2020
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Menampilkan 2431–2440 dari 5188 KTI mahasiswa
2020
PENGARUH TERAPI AKUPRESUR TITIK PERICARDIUM-6 DAN STOMACH-36 TERHADAP POST OPERATIVE NAUSEA AND VOMITTING DI RSUD MARDI WALUYO BLITAR
Lihat Detail Karya
2020
PENGARUH TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSUD MARDI WALUYO KOTA BLITAR 2020
Lihat Detail KaryaSubjek: Keperawatan
Lihat Abstraksi
Sectio caesarea merupakan proses persalinan dengan melakukan pembedahan.
Dalam menghadapi pembedahan menimbulkan berbagai macam emosi pada pasien
sectio caesarea, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan adalah suatu keadaan
tertentu (state anxiety), yaitu menghadapi situasi yang tidak pasti dan tidak menentu
terhadap kemampuannya dalam menghadapi objek. Kecemasan merupakan
perwujudan penolakan dari individu yang menimbulkan perasaan takut.
Penatalaksanaan untuk menangani kecemasan dapat berupa non farmakologis.
Salah satunya adalah relaksasi benson. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi
tingkat kecemasan pasien pre operasi sectio caesarea sebelum dan sesudah
dilakukan terapi relaksasi benson. Pasien sebelum dilakukan relaksasi benson
dilakukan pengukuran kecemasan dengan alat ukur kecemasan HARS (pre test)
kemudian dilakukan intervensi dan diukur kembali kecemasannya (post test).
Desain penelitian ini menggunakan quasy experiment with pre test post test design.
Sampel dalam penelitian ini adalah pasien pre operasi sectio caesarea sebanyak 12
pasien dengan rincian 6 pasien sebagai kelompok perlakuan dan 6 pasien sebagai
kelompok kontrol. Uji yang digunakan yaitu Paired Sample T-Test untuk melihat
nilai pre dan post perlakuan dengan hasil p = 0,012 (>0,05) yang berarti ada
perbedaan hasil antara sebelum dan sesudah dilakukan terapi relaksasi benson pada
kelompok perlakuan. Saran untuk peneliti selanjutnya untuk melakukan
perbandingan tingkat kecemasan dengan berbagai macam pemberian terapi lain.
2020
PENGARUH TERAPI WARNA HIJAU TERHADAP PASIEN DENGAN KECEMASAN ( LITERATURE RIVIEW ) 2020
Lihat Detail KaryaSubjek: Keperawatan
Lihat Abstraksi
Terapi warna hijau adalah terapi non farmakologis yang dapat digunakan untuk
mengatasi kecemasan dengan cara kerja merangsang sistem saraf pusat dilanjutkan
ke sistem endokrin untuk menstimulasi produksi hormone diantaranya serotonin,
beta endorfin, oksitosin sebagai hormon yang mempengaruhi kebahagiaan.
Tujuan dari skripsi ini adalah Mengidentifikasi pengaruh terapi warna hijau
terhadap pasien dengan kecemasan. Penelitian ini menggunakan metode literature
riview untuk mengumpukan datanya yang didapat dari beberapa mesin pencari
jurnal, ditemukan 5 jurnal nasional dan 1 jurnal insternasional yang diseleksi sesuai
dengan kemiripan judul, rumusan masalah metode dan hasil penelitiannya.
Intervensi dengan metode meditasi warna yang dilakukan dalam waktu kurang
lebih 10 menit setiap sesi dalam sehari, berturut-turut selama 7 hari dapat
menunjukkan hasil bahwa terapi warna memiliki pengaruh terhadap pasien dengan
kecemasan. Hasil penelitian beberapa jurnal yang telah diteliti menunjukkan bahwa
terapi warna hijau memiliki pengaruh terhadap pasien dengan kecemasan.
Berdasarkan hasil penelitian dari beberapa literatur dapat disimpulkan bahwa terapi
warna hijau memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pasien dengan
kecemasan. Peneliti selanjutnya dapat meneliti lebih lanjut tentang terapi warna
hijau dengan menggunakan metode dan tehnik intervensi yang berbeda disertai
pengukuran hingga ke tingkat biokimia.
Cover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2020
PENGARUH VARIASI PELARUT EKSTRAKSI DAN DAYA SIMPAN TERHADAP KADAR ANTOSIANIN DALAM TES KIT UJI FORMALIN BERBAHAN DASAR UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L. Poir)
Lihat Detail KaryaSubjek: formalin, tes kit, ubi jalar ungu
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Danis Alfitasari. 2020. Pengaruh Variasi Pelarut Ekstraksi Dan Daya Simpan Terhadap Kadar Ekstrak Antosianin Dalam Tes Kit Uji Formalin Berbahan Dasar Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas L. Poir). Karya Tulis Ilmiah, Program Studi D3 Anafarma Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Zuri Rismiati S.Si., M.Si.
Formalin merupakan salah satu bahan pencemar kimia yang memberikan efek negatif bagi tubuh. Evaluasi dan monitoring peredaran makanan diperlukan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi aman. Tujuan dari penelitian ini adalah pembuatan tes kit uji formalin berbahan dasar ubi jalar ungu untuk memaksimalkan potensi alam dalam rangka membantu mengawasi peredaran makanan berbahaya. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah ekstraksi antosianin ubi jalar ungu, optimasi larutan ekstrak antosianin dengan formalin, uji daya simpan, dan uji validasi. Hasil menunjukkan ekstrak dengan pelarut etanol 96% memiliki warna coklat dengan pH 5 dan berwarna merah dengan pH 0 untuk ekstrak menggunakan pelarut etanol 96% dengan HCl 1,5 M. Hasil optimasi larutan ekstrak dengan formalin menunjukkan perubahan warna signifikan dengan perbandingan 1:10 pada ekstrak menggunakan pelarut etanol 96% dan 1:20 untuk ekstrak dengan pelarut etanol 96% dengan HCl 1,5 M. Pengujian daya simpan pada masing –masing pelarut menunjukkan bahwa ekstrak dengan pelarut asam lebih stabil daripada ekstrak yang menggunakan pelarut netral. Hasil uji validasi dapat diketahui bahwa ekstrak antosianin ubi jalar ungu mampu mengidentifikasi adanya kandungan formalin dalam makanan. Hasil perubahan warna signifikan pada pangan yang diuji ditunjukkan pada ekstrak antosianin dengan menggunakan pelarut bersifat asam yaitu etanol 96% dan HCl 1,5 M.
Kata kunci: formalin, tes kit, ubi jalar ungu
Cover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2020
PENGARUH WAKTU INKUBASI PEMERIKSAAN UJI SILANG SERASI METODE GELL TEST DI UDD PMI KABUPATEN TULUNGAGUNG
Lihat Detail KaryaSubjek: TEKNOLOGI BANK DARAH
Cover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2020
Pengaruh Waktu Perebusan terhadap Konsentrasi Flavonoid Daun Salam (Eugenia polyantha) menggunakan Spektrofotometri UV-Vis
Lihat Detail Karya
2020
PENGEMBANGAN FORMULIR INFORMED CONSENT DIKAITKAN DENGAN ANALISA KUANTITATIF DOKUMEN REKAM MEDIS DI RSU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
Lihat Detail KaryaSubjek: REKAM MEDIS,INFORMASI KESEHATAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Rosma Dewi Kusumaning Ratri, 2020. “Pengembangan Formulir Informed Consent Dikaitkan dengan Analisa Kuantitatif Dokumen Rekam Medis di RSU Universitas Muhammadiyah Malang” Laporan Tugas Akhir. Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Diniyah Kholidah, SST, S.Gz, MPH
Formulir informed consent adalah bukti tertulis dari sebuah persetujuan tindakan kedokteran sehingga diperlukan untuk memastikan bahwa pasien telah mengerti semua informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan dan menjadi bukti hukum jika diperlukan. Dalam pengisian formulir informed consent di RSU Universitas Muhammadiyah Malang masih ditemukannya ketidaklengkapan pada identitas pemberi informasi dan atau pelaksana tindakan, waktu dilakukannya tindakan dan catatan penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan review identifikasi identitas, review laporan/catatan penting, review autentifikasi dan review pencatatan yang baik dan benar. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan pengumpulan data menggunakan metode check list. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan persentase kelengkapan dari masing-masing komponen review, kelengkapan tertinggi ada pada review identifikasi sebesar 90%, sedangkan pada review autentifikasi rata-rata sebesar 88,4%, review laporan/catatan penting rata-rata sebesar 78,4% dan review pencatatan yang baik dan benar rata-rata sebesar 87,8%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perlu dilakukannya monitoring mengenai kelengkapan pengisian formulir informed consent dan pembenahan pada formulir informed consent agar sesuai dengan ketentuan dan terciptanya kualitas rekam medis yang baik.
Kata kunci: Kelengkapan informed consent, Desain formulir, RSU UMM
2020
PENGEMBANGAN MEDIA MENSTFLIP SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA DI SMAN 8 MALANG (2022)
Lihat Detail KaryaSubjek: bidan
Lihat Abstraksi
Remaja putri menganggap menstruasi adalah sesuatu yang tidak penting untuk diperhatikan, banyak remaja putri tidak mengetahui dan mencatat siklus menstruasinya sehingga memiliki dampak yaitu remaja tidak dapat mengetahui dan mendeteksi secara dini adanya gangguan siklus menstruasi, tidak dapat mengetahui masa suburnya, dan tidak dapat mengantisipasi terjadinya Premenstrual Syndrome (PMS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Media Menstflip sebagai upaya untuk meningkatan pengetahuan tentang siklus menstruasi pada remaja. Metode yang digunakan adalah Research and Development (penelitian dan pengembangan). Tahap penelitian diawali dengan adanya potensi dan masalah, menganalisa kebutuhan, membuat desain produk, melakukan uji media dan uji materi ahli pakar, melakukan revisi produk dan uji coba produk kepada 30 remaja putri. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan menggunakan analisis data yaitu analisis isi dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai media untuk memantau siklus menstruasi. Hal ini dilihat dari hasil validasi ahli media sebesar 85,4 % dan ahli materi sebesar 89,2% dinyatakan sangat layak. Berdasarkan hasil ujicoba produk kecil pada 30 remaja putri juga mendapat presentase sebanyak 50% kategori layak dan 50% kategori sangat layak sehingga media yang dikembangkan memenuhi kelayakan sebagai media edukasi tentang siklus menstruasi dan ada peningkatan pengetahuan dari pretest ke posttest yang awalnya termasuk kategori cukup (63,3%) menjadi kategori baik (86,6%). Diharapkan remaja meningkatkan minat untuk mencatat siklus mentruasinya dan dapat menggunakan media Menstflip sebagai media untuk memantau siklus menstruasi.
Kata Kunci: Media Menstflip, Siklus Menstruasi.
2020
PENGEMBANGAN MENU SAYUR UNTUK LANSIA BESERTA KANDUNGAN ENERGI DAN ZAT GIZI SERTA DAYA TERIMA DI PANTI JOMPO GRIYA KASIH SILOAM MALANG
Lihat Detail KaryaSubjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Heny Shelawati, 2020. Pengembangan Menu Sayur Untuk Lansia Beserta Kandungan Energi Dan Zat Gizi Serta Daya Terima Di Panti Jompo Griya Kasih Siloam Malang. Pembimbing : Dwie Soelistyorini, SST., M. Kes dan Theresia Puspita, STP., MP.
Pada penyelenggaraan makanan di Panti Jompo Griya Kasih Siloam Malang terdapat menu yang memiliki sisa makanan untuk menu oseng manisa 21,3%, oseng kacang panjang 21,8%, dan cah sawi hijau 23,6%. Sehingga menyebabkan pemborosan pada biaya yang dikeluarkan untuk belanja bahan makanan, maka diperlukan pengembangan menu untuk menu-menu tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengembangan menu sayur untuk lansia beserta kandungan energi dan zat gizi serta daya terima di Panti Jompo Griya Kasih Siloam Malang.
Jenis dari penelitian ini adalah Pre-eksperiment dengan desain Posttest Only Design. Penelitian ini dilakukan di Panti Jompo Griya Kasih Siloam Malang, penelitian pendahuluan dilakukan pada bulan April 2019, penelitian tahap 1 bulan September 2019, penelitian tahap 2 dan pengolahan data bulan Oktober sampai dengan April 2020. Cara pengumpulan data pengembangan menu adalah melakukan praktek memasak untuk menu yang baru yaitu bobor bayam manisa, sup oyong wortel, dan bening sawi putih labu kuning dengan merubah menu dari teknik memasak, penambahan bahan makanan serta bumbu yang digunakan. Kebutuhan kandungan gizi dengan cara menghitung kebutuhan menggunakan Tabel Komposisi Pangan Indonesia Tahun 2019. Cara pengumpulan data untuk daya terima adalah dengan menimbang sisa makanan. Data yang sudah diperoleh akan disajikan dalam bentuk tabel, grafik, dan gambar kemudian dianalisis secara deskriptif.
Hasil dari penelitian ini adalah biaya bahan makanan untuk bobor bayam manisa Rp 532, sup oyong wortel Rp. 925, dan bening sawi putih labu kuning Rp. 625 dengan rata-rata berat perporsi yaitu 50 gram. Peningkatan nilai energi dan zat gizi terjadi pada bobor bayam manisa, sedangkan pada menu sup oyong wortel dan bening sawi putih labu kuning peningkatan hanya terjadi pada protein, karbohidrat, dan vitamin A. Persentase daya terima dengan sisa makanan hanya terdapat dalam menu bobor bayam manisa yaitu 3,2%. Pengembangan menu tersebut dapat dijadikan masukan dan diterapkan dalam penyelenggaraan makanan sehingga dapat menambah variasi siklus menu yang sudah ada. Peneliti selanjutnya dapat memberikan penyuluhan maupun demonstrasi terkait dengan standar porsi makanan agar lansia mendapat asupan yang sesuai dengan kebutuhan dan usianya.
Kata Kunci : Pengembangan Menu, Daya Terima Makanan, Biaya Bahan Makanan