Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2161–2170 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2020

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEPIAN (LONELINNES) PADA LANSIA YANG HIDUP SENDIRI

Lihat Detail Karya
Penulis: Intania Elfitri Hidayah
NIM: P17210173053
Program Studi: DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Joko Wiyono, S.Kp., M.Kep., SP.Kom
Subjek: KEPERAWATAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Salah satu masalah psikologis yang sering terjadi pada lansia yaitu kesepian. Kesepian merupakan suatu pengalaman subjektif yang tidak menyenangkan akibat dari kurangnya hubungan sosial yang dimiliki individu, sehingga merangsang kecemasan subjektif kemarahan, kesedihan dan perasaan yang berbeda dari orang lain. Hal tersebut dipengaruhi karena adanya perasaan kurang percaya diri, tidak dipedulikan oleh keluarga dan rendahnya spiritualitas pada lansia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor psikologis, faktor kebudayaan dan situasional, serta faktor spiritual yang mempengaruhi kesepian pada lansia yang hidup sendiri. Jenis penelitian ini deskriptif studi kasus. Subyek penelitian adalah lansia yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Rampal Celaket berjumlah satu orang. Pengambilan data diambil dari data hasil wawancara 10 pertanyaan dan pengisian kuesioner sebanyak 20 pertanyaan. Pengolahan data yang digunakan adalah teknik non statistik. Hasil analisis data penelitian dapat diketahui bahwa subyek penelitian mengalami kesepian ringan dengan skor kuesioner yang didapat 42. Dari hasil penelitian wawancara dapat disimpulkan bahwa faktor psikologis lebih dominan mempengaruhi kesepian pada lansia yang hidup sendiri daripada faktor kebudayaan dan situasional serta spiritual. Oleh karena itu diharapkan kepada keluarga lansia agar lebih memperhatikan lansia dan meningkatkan dukungan keluarga (family support) selama lansia hidup sendiri.
Cover KTI
tidak tersedia
2020

FAKTOR PENYEBAB PESERTA MANDIRI TIDAK MEMENUHI KEWAJIBAN MEMBAYAR IURAN JKN DI KECAMATAN LAWANG (DESA BEDALI, SIDODADI, DAN SRIGADING)

Lihat Detail Karya
Penulis: RIEKE AUDINA PUTRI
NIM: P17430173010
Program Studi: PROGRAM STUDI D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Ngesti W. Utami, S.Kp., M.Pd.
Cover KTI
2020

FAKTOR PREDISPOSISI YANG MEMPENGARUHI KETERATURAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC)

Lihat Detail Karya
Penulis: RACHMA APRILITA
NIM: 1602450044
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, SST., M.Pd., M.Psi
Subjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Aprilita, Rachma. 2020. Faktor Predisposisi Yang Mempengaruhi Keteraturan Kunjungan Antenatal Care (Anc). Skripsi Studi Literatur. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan malang. Pembimbing Utama : Surachmindari, SST., M.Pd. Pembimbing Pendamping : Wahyu setyaningsih, SST., M.Kes. Rendahnya cakupan kunjungan kehamilan merupakan salah satu penyebab meningkatnya angka kesakitan bahkan kematian pada ibu hamil dan bayinya saat masa kehamilan hingga persalinan. Hal tersebut dapat disebabkan oleh faktor predisposisi. Tujuan studi ini untuk mengetahui faktor predisposisi yang mempengaruhi keteraturan kunjungan ANC. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Pencarian sumber yang dilakukan sistematis menggunakan database googlescholar, IJAR dan Hindawi. Studi sebelumnya menggunakan uji chi-square dengan terbitan 4 tahun terakhir, kemudian jurnal disaring sesuai dengan tema. Kesesuaian judul, abstrak, dan metodelogi dinilai untuk kelayakan sumber. Terdapat ketersediaan tabulasi data dan narasi analisis pada sumber yang digunakan. Didapatkan 18 jurnal sesuai dengan kriteria, faktor usia (n=9), pendidikan (n=8), pekerjaan (n=6), paritas (n=7), pengetahuan (n=9), sikap (n=4), kesadaran diri (n=3). Analisis pada sumber kebanyakan menggunakan uji chi-square. Hasil dari sumber didominasi menunjukkan bahwa tidak semua faktor predisposisi yang mempengaruhi keteraturan kunjungan ANC, yaitu faktor pendidikan, pekerjaan, paritas, pengetahuan, sikap, kesadaran diri. Selain faktor predisposisi, terdapat faktor lain yaitu faktor pemungkin dan faktor penguat yang dapat mempengaruhi keteraturan kunjungan ANC. Diharapkan adanya kerja sama antara seluruh lapisan masyarakat dan tenaga kesehatan dalam memberikan penyuluhan yang lebih baik dan sering untuk meningkatkan keteraturan ibu hamil dalam melakukan kunjungan antenatal care. Kata Kunci : Faktor predisposisi, kunjungan ANC, ibu hamil
Cover KTI
2020

FAKTOR RISIKO DOMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI INDONESIA

Lihat Detail Karya
Penulis: SINTA WIDYA SARI
NIM: P17110172024
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Rany Adelina, S.Gz, MS
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
xi ABSTRAK Sinta Widya Sari. 2020. Faktor Risiko Dominan yang Berhubungan dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia (Karya Tulis Ilmiah Studi Literatur). Pembimbing: Rany Adelina, S.Gz, MS. Penyakit Diabetes Melitus dapat menimbulkan berbagai komplikasi baik akut maupun kronis. Mengingat prevalensinya yang tinggi dan meningkat, menimbulkan komplikasi yang cukup berat, serta mempengaruhi kualitas sumber daya manusia dan peningkatan biaya kesehatan cukup besar. Maka sangat diperlukan adanya program pengendaliannya. Diabetes Melitus tipe 2 dapat dicegah dengan mengetahui faktor risikonya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko dominan yang berhubungan dengan kejadian DM tipe 2 di Indonesia. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dari Riskesdas 2018 dan Infodatin DM 2014, yang kemudian ditelaah menggunakan 29 artikel dalam jurnal nasional terakreditasi dan sebuah skripsi. Strategi penelusuran pustaka yang dilakukan diperoleh dari database yaitu Researchgate, google cendekia, WHO, dan Kemenkes RI yang dipublikasikan tahun 2016 sampai 2020. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif. Analisis data dilakukan dengan menelaah secara mendalam untuk menemukan persamaan dan perbedaan hasil temuan penelitian, kemudian ditambahkan sintesis oleh peneliti dengan fakta dan temuan relevan terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, faktor risiko kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 terbagi menjadi 2, faktor risiko yang dapat diubah dan faktor risiko yang tidak dapat diubah. Faktor risiko kejadian DM Tipe 2 yang paling dominan pada faktor risiko yang dapat diubah antara lain pola makan tidak sehat, tingkat stres, IMT obesitas, dan aktivitas fisik, sedangkan pada faktor risiko dapat diubah yang paling dominan ialah jenis kelamin dan riwayat keluarga DM. Guna mencegah terjadinya penyakit DM, disarankan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat, aktivitas fisik cukup, menjaga berat badan normal, serta menghindari stres tinggi. Kata kunci : faktor risiko, dominan, DM tipe 2, faktor risiko dapat diubah, faktor risiko tidak dapat diubah
Cover KTI
tidak tersedia
2020

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAKPATUHAN MASYARAKAT MENERAPKAN PROTOCOL KESEHATAN COVID-19 (STUDI KASUS DI DESA KLUWUT RT.04 RW.01 KEC. WONOSARI KAB. MALANG)

Lihat Detail Karya
Penulis: NAULYA HAPZOH ANANDA PUTRI
NIM: P17210181002
Program Studi: DIPLOMA III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Imam Subekti, S. Kp, M. Kep, Sp. Kom
Subjek: Ketidakpatuhan,Protokol Kesehatan,COVID-19
Cover KTI
tidak tersedia
2020

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PENGEMBALIAN DOKUMEN REKAM MEDIS KE INSTALASI REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT

Lihat Detail Karya
Penulis: CHOLIFAH RIFQI AMALIA
NIM: P17410183066
Program Studi: D-III REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S., M.QIH
Subjek: REKAM MEDIS
Cover KTI
tidak tersedia
2020

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KENAIKAN KELAS (PENAMBAHAN BIAYA) PASIEN PESERTA BPJS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: PRIMINTIYAN TRYASA ADIKA PUTRI
NIM: P17430173031
Program Studi: PROGRAM STUDI D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Ngesti W Utami S.Kp., M.Pd.
Cover KTI
2020

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU DALAM MENGHADAPI PERSALINAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III (2022)

Lihat Detail Karya
Penulis: VILIA AYU KUMALASARI
NIM: 1602450011
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Erni Dwi Widyana, S.ST.,M.Kes
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Kehamilan adalah salah satu peristiwa penting dalam kehidupan wanita, dimana terjadi perubahan fisiologis dan psikologis yang dialami secara bersamaan. Pada wanita hamil akan dihinggapi perasaan kecemasan yang menjadi semakin intensif saat mendekati masa persalinan. Di Indonesia pada tahun 2015, prevalensi risiko kejadian kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan pervaginam sebesar 10- 25% yang banyak terjadi pada wanita usia 20-44 tahun. Kejadian kecemasan mempersulit proses persalinan sekitar 10-15%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III. Desain penelitian menggunakan studi literatur. Pencarian studi literatur dilakukan pada April-Julli 2020 dengan menggunakan dua data base. Pengumpulan data menggunakan Pubmed dan Google Scholar. Kemudian literatur tersebut diseleksi dengan menggunakan Diagram Flow sesuai dengan kriteria inklusi dan didapatkan 12 literatur. Hasil penelitian didapatkan bahwa usia ibu hamil, paritas, pendidikan terakhir, status pekerjaan, informasi dari tenaga kesehatan, dukungan keluarga berhubungan dengan kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan. Diharapkan untuk tenaga kesehatan dapat meningkatkan pemberian informasi, edukasi dan pendampingan kepada seluruh ibu hamil supaya dapat mengatasi kecemasan yang dialami oleh ibu hamil tersebut. Kata Kunci : Kecemasan Kehamilan, Ibu Hamil Trimester III
Cover KTI
2020

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT IBU DALAM PEMANFAATAN PELAYANAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS GRIBIG KOTA MALANG (2022)

Lihat Detail Karya
Penulis: INTANIA PUTRI WULANDARI
NIM: 1602450025
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Erni Dwi Widyana, S.ST., M.Kes
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Salah satu upaya untuk menurunkan AKI yaitu dengan memanfaatkan pelayanan Antenatal Care (ANC) bagi ibu hamil. Indikator hasil pelayanan ANC dapat dinilai menggunakan cakupan K1 dan K4. Berdasarkan Profil Dinas Kesehatan Kota Malang, terdapat 4 puskesmas yang mengalami penurunan cakupan K1 dan K4 dalam dua tahun terakhir. Puskesmas Gribig mengalami penurunan paling banyak di antara lainnya yaitu cakupan K1 sebesar 0,08% dan K4 sebesar 0,07%. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat ibu dalam pemanfaatan pelayanan ANC di Puskesmas Gribig Kota Malang. Desain penelitian ini yaitu analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 72 ibu hamil dan sampel sebanyak 42 ibu hamil yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner lalu dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan (p-value 0,039), pekerjaan (p-value 0,001), dan pendapatan (p-value 0,037) dengan minat ibu dalam pemanfaatan pelayanan ANC. Tidak ada hubungan antara keterpaparan informasi (p- value 0,122) dan aksesibilitas (p-value 0,555) dengan minat ibu dalam pemanfaatan pelayanan ANC. Diharapkan puskesmas dapat meningkatkan promosi kesehatan tentang ANC agar ibu hamil dapat mengetahui pentingnya melakukan pemeriksaan ANC dan dapat meningkatkan minat ibu untuk memanfaatkan pelayanan ANC di puskesmas. Kata Kunci : Minat Ibu Hamil, Pemanfaatan ANC
Cover KTI
2020

FAKTOR-FAKTOR YANG MELATARBELAKANGI KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 24-59 BULAN (2022)

Lihat Detail Karya
Penulis: CHRISNANDA PUTRI KURNIARANI
NIM: 1602450079
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Surachmindari,SST.,M.Pd
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Stunting merupakan salah satu keadaan kekurangan gizi yang menjadi perhatian utama di dunia terutama di negara-negara berkembang karena dapat memberikan dampak lambatnya pertumbuhan anak, daya tahan tubuh yang rendah, kurangnya kecerdasan dan produktifitas yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi kejadian stunting. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Pencarian sumber penelitian dilakukan dengan menggunakan database seperti Google Scholar, PubMed dan Mendley dengan terbitan 5 tahun terakhir. Kemudian jurnal disaring sesuai dengan tema. Hasil terdapat tabulasi data dan narasi analisis. Didapatkan 17 jurnal sesuai dengan kriteria yaitu, faktor usia ibu pada saat hamil (n=4), faktor status gizi ibu pada saat hamil (n=3), faktor riwayat BBLR (n=10), faktor riwayat pemberian ASI (n=7), faktor ketepatan pemberian MP-ASI (n=5), faktor riwayat penyakit infeksi (n=5). Analisis pada sumber mayoritas menggunakan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang melatarbelakangi kejadian stunting diurutkan dari yang paling berpengaruh dilihat dari hasil rata-rata p value, yaitu status gizi ibu pada saat hamil, riwayat pemberian MP-ASI, pemberian ASI Eksklusif ,usia ibu pada saat hamil dan riwayat penyakit infeksi. Sedangkan faktor riwayat BBLR tidak memiliki pengaruh terhadap kejadian stunting. Pemenuhan kebutuhan gizi pada ibu hamil dan bayi dengan pemberian ASI eksklusif tetap menjadi prioritas utama dalam pencegahan stunting pada anak usia 24-59 bulan. Kata kunci : Faktor stunting, anak stunting
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan