Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2411–2420 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2020

PENGARUH PEMBERIAN HIDROTERAPI KOMPRES HANGAT (HOT-PACK) TERHADAP PEMULIHAN PERISTALTIK USUS PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN GENERAL ANESTESI DI RSUD MARDI WALUYO BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: ALFIANA TIRTA NINGRUM
NIM: 1601460017
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Dr. Erlina Suci Astuti, S.Kep., Ns., M.Kep
Cover KTI
2020

PENGARUH PEMBERIAN HIDROTERAPI KOMPRES HANGAT (HOTPACK) TERHADAP PEMULIHAN PERISTALTIK USUS PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN GENERAL ANESTESI DI RSUD MARDI WALUYO BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: ALFIANA TIRTA NINGRUM
NIM: 1601460017
Program Studi: Keperawatan
Dosen Pembimbing: Dr. Erlima Suci Astuti, S.Kep.,Ns., M.Kep
Cover KTI
2020

PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA

Lihat Detail Karya
Penulis: SITI FATAYA DILLA SUPRIADY
NIM: 1602450077
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Suprapti, SST., M. Kes
Subjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Supriady, Siti Fataya Dilla. 2020. Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Repoduksi Remaja Terhadap Pengetahuan Kesehatan Repoduksi Remaja. Karya Tulis Ilmiah Studi Literatur. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Pembimbing Utama : Suprapti, SST., M.Kes Pembimbing Pendamping : Ari Kusmiwiyati, SST., M.Keb Remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Pada tahap perubahan psikologi remaja, salah satunya ditandai dengan perilaku ingin mecoba hal-hal baru. Biasanya tindakan ini tidak diikuti dengan pertimbangan yang matang, sehingga dapat menimbulkan masalah kesehatan reproduksi. Berdasarkan SDKI (2017) 2% remaja pernah melakukan seks pra nikah dan dilaporkan sebanyak 12% hamil pranikah dan HIV/AIDS sebesar 1.729 kasus (Infodatin HIV, 2018). Untuk itu perlu adanya tindakan pencegahan perilaku beresiko remaja salah satunya dengan kegiatan pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja. Metode : Desain penelitian menggunakan penelitian dahulu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. sampel penelitian didapatkan sebanyak 10 jurnal. Pencarian literature penelitian menggunakan 3 database yaitu PubMed, portalgaruda dan google scholar dalam rentang tahun 2015 sampai 2020 yang telah disesuaikan sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil dan Analisis diperoleh dari 10 literarur yang memenuhi kriteria. Analisis data yang diperoleh terdapat perbedaan pengetahuan kesehatan reproduksi sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Diskusi dan Kesimpulan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja. Jurnal yang diambil seluruhnya memiliki nilai p value < 0,005 Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi remaja terhadap pengetahuan remaja. Kata Kunci :Kesehatan Reproduksi, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan
Cover KTI
2020

PENGARUH PEMBERIAN PMT-AS COOKIES TEPUNG JAGUNG DAN TEPUNG TEMPE TERHADAP TINGKAT KONSUMSI ENERGI, PROTEIN, DAN BERAT BADAN ANAK USIA SEKOLAH KURUS

Lihat Detail Karya
Penulis: SUKHMA FENDIKA WIDHI UTAMI
NIM: 17110171009
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Ir. Astutik Pudjirahaju, M.Si
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ix ABSTRAK Sukhma Fendika Widhi Utami. 2020. “Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Cookies Substitusi Tepung Jagung dan Tepung Tempe Terhadap Tingkat Konsumsi Energi, Protein, dan Berat Badan Anak Usia Sekolah Kurus”. Karya Tulis Ilmiah Studi Literatur. Program Studi D III Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.Pembimbing : Ir. Astutik Pudjirahaju, M.Si. Riset Kesehatan Dasar Riskesdas 2018 melaporkan, sebesar 10,2% anak usia sekolah memiliki status gizi kurus. Prevalensi status gizi kurus dan sangat kurus pada anak usia sekolah mengalami penurunan sebesar 1% dibandingkan hasil Riskesdas 2013 sebesar 11,2%. Hal ini dibawah target Riskesdas 2018 yaitu 17,7%. Namun masih menjadi masalah gizi yang serius karena dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian anak usia sekolah kurus dengan Tingkat Konsumsi Energi, Protein dan Berat Badan. Disain penelitian menggunakan studi literatur 10 tahun terakhir. Hasil studi literratur diproleh hasil sebagai berikut: Dari hasil analisis melalui beberapa jurnal, tingkat konsumsi erat kaitanya dengan faktor ekonomi, dan penyakit infeksi. Jagung dan Tempe yang diolah menjadi tepung tepungan dan di substitusikan menjadi bahan tambahan dalam pembuatan cookies mampu meningkatkan tingkat konsumsi energi, dan protein anak usia sekolah sehingga mampu menaikan berat badan pada anak usia sekolah. Kenaikan berat badan pada anak usia sekolah diiringi dengan perubahan status gizi pada anak usia sekolah kurus secara perlahan. Kesimpulan dari studi literatur adalah sebagai berikut: Pengaruh pemberian tepung jagung dan tepung tempe memiliki pengaruh terhadap kejadian anak usia sekolah kurus. Sebaiknya dilakukan intervensi 90 hari berturut turut untuk meningkatkan konsumsi energi, protein dan berat badan pada anak usia sekolah. Kata Kunci: tepung jagung, tepung tempe, tingkat konsumsi energi, tingkat konsumsi protein, dan berat badan . Anak usia sekolah kurus
Cover KTI
2020

PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK GAMELAN JAWA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GRIBIG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: BERLYANA YOSIE KARTIKA SARI
NIM: 1601460028
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Sugianto Hadi, SKM, MPH
Cover KTI
2020

PENGARUH PENDAMPINGAN MENYUSUI TERHADAP KETERAMPILAN MENYUSUI YANG BENAR PADA IBU POSTPARTUM PRIMIPARA HARI KE 1-7 DI PMB ANIK ROHANJARWATI A.Md.Keb. (2022)

Lihat Detail Karya
Penulis: FAIQO DIYANA
NIM: 1602450016
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Tarsikah, S.SiT., M.Keb
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Menyusui merupakan proses alamiah yang dilakukan ibu untuk memberikan nutrisi kepada bayinya secara langsung dari payudara, namun berbagai permasalahan sering terjadi selama proses menyusui seperti puting lecet, hingga mastitis. Permasalahan inilah yang menyebabkan cakupan ASI Eksklusif tidak sesuai dengan target yang ditetapkan, yang berdampak pada kualitas hidup generasi penerus bangsa dan bayi rentang terhadap penyakit. Keberhasilan menyusui sangat tergantung pada keterampilan menyusui yang benar. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendampingan menyusui terhadap keterampilan menyusui yang benar pada postpartum primipara hari ke 1-7. Desain penelitian ini menggunakan pra-eksperimen dengan rancangan one grup pretest-posttest, dengan populasi sebanyak 30 responden postpartum primipara hari ke 1-7 di PMB Anik Rohanjarwati, sampling menggunakan teknik total sampling yang memenuhi kriteria inklusi, jumlah sampel sama dengan populasi. Instrumen penelitian menggunakan cehklist cara menyusui yang benar, data dianalisa menggunakan Wilcoxon Signed Rank (=0,05). Hasil Penelitian menunjukkan keterampilan menyusui yang benar sebelum pendampingan yaitu tidak terampil (93,3%) dengan rata-rata pretest 48.42 dan sesudah pendampingan yaitu terampil (96,7%) dengan rata-rata posttest 82.25, didapatkan nilai Pvalue< (0,000<0,05), maka H0 ditolak artinya ada pengaruh pendampingan menyusui terhadap keterampilan menyusui yang benar pada postpartum primipara hari ke 1-7. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan pendampingan menyusui dapat dijadikan solusi pada program keberhasilan pemberian ASI.
Cover KTI
2020

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MODEL SAVI TERHADAP KEMAMPUAN REMAJA PUTRI DALAM MELAKUKAN SADARI DI SMK TAMANSISWA KEPANJEN

Lihat Detail Karya
Penulis: PUTRI PRASETYA ICHSALIKAH
NIM: 1502450060
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Rita Yulifah, S.Kp., M.Kes
Subjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ichsalikah, Putri Prasetya. 2019. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Model SAVI Terhadap Kemampuan Remaja Putri dalam Melakukan SADARI di SMK Kepanjen. Skripsi Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing I: Herawati Mansur, SST., M.Pd., M.Psi. Pembimbing II: Sri Rahayu, S.Kep., Ns., M.Kes. Angka kematian penderita kanker payudara menduduki urutan nomor 2 setelah kanker serviks. Kejadian kanker payudara banyak ditemukan pada usia remaja.Upaya yang dapat dilakukan untuk deteksi dini kanker payudara adalah dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan model SAVI terhadap kemampuan remaja putri dalam melakukan SADARI di SMK Kepanjen. Metode penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen dengan rancangan One Group Prestest Posttest. Populasinya yaitu remaja putri kelas XI Akuntansi 2 yang berjumlah 32 orang, menggunakan teknik Simple Random Sampling didapatkan jumlah sampel 30 remaja putri. Instrumen penelitian menggunakan checklist. Uji yang digunakan adalah Wilcoxoxn Signed Rank Test dengan α=0,05 menggunakan komputer. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan remaja putri sebelum diberikan pendidikan kesehtan 100% termasuk dalam kategori tidak mampu dan setelah diberikan pendidikan kesehatan model SAVI tentang SADARI mengalami peningkatan 83.3% termasuk dalam kategori mampu dan 16.7% termasuk dalam kategori tidak mampu. Selain itu hasil uji statistik p value (0.000)<α (0,05) maka H1 diterima yang artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan model SAVI terhadap kemampuan remaja putri dalam melakukan SADARI di SMK Kepanjen. Hal ini dikarenakan model SAVI memaksimalkan penggunaan keempat indera, sesuai pendapat Maulana (2009) yaitu semakin banyak panca indera yang digunakan semakin jelas pula pemahaman yang diperoleh. Dalam model SAVI ini keempat indera yang digunakan adalah penglihatan, pendengaran, perabaan, dan pengecap sehingga remaja putri mampu melakukan SADARI sesuai standar operasional prosedur. Dengan demikian diharapkan tenaga kesehatan dapat menerapkan pendidikan kesehatan model SAVI untuk peningkatan kemampuan remaja putri. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Model SAVI, Kemampuan, SADARI
Cover KTI
2020

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERKEMBANGAN ANAK 2-3 TAHUN DENGAN MENGGUNAKAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) TERHADAP PENGETAHUAN IBU BALITA DI POSYANDU NGINGRIM KECAMATAN WAGIR (2022)

Lihat Detail Karya
Penulis: AZREN AINI FATMAWATI
NIM: 1602450040
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Surachmindari,SST.,M.Pd
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Pendidikan kesehatan pada ibu balita diperlukan agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang perkembangan anak usia 2-3 tahun yang menggunakan media buku kesehatan ibu dan anak. Media ini merupakan buku pedoman yang dimiliki oleh ibu dan anak yang berisi informasi dan catatan kesehatan ibu dan anak. Pada posyandu Ngingrim buku KIA ini telah dimiliki oleh seluruh ibu balita namun beberapa buku KIA belum terisi terutama bagian stimulasi perkembangan anak. Hal ini dapat terjadi karena ibu belum mengetahui manfaat buku KIA. Tujuan utama untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang perkembangan anak usia 2-3 tahun dengan menggunakan buku kesehatan ibu dan anak terhadap pengetahuan ibu balita. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy experiment dengan pendekatan one group (pretest-postest) design. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan responden penelitian terdiri dari ibu yang memiliki anak yang berusia 2-3 tahun di Posyandu Ngingrim Kecamatan Wagir Kabupaten Malang berjumlah 30 orang. Analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon match pairs test. Hasil pengetahuan p=0,000; α=0,05 (p<α). Berdasarkan hasil dapat ditarik kesimpulan bahwa Ha diterima yang artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang perkembangan anak usia 2-3 tahun dengan menggunakan buku kesehatan ibu dan anak terhadap pengetahuan ibu balita. Informasi yang diterima oleh ibu balita dapat diserap dengan baik karena dalam proses penyerapan informasi, indera pendengaran dan penglihatan bekerja secara bersamaan, kemudian diberi perhatian dan dipindahkan dari rekaman indera ke daya ingat kerja, kemudian diolah sekali lagi untuk dipindahkan ke daya ingat jangka panjang. Kata kunci : Pendidikan Kesehatan, Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Pengetahuan, Ibu Balita, Perkembangan Anak
Cover KTI
2020

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI (2022)

Lihat Detail Karya
Penulis: SYAHIDATUL APRILIANINGTYAS
NIM: 1602450028
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Wandi, S.Kep, Ns, M.Pd
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Anemia merupakan permasalahan yang dominan dialami oleh remaja putri. Remaja putri rentan terkena anemia dikarenakan sebagai individu yang sedang mengalami proses peralihan, remaja putri memiliki tugas-tugas perkembangan yang mengarah pada persiapannya memenuhi tuntutan dan harapan peran sebagai orang dewasa. Berdasarkan Riskesdas, remaja putri merupakan penyumbang terbesar kejadian anemia yakni sebesar 57,1%. Anemia pada dasarnya bisa dicegah melalui kegiatan pemberian pendidikan kesehatan yang bersifat preventif kepada remaja putri. Metode: Desain penelitian terdahulu menggunakan deskriptif kuantitatif, sampel penelitian didapatkan sebanyak 10 jurnal. Desain penelitian sekarang menggunakan studi literature dan pencarian literature penelitian menggunakan 2 database yaitu PubMed dan google scholar yang diterbitkan dari tahun 2015 sampai 2019 dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil dan Analisis: Dalam Study Literatur ditemukan 10 studi yang memenuhi kriteria. Semua jurnal yang digunakan respondennya remaja putri. Analisis data yang diperoleh terdapat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Diskusi dan Kesimpulan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang anemia pada remaja putri. Jurnal yang diambil seluruhnya memiliki nilai p value < 0,005. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang anemia. Kata Kunci :Anemia, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan
Cover KTI
2020

PENGARUH PENYULUHAN GIZI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENAGA PENJAMAH, KETEPATAN STANDAR PORSI, DAN TINGKAT KETERSEDIAAN ENERGI DAN ZAT GIZI MAKRO DI PENYELENGGARAAN MAKANAN YAYASAN PANTI KARYA ASIH LAWANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NADYA PUSPITA
NIM: 1603410010
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri, SKM., M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK NADYA PUSPITA. 2020. Pengaruh Penyuluhan Gizi terhadap Tingkat Pengetahuan Tenaga Penjamah, Ketepatan Standar Porsi, dan Tingkat Ketersediaan Energi dan Zat Gizi Makro di Penyelenggaraan Makanan Yayasan Panti Karya Asih Lawang. Pembimbing: Bachyar Bakri dan Dwie Soelistyorini. Kurangnya pemberian makan berdampak buruk kepada status gizi yaitu lansia menjadi kurus dan kesehatan lansia menurun. Sehingga pengetahuan tenaga penjamah dalam penyusunan menu termasuk menetapkan standar porsi harus benar-benar diperhatikan. Edukasi gizi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tenaga penjamah sehingga berpengaruh terhadap ketepatan standar porsi dan ketersediaan energi dan zat gizi makro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan, ketepatan standar porsi, dan tingkat ketersediaan energi dan zat gizi makro pada penyelenggaraan makanan di Yayasan Panti Karya Asih Lawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment (eksperimen semu) dengan desain penelitian one group pretest posttest. Penelitian dilakukan di Yayasan Panti Karya Asih pada Bulan September 2019. Jumlah sampel tenaga penjamah 10 orang, serta untuk porsi makanan 10 porsi menu lansia laki-laki dan 10 porsi menu lansia perempuan. Untuk mengetahui pengaruh intervensi pada penelitian ini menggunakan uji paired t-test apabila berdistribusi normal dan uji wilcoxon apabila data bedistribusi tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan menjadi lebih baik. Sebelum intervensi porsi makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, dan sayur tidak tepat. Sesudah intervensi porsi makanan pokok dan lauk nabati tepat, namun lauk hewani dan sayur tidak tepat. Terdapat perbedaan signifikan standar porsi makanan pokok dan lauk nabati sebelum dan sesudah intervensi menjadi tepat. Ketersediaan energi dan zat gizi makro sebelum intervensi defisit berat. Sesudah intervensi energi lansia laki-laki dan perempuan defisit ringan, protein lansia laki-laki defisit ringan dan protein lansia perempuan normal, lemak lansia laki-laki defisit ringan dan lemak lansia perempuan normal, karbohidrat lansia laki-laki dan perempuan defisit berat. Terdapat perbedaan signifikan ketersediaan energi, protein, dan lemak sebelum dan sesudah intervensi mengalami peningkatan. Penjamah makanan perlu menerapkan standar porsi sesuai anjuran peneliti. Edukasi gizi seimbang kepada tenaga penjamah sebaiknya dilakukan secara berkala. Memberi minuman teh saat makan siang agar menambah nilai energi dan karbohidrat lansia laki-laki dan perempuan yang berasal dari gula pasir. Kata kunci: pengetahuan, ketepatan standar porsi, ketersediaan energi, zat gizi makro
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan