Menampilkan 2271–2280 dari 5188 KTI mahasiswa

Cover KTI
tidak tersedia
2020 Hubungan Kejadian Stunting dengan Pengetahuan, Sikap, Keterampilan Ibu, serta Tingkat Konsumsi Energi dan Protein pada Baduta
Lihat Detail Karya
Penulis: ROBBY ERLIANSYAH
NIM: P17110171016
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan Setyobudi, STP., M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Robby. 2020. Hubungan Kejadian Stunting dengan Pengetahuan, Sikap, Keterampilan Ibu, serta Tingkat Konsumsi Energi dan Protein Baduta
Pembimbing : Sugeng Iwan Setyobudi, STP., M.Kes
Sebagian besar bayi di Indonesia terus mengalami penurunan status gizi dengan puncak penurunan terdapat pada umur kurang lebih 18-24 bulan. Pada kelompok umur ini prevalensi baduta kurus (wasting) dan baduta pendek (stunting) mencapai angka tertinggi. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian stunting dengan pengetahuan, sikap, keterampilan ibu, dan Tingkat Konsumsi Energi dan Protein. Disain penelitian menggunakan studi literatur 10 tahun terakhir Hasil penelitian menunjukkan Hasil studi literratur diproleh hasil sebagai berikut: tingkat pengetahuan ibu memiliki hubungan yang tidak terlalu besar terhadap status gizi baduta sebagai faktor penentu terjadinya stunting, namun pengetahuan yang cukup pada ibu berbanding lurus dengan status gizi pada anak. Sikap ibu memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting pada baduta. Sikap ibu berpengaruh secara langsung terhadap asupan gizi yang diterima baduta, sehingga menentukan status gizi baduta badutanya. Keterampilan ibu memiliki hubungan dalam status gizi baduta. Ibu yang terampil dapat mengolah makanan dengan baik dan seimbang nutrisinya sehingga memaksimalkan asupan nutrisi. Tingkat asupan energi dan protein memiliki hubungan dalam kejadian stunting pada baduta. Ketidakseimbangan asupan keduanya akan mempengaruhi proses pertumbuhan. Kesimpulan dari studi literarut adalah sebagai berikut: sikap, keterampilan serta tingkat konsumi energy dan protein variabel-variabel tersebut memiliki pengaruh terhadap kejadian stunting baduta. Sebaiknya dilakukan intervensi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada ibu tentang gizi, serta pemberian pengetahuan tentang peran penting energi dan pertumbuhan bagi anak.
Kata Kunci: pengetahuan, sikap, keterampilan, tingkat konsumsi energi dan protein. Stunting baduta

Cover KTI
tidak tersedia
2020 HUBUNGAN KELENGKAPAN DAN KETEPATAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PENTABIO DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BATITA DI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG (2022)
Lihat Detail Karya
Penulis: Enissa Alvionita Anggraeni
NIM: 1602450021
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, SST.,M.Pd.,M.Psi
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Menurunnya cakupan imunisasi di Indonesia diikuti dengan tingginya angka mortalitas dan morbiditas batita, salah satunya disebabkan oleh penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut. Pemerintah melakukan program imunisasi bertujuan untuk pencegahan primer terhadap penyakit penyebab ISPA dengan imunisasi pentabio. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelengkapan dan ketepatan pemberian imunisasi dasar pentabio dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada batita di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Desain penelitian ini adalah analitik korelasi menggunakan studi dokumentasi pada rekam medis, register imunisasi dan kohort bayi melalui pendekatan retrospektif. Sampel yang digunakan adalah seluruh batita sakit yang memeriksakan diri di Puskesmas Dinoyo Kota Malang bulan Juli-September 2019 yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 164 responden menggunakan teknik total sampling. Hasil analisa menggunakan Uji Chi Square didapatkan p-value 0,000 (α ≤ 0,05) dilanjutkan dengan Uji Contingency Coefficient dengan nilai C = 0,426 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelengkapan dan ketepatan pemberian imunisasi dasar pentabio dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut pada batita di Puskesmas Dinoyo Kota Malang dengan tingkat keeratan hubungan bernilai sedang. Imunisasi dasar pentabio yang diberikan secara tepat dan lengkap dapat mencegahi penyakit ISPA pada batita. Fasilitas Kesehatan dan Bidan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kelengkapan dan ketepatan pemberian imunisasi dasar pentabio sesuai dengan jadwal pemberian imunisasi dasar.
Kata Kunci : Kelengkapan dan Ketepatan, Imunisasi Dasar Pentabio, ISPA, Batita

Cover KTI
tidak tersedia
2020 HUBUNGAN KELENGKAPAN DOKUMEN REKAM MEDIS DENGAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS MENTAL AND BEHAVIOURAL DISORDERS DI RUMAH SAKIT BAPTIS BATU
Lihat Detail Karya
Penulis: LUTVIANA WAHYUNI NUR ADITAMA
NIM: P17410171005
Program Studi: DIII REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Puguh Priyo Widodo, Amd. RMIK., S.Si.,M.MRS
Subjek: REKAM MEDIS, INFORMASI KESEHATAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Lutviana Wahyuni Nur Aditama. 2020. Hubungan Kelengkapan Dokumen Rekam Medis dengan Keakuratan Kode Diagnosis Mental and Behavioural Disorders di Rumah Sakit Baptis Batu. Pembimbing : Puguh Priyo W, Amd . RMIK., S.Si., M.MRS
Pemberian kode diagnosis harus lengkap dan akurat sesuai ICD 10. Kode yang akurat memerlukan dokumen rekam medis yang lengkap. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kelengkapan dokumen rekam medis dengan keakuratan kode diagnosis mental and behavioural disorders di Rumah Sakit Baptis Batu. Jenis penilitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi yang digunakan adalah dokumen rekam medis rawat jalan kasus mental and behavioural disorders pada bulan Juni 2019 sebesar 233 dokumen rekam medis. Sampel sebesar 70 yang diambil dengan random sampling. Instrumen penelitian yaitu check list dan dokumen rekam medis. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Variabel dalam penelitian ini yaitu kelengkapan dokumen rekam medis dan kekauratan kode diagnosis mental and behavioural disorders. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 12 DRM tidak lengkap dan 58 DRM lengkap, serta 17 kode akurat dan 53 kode tidak akurat, menujukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kelengkapan dokumen rekam medis dengan keakuratan kode diagnosis mental and behavioural disorders di Rumah Sakit Baptis Batu (Assymp.sig. 0,031 <0,005). Yang artinya semakin lengkap DRM maka semakin akurat kode diagnosis.
Kata kunci : Kelengkapan Dokumen Rekam Medis, Keakuratan Kode Diagnosis Mental and Behavioural Disorders.

Cover KTI
tidak tersedia
2020 HUBUNGAN KELENGKAPAN DOKUMEN REKAM MEDIS DENGAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT PADA PASIEN RAWAT INAP di RS PERMATA BUNDA KOTA MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: ANA LAILIN MUSTOFIAH
NIM: 17410173038
Program Studi: D III REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Hastuti Suryandari, M.QIH
Subjek: REKAM MEDIS, INFORMASI KESEHATAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Ana Lailin Mustofiah, 2020. “Hubungan Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Dengan Keakuratan Kode Diagnosis Penyakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rs Permata Bunda Kota Malang”. Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi Hastuti S., M.QIH.
Dalam melakukan proses pengisian kelengkapan dokumen rekam medis dan proses pemberian kode diagnosis penyakit RS Permata Bunda Kota Malang masih belum sesuai standar. Analisa pada 10 dokumen rekam medis rawat inap yang ditemukan 3 berkas rekam medis yang terisi lengkap, dengan angka kelengkapan dokumen 30% serta 2 dokumen kodenya akurat dengan angka keakuratan 20%. Penelitian dengan judul “Hubungan Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Dengan Keakuratan Kode Diagnosis Penyakit Pada Pasien Rawat Inap Di Rs Permata Bunda Kota Malang” bertujuan untuk menganalisis hubungan kelengkapan dokumen rekam medis dengan keakuratan kode diagnosis penyakit. Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 90 dokumen rekam medis rawat inap dengan teknik simple random sampling cara undian. Analisis data didapatkan kelengkapan dokumen rekam medis presentase sebanyak 62% dengan jumlah dokumen rekam medis sebanyak 56 dokumen. Sedangkan dokumen rekam medis tidak lengkap menunjukkan presentase 38% dengan jumlah dokumen rekam medis sebanyak 34 dokumen. Keakuratan kode diagnosis penyakit, presentase sebanyak 71% dan jumlah dokumen rekam medis sebanyak 64 dokumen. Sedangkan diagnosis penyakit tidak akurat menunjukkan presentase 29% dengan jumlah dokumen rekam medis sebanyak 26 dokumen. Hasil uji Chi Square nilai Asymp Sig sebesar 0,000. Hal ini dapat diketahui p=0,000, sehingga p<0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat diartikan bahwa ada hubungan antara kelengkapan dokumen rekam medis dengan keakuratan kode diagnosis penyakit pada pasien rawat inap di RS Permata Bunda Kota Malang.
Kata kunci: rekam medis, kelengkapan, keakuratan

Cover KTI
tidak tersedia
2020 HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL DENGAN TAFSIRAN BERAT JANIN MENGGUNAKAN RUMUS MODIFIKASI NISWANDER (2022)
Lihat Detail Karya
Penulis: SILVIANA WAHYU NITASARI
NIM: 1602450031
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Erni Dwi Widyana, S.ST., M.Kes
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Kenaikan berat badan ibu hamil kemungkinan akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin. Ibu hamil yang mengalami kenaikan berat badan kurang atau lebih sesuai dengan kategori IMT akan melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) atau bayi dengan makrosomia. Untuk mengidentifikasi BBL dapat dilakukan deteksi dini dengan cara mengukur Tafsiran Berat Janin (TBJ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kenaikan berat badan ibu hamil dengan tafsiran berat janin menggunakan rumus modifikasi niswander. Desain penelitian menggunakan Analitik Korelasi dengan rancangan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil pada bulan Desember 2019-Januari 2020 di PMB Nukiana dengan menggunakan teknik Total Sampling sehingga didapatkan sampel sejumlah 35 ibu hamil. Instrumen pengumpulan data menggunakan Standar Operational Prosedur, timbangan berat badan dan methelin. Teknik analisa data menggunakan Spearman Rank, didapatkan nilai ρ value 0,004 dan nilai α 0,05 (0,004 < 0,05), sehingga disimpulkan bahwa H0 ditolak artinya ada hubungan yang signifikan antara kenaikan berat badan ibu hamil dengan tafsiran berat janin menggunakan rumus modifikasi niswander. Kenaikan berat badan ibu hamil dapat dijadikan acuan untuk memperkirakan berat janin yang salah satunya dapat dihitung menggunakan rumus modifikasi niswander.
Kata Kunci : Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil, TBJ Rumus Modifikasi Niswander

Cover KTI
tidak tersedia
2020 HUBUNGAN KESESUAIAN PENJADWALAN OPERASI DENGAN PENCAPAIAN UTILISASI KAMAR OPERASI DI RUMAH SAKIT NGUDI WALUYO WLINGI
Lihat Detail Karya
Penulis: CATRINA DYAN EKAYANTI
NIM: 1601460036
Program Studi: Keperawatan
Dosen Pembimbing: Dr. Ekowati Retnaningtyas, S.Kp.,M.Kes

Cover KTI
tidak tersedia
2020 HUBUNGAN KESESUAIAN PENJADWALAN OPERASI DENGAN PENCAPAIAN UTILISASI KAMAR OPERASI DI RUMAH SAKIT NGUDI WALUYO WLINGI
Lihat Detail Karya
Penulis: CATRINA DYAN EKAYANTI
NIM: 1601460036
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Dr, Tri Yohan A. Y. S.Kp., M.Kep
2020 HUBUNGAN KETEPATAN PENULISAN DIAGNOSIS DENGAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS PADA KASUS KEMOTERAPI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT ISLAM AISYIYAH MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: FANNY LAZULFA SALSABILA
NIM: P17410184132
Program Studi: D-3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Puguh Priyo Widodo, Amd. RMIK.,S.Si., MMRS
Subjek: kasus kemotherapy, keakuratan kode,terminologi medis

Cover KTI
tidak tersedia
2020 Hubungan Ketepatan Penulisan Diagnosis dengan Keal-uatan Kode DiaSro.rr Prcgnency, Childbirth Atul l he Puerperiwn di RumahSakit lbu dan Anak Puri Malang
Lihat Detail Karya
Penulis: CHRISTENSEN PASKAH KAWAB
NIM: P17410174068
Program Studi: D III REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Puguh Priyo Widodo. Amd.RMIK.-S.Si.M.MRS
Subjek: REKAM MEDIS,INFORMASI KESEHATAN
Lihat Abstraksi
Abstrak
Christensen Paskah Kawab. 2020. Hubungan Ketepatan Penulisan Diagnosis Dengan Keakuratan Kode Diagnosis Pregnancy, Childbirth And The Puerperium di Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Malang. Laporan Tugas Akhir D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Puguh Priyo Widodo, Amd.RMIK.,S.Si.,M.MRS
Abstrak : Dalam pelayanan kesehatan ketepatan dan keakuratan penulisan diagnosis merupakan faktor penting untuk mendukung pelayanan kesehatan. Ketidaktepatan dan ketidakakuratan penulisan kode diagnosis dapat mengakibatkan terganggunya pelayanan kesehatan, karena dalam era asuransi kesehatan yang masif ini maka klaim biaya rumah sakit dapat terhambat diterima oleh rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan penulisan diagnosis dengan keakuratan kode diagnosis supaya bisa mengetahui ketepatan penulisan diagnosis dengan keakuratan kode diagnosis Pregnancy, Childbirth And The Puerperium pada rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Malang. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah 68 dokumen rekam medis dan menggunakan Teknik Sampling Jenuh dengan pengambilan populasi sebagai sampel, diperoleh hasil ketepatan penulisan diagnosis sebesar 35.3% dan ketidaktepatan penulisan diagnosis sebesar 64.7% dan diperoleh hasil pada keakuratan kode diagnosis sebesar 44.1% dan ketidakakuratan sebesar 55.9%. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif dengan menggunkan metode uji Chi-Square pada Hubungan Ketepatan Penulisan Diagnosis dengan Keakuratan Kode Diagnosis Pregnancy, Childbirth And The Puerperium. Hasil dari analisis uji Chi-Square diketahui nilai p=0.03<0.05 dan didapat hasil H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya ada Hubungan antara Ketepatan Penulisan Diagnosis dengan Keakuratan Kode Diagnosis Pregnancy, Childbirth And The Puerperium di Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Malang.
Kata Kunci : Ketepatan, Keakuratan dan ICD-10

Cover KTI
tidak tersedia
2020 HUBUNGAN KOMPOSISI ASUPAN PROTEIN NABATI DAN PROTEIN HEWANI DENGAN KADAR UREUM DAN KREATININ PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD KANJURUHAN KABUPATEN MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: NAWAL SYAM
NIM: 1603410022
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Endang Widajati. SST., M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
NAWAL SYAM. 2020. Hubungan Komposisi Asupan Protein Nabati dan Protein Hewani dengan Kadar Ureum dan Kreatinin Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang. Pembimbing: Endang Widajati dan Annasari Mustafa.
Penyakit ginjal kronik adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas, terutama pada stadium lanjut, di mana keadaan ini merupakan titik akhir dari gangguan faal ginjal yang bersifat irreversible. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komposisi asupan protein nabati dan protein hewani terhadap kadar urem dan kreatinin pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua pasien rawat jalan RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang yang terdiagnosis penyakit ginjal kronik dengan atau tanpa komplikasi yang menjalani hemodialisis yaitu sebanyak 57 pasien. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 10 pasien. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu pasien dengan asupan protein nabati yang adekuat hanya sebesar 10%. Pasien dengan asupan protein hewani yang adekuat juga hanya sebesar 10%. Sebagian besar pasien memiliki kadar ureum tinggi yaitu sebanyak 60%. Dan seluruh pasien memiliki kadar kreatinin tinggi (100%). Berdasarkan analisis pearson product moment (asupan protein nabati dan protein hewani dengan kadar ureum) dan Rank Spearman (asupan protein nabati dan protein hewani dengan kreatinin) didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan signifikan antara komposisi asupan protein nabati dan protein hewani dengan kadar ureum dan kreatinin.
Kata Kunci: Penyakit Ginjal Kronik, Hemodialisis, Komposisi Asupan Protein Nabati dan Protein Hewani, Ureum, dan Kreatinin.