Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2631–2640 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2020

TINGKAT KEPUASAN PESERTA JKN RAWAT JALAN TERHADAP SISTEM RUJUKAN BERJENJANG DI PUSKESMAS PARE KABUPATEN KEDIRI

Lihat Detail Karya
Penulis: PRASTIKE YUNILA PUTRI HARIANA
NIM: P17430173007
Program Studi: PRODI D-3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Muzzamil, MMRS
Cover KTI
2020

TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU HIGIENE DAN SANITASI TENAGA PENJAMAH SEBELUM DAN SETELAH PENYULUHAN PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN DI REHABILITASI SOSIAL BINA NETRA KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DIVINA ELSA ADYATAMA
NIM: 1603410041
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri, SKM., M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK DIVINA ELSA ADYATAMA. 2020. Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Higiene dan Sanitasi Tenaga Penjamah Sebelum dan Setelah Penyuluhan pada Penyelenggaraan Makanan di Rehabilitasi Sosial Bina Netra Kota Malang. Pembimbing Bachyar Bakri dan Arsinah Habibah. Prosedur higiene penjamah makanan seringkali terabaikan, sedangkan penjamah makanan berkontribusi menjadi sumber kontaminasi yang utama pada makanan. Prosedur higiene tersebut diantaranya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengeringkan tangan dengan lap bersih, tidak memakai perhiasan, memakai alat bantu ketika menangani makanan siap saji, serta mengenakan alat pelindung diri lengkap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan higiene dan sanitasi penjamah makanan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan pada penyelenggaraan makanan di Rehabilitasi Sosial Bina Netra. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan desain one group pretest-post test. Sampel penelitian adalah seluruh tenaga penjamah pada penyelenggaraan makanan Rehabilitasi Sosial Bina Netra.jenis data yang dikumpulkan meliputi data tingkat pengetahuan dan sikap tenaga penajamah makanan. Pengumpulan data dengan cara pengisian kuesioner. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis dengan uji statistic kemudian didajikan dalam bentuk gambar dan tabel. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan November sampai Desember 2019. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan higiene sanitasi penjamah makanan 66,6% baik dan meningkat menjadi 100% baik sesudah penyuluhan, perilaku higiene penjamah makanan 83,3 % cukup dan meningkat menjadi 100% baik sesudah penyuluhan. Penilaian kelaikan fisik higiene sanitasi penyelenggaraan makanan Rehabilitasi Sosial Bina Netra dengan total skor 72 (78,25%) belum memenuhi syarat. Perlu dilakukan perbaikan fasilitas bangunan/kontruksi sebagai penunjang higiene sanitasi (lantai, dinding, dan bidang langit-langit). Perlu pengadaan fasilitas higiene sanitasi (tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun cuci tangan dan lap bersih atau tissue, tempat sampah tertutup dilapisi kantong plastik, rak tertutup untuk penyimpanan peralatan bersih). Perlu pengadaan fasilitas penunjang perilaku higiene (sepatu kerja masker, sarung tangan plastik sekali pakai). Perlu diadakan pendidikan dan pelatihan higiene penjamah makanan secara kontinyu setiap 6 bulan sekali. Kata Kunci: pengetahuan, perilaku, dan kelaikan higiene sanitasi
Cover KTI
2020

Tingkat Pengetahuan Higiene Sanitasi terhadap Perilaku Penjamah Makanan pada Penyelenggaraan Makanan di Sekolah Bola ASIFA (Aji Santoso International Football Academy) di Kota Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: AUDRA HERANISA
NIM: P17110174090
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Arsinah Habibah Fitriah, SST, MPH
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Audra Heranisa, 2020, Tingkat Pengetahuan Higine Sanitasi terhadap Perilaku penjamah makanan di sekolah bola ASIFA (Aji Santoso International Football Academy) di kota Malang. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Gizi Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Arsinah Habibah F, SST, M. Kes Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan terhadap perilaku penjamah makanan. Penyelenggaraan makanan sekolah ASIFA (Aji Santoso International Football Academy) menyediakan makanan untuk para siswa yang berjumlah sekitar 120 siswa dan warga sekolah. Hasil observasi yang telah dilakukan penjamah makanan tidak memakai masker penutup mulut dan masih berbincang-bincang pada saat mengolah dan menyajikan makanan. Jenis penelitian yang diselenggarakan bersifat deskriptif observasional dengan desain penelitian yaitu cross sectional. Besar sampel yang digunakan adalah seluruh tenaga penjamah makanan sejumlah 7 orang. Teknik pengumpulan data karakteristik dan tingkat pengetahuan tenaga penjamah makanan adalah dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner. Data perilaku tenaga penjamah makanan diperoleh dengan observasi selama 10 hari menggunakan form checklist. Data karakteristik, tingkat pengetahuan, dan perilaku tenaga penjamah makanan diolah dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan jumlah tenaga laki-laki sebanyak 4 orang (57%) dan perempuan sebanyak 3 orang (43%). Rata-rata seluruh usia tenaga penjamah makanan termasuk usia produktif. Tingkat pendidikan tenaga penjamah makanan terbanyak yaitu SMA/SMK/Sederajat sebanyak 5 orang (72%). Masa kerja tenaga penjamah makanan terbanyak yaitu 3 orang (43%) dengan masa kerja 5 tahun. Tingkat pengetahuan tenaga penjamah makanan dengan kategori baik sebanyak 4 orang (57%), sedangkan perilaku tenaga penjamah makanan dengan kategori sedang sebanyak 3 orang (43%). Perilaku seluruh tenaga penjamah makanan berkategori kurang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diketahui bahwa tingkat pengetahuan tidak sebanding dengan perilaku tenaga penjamah makanan. Kata kunci: Karakteristik, Tingkat Pengetahuan dan Perilaku
Cover KTI
2020

TINGKAT PENGETAHUAN TENAGA PENGELOLA, KUALITAS MENU, DAN KETERSEDIAAN ENERGI SERTA ZAT GIZI MAKRO SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DI PENYELENGGARAAN MAKANAN UPT REHABILITASI SOSIAL BINA NETRA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NISRYNA NUR SADYDA
NIM: 1603410051
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri, SKM., M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK NISRYNA NUR SADYDA. 2020. Tingkat Pengetahuan Tenaga Pengelola Dan Ketersediaan Energi Serta Zat Gizi Makro Sebelum Dan Sesudah Penyuluhan Di Penyelenggaraan Makanan Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang. Pembimbing : Bachyar Bakri dan Arsinah Habibah Fitriah Pada penyelenggaraan makanan yang dilakukan pada bulan September 2020 di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang diketahui bahwa kecukupan gizi penghuni asrama belum terpenuhi (19-29 tahun), jika diuraikan kecukupan energi dan zat gizi makro penghuni asrama yaitu untuk kecukupan energi (45%), kecukupan protein (76%), kecukupan lemak (31,6%), kecukupan karbohidrat (44,86%). Hal ini menggambarkan bahwa kecukupan gizi masih belum sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi pada Permenkes No. 28 tahun 2019. Setelah dilakukan wawancara, tenaga penjamah makanan masih belum mendapatkan pelatihan mengenai kualitas menu. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui tingkat pengetahuan tenaga pengelola dan ketersediaan energi serta zat gizi makro sebelum dan sesudah penyuluhan kualitas menu di penyelenggaraan makanan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian one group pre test - post test design. Populasi penelitian ini adalah tenaga pengelola dan menu makanan di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling pada tenaga pengelola dan accidental sampling pada makanan. Jumlah sampel yang diambil yaitu sejumlah 8 orang tenaga pengelola dan 15 menu makanan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil analisis data, dapat diketahui : Karakteristik responden, jenis kelamin responden berjenis kelamin laki-laki 50% dan perempuan 50%. Usia responden berusia 30 – 49 tahun (62,5%) dan 50 – 64 tahun (37,5%). Tingkat pendidikan responden tamat SMP/sederajat (25%), tamat SMA/sederajat (37,5%), dan tamat diploma/PT (37,5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan sebelum penyuluhan 58,75% kurang dan setelah penyuluhan (81,25%) baik. Kualitas menu sebelum penyuluhan 32,2% dan sesudah penyuluhan meningkat menjadi 51,5%. Ketersediaan energi dan zat gizi makro untuk ketersediaan energi sebelum penyuluhan 72,4% dan sesudah penyuluhan meningkat menjadi 78,89%. Ketersediaan protein sebelum penyuluhan 99,13% dan sesudah penyuluhan meningkat menjadi 106,35%. Ketersediaan lemak sebelum penyuluhan 65,02% dan sesudah penyuluhan meningkat menjadi 66,23%. Ketersediaan karbohidrat sebelum penyuluhan 70,62% dan sesudah penyuluhan meningkat menjadi 78,35%. Pihak tenaga pengelola penyelenggaraan makanan di UPT RSBN perlu mengadakan pelatihan mengenai standar porsi dan penyuluhan mengenai gizi seimbang yang dijadwalkan secara berkala untuk bisa membangun pemahaman yang lebih mengenai gizi seimbang. Merubah susunan siklus menu sesuai dengan pedoman umum gizi seimbang. Kata Kunci : Tingkat pengetahuan, Kualitas Menu, Ketersediaan Energi dan Zat Gizi Makro
Cover KTI
2020

TINGKAT PENGETAHUAN, PERILAKU TENAGA PENJAMAH MAKANAN DAN KELAIKAN HIGIENE SANITASI DI UB COFFEE MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ROHMI SULISTYA UTAMINING DYAH
NIM: P17110173058
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri, SKM, M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
vii ABSTRAK ROHMI SULISTYA UTAMININGDYAH, 2020. Tingkat Pengetahuan, Perilaku dan Kelaikan Higiene Sanitasi Penjamah Makanan di UB Coffee Malang. Pembimbing : Bachyar Bakri, SKM.,M.Kes Restoran atau warung makan adalah salah satu penyelenggaraan makanan komersial yang tidak pernah sepi pengunjung. Hal ini bila tidak di tunjang dengan pengolahan makanan yang higiene dan kondisi sanitasi yang baik maka akan menyebabkan gangguan kesehatan. Higiene dan sanitasi makanan dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu faktor penjamah makanan dan faktor lingkungan dimana makanan tersebut diolah, termasuk fasilitas pengolahan makanan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, perilaku tenaga penjamah makanan dan kelaikan higiene sanitasi di UB Coffee Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif observasional, dengan desain yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 16 tenaga penjamah makanan . Data gambaran umum rumah makan diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan manajer di UB Coffe Malang, data karakteristik tenaga penjamah makanan diperoleh dengan cara melakukan wawancara, data tingkat pengetahuan tenaga penjamah makanan diperoleh dengan memberikan kuesioner, data perilaku tenaga penjamaah makanan diperoleh dengan observasi, dan data higiene sanitasi tempat pengolah makanan diperoleh dengan melakukan observasi dan menggunakan form higiene sanitasi KEPMENKES No. 1098/Menkes/SK/VII/2003. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik tenaga penjamah makanan sebagian besar berusia antara 19-39 tahun yaitu (87%), berjenis kelamin laki-laki (81%), tingkat pendidikan SMA/SMK sederajat yaitu (92%), masa kerja ≥ 6 bulan (62%), tingkat pengetahuan cukup (50%), perilaku dalam kategori kurang (81%). Uji kelayakan higiene sanitasi didapatkan hasil skor sebesar 709,5. Skor 709,5 tergolong tingkat mutu C, tingkat mutu C memiliki score 700 – 800. Sebaiknya pemilik rumah makan menyediakan APD lengkap dan meningkatkan perilaku tenaga penjamah makanan yang berhubungan dengan kelaikan higiene sanitasi di UB Coffee Malang serta melakukan pemantauan secara intensif. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Perilaku, Kelaikan Higiene Sanitasi
Cover KTI
2020

TINGKAT PENGETAHUAN, PERILAKU TENAGA PENJAMAH MAKANAN DAN KELAIKAN HYGIENE SANITASI DI KEDAI RADIN BAKSO & CAFE DI KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: YUSI ARUM KHOIRUNNISA
NIM: P17110173030
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri, SKM, M. Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Yusi Arum Khoirunnisa, 2020, Tingkat Pengetahuan, Perilaku Tenaga Penjamah Makanan dan Kelayakan Hygiene Sanitasi di Kedai Radin Bakso & Cafe Kepanjen. Laporan Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Gizi Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Bachyar Bakri, SKM, M. Kes. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Budiyono, dkk di Warung Makan di Tembalang Kota Semarang tahun 2008 bahwa tingkat pengetahuan tenaga penjamah makanan mengenai hygiene sanitasi rumah makan kurang sebesar 63,9%, sedangkan perilaku penjamah dalam hygiene dan sanitasi makanan kurang sebesar 22,2%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan, perilaku tenaga penjamah makanan, dan kelayakan hygiene sanitasi di Kedai Radin Bakso & Cafe Kepanjen. Jenis penelitian yang diselenggarakan bersifat deskriptif observasional dengan desain penelitian yaitu cross sectional. Besar sampel yang digunakan adalah seluruh tenaga penjamah makanan yang bekerja di Kedai Radin Bakso & Cafe Kepanjen sejumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data karakteristik dan tingkat pengetahuan tenaga penjamah makanan adalah dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data perilaku tenaga penjamah makanan diperoleh dengan observasi selama 3 hari menggunakan form checklist. Data kelaikan hygiene sanitasi rumah makan diperoleh dengan observasi dan wawancara dan diberi skor. Dara karakteristik, tingkat pengetahuan, dan perilaku tenaga penjamah makanan diolah dan disajikan secara deskriptif. Data kelaikan hygiene sanitasi rumah makan dinilai berdasarkan pedoman penilaian Kepmenkes No. 1098/MENKES/SK/VII/2003 dengan batas skor mutu minimal 700. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan tenaga penjamah makanan dengan kategori baik sebanyak 10 orang (67%), sedangkan perilaku tenaga penjamah makanan dengan kategori kurang sebanyak 11 orang (73%). Hasil penilaian kelaikan hygiene sanitasi rumah makan didapatkan skor 630 yang berarti belum laik hygiene sanitasi sesuai persyaratan Kepmenkes No. 1098/MENKES/SK/VII/2003. Sebaiknya pemilik rumah makan menyediakan APD lengkap dan memberikan fasilitas yang berhubungan dengan hygiene sanitasi rumah makan, serta memberikan peningkatan pengetahuan tenaga penjamah makanan bekerjasama dengan Puskesmas serta perlu dilakukan pemantauan secara intensif. Kata kunci: Tingkat Pengetahuan, Perilaku, Kelaikan Hygiene Sanitasi.
Cover KTI
2020

TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU TENAGA PENJAMAH MAKANAN SERTA ANALISIS KELAYAKAN HIGIENE DAN SANITASI DI KATERING OMAH SEHAT MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CANTIKANIA WAHYU PUTRI
NIM: P17110173063
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dwie Soelistyorini, SST, M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
1 ABSTRAK Cantikania Wahyu Putri. 2020. Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Tenaga Penjamah Makanan Serta Analisis Kelayakan Higiene dan Sanitasi Di Katering Omah Sehat Malang. Karya tulis ilmiah, program studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dibawah bimbingan Dwie Soelistyorini, SST, M.Kes. Katering merupakan salah satu bentuk usaha dari industri jasa dimana produk utamanya adalah penjualan makanan dan minuman dengan pelayanan jasa lainnya yang berorientasi pada kepuasan konsumen. Pada katering, ada tenaga penjamah makanan yang melakukan pekerjaannya yang berhubungan dan berinteraksi langsung dengan makanan merupakan tenaga penjamah makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan perilaku tenaga penjamah makanan terhadap penerapan higiene dan sanitasi serta menganalisis kelayakan higiene dan sanitasi katering. Penelitian ini merupakan penelitian bersifat deskriptif observasional dengan desain experimental One Group Pre test dan Post test. Subjek penelitian yaitu berjumlah 5 orang tenaga penjamah makanan di Katering Omah Sehat Malang dengan teknik sampling yang digunakan yaitu teknik sampling jenuh.Variabel penelitian yaitu karakteristik, pengetahuan, sikap, dan perilaku tenaga penjamah makanan serta kelayakan higiene dan sanitasi katering. Variabel karakteristik diukur menggunakan lembar identitas. Pada variabel pengetahuan, sikap, dan perilaku diberikan intervensi penyuluhan higiene dan sanitasi. Variabel pengetahuan diperoleh dengan wawancara menggunakan kuisioner, variabel sikap dan perilaku diperoleh dengan wawancara menggunakan checklist, serta kelayakan higiene dan sanitasi katering dengan melakukan observasi sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096/Menkes/PER/VI/2011. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga responden berusia 40-55 tahun, tingkat pendidikan yaitu 1 orang SD, 1 orang SMP, dan 1 orang SMA, serta pengalaman kerja di bidang penyelenggaraan makanan selama 4-5 tahun. Responden memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam kategori baik. Hasil observasi kelayakan higiene dan sanitasi katering menunjukkan bahwa nilai bobot penilaian tidak mencapai nilai minimal bagi jasa boga golongan A2 (nilai bobot 57 dengan persentase 77%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terjadi peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku tenaga penjamah pada saat setelah diberikan penyuluhan terkait higiene dan sanitasi. Pada hasil observasi kelayakan higiene dan sanitasi katering tidak menerapkan beberapa hal yang menjadi persyaratan didalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096/Menkes/PER/VI/2011. Kata Kunci: Karakteristik, Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Tenaga Penjamah Makanan, Kelayakan Higiene dan Sanitasi.
Cover KTI
2020

TUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. “Y” MASA HAMIL SAMPAI DENGAN MASA INTERVAL DI PMB WIDIANI KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU

Lihat Detail Karya
Penulis: ENIE RACHMAWATI
NIM: P17310173049
Program Studi: D3 KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Ari Kusmiwiayati. SST.M.Keb
Subjek: KEBIDANAN
Cover KTI
2020

TUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PADA NY “D” MASA HAMIL SAMPAI DENGAN MASA INTERVAL DI PMB SUHARTININGTYAS

Lihat Detail Karya
Penulis: ELSA WULANDARI
NIM: P17310174055
Program Studi: D3 KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Afnani Toyibah,A.Per.Pen.,M.Pd
Subjek: KEBIDANAN
Cover KTI
tidak tersedia
2020

UJI DAYA HAMBAT AKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK DAUN LIDAH BUAYA TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus Aureus

Lihat Detail Karya
Penulis: AVIO MAYSAYU IRNANDA PUTRI
NIM: P17120171006
Program Studi: PRODI D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Dra. Sulistiastutik, M.Kes
Subjek: aloe vera, acne vulgaris, bakteri Staphylococcus aureus
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Avio Maysayu Irnanda Putri 2020. Uji Daya Hambat Aktivitas Anti Bakteri Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi D III Analisis Farmasi dan Makanan, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. ( Dibawah bimbingan Dra. Sulistiastutik, M.Kes). Penyakit infeksi akibat dari bakteri merupakan penyakit yang sering dijumpai di berbagai negara berkembang salah satunya di Indonesia. Berdasarkan survey dikawasan Asia Tenggara, terdapat 40-80% kasus acne vulgaris, sedangkan di Indonesia menurut studi dermatologi kosmetika Indonesia prevalensi penderita acne vulgaris meningkat 60% pada tahun 2006, 80% pada tahun 2007, dan 90% pada tahun 2009. Acne vulgaris disebabkan oleh produksi sebum yang berlebih, bakteri Propionibacterium acnes (P.acnes) dan inflamasi. Selain mikroorganisme tersebut juga terdapat bakteri Staphylococcus aureus yang menyebabkan acne vulgaris. Ekstrak daun lidah buaya diduga kuat berpotensi memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak Lidah buaya (Aloe Vera) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan khususnya untuk mengukur lebar zona hambat serta menentukan konsentrasi minimum yang efektif pada pengujian tersebut. Lokasi penelitian dilaksanakan di UPT Materia Medica Batu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen yang dilakukan 3 kali replikasi. Analisis data disajikan dalam bentuk tabel dan dilanjutkan dengan diuji data statistik menggunakan metode One-way ANOVA. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada tabel telah diketahui ekstrak daun lidah buaya mulai dari konsentrasi 30% sudah efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Rata-rata diameter zona hambat bakteri yang tumbuh pada ekstrak daun lidah buaya 30% adalah 5,07 mm, 50% adalah 5,36 mm, 70% adalah 6,84 mm, 100% adalah 9,82 mm. Sementara pada kontrol negatif (Dmso) 0, kontrol postif (Gentamicin) sebesar 11,49 mm. Kata kunci: aloe vera, acne vulgaris, bakteri Staphylococcus aureus
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan