diharapkan rumah sakit dapat meningkatkan penatalaksanaan serta observasi pasien post operasi dengan memberikan dosis obat anestesi yang sesuai dengan kondisi pasien.
Cover KTI
tidak tersedia
2019

HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN, TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN SERTA STATUS GIZI TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISIS DI INSTALASI HEMODIALISIS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KANJURUHAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Dwi Anggraini Puspitasari
NIM: 1603000028
Program Studi: D-III GIZI MALANG
Dosen Pembimbing: Endang WIdajati
Subjek: Gagal ginjal kronik, hemodialisis, kadar hemoglobin, tingkat konsumsi energi dan protein
Lihat Abstraksi
ABSTRAK DWI ANGGRAINI PUSPITASARI, 2019. Hubungan Kadar Hemoglobin, Tingkat Konsumsi Energi dan Protein serta Status Gizi terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis di Rumah Sakit Umum Daerah Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang. Pembimbing: Endang WIdajati Menurut Indonesia Renal Registry (IRR) Prevalensi Gagal Ginjal Kronik (GGK) semakin meningkat, pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisis memiliki penderita paling banyak. Tindakan hemodialisis tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita. National Kidney Foundation (NKF) membuat acuan yaitu akses vaskuler, adekuasi dialisis, anemia, nutrisi, hipertensi, serta penyakit tulang dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita gagal ginjal kronik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kadar hemoglobin, tingkat konsumsi energi dan protein serta status gizi terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisis di Rumah Sakit Umum Daerah Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Teknik atau cara pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling dengan jumlah sampel 20 pasien. Hasil penelitian menunjukkan penderita gagal ginjal kronik dengan hemodialisis paling banyak terjadi pada usia 51-60 tahun yakni 40%. Penderita gagal ginjal kronik dengan hemodialisis pada penelitian paling banyak berjenis kelamin perempuan yakni 65%. Penderita gagal ginjal kronik dengan hemodialisis memiliki kadar hemoglobin rendah yaitu 95%. Tingkat konsumsi energi penderita gagal ginjal kronik dengan hemodialisis pada penelitian ini 80% defisit. Tingkat konsumsi protein pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisis pada penelitian ini 60% deficit. Status gizi menurut LiLA/U penderita gagal ginjal kronik dengan hemodialisis 90% memiliki status gizi kurang. Kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisis 85% memiliki kualitas hidup kurang berkualitas. Terdapat hubungan antara tingkat konsumsi energi terhadap kualitas hidup (p=0,049). Berdasarkan analisis statistik uji Chi Square dengan alternative uji Fisher didapatkan tidak ada hubungan antara kadar hemoglobin dengan kualitas hidup (p-value 1,000>0,05), tidak ada hubungan tingkat konsumsi energi dengan kualitas hidup (p-value 0,088>0,05), ada hubungan antara tingkat konsumsi protein dengan kualitas hidup (p-value 0,049<0,05), tidak ada hubungan antara status gizi dengan kualitas hidup (p-value 1,000>0,05). Disarankan dilakukan evaluasi status gizi secara rutin mulai dari pemeriksaan antropometri, laboratorium, fisik/klinis dan riwayat makan untuk tercapainya status gizi yang lebih baik. Kata Kunci: Gagal ginjal kronik, hemodialisis, kadar hemoglobin, tingkat konsumsi energi dan protein, status gizi, kualitas hidup
Cover KTI
tidak tersedia
2019

HUBUNGAN KADAR YODIUM DALAM GARAM YANG DIKONSUMSI DENGAN PEMBESARAN KELENJAR GONDOK PADA MURID SDN MERJOSARI I -V DI KELURAHAN MERJOSARI PUSKESMAS DINOYO MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ENDAH WULANDARI EKOWATI
NIM: 0703400002
Program Studi: POLITEKNIK KESEHATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Bernadus Rudy Sunindya,MPH.
Subjek: Penyakit, Prevalensi, Gondok, Garam, Yodium, Palpasi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Endah Wulandari Ekowati, 2008. Hubungan kadar yodium dalam garam yang dikonsumsi dengan pembesaran kelenjar gondok pada murid SDN Merjosari I-V di Kelurahan Merjosari Puskesmas Dinoyo Malang, dibawah bimbingan Bernadus Rudy Sunindya,MPH. Masalah gizi kurang seperti Kekurangan Energi Protein (KEP), Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY), Anemia Gizi dan Kekurangan Vitamin A (KVA) masih menjadi masalah gizi utama. Gangguan Akibat kekurangan Yodium merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius karena dampaknya sangat besar terhadap kelangsungan hidup dan kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan hasil Pemetaan Nasional GAKY tahun 2003 di Kota Malang prevalensi GAKY sebesar 33,47%, di Puskesmas Dinoyo 42,55% dan Kelurahan Merjosari 57,6%. Sedangkan survai garam tahun 2006 di tingkat rumah tangga yang memenuhi syarat di Kota Malang sebesar 87,8% di Puskesmas Dinoyo sebesar 89,6% (peringkat 9 dari 15 Puskesmas) dan Kelurahan Merjosari sebesar 100%.Tujuan penelitan ini adalah mengetahui hubungan kadar yodium dalam garam yang digunakan dengan pembesaran kelenjar gondok. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian diskriptif observasional. Tehnik pengambilan sampel dilakukan secara purposive non random sampling. Pada semua murid kelas IV danVSDN Merjosari I-V dilakukan pemeriksaan kelenjar gondok dengan cara palpasi dan pemeriksaan garam yang dikonsumsi dengan cara meneteskan iodina pada garam. Hasil penelitian dari 273 responden yang menggunakan garam beryodium sebanyak 197 anak (89,1%) tidak mengalami pembesaran kelenjar gondok (normal) dan 24 anak ( 10,9%) menggunakan garam beryodium mengalami pembesaran kelenjar gondok. Sedangkan responden yang menggunakan garam tidak beryodium sebanyak 23 anak (44,2%) tidak mengalami pembesaran kelenjar gondok (normal) dan 29 anak (55,8%) menggunakan garam tidak beryodium mengalami pembesaran kelenjar gondok. Kata kunci: Penyakit, Prevalensi, Gondok, Garam, Yodium, Palpasi,
Cover KTI
2019

HUBUNGAN KEBERHASILAN INISIASI MENYUSU DINI DENGAN PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI PADA MASA NIFAS DI PMB SRI SULAMI, A.Md. Keb dan PMB I G AYU KARNINGSIH, S.Tr. Keb WILAYAH KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Faradylla Nur Karidasari
NIM: 1502450045
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Dr. Jenny JS Sondakh. S.Si.M.Clin.Mid
Subjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
BSTRAK Karidasari, Faradylla Nur. 2019. Hubungan Keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini dengan Penurunan Tinggi Fundus Uteri pada Masa Nifas di PMB Sri Sulami, A.Md.Keb dan PMB I G Ayu Karningsih, S.Tr.Keb, wilayah Kota Malang. Skripsi Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Dr. Jenny J S Sondakh, M.Clin.Mid Pembimbing Pendamping : Ika Yudianti, SST.,M.Keb Masa nifas merupakan proses kembalinya organ reproduksi setelah Berdasarkan hasil survey Riskesdas, AKI pada tahun 2013 masih mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2012 yaitu sebesar 359/100.000 KH, sedangkan menurut SUPAS tahun 2015 AKI Indonesia 305/100.000 KH dengan penyumbang AKI terbesar adalah perdarahan. Hasil survey Riskesdas tahun 2015 pelaksanaan IMD di Indonesia mengalami peningkatan yaitu mencapai 34,5% pada tahun 2013. Adanya peningkatan pelaksanaan IMD seharusnya dapat membantu mengurangi AKI yang disebabkan perdarahan masa nifas. Proses isapan bayi pada payudara ibu saat IMD diduga dapat merangsang pengeluaran hormon oksitosin yang dapat mempengaruhi proses involusi uterus sehingga terjadi penurunan TFU. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan keberhasilan IMD dengan penurunan TFU pada masa nifas Desain penelitian menggunakan Analitik Korelasional dengan pendekatan prospective study. Populasi seluruh ibu bersalin pada 21 Mei- 21 Juni 2019 di PMB Sri Sulami, A.Md.Keb dan PMB I G Ayu Karningsih, S.Tr.Keb sebanyak 20 responden. Besar sampel sebanyak 20 responden diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi IMD dan penurunan TFU. Analisa data menggunakan Uji Fisher Exact dengan α 0,05. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 80% responden berhasil melaksanakan IMD dan responden yang mengalami penurunan TFU normal sebanyak 80%. Hasil analisis didapatkan nilai p (0,013) < α (0,05) artinya pada penelitian ini menunjukkan ada hubungan keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan penurunan Tinggi Fundus Uteri (TFU) pada masa nifas di PMB Sri Sulami, A.Md.Keb dan PMB I G Ayu Karningsih, S.Tr.Keb wilayah Kota Malang. Kata kunci : Keberhasilan IMD, Penurunan TFU, Masa Nifas
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan