Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2851–2860 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2019

HUBUNGAN ANTARA ASUPAN NATRIUM, KEBIASAAN MEROKOK SERTA AKTIVITAS FISIK DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS BARENG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: EULIA IRSA DESINTYA
NIM: 1603410070
Program Studi: DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Ir. Rr. Endang Sutjiati, M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hipertensi sering disebut sebagai “Silent Killer”, yang menjadi penyebab kematian nomor 3 setelah stroke (15,4%) dan tuberculosis (7,5%). Indonesia memiliki prevalensi hipertensi sebanyak 6,8% dari populasi kematian pada semua umur. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara asupan natrium, kebiasaan merokok serta aktivitas fisik penderita hipertensi terhadap tekanan darah di Puskesmas Bareng Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah observasioanl analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 20 responden. Data dianalisis menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian penderita hipertensi dengan asupan natrium >2300 mg/hari memiliki tekanan darah lebih tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium dengan tekanan darah penderita hipertensi (p=0,000), kebiasaan merokok dengan tekanan darah pada penderita hipertensi (p=0,002), dan tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah penderita hipertensi (p=0,454). Dapat disimpulkan bahwa asupan natrium dan kebiasaan merokok pada penderita hipertensi dapat meningkatkan tekanan darah dan berisiko menderita penyakit degeneratif. Kata kunci: asupan natrium, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, tekanan darah, hipertensi.
Cover KTI
2019

HUBUNGAN ANTARA KEIKUTSERTAAN DALAM KELAS IBU HAMIL DENGAN KEMANDIRIAN IBU DALAM PERAWATAN BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PURI BUNDA KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: PUTU EVA YUNI DYANTARI
NIM: P17311185076
Program Studi: Kebidanan
Dosen Pembimbing: Ika Yudianti, S.ST., M.Keb
Cover KTI
2019

HUBUNGAN BERAT BADAN DAN PANJANG BADAN LAHIR DENGAN TINGKAT STUNTING PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS BARENG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AMBAR DARYANTI
NIM: P17311185103
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Wahyu Setyaningsih, SST., M.Kes s
Subjek: Berat Badan Lahir, Panjang Badan Lahir, Stunting
Lihat Abstraksi
Stunting merupakan keadaan kekurangan gizi yang terjadi pada anak-anak akibat asupan makanan yang tidak seimbang, berat badan lahir rendah (BBLR), panjang badan dan penyakit infeksi. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan berat badan dan panjang badan lahir dengan tingkat stunting pada anak usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Bareng Kota Malang.desain penelitian korelasi. Teknik samplingnya adalah total sampling sehingga poulasi dan sampelnya adalah semua anak usia 6-24 bulan yang mengalami Stunting di wilayah Puskesmas Bareng Kota Malang sejumlah 36 anak. Instrumen menggunakan lembar pengumpulan data, Microtoice atau Infantometer. Analisa data menggunakan spearman rank dan diperoleh hasil ρ value <0,001 (< 0,05) dan ρ value 0,016 (< 0,05), sehingga ada hubungan berat badan lahir dan panjang badan lahir dengan tingkat stunting pada anak usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Bareng Kota Malang. Berdasarkan hasil peneltian tersebut maka hendaknya pemberian informasi tentang stunting dan dampaknya lebih ditingkatkan lagi sehingga stunting dapat dicegah. Kata Kunci : Berat Badan Lahir, Panjang Badan Lahir, Stunting
Cover KTI
2019

HUBUNGAN BERAT BADAN DAN PANJANG BADAN LAHIR DENGAN TINGKAT STUNTING PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS BARENG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AMBAR DARYANTI
NIM: P17311185103
Program Studi: S1 TERAPAN DAN PROFESI KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Wahyu Setyaningsih,SST.,M.Kes
Subjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Daryanti, Ambar. 2019. Hubungan berat badan dan panjang badan lahir dengan tingkat stunting pada anak usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Bareng Kota Malang. Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Wahyu Setyaningsih, SST., M.Kes, Pembimbing Pendamping: Asworoningrum Y, SST.,M.Keb. Stunting merupakan keadaan kekurangan gizi yang terjadi pada anak-anak akibat asupan makanan yang tidak seimbang, berat badan lahir rendah (BBLR), panjang badan dan penyakit infeksi. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan berat badan dan panjang badan lahir dengan tingkat stunting pada anak usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Bareng Kota Malang.desain penelitian korelasi. Teknik samplingnya adalah total sampling sehingga poulasi dan sampelnya adalah semua anak usia 6-24 bulan yang mengalami Stunting di wilayah Puskesmas Bareng Kota Malang sejumlah 36 anak. Instrumen menggunakan lembar pengumpulan data, Microtoice atau Infantometer. Analisa data menggunakan spearman rank dan diperoleh hasil ρ value <0,001 (< 0,05) dan ρ value 0,016 (< 0,05), sehingga ada hubungan berat badan lahir dan panjang badan lahir dengan tingkat stunting pada anak usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Bareng Kota Malang. Berdasarkan hasil peneltian tersebut maka hendaknya pemberian informasi tentang stunting dan dampaknya lebih ditingkatkan lagi sehingga stunting dapat dicegah. Kata Kunci : Berat Badan Lahir, Panjang Badan Lahir, Stunting
Cover KTI
2019

HUBUNGAN BERAT BADAN DAN PANJANG BADAN LAHIR DENGAN TINGKAT STUNTING PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS BARENG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AMBAR DARYANTI
NIM: . P17311185103
Program Studi: SARJANA TERAPAN DAN PROFESI KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Wahyu Setyaningsih, SST., M.Kes
Subjek: Berat Badan Lahir, Panjang Badan Lahir, Stunting
Lihat Abstraksi
Stunting merupakan keadaan kekurangan gizi yang terjadi pada anak-anak akibat asupan makanan yang tidak seimbang, berat badan lahir rendah (BBLR), panjang badan dan penyakit infeksi. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan berat badan dan panjang badan lahir dengan tingkat stunting pada anak usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Bareng Kota Malang.desain penelitian korelasi. Teknik samplingnya adalah total sampling sehingga poulasi dan sampelnya adalah semua anak usia 6-24 bulan yang mengalami Stunting di wilayah Puskesmas Bareng Kota Malang sejumlah 36 anak. Instrumen menggunakan lembar pengumpulan data, Microtoice atau Infantometer. Analisa data menggunakan spearman rank dan diperoleh hasil ρ value <0,001 (< 0,05) dan ρ value 0,016 (< 0,05), sehingga ada hubungan berat badan lahir dan panjang badan lahir dengan tingkat stunting pada anak usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Bareng Kota Malang. Berdasarkan hasil peneltian tersebut maka hendaknya pemberian informasi tentang stunting dan dampaknya lebih ditingkatkan lagi sehingga stunting dapat dicegah. Kata Kunci : Berat Badan Lahir, Panjang Badan Lahir, Stunting
Cover KTI
tidak tersedia
2019

HUBUNGAN BODY IMAGE DENGAN KEBIASAAN MAKAN, TINGKAT KONSUMSI ENERGI, AKTIFITAS FISIK, DAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI DI SEKOLAH MODEL GABS MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: VIVIN ANDI SAFITRIATI
NIM: 1503410012
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan Setyobudi dan Hasan Aroni.
Subjek: body image, kebiasaan makan, tingkat konsumsi energi, status gizi, aktifitas fisik
Lihat Abstraksi
ABSTRAK VIVIN ANDI SAFITRIATI, 2019. Hubungan Body Image dengan Kebiasaan Makan, Tingkat Konsumsi Energi, Aktifitas Fisik, dan Status Gizi Remaja Putri di Sekolah Model GABS Malang. Pembimbing : Sugeng Iwan Setyobudi dan Hasan Aroni. Kekhawatiran dalam citra tubuh (body image) merupakan masalah umum yang terjadi, banyak remaja yang menganggap diri mereka memiliki berat badan lebih meskipun berat badan yang sebenarnya adalah normal . Remaja putri berusaha menurunkan berat badannya dengan cara pembatasan konsumsi makanan dalam sehari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan body image dengan kebiasaan makan, tingkat konsumsi energi, aktifitas fisik, dan status gizi remaja putri di Sekolah Model GABS Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey yang bersifat deskriptif analitik dengan desain yang digunakan yaitu rancangan silang crossectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - April 2019. Hasil penelitian ini menunjukkan sebesar 57,1% remaja putri mempunyai body image positif, kebiasaan makan remaja putri sebesar 65,7% mempunyai kebiasaan makan sehat, tingkat konsumsi energi remaja putri rata-rata adalah 63±12% ( defisit tingkat berat ), status gizi remaja putri berdasarkan IMT rata-rata 18,7±2,27 kg/m2 ( normal ), aktifitas fisik remaja putri kategori sedang sebesar 80%. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang positif dan signifikan antara body image dengan status gizi remaja putri di Sekolah Model GABS Malang. Untuk mengetahui status gizi model di Sekolah Model GABS Malang diperlukan pemantauan berat badan dan tinggi badan model setiap bulan. Kata kunci : body image, kebiasaan makan, tingkat konsumsi energi, status gizi, aktifitas fisik
Cover KTI
tidak tersedia
2019

HUBUNGAN BODY IMAGE TERHADAP KEBIASAAN MAKAN DAN KEJADIAN OBESITAS REMAJA PUTRI DI SMK COR JESU MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RATNA DILA HAJAR ILIYUN
NIM: 1603000058
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Ir. AAG Anom Aswin, MPS.
Subjek: body image, kebiasaan makan, status gizi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK RATNA DILA HAJAR ILIYUN, 2019. Hubungan Body Image terhadap Kebiasaan Makan dan Kejadian Obesitas Remaja Putri di SMK Cor Jesu Malang. Pembimbing : Ir. AAG Anom Aswin, MPS. Remaja pada umumnya sedang memasuki tahap ingin menunjukkan kepedulian terhadap bentuk tubuh mereka sesuai dengan citra tubuh “body image” yang diinginkan, khususnya terjadi pada remaja perempuan. Perubahan dalam gaya hidup karena adanya perubahan kebiasaan makan sehingga menggeser mutu makanan kearah tidak seimbang. Perubahan gaya hidup pada golongan tertentu menyebabkan masalah gizi lebih berupa kegemukan dan obesitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan body image terhadap kebiasaan makan dan kejadian obesitas remaja putri di SMK Cor Jesu Malang. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian dengan rancangan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2019 di SMK Cor Jesu Malang. Populasi siswi adalah kelas X Jasa Boga dan Desain Komunikasi Visual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 33 responden, 15 responden (45,4%) memiliki persepsi body image positif dan 18 responden (54,5%) memiliki persepsi body image negatif. Kebiasaan makan responden, sebanyak 16 responden (48,5%) memiliki kebiasaan makan baik, dan 17 responden (51,5%) memiliki kebiasaan makan kurang baik. Status gizi responden, sebanyak 16 responden (48,5%) memiliki status gizi normal, dan 17 responden (51,5%) memiliki status gizi obesitas dan overweight. Responden diharapkan dapat meningkatkan body image nya menjadi baik supaya remaja tersebut dapat memilih perilaku makan yang tepat. Cara yang dapat ditempuh yaitu dengan mengeksplorasi minat dan bakat yang dimiliki melalui kegiatan ekstrakulikuler di bidang olahraga, kesenian, jurnalisitik, dan lain-lain dengan difasilitasi oleh pihak sekolah, serta perlu adanya tambahan edukasi tentang kebiasaan makan baik dari pihak sekolah maupun dari tenaga kesehatan untuk menambah pengetahuan siswi tentang gizi seimbang dan kebiasaan makan yang baik. Kata kunci : body image, kebiasaan makan, status gizi
Cover KTI
tidak tersedia
2019

HUBUNGAN DUKUNGAN IBU DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA TODDLER 18-36 BULAN DI POSYANDU JEMUNANG PANDANREJO WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAGIR KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AMI AULIA RAHMA PUTRI
NIM: 1502450040
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN DAN PROFESI
Dosen Pembimbing: Erni Dwi Widyana, SST., M.Kes, Tarsikah, SST., M.Keb.
Subjek: Dukungan Ibu, Keberhasilan Toilet Training, Usia Toddler
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Putri, Ami Aulia Rahma. 2019. Hubungan Dukungan Ibu dengan Keberhasilan Toilet Training pada Anak Usia Toddler 18-36 Bulan di Posyandu Jemunang Pandanrejo Wilayah Kerja Puskesmas Wagir Kabupaten Malang. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Erni Dwi Widyana, SST., M.Kes. Pembimbing Pendamping: Tarsikah, SST., M.Keb. Toilet training adalah tonggak perkembangan penting pada anak usia toddler, karena kemampuan mengontrol rasa ingin berkemih dan defekasi mulai berkembang. Saat ini, tidak sedikit Ibu beraktifitas di luar rumah untuk bekerja dan tingginya mobilitas di masyarakat. Sehingga, stimulasi untuk melakukan toilet training pada anak menjadi kurang atau terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan Ibu dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler 18-36 bulan di Posyandu Jemunang Pandanrejo Wagir Malang. Desain penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dengan teknik total sampling dari seluruh jumlah populasi. Instrumen penelitian untuk dukungan Ibu dan keberhasilan toilet training berupa kuesioner yang diisi oleh Ibu yang memiliki anak usia toddler 18-36 bulan. Hasil penelitian diperoleh dukungan Ibu sebagian besar dengan dukungan baik, sebanyak 20 responden (66,67%). Keberhasilan toilet training sebagian dalam kategori berhasil, sebanyak 16 responden (53,33%). Hasil analisa data menggunakan spearman rank (rho) didapatkan 0,614, nilai signifikan (p value) = 0,000 dengan α 0,05. Kesimpulan: ada hubungan yang signifikan antara dukungan Ibu dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler 18-36 bulan di Posyandu Jemunang Pandanrejo Wagir Malang. Diharapkan orangtua khususnya Ibu untuk terus memberikan dukungan pada anak saat melakukan toilet training. Kata kunci : Dukungan Ibu, Keberhasilan Toilet Training, Usia Toddler
Cover KTI
tidak tersedia
2019

HUBUNGAN DUKUNGAN IBU DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA TODDLER 18-36 BULAN DI POSYANDU JEMUNANG PANDANREJO WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAGIR KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AMI AULIA RAHMA PUTRI
NIM: 1502450040
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN DAN PROFESI
Dosen Pembimbing: Tarsikah, SST., M.Keb.
Subjek: Dukungan Ibu, Keberhasilan Toilet Training, Usia Toddler
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Putri, Ami Aulia Rahma. 2019. Hubungan Dukungan Ibu dengan Keberhasilan Toilet Training pada Anak Usia Toddler 18-36 Bulan di Posyandu Jemunang Pandanrejo Wilayah Kerja Puskesmas Wagir Kabupaten Malang. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Erni Dwi Widyana, SST., M.Kes. Pembimbing Pendamping: Tarsikah, SST., M.Keb. Toilet training adalah tonggak perkembangan penting pada anak usia toddler, karena kemampuan mengontrol rasa ingin berkemih dan defekasi mulai berkembang. Saat ini, tidak sedikit Ibu beraktifitas di luar rumah untuk bekerja dan tingginya mobilitas di masyarakat. Sehingga, stimulasi untuk melakukan toilet training pada anak menjadi kurang atau terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan Ibu dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler 18-36 bulan di Posyandu Jemunang Pandanrejo Wagir Malang. Desain penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dengan teknik total sampling dari seluruh jumlah populasi. Instrumen penelitian untuk dukungan Ibu dan keberhasilan toilet training berupa kuesioner yang diisi oleh Ibu yang memiliki anak usia toddler 18-36 bulan. Hasil penelitian diperoleh dukungan Ibu sebagian besar dengan dukungan baik, sebanyak 20 responden (66,67%). Keberhasilan toilet training sebagian dalam kategori berhasil, sebanyak 16 responden (53,33%). Hasil analisa data menggunakan spearman rank (rho) didapatkan 0,614, nilai signifikan (p value) = 0,000 dengan α 0,05. Kesimpulan: ada hubungan yang signifikan antara dukungan Ibu dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler 18-36 bulan di Posyandu Jemunang Pandanrejo Wagir Malang. Diharapkan orangtua khususnya Ibu untuk terus memberikan dukungan pada anak saat melakukan toilet training. Kata kunci : Dukungan Ibu, Keberhasilan Toilet Training, Usia Toddler
Cover KTI
2019

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN KADER DENGAN KELENGKAPAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS ARJOWINANGUN KOTA MALANG (2022)

Lihat Detail Karya
Penulis: VERAWATI PALANDIMA
NIM: P17311185098
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Wandi, S.Kep, Ns, M.Pd
Subjek: bidan
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan