Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2231–2240 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2020

GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN ASSALAM JAMBEWANGI SELOPURO KABUPATEN BLITAR 2020

Lihat Detail Karya
Penulis: RAHMATUL LAILA
NIM: P17210174076
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Taufan Arif, S.Kep., Ns., M.Kep
Subjek: Keperawatan
Lihat Abstraksi
Pondok pesantren merupakan tempat belajar Islam, perilaku hidup bersih dan sehat yang masih buruk menyebabkan timbulnya penyakit di lingkungan pondok pesantren. Tujuan penelitian mengetahui perilaku hidup bersih dan sehat pada santriwati Pondok Pesantren Assalam Jambewangi Selopuro Kabupaten Blitar. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi yang dilakukan selama 1 bulan. Subjek penelitian berjumlah 7 responden dengan usia 12 sampai dengan 16 tahun yang tinggal satu kamar dan tinggal di pondok pesantren >6 bulan terhitung saat dilakukan penelitian. Hasil penelitian perilaku hidup bersih dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan terdapat perubahan menjadi lebih baik pada setiap responden. Pengetahuan dan sikap responden menunjukkan dalam kategori baik, namun tindakan responden pada saat dilakukan penelitian kurang menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat karena kurangnya kesadaran dan fasilitas yang ada di pondok pesantren. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian yang lebih dalam lagi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat.
Cover KTI
2020

GAMBARAN PERILAKU IBU TENTANG PENATALAKSANAAN EFEK IMUNISASI DASAR PADA BAYI SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNG KANDANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Saudatul Karimah
NIM: P17210174066
Program Studi: DIPLOMA III KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Dra. Swito Praștiwi. M.Kes
Subjek: KEPERAWATAN,EFEK IMUNISASI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Perilaku Ibu Tentang Penatalaksanaan Efek Imunisasi Dasar Pada Bayi Sebelum Dan Sesudah Diberikan Pendidikan Kesehatan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedung Kandang. Saudatul Karimah (2020). Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing Ibu Fiashriel Lundy, S.Kep Ns, M.Kes. Kata Kunci : Perilaku, Imunisasi Dan Pendidikan Kesehatan Di Indonesia program imunisasi, diwajibkan mulai dari anak usia 0-24 bulan sampai imunisasi lanjutan (Depkes, 2018). Imunisasi adalah suatu upaya untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara efektif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpajan suatu penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan (Nur Dian dkk, 2015). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku tentang penatalaksanaan efek imunisasi dasar pada bayi sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Metode penelitian ini yaitu deskriptif studi kasus dengan 3 subjek penelitian. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa perilaku ibu mengalami peningkatan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Pengetahuan ketiga subyek yang kurang menjadi cukup, sikap yang negatif menjadi positif dan kemampuan ibu yang sudah bagus dalam menangani kejadian pasca imunisasi dengan melakukan kompres hangat. Diharapkan petugas kesehatan agar selalu memberikan pendidikan kesehatan tentang penatalaksanaan efek imunisasi dasar secara menyeluruh, dan peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian yang sama dengan menemukan anak yang sedang mengalami kejadian pasca imunisasi agar dapat melihat perilaku ibu dalam penatalaksanaan efek imunisasi dasar pada bayi.
Cover KTI
tidak tersedia
2020

GAMBARAN PERILAKU MEROKOK REMAJA SETELAH DI BERIKAN PEER KONSELING DI DESA GONDANGLEGI KECAMATAN GONDANGLEGI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Akhmad Darul Muttaqin
NIM: P17210173033
Program Studi: DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Sugianto Hadi, SKM, MPH
Cover KTI
2020

GAMBARAN PERILAKU MEROKOK REMAJA SETELAH DI BERIKAN PEER KONSELING DI DESA GONDANGLEGI KECAMATAN GONDANGLEGI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Akhmad Darul Muttaqin
NIM: 17210173033
Program Studi: D3 Keperawatan
Dosen Pembimbing: Sugianto Hadi SKM., MPH
Subjek: Keperawatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Akhmad Darul Muttaqin (2020), Gambaran Perilaku Merokok Remaja Setelah di Berikan Peer Konseling di Desa Gondanglegi Kecamatan Gondanglegi Kabuupten Malang, Program Studi DIII Keperawatan Malang. Pembimbing Sugianto Hadi, SKM, MPH. Perilaku merokok sangatlah mudah untuk mempengaruhi seorang remaja, banyak faktor yang mempengaruhinya, diawali dengan tahu bagaimana rasa dan cara merokok, yang didapat dari mempelajari lingkungan disekitarnya, kemudian membentuk sikap merokok, dilakukan dengan bentuk tindakan, dan membentuk pola perilaku merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perilaku merokok setelah diberikan counseling oleh sebayanya, yang terdiri dari pengetahuan, sikap dan tindakan pada subjek remaja perokok. Penelitian ini adalah deskriptif studi kasus dengan 1 subyek penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 24 Februari sampai dengan tanggal 27 Maret 2020. Penelitian ini menggunakkan instrumen penelitian berupa lembar wawancara, lembar quisoner, dan lembar observasi. Data disajikan dalam bentuk narasi. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa Saudara A sebelum conseling mengawali merokok karena rasa ingin tahu kemudian Saudara A mempertahankan perilaku merokok dikarenakan faktor teman perokoknya, setelah dilakukan counseling alasan untuk mempertahankan merokok adalah teman merokoknya, dalam mengambil keputusan pada suatu masalah kesehatan merokok Saudara A tidak dapat menjauhkan diri untuk tidak merokok, terdapat perubahan jumlah rokok yang di konsumsi selama 1 minggu yang sebelumnya 2 bungkus rokok perminggu, menjadi kurang jadi 1 bungkus rokok perminggu, dan saudara A sempat mencoba menolak ajakan merokok, tapi berubah ketika diberi 1 bungkus rokok secara gratis oleh observer. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya menggunakan latar belakang toko yang di segani subjek sebagai conselor. Kata Kunci: Perilaku Merokok Peer Counseling  
Cover KTI
2020

Gambaran Perilaku Pencegahan Scabies Santri Setelah Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Penyakit Scabies Di Pondok Pesantren Darus Sa’adah Kota Batu

Lihat Detail Karya
Penulis: ANISA FEBRINA CENDERAWASIH
NIM: P17210173037
Program Studi: DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Edy Suyanto, S.ST., M.PH
Subjek: KEPERAWATAN
Cover KTI
2020

GAMBARAN PERILAKU SOSIAL PADA ANAK SULUNG DAN ANAK BUNGSU USIA 10 – 21 TAHUN DI DESA SUKOWILANGUN, KALIPARE, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Septivia Paula Putri Rahmasari
NIM: 17210173039
Program Studi: DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Dra. wito Prastiwi, M.Kes
Subjek: KEPERAWATAN, PERILAKU SOSIAL
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rahmasari, Septivia Paula Putri (2020). Gambaran Perilaku Sosial pada Anak Sulung dan Anak Bungsu usia 10-21 tahun di Desa Sukowilangun, Kalipare, Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Isnaeni DTN, SKM, M.Kes. Kedudukan atau posisi anak dalam keluarga bermacam-macam, ada anak sulung, anak bungsu, dan lain-lain. Urutan kelahiran dalam keluarga memberikan pengaruh yang mendasar pada perkembangan anak. Masing-masing anak mendapatkan pola pengasuhan yang berbeda-beda dari orang tuanya. Hal inilah yang mempengaruhi pembentukan perilaku dan sikap anak itu, baik terhadap dirinya sendiri maupun terhadap orang lain dan membantunya untuk mengembangkan perilaku tertentu. Dalam hal ini, perilaku sosial anak sulung dan anak bungsu berbeda tergantung bagaimana pola pengasuhan orang tuanya terhadap dirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku sosial pada anak sulung dan anak bungsu usia 10-21 tahun di Desa Sukowilangun, Kalipare, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus dengan empat orang subjek penelitian yang dilakukan pada tanggal 13-23 Januari 2020. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar wawancara dan lembar observasi yang telah disiapkan sebelumnya. Data disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek sulung dua (Nn. I) dan subjek bungsu dua (An. M) dari keluarga kedua menunjukkan perilaku yang lebih positif dibandingkan perilaku yang ditunjukkan oleh subjek sulung satu (Tn. B) dan subjek bungsu satu (An. R) dari keluarga pertama. Sebab pola asuh yang diberikan oleh orang tua dari keluarga kedua lebih baik dari pada pola asuh yang diberikan oleh orang tua dari keluarga pertama selain itu dalam keluarga kedua jarang sekali ada masalah dan selalu memberikan Lingkungan yang nyaman terhadap keluarganya. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya diharapkan para peneliti menerapkan edukasi tentang perilaku sosial dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya kepada anak sulung dan anak bungsu dengan kriteria menunjukkan perilaku sosial yang cenderung negatif. Kata Kunci : Perilaku sosial, Anak Sulung, Anak Bungsu
Cover KTI
2020

GAMBARAN PERSEPSI REMAJA (KARANG TARUNA) TERHADAP PENDERITA HIV/AIDS SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO

Lihat Detail Karya
Penulis: FARIDATUL RIZQI ZAKIYAH
NIM: P17210171015
Program Studi: DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Joko Wiyono, S.Kp.,M,Kep.Sp.
Subjek: KEPERAWATAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Faridatul Rizqi Zakiyah (2020). Gambaran Persepsi Remaja (Karang Taruna) Terhadap Penderita HIV/AIDS Sebelum dan Sesudah Diberikan Pengetahuan Tentang HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Drs. Moh Zainol Rachman, SST, M.Kes. Persepsi adalah suatu proses pemikiran yang ada, dihasilkan karena adanya stimulus atau rangsangan oleh alat indera yaitu indera penglihatan, pendengaran, pembauan, pengecapan, pendegaran yang diproses oleh otak dan akan diinterpretasikan. Dimana terdapat dua jenis dari persepsi yaitu persepsi positif dan persepsi negatif. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap penularan HIV/AIDS sebelum dan sesudah diberikan pengetahuan tentang HIV/AIDS di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptip studi kasus yang terdiri dari 3 subyek dari Pengurus Karang Taruna RW. 03 Dinoyo. Dan dilakukan pada tanggal 09 Februari 2020. Studi kasus ini menggunakan teknik wawancara dengan pertanyan terbuka dalam pengambilan datanya, dengan instrument yang telah dipersiapkan sebelumnya. Data disajikan dalam bentuk narasi. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa ketiga responden memiliki persepsi positif terhadap penderita HIV/AIDS dan memahami tentang cara penularan, pencegahan, dan pengobatan HIV/AIDS. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah untuk melakukan penelitian mengenai faktor yang mempengaruhi stigma masyarakat terhadap penderita HIV/AIDS. Kata Kunci: Persepsi Remaja (Karang Taruna), HIV/AIDS
Cover KTI
2020

GAMBARAN PERSEPSI REMAJA (KARANG TARUNA) TERHADAP PENDERITA HIV/AIDS SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO

Lihat Detail Karya
Penulis: FARIDATUL RIZQI ZAKIYAH
NIM: P17210171015
Program Studi: D3 Keperawatan
Dosen Pembimbing: Drs.Moh. Zainol Rachman
Subjek: HIV
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Faridatul Rizqi Zakiyah (2020). Gambaran Persepsi Remaja (Karang Taruna) Terhadap Penderita HIV/AIDS Sebelum dan Sesudah Diberikan Pengetahuan Tentang HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Drs. Moh Zainol Rachman, SST, M.Kes. Persepsi adalah suatu proses pemikiran yang ada, dihasilkan karena adanya stimulus atau rangsangan oleh alat indera yaitu indera penglihatan, pendengaran, pembauan, pengecapan, pendegaran yang diproses oleh otak dan akan diinterpretasikan. Dimana terdapat dua jenis dari persepsi yaitu persepsi positif dan persepsi negatif. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap penularan HIV/AIDS sebelum dan sesudah diberikan pengetahuan tentang HIV/AIDS di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptip studi kasus yang terdiri dari 3 subyek dari Pengurus Karang Taruna RW. 03 Dinoyo. Dan dilakukan pada tanggal 09 Februari 2020. Studi kasus ini menggunakan teknik wawancara dengan pertanyan terbuka dalam pengambilan datanya, dengan instrument yang telah dipersiapkan sebelumnya. Data disajikan dalam bentuk narasi. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa ketiga responden memiliki persepsi positif terhadap penderita HIV/AIDS dan memahami tentang cara penularan, pencegahan, dan pengobatan HIV/AIDS. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah untuk melakukan penelitian mengenai faktor yang mempengaruhi stigma masyarakat terhadap penderita HIV/AIDS. Kata Kunci: Persepsi Remaja (Karang Taruna), HIV/AIDS
Cover KTI
2020

GAMBARAN PERUBAHAN FISIK, PSIKOLOGIS, DAN PERILAKU SOSIAL PADA ANAK SD YANG MENGALAMI PUBERTAS DINI DI SD NEGERI 1 BANTUR, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SITI YUSRIFAL ANGGRIYANI
NIM: P17210174072
Program Studi: DIPLOMA III KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Dr.Ekowaji R.,SKp., M.Kes
Subjek: KEPERAWATAN, PUBERTAS
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Siti Yusrifal Anggriyani (2020). Gambaran Perubahan Psikologis, Fisik, dan Perilaku Sosial Pada Anak SD yang Mengalami Pubertas Dini di SD Negeri 1 Bantur Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing Maria Diah C.T., S.Kep, Ns, M.Kep, Sp.KMB. Pubertas prekoks didefinisikan sebagai perkembangan pubertas yang timbul lebih dini. Pada perempuan, dikatakan prekoks (prematur) apabila tanda-tanda seks sekunder muncul pertama kali sebelum usia 8 tahun. Anak perempuan mencapai pubertas di usia yang lebih awal diindikasikan penyebabnya antara lain adalah faktor genetik, perbaikan nutrisi, serta lingkungan yang memicu stress. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana perubahan fisik, psikologis, dan perilaku sosial pada anak SD yang mengalami pubertas dini di SD Negeri 1 Bantur.Metode penelitian menggunakan deskriptif studi kasus.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, kuisioner, dan observasi.Kedua subjek telah mengalami perubahan fisik seperti bertambah besarnya payudara dan tubuh bertambah tinggi, namun subjek A merasa malu dengan pertumbuhan payudaranya sedangkan subjek Q merasa senang dengan tubuhnya yang bertambah tinggi. Kedua subjek juga mengalami perubahan psikologis akibat pubertas seperti takut, malu, cemas, dan merasa terganggu karena telah mengalami haid pertama di usia sekolah dasar. Pubertas dini juga mempengaruhi perilaku sosial pada kedua subjek seperti lebih banyak mengahabiskan waktu istirahat di dalam kelas daripada bermain dengan teman lainnya di luar kelas dan lebih memilih pakaian yang lebih longgar dan memakai kerudung yang menutupi dada mereka. Disarankan kepada SD Negeri 1 Bantur dan instalasi kesehatan terdekat dapat lebih memperhatikan terkait kesiapan anak usia sekolah dasar menuju pubertas dengan mengadakan seminar atau penyuluhan terkait kesehatan reproduksi. Kata kunci: Pubertas Dini, Perubahan Psikologis, Fisik, dan Perilaku Sosial
Cover KTI
2020

GAMBARAN PERUBAHAN INSOMNIA PADA LANSIA SETELAH DIBERIKAN TERAPI RENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT

Lihat Detail Karya
Penulis: FIDYA NUR LAILY
NIM: P17210173048
Program Studi: DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Rudi Hamarno,S.Kep Ns, M.Kep
Subjek: KEPERAWATAN ,INSOMNIA
Lihat Abstraksi
BSTRAK GAMBARAN PERUBAHAN INSOMNIA PADA LANSIA SETELAH DIBERIKAN TERAPI RENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT Lansia merupakan seseorang yang mengalami proses menua dan diikuti adanya penurunan kemampuan fungsi normal tubuh. Insomnia merupakan gangguan tidur yang sering dialami lansia. Penanganan insomnia dapat dilakukan secara farmakologis dan non farmakologis. Salah satu jenis penanganan insomnia secara non farmakologis pada lansia adalah merendam kaki dengan air hangat bersuhu 37°C-39ºC yang mengakibatkan efek sopartifik (ingin tidur). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan insomnia pada lansia setelah diberikan rendam kaki dengan air hangat di Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang. Penelitian ini dilaksanankan pada tanggal 13 Januari sampai 25 Januari 2020. Desain penelitian yaitu deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengambilan data adalah wawancara dengan jumlah 2 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi. Intervensi rendam kaki dengan air hangat diberikan sebanyak 4 kali dalam 2 minggu. Pengukuran insomnia menggunakan KSPBJIRS dilakukan sebelum terapi dan setelah terapi di setiap akhir minggunya. Kedua responden mengalami penurunan skor insomnia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendam kaki dengan air hangat efektif dalam menurunkan insomnia. Diharapkan kepada lansia dapat menggunakan rendam kaki air hangat sebagai bentuk terapi komplementer yang murah dan mudah dilakukan secara mandiri. Kata kunci : Lansia, Insomnia, Rendam kaki air hangat
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan