Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2301–2310 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2020

HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI, PROTEIN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI PADA SISWA KELAS 5 MIN 1 KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RAFIQATUL ADIYANI
NIM: 1603410066
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Tapriadi, SKM, M.Pd
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK RAFIQATUL ADIYANI. 2020. Hubungan Tingkat Konsumsi Energi, Protein dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi pada Siswa Kelas 5 MIN 1 Kota Malang. Pembimbing : Tapriadi, dan Sugeng Iwan Setyobudi. Gizi merupakan salah satu faktor penting yang menentukan tingkat kesehatan dan kesejahteraan manusia. Gizi lebih atau obesitas pada anak mempunyai konsekuensi medis serius terutama untuk masa depan kualitas manusia Indonesia. Obesitas yang terjadi selama masa kanak-kanak memiliki konsekuensi medis jangka pendek, meliputi efek yang merugikan terhadap pertumbuhan. Kegemukan dan obesitas pada anak berisiko berlanjut ke masa dewasa dan merupakan faktor risiko terjadinya berbagai penyakit metabolik dan degeneratif. Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang rendah dan tingginya asupan dapat berisiko menyebabkan obesitas dini pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi energi, protein dan aktivitas fisik dengan status gizi siswa kelas 5 MIN 1 Kota Malang. Jenis Penelitian ini merupakan survei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 32 siswa. Pengambilan data tingkat konsumsi energi dan protein dengan cara food recall 24 jam, status gizi (IMT/U) dengan cara pengukuran berat badan dan tinggi badan dan untuk aktivitas fisik menggunakan kuesioner aktivitas fisik. Analisis hubungan antara tingkat konsumsi energi, protein dan aktivitas fisik dengan status gizi menggunakan uji statistik korelasi Spearman dengan α 0,05. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi yang bermakna antara tingkat konsumsi energi dan protein dengan status gizi pada siswa MIN 1 Kota Malang pada α 0,05. Terdapat korelasi yang bermakna antara tingkat aktivitas fisik dengan status gizi pada siswa MIN 1 Kota Malang pada α 0,05. Kata kunci : Tingkat Konsumsi, Aktivitas Fisik, Status Gizi, Siswa
Cover KTI
2020

HUBUNGAN TINGKAT STRES KERJA PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN SURGICAL SAFETY CHECKLIST DI KAMAR OPERASI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI

Lihat Detail Karya
Penulis: SITI DYAH WAHYU DWI ROZIAH
NIM: 1601460021
Program Studi: Keperawatan
Dosen Pembimbing: Tanto Hriyanto, S.Kep.,Ns.,M.Biomed
Cover KTI
2020

HUBUNGAN TINGKAT STRES KERJA PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN SURGICAL SAFETY CHECKLIST DI KAMAR OPERASI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI

Lihat Detail Karya
Penulis: SITI DYAH WAHYU DWI ROZIAH
NIM: 1601460021
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Tanto Hariyanto, S.Kep., Ns., M. Biomed
Cover KTI
tidak tersedia
2020

HUBUNGAN UNMET NEED KB DENGAN PARITAS DAN INTERVAL KEHAMILAN 2022

Lihat Detail Karya
Penulis: SHELLA PERMATA WISKA PUTRI
NIM: 1602450086
Program Studi: STR KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Dr. Heny Astutik, S.Kep.Ns., M.Kes
Subjek: Unmet Need KB, Paritas, Interval Kehamilan
Lihat Abstraksi
Unmet need keluarga berencana menurut (Afiah dkk., 2017; Evitasari dkk., 2019; Sariyati dkk., 2016), adalah Pasangan usia subur yang tidak ingin anak lagi dan ingin menunda kelahiran tetapi tidak menggunakan suatu alat kontrasepsi. Sedangkan angka kejadian unmet need KB di Indonesia sendiri menurut SDKI atau Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia masih tergolong tinggi yaitu 10,6 % dari total pasangan usia subur di Indonesia, terdapat banyak faktor yang mempengaruhi kejadian unmet need KB tetapi peneliti fokus kepada dua faktor yaitu adalah paritas dan interval kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hubungan unmet need terhadap paritas dan interval kehamilan. Metode : Metode yang digunakan adalah literarure review, sumber data yang digunakan adalah data sekunder berasal dari 6 data base yaitu Scopus, ProQuest, PubMed, Garuda, Science Direct dan Google Scholar dari tahun 2016-2020. Hasil :Pada penelusuran jurnal didapatkan 15 jurnal nasional dan internasional yang sesuai dengan kriteria inklusi. Kesimpulan : Dari penelusuran studi literature dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian dari literaturliteratur yang telah direview, menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kejadian unmet need KB dengan paritas dan interval kehamilan. Peneliti menyarankan untuk petugas kesehatan diharapkan dapat melakukan sosialisasi berupa informasi tentang pentingnya menjadi akseptor KB dengan memberikan pendidikan kesehatan mengenai alat reproduksi, keluarga berencana dan memberikan intervensi pada kasus unmet need kb sehingga unmet need kb dapat teratasi dan secara tidak langsung dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada ibu dan bayi.
Cover KTI
2020

HUBUNGAN USIA MENIKAH DENGAN KESIAPAN MENJADI ORANG TUA (2022)

Lihat Detail Karya
Penulis: GEVI FEBRIANTIKA
NIM: 1602450078
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Sri Rahayu, S.KeP.,Ns.,M.Kes
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Pendahuluan : Usia ideal menikah dilihat dari reproduksi sehat adalah 20-21 tahun. Ibu yang menikah usia <20 tahun cenderung memiliki kesiapan menjadi orang tua yang cukup. Ibu yang menikah usia ≥20 tahun memiliki cenderung lebih siap menjadi orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia menikah dengan kesiapan menjadi orang tua. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Penggumpulan data menggunakan data sekunder berupa jurnal ilmiah yang didapatkan dari dua database (PubMed dan Googlescholar). Jurnal tersebut kemudian diseleksi berdasarkan judul, abstrak, ketersediaan fulltext, tahun publikasi minimal 10 tahun terakhir, menggunakan pendekatan cross-sectional dan survey analitik. Hasil dan Analisis: Terdapat 10 artikel terbagi menjadi dua subpembahasan berdasarkan topik yaitu usia menikah (n=1), kesiapan menjadi orang tua (n=1) dan studi keduanya (n=8). Penelitian ini memiliki keterkaitan antara usia menikah dengan kesiapan menjadi orang tua, terbukti dari sebagain besar hasil penelitian dalam jurnal bahwa usia menikah mempengaruhi pola pengasuhan terhadap anak, stimulasi tumbuh kembang pada anak, kesiapan menjalankan peran menjadi orang tua, pemenuhan status gizi batita, risiko kekerasan terhadap anak, angka kesakitan dan kematian bayi. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa usia menikah berhubungan dengan kesiapan menjadi orang tua. Kata kunci : Usia menikah, Kesiapan menjadi orang tua
Cover KTI
2020

IMPLEMENTASI FORMULIR PEMINJAMAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT INAP TERHADAP WAKTU PENGEMBALIAN DOKUMEN DI RUMAH SAKIT PERMATA BUNDA KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Yonna Dheany Savita
NIM: 17410173036
Program Studi: D III REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Tutik Herawati, S.Kp., M.M
Subjek: REKAM MEDIS,INFORMASI KESEHATAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Yonna Dheany Savita, 2020. “Implementasi Formulir Peminjaman Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Terhadap Waktu Pengembalian Dokumen Di Rumah Sakit Permata Bunda Kota Malang”. Laporan Tugas Akhir D-III Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Jurusan Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Tutik Herawati, S.Kp., MM. Dokumen rekam medis adalah dokumen yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang diberikan kepada pasien pada sarana pelayanan kesehatan (Permenkes No.269/MENKES/PER/III/2008). Sesuai Standar Pelayanan Minimal pengembalian dokumen rekam medis rawat inap adalah 1x24 jam ke bagian assembling. Berdasarkan studi pendahuluan di Rumah Sakit Permata Bunda Kota Malang, terdapat pengembalian dokumen rekam medis rawat inap yang tidak tepat waktu yaitu lebih dari 1x24 jam. Sehingga diperlukan pengendalian dokumen rekam medis rawat inap terhadap waktu pengembalian dokumen, dengan menerapkan formulir peminjaman dokumen rekam medis rawat inap sebagai rekam jejak peminjam dan bukti tertulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan waktu pengembalian dokumen rekam medis rawat inap antara sebelum dan sesudah implementasi formulir peminjaman DRM RI di Rumah Sakit Permata Bunda Kota Malang. Peneliti menggunakan rancangan penelitian Eksperimen Semu (Quasi Experiment Design) dengan pendekatan cross sectional, dengan masing – masing sampel untuk pretest dan postest 25 dokumen rekam medis rawat inap. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan analisa data menggunakan uji statistik Independent Samples T-test SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan, sebelum implementasi formulir peminjaman dokumen jumlah DRM RI yang kembali tepat waktu adalah 11 dokumen sedangkan setelah implementasi formulir peminjaman dokumen jumlah DRM RI yang kembali tepat waktu adalah 23 dokumen. Hasil analisa Independent T-test SPSS 23 menunjukkan bahwa nilai sig adalah 0,00 dimana kurang dari 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga ada perbedaan waktu pengembalian dokumen rekam medis rawat inap antara sebelum dan sesudah implementasi formulir peminjaman DRM RI. Peneliti merekomendasikan penelitian ini sebagai acuan untuk peneliti selanjutnya dalam mengembangkan penelitian tentang aplikasi peminjaman dokumen rekam medis rawat inap terhadap waktu ketepatan pengembalian dokumen. Kata Kunci: Implementasi Formulir Peminjaman DRM RI, Waktu Ketepatan Pengembalian, Dokumen Rekam Medis Rawat Inap.
Cover KTI
2020

IMPLEMENTASI POSTER ALUR PELAYANAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP PEMAHAMAN PASIEN DALAM MENDAPATKAN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS MULYOREJO MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Islami Ayangnafikasari
NIM: 17410173023
Program Studi: DIII REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: GUNAWAN, S.Kp, M.MRS
Subjek: REKAM MEDIS, INFORMASI KESEHATAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Islami Ayangnafikasari, 2020. “Implementasi Poster Alur Pelayanan Pasien Rawat Jalan Terhadap Pemahaman Pasien Dalam Mendapatkan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Mulyorejo Malang”. Laporan Tugas Akhir DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dibawah bimbingan Gunawan, S.Kp., MMRS. Alur pelayanan rawat jalan diperlukan untuk menunjukkan urutan proses pelayanan dari pasien mendaftar di tempat pendaftaran sampai pasien pulang. Latar belakang dari penelitian adalah kurangnya pemahaman pasien mengenai alur pelayanan rawat jalan. Rancangan penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development). Maksud dari metode ini adalah penelitian yang dilakukan menghasilkan produk baru kemudian menguji keefektifan produk tersebut. Produk baru yang dihasilkan yaitu poster alur pelayanan kesehatan pasien rawat jalan kemudian pengujian dilakukan menggunakan metode penelitian quasy experimental design (eksperimen semu). Jenis penelitian quasy experimental yang digunakan adalah nonequivalent control group design. penelitian jenis ini dilakukan dengan mengobsevasi sampel sebelum diberi perlakuan kemudian sampel diobservasi kembali setelah diberi perlakuan. Sampel yang diteliti oleh peneliti sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan berbeda. Analisa data menggunakan Uji T-Test Independent jika sig <0,05 maka H0 ditolak. Hasil dari penelitian pre-test menunjukkan hasil baik dengan nilai prosentase sebesar 23%, cukup dengan prosentase 33% dan kurang dengan prosentase 44%. Untuk hasil post-test menunjukkan hasil baik dengan prosentase 60%, cukup dengan prosentase 37%, dan kurang dengan prosentase 3%. Dengan demikian, poster alur pelayanan kesehatan pasein rawat jalan memiliki pengaruh dalam meningkatkan pemahaman pasien menjadi lebih baik. Kata Kunci : Poster Alur Pelayanan Kesehatan Pasien Rawat Jalan, Pemahaman Pasien
Cover KTI
2020

INTERAKSI SOSIAL ANAK USIA SEKOLAH YANG MENGGUNAKAN GADGET DI MI AL – MA’ARIF 12 ARDIMULYO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Rahma Yunita
NIM: P17210174056
Program Studi: DIPLOMA III KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep.N.,M.Kes
Subjek: KEPERAWATAN,GADGET
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rahma Yunita (2020). Interaksi Sosial Anak Usia Sekolah Yang Menggunakan Gadget Di MI Al – Ma’arif 12 Ardimulyo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Stiudi D3 Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (1) (II) Interaksi sosial anak usia sekolah yang menggunakan gadget baik di dunia nyata maupun di dunia maya akan berbeda. Interaksi sosial tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Dari beberapa faktor yang mempengaruhi tersebut akan menyebabkan interaksi sosial anak yang berbeda beda. Beberapa contohnya seperti anak dengan pola asuh yang tidak diberikan sanksi saat memakai gadget secara terus menerus, maka hal tersebut akan berdampak pada interaksi sosial anak disekitarnya, anak akan cenderung asik dengan memainkan gadget nya dan anak akan fokus pada interaksi teman nya di dunia maya nya. Dalam hal ini orang tua memiliki peran penting dalam proses pembentukan interaksi sosial anak. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui gambaran interaksi sosial anak usia sekolah yang menggunakan gadget di MI Al – Ma’arif 12 Ardimulyo Singosari. Penelitian ini adalah deskriptif kasus dengan 2 subyek penelitian dan dilakukan pada 16 Januari – 23 Januari 2020. Penelitian ini menggunakan wawancara bebas dan observasi dengan instrumen yang telah dipersiapkan sebelumnya. Data disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek pertama (An.K) mengalami interaksi sosialnya di dunia nyata dan maya agak berkurang, berbeda dengan subyek kedua (An.C) interaksi sosial yang terjalin sangat bagus. Adanya kedua perbedaan interaksi sosial tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah wawaasan, pengetahuan dan dapat dijadikan penelitian lebih lanjut untuk meminimalisir faktor – faktor yang mempengaruhi interaksi sosial agar interaksi sosial nya menjadi lebih baik. Kata kunci : Interaksi, Sosial, Anak, Gadget
Cover KTI
2020

KAJIAN DUKUNGAN KELUARGA, TINGKAT KEPATUHAN DIET DAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI PUSKESMAS WAGIR

Lihat Detail Karya
Penulis: KUNTHI SANID
NIM: P17110173051
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Ir. Rr. Endang Sutjiati, M.kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Kunthi Sanid, 2020. Kajian Dukungan Keluarga, Tingkat Kepatuhan Diet Dan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan Di Puskesmas Wagir. Karya Tulis Ilmiah, Program D-III Gizi, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. (Pembimbing : Dr. Ir. Rr. Endang Sutjiati, M.kes) Diet DM harus memperhatikan 3J yaitu jumlah makanan, jenis makanan dan jadwal makan agar kadar gula darah tetap terkontrol. Hal yang bisa mempengaruhi kepatuhan diet salah satunya adalah dukungan keluarga. Dukungan keluarga bisa memberikan motivasi kepada penderita Diabetes Melitus tipe 2 untuk tetap konsisten dalam menjalani diet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan keluarga, tingkat kepatuhan diet dan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus tipe 2 di Puskesmas Wagir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dan menggunakan desain penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, ada 12 orang yang diteliti dan yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dengan wawancara menggunkan kuisioner dukungan keluarga, kepatuhan diet, form 2x24 jam selama 1 bulan dan melihat hasil pengukuran kadar gula darah. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara deskriptif, disajikan dalam tabel dan diberi penjelasan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dukungan keluarga pada penderita DM meliputi dukungan emosinal 91,6% dalam kategori baik, dukungan penghargaan 83,3% dalam kategori baik, dukungan instrumental sebanyak 67% dengan kategori baik, dan dukungan informasi sebanyak 67% juga dalam kategori baik. Sebanyak 92% responden tidak patuh dalam menjalankan diet DM 3J terumata pada tingkat kepatuhan diet tepat jumlah dan tepat jadwal dan hanya 8% responden yang patuh dalam menjalankan diet DM. Terdapat hubungan antara kepatuhan diet terhadap kadar gula darah responden begitu juga dengan dukungan keluarga yang berhubungan terhadap perubahan kadar gula darah responden. Saran yang diberikan kepada pasien diabetes melitus tipe 2 yaitu memulai untuk membatasi makanan manis dan memilih jenis bahan makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi. Bagi anggota keluarga disarankan untuk meningkatkan dukungan instrumental seperti tenaga, dana dan waktu. Meningkatkan dukungan informasi tekait makanan yang harus dihindari oleh penderita DM. Kata Kunci : Dukungan keluarga, Kepatuhan Diet, Kadar Gula Darah
Cover KTI
2020

KAJIAN POLA MAKAN, ASUPAN ENERGI DAN ZAT GIZI, AKTIVITAS FISIK, SERTA KADAR GLUKOSA DARAH REMAJA OVERWEIGHT SEBAGAI FAKTOR RISIKO DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KOTA BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: DESTRI AMALIA SAPUTRI
NIM: P17110171018
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Ir. Rr. Endang Sutjiati, M. Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Saputri, Destri Amalia (2020) Kajian Pola Makan, Asupan Energi dan Zat Gizi, Aktivitas Fisik, serta Kadar Glukosa Darah Remaja Overweight sebagai Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Blitar. Final Report. D3 Nutrition Study Program, Department of Nutrition, Health Polytechnic of the Ministry of Health Malang. Supervisor Dr. Ir. Rr. Endang Sutjiati, M.Kes. Meningkatnya industri makanan saat ini telah merubah fungsi dasar makanan yang tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan fisiologis dan menghilangkan rasa lapar, melainkan juga memenuhi kebutuhan sosial dan budaya manusia sehingga menimbulkan budaya konsumsi dan beraktivitas secara instan. Budaya konsumsi yang dibarengi dengan aktivitas secara instan ini menyebabkan meningkatnya kasus gizi lebih (overweight) pada anak. Gizi lebih pada anak jika berlanjut pada usia dewasa mempunyai faktor risiko penyakit degeneratif seperti hiperlipidemian, hiperinsulinemia, kantung koroner, dan diabetes melitus tipe 2 yang membahayakan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola makan, asupan energi dan zat gizi, aktivitas fisik, serta kadar glukosa darah remaja overweight sebagai faktor risiko Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Blitar. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan desain penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola makan, asupan energi dan zat gizi, serta aktivitas fisik berpengaruh terhadap kadar glukosa darah pada remaja overweight. Pola makan yang seimbang akan meningkatkan asupan energi dan zat gizi sebagai bahan baku dalam melaksanakan aktivitas fisik. Aktivitas fisik ini digunakan remaja overweight untuk pembakaran lemak dalam tubuh, sel lemak di dalam tubuh ini resisten terhadap efek antilipolisis dari insulin menyebabkan peningkatan proses lipolysis dan kadar asam lemak bebas (FFA = Free Fatty Acid) dalam plasma. Peningkatan FFA akan merangsang proses gluconeogenesis, dan mencetuskan resistensi insulin di liver dan otot. FFA juga akan mengganggu sekresi insulin. Jika sekresi insulin terganggu maka dapat memicu gluconeogenesis sehingga produksi glukosa dalam keadaan basal oleh liver meningkat, sehingga dapat meningkatkan glukosa darah dalam tubuh. Kata Kunci: Overweight, pola makan, asupan energi dan zat gizi, aktivitas fisik, kadar glukosa darah.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan