Menampilkan 2251–2260 dari 5188 KTI mahasiswa

Cover KTI
tidak tersedia
2020 GAMBARAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA YANG KEHILANGAN PASANGAN HIDUP DI DESA SUKOWILANGUN WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIPARE
Lihat Detail Karya
Penulis: WIKE RESTIAN ARYASARI
NIM: P17210171017
Program Studi: DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Eddi Sudjarwo. S.Kep.. Ns- M.Kep
Subjek: KEPERAWATAN, DEPERESI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Gambaran Tingkat Depresi pada Lansia yang Kehilangan Pasangan Hidup di Desa
Sukowilangun Wilayah Kerja Puskesmas Kalipare. Wike Restian Aryasari (2020)
Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus Deskriptif, Program Studi D III Keperawatan
Malang, Pembimbing (Utama) Dr. Farida Halis DK, SKp. M.Pd, (Pendamping)
Eddi Sudjarwo, M.Kep
Masa lanjut usia merupakan tahap paling akhir dari siklus kehidupan seseorang.
Pada lansia akan terjadi permasalahan salah satu masalah yang sering terjadi yaitu
kehilangan pasangan hidup. Kehilangan orang yang bermakna atau yang sangat
berarti dapat membuat depresi dan mengganggu individu lansia itu sendiri. Desain
penelitian menggunakan deskriptif survey, yaitu suatu desain penelitian yang
digunakan untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara
objektif yang dilakukan terhadap sekumpulan objek dalam jangka waktu tertentu.
Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner milik Kemenkes RI 2017
dengan jumlah pertanyaan sebanyak 15 item. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui gambaran tingkat depresi pada lansia yang kehilangan pasangan
hidup di Desa Sukowilangun Wilayah Kerja Puskesmas Kalipare. Subjek
penelitian ini menggunakan 2 responden lansia yang tidak mempunyai pasangan
hidup yang sesuai dengan kriteria penelitian. Hasil penelitian didapatkan subjek I
(Ny. S) mengalami tingkat depresi sedang karena Ny. S menjawab pertanyaan
kuesioner tingkat depresi pada lansia yang kehilangan pasangan hidup dengan
menjawab ya sebanyak 9 pertanyaan sedangakan 6 pertanyaan lainnya menjawab
tidak dan subjek 2 (Tn. T) mengalami tingkat depresi ringan karena menjawab
pertanyaan kuesioner tingkat depresi pada lansia yang kehilangan pasangan hidup
dengan menjawab ya sebanyak 7 pertanyaan sedangkan 8 pertanyaan lainnya
menjawab tidak. Tingkat depresi ini dipengaruhi oleh jenis kelamin ,usia, status
pendidikan, status perkawinan dan dukungan keluarga. Kesimpulan penelitian ini
yaitu tingkat depresi pada lansia yang kehilangan pasangan hidup selalu berbeda
berdasarkan penyebab yang terjadi pada lansia itu sendiri. Rekomendasi:
responden hendaknya mengisi waktu luang dengan kegiatan positif lain yang
bermanfaat sehingga terhindar dari pikiran negatif yang dapat memicu terjadinya
depresi.
Kata Kunci : Lansia, Tingkat Depresi, Kehilangan Pasangan Hidup

Cover KTI
tidak tersedia
2020 GAMBARAN TINGKAT KEMANDIRIAN PADA LANSIA Ny. S DENGAN OSTEOPOROSIS DALAM ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) SETELAH DIBERIKAN LATIHAN SENAM OSTEOPOROSIS
Lihat Detail Karya
Penulis: TUFFATUL HASAN
NIM: P17210171002
Program Studi: DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Imam Subekti, SKp,M.Kep.Sp.Kom
Subjek: KEPERAWATAN ,OSTEOPOROSIS
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Tuffatul Hasan (2020). Gambaran Tingkat Kemandirian Pada Lansia Ny. S
Dengan Osteoporosis Dalam Activity Daily Living (Adl) Setelah Diberikan Latihan
Senam Osteoporosis. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII
Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes
Malang. Pembimbing (Utama) Lenni Saragih, SKM, M.Kes
Memasuki masa lansia umumnya akan dihinggapi adanya kondisi fisik yang
bersifat patologis berganda (multiple pathology) misalnya tenaga berkurang, energi
menurun, tulang makin rapuh, selain itu pada lansia juga sering mengidap penyakit
seperti osteoporosis yang menyebabkan dampak ketergantungan pada lansia (old
depency). Untuk mengatasi masalah tersebut dapat dengan melakukan senam
osteoporosis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran
tingkat kemandirian pada lansia dengan osteoporosis dalam activity daily living
(ADL) setelah diberikan latihan senam osteoporosis.. Metode penelitian ini
menggunakan studi kasus deskriptif, dengan teknik pengumpulan data
menggunakan wawancara dan observasi dengan waktu penelitian selama 1 bulan.
Subjek penelitian 1 responden dengan kriteria lansia yang mengalami tanda-tanda
atau ciri-ciri osteoporosis, yang sesuai dengan kriteria penelitian. Hasil penelitian
ini adalah terjadi peningkatan skor tingkat kemandirian. Skor yang didapat sebelum
diberikan perlakuan berjumlah 65 dari 100 point sedangkan setelah diberikan
perlakuan selama satu skor menjadi 85 dari 100 point. Kesimpulan penelitian ini
yaitu dengan diberikannya senam osteoporosis dinilai efektif terhadap peningkatan
tingkat kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas. Diharapkan subjek tetap
melakukan senam osteoporosis yang telah diajarkan agar meningkatkan Activity
Daily Living.
Kata kunci: Senam Osteoporosis, Osteoporosis, Tingkat kemandirian, Lansia

Cover KTI
tidak tersedia
2020 GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU HIGIENE SANITASI PENJAMAH MAKANAN DI INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT DJATIROTO KABUPATEN LUMAJANGGAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU HIGIENE SANITASI PENJAMAH MAKANAN DI INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT DJATIROTO KABUPATEN LUMAJANG
Lihat Detail Karya
Penulis: MEGA OKTAVIYANTI
NIM: P17110173069
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Maryam Razak, STP, M.Si
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Mega Oktaviyanti, 2020. Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Higiene Sanitasi Penjamah Makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Djatiroto Kabupaten Lumajang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Maryam Razak, STP, M.Si.
Higiene dan sanitasi merupakan upaya untuk mengendalikan faktor risiko terjadinya kontaminasi terhadap makanan, termasuk bahan tambahan makanan. Penanganan sanitasi yang kurang baik dapat menyebabkan terjadinya hal-hal yang merugikan seperti keracunan. Berdasarkan observasi pendahuluan pada tanggal 26 dan 27 Desember 2019 di Rumah Sakit Djatiroto Kabupaten Lumajang, yaitu dari sembilan penjamah makanan terdapat delapan orang tidak menggunakan masker saat mengolah dan memorsikan makanan, enam orang berbicara pada saat tidak menggunakan masker, dan empat orang memiliki kuku panjang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku higiene sanitasi penjamah makanan di instalasi gizi Rumah Sakit Djatiroto Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional. Tempat pelaksanaan penelitian di Rumah Sakit Djatiroto Kabupaten Lumajang pada tanggal 2-14 Maret 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan perilaku higiene sanitasi penjamah makanan dalam kategori baik, serta penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) di Instalasi Gizi Rumah Sakit Djatiroto berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang higiene dan sanitasi jasaboga didapatkan hasil skor 81 atau 88,04% yang berarti jasaboga tersebut dapat dikatakan tidak laik.
Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Perilaku Higiene Sanitasi
2020 GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PERSYARATAN DONOR DARAH DI UNIT DONOR DARAH PMI KOTA KEDIRI
Lihat Detail Karya
Penulis: INTAN LESTARI
NIM: P17440195014
Program Studi: D-III TEKNOLOGI BANK DARAH
Dosen Pembimbing: Sri Mudayatiningsih, S.Kp., M.Kes.
Subjek: pengetahuan,masyarakat,UDD PMI Kota Kediri
2020 GAMBARAN UMUM KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP JKN DI RUMAH SAKIT ISLAM AISYIYAH MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: Angelia Sukma Bawanti
NIM: P17430173013
Program Studi: PROGRAM STUDI D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rizki Mustika Riswari, SST,.

Cover KTI
tidak tersedia
2020 GAMBARAN UPAYA KELUARGA DALAM PENURUNAN RESIKO DIABETES MELITUS PADA KELUARGA YANG MEMILIKI RIWAYAT DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KRAKSAAN KABUPATEN PROBOLINGGO
Lihat Detail Karya
Penulis: NURUL LAILY MASRUROH
NIM: P17210174074
Program Studi: DIPLOMA III KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Dr. Ekowati Retnaninqtyas. SKD. M.Kes
Subjek: KEPERAWATAN, DIABETES
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Gambaran Upaya Keluarga Dalam Penurunan Resiko Diabetes Mellitus Pada Keluarga Yang Memiliki Riwayat Diabetes Mellitus di Puskesmas Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Nurul Laily Masruroh(2020). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Studi Kasus dengan Desain Penelitian Deskriptif Studi Kasus Observatif, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing Karya Tulis Ilmiah, Tanto Hariyanto, S.Kep Ns M.Biomed
Kata kunci: upaya keluarga, penurunan resiko diabetes mellitus, riwayat keturunan diabetes mellitus
Banyaknya angka penderita diabetes mellitus yang disebabkan kurang pengetahuan tentang resiko diabetes mellitus. Upaya keluarga dalam penurunan resiko diabetes melitus pada keluarga yang memiliki riwayat keturunan diabetes mellitus sangat berperan penting untuk mencegah terjadinya diabetes mellitus pada keturunan selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana upaya keluarga dalam melakukan penurunan resiko diabetes mellitus pada keluarga yang memiliki riwayat diabetes mellitus. Penelitian ini diambil di wilayah kerja puskesmas kraksaan kabupaten probolinggo dengan metode deskriptif studi kasus observatif. Dalam pengambilan data, peneliti melakukan observasi dan wawancara terhadap sebuah keluarga yang memiliki 3 anggota keluarga yang sesuai dengan instrument yang ada. Dengan menggunakan teknik wawancara terpimpin dan observasi. Kemudian didapatkan hasil upaya keluarga dalam penurunan resiko diabetes melitus yang ditunjukkan pada responden meliputi menjaga keseimbangan berat badan dan tingi badan dengan cara berolahraga secara rutin yang dilakukan sebagian anggota keluarga, pengaturan makan dan minum yang baik, dan manajemen stress dan kepatuhan ibadah pada keluarga yang efektif. Didapatkan juga upaya keluarga yang kurang mendukung dalam penurunan resiko diabetes melitus pada responden seperti masih kurangnya kesadaran keluarga dalam memantau kesehatannya dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di fasilitas kesehatan terdekat, selain itu juga masih ada anggota keluarga yang tidak rutin dalam melakukan olahraga dan memiliki kebiasaan merokok.diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan observasi lebih intensif agar data yang didapat lebih akurat.

Cover KTI
tidak tersedia
2020 GAMBARAN WANITA USIA SUBUR DALAM UPAYA MELAKUKAN PERSIAPAN KEHAMILAN (2022)
Lihat Detail Karya
Penulis: DITA KUSUMANING SURADI PUTRI
NIM: 1602450081
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Didien Ika Setyarini, S.SiT.,M.Keb
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Pendahuluan: Wanita usia subur sebagai calon ibu merupakan kelompok rawan yang harus diperhatikan status kesehatannya. Kualitas seorang generasi penerus akan ditentukan oleh kondisi ibunya sejak sebelum hamil dan selama kehamilan. Oleh karena itu diperlukan adanya persiapan kehamilan baik secara fisik maupun psikis dari ibu. Persiapan kehamilan dilakukan dengan tujuan mendukung terciptanya kehamilan yang sehat dan menghasilkan keturunan yang berkualitas yang diinginkan oleh keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran wanita usia subur dalam upaya mempersiapkan kehamilan. Metode: Desain penelitian menggunakan Studi Literatur. Pencarian studi literature menggunakan empat data base yaitu Google Scholar, Scientdirect, NCBI dan Pubmed. Pencarian literature menggunakan kata kunci planning pregnancy, unplanned pregnancy, persiapan kehamilan. Hasil: Jurnal yang didapatkan sebanyak 12 literatur yang telah diseleksi sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian didapatkan 3 jurnal membahas mengenai persiapan fisik, 2 jurnal membahas mengenai persiapan psikologi dan 7 jurnal membahas tentang persiapan pengetahuan. Kurangnya edukasi dan dukungan kepada wanita usia subur menyebabkan ketidaktahuan akan persiapan kehamilan, sehingga persiapan fisik juga tidak dilakukan. Kesimpulan: Masih banyak wanita usia subur yang tidak melakukan persiapan kehamilan yang meliputi persiapan fisik, persiapan psikologi dan persiapan pengetahuan. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan seperti edukasi maupun informasi yang berkaitan dengan persiapan kehamilan.
Kata Kunci : Wanita Usia Subur, Persiapan Kehamilan

Cover KTI
tidak tersedia
2020 HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DENGAN POLA MAKAN REMAJA DI SMK NAHYADA GLOBAL
Lihat Detail Karya
Penulis: ALFIRA CHAERUNISA
NIM: P17110173061
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Endang Widajati, SST, M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Alfira Chaerunisa, 2020. Hubungan antara Body Image dengan Pola Makan Remaja di SMK Nahyada Global. Karya Tulis Ilmiah, program studi D III Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dibawah bimbingan Endang Widajati, SST, M.Kes.
Gadis remaja sering terjebak dengan pola makan tidak sehat, remaja menginginkan penurunan berat badan secara drastis dengan melakukan diet ketat bahkan sampai gangguan pola makan (Arisman, 2010). remaja yang memiliki body image (citra diri) negatif menginginkan tubuh yang langsing sehingga untuk memelihara kelangsingan tubuh remaja putri menerapkan pengaturan pembatasan makanan secara keliru, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara body image dengan pola makan remaja.
Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian dengan rancangan cross sectional study, Kegiatan yang dilakukan meliputi pengumpulan data terhadap variabel dependen dan independen akan dikumpulkan dalam waktu bersamaan. Penelitian ini dilakukan pada 32 siswi kelas X di SMK Nahyada Global, pada tanggal 12 dan 13 Maret 2020. Data yang diambil meliputi data identitas responden, data body image, dan data pola makan.cara pengumpulan data diperoleh dengan wawancara dan mengisi kuesioner.
Hasil dari penelitian ini Remaja putri yang memiliki persepsi body image negatif persentasenya lebih tinggi,tidak terdapat hubungan yang signifikan antara body image dengan pola makan remaja putri, Remaja putri kurang memikirkan jenis, frekuensi, dan jumlah makanan yang mereka konsumsi . Saran dari penelitian ini Responden, diharapkan dengan mempunyai kepercayaan diri yang baik maka akan terciptalah body image positif dimana ini akan mendukung terciptanya pola makan yang baik.
Kata Kunci: Body image, Pola makan, Remaja
2020 HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG DONOR DARAH DENGAN PERILAKU ALTRUISME PADA PENDONOR DI UTD PMI PROVINSI BALI
Lihat Detail Karya
Penulis: NI PUTU EKA WIDIA PRALITA
NIM: P17440195004
Program Studi: D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka Sudiwati, S.Kp, M.Kes.
Subjek: TEKNOLOGI BANK DARAH

Cover KTI
tidak tersedia
2020 HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN ZAT GIZI (PROTEIN DAN Fe) DENGAN KADAR HEMOGLOBIN DAN KUALITAS MENYUSUI PADA IBU MENYUSUI
Lihat Detail Karya
Penulis: ERINA MUTIARA RAHAYU
NIM: 1603410044
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Dr. Annasari Mustafa, SKM, M.Sc
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Latar Belakang: Ibu dipercaya sebagai sosok perempuan yang paling berjasa dalam kehidupan seorang anak termasuk kita. Hal tersebut dikarenakan Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikataor yang peka dalam menggambarkan kesejahteraan masyarakat di suatu Negara.
Metode: Jenis penelitian ini merupakan studi observasional. Dengan desain penelitian Cross Sectional yaitu variable independen hubungan antara status gizi dan tingkat konsumsi energi dan zat gizi protein dan Fe dengan kadar hemoglobin dan kualitas menyusui pada ibu menyusui dan menggunakan uji hubungan statistik menggunakan Somers. Penelitian ini dilakukan kunjungan kerumah responden sebanyak 3kali dalam satu minggu kemudian minggu kedua dilakukan pengukuran kadar Hemoglobin di PMI Kota Malang.
Hasil: Hasil penelitian ini ditemukan Berdasarkan hasil dan pembahasan status gizi sebagian besar responden adalah normal 50%, diikuti dengan tingkat konsumsi energiidan zat gizi (Protein dan Fe) yang defisit dan kurang 50% kemudian kadar haemoglobin sebagian besar responden adalah normal 80% dan diikuti durasi menyusui kurang baik 0% namun frekuensinya 100% terpenuhi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang antara status gizi dengan frekuensi menyusui dan durasi menyusui (Kualitas Menyusui).
Kesimpulan: berdasarkan hasil analisis tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara tingkat konsumsi energi dan zat gizi (Protein dan Fe) dengan kadar Haemoglobin, dikarenakan variasi menu dan bahan maknanan yang dikonsumsi masing-masing responden berbeda sehingga menimbulkan berbagai pengaruh dalam status gizi dan kadar hemoglobinnya
Kata Kunci : Status Gizi, Tingkat Konsumsi, Kualitas Menyusui