Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2391–2400 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2020

PENGARUH KONSELING GIZI DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINGKAT KONSUMSI IBU HAMIL DALAM RANGKA PENCEGAHAN BALITA STUNTING DI KELURAHAN SAMAAN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: INTAN AZIZAH
NIM: P17110171014
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Ibnu Fajar, SKM, M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Intan Azizah, 2020. Pengaruh Konseling Gizi dengan Media Booklet terhadap Tingkat Pengetahuan dan Tingkat Konsumsi Ibu Hamil dalam Rangka Pencegahan Balita Stunting di Kelurahan Samaan Kota Malang. Laporan Tugas Akhir, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Ibnu Fajar SKM M.Kes Angka kejadian balita stunting kembali menjadi masalah gizi terbesar di Kota Malang dibandingkan dengan balita berat kurang 15,6% dan kurus 9,5%. Menurut data laporan gizi puskesmas Rampal Celaket Kota Malang pada tahun 2019 angka stunting mencapai 13,85%. Selanjutnya menurut cakupan di seluruh Kota Malang angka stunting sebesar 19,7% artinya kejadian stunting meningkat dan masih tinggi di Kota Malang. Tujuan dari penelitian ini mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberi konseling gizi dengan media booklet, perbedaan tingkat pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah konseling gizi dengan media booklet, mengetahui tingkat konsumsi ibu hamil sebelum dan sesudah diberi konseling gizi dengan media booklet, mengetahui perbedaan tingkat konsumsi ibu hamil sebelum dan sesudah konseling gizi dengan media booklet, mengetahui pengaruh konseling gizi dengan media booklet terhadap tingkat pengetahuan dan tingkat konsumsi ibu hamil untuk pencegahan balita stunting. Metode penelitian menggunakan pre-experiment dengan desain one group pre test post test. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Samaan Kota Malang pada bulan Januari-Februari 2020. Populasi penelitian 6 ibu hamil dengan usia kehamilan trimester I sampai II sampel penelitian 6 ibu hamil yang tergolong usia kehamilan trimester I sampai II. Teknik sampling yang digunakan yaitu non-probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling gizi dengan media booklet memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil (p=0,020) dan tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap tingkat konsumsi energi, protein, dan zat besi ibu hamil (p=0,116), (p=0,293), (p=0,345). Konseling gizi meningkatkan pengetahuan ibu hamil sebesar (26,65) dan rata-rata tingkat konsumsi energi (9,6), protein (14,5), zat besi (8,6). Meskipun rata-rata tingkat konsumsi energi, protein dan zat besi menunjukkan peningkatan, namun peningkatan yang terjadi masih belum memenuhi standar AKG yaitu dalam kategori defisit berat. Diperlukan konseling gizi dengan waktu kunjungan yang lebih lama dan rutin serta menggunakan pengukuran kualitatif dan kuantitatif untuk melihat tingkat konsumsi yang lebih akurat. Kata Kunci : konseling gizi, booklet, tingkat pengetahuan, tingkat konsumsi
Cover KTI
2020

PENGARUH KONSELING GIZI SEBAYA ANEMIA GIZI BESI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, POLA MAKAN, TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN REMAJA PUTRI SMPN 21 MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AYESHA AGARINI ISTIQOMAH
NIM: P17110173049
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Juin Hadisuyitno, SST., M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
xi ABSTRAK AYESHA AGARINI ISTIQOMAH, 2020. Pengaruh Konseling Gizi Sebaya Anemia Gizi Besi terhadap Tingkat Pengetahuan, Pola Makan, dan Tingkat Konsumsi Energi Protein Remaja Putri SMPN 21 Malang. Pembimbing : Juin Hadisuyitno, SST., M.Kes. Abstrak : Anemia Gizi Besi merupakan masalah gizi yang sering dijumpai pada wanita termasuk remaja putri. Kejadian anemia pada remaja dapat diakibatkan karena menurunnya zat besi akibat adanya menstruasi, pola makan dan kurangnya pengetahuan. Kurangnya pengetahuan mengenai anemia apabila tidak segera ditangani dapat menjadi masalah gizi. Edukasi memiliki peran sebagai pendukung pencegahan anemia yang terjadi pada remaja. Remaja yang memiliki umur yang sama dianggap dapat saling terbuka, bertukar pikiran serta berdiskusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Konseling Gizi Sebaya terhadap tingkat pengetahuan, pola makan dan tingkat konsumsi energi protein remaja putri SMPN 21 Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental dengan menggunakan rancangan Pre-Post Test Group Design.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan remaja putri SMPN 21 Malang pada 1 minggu setelah intervensi (p=0,000) yang berhasil menurunkan pengetahuan kurang yang awalnya sebesar 27% menjadi 0%, terdapat perubahan pola makan salah satunya pada bahan makanan pokok yaitu beras yang semula 97% sering mengonsumsi menjadi 100%, setelah 1 minggu pemberian intervensi juga berpengaruh terhadap tingkat konsumsi energy (p=0,008) dengan persentase pada kategori defisit tingkat berat yang semula 78,79% berkurang menjadi 63,64%. Pemberian intervensi berpengaruh terhadap tingkat konsumsi protein remaja putri SMPN 21 Malang dengan hasil uji statistik (p=0,062) dengan persentase pada kategori defisit tingkat berat yang pada awalnya 84.85% berkurang menjadi 45.45%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Konseling Gizi Sebaya Anemia Gizi Besi terhadap Tingkat Pengetahuan, Pola Makan, Tingkat Konsumsi Energi dan Protein Remaja Putri SMPN 21 Malang. Kata Kunci : konseling gizi sebaya, tingkat pengetahuan, pola makan, tingkat konsumsi
Cover KTI
2020

PENGARUH KONSELING GIZI SEIMBANG TERHADAP PERILAKU IBU, POLA MAKAN, SERTA TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN BADUTA STUNTING USIA 6 - 24 BULAN DI KELURAHAN KEDUNGKANDANG KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Siti Rahmatil Aliyah
NIM: 1603410012
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman Supariasa, MPS.
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Siti Rahmatil Aliyah, 2020. Pengaruh Konseling Gizi Seimbang terhadap Perilaku Ibu, Pola Makan, Serta Tingkat Konsumsi Energi dan Protein Baduta Stunting Usia 6 - 24 Bulan di Kelurahan Kedungkandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Pembimbing : I Dewa Nyoman Supariasa dan Astutik Pudjirahaju. Masalah stunting di Kelurahan Kedungkandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang berdasarkan hasil studi pendahuluan pada tanggal 9 - 30 Maret 2019 menunjukkan sebesar 32%. Tujuan dari penelitian ini menganalisis pengaruh konseling gizi seimbang terhadap perilaku ibu, pola makan, tingkat konsumsi energi dan protein baduta stunting di Kelurahan Kedungkandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Metode penelitian menggunakan pre eksperimental dengan desain penelitian one group pre-test post-test. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Kedungkandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang pada tanggal 1 - 29 September 2019. Populasi penelitian 24 baduta stunting dan sampel penelitian 10 baduta yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling gizi seimbang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan ibu (p = 0,000), sikap ibu (p = 0,000), keterampilan ibu (p = 0,003) dan tingkat konsumsi energi baduta (p = 0,001), sedangkan konseling gizi seimbang memberikan pengaruh tidak signifikan terhadap tingkat konsumsi protein baduta (p = 0,093). Konseling gizi seimbang meningkatkan pengetahuan gizi ibu 14,81%, sikap ibu 3,78%, keterampilan ibu 6,03%, pola makan pada kelompok padi-padian 9,6%%, pangan hewani 23,82%, kacang-kacangan 0,1%, sayur dan buah 17,1%, gula 0,8%, tingkat konsumsi energi 11,51% serta tingkat konsumsi protein 7,25%. Pola makan baduta menunjukkan perubahan, namun peningkatan pola makan yang terjadi masih belum memenuhi standar yaitu dalam kategori kurang. Diperlukan konseling gizi seimbang setiap bulan di posyandu oleh ahli gizi, hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu terkait gizi pada baduta yang akan diikuti dengan pemahaman menjadi lebih baik, sehingga dapat mempengaruhi ibu dalam pemberian makan baduta. Kata kunci : konseling gizi seimbang, pengetahuan, sikap, keterampian, pola makan, tingkat konsumsi energi dan protein.
Cover KTI
2020

PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP IBU, DAN POLA MAKAN TERHADAP STATUS GIZI BALITA (STUDI LITERATUR)

Lihat Detail Karya
Penulis: NOVELINE ADINDA KARTIKA SARI
NIM: P17110171005
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: I Nengah Tanu Komalyna., DCN., SE., M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK NOVELINE ADINDA KARTIKA SARI. 2020. Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Pengetahuan, Sikap Ibu dan Pola Makan Balita Terhadap Status Gizi Balita (Studi Literatur). Pembimbing : I NENGAH TANU KOMALYNA Masalah gizi kurang sering muncul pada anak usia di bawah lima tahun (balita). Prevalensi gizi kurang relative tidak ada perubahan yaitu pada tahun 2007 sebesar 18,4%, 2010 sebesar 17,9%, 2013 sebesar 19,6%. Targert RPJM 2019 gizi buruk dan gizi kurang adalah 17%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan, sikap ibu dan pola makan terhadap status gizi balita. Metode penelitian menggunakan studi literature terhadap publikasi ilmiah yang menggunakan rancangan kuasi-experimental diterbitkan 10 tahun terakhir. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan pada ibu rata-rata 60-80% dengan kategori cukup. Pengaruh konseling gizi terhadap sikap adalah meningkat 15,3% maka terjadi perubahan dan meningkat 7,2% maka tidak terjadi perubahan. Pengaruh konseling gizi terhadap pola makan adalah pola makan pada balita tergolong rendah. Pengaruh konseling gizi terhadap status gizi mengalami perubahan status gizi baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya perubahan pengetahuan setelah dilakukan konseling gizi menjadi baik, sikap tidak berubah setelah konseling gizi dan terjadi perubahan sikap setelah konseling gizi, pola makan pada bahan makanan lauk hewani mengalami perubahan menjadi lebih baik, dan status gizi balita berubah menjadi status gizi baik. Kata Kunci : Konseling gizi, pengetahuan, sikap, pola makan, status gizi, studi literatur
Cover KTI
2020

PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP PERUBAHAN KEBIASAAN MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II RAWAT JALAN DI PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MARIETA CINDI PUTRI
NIM: 1603410063
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Dr. Ir. Rr. Endang Sutjiati, M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
MARIETA CINDI PUTRI. 2020. Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Perubahan Kebiasaan Makan dan Aktivitas Fisik pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Rawat Jalan di Puskesmas Janti Kota Malang. Pembimbing: Endang Sutjiati dan Sutomo Rum Teguh Kaswari. Data milik Kementrian Kesehatan yang diperoleh dari Sample Registration Survey 2014 menyatakan Diabetes Melitus menjadi pembunuh nomor tiga di Indonesia. Sasaran yang akan diintervensi dalam penelitian ini adalah para penderita diabetes melitus tipe II. Terapi diet yang diberikan yaitu pemberian konseling gizi untuk membantu pasien mengubah kebiasaan/pola makan dan aktivitas fisik menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling gizi terhadap kebiasaan makan dan aktivitas fisik pada pada penderita Diabetes Melitus tipe II di Puskesmas Janti Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Pre-Experimental Design (One shoot case study) dengan total responden sebanyak 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konseling gizi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas fisik penderita Diabetes Melitus. Namun memberikan pengaruh tidak signifikan terhadap kebiasaan makan (tepat jumlah, jenis, jadwal) penderita Diabetes Melitus. Kata kunci : Konseling gizi, kebiasaan makan, aktivitas fisik, diabetes melitus
Cover KTI
2020

PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP TINGKAT KONSUMSI DAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA IBU HAMIL UNTUK PENCEGAHAN BALITA STUNTING DI KELURAHAN SAMAAN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Zuli Nurdiana Sari
NIM: 17110171002
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Ibnu Fajar, SKM., M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK ZULI NURDIANA SARI, 2020. Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Tingkat Konsumsi Dan Peningkatan Berat Badan Pada Ibu Hamil Untuk Pencegahan Balita Stunting Di Kelurahan Samaan Kota Malang. Tugas Akhir Kuliah, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Ibnu Fajar, SKM., M.Kes Pada masa kehamilan gizi ibu hamil harus memenuhi kebutuhan gizi untuk dirinya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan janin karena gizi janin tergantung pada gizi ibu dan kebutuhan gizi ibu harus tetap terpenuhi. Asupan energy dan protein yang tidak mencukupi pada ibu hamil dapat menyebabkan Kurang Energi Kronis (KEK). Tujuan penelitian ini untuk mempelajari Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Tingkat Konsumsi (Energi Dan Protein) Dan Peningkatan Berat Badan Pada Ibu Hamil Untuk Pencegahan Balita Stunting Di Kelurahan Samaan. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan Teknik sampling non-random (sampling tidak diacak) yang diuji Paired Sample T-Test. Populasi dalam penelitian ini adalah 6 ibu hamil trimester I sampai II di wilayah Puskesmas Rampal Celaket Kelurahan Samaan Kota Malang. Hasil penelitian ini adalah tingkat konsumsi energy ibu hamil sebagian besar termasuk katagori defisit <70% AKG (50%). Jumlah konsumsi energy sebelum dilakukan konseling gizi didapati rata-rata sebesar 1279,8 kkal, dan sesudah dilakukan konseling gizi rata-rata responden meningkat sebesar 2012,3 kkal. Tingkat konsumsi protein ibu hamil sebagian besar termasuk katagori kurang 70-80% AKG (33,3%). Jumlah konsumsi protein sebelum dilakukan konseling gizi didapati rata-rata sebesar 42,2 gram. Sesudah dilakukan konseling gizi rata-rata responden meningkat sebesar 58,8 gram. Tingkat konsumsi Zat Besi (Fe) ibu hamil Sebagian besar termasuk kategori defisit <70% AKG (100%). Jumlah konsumsi zat besi (Fe) sebelum dilakukan konseling gizi didapati rat-rata sebesar 7,7 gram. Sesudah dilakukan konseling gizi rata-rata responden meningkat sebesar 11,1 gram. Penambahan berat badan pada ibu hamil selama penelitian terjadi kenaikan sejumlah 5 responden tetapi 1 responden tidak mengalami kenaikan berat badan. Sedangkan hasil analisis statistik terdapat perbedaan yang signifikan antara kenaikan berat badan ibu hamil sebelum intervensi dan setelah intervensi. Dapat disimpulkan bahwa konseling gizi sangat berpengaruh terhadap tingkat konsumsi energi, protein, zat besi, dan kenaikan berat badan ibu hamil di Kelurahan Samaan Malang. Kata Kunci: Tingkat Konsumsi, Energi, Protein, Zat Besi, Kenaikan Berat Badan, Ibu Hamil
Cover KTI
2020

PENGARUH KONSELING MODIFIKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, ASUPAN NATRIUM, ASUPAN KALIUM, DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS ARJOWINANGUN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: LEFINDA ALIFIA NAGARA YONATAMA
NIM: 1603410039
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Dr. Annasari Mustafa, SKM, M.Sc
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Lefinda Alifia Nagara Yonatama, 2020. Pengaruh Konseling Modifikasi terhadap Tingkat Pengetahuan, Asupan Natrium, Asupan Kalium, dan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi Di Puskesmas Arjowinangun Malang. Pembimbing : Annasari Mustafa, dan Nur Rahman Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dalam keadaan tenang. Individu yang berumur di atas 60 tahun, 50-60% mempunyai tekanan darah lebih besar atau sama dengan 140/90 mmHg. Prevalensi hipertensi di Indonesia diperkirakan akan meningkat menjadi 37% pada tahun 2015 dan meningkat lagi hingga 42% di tahun 2025. Penderita hipertensi memerlukan pengetahuan penerapan aturan makan untuk membantu menurunkan tekanan darah menjadi normal dan menekan faktor risiko timbulnya penyakit degeneratif. Pemberian edukasi ini dilakukan dengan pemberian konseling gizi menggunakan media leaflet. Salah satu buah yang dapat menurunkan tekanan darah adalah semangka. Daging buah semangka mengandung air sebanyak 93.4%, protein 0.5%, karbohidrat 5.3%, lemak 0.1%, serat 0.2%, dan berbagai macam vitamin (A, B, dan C). Citrulline dan arginine pada semangka berperan dalam pembentukan urea di hati dari amonia dan CO2 sehingga keluarnya urin meningkat dan kandungan kalium dapat membantu kerja jantung serta menormalkan tekanan darah Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% pasien berjenis kelamin perempuan, 53,3% pasien berumur 60-70 tahun, dan 63,3% pasien berpendidikan SD/Sederajat. Uji statistik paired t-test pada hasil akhir didapatkan nilai p = 0,000 <α=0,05 untuk tingkat pengetahuan, dan nilai p = 0,000 <α=0,05 untuk asupan natrium, p = 0,000 <α=0,05 untuk asupan kalium, dan p = 0,000 <α =0,05 untuk tekanan darah pada kelompok perlakuan yang diberikan konseling gizi dan jus buah semangka, sehingga dapat disimpulkan hipotesis penelitian diterima yang menunjukkan terdapat pengaruh paling signifikan pada kelompok perlakuan yang diberi konseling gizi dengan jus buah semangka. Kata Kunci: Konseling, tingkat pengetahuan, asupan natrium, asupan kalium, tekanan darah
Cover KTI
2020

Pengaruh Konsumsi (Energi dan Protein) dan Sosial Ekonomi terhadap Kejadian Stunting pada Baduta Usia 6 - 24 Bulan

Lihat Detail Karya
Penulis: CHRISTININGRUM
NIM: P17110173035
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman Supariasa, MPS
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
v ABSTRAK CHRISTININGRUM. 2020. “Pengaruh Konsumsi (Energi dan Protein) dan Sosial Ekonomi terhadap Kejadian Stunting pada Baduta Usia 6-24 Bulan”. Karya Tulis Ilmiah Studi Literatur. Program Studi D III Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : I Dewa Nyoman Supariasa, MPS. Status gizi merupakan faktor yang berpengaruh pada kualitas SDM, terutama kecerdasan, produktivitas, dan kreativitas. Faktor langsung yang memengaruhi status gizi yaitu konsumsi pangan dan penyakit infeksi. Dua hal tersebut secara tidak langsung dipengaruhi oleh pola asuh, konsumsi pangan, faktor sosial ekonomi, budaya dan politik. Masalah gizi yang terus berlanjut akan mengahambat dalam pembangunan nasional. Namun, masalah gizi masih relatif tinggi khususnya stunting. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh tingkat konsumsi energi dan protein serta tingkat sosial ekonomi terhadap kejadian stunting pada baduta usia 6-24 bulan. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan metode studi literatur. Data tersebut dikompulasi, dianalisis, dan disimpulkan. Hasil penelitian menggunakan metode studi literatur menunjukkan bahwa ada pengaruh antara konsumsi protein, pendidikan ibu, dan pendapatan orang tua terhadap kejadian stunting pada baduta usia 6-24 bulan. Tidak terdapat pengaruh pada variabel konsumsi energi dan pekerjaan ibu. Kata kunci : Konsumsi energi dan protein, sosial ekonomi, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, pendapatan orang tua, stunting, studi literatur.
Cover KTI
tidak tersedia
2020

PENGARUH LAMA PENYIMPANAN DAGING AYAM POTONG PADA SUHU RUANG TERHADAP TOTAL MIKROORGANISME, BAKTERI Salmonella sp. DAN ADANYA FORMALIN

Lihat Detail Karya
Penulis: ADELIA
NIM: P17120174030
Program Studi: PRDI D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Sulistiastutik.
Subjek: Daging ayam potong, Fisik daging ayam, Total mikroorganisme, Salmonella sp., Formalin
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Adelia, 2020. Pengaruh Lama Penyimpanan Daging Ayam Potong Terhadap Total Mikroorganisme, bakteri Salmonella sp. dan Adanya Formalin. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi D3 Analisis Farmasi dan Makanan, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Sulistiastutik. Daging Ayam merupakan makanan yang digemari oleh masyarakat. Namun lama penyimpanan daging ayam pada suhu ruang mempunyai pengaruh besar adanya bakteri yang tumbuh pada daging tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan daging ayam potong pada suhu ruang selama 0 jam, 3 jam dan 6 jam terhadap total mikoorganisme, bakteri Salmonella sp. dan adanya formalin. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Penelitian digunakan dengan 2 tahap yaitu pengambilan sampel pada pedagang di pasar serta uji fisik, uji mikrobiologi dan uji kimia yang dilakukan di laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kota Surabaya. Berdasarkan hasil uji fisik didapatkan bahwa dari 3 sampel yang dianalisis didapatkan 1 sampel yaitu daging ayam dengan penyimpanan suhu ruang selama 6 jam memiliki ciri fisik yang tidak sesuai dengan SNI 4258:2010 dimana terdapat warna daging yang sedikit gelap, kulit yang berlendir dan lengket, bau yang sedikit amis serta konsistensi dada dan paha yang tidak kenyal. Berdasarkan penelitian uji mikrobiologi menunjukkan bahwa dari 3 sampel yang dianalisis terdapat 2 sampel yaitu daging ayam dengan lama penyimpanan daging ayam pada suhu ruang selama 3 dan 6 jam memiliki total mikroorganisme yang melebihi batas yang telah ditetapkan SNI 4258:2010. Hasil total mikroorganisme dianalisis secara kuantitatif dengan SPSS Kruskal Wallis untuk mengetahui pengaruh antara lama penyimpanan terhadap total mikroorganisme. Didapatkan hasil nilai significance sebesar 0.047 lebih kecil dari Pvalue< 0.05 yang artinya H0 ditolak atau adanya pengaruh lama penyimpanan terhadap total mikroorganisme. Berdasarkan hasil uji bakteri Salmonella sp. diketahui bahwa tidak terdapat adanya kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada seluruh sampel daging ayam potong. Hal tersebut sesuai dengan dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh SNI 7388:2009. Berdasarkan uji kualitatif formalin didapatkan bahwa seluruh sampel daging ayam potong negative atau tidak mengandung formalin. Hal ini sesuai dengan Permenkes No. 1168/MenKes/PER/X/1999. Kata kunci: Daging ayam potong, Fisik daging ayam, Total mikroorganisme, Salmonella sp., Formalin
Cover KTI
2020

PENGARUH LATIHAN HATHA YOGA TERHADAP KUALITAS HIDUP (QUALITY OF LIFE) PADA LANSIA DI WILAYAH PUSKESMAS KENDAL KEREP KOTA MALANG 2020

Lihat Detail Karya
Penulis: NADYA FITRI PRATININGTYAS
NIM: 1601460043
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Drs. Moh. Zainol Rachman,SST.,M.Kes
Subjek: Keperawatan
Lihat Abstraksi
Lansia merupakan kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari kehidupannya, pada masa lanjut usia terjadi berbagai perubahan fisik, kognitif maupun psikologis. Harapan hidup dan kualitas hidup merupakan hal yang sangat penting bagi lansia. Salah satu terapi aktivitas pada lansia untuk mencapai kualitas hidup yang baik adalah dengan melakukan latihan hatha yoga. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan hatha yoga terhadap kualitas hidup (Quality Of Life) pada lansia di wilayah Pusesmas Kendal Kerep. Tujuan khusus dari penelitian ini mengidentifikasi kualitas hidup pada lansia di wilayah Puskesmas Kendal Kerep sebelum dilakukan latihan hatha yoga, mengidentifikasi kualitas hidup pada lansia di wilayah Puskesmas Kendal Kerep setelah dilakukan latihan hatha yoga, menganalisis pengaruh latihan hatha yoga terhadap kualitas hisup lansia di wilayah Puskesmas Kendal Kerep. Desain penelitian ini menggunakan quasi experimental dengan one group pre-test posttest design. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 30 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah latihan hatha yoga dan variabel dependen adalah kualitas hidup lansia. Uji yang digunakan adalah paired T-test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (p value = 0,000) yang berarti ada pengaruh latihan hatha yoga terhadap nilai kualitas hidup pada lansia. Dengan demikian pemberian latihan hatha yoga telah terbukti dapat mempengaruhi nilai kualitas hidup, sehingga kegiatan ini dapat dijadikan alternatif dan intervensi keperawatan dalam meningkatkan kualitas hidup khususnya pada lansia.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan