Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2761–2770 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2019

FORMULASI TEPUNG TAPIOKA, TEPUNG AMPAS TAHU, DAN TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata) SEBAGAI BAHAN PENGEMBANGAN SUSU SEREAL UNTUK PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2

Lihat Detail Karya
Penulis: ELLY PUJI SRI RAHAYU
NIM: 1503410005
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN GIZI
Dosen Pembimbing: Astutik Pudjirahaju dan Sulistiastutik
Subjek: Diabetes mellitus tipe 2, Tepung ampas tahu, Tepung labu kuning, Susu sereal pengembangan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK ELLY PUJI SRI RAHAYU. 2019. Formulasi Tepung Tapioka, Tepung Ampas Tahu, dan Tepung Labu Kuning (Cucurbita Moschata) sebagai Bahan Pengembangan Susu Sereal untuk Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Pembimbing: Astutik Pudjirahaju dan Sulistiastutik. Diabetes Melitus (DM) salah satu jenis penyakit degeneratif yang mengalami peningkatan setiap tahun di negara-negara seluruh dunia. International Diabetes Federation (IDF) tahun 2017 melaporkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-7 dunia dengan penderita DM sebanyak 10,3 juta jiwa. Tepung ampas tahu dan tepung labu kuning dipilih sebagai bahan pengembangan susu sereal karena mengandung tinggi serat dan antioksidan. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh formulasi tepung tapioka, tepung ampas tahu dan tepung labu kuning terhadap nilai energi, mutu kimia (protein, lemak, karbohidrat, kadar air, dan kadar abu), mutu fungsional (kadar serat dan aktivitas antioksidan), dan mutu organoleptik susu sereal pengembangan bagi penderita diabetes mellitus tipe 2. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Taraf perlakuan adalah perbandingan tepung tapioaka, tepung ampas tahu dan tepung labu kuning yaitu P1 (60 : 15 : 25), P2 (45 : 20 : 35), P3 (35 : 25 : 40). Hasil penelitian menunjukkan bahwa taraf perlakuan P1 (60 : 15 : 25) merupakan taraf perlakuan terbaik karena kadar karbohidrat sesuai standar PERKENI 64% total asupan energi, nilai energi 431 Kkal, kadar serat kasar 2,02% menyumbangkan 50,5% dari kebutuhan serat untuk snack sehari, kadar protein 14,7% total asupan energi, kadar lemak 24% total asupan energi, kadar abu sesuai standar SNI 01-4270-1996 2,9%, tetapi kadar air melebihi standar yaitu 3,40% dan aktivitas antioksidan dalam kategori sangat lemah 176.490 ÎĽg/ml. Tingkat kesukaan panelis terhadap atribut warna, aroma, mouthfeel dan rasa susu sereal pengembangan pada taraf perlakuan 1 (P1) paling tinggi. Penelitian lanjutan mengenai metode pengolahan yang paling baik, yang memberikan dampak pada penurunan aktivitas antioksidan. Kata Kunci: Diabetes mellitus tipe 2, Tepung ampas tahu, Tepung labu kuning, Susu sereal pengembangan, Mutu kimia, Nilai energi, Mutu fungsional.
Cover KTI
tidak tersedia
2019

FORMULASI TEPUNG TEMPE (Rhizopus Oryzae) DAN TEPUNG PISANG KEPOK MERAH (Musa normalis L) SEBAGAI SUSU SEREAL UNTUK PENDERITA HIPERTENSI (Mutu Kimia, Nilai Energi, Kalium dan Mutu Organoleptik)

Lihat Detail Karya
Penulis: ANJAR LIANA PUTRI
NIM: 1503410039
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Maryam Razak,STP,M,Si dan Dra.Sulistiastutik, M.Kes
Subjek: Hipertensi, Susu Sereal, Tepung Tempe, Tepung Pisang Kepok Merah.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK ANJAR LIANA PUTRI, 2019. Formulasi Tepung Tempe (Rhizopus Oryzae) dan Tepung Pisang Kepok Merah (Musa normalis L) sebagai Sereal untuk Penderita Hipertensi (Mutu Kimia, Kalium, Nilai energi dan Mutu Organoleptik). Pembimbing : Maryam Razak,STP,M,Si dan Dra.Sulistiastutik, M.Kes Prevalensi penyakit hipertensi di Indonesia cukup tinggi yaitu 25,8% sesuai dengan data Riskesdas tahun 2013. Faktor terjadinya hipertensi dipicu oleh meningkatnya kegemaran mengkonsumsi makanan sejenis junk food. Tempe merupakan salah satu bahan pangan lokal yang mengadung asam amino arginin yang merupakan prekursor untuk nitric oxide (NO) yang memiliki efek vasodilator. sehingga dapat melancarkan sirkulasi darah. Pisang kepok merah (Musa normalis L) mengandung kalium sebesar 465 mg/100 g bahan. Peran ion kalium terhadap penurunan tekanan darah kemampuannya menghambat kontraksi otot polos pembuluh darah. Maraknya kegemaran masyarakat terhadap makanan siap saji menjadi alasan memilih produk sereal. Bahan pelengkap dalam pembuatan sereal adalah penggunaan tepung tapioka yang berfungsi untuk menambahkan tekstur yang renyah pada flakes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tepung tempe dan tepung pisang kepok merah terhadap penderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap(RAL) yang tersusun atas 3 taraf perlakuan dengan 9 unit percobaan yaitu P1 sebanyak 3 kali, P2 sebanyak 3 kali dan P3 sebanyak 3 kali. Dengan menggunakan 10% kebutuhan makanan selingan prinsip diet rendah garam III. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa proporsi tepung tempe, tepung pisang kepok merah dan tepung tapioka memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap mutu kimia(kadar air, kadar abu, kadar karbohidrat, kadar lemak, kadar protein dan kadar kalium), nilai energi dan mutu organoleptik (warna, aroma, dan rasa) memberikan pengaruh yang signifikan sedangkan mutu organoleptik (tekstur) memberikan pengaruh yang tidak signifikan. Susu sereal formulasi dengan proporsi tepung tempe : tepung pisang kepok merah : tepung tapioka telah memenuhi syarat SNI susu sereal yaitu SNI-01-4270-1996 dan kebutuhan untuk penderita hipertensi sedangkan kebutuhan kalium hanya dapat dipenuhi 50% dari total kebutuhan. Takaran saji sereal formulasi 60 gram susu sereal dan penambahan 100 ml air hangat dengan frekuensi pemberian 1-2 kali sehari. Kata kunci : Hipertensi, Susu Sereal, Tepung Tempe, Tepung Pisang Kepok Merah.
Cover KTI
tidak tersedia
2019

FORMULASI TEPUNG UBI JALAR KUNING, TEPUNG KEDELAI, DAN BAYAM HIJAU TERHADAP MUTU KIMIA, NILAI ENERGI, KADAR Fe, VITAMIN C, DAN MUTU ORGANOLEPTIK COOKIES SEBAGAI MAKANAN SELINGAN REMAJA PUTRI PENDERITA ANEMIA

Lihat Detail Karya
Penulis: ERISKE RIESTAMALA
NIM: 1503410032
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: I Komang Suwita, S.ST, MP dan Maryam Razak, S.TP., M.Si
Subjek: mutu kimia, nilai energi, kadar Fe, vitamin C, cookies, anemia remaja putri
Lihat Abstraksi
ABSTRAK ERISKE RIESTAMALA. 2019. Formulasi Tepung Ubi Jalar Kuning, Tepung Kedelai, dan Bayam Hijau terhadap Mutu Kimia, Nilai Energi, Kadar Fe, Vitamin C dan Mutu Organoleptik Cookies sebagai Makanan Selingan Remaja Putri Penderita Anemia. Pembimbing : I Komang Suwita, S.ST, MP dan Maryam Razak, S.TP., M.Si Salah satu masalah gizi utama di Indonesia yaitu Anemia Defisiensi Besi (ADB) pada remaja putri dengan pravelensi menurut Riskesdas 2018 sebesar 48,9%. Tingginya pravelensi anemia pada remaja putri berkaitan dengan kebiasaan remaja putri yang ingin tampil langsing sehingga membatasi asupan makanannya dan mengalami proses menstruasi setiap bulan yang membutuhkan asupan zat besi lebih daripada laki-laki. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen laboratorium dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 3 taraf perlakuan dan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali dalam subtitusi tepung ubi jalar kuning, tepung kedelai dan bayam hijau sebagai bahan pembuatan cookies berdasarkan kebutuhan snack remaja putri (10% dari kebutuhan energi) menurut AKG 2013. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Mei 2019 Hasil penelitian ini yaitu : 1) Analisis mutu kimia (kadar air, kadar abu), mutu gizi (protein, lemak, dan karbohidrat) sudah memenuhi syarat cookies berdasarkan SNI 01-2973-1992 kecuali kadar lemak. Hasil analisis statistik Oneway Anova pada tingkat kepercayaan 95% menunjukan bahwa proporsi subtitusi tepung ubi jalar kuning, tepung kedelai, dan bayam hijau memberikan pengaruh yang signifikan (p=0,000) terhadap kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat, zat besi, dan vitamin C. 2) Analisis statistik Oneway Anova pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa proporsi subtitusi tepung ubi jalar kuning, tepung kedelai, dan bayam hijau memberikan pengaruh yang tidak signifikan (p=0,417) terhadap nilai energi cookies. 3) Analisis mutu organoleptik secara keseluruhan panelis menyatakan suka teradap warna aroma, tekstur, dan rasa cookies dan Kruskal Wallis menunjukkan bahwa proporsi subtitusi tepung ubi jalar, tepung kedelai, dan bayam hijau memberikan pengaruh tidak signifikan terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa. 4) Taraf perlakuan terbaik cookies yaitu P2 (Nh=0,68) yaitu subtitusi 16% tepung ubi jalar kuning, 17% tepung kedelai, dan 21% bayam hijau. Perlu mempertimbangkan kembali pemilihan atau penambahan bahan pangan lain pada pembuatan cookies untuk memperoleh kadar Fe dan Vitamin C yang sesuai dengan kebtuhan sasaran. Kata Kunci: mutu kimia, nilai energi, kadar Fe, vitamin C, cookies, anemia remaja putri
Cover KTI
tidak tersedia
2019

GAMBARAN ASUPAN KARBOHIDRAT DAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK PADA PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Nisa’ Hilyatul Jannah Awaliyah
NIM: 1603000108
Program Studi: Program Studi Diploma III Gizi
Dosen Pembimbing: Dr. Anasari Mustafa, SKM.,M.Sc.
Subjek: Asupan Karbohidrat, Aktivitas Fisik, Diabetes Mellitus (DM) tipe 2.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nisa’ Hilyatul Jannah Awaliyah, 2019. Gambaran Asupan Karbohidrat dan Tingkat Aktivitas Fisik pada Pasien Rawat Jalan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Janti Kota Malang. Program Studi Diploma III Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Dr. Anasari Mustafa, SKM.,M.Sc. Diabetes Melitus tipe 2 merupakan golongan diabetes dengan prevalensi tertinggi. Pengaruh asupan karbohidrat yan tinggi berisiko sebesar 3,85 kali lebih tinggi untuk mengalami kejadian DM tipe 2. Selain pola makan yang tidak seimbang, aktivitas fisik juga merupakan faktor risiko mayor dalam memicu terjadinya DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asupan karbohidrat dan tingkat aktivitas fisik pada pasien rawat jalan DM tipe 2 di Puskesmas Janti Kota Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif Analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 rawat jalan di Puskesmas Janti Kota Malang. Jumlah sampel adalah 30 pasien dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan asupan karbohidrat pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Janti Kota Malang sebagian besar termasuk kategori cukup sebanyak 13 pasien (43,3%), tingkat aktivitas fisik pada pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Janti Kota Malang sebagian besar termasuk kategori ringan yaitu sebanyak 21 pasien dengan persentase 70%. Pasien disarankan agar patuh terhadap diet yang diberikan bagi penderita DM tipe 2 dan meningkatkan aktivitas fisik menjadi lebih aktif, juga menghindari kebiasaan hidup yang kurang gerak atau bermalas-malasan supaya bisa menormalkan kadar glukosa darah dan menjaga kesehatan tubuh. Kata kunci : Asupan Karbohidrat, Aktivitas Fisik, Diabetes Mellitus (DM) tipe 2.
Cover KTI
2019

GAMBARAN DISCHARGE PLANNING PADA IBU NIFAS MENGGUNAKAN ABPK DENGAN KEMANDIRIAN IBU DALAM PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DI PMB “M” KECAMATAN TAJINAN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: IQLAIMAH EKASASTI
NIM: 1602450037
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Sri Rahayu, S.Kep.Ners.,M.Kes
Subjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ekasasti, Iqlaimah, 2020. Gambaran Discharge Planning Pada Ibu Nifas Menggunakan ABPK Dengan Kemandirian Ibu Dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi, Skripsi. Pembimbing Utama : Sri Rahayu, S.Kep.Ners., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Ika Yudianti, S.ST., M.Keb. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Menurut BKKBN, KB aktif di antara Perempuan Usia Subur (PUS) tahun 2018 sebesar 63,27%, hampir sama dengan tahun sebelumnya yang sebesar 63,22%. Sebagian besar peserta KB Aktif memilih suntikan dan pil sebagai alat kontrasepsi bahkan sangat dominan (lebih dari 80%) dibanding metode lainnya; suntikan (63,71%) dan pil (17,24%). Beberapa faktor yang mempengaruhi dalam memilih alat kontrasepsi seperti kurangnya sarana yang dibutuhkan, pendidikan, sosial ekonomi, budaya, agama, status wanita, dukungan suami, dan kemandirian wanita. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan Discharge Planning menggunakan ABPK sebagai salah satu langkah untuk menilai kemandirian ibu dalam memilih alat kontrasepsi yang akan digunakan. Discharge planning merupakan tujuan akhir dari rencana perawatan, dengan tujuan untuk memberdayakan klien untuk membuat keputusan. Desain Penelitian adalah deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus, populasi pada penelitian ini 63 ibu nifas, dan sampel penelitian sebanyak 10 ibu nifas dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan skor kemandirian ibu nifas dalam pemilihan alat kontrasepsi menunjukkan 30% ibu nifas yang diberi discharge planning menggunakan ABPK masih memiliki ketergantungan dan 20% ibu nifas yang diberi discharge planning tidak menggunakan ABPK masih memiliki ketergantungan. Hal ini menunjukkan ibu nifas masih ketergantungan dalam memilih alat kontrasepsi, untuk itu perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai kemandirian ibu dalam pemilihan alat kontrasepsi Kata Kunci : discharge planning, kemandirian, kontrasepsi, ibu nifas
Cover KTI
tidak tersedia
2019

GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEKAMBUHAN PADA KLIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAGIR

Lihat Detail Karya
Penulis: YOLANDA FANY ZAHROTUL JANNAH
NIM: 1601100046
Program Studi: PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: EDDI SUDJARWO, S.Kep Ns. M.Kep
Cover KTI
tidak tersedia
2019

GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA TENTANG PERAWATAN PENDERITA GANGGUAN JIWA DENGAN WAHAM KEBESARAN PADA KELUARGA TN “ S “ DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAMOTAN KECAMATAN DAMPIT KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: GEGER IMAM WAHYUDI
NIM: P17210186023
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PROGRAM STUDI D-III
Dosen Pembimbing: Dyah Widodo, S.Kp, M.Kes dan Pembimbing II: Dr.Farida Halim DK, S.Kp,M.PD
Subjek: Dukungan Keluarga,Waham kebesaran, keluarga
Lihat Abstraksi
ABSTRAK WAHYUDI, IMAM, GEGER. 2019. GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA TENTANG PERAWATAN PENDERITA WAHAM KEBESARAN PADA KELUARGA TN” S” DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAMOTAN. Pembimbing I: Dyah Widodo, S.Kp, M.Kes dan Pembimbing II: Dr.Farida Halim DK, S.Kp,M.PD Waham adalah keyakinan klien yang tidak sesuai dengan kenyataan tetapi dipertahankan dan tidak dapat dirudah secara logis oleh orang lain, keyakinan ini berasal dari pemikiran klien dimana sudah. Penanganan penderita waham kebesaran sampai saat ini belum memuaskan terutama di negara berkembang, ini disebabkan karena ketidaktahuan keluarga maupun masyarakat terhadap jenis gangguan jiwa ini. Keluarga dijadikan unit pelayanan karena masalah kesehatan keluarga saling berkaitan satu sama lain mempengaruhi antara sesama anggota keluarga dan juga akan mempengaruhi keluarga yang ada di sekitarnya. Tujuan: Tujuan dari penelitian untuk mengetahui Gambaran Dukungan Keluarga Tentang Perawatan Penderita Waham Kebesaran Pada Keluarga Tn” S” Di Wilayah Kerja Puskesmas Pamotan. Metode: Metode penelitian Desain yang digunakan adalah penelitian non-experimen jenis rancangan deskriptif penelitian survei. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian analisa hasil wawancara sesuai dengan kategori jenis dukungan keluarga menunjukan bahwa pada aspek ini dalam kategori baik, Observasi dari pengisian checklist masuk dalam kategori baik, dan hasil dokumentasi menunjukan dukungan keluarga yang tidak baik, hal ini berdasarkan kurangnya rutinitas control kefasilitas kesehatan sehingga penulis menyimpulkan bahwa keluarga memberikan dukungan cukup baik. Kata kunci:,Dukungan Keluarga,Waham kebesaran, keluarga
Cover KTI
tidak tersedia
2019

GAMBARAN DUKUNGAN MASYARAKAT SEKITAR RUMAH PADA PASIEN GANGGUAN JIWA SKIZOFRENIA DI WILAYAH BINAAN PUSKESMAS WAGIR

Lihat Detail Karya
Penulis: BETA SURYA PANGESTU
NIM: 1601100021
Program Studi: PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: EDDI SUDJARWO, S.Kep Ns. M.Kep
Cover KTI
tidak tersedia
2019

GAMBARAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DALAM ACTIVITY OF DAILY LIVING UNTUK MENCEGAH KEKAMBUHAN PADA PASIEN GANGGUAN JIWA POST PASUNG DI RUMAH

Lihat Detail Karya
Penulis: EKA KARTIKA ASTRI HANDAYANI
NIM: 1601100047
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Eka Kartika Astri H
Cover KTI
tidak tersedia
2019

GAMBARAN KARAKTERISTIK, FAKTOR RISIKO, DAN KOMPLIKASI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO

Lihat Detail Karya
Penulis: KURNIA INDAH PERMATA SARI
NIM: P17311185096
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Annisa , SST, M. Kes, TRI MARDIYANTI
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan