2019
FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 13-24 BULAN DI DESA WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG
Lihat Detail KaryaSubjek: Faktor Determinan, Stunting
Lihat Abstraksi
Stunting adalah kondisi ketidaksesuaian antara tinggi badan anak dengan umurnya.
Permasalahan stunting merupakan hal yang perlu diperhatikan karena dapat
menurunkan kemampuan produktivitas seseorang, sehingga akan menghasilkan
SDM yang buruk. Kecamatan Poncokusumo merupakan salah satu daerah yang
kejadian stunting nya masih tinggi yaitu sebanyak 1.941 balita dengan kategori
pendek 59,7% dan sangat pendek 40,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
faktor determinan kejadian stunting pada anak usia 13-24 bulan Desa Wilayah
Kerja Puskesmas Poncokusumo. Populasi yang digunakan adalah 86 anak
sedangkan sampelnya adalah 71 anak stunting usia 13-24 bulan di Desa Wilayah
kerja Puskesmas Poncokusumo. Pembagian anak per posyandu di setiap desa yaitu,
Desa Gubugklakah (8 anak), Desa Karangnongko (25 anak), Desa Belung (21
anak), Desa Ngebruk (16 anak), Desa Pajajaran (1 anak). Pengambilan sampel pada
penelitian ini menggunakan teknik propotionate startified random sampling dengan
pendekatan retrospective. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar
wawancara dan studi dokumentasi pada buku KIA, kemudian akan di analisa
menggunakan analisis deskriptif dengan hasil bahwa separuhnya Pendidikan ibu
responde yaitu SMP (50,7%) dan hampir separuh responden tidak mendapat ASI
Eksklusif yaitu (54,9%), serta hampir separuhnya responden tidak mendapatkan
MP ASI dengan tepat yaitu (56,3%). Diperlukan intervensi yang fokus pada
kesehatan ibu dan anak untuk mengurangi kejaddian stunting, serta menumbuhkan
kesadaran ibu akan pentingnya pemberian ASI Eksklusif dan Ketepatan pemberian
MP ASI pada anak melalui penyuluhan.
.
Kata Kunci: Faktor Determinan, Stunting