Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2471–2480 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2020

PERBEDAAN PEMAHAMAN MAHASISWA PRODI DIII RMIK ANTARA PENGGUNAAN MEDIA VIDEO DENGAN HANDOUT MATERI ANALISIS BEBAN KERJA DI POLTEKKES KEMENKES MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SASA BELA TRI PURBANINGRUM
NIM: 17410173035
Program Studi: DIII REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Achmad Zani P,M.Kes., M.MRS
Subjek: REKAM MEDIS,INFORMASI KESEHATAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Sasa Bela Tri Purbaningrum. 2020. “Perbedaan Pemahaman Mahasiswa Prodi DIII Rmik Antara Penggunaan Media Video Dengan Handout Materi Analisis Beban Kerja”. Dibimbing oleh: Achmad Zani Pitoyo, M.Kes.,MMRS Penelitian ini berisi tentang kurangnya variasi dalam penggunaan media pembelajaran sehingga mahasiswa kurang minat dalam mempelajarai materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perbedaan pemahaman mahasiswa antara penggunaan media video dengan handout terhadap materi analisis beban kerja. Jenis penelitian ini yaitu case control yang menggunakan desain Pre-test Post-test. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Prodi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan kelas 2C yang berjumlah 51 orang. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Berdasarkan hasil pengambilan sampel diperoleh 44 mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu 22 mahasiswa sebagai kelompok control (yang diberikan media pembelajaran berupa handout) dan 22 mahasiswa sebagai kelompok case (yang diberikan media pembelajaran berupa handout serta video). Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner berjumlah 15. Teknik analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjuk’kan mahasiswa kelompok kontrolsebelum diterapkan media pembelajaran mendapatkan nilai dengan kategori “kurang” sebesar 95,45% setelah diberikan media berupa handout mendapatkan nilai dengan kategori “cukup” sebesar 72,72%. sedangkan pada mahasiswa kelompok case sebelum diberikan media pembelajaran mendapatkan nilai dengan kategori “kurang” sebesar 86,37% setelah diberikan media video dengan handout mendapat nilai dengan kategori “baik” sebesar 84,84%. Analisis data didapatkan nilai sig 2 tailed 0,000 artinya nilai tersebut kurang dari 0,05 . Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah pengembangan media pembelajaran berbasis video materi analisis beban kerja secara keseluruhan bukan hanya menurut Badan Kesehatan Nasional. Kata Kunci : Pemahaman, media video, handout, analisis beban kerja
Cover KTI
tidak tersedia
2020

PERBEDAAN PEMAHAMAN PASIEN TENTANG ALUR PELAYANAN RAWAT JALAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BAGAN DAN VIDEO ANIMASI DI PUSKESMAS NGANCAR KABUPATEN KEDIRI TAHUN 2019

Lihat Detail Karya
Penulis: YESICA OKTA NURVIDA
NIM: 1604000059
Program Studi: PRODI DIII REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Achmad Zani P, M.Kes.,M.MRS
Cover KTI
2020

PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN KONSELING GIZI TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KETERAMPILAN IBU SERTA TINGKAT KONSUMSI BALITA GIZI BURUK DI PUSKESMAS CISADEA KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Dina Pratiwi
NIM: 1603410036
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Ir. A. A. Gede Anom Aswin, MPS
Subjek: Gizi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK DINA PRATIWI. 2020. Perbedaan Pengaruh Pemberian Konseling Gizi dengan Media Buku Saku Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan Ibu serta tingkat Konsumsi Balita Gizi Buruk di Puskesmas Cisadea. Pembimbing: A. A Gede Anom Aswin dan I Dewa Nyoman Supariasa Latar belakang: Prevalensi gizi buruk balita usia 12-60 bulan berdasarkan indeks BB/U (<-3 SD) di Puskesmas Cisadea sebesar 1,09%. Pemberian konseling diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu serta membantu memecahkan masalah balita. Selain itu pemberian buku saku sebagai alat peraga akan memudahkan ibu menggali informasi baru dengan cara mempelajari buku saku ketika ada waktu senggang. Tujuan: mengetahui perbedaan pengaruh pemberian konseling dengan media buku saku terhadap pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu serta tingkat konsumsi balita gizi buruk di Puskesmas Cisadea. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quaisi eksperiment) dengan rancangan pretest-posttest control group. Penelitian ini dilakukan pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Variabel bebas yaitu konseling dan pemberian buku saku. Variabel terikat yaitu pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu serta tingkat konsumsi energi dan perotein balita. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Cisadea pada Bulan Juli sampai Agustus 2019. Jumlah sampel sebanyak 8 pada kelompok kontrol dan 8 pada kelompok perlakuan. Untuk mengetahui pengaruh intervensi pada penelitian ini diuji dengan paired t-test apabila data berdistribusi normal dan uji wilcoxon apabila data berdistribusi tidak normal. Sedangkan untuk mengetahui perbedaan pada kelompok kontrol dan perlakuan diuji dengan uji independent t-test untuk data berdistribusi normal dan uji U mann whitney apabila data berdistribusi tidak normal. Hasil: Tidak terdapat pengaruh pada kelompok kontrol terhadap pengetahuan (p=0.,307), sikap (p=0,326), keterampilan (p=0,104), tingkat konsumsi energi (p=1,000) dan protein (p=0,572). Sedangkan pada kelompok perlakuan terdapat pengaruh pemberian konseling terhadap pengetahuan (p=0,011), sikap (p=0,000), keterampilan (p=0,018), namun tidak terdapat pengaruh terhadap tingakt konsumsi energi (p=0,068) dan protein (p=0,063). Terdapat perbedaan pengetahuan (p=0,024) dan tingkat konsumsi protein (p=0,019) setelah intervensi pada kelompok kontrol dan perlakuan. Namun tidak terdapat perbedaan sikap (p=0,827), keterampilan (0,798) dan tingkat konsumsi energi (p=0,155) setelah intervensi pada kelompok kontrol dan perlakuan. Kesimpulan: penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok kontrol tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu serta tingkat konsumsi (energi dan protein). Sedangkan pada kelompok perlakuan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu. Namun tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap tingkat konsumsi energi dan protein. Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan dan tingkat konsumsi protein pada kelompok kontrol dan perlakuan. Namun tidak terdapat perbedaan sikap, keterampilan dan tingkat konsumsi energi pada kelompok kontrol dan perlakuan. Saran : Masih terdapat kurangnya kesadaran ibu untuk merubah perilaku ibu sehingga perlu dilakukan home visit 1x/minggu dan penjelasan materi buku saku agar responden yang hanya diberikan buku saku dapat memahami dan menerapkan informasi yang diberikan. Kata kunci: pengetahuan, sikap, keterampilan, tingkat konsumsi energi, protein
Cover KTI
2020

Perbedaan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Antropometri

Lihat Detail Karya
Penulis: Anggraeni Wahyu Puspita Sari
NIM: P17110173046
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Hasan Aroni, SKM., MPH
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK ANGGRAENI WAHYU PUSPITA SARI. 2020. “Perbedaan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Antropometri”. Karya Tulis Ilmiah Studi Literatur. Program Studi DIII Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Hasan Aroni, SKM, MPH. Pemantauan pertumbuhan pada bayi dan balita sangat penting dilakukan untuk mengetahui adanya gangguan pertumbuhan (growth faltering) secara dini (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 2013). Dalam mengetahui status gizi pada balita, terdapat tiga indeks antropometri, yang dapat digunakan yaitu : berat badan menurut umur (BB/U), tinggi badan menurut umur (TB/U), dan berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) (Supariasa, 2002). Kegiatan antropometri pada bayi/balita di Posyandu sangat memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang khusus dari kader Posyandu. Keterampilan dan pengetahuan dapat diperoleh melalui proses belajar dan pelatihan (Fuada, 2014). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu sebelum dan sesudah penyuluhan antropometri. Penelitian ini menggunakan studi literatur. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan metode pengumpulan data adalah studi pustaka. Data yang diperoleh dikompulasi, dianalisis, dan disimpulkan sehingga mendapatkan kesimpulan mengenai hasil dari penelitian studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu sebelum dan sesudah penyuluhan antropometri. Kata Kunci : Pengukuran Antropometri, Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu, Keterampilan Kader Posyandu, Penyuluhan Antropometri pada Kader Posyandu
Cover KTI
2020

PERBEDAAN PENGETAHUAN, SIKAP IBU DAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN PADA BALITA STUNTING USIA 6-59 BULAN SEBELUM DAN SESUDAH PENDAMPINGAN GIZI DENGAN MEDIA BOOKLET DAN TANPA MEDIA BOOKLET DI DESA KUCUR KECEMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DIAN LESTARI PUTRI MANGGINI
NIM: P17110173060
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: B. Doddy Riyadi, SKM, MM
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRACT Dian Lestari Putri Manggini. 2020. Perbedaan Pengetahuan, Sikap Ibu dan Tingkat Konsumsi Energi dan Protein pada Balita Stunting Usia 6-59 Bulan Sebelum dan Sesudah Pendampingan Gizi dengan Media Booklet dan Tanpa Media Booklet di Desa Kucur Kecematan Dau Kabupaten Malang. Karya tulis ilmiah, prgram stufi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dibawah bimbingan B. Doddy Riyadi, SKM. MM. Asupan makanan yang tidak seimbang, berkaitan dengan kandungan zat gizi dalam makanan yaitu karbihidrat, protein, lemak, mineral, vitamin dan air merupakan salah satu faktor yang dikaitkan dengan terjadinya stunting (UNICEF,2007). Pendampingan gizi merupakan kegiatan layanan bagi keluarga dapat mencegah dan mengatasi masalah gizi anggota keluarganya. Kegiatan pendampingan ini dapat ditunjang dengan berbagai media, salah satunya dengan media booklet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pendampingan gizi pada balita stunting usia 6-59 bulan dengan media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang pemberian makan, tingkat konsumsi energi dan protein sebelum dan sesudah pendambpingan gizi di Desa Kucur, Kecematan Dau, Kabupaten Malang. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian Pre Experimental dengan desain penelitian non randomized control grup pre-test desain untuk membandingkan hasil intervensi dengan suatu kelompok kontrol yang serupa. Penelitian ini dilakukan di Desa Kucur, Kecematan Dau, Kabupaten Malang pada bulan januari-februari 2020, jumlah subjek sebanyak 21 balita diambil sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang di ambil meliputi gambaran umum desa, karakteristik responden, pengetahuan ibu balita, sikap ibu balita, tingkat konsumsi energi dan protein, dan status gizi balita. Cara pengumpulan data diperoleh dengan wawancara secara langsung dan recall secara manual. Hasil penelitian menunjukkan hasil pengetahuan ibu ada perbedaan yang signifikan tingkat pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah diberikan pendampingan gizi pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan nilai p-value <0,05. Hasil sikap ibu balita tidak ada perbedaan signifikan tingkat sikap ibu balita sebelum dan sesuah di berikan pendampingan gizi pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan nilai p-value >0,05. Hasil tingkat konsumsi energi dan protein ada perbedaan yang signifikan tingkat konsumsi energi dan protein sebelum dan sesudah diberikan pendampingan gizi pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan nilai p-value <0,05. Saran dari penelitian ini adalah perlu diadakan pengembangan dan penambahan terkait media yang digunakan dalam proses pendampingan gizi sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh responden. Kata Kunci: Booklet, Pengetahuan Ibu Balita, Sikap Ibu Balita, Tingkat konsumsi Energi dan Protein.
Cover KTI
2020

PERBEDAAN PENGETAHUAN, SIKAP IBU DAN TINGKAT KONSUMSI VITAMIN A DAN ZAT BESI PADA BALITA STUNTING USIA 6-59 BULAN SEBELUM DAN SESUDAH PENDAMPINGAN GIZI DENGAN MEDIA BOOKLET DAN TANPA MEDIA BOOKLET DI DESA KUCUR KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DIAN ADITYA IZZUN
NIM: P17110171010
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: B. Doddy Riyadi, SKM, MM
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK DIAN ADITYA IZZUN. 2020. Perbedaan Pengetahuan, Sikap Ibu dan Tingkat Konsumsi Vitamin A dan Zat Besi Pada Balita Stunting Usia 6-59 Bulan Sebelum Dan Sesudah Pendampingan Gizi Dengan Media Booklet dan Tanpa Media Booklet Di Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Pembimbing : B. Doddy Riyadi, SKM, MM Masalah gizi dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu penyebab lansgung dan penyebab tidak langsung. Penyebab langsung meliputi kurangnya jumlah dan kualitas makanan yang dikonsumsi dan menderita penyakit infeksi, sedangkan penyebab tidak langsung yaitu ketersediaan pangan rumah tangga, kemiskinan, pola asuh yang kurang memadai dan pendidikan yang rendah. Berdasarkan hasil studi pendahuluan pada bulan September 2019 tentang pengetahuan sikap dan keterampilan ibu balita stunting di Desa Kucur diambil sampel 20% dari total sampel yang ada. Hasil studi pendahuluan menunjukkan 19,7% tergolong memiliki pengetahuan yang kurang sedangkan untuk sikap yaitu sebesar 20% tergolong dalam kategori kurang dan untuk keterampilan yaitu sebesar 24% tergolong dalam kategori kurang. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari dan mengetahui Perbedaan Pengetahuan, Sikap Ibu dan Tingkat Konsumsi Vitamin A dan Zat Besi Pada Balita Stunting Usia 6-59 Bulan Sebelum dan Sesudah Pendampingan Gizi dengan Media Booklet dan Tanpa Media Booklet di Desa Kucur Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Jenis dari penelitian ini adalah Pra Eksperimental dengan penellitian Non Randomized Control Group Pra-Post Test Design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2020. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan, sikap dan tingkat konsumsi vitamin A dan zat besi pada balita stunting usia 6-59 bulan sebelum dan sesudah pendampingan gizi dengan media booklet dan tanpa media booklet. Pendampingan gizi menggunakan media booklet maupun tanpa booklet memiliki perbedaan. Pendampingan gizi menggunakan booklet lebih efektif daripada tanpa menggunakan booklet karena jauh lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampillan dibandingkan tanpa menggunakan booklet. Perlu diberikan pendampingan gizi kepada ibu balita khususnya untuk ibu balita yang memiliki balita stunting agar dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap dan dapat memilih makanan yang tepat sesuai gizi seimbang untuk anaknya. Kata kunci : pengetahuan, sikap, tingkat konsumsi vitamin A dan zat besi, pendampingan gizi.
Cover KTI
2020

PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III BERDASARKAN KELOMPOK FAKTOR RESIKO KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GRIBIG KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG (2022)

Lihat Detail Karya
Penulis: IKA SEPTIANA SAPUTRI
NIM: 1602450014
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Ika Yudianti, SST., M.Keb
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Kecemasan pada ibu bahkan yang mempunyai resiko kehamilan yang tinggi dapat memicu terjadinya rangsangan kontraksi rahim sehingga mampu mengakibatkan preeklampsi dan keguguran, kelahiran Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dan bayi prematur. Perlunya melakukan pengkajian tingkat kecemasan sehingga tidak mengakibatkan komplikasi dalam kehamilan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III berdasarkan kelompok faktor resiko kehamilan Desain penelitian menggunakan analitik komparasi dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling. Sampel berjumlah 51 orang yang memenuhi kriteria inklusi yaitu tercatat didalam kohort dengan usia kehamilan 28-37 minggu di Wilayah Kerja Puskesmas Gribig, mengetahui faktor resiko kehamilannya, dapat membaca dan menulis, serta bersedia menjadi responden. Analisis data menggunakan uji Kruskall Wallis. Pengumpulan data menggunakan kuesioner ZSAS yang telah dimodifikasi. Hasil uji statistik p value (0,000) < α = (0,05) maka Ho ditolak yang berarti terdapat perbedaan antara Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III berdasarkan Kelompok Faktor Resiko Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Gribig Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Mayoritas responden yang termasuk kelompok resiko rendah (88,9%) mengalami tingkat kecemasan ringan, kelompok resiko tinggi (86,7%) mengalami tingkat kecemasan sedang, dan kelompok resiko sangat tinggi (66,7%) mengalami tingkat kecemasan berat. Dari hasil penelitian tersebut, menunjukkan bahwa semakin tinggi faktor resiko yang dialami akan semakin tinggi pula tingkat kecemasan. Sehingga diharapkan bidan dapat memberikan KIE tentang hasil skrinning kelompok faktor resiko kehamilan, serta meningkatkan perhatian dan empati pada ibu hamil yang sangat membutuhkan infomasi lebih mengenai kehamilan guna dapat mengatasi kecemasan yang terjadi. Kata kunci : Tingkat Kecemasan, Faktor Resiko Kehamilan Trimester III
Cover KTI
2020

PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP EDUKASI “DIETARY APPROACHES TO STOP ANEMIA (DASA)” ANTARA MEDIA BERBASIS ANDROID DAN INSTAGRAM TERHADAP TINGKAT KONSUMSI ENERGI, PROTEIN, ZAT BESI, DAN VITAMIN C REMAJA PUTRI SMA DI TULUNGAGUNG

Lihat Detail Karya
Penulis: RAHMA SISCARINING PUTRI WASKITA
NIM: 1603410049
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: I Nengah Tanu Komalyna DCN., SE, M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK RAHMA SISCARINING PUTRI WASKITA, 2020. Perbedaan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Edukasi “Dietary Approaches To Stop Anemia (DASA)” Antara Media Berbasis Android dan Instagram Terhadap Tingkat Konsumsi Energi dan Zat Gizi (protein, zat besi, vitamin C) Remaja Putri SMA di Tulungagung. Pembimbing : I Nengah Tanu Komalyna dan Sugeng Iwan Setyobudi. Prevalensi anemia pada remaja putri 26,9%. Pola makan yang salah disebabkan karena ketidaktahuan remaja tentang makanan seimbang. Media merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pengetahuan dan sikap seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap edukasi “Dietary Approaches To Stop Anemia (DASA)” antara media berbasis android dan instagram terhadap tingkat konsumsi energi, protein, zat besi, vitamin C remaja putri SMA di Tulungagung. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuasi experiment dengan rancangan dua kelompok pre-test post-test desain. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah edukasi “Dietary Approaches to Stop Anemia (DASA)” media berbasis android dan Instagram. Variabel terikat dalam penelitain ini adalah pengetahuan, sikap, tingkat konsumsi energi dan zat gizi (protein, zat besi, vitamin C). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 di Kabupaten Tulungagung. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kelompok media android terhadap pengetahuan rata-rata sebelum 81,2 dan sesudah 96,1 sedangkan kelompok media instagram rata-rata sebelum 62,7 dan sesudah 77,3. Namun, belum ada perbedaan media android terhadap sikap rata-rata sebelum dan sesudah tetap 1,8 sedangkan media instagram rata-rata sebelum 1,5 dan sesudah 1,6. Secara statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan pada kelompok media android dan instagram (p<0,05) yang signifikan terhadap pengetahuan responden dan sikap. Namun, tidak ada perbedaan pengetahuan dan sikap media android dan instagram yang signifikan terhadap tingkat konsumsi energi, protein, zat besi, vitamin C responden. Edukasi DASA dengan media berbasis android dan instagram memberikan perubahan yang bermakna pada rerata pengetahuan dan belum cukup dapat memberikan perubahan yang bermakna pada rerata sikap serta tingkat konsumsi energi, protein, zat besi, vitamin C pada remaja putri . KATA KUNCI: edukasi, media DASA, pengetahuan, sikap, tingkat konsumsi, anemia
Cover KTI
2020

Perbedaan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Serta Tingkat Konsumsi Energi-Protein Baduta Stunting Usia 6-24 Bulan Sebelum dan Sesudah Edukasi Gizi Di Desa Kranggan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: TRIANA AGUSTINA DEWI
NIM: P171101774074
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman Supariasa, MPS.
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK TRIANA AGUSTINA DEWI, 2020. Perbedaan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Serta Tingkat Konsumsi Energi-Protein Baduta Stunting Usia 6-24 Bulan Sebelum dan Sesudah Edukasi Gizi Di Desa Kranggan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Pembimbing : I Dewa Nyoman Supariasa, MPS. Abstrak : Stunting merupakan keadaan yang menggambarkan kegagalan pertumbuhan pada anak yang di tandai dengan tinggi badan yang rendah menurut anak seusiannya. Anak dikatakan pendek (stunting) jika tingginya berada dibawah -2 SD dari standar WHO (Dewey & Begum, 2010 dan WHO, 2005). Di Indonesia, sekitar 30,8% atau sekitar 150,8 juta balita mengalami stunting (Riset Kesehatan Dasar/ Riskesdas 2018), Sedangkan target RPJM 2019 adalah 28% (Riskesdas, 2018), target Global WHO adalah 20% (Dalam Depkes, 2018), dan target Puskesmas Ngajum adaah <24% (Do dan target PKP Puskesmas Ngajum, Tahun 2019). Di desa Kranggan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang prevalensi baduta stunting usia 0-59 bulan adalah 20,62% atau sekitar 59 balita mengalami stunting (Laporan penimbangan pelayanan gizi tingkat desa di Puskesmas Ngajum, Desember 2019). Namun terdapat 30 anak baduta (bayi dua tahun) atau 38% anak mengalami stunting (Laporan buku timbang Desa Kranggan, Januari 2020). Metode yang digunakan adalah praeksperimen dengan desain penelitian yaitu one group pretest-postest design dengan jumlah sample pada penelitian ini sebanyak 25 responden. Data dianalisis dengan uji paired sample T-test dan uji wilcoxon. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa edukasi gizi memberikan perbedaan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000), serta tingkat konsumsi energi (p=0,000) dan protein (p=0,000). Kata Kunci : edukasi, tingkat pengetahuan, sikap, tingkat konsumsi energi, tingkat konsumsi protein.
Cover KTI
2020

PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG ASI EKSKLUSIF SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET TERHADAP IBU HAMIL DAN IBU MENYUSUI DI DESA JAMBEARJO KECAMATAN TAJINAN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SINTA WIJAYANTI
NIM: P17110174084
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Hasan Aroni, SKM., MPH
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Sinta Wijayanti. Perbedaan Pengetahuan dan Sikap Tentang ASI Eksklusif Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Dengan Menggunakan Media Booklet Terhadap Ibu Hamil dan Ibu Menyusui di Desa Jambearjo Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Hasan Aroni, SKM, MPH Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap tentang ASI Eksklusif sebelum dan sesudah penyuluhan dengan menggunakan media booklet terhadap ibu hamil dan ibu menyusui di Desa Jambearjo Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah Non-Randomized Control Group Pre-test Post-test Design. Hasil penelitian ini yaitu: 1) Tingkat pengetahuan ibu tentang asi eksklusif sebelum diberikan penyuluhan dengan metode ceramah sebagian besar yaitu 9 orang (60%) dalam kategori cukup. Sikap ibu tentang asi eksklusif sebelum diberikan penyuluhan dengan metode ceramah sebagian besar yaitu 10 orang (67%) kategori kurang, 2) Tingkat pengetahuan ibu tentang asi eksklusif sesudah diberikan penyuluhan dengan metode ceramah sebagian besar yaitu 9 orang (53%) dalam kategori cukup dan 4 orang (27%) dalam kategori baik. Sikap ibu tentang asi eksklusif sesudah diberikan penyuluhan dengan metode ceramah sebagian besar yaitu 11 orang (73%) termasuk dalam kategori cukup, 3) Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pada kelompok penyuluhan dengan metode ceramah (p value=0,002) serta terdapat perbedaan sikap yang signifikan antara sebelum dan sesudah pada kelompok penyuluhan dengan metode ceramah (p value=0,003), 4) Tingkat pengetahuan ibu tentang asi eksklusif sebelum diberikan penyuluhan dengan menggunakan media booklet sebagian besar yaitu 10 orang (67%) dalam kategori cukup. Sikap ibu tentang asi eksklusif sebelum diberikan penyuluhan dengan menggunakan media booklet sebagian besar yaitu 7 orang (47%) kategori kurang, 5) Tingkat pengetahuan ibu tentang asi eksklusif sesudah diberikan penyuluhan dengan menggunakan media booklet sebagian besar yaitu 15 orang (100%) dalam kategori baik. Sikap ibu tentang asi eksklusif sesudah diberikan penyuluhan dengan menggunakan media booklet sebagian besar yaitu 14 orang (93%) dalam kategori baik, 6) Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pada kelompok penyuluhan dengan menggunakan media booklet (p value=0,001) serta terdapat perbedaan sikap yang signifikan antara sebelum dan sesudah pada kelompok penyuluhan dengan menggunakan media booklet (p value=0,001), 7) Terdapat perbedaan penggunaan media booklet dalam penyuluhan tentang asi eksklusif terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu. Dimana rata-rata tingkat pengetahuan responden sesudah diberikan penyuluhan dengan menggunakan media booklet lebih tinggi (30%) daripada diberikan penyuluhan dengan metode ceramah, serta rata-rata sikap responden meningkat (27,3%) dengan diberikan penyuluhan menggunakan media booklet daripada dengan penyuluhan metode ceramah. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan penggunaan booklet dalam penyuluhan tentang asi eksklusif terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu. Kata Kunci: penyuluhan, asi eksklusif, media, booklet
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan